25.2 C
Bogor
Monday, April 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1394

Ciptakan Kekompakan dan Profesional, PWI Kabupaten Bogor Gelar Raker

0

Megamendung | Jurnal Inspirasi

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor menggelar rapat kerja (Raker) tahun 2020 yang mengusung tema ‘Dengan Kekompakan Menjadikan PWI Kabupaten Bogor maju dan profesional” yang dilaksanakan di Hotel and Resort Megamendung Permai, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (16/12/2020).

Dalam sambutannya, Ketua PWI Kabupaten Bogor, H. Subagiyo mengatakan, raker ini sebagai bentuk memenuhi kewajiban yang tujuannya melakukan evaluasi kinerja dan merumuskan program-program di tahun 2021 yang akan datang.

“Alhamdulillah raker PWI tahun 2020 telah terlaksana digelar, saya ucapkan banyak terima kasih bagi semua pihak yang telah mensukseskan acara ini. Terutama pak Sekjen PWI M. Nurofik maupun kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan yang telah resmi membuka acara ini sebagai pihak perwakilan dari Bupati Bogor,” ujar Subagiyo.

Lanjut Subagiyo, dalam raker ini ada beberapa program kerja dan beberapa pembentukan panitia yang akan dihelat pada tahun 2021 mendatang. Antara lain, pembentukan panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang jatuh pada 9 Februari nanti, perayaan Idul Fitri dan pembagian THR, perayaan Idul Adha dengan dilakukan pemotongan sapi dan kambing, pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW) 2021, serta Konferensi Cabang (Konfercab).

“Dalam raker ini kita juga akan membentuk kepanitiaan untuk program kerja di tahun 2021 nanti. Selain itu, ada pun pemaparan program-program dari selama pengurusan saya dari 2019 hingga 2021,” bebernya.

Sementara itu, Dewan Penasehat (Wanhat), H. Danang Donoroso menyampaikan apresiasinya atas sukses digelarnya raker PWI Kabupaten Bogor tahun 2020 ini. Ia juga menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada kepala Diskominfo kabupaten Bogor yang menyempatkan hadir untuk membuka secara resmi raker ini.

Selain itu, dalam periode pengurusan PWI saat ini dirinya mengaku sangat mengapresiasi dibawah komando H. Subagiyo saat ini telah mengembalikan marwah PWI sebagai organisasi tertua di negeri ini.

“Tapi tetap, organisasi itu tidak lepas dari biaya, maka dari itu para stakeholder mesti paham. Makanya untuk kedepan bagi anggota PWI yang hadir saat ini jangan sampai diabaikan oleh SKPD, untuk itu semoga ini menjadi catatan khusus bagi Kadiskominfo melalui dirinya yang dapat menyampaikan pemahaman kepada SKPD lainnya di setiap rapat dinasnya nanti melalui Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),” bebernya.

Sambung Danang, pihaknya juga merasa bersyukur dengan adanya gerakan oleh pengurus dan anggota PWI yang telah berupaya untuk memperjuangkan pembangunan gedung markas baru bagi organisasi perkumpulan para jurnalis tertua di Indonesia tersebut, yang pencanangannya semenjak dirinya menjadi ketua PWI Kabupaten Bogor di pengurusan periode pertama.

“Kawal terus rencana pembangunan Graha Pena yang akan dilakukan Detail Engineering Desaign (DED) ditahun 2021 nanti. Ayo kita sama-sama kawal semua agar hajat itu dapat terlaksana,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Protes Habib Rizieq Ditahan, Elemen Masyarakat Datangi Polsek Cibungbulang

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Ratusan warga dari berbagai elemen mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Cibungbulang, Rabu (16/12). Kedatangan mereka sebagai bentuk protes terhadap penahanan Habib Rizieq Shihab di Polda Metro Jaya.

Massa langsung masuk ke halaman parkir Polsek Cibungbulang kemudian melakukan orasi. Dalam orasinya mereka menyatakan tidak terima imam besar FPI itu didzalimi.

“Kami menuntut, yang pertama usut dan adili secara tuntas, versi kita penculikan dan pembantaian enam laskar pembela Islam . Yang kedua, bebaskan imam besar kami, Habib Rizieq Bin Husein Shihab, sekarang juga tanpa syarat,” tegas koordinator aksi Kohar Prayudin kepada wartawan, Rabu (16/12/2020).

Sementara itu Kapolsek Cibungbulang , Kompol Ade Yusuf menjelaskan, massa aksi meminta pihaknya menyampaikan tuntutannya ke level atas. “Ada beberapa tuntutan yang meminta kami untuk menjadi perhatian dan menyampaikan ke level atas. Kami juga sudah menyampaikan kemarin ke Mabes Polri. karena sekarang-sekarang sedang Covid-19, untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masing-masing,” kata Ade Yusuf yang didampingi Koramil 2121 Cibungbulang Kapten Inf Selamet Riyadi.

Setelah menyampaikan tuntutannya, para peserta aksi pun membubarkan diri. Secara keseluruhan aksi massa tersebut berlangsung kondusif dan aman tanpa adanya gesekan.

** Cepi Kurniawan

Jalankan Permendagri dan Perbup, Jumlah TPS di Ciawi Ditambah

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Keluarnya Permendagri 72 Tahun 2020 tentang Pilkades dan Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 69 Tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Wabah Covid-19, langsung dijalankan semua kecamatan yang akan melaksanakan Pilkades.

Seperti di Kecamatan Ciawi, untuk melaksanakan Permendagri dan Perbup Bogor, panitia Pilkades di enam desa menambah jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Camat Ciawi, Adi Henryana mengatakan, sudah menginstruksikan kepada panitia pilkades agar menambah jumlah TPS.

Di Kecamatan Ciawi, terdapat enam desa yang akan melaksanakan pilkades yakni Desa Cibedug, Bojongmurni, Cileungsi, Banjarwangi, Banjarwaru dan Bitungsari. “Dari semula 18 TPS, sudah kita tambah menjadi 65 TPS,” ungkapnya kepada wartawan.

Penambaham jumlah TPS, lanjut Camat Ciawi, dilakukan di tiap desa yang melangsungkan Pilkades. Desa Banjarwangi semula 9 TPS menjadi 12 TPS, Desa Banjarwaru awalnya 10 menjadi 13 TPS, Desa Bitungsari semula 8 menjadi 11 TPS, Desa Bojongmurni awalnya 5 menjadi 8 TPS, Desa Cibedug semula 6 menjadi 9, dan Desa Cileungsi semula 9 menjadi 12 TPS.

 “Saya juga sudah instruksikan kepanitiaan Pilkades dilakukan rapid test, dalam pelaksanaanya kami menggandeng petugas Puskesmas wilayah,” ujarnya.

Adi menghimbau kepada para calon di enam desa, agar tidak melakukan kampanye dengan mengerahkan massa yang menimbulkan terjadinya kerumunan.  “Saat kampanye saya sudah himbau agar calon tidak mengerahkan massa,” paparnya.

Sebelumnya Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin menekankan agar panitia pilkades di 88 desa tersebar di 34 kecamatan agar memperhatikan TPS, per TPS hanya boleh digunakan untuk 500 pemilih. Burhanudin juga menekankan agar penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan Pilkades.

Sekda menjelaskan, setiap petugas TPS wajib menjalankan rapid test terlebih dahulu, pemiilih wajib pakai masker, mencuci tangan dan sarung tangan plastik saat hendak menyoblos.  “Nanti semua kepala dinas akan kita turunkan untuk setiap kecamatan, demi mengawasi pelaksanaan Pilkades, utamanya mengawasi soal protokol kesehatan,” jelasnya.

Burhanudin juga meminta petugas, saksi, maupun pemilih memperhatikan betul protokol kesehatannya, pola 3M wajib benar-benar dijalankan mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak.

** Dede Suhendar

Sediakan Kebutuhan Air, PT SEG dan Perumda Tirta Pakuan Tandatangani Kerjasama

0

Bogor | Jurnal Bogor

PT. Sejahtera Eka Graha (SEG) selaku pengembang kawasan Bogor Heritage Ecopark melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Selasa (15 Desember 2020).

MoU yang dilakukan di Bogor Raya Sport Club antara PT SEG dan Perumda Tirta Pakuan terkait kebutuhan dan penyediaan air bersih di kawasan yang akan dibangun menjadi icon baru di Kota Bogor

“Jadi dalam MoU ini, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor akan melakukan pengelolaan air danau (air baku) menjadi air minum. Dan kami, PT SEG selaku pengembangan kawasan Bogor Heritage Ecopark, berkomitmen untuk mengembalikan fungsi Danau Bogor Raya tersebut sebagai sumber air minum, pengendali banjir dan wisata air,” kata Direktur Operasional PT. SEG, Wahyu Kurniawan.

Dalam rangkaian yang sama disepakati pula perjanjian Kerjasama antara PT. Bimayasa Parwata Gemilang dengan Marriott Internasional Hotel yang telah membeli sebidang lahan tanah untuk investasi pembangunan hotel bintang lima taraf nasional yakni Bogor Heritage Ecopark.

“Kami menunjuk Marriott Internasional sebagai pengelola hotel bintang lima yang akan kami bangun di kawasan Bogor Heritage Ecopark. Ini perusahaan hotel yang bermarkas di Amerika Serikat yang sudah dikenal sejak lama. Design hotelnya nanti akan di design oleh arsitektur dari Singapura. Di sini juga nanti akan ada helipad VVIP yang bisa digunakan oleh tamu penting atau tamu kenegaraan nantinya,” kata Ayu, Owner PT. Bimayasa Parwata Gemilang.

“Sejalan dengan kawasan Bogor Heritage Ecopark, di sini juga nantinya akan menjadi Pusat pemerintahan Kota Bogor yang baru,” timpal Ivan Widarmana selaku Vice President Hotel Development Asia Pasific Marriott Internasional.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, mengatakan, pihaknya sudah menghitung untuk pengelolaan air bersih di danau Bogor Raya dengan potensi air baku 400 liter per detik.

“Ini peluang bagi Perumda Tirta Pakuan dan peluang bagi masyarakat Kota Bogor. Saya pikir ini pasti bermanfaat besar di kawasan yang luasnya mencapai 90 hektar,” ujar Rino Indira.

Dari taksiran atau hitungan kasar, dijelaskan dia, anggaran yang dibutuhkan dengan kapasitas produksi air 400 liter per detik sekitar Rp40 miliar. Namun jumlah itu belum termasuk pembangunan reservoar dan jaringan distribusi baru.

“Melihat pengalaman di SPAM Katulampa mencapai Rp 80 miliar dengan kapasitas produksi air 300 liter per detik. Di sini kurang lebih hampir sama SPAM juga. Tapi tetap harus kita hitung betul secara detail,” paparnya.

Rino Indira mengaku memiliki target untuk pembangunan dimana akan menyesuaikan dengan target pembangunan dari PT SEG. SPAM ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di zona baru, yaitu kawasan Bogor Raya.

“Yang pasti kami harus lebih cepat menyediakan air sebelum pembangunan infrastruktur dari PT SEG selesai,” terang Rino Indira.

Sementara itu, Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim yang hadir dalam acara tersebut, mengatakan, kawasan Danau Bogor Raya memang merupakan lahan tidur yang selama ini tidak produktif (mati suri). Oleh karenanya, lanjut Dedie,  setelah melalui proses panjang mulai dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) kemudian direstrukturisasi oleh Perusahaan Pengelola Aset (PPA) akhirnya kawasan tersebut kembali akan menjadi lahan produktif.

“Setelah proses dilalui lahan ini akhirnya dibagi dua. Pertama, lahan atau aset kredit, kedua lahan atau aset persediaan negara. Nah, untuk lahan PT SEG ini 90 persen kepemilikannya adalah milik Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementrian Keuangan Republik Indonesia. Jadi, lahan tidur yang tidak produktif ini oleh PT SEG akan dimanfaatkan menjadi lahan produktif,” kata Dedie.

Rencana PT SEG yang bekerjasama dengan PT Bimayasa Parwata Gemilang juga Marriott Internasional untuk pembangunan Bogor Heritage Ecopark, kata Dedie, pemerintah daerah harus mensupport upaya dari Kementrian Keuangan yang sudah membuat lahan mati suri ini kembali menjadi lahan produktif.

“Maka tidak ada halangan untuk pemerintah daerah untuk memberikan apapun kebutuhan dari Kementrian Keuangan khususnya yang direpresentasikan oleh PT SEG,
karena ini urusannya negara sama negara yang memanfaatkan lahan tidur, lahan yang tidak produktif, lahan yang mati suri dioptimalkan kembali menjadi lahan produktif,” tuturnya.

“Dikawasan ini juga, Kota Bogor akan mendapatkan sekitar 6 hektar yang nantinya akan dimanfaatkan untuk komplek perkantoran Kota Bogor.  Permintaan ini sudah diminta pemerintah daerah kepada pemerintah pusat yakni Kementrian Keuangan DJKN,” tambahnya.

Handy Mehonk | Rilis

Enam Mall Serempak Gelar ‘Bogor Great Sale 2020’

0

Hayu Ka Mall, Pesta Diskon Hingga 80 Persen di Kota dan Kabupaten Bogor

Bogor | Jurnal Bogor

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) bersama enam mall ternama di Kota Bogor diantaranya, Mal Botani Square, Boxies 123 Mall, Cibinong City Mall, Lippo Plaza Ekalokasari Bogor, Mall BTM dan Plaza Jambu Dua Bogor menggelar program serempak ‘Bogor Great Sale 2020’ bertajuk ‘Hayu Ka Mall’.

“Ini merupakan salahsatu upaya guna membangkitkan kembali perekonomian ditengah pandemi, sejumlah pusat perbelanjaan yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor kompak melakukan inovasi dengan menciptakan sebuah gebrakan diskon besar-besaran melalui Bogor Great Sale 2020,” ujar Fery Gunardi, Ketua Pelaksana Bogor Great Sale 2020 sekaligus GM Mal Botani Square kepada media, Selasa, (15/12/2020).

Sambung Ferry, “program  Bogor Great Sale 2020 ini rencananya akan segera dibuka di Mal Botani Square pada 18 Desember 2020 dan akan ditutup 17 Januari 2021 di Cibinong City Mall,” sambungnya.

Bogor Great Sale 2020 diharapkan dapat turut meningkatkan konsumsi domestik serta menciptakan peluang lebih besar untuk perkembangan dan kemajuan UMKM, para pelaku ekonomi kreatif, pusat perbelanjaan, pelaku bisnis ritel dan pelaku bisnis restoran baik yang ada di Kota maupun di Kabupaten Bogor.

“Selain itu Bogor Great Sale 2020 juga turut mengkampanyekan bahwa Kota dan Kabupaten Bogor merupakan ‘Kota Wisata’ yang lengkap, bukan hanya wisata alam dan kuliner, namun juga wisata mall dimana mall sebagai tempat destinasi wisata modern yang menyediakan berbagai keperluan dan kebutuhan, baik untuk warga lokal maupun mancanegara. Dalam Bogor Great Sale 2020 ini sedikitnya lebih dari 1.000 tenant yang akan memberikan diskon besar-besaran hingga 80 persen,” jelasnya.

Handy Mehonk | Toni (mg)

Habib Rizieq Ajukan Praperadilan

0

Massa Tuntut Imam Besar FPI Bebas

Bogor | Jurnal Inspirasi

Penahanan Habib Rizieq Shihab oleh Polda Metro Jaya berbuntut panjang. Habib Rizieq resmi mengajukan pra peradilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pengajuan pra peradilan diajukan karena penetapan tersangka dinilai janggal. Sedangkan di Kota Bogor, ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat diantaranya perwakilan pesantren, dan elemen masyarakat lainnya termasuk DPW FPI Kota Bogor yang tergabung dalam aliansi NKRI Kota Bogor mendatangi Polresta Bogor Kota, Selasa (15/12).

Sementara pengajuan praperadilan dilakukan oleh tim kuasa hukum Habib Rizieq, Sumadi Atmadja. “Kami uji praperadilan ini penetapan tersangka terhadap klien kami Habib Rizieq Shihab yang menurut kami janggal,” kata Sumadi di PN Jaksel, Selasa (15/12). 
Dia menilai Hakim PN Jaksel di bawah Mahkamah Agung (MA) dapat adil dalam mengambil putusan pada uji praperadilan yang diajukan. “Kami berharap institusi pengadilan di bawah MA masih bisa jadi harapan Habib Rizieq maupun tim kuasa hukum untuk menguji penetapan hukum yang benar terkait penetapan tersangka,” ujarnya. 

Dia berharap hakim adil mengambil putusan dalam pra peradilan yang diajukan, Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan. Dia dijerat Pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Di Kota Bogor, ratusan massa menuntut keadilan agar HRS segera dibebaskan karena dinilai tidak terjadi penghasutan. Selain itu, mereka menuntut agar mengusut tuntas penembakan enam Laskar FPI di KM 50 Tol Cikampek, beberapa waktu lalu.

“Tentu sebagaimana yang sudah diketahui bersama kita menyampaikan sikap kita, intinya kita di sini di poin ini tentang kejadian warga sipil yang tewas tanpa melalui  proses pengadilan yang sah,” ujar Ketua Aliansi NKRI Kota Bogor Abdul Halim kepada wartawan.

Ia menilai penahanan terhadap HRS dengan pasal 160 KUHP tidak terbukti sesuai keputusan Mahkamah Kontitusi atas uji materil. “Banyak ahli sudah menyampaikan delik penghasutan yang diatur dalam pasal 160 KUHP itu ternyata deliknya materil. Artinya hanya bisa dituduhkan apabila ketika penghasutan tersebut  sudah terjadi tindakan terhasut yang sudah terjadi kejadiannya. Ini sudah dikukuhkan dalam keputusan MK terhadap uji materil atas pasal 160 KUHP yang tertuang dalam putusan nomor 7/PUU-VII/2009,” kata Abdul.

Massa juga menuntut Kapolri menonaktifkan Kapolda Metro Jaya yang bertanggungjawab atas insiden penembakan oleh bawahannya. Selain itu, dapat netral dalam melakikan pemeriksaan. Kata dia, aksi ini hasil musyawarah ulama dan habaib di Kota Bogor, yang meminta Kapolresta menyampaikan poin aksi kepada kepolisian di atasnya Polda dan Polri.

“Itu yang kami sampaikan tentu nanti hal-hal ini ada secara semuannya, ini hasil musyawarah kami seluruh ulama habaib yang ada di kota Bogor untuk menyampaikan hal itu, kami hanya mewakili saja,” katanya.

Ketua DPW FPI Kota Bogor Ustad Asep Abdul Qodir mengatakan, “Untuk itu kami menuntut minta tolong bebaskan imam besar. Kalau imam besar tidak dibebaskan demi Allah kami sebagai pecintanya, kami sebagai umat Islam kami akan ramai-ramai ke Polda metro Jaya. Sesungguhnya Imam besar tidak salah. Kami datang kesitu bukan diundang tapi kecintaan kami kepada imam besar.”

“Di bandara imam besar minta dijemput? Enggak. Di acara pernikahan? imam besar tidak meminta kami datang jutaan, kami keikhlasan kami. Kami berkumpul menyambut di Gadog, Megamendung itu keikhlasan kami. Gak ada itu imam besar minta, oleh karenanya kalau imam besar ditangkap karena kerumunan, demi Allah!  kami jutaan umat islam akan ramai-rmaai menyerahkan diri, menyerahkan diri untuk kami saja yang dipenjara, demi Allah, takbir!,” tegas Asep.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menerima langsung massa aksi. Iapun berjanji akan menyampaikan aspirasi kepada kepolisian daerah dan pusat, dan berharap proses hukum bisa seadil-adilnya dan sebenar-benarnya.

“Mereka hanya menyampaikan aspirasi dan berharap saya bisa menyampaikan kepada pimpinan. Otomatis kegiatan ini pun akan kita sampaikan kepada bapak Kapolda Jawa Barat, kemudian apa butir-butir aspirasi mereka akan kami tuangkan dalam laporan itu. Karena kapasitas saya di situ. Saya tekankan kepada mereka tetap jaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan di Kota Bogor,” jelasnya.

Disinggung mengenai potensi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Hendri menegaskan bahwa pihaknya selalu siaga mengamankan masyarakat di Kota Bogor. “Setiap saat setiap waktu namanya tugas kita mengamankan masyarakat otomatis pun kita terlebih dahulu kita amankan ya kan. Tugas kita mengamankan, melindungi, mengayomi masyarakat,” ucapnya.

** Asep Saepudin Sayyev | Fredy Kristianto

Reportase Edy Mulyadi: Tak Ada Baku Tembak

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Wartawan Edy Mulyadi mengungkap peristiwa berdarah yang menewaskan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) pada Senin (7/12) dini hari. Narasi bentrok dan ada baku tembak antara polisi dan FPI disangkalnya. Hal itu diungkapkan Edy dalam reportasenya di rest area tol Jakarta-Cikampek KM 50 dan diunggah di kanal YouTube ‘Bang Edy Channel’ pada Rabu (9/12).

“Jadi kalau polisi mengatakan ada baku tembak, tembak menembak, sekali lagi, si saksi mata tadi yang tidak ingin ditampilkan nama dan wajahnya, tidak ada tembak-tembakan,” kata Edy dalam video yang dikutip, Selasa (14/12).

Dalam video reportasenya, Edy juga mengaku telah mewawancarai dua orang saksi mata di TKP. Dia mengatakan, dua sumber yang enggan disebutkan namanya itu menyatakan tak ada baku tembak di lokasi kejadian, kecuali dua bunyi tembakan yang kemudian menewaskan dua anggota laskar yang tengah mengawal Habib Rizieq. “Dia (saksi) mengatakan bahwa yang menembak adalah polisi,” katanya.

Menurut keterangan saksi tersebut, Edy menjelaskan, insiden itu bermula saat polisi memepet satu mobil yang ditumpangi enam anggota laskar. Sebelum mobil laskar diberhentikan, dia menyatakan, ada banyak polisi yang telah berjaga di rest area itu sejak pukul 18.00 WIB sore sebelumnya.

Edy menuturkan, ada sekitar 10 mobil polisi, dan tiga di antaranya adalah mobil resmi patroli yang berjaga. Saksi, ujar dia, bahkan melihat kejadian penembakan itu dari jarak delapan meter. “Nah itu kejadiannya, kalau kata dia, begitu dia tunjuk jarak, saya perkirakan dari posisi dia duduk dengan kejadian sekitar delapan meter,” ucapnya.

Menurut Edy, saksi melihat dua anggota laskar yang tewas di tempat usai ditembak. Usai dua suara letupan senjata itu, katanya, polisi juga melarang warga untuk mendekat. Selang 30 menit, Edy menuturkan, saksi mendengar suara mobil ambulans yang datang ke lokasi kejadian. Ambulans tersebut datang untuk membawa dua jenazah anggota laskar, sementara empat laskar sisanya kemudian diangkut ke mobil polisi.

“Empat orang lagi masih hidup, satu terpincang-pincang kakinya. Itu dipindahkan dengan mobil lain,” kata dia.

Dalam videonya, Edy mengatakan bahwa keterangan polisi terkait insiden itu tidak akurat. Sebab, sejumlah warga yang dimintai keterangan sebagai saksi berbeda dengan kronologi versi polisi. “Ini beberapa kejadian, keterangan, saya sementara ini, ingin menyimpulkan bahwa informasi dari polisi tidak akurat,” katanya.

Atas videonya itu, Edy dipanggil polisi, untuk diminta keterangannya sebagai saksi atas insiden bentrok tersebut.  Dalam surat panggilan polisi, Edy tertulis memiliki pekerjaan sebagai wartawan. Dia tak datang dengan alasan menghadiri agenda lain.

** ass

Syarifah Covid, Irwan Riyanto Jadi Plh Sekda

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Asisten Pemerintan dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kota Bogor, Irwan Riyanto ditunjuk sebagai Plh Sekretaris Daerah (Sekda). Hal itu lantaran hingga kini Sekda Syarifah Sofiah yang terpapar Covid-19 pada Minggu (13/12) masih menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

“Pak Irwan ditunjuk sebagai Plh sekda. Karena Bu Syarifah masih menjalani isolasi. Ya, mudah-mudahan bisa lekas pulih,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim kepada wartawan, Selasa (15/12).

Dedie menegaskan bahwa Irwan sudah berkomitmen untuk mensupport kebijakan dan langkah-langkah yang sebelumnya telah diambil oleh Syarifah. “Insya Allah Pak Irwan bakal dukung penuh,” katanya.

Dedie menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan tracing dan swab test terhadap kontak eratnya. “Suami Bu Sekda dan anaknya sudah diswab hasilnya negatif. Kemudian sembilan kontak erat lainnya negatif juga,” ungkapnya.

Mengenai kontak erat pada acara Dispora dan PWI. Dedie mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu jadwal swab test. “PWI sudah dilist, Dispora juga sudah. Mudah-mudahan dalam dua hari ini bisa diswab,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

GOR Pajajaran Batal Jadi RS Darurat

0

Dipindah ke Lapangan Marzuki Mahdi

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengurungkan niatannya untuk memakai Indoor A GOR Pajajaran serta Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai rumah sakit darurat dan ICU Covid-19. Hal itu lantaran tempat tersebut tak memenuhi beberapa persyaratan.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, dalam membangun RS darurat pemerintah harus memperhatikan beberapa persyaratan. Diantaranya, letaknya harus berdekatan dengan fasilitas kesehatan (faskes) agar mobilisasi tenaga kesehatan (nakes) atau dokter lebih mudah.

“Selain itu, mesti menempel dengan unit tugas faskes. Makanya kami menyiapkan dua tempat, yakni lahan milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang terletak di sebelah RS Marzuki Mahdi dan lapangan luar GOR Pajajaran,” ujar Dedie kepada wartawan, Selasa (15/12).

Menurut Dedie, rumah sakit darurat Covid-19 harus memiliki luas lahan empat hingga lima ribu meter persegi, dan kedua lokasi tersebut dinilai yang paling representatif.  “Sekarang kami tinggal koordinasi dengan kontraktor yang akan melaksanakan pembangunan. Tentunya pelaksana proyek adalah mereka yang berpengalaman. Kita sedang menghitung biaya dan terus berkoordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” katanya.

Dedie menegaskan bahwa pembangunan rs darurat akan memakan waktu dua hingga tiga bulan. Sementara, angka positif terus meningkat, sehingga Pemkot Bogor berharap pengerjaan proyek itu dapat dilaksanakan pada bulan ini.

Dedie mengaku bila pihaknya kewalahan dalam menekan sebaran corona, lantaran serangan virus asal Wuhan itu sudah masuk gelombang kedua. Karena itu, sambung dia, pada 22 Desember Pemkot Bogor akan memperketat aturan dalam Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK).

“Pemerintah pusat sudah mengurangi waktu libur akhir tahun. Kami juga sudah mewajibkan ASN yang perjalanan dinas luar kota untuk swab test. Hal itulah penyebab banyaknya pejabat yang terdeteksi terpapar corona,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan APD, obat-obatan dan alat kesehatan di Kota Bogor masih aman. Selain itu, Kota Hujan pun mendapatkan hibah berupa mobile lab bio safety. “Itu akan dioperasikan di Labkesda karena bisa menampung 90 spesimen. Mesin PCR pun ada, jadi kapasitas swab test bertambah,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD, dr Ilham Chaidir menjelaskan, RS darurat mesti memiliki kapasitas 40 kamar isolasi dan 10 kamar tekanan negatif. “Jadi yang cocok untuk dibangun RS darurat adalah lahan Kemenkes atau lapangan bola Marzuki Mahdi dan lapangan luar GOR Pajajaran. Kan nantinya di tanah itu dibangun bangunan permanen. Untuk kecepatan teknis pembangunannya sudah dijelaskan oleh kontraktor,” tutur dia.

Ilham mengakui bahwa okupansi RS sudah diatas 84 persen atau telah melampaui ambang batas yang ditetapkan WHO sebesar 60 persen. Di RSUD, sambung dia, tempat tidur yang terisi sudah diatas 100.

“Kalau yang masih sisa adalah ruang isolasi anak. Untuk ruangan peremluan full, dan hal seperti ini mesti segera diantisipasi,” kata Ilham.

Saat disinggung mengenai kapan puncak pandemi Covid-19. Ilham mengaku tidak bisa memprediksinya. “Belum tahu. Yang pasti di Indonesia kasus positif sudah melewati ambang batas WHO. Saya melihat bahwa grafik positif masih terus meningkat,” tandasnya.n Fredy Kristianto

Kritikan Mengalir Saat Penerimaan PKWT DLH Sulit Diakses

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Penerimaan petugas kebersihan dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor justru menimbulkan permasalahan. Pasalnya, warga yang ingin mendaftar kesulitan mengakses situs pendaftaran sejak dibuka Jumat (11/12) hingga ditutup pada Selasa (15/12).

“Jadi saat pendaftaran dibuka sampai hari terakhir, itu saya nggak bisa akses,” ujar Doni, warga Kelurahan Tanah Baru.

Hal tersebut pun membuat Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PPP Akhmad Saeful Bakhri (ASB) meradang. Lantaran ia pun mengaku banjir keluhan mengenai hal tersebut. “Mulanya saya mengapresiasi langkah DLH. Tapi mengapa ketika pendaftaran via online tak bisa diakses,” katanya.

Namun, sambung dia, dengan tidak bisa diaksesnya situs pendaftaran PKWT justru menimbulkan kecurigaan adanya motif-motif tertentu. “Jangan sampai ada permainan di dinas, meng-cut server atau apa. Banyak warga nggak bisa akses dan web-nya tidak ada. Ini kan kami awasi, banyak yang mengadu ke kami. Terus terang ini jadi pertanyaan soal kesiapan. Masa dari awal nggak bisa akses,” ungkapnya.

Padahal, sambung dia, beberapa OPD pernah melakukan hal serupa terkait penerimaan PKWT secara online. Salah satunya adalah Dinas Kesehatan (Dinkes). “Walau kebutuhan lebih spesifik seperti tenaga kesehatan perawat hingga dokter. Namun tak ada kendala server,” imbuhnya.

Ia menyebut seharusnya DLH dapat mengantisipasi membludaknya pelamar dengan menyiapkan server yang canggih. Sebab, PKWT DLH menyasar SDM menengah ke bawah. “Mestinya disiapkan sarprasnya. Sedangkan saat ini jadwal wawancara setelah proses administrasi selesai, infonya juga diundur. Ini ada apa?,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Bogor Deni Wismanto mengatakan bahwa antusias warga sangat tinggi dengan dibukanya PKWT DLH. Pasalnya, hingga kini pendaftar sudah mencapai ribuan. “Pendaftar yang masuk tidak hanya warga Kota Bogor, namun juga warga Kabupaten Bogor, Jakarta, Depok, bahkan hingga warga Jawa Tengah dan Jawa Timur,” tuturnya.

Namun, Deni mengaku akan tetap memprioritaskan warga Kota Hujan untuk menjadi PKWT.

** Fredy Kristianto