25.7 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1431

KONI Distribusikan Ribuan Paket APD Bagi Insan Olahraga Kota Hujan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

KONI Kota Bogor mendistribusikan sebanyak 2.000 paket alat pengaman diri (APD) kepada seluruh insan olahraga Kota Hujan pada Kamis (12/11/2020).

Ketua KONI terpilih, Benninu Argoebi mengatakan bahwa paket APD tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang memang dikhususkan bagi insan olahraga.

“Alhamdulillah kami punya jaringan dan hubungan baik dengan Kemenpora. Makanya, kita dapat bantuan APD, nantinya akan didistribusikan ke semua atlet dan pelatih di tiap cabang olahraga (cabor),” ujar Benninu kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Menurut Benninu, bantuan APD tersebut berupa masker dan hand sanitizer, yang merupakan item vital untuk mencegah penularan Covid-19.

“Saya berharap, bantuan ini dapat membantu para atlet dan pelatih mengurangi risiko tertular virus corona saat beraktivitas,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Mulia Aryateja menyambut baik langkah KONI mendistribusikan APD kepada atlet dan pelatih. Sebab, hal ini menunjukan bila KONI juga turut memperhatikan kesehatan pelaku olahraga.

“Kami sangat mengapresiasi langlah KONI karena bisa memaksimalkan jaringan di Kemenpora untuk kepentingan insan olahraga,” tandasnya.

Fredy Kristianto

Mendagri Tito Ajak Pemda Ikut Susun RPP

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar sosialisasi/konsultasi publik terkait Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di daerah, Kamis (12/11/2020), yang diikuti Wali Kota Bogor, Bima Arya secara daring di ruang Paseban Punta, Balai Kota, Jalan Ir. Juanda, Kota Bogor.

RPP ini merupakan turunan dari Undang-undang (UU) Cipta Kerja yang sudah disetujui dan diundangkan Pemerintah.

Mendagri, Tito Karnavian mengatakan, di dalam UU Cipta Kerja ada amanat yang harus diturunkan di bawahnya, yakni Peraturan Presiden (Perpres) dan Peraturan Pemerintah (PP). Tak ayal ini menjadi tugas Kemendagri sebagai pembina dan pengawas Pemerintah Daerah (Pemda) yang mana sebagian besar RPP dan Perpres perlu perhatian dari Kemendagri sebagai tempat konsultasi, tempat mengadu saran dan pendapat bagi Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD.

“Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD terkait RPP yang disusun kementerian atau lembaga lain ini kalau ada yang mau diakomodir bisa ikut menyusun RPP ataupun Perpres atau bisa langsung disampaikan ke Sekjen Kemendagri,” ujar Tito.

Tito menuturkan, pihaknya juga sudah menyampaikan ke gubernur, asosiasi, DPRD tingkat I dan II terkait RPP perizinan berusaha ini, seperti pondasi yang harus dibangun bersama. Sehingga ini bukan hanya sosialisasi tapi juga konsultasi agar ketika RPP ini diundangkan semua stakeholder sudah mengetahui walaupun tidak semua bisa diakomodir.

“Karena ada beberapa faktor sistem dari pemerintahan sendiri. Tapi kami berusaha mengakomodir semuanya, dengan semangat prinsip penggabungan Omnibus Law,” kata Tito.

Sementara itu, Kabid Perizinan dan Pemanfaatan Ruang DPMPTSP Kota Bogor, Naufal Isnaini mengatakan, sosialisasi dan konsultasi ini untuk mendengarkan secara jelas bagaimana proses perizinan berusaha di daerah. Mulai dari tahapannya, mekanismenya, dan apa saja peran daerah kaitan dengan proses perizinan mengingat secara sistem dan mekanisme akan dikelola Pemerintah Pusat.

“Kami juga memberikan beberapa masukan, diantaranya pemerintah daerah sebaiknya tetap ada keterlibatan dalam proses perizinan karena yang mengetahui kondisi lapangan itu Pemda. Dan terkait kejelasan mekanisme perizinan berusaha dari awal sampai akhir, seperti aspek tata ruang, izin lingkungan, bangunan gedung sampai izin operasionalnya seperti apa,” ujar Naufal.

Naufal menambahkan, pada perizinan berusaha turunan UU Cipta Kerja memang dibuat lebih ringkas dan ada beberapa kewenangan daerah yang selama ini berperan besar dikurangi. Kemungkinan, PP Perizinan Berusaha ini akan diimplementasikan di tahun depan berbarengan dengan sistem Online Single Submission (OSS).

“Dari RPP akan jadi PP baru diimplementasikan dan nanti proses perizinan akan memakai OSS terbaru dari Pemerintah Pusat,” pungkasnya.

Fredy Kristianto

Genjot Wisatawan, Pemkot Bogor Sulap Kampung Cikeas Jadi Wisata Edukasi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor bersama aparatur wilayah terus mempersiapkan destinasi wisata baru di Kota Hujan. Diantaranya dengan mematangkan pembangunan kampung eduwisata di RT 01/RW 03, Kampung Cikeas, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Lurah Katulampa, Dicky Iman Nugraha mengatakan bahwa kampung eduwisata itu nantinya akan berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi yang merupakan Prasarana Sarana Umum (PSU) Perumahan Kemang Permata, yang saat ini tengah diproses penyerahannya kepada pemkot.

Nantinya, sambung dia, di area itu akan terdapat peternakan sapi, kambing hingga budidaya maggot, ikan hias dan konsumsi.

“Jadi nanti, wisatawan bisa belajar cara beternak dan membudidayakan ikan serta maggot. Pengelolannya sepenuhnya dilakukan oleh warga,” ujar Dicky kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Menurut Dicky, dipilihnya konsep tersebut lantaran pemerintah melihat adanya kecendrungan warga sekitar untuk membudidaya ikan dan beternak.

“Usulan ini adanya dari bawah, bukan dari atas (pemerintah),” ucapnya.

Selain adanya budidaya ikan dan beternak, di kawasan itu juga akan dibangun tempat pengelolaan sampah terpadu berskala mikro.

“Untuk saat ini, kami fokus terlebih dahulu mengintervensi fisik dan SDM-nya. Disana ada sekitar 200 KK, kami berharap dapat dimaksimalkan semuanya,” katanya.

Dicky menambahkan, ide membuat kampung eduwisata lantaran Kampung Cikeas masuk dalam lomba P2WKSS, dan mayoritas warga disana kurang sejahtera secara perekonomian.

“Jadi ini adalah salah satu upaya untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat serta menekan angka kemiskinan,” imbuhnya.

Nantinya, kata Dicky, bibit ikan hingga ternak akan disiapkan oleh Pemkot Bogor melalui dinas terkait.

“Selama ini ada bantuan pusat soal bibit-bibit itu. Makanya itu yang akan dimaksimalkan,” tandas dia.

Sementara itu, Kepala Disbudpar, Atep Budiman mengatakan bahwa Disbudpar mempunyai pekerjaan rumah untuk kembali meningkatkan kunjungan wisatawan di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan membangkitkan dan membuat destinasi wisata baru.

“Karena itu kami telah siapkan beberapa tempat wisata, dalah satunya ya Kampung Cikeas ini,” katanya.

Fredy Kristianto

Jelang Tutup Tahun, Serapan Anggaran Baru 61 Persen

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Serapan anggaran belanja pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 masih belum menyentuh 100 persen. Pasalnya, per 9 November baru menyentuh 61 persen.

Sekretaris Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Evandhy Dahni mengatakan bahwa anggaran Belanja Langsung baru terealisasi 57 persen atau Rp687 miliar. Padahal, anggaran yang disediakan adalah Rp1,2 triliun. Sementara untuk Belanja Tidak Langsung, terserap 65 persen atau Rp873 miliar dari total pagu amggaran Rp1,3 triliun.

“Dari Rp2,5 triliun, baru teralidasj Rp1,5 triliun,” ujar Evandhy kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Sedangkan realisasi pendapatan hingga awal November 2020 sudah mencapai 99 persen atau bila dinominalkan mencapai Rp718 miliar dari target Rp719 miliar.

“Untuk Dana Perimbangan, pagu anggarannya Rp1 triliun, dan sudah teraliasai Rp995 miliar atau 92 persen. Kemudian untuk Pendapatan Daerah Sah, pagu anggaran Rp494 miliar, realisasinya sudah mencapai Rp259 miliar atau 52 persen,” katanya.

Dengan demikian, jumlah pendapatan Kota Bogor dari target setelah perubahan sebesar Rp2,2 triliun baru teralisai Rp1,9 triliun. “Jadi masih ada defisit Rp240 miliar,” tegasnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Dedie A. Rachim mengatakan bahwa minimnya serapan bukan masalah serius lantaran beberapa program penganggaran sudah memiliki waktu jadwal pembayaran.

Namun, ia meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap memaksimalkan serapan anggaran si sisa waktu yang ada.

Fredy Kristianto

Satpol PP Ciduk 11 Pelanggar Protokol Kesehatan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama jajaran Puskesmas Tanah Sareal melaksanakan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan di Pasar Jambu Dua pada Kamis (12/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut, petugas berhasil menjaring 11 orang pelanggar yang tak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Sebanyak 10 diantaranya langsung dikenakan denda, sementara satu lainnya memilih disanksi sosial.

“Dendanya Rp50 ribu. Kalau memilih sanksi sosial, mereka akan menyapu dan memunguti sampah di sekitaran lokasi,” ujar Kepala Satpol PP, Agustian Syah kepada wartawan.

Menurut Agus, sanksi tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 107 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalan Penanganan Covid-19.

“Masyarakat harus paham virus corona masih ada, dan Kota Bogor masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK),” tegas mantan Camat Bogor Tengah itu.

Agus menegaskan, pihaknya akan menggelar operasi yustisi itu setiap harinya di tempat-tempat keramaian secara acak, demi menekan penyebaran Covid-19. Sebab, hingga saat ini Kota Bogor masih berstatus zona oranye (risiko sedang) penularan virus corona.

“Kami meminta agar masyarakat dan pelaku usaha tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, saat ini vaksin yang paling ampuh adalah disiplin,” tukasnya.

Fredy Kristianto

Ekspor Produk Pertanian ke Jepang? Ayo Penuhi Standar Jepang

0

Tokyo | Jurnal Inspirasi

Atase Pertanian KBRI Tokyo Sri Nuryanti menyebutkan produk pertanian Indonesia berpotensi besar memenuhi pasar Negeri Sakura. Namun begitu, untuk masuk ke pasar Jepang, komoditas pertanian Indonesia harus memenuhi standar Jepang yang sangat tinggi yaitu food safety traceability, food safety dan sustainability. 

Demikian diungkapkan Sri Nuryanti saat menjadi pemateri dalam webinar Brokoli (Ngobrol Asyik Via Online) Volume V yang digelar Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, dengan tema Peluang Pasar Komoditas Pertanian Indonesia Mendukung GraTieks, edisi Rabu, 11 November 2020.

“ Jika sudah memenuhi standar Jepang, maka untuk masuk ke negara lain akan mudah ditempuh, karena standard Jepang tertinggi didunia. Laku di Jepang, laku diseluruh dunia, “ ungkapnya di Tokyo.

Selain itu  pemerintah Jepang mempersyaratkan sanitasi produk makanan, label, hingga standarisasi produk pertanian dan kehutanan. “Kualitas terkait dengan pemenuhan persyaratan standar kelayakan pangan yang diakui Jepang, pengemasan dengan deskripsi yang jelas, dan pelabelan yang menarik,” ujarnya.

Dalam program yang mengusung materi Promosi dan Peluang Pasar Ekspor Pertanian ke Jepang dan Wilayah Kerjanya, Sri Nuryanti mengatakan Indonesia memiliki potensi ekspor produk pertanian yang tinggi karena Indonesia menghasilkan komoditas pertanian utama yang diimpor Jepang.

Produk tersebut yakni perikanan, daging kecuali unggas, minyak nabati, kopi, kakao, minuman penyegar, umbi – umbian, minyak atsiri, bunga potong, sayuran dan buah – buahan.  Dari segi jarak,  jarak ekspor Indonesia lebih dekat dibandingkan pasar lainnya.

“ Pengiriman ke Jepang tidak menginap. Karena produk pertanian ada yang segar dan olahan, semakin dekat, semakin cepat sampai jadi kualitas bisa dijaga, “ jelasnya.

Ia melanjutkan tarif bea masuk impor yang relative rendah, rata – rata dibawah 30% kecuali susu,  produk susu,  dan sereal tergolong tinggi karena mereka sangat protektif. Peluang lainnya Indonesia berpotensi menghasilkan dan mengekspor produk bersertifikat halal. Sebelum pandemic covid 19, setiap tahun sejuta wisatawan muslim mencari makanan halal di Jepang. Ini menjadi pasar khusus untuk produk – produk Indonesia yang merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar didunia.

“ Ini membuat sertifikasi halal kita secara universal bisa diterima. Kenapa ini merupakan keunggulan? Karena Jepang tidak mudah menerima sertifikat dari negara lain, “ terangnya.

Produk Indonesia juga perlu memperkuat kuantitas terkait dengan konsistensi jumlah produk yang diekspor. Sedangkan kontinuitas terkait dengan kesanggupan dalam memepertahankan keberlanjutan ekspor.

Dikatakannya, saat ini Atase pertanian KBRI Tokyo masih terus berjuang agar sertifikat minyak sawit diterima di Jepang. Ia mengajak untuk menggunakan ilmu – ilmu yang sudah di pelajari  untuk menaikan nilai tambah sumberdaya alam dengan merencanakan, membudidayakan, mengelola dan memasarkan dengan baik, mengunakan rujukan yang valid.

“ Indonesia sebagai negara agraris terbesar didunia, dengan SDM pertanian yang banyak dan kapasitas akademis yang demikian tinggi, memiliki sumberdaya alam yang tidak terukur banyaknya serta menguasai teknologi. Banyak teknologi yang sudah ditelorkan oleh Badan Litbang, mari gunakan ilmu – ilmu yang sudah kita pelajari untuk menaikan nilai tambah sumberdaya alam kita, “ serunya.

Saat membuka program ini Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, meminta Atase pertanian mensupport para petani, praktisi dan eksportir untuk menggenjot ekspor dengan cara menyampaikan informasi pasar dan peluang – peluang ekspor komoditas pertanian Indonesia dan bimbingan terkait kualitas produk yang dapat menembus pasar ekspor.

Untuk mengoptimalkan potensi pertanian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri serta memenuhi pasar internasional, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menggaungkan program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks). Program ini biasa disebut sebagai gerakan pemersatu kekuatan seluruh pemegang kepentingan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir.

** Regi/PPMKP

Polsek Bogor Barat Pantau Penyaluran Bansos Sembako

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Polsek Bogor Barat melakukan pemantauan bantuan sosial (Bansos) sembako agar tertib dan disiplin menerapkan protokol kesehatan di Kelurahan Balumbang Jaya, Kamis (12/11). Bansos sembako tersebut diberikan kepada 416 KK se-Kelurahan Balumbang Jaya.

Namun warga yang datang untuk mendapatkan sembako tersebut tidak memperhatikan protokol kesehatan, seperti jaga jarak yang sulit diterapkan. Meski begitu, terpantau Bhabinkantibmas Kelurahan Balumbang Jaya Aiptu Edi Sucahyo terus menghimbau serta mengatur warga agar menjaga jarak minimal 1 meter.

“Tolong perhatikan jaga jarak aman, minimal satu meter. Jangan khawatir semua pasti kebagian sesuai nama yang tertera dalam daftar ini,” ujar Aiptu Edi Sucahyo, Kamis (12/11).

“Semua pasti membutuhkan bantuan sembako ini, namun perlu diingat jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” tambahnya.

Ditemui usai acara, Aiptu Edi Sucahyo, mengatakan seluruh anggota kepolisian di wilayah hukum Polsek Bogor Barat dituntut lebih keras lagi untuk mendisiplinkan warga terkait protokol kesehatan. “Protkol kesehatan itu antara lain 3M, yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker,” ungkapnya.

“Seperti yang kita ketahui, Covid 19 di Kota Bogor ada sedikit peningkatan. Oleh karenanya, Pak Kapolsek Bogor Barat menginstruksikan jajarannya untuk lebih gencar tegakan Inpres No. 6 Tahun 2020 mengenai Protokol Kesehatan,” jelasnya menambahkan.

Sementara Kapolsek Bogor Barat Kompol Drs. Sahroni Kuswandi, MH meminta kepada jajarannya agar lebih gencar lagi untuk mendisiplinkan warga menerapkan protokol kesehatan serta ekstra terapkan Inpres No.6 Tahun 2020 di wilayah Bogor Barat ini.

“Bagi saya, Covid 19 ini merupakan masalah yang sangat serius. Karena sangatlah berbahaya bahkan bisa merenggut nyawa,” jelasnya.

** Naning Nuralia [MG/UIK-Jb]

RESMI DIBUKA, ADIRA FINANCE DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI ADIRA VIRTUAL EXPO 2020

0

Jakarta, Jurnal Bogor

Jelang usia ke 30 tahun tepat pada 13 November 2020 mendatang, Adira Finance terus melakukan inovasi dan bukti sebagai ‘Sahabat Setia Selamanya’. Meski dalam kondisi pandemi dan melakukan adaptasi kebiasaan baru, Adira Finance selalu menghasilkan inovasi dalam memberikan solusi keuangan untuk setiap kebutuhan konsumen.

Sebagai bagian dari rangkaian acara HUT ke-30, Adira Finance sejak awal tahun ini membuktikan komitmennya dalam transformasi digital dengan meluncurkan aplikasi adiraku untuk memudahkan konsumen bertransaksi dengan aman. Lalu sebagai apresiasi kepada konsumen loyal, diberikan adirapoin yang dapat ditukar dengan potongan angsuran dan beragam voucher.

Selain itu, sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance juga menggelar program CSR sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan sosial sekaligus membantu pemberdayaan masyarakat.

Sejak Agustus lalu, digelar Festival Kreatif Lokal 2020 untuk memotivasi pelaku UKM dan generasi muda dalam menciptakan kreativitas dan inovasi usaha. Kemudian, ada juga Festival Pasar Rakyat 2020 yang dilaksanakan untuk mendorong pedagang dan ekosistem di pasar rakyat supaya bisa bertahan di tengah masa pandemi saat ini.

“Pandemi ini telah mengubah kebiasaan dan gaya hidup kita, kalau sebelumnya banyak aktivitas dilakukan secara tatap muka langsung, kali Ini kita harus melakukannya secara online atau virtual. Hal tersebut juga yang mendorong kami untuk terus berinovasi dan melakukan transformasi dalam menjaga sinergi dengan ekosistem kami, sekaligus

mendorong perekonomian nasional,” ujar Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli dalam konferensi pers Grand Opening Adira Virtual Expo 2020 yang digelar secara virtual, Kamis, (12/11/2020).

Sebagai wujud nyata dalam melakukan inovasi, transformasi digital, dan menggerakan roda perekonomian, serta turut menggairahkan kembali minat konsumen bertransaksi melalui beragam produk dan penawaran serta program pembiayaan, Adira Finance menggelar Adira Virtual Expo 2020.

Grand Opening Adira Virtual Expo 2020 yang digelar secara online hari ini, menandai pembukaan resmi pameran pertama semua produk Adira Finance yang diselenggarakan dalam format virtual 3D. Adira Virtual Expo 2020 akan berlangsung selama 12 – 29 November 2020, dan dapat diakses secara nasional sehingga memudahkan konsumen untuk mencari produk sesuai domisili mereka.

Konsumen di mana pun bisa mencari mobil dan motor (baru atau bekas), kendaraan niaga, e-bike, produk Asuransi serta fasilitas dana multiguna dari beragam brand ternama, serta lebih dari 350 mitra dealer Adira Finance yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Saya ingin mengajak semua pengunjung untuk menikmati Adira Virtual Expo 2020, silakan mencari produk sesuai kebutuhan dan nikmati berbagai penawaran menarik dan program pembiayaan terbaik yang tersedia,” jelas Hafid Hadeli.

Selama penyelenggaraan Adira Virtual Expo 2020, pengunjung dapat menikmati berbagai penawaran menarik juga promo, seperti: bunga mulai 2,6 persen, diskon dan cashback jutaan rupiah, free special maintenance, free asuransi mobilite/motolite, bonus adirapoin bagi konsumen yang registrasi aplikasi adiraku, serta diskon angsuran hingga Rp 700 ribu.

Kemudian ada benefit tambahan berupa program trade in mobil lama. Lalu di akhir pekan, akan digelar program Happy Hour yang akan memberikan penawaran menarik.

Sementara untuk konsumen setia Adira Finance terpilih, akan mendapatkan 3x undian Tepat Mantap serta instant approval yaitu persetujuan kredit secara instan. Selain itu, masih ada banyak promo lain yang bisa konsumen dapatkan pada setiap produk di Adira Virtual Expo 2020.

Akses Adira Virtual Expo 2020 akan dibuka selama 24 jam melalui virtualexpo.adiraku.co.id, sedangkan jam operasional akan dibuka pada pukul 12.00 – 21.00 WIB (Senin – Jumat) dan 09.00 – 21.00 WIB (Sabtu dan Minggu).

Untuk memeriahkan Adira Virtual Expo 2020, pengunjung juga dapat menikmati rangkaian acara hiburan antara lain: 20 November 2020: Talktainment “Belanja Cerdas di Adira Virtual Expo 2020” bersama influencers. 27 November 2020: Virtual Concert yang menampilkan artis ternama Maliq & D’Essentials.

“Adira Virtual Expo 2020 sengaja dibuat secara online untuk memberikan akses yang mudah kepada konsumen, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman di saat kondisi pandemi,” jelas Direktur Portofolio Adira Finance, Harry Latif, pada kesempatan yang sama.

Pengunjung Adira Virtual Expo 2020 dapat langsung mengunjungi booth-booth produk otomotif dan non-otomotif yang tersedia. Selain melihat produk dengan tampilan virtual 3D, pengunjung dapat langsung bertanya seputar produk dan program promo yang ditawarkan melalui fitur live chat bersama EVA (Expo Virtual Assistant) yang tersedia di setiap booth.

“Pengunjung juga bisa langsung mengajukan pembiayaan Adira Finance sesuai kebutuhannya di masing-masing booth mitra,” ungkap Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi Adira Finance, Niko Kurniawan Bonggowarsito.

Pembiayaan Adira Finance juga bisa diajukan lewat aplikasi adiraku, melalui menu pengajuan kredit, atau lewat momobil.id dan momotor.id. Tersedia pula pilihan pembiayaan secara syariah.

Khusus pembiayaan lewat aplikasi adiraku, selama penyelenggaraan Adira Virtual Expo 2020, terdapat bonus 5000 adirapoin bagi konsumen yang mengaktifkan adirapoin di aplikasi adiraku, serta promo Double Poin untuk pembayaran angsuran tepat waktu selama  November 2020.

Adira Virtual Expo 2020 mendapatkan dukungan yang luar biasa dari berbagai pihak antara lain Bank Danamon, Asuransi Raksa, Manulife, dan Carsome. Serta tentu saja segenap mitra dealer yang telah berpartisipasi.

Bagi calon pengunjung yang belum terdaftar sebelum Grand Opening Adira Virtual Expo 2020, silakan mendaftarkan diri secara gratis. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah melalui situs resmi virtualexpo.adiraku.co.id.

Handy Mehonk | **

Adi Wijaya: Dukung Program Karya Bhakti Skala Besar TNI Untuk Buka Jalur Puncak 2

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Kepala Desa Kadumanggu Adi Wijaya menyatakan mendukung setiap program pemerintah, apalagi untuk membuka jalur Puncak 2 yang nantinya akan berdampak positif untuk ekonomi masyarakat.

“Kejadian kemarin itu hanya miskomunikasi saja, mungkin masyarakat trauma karena pada kejadian yang lalu saat pengusaha penggali masuk yang berjanji akan membenahi jalan nyatanya zonk, maka dari itu mereka bertanya-tanya ini program apa dan siapa yang menggali tanah di dalam, namun setelah di jelaskan perlahan akhirnya mereka mengerti bahwa ini merupakan program pemerintah yang harus kita support,” jelas Adi di ruang kerjanya, Kamis (12/11).

Meski siap mendukung program KBSB TNI untuk membuka akses jalur Puncak 2, namun warga Kadumanggu mengajukan beberapa syarat kesepakatan yang harus dipenuhi. Awalnya, Bupati Bogor Ade Yasin telah melakukan survei lokasi jalur yang akan dibuka, namun sempat terjadi kericuhan karena mobil dump truck akan melintasi jalur dalam Sirkuit Sentul. Hanya saja pada kenyataannya justeru melewati Kantor Desa Kadumanggu yang notabene sebagian warga keberatan.

“Memang kurangnya sosialisasi kepada masyarakat membuat program ini sempat agak panas, namun setelah masyarakat diberikan penjelasan bahwa mobil dump truck yang mengangkut tanah dari dalam merupakan program pemerintah untuk membuka jalur Puncak 2 yang saat ini dikelola oleh Dandim 0621 Kabupaten Bogor,” kata Suprapto, Babinsa Desa Kadumanggu.

Menurutnya, saat ini TNI sedang membenahi jembatan untuk lintasan mobil yang membawa material tanah mengingat kondisi jembatan memang sudah waktunya untuk diperbaiki. “Untuk jumlah armada sendiri yang akan diturunkan oleh Kodim saya tidak tahu, namun kami pastikan Kodim saat ini tidak bekerja sama dengan perusahaan lain, oleh karena itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka setiap mobil yang memang milik TNI dilengkapi dengan stiker dan karcis agar tidak Ada perusahaan lain yang ikut memanfaatkan program pemerintah ini,” jelasnya.

** Nay Nur’ain

Pengerjaan Jalan Banyu Asih di Cigudeg pada 2021 Mendatang Jadi Prioritas

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Aan Triana Al-Muharom langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR perihal kondisi Jalan  Banyuasih yang merupakan  jalur penghubung menuju Kantor Kecamatan Cigudeg yang disebut warga Desa Banyuasih sudah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan.

“Persoalan jalan Desa Banyuasih Cigudeg, tentu sudah kami komunikasikan langsung dan menjadi pembahasan serius dengan Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Rencananya untuk peningkatan jalan yang bersatus milik Kabupaten Bogor di Banyuasih sudah masuk di anggaran 2021 dan menjadi prioritas ke satu di wilayah UPT VI Cigudeg,” papar Aan melalui WhatsAppnya, kepada Jurnal Bogor, Kamis (12/11).

Meski rencana pengerjaan jalan nanti belum semua, akan tetapi progresnya bisa diajukan kembali di Musrenbang untuk pembangunan tahun berikutnya.” Nanti kita kawal agar secara berkala kebutuhan masyarakat bisa tercover,” imbuhnya.

Terlebih saat ini sedang berlangsung kegiatan Detail Engineering Design (DED) dan konsultan proyek telah survey lokasi jalan yang akan ditargetkan pembangunan.” Hal ini Pemkab Bogor tidak ada niatan untuk memarjinalkan warga Desa Banyuasih, saya akan dorong apa yang menjadi dasar kebutuhan masyarakat disana, jadi  diharap untuk bersabar,” tukasnya.

Sementara, UPT  Jalan dan Jembatan wilayah VI melalui pengawasnya H. Idris mengaku telah tersambung saat pihaknya dihubungi Dinas PUPR yang katanya Jalan Banyuasih 2021 secara pengerjaannya diprioritaskan. “Namun pembangunannya secara berkala, sementara pengerjaan yang dikerjakan  sepanjang 2 kilometer,” ucapnya.

Sebelumnya diwartakan Jurnal Bogor, warga Kampung Manceuri RT 02 RW 03, Desa Banyuasih, Uci Wesa (26) alias Ahong mengaku Desa Banyuasih terkesan dianaktirikan. Pemkab Bogor beberapa tahun lalu sudah melakukan betonosisasi jalan, tepatnya dari  Desa Banyuwangi menuju Desa Banyuasih. “Perlu kami tegaskan bahwa bangunan jalan tersebut jaraknya tidak sampai ke wilayah Desa Bayuasih,” kata dia.

“Kenapa bangunan jalan itu tidak dilanjutkan? diperparah  dari ujung ke ujung tidak adanya Penerangan Jalan Umum (PJU) sehingga di sepanjang jalan Banyuasih gelap gulita. Bukan hanya buruk insfrastruktur,  termasuk  minimnya layanan kesehatan karena ini ketiadaan fasilitas  Puskesmas pembantu sehingga Desa Banyuasih sudah puluhan tahun masih tertinggal,” pungkasnya.

 ** Arip Ekon