31.5 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1405

Bupati Bogor Periode 1983-1988 Soedardjat Wafat

0

Nurhayanti Kenang Disposisi Spidol Biru

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Minggu (06/12) pagi, warga Kabupaten Bogor dan Jawa Barat, umumnya kehilangan putra terbaiknya yang banyak berjasa membangun Kabupaten Bogor, yakni Mayjen Purnawirawan TNI Soedardjat Nataatmadja, berpulang ke rahmatullah Minggu sekitar pukul 03 : 00 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.

Informasi meninggalnya Mayjen (Purn)  Soedardjat Nataatmadja itu disampaikan langsung Bupati Ade Yasin, melalui media sosial pribadinya yang disebarluaskan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).  “Innaalillaahi Wainnaa Ilaihi Rooji’uun, Bapak H. Soedardjat Nataatmadja Bupati Bogor Periode 1983-1988 telah berpulang ke Rahmatullah,” ungkap Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/12).

Ade Yasin mengajak agar seluruh warga  Kabupaten Bogor dapat mendoakan almarhum. “Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk mendoakan almarhum agar husnul khotimah, diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kesabaran ketabahan,” ujar Ade.

Bupati Bogor Periode 2016 -2018 Nurhayanti menyebut, almarhum sosok pemimpin yang mau mendengar dan menerima masukan dari semua bawahannya, ketika menjadi Bupati Bogor.

“Ibu bisa dibilang sering mengikuti rapat dengan almarhum, saat menjadi kepala sub bagian perundang-undangan di bagian hukum secretariat daerah, semua persoalan dan rencana kerja dibahas bersama,” kata bupati perempuan pertama yang memimpin Kabupaten Bogor itu

Nurhayanti mengungakapkan, ada ciri khas yang tak akan terlupakan semua anak buah almarhum, yakni selalu menggunakan spidol biru saat memberikan disposisi atau arahan tertulis. “Disposisinya sangat jelas dan teliti. Ibu mewakili keluarga mengucapkan turut berbela sungkawa semoga almarhum Kang Adjat biasa ibu memanggilnya mendapatkan tempat yang layak disisi Nya Amiin YRA,” tutup Bupati Bogor ke -12 itu.

Sementara itu, Ketua DPRD Rudy Susmanto menyebut, almarhum sosok pemimpin sederhana dan seorang patriot yang banyak memberikan positif dalam pembangunan dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bogor periode 1983-1988.

“Saat beliau memimpin Kabupaten Bogor, Jembatan Garendong pertama dibangun dan diresmikan di masa era beliau banyak lagi pembangunan dan hal positif lainnya yang dilakukan. Semua yang telah dilakukan beliau akan menjadi sejarah yang selalu dikenang oleh masyarakat Kabupaten Bogor.Kita mendoakan bersama semoga Almarhum diberikan tempat yang terbaik disisi Allah SWT…Aminnn,” kata Rudy.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Bogor, almarhum Soedardjat Nataatmadja   merupakan Bupati  Bogor ke -8. Almarhum yang tercatat tinggal di Jalan Pemuda, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, tak jauh dari Sekretariat PWI Kota Bogor, menjabat Bupati Bogor dari 30 Desember 1983 sampai 30 Desember 1988.

Almarhum dipercaya memimpin Kabupaten Bogor untuk menggantikan Bupati Ayip Rughby, yang merupakan ayah kandung dari Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Bogor Syarifah Sofiah.

Almarhum, dikutip dari situs Wikipedia lahir di  Bandung, Jawa Barat, 30 Juni 1938 putra dari pasangan Moerjani Nataatmadja dan Ratu Soelasmi, dikenal sebagai Bupati Bogor yang berhasil memindahkan pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor dari Jalan Veteran, Kota Bogor ke Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, yang dimulai tahun 1986.

Usai memimpin Kabupaten Bogor,sebagai bupati, Almarhum mendapatkan amanah dari Presiden Suharto (almarhum) untuk bertugas di Irian Jaya, sebagai wakil gubernur dari tahun 1989 sampai 1993, Inspektur Jenderal Kementerian Urusan Dalam Negeri dari 1993 sampai 1997, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari 1997 sampai 1999.

** Mochamad Yusuf

Terhimpit Ekonomi, Warga Mekarjaya Nekat Gantung Diri

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Warga Kampung Mekarjaya, Desa Kalong 1, Kecamatan Leuwisadeng, SR (52) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Minggu (6/12). Kejadian tersebut dilakukan di dapur rumahnya sekitar pukul 14: 00 WIB.

Warga sekitar pun berdatangan untuk mengetahui langsung aksi nekat bapak 2 anak itu. Petugas Polsek Leuwiliang bersama Babinsa Desa Kalong 1 juga datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“SR melakukan gantung diri dengan menggunakan tali tambang berwarna orange sepanjang 3 meter yang diikat ke palang kayu bangunan di rumahnya di bagian belakang rumah. Kemudian petugas piket dan anggota Koramil Leuwiliang langsung mengevakuasi korban dengan cara melepas ikatan tali tambang,” kata Kanit Reskrim Polsek Leuwiliang Iptu Asep Jamiat kepada wartawan.

Posisi korban, tambah Asep, pada ketinggian sekitar tiga meter selanjutnya korban dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk dilakukan autopsi,” ungkapnya.

Menurut keterangan Sekretaris Desa Kalong 1, Yayat Supriatna, SR tadinya berprofesi sebagai ojek online, namun karena sudah dua bulan menganggur lantaran motor miliknya yang biasa digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya itu hilang di kawasan Bogor.

Sebelum mengakhiri aksi nekat itu, kata Yayat, SR terlibat perselisihan dengan Siti Biah yang merupakan istrinya. “Kemungkinan alasan ekonomi, korban bisa senekat itu dengan cara gantung diri,” terang Yayat.

Sementara SR meninggal diketahui oleh tetangga, kemudian istrinya histeris teriak, kemudian warga melaporkan ke pihak desa dan kepolisian.

** Arip Ekon

Eggi Sudjana Sarankan Lakukan Advokasi Kebijakan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Tokoh nasional Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Eggi Sudjana hadir dalam pelantikan pengurus HMI MPO cabang Bogor di gedung Paseban Sribaduga kota Bogor, Sabtu (5/12).

Acara tersebut juga dihadiri oleh tamu undangan dari unsur pemuda dan mahasiswa serta tokoh pemerintah kabupaten/kota Bogor. Acara yang mengusung tema “Rekayasa Gerakan Intelektual Profetik, Menuju Bogor Yang bekeadilan” tersebut tentu saja menjadi bahasan yang diangkat oleh Eggi Sudjana dalam sambutannya.

Eggi Sudjana mengungkapkan pentingnya objektifitas dalam menjalankan sistem kebijakan dan hokum.  “Gerakan intelektual yang objektif bisa dilakukan dengan sistematis yaitu dengan mengikuti undang-undang yang berlaku di Indonesia, dari situ kita juga tidak perlu takut ketika berhadapan dengan siapapun saat melakukan gerakan intelektual yang objektif,” ucapnya.

Eggi Sudjana juga mengungkapkan masih perlunya transparansi yang harus dilakukan oleh Pemerintah Bogor untuk menciptakan pemerintahan jujur dan adil. Untuk menyikapi hal tersebut, Eggi Sudjana menawarkan gagasan untuk melakukan advokasi kebijakan yang dilakukan oleh HMI MPO.

 “Ketua cabang bisa mengajukan audiensi kepada walikota kemudian mempersoalkan peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak, dari sektor-sektor lain bagaimana situasinya ditengah sekarang pentumbuhan ekonomi yang anjlok,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut Eggi Sudjana hadir untuk memenuhi undangan pengurus HMI MPO sebagai keynote speaker bersama Walikota Bogor Bima Arya.

** Enggar Syahbara

Pengurus HMI MPO Cabang Bogor Masa Amanah 2020-2021 Resmi Dilantik

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) resmi dilantik disaksikan puluhan tamu undangan yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda di gedung Paseban Sribaduga balaikota Bogor, Sabtu (05/12).

Acara pelantikan tersebut dilaksanakan dengan mengusung tema “Rekayasa Gerakan Intelektual Profetik, Menuju Bogor Yang Berkeadilan”. Pada acara ditengah pandemi Covid-19, panitia menerapkan protokol kesehatan selama acara berlangsung. Hal ini tidak lepas dari upaya pencegahan Covid-19 yang sedang mencapai puncaknya di kota Bogor.

Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Walikota Bogor Bima Arya serta tokoh nasional HMI MPO Eggi Sudjana. Dalam sambutannya Walikota Bogor berharap HMI MPO mampu membantu memberikan pemahaman positif. “Tema ini menjadi bahasan yang menarik dan semoga memberikan pemahaman yang cukup serta tidak menjadi kesalahpahaman komunikasi,” ucapnya.

Masih ditempat yang sama, setelah acara pelantikan berlangsung Ketua HMI MPO terpilih Wahyudi Azhar bakal mengubah wajah Bogor yang lebih baik dengan nilai-nilai ketuhanan. “Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa suatu perubahan akan selalu dimulai dari orang-orang minoritas, dan kita berkeyakinan dengan sumber daya manusia yang terbatas  hari ini kita akan ubah wajah Bogor kedepanya dimulai dari HMI,” ungkapnya.

** Enggar Syahbara

Dua Desa di Babakan Madang Tentukan TPS

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Desa Sumurbatu dan Cipambuan menentukan langsung tempat pemugutan suara yang akan di laksanakan dalam Pilkades pada 20 Desember 2020 mendatang. Camat Babakan Madang berharap agar semua calon kepala desa mengikuti aturan yang ada dan sudah ditetapkan dalam Perbub dan Permendagri.

Menurutnya, aturan Pilkades saat ini sangat ketat dan hal yang paling fatal itu bisa membuat Cakades didiskualifikasi apabila melanggar aturan yang sudah ditentukan. “Oleh karena itu saya berpesan agar para Cakades memberikan arahan kepada tim suksesnya untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu konflik dan melanggar dari aturan yang sudah ditentukan karena akan merugikan para Cakades sendiri upaya sosialisasi harus disertai dengan aturan dan protokol kesehatan yang berlaku,” kata Camat baru-baru ini.

“Saya ingatkan kepada para Cakades untuk mematuhi prokes yang sudah ditentukan, dan berkampanye jangan sampai keluar dari aturan,” tandasnya.

PJs Kepala Desa Sumurbatu Iskandar mengatakan, pemungutan suara dibagi menjadi 3 zona dengan 9 TPS agar tidak terjadi kerumunan dan untuk RT/RW dan Panitia Pilkades diminta gencar sosialisasi karena nanti jam pemungutan suara pun akan diatur di setiap RW.

“Gencarkan sosialisasi namun bukan berarti menolak calon pemilih yang datang, berupaya sebisa mungkin agar tidak melanggar protokol kesehatan,” kata Iskandar.

Waktu pemilihan di Desa Cipambuan  yaitu pukul 07.00 wib – pukul 12.00 wib, dan penghitungan suara pukul 13.00 wib- selesai, sedangkan di Desa Sumurbatu pemilihan suara dimulai pukul 07.30 wib  – 13.00 wib, dan penghitungan suara pukul 14.00 wib – selesai dan para pemilih harus membawa KTP elektronik, pulpen dan menggunakan sarung tangan yang sudah disediakan oleh panitia serta tidak berkerumun agar Pilkades berjalan sukses tanpa ekses dan tidak menambah klaster baru Covid-19.

** Nay Nur’ain

HUT Korpri ke-39, Kecamatan Babakan Madang Baksos

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Peringati HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (kopri) ke-39, tingkat Kecamatan Babakan Madang dilakukan dengan bakti social (baksos) yakni dengan santunan kepada anak yatin piatu dan bersih-bersih lingkungan RT 01 RW 05 di sekitar Desa Cijayanti, baru-baru ini.

Camat Babakan Madang, Cecep Imam Nagarasid mengatakan, bersama ASN pihaknya bersih – bersih lingkungan dan rumah ibadah seperti masjid dan mushola dan santunan anak yatim yang berjumlah 50 anak yatim. Dalam kegiatan tersebut dirinya menyelipkan sedikit pesan kepada warga Desa Cijayanti menjelang Pilkades, Desember mendatang.

“Menjelang Pilkades Desember mendatang saya harapkan masyarakat Desa Cijayanti agar mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh panitia dan semoga semua berjalan kondusif,” kata Cecep Imam.

Dia berharap kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap mencangkup semua desa yang ada di Kecamatan Babakan Madang.

Senada, Wahyudin PJs Desa Cijayanti mengatakan, kegiatan santunan ini memilih di Desa Cijayanti agar sekaligus diadakan sosialisasi Pilkades kepada warga. “Ini awalan dan insya Allah akan dilakukan berkelanjutan di desa lain yang ada di Babakan Madang,” jelasnya.

** Nay Nur’ain

Sungai Cidurian Meluap Rusak Jembatan Darurat di Kampung Cigowong

0

Cigudeg | Jurnal Inspirasi

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor  sejak semalam hingga saat ini membuat aliran sungai Cidurian meluap hingga merusak jembatan darurat di Kampung Cigowong, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg. Namun, sampai saat ini warga tak ada yang mengungsi.

“Alhamdulilah tidak ada warga yang mengungsi, kebetulan jembatan permanen sudah selesai jadi warga bisa melintas lebih aman,” kata Kepala Desa Sukamaju Dahyudin saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, pihaknya pun masih di lokasi untuk memantau kondisi Sungai Cidurian yang masih cukup tinggi. Karena cuaca masih mendung dan ditambah gerimis. “Pemdes dan pihak Kecamatan terus lakukan pantauan ke lokasi memastikan warga kami baik-baik saja,” katanya.

Ia pun meminta kepada warganya yang berada di bantaran sungai agar waspada dan dianjurkan mengungsi karena saat ini intensitas hujan masih tinggi. “Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan sebaiknya warga mengungsi dulu,” katanya.

Begitu pun di wilayah Kecamatan Jasinga yang rumahnya berada di bantaran Sungai  Cidurian  untuk saat ini kondisinya masih aman.

** Cepi Kurniawan

BUMDes Kadumanggu Disinyalir Kelola Galian C Ilegal

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang diduga mengelola galian C yang belum berizin. Pol PP Babakan Madang sendiri telah memberikan peringatan perihal kegiatan ilegal pasca ada pemotor yang jatuh.

“Saya sudah menghentikan kegiatan tersebut dan memberikan imbauan pada BUMDes yang mengelola karena kegiatan itu tidak berizin,” ujar Kanit Pol PP Kecamatan Babakan Madang Firdaus, kemarin.

Bahkan Camat Babakan Madang, Cecep Imam Nagarasid mengaku miris jika harus mendengar kegiatan Ilegal justru dikerjakan oleh organisasi resmi yang ada di desa karena seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat bukan malah menjadi pelaku.

“Kami Muspika sudah memberikan surat teguran pertama apabila tidak diindahkan maka akan kami layangkan surat teguran kedua, selanjutnya kami serahkan pada Kasat Pol PP Kabupaten untuk menutup Galian C Ilegal tersebut sekalipun BUMDes jadi tameng, tapi jelas melanggar,” kata Cecep Imam.

Lanjutnya, selain itu dia sudah lakukan teguran kepada Kepala Desa Kadumanggu Adi Wijaya terkait kegiatani ilegal yang dikelola BUMDes. “BUMDes dibiayai oleh anggaran pemerintah, masa mau mengelola galian C ilegal, yang jelas lebih banyak mudorotnya dari pada manfaatnya,” pungkas Camat Babakan Madang.

Terpisah, Achmad salah satu pengurus Bumdes mengaku kegiatan galian C ini memang benar dikelola BUMDes tapi ada pihak ke-3 yang mengerjakannya. “Iya BUMDes Kadumanggu yang kelola tapi alat punya pihak ketiga,” kata dia.

Saat dikonfirmasi Jurnal Bogor, Ketua Bumdes, Raden dan Kepala Desa Kadumanggu tidak merespon perihal kegiatan ilegal yang ada di lingkungannya. Lokasi galian C itu persis berada di samping POM bensin Leuwijambe yang tak jauh dari kantor pusat forensik Polri dan sempat ditutup oleh Polda Jabar pada masa jabatan Camat Yudi Santosa.  

** Nay Nur’ain

Dinsos Salurkan Bantuan Prasarana Kamar Lansia dan Kursi Roda

0

Caringin | Jurnal Inspirasi

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor melalui Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), menyalurkan bantuan untuk warga penyandang bisabilitas yang ada di Kecamatan Caringin. Bantuan bentuk prasarana kamar lansia dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, seperti kasur, meja, lemari dan alat-alat tidur lainnya, diberikan kepada Mamad, warga Kampung Batu Kembar RT 04/07, Desa Ciderum.

Sedangkan, bantuan kursi roda diberikan kepada lansia bisabilitas yang ada di Desa Ciherang Pondok. Ketua IPSM Kecamatan Caringin, Aliex A Supriatna mengatakan, bantuan ini disalurkan kepada warga lansia bisabilitas yang ada di dua desa.

 “Bantuan-bantuan itu langsung kita serahkan ke pihak desa masing-masing,” ungkapnya kepada wartawan.

Menurutnya, untuk mendapatkan bantuan tersebut, tidak butuh proses lama. Karena, baik bantuan prasarana kamar lansia maupun kursi roda, hanya memakan waktu sekitar satu bulan. “Bantuan ini sangat membantu warga lansia bisabilitas,” ujar Aliex.

Saat menyalurkan langsung bantuan itu, Ketua IPSM Kecamatan Caringin didampingi pendamping lansia, Aap Abdul Syukur dan Ketua IPSM Desa Ciderum, Ida Farida.

Ketua IPSM Desa Ciderum, Ida Farida berharap agar bantuan serupa terus diberikan Pemkab Bogor kepada warga bisabilitas yang ada di wilayahnya. “Saya akan terus membantu warga yang membutuhkan bantuan, seperti kursi roda, prasarana kamar lansia dan bentuk bantuan lainnya,”

** Dede Suhendar

HADITS HARI INI

0

06 Desember 2020

20 Rabi’ul Akhir 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَرَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُقْطِعَ مِنْ الْبَحْرَيْنِ فَقَالَتْ الْأَنْصَارُ حَتَّى تُقْطِعَ لِإِخْوَانِنَا مِنْ الْمُهَاجِرِينَ مِثْلَ الَّذِي تُقْطِعُ لَنَا قَالَ سَتَرَوْنَ بَعْدِي أَثَرَةً فَاصْبِرُوا حَتَّى تَلْقَوْنِي

Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Yahya bin Sa’id berkata, aku mendengar Anas radliallahu ‘anhu berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkehendak untuk membagi tanah di negeri Bahrain maka orang-orang Anshar berkata: “Apakah baginda akan membagikannya untuk saudara-saudara kami dari kalangan Muhajirin sama dengan bagian kami ?”.

Beliau menjawab:

Kelak kalian akan melihat setelah aku nanti suatu Utsrah (sikap yang individualis). Maka itu bersabarlah hingga kalian bertemu dengan aku.

HR Bukhari No. 2203.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ