30.4 C
Bogor
Monday, April 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1390

Sinovac Rupanya Paling Rendah

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan 10 jenis vaksin Covid-19 yang siap edar. Namun ternyata vaksin Sinovac buatan China memiliki pengaruh terhadap imunitas tubuh yang paling rendah. Padahal 1,2 juta vaksin Sinovac telah tiba di Indonesia dan sedang dalam tahap uji dari BPOM.

Presiden Joko Widodo pun langsung menyampaikan kabar yang ia nilai sebagai kabar baik. “Saya ingin menyampaikan kabar baik. Hari ini pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin Covid-19. Vaksin ini buatan Sinovac yang kita uji secara klinis di Bandung sejak Agustus 2020,” kata Jokowi, Minggu (6/12).

Sementara rendahnya pengaruh Sinovac terhadap imun tubuh berdasarkan informasi yang didapat Al Jazeera bersumber dari Reuters, dari 20 negara yang telah tercatat memesan vaksin virus Corona, memang baru Indonesia yang memesan vaksin Sinovac meski  jenis vaksin tersebut masih uji coba ditubuh relawan.

Sekadar contoh, vaksin Moderna yang diproduksi Amerika Serikat berdampak 94,5 % terhadap imunitas tubuh. Vaksin Pfizer yang juga dari AS berdampak 95 % terhadap imunitas tubuh. Tetapi, Sinovac memiliki dampak terhadap imunitas tubuh yang masuk kategori low atau rendah.

Bukan itu saja, China dan Rusia juga dua negara yang dinilai sangat berani karena telah memproduksi vaksin meski uji klinis tahap 3 belum selesai. Media berbasis di Doha, Qatar, mengungkap data  hasil riset terkait pengaruh 10 jenis vaksin terhadap imunitas tubuh.

Hasilnya, Vaksin Sinovac pengaruhnya masuk kategori low, sementara beberapa merek vaksin lain masuk kategori moderat atau 94-95 persen seperti vaksin Pfizer dan Moderna. Berdasarkan data yang diungkap Al Jazeera, ada 20 negara (tidak termasuk Uni Eropa) yang telah memesan vaksin untuk mengatasi pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Ke-20 negara yang telah memesan vaksin tersebut adalah Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Italia, Denmark, Belanda, Prancis, Kanada, China, Brasil, Meksiko, Argentina, India, Spanyol, Australia, Indonesia, Uzbekistan, Mesir, Nepal, dan Israel. 

Data reuters menunjukkan bahwa ada 10 jenis Vaksin Virus Corona yang siap dan telah diproduksi sejumlah perusahaan farmasi dari sejumlah negara seperti Inggris, Amerika Serikat, Jerman, dan China.

Al Jazeera juga mengungkap tabel negara-negara mana saja yang telah memesan 10 jenis vaksin. Hasilnya, hanya Indonesia yang memesan Vaksin Sinovac buatan China. Indonesia memesan 40 juta Vaksin Sinovac. China sendiri justru memesan vaksin AstraZeneca buatan Inggris sebanyak 200 juta.

Terkait temuan tersebut, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan belum ada pernyataan resmi dari WHO terkait hal tersebut. “(Ini) yang lebih tepat (menanggapi) BPOM. Kita sudah cek memang tidak ada pernyataan resmi WHO,” katanya, Minggu (20/12).

Dia juga menyebut WHO tidak pernah melakukan riset bersama Reuters. Selain itu WHO belum mengeluarkan emergency Use Of Listing (EUL). “Yang pasti WHO tidak pernah melakukan riset perbandingan bersama Reuter. Juga sejauh ini WHO belum mengeluarkan satu pun emergency Use Of Listing (EUL) dari semua vaksin. Yang ada baru EUL untuk diagnostik,” tuturnya.

Lebih lanjut Nadia meminta masyarakat untuk memastikan informasi terkait vaksin dari situs resmi pemerintah. “Pastikan mendapatkan informasi dari situs resmi pemerintah baik Kemenkes maupun KPCPEN,” pungkasnya.

Ke-10 jenis Vaksin Virus Corona:

1. AstraZeneca (Inggris)
2. Cansino Bilogics
3. Gamaleya Reserach Institute
4. Inovio-Cepi (Amerika Serikat)
5. Johnson & Johnson Barda Janssen
6. Moderna (Amerika Serikat).
7. Novavax (Amerika Serikat).
8. Pfizer-Biontech (Amerika Serikat-Jerman)
9. Sinopharm-Beijing Institute of Bilogical Products (China)
10. Sinovac (China)

** ass

Aparatur Desa Diminta Terapkan Empat Pilar Kebangsaan

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Aparatur Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri diberikan sosialisasi pemahaman empat pilar kebangsaan oleh Sekretaris Fraksi Partai Demokrat MPR-RI Anton Sukartono Suratto di Pendopo Puri Cikeas, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Minggu (6/12).

Seluruh aparatur desa termasuk Kepala Desa tampak antusias mengikuti sosialisasi ini. Anton mengatakan pemahaman empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus benar-benar diterapkan Pemdes.

“Ini pengingatan kembali agar pemahaman lebih kuat dan tajam. Serta dibarengi dengan implementasi real oleh aparatur desa,” kata politisi Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor.

Lebih jauh Anton menuturkan, saat ini pembangunan di Kabupaten Bogor kian pesat, sehingga aparatur desa melayani berbagai macam karakter warga. Empat pilar jadi kunci desa dapat berjalan harmonis dengan masyarakat.

“Aparatur pemerintah melayani masyarakat yang berbeda-beda dari berbagai suku, agama, dan golongan, jika kita menerapkan empat pilar akan menjadikan aparatur bijak dalam menghadapi berbagai persoalan warga,” ucap dia.

Kedepan Anton berharap seluruh aparatur desa di Indonesia harus bijak dan serius melayani masyarakat. Dalam sosialisasi itu Anton juga menampung aspirasi aparatur desa. Salah satunya dimasa pandemi Covid-19 ini, anak murid harus menjalankan pembelajaran jarak jauh sehingga dikhawatirkan menurunkan kualitas pendidikan.

** Gita Purnama

Menangi Pilkades, Rumah Ulul Digeruduk Massa Pendukung

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Puluhan warga antusias mendatangi rumah Ulul Azmi di Kampung Kalong Dua, Desa Kalong Dua, Kecamatan Leuwisadeng. Tidak sedikit warga menangis terharu dan memberikan ucapan selamat kepada Ulul Azmi yang memperoleh suara terbanyak.

Hasil perhitungan rekapitulasi suara tingkat desa per zona pada Pilkades Desa Kalong Dua, suara untuk Ulul Azmi mendapatkan  1.272 suara, terpaut unggul kurang lebih 250 suara dengan urutan kedua. Menurut Gunawan, Ketua Tim sukses Ulul azmi, pihaknya bersyukur atas terpilih dukungannya.

“Alhamdulillah kami dari tim bersama kita kuat dari mulai tahapan awal perencanaan hingga pada hari ini membuahkan hasil, alhamdulilah takdir Allah diberikan  kepada Ulul Azmi untuk mengemban amanah sebagai Kepala Desa Kalong Dua periode 2021- 2027,” katanya.

“Mudah-mudahan mohon doa dari semua pihak, Pak Ulul bisa mengemban amanah dengan baik dan bisa melayani mengabdi kepada masyarakat,”  harapnya.

** Arip Ekon

Refleksi 2020, Pemdes Cigudeg Sampaikan LPPD

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 46 Tahun 2016 tentang Laporan Pertanggung jawaban Pemerintah Desa (LPPD) bahwa kepala desa per satu tahun sekali wajib melaporkan sumber keuangan  yang telah digunakan, baik untuk pembangunan fisik maupun non fisik.

Salah satunya, Pemerintah Desa Cigudeg yang telah menggelar Laporan Pertanggung jawaban Pemerintah Desa bertajuk Refleksi 2020 yang berlangsung di aula Desa Cigudeg, baru baru ini.

Sekretaris Camat Cigideg Tirta Juwarta mengatakan, kegiatan refleksi dengan disampaikan laporan pertanggung jawaban dihadapan  sejumlah RT, RW, BPD, serta tokoh agama dan masyarakat ini salah satu bentuk transparansi yang dilakukan Pemerintah Desa Cigudeg.

Laporan pertanggung jawaban desa harus disampaikan ke camat, dan bupati. Satu lagi, informasi laporan penyelenggaraan pemerintahan di desa, kepala desa juga wajib menginformasikannya kepada BPD atau masyarakat di desa.

“Agar semua bisa berperan dan  berjalan dengan baik sesuai Perda No 9 tahun 2011 tentang lembaga kemasyarakatan yakni, pengurus RT tidak hanya ketua saja, tetapi harus ada mulai dari adanya ketua sekretaris dan bendahara,” ujar Tirta, baru baru ini.

Isi Perda kata dia jadi pedoman  yang didalamnya ada lembaga kemasyarakatan RT, RW dan lembaga kepemudaan Karang  Taruna. Menurut Tirta  karena sifatnya bukan pemerintah, RT itu lembaga kemasyarakatan yang kerjanya untuk membantu pemerintah desa.

Lembaga kemasyarakatan, tambah Tirta, tupoksinnya jelas ada empat poin, diantaranya mendata dan mengetahui kondisi warga berkaitan admininistrasi dan keperluan urgensi lainnya. “Mengajak warga juga untuk menggiatkan  budaya gotong royong,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kades Cigudeg Andi Supriadi memaparkan, penyampaian laporan anggaran, baik itu anggaran dari APBD, Provinsi Jabar maupun pemerintah pusat bahwa kegiatan tersebut sekaligus evaluasi kegiatan program yang telah berjalan atau yang masih dalam tahap perencanaan.

“Salah satu wujud transparansi pemerintah desa, disini kita melakukan evaluasi sekaligus menyampaikan informasi kemasyarakat,” tutur Andi.

Namun, yang paling urgen adalah supaya masyarakat tahu bahwa setiap tahunnya pemerintahan desa itu harus melaporkan kegiatan yang sudah dilaksanakan. Cuman, ujar Andi,  salah satu yang harus harus menjadi perbaikan karena tidak semua RT,  RW paham tentang tata kelola pemerintahan.

“LPPD di tahun 2021 nanti  akan tetap  diselenggarakan,  tujuannya guna  peningkatan kapasitas RT, RW sehingga mereka bisa paham untuk terus menyampaikan informasi ke masyarakat bawah,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Kecamatan Ciawi, Dua Petahana Masih Dipercaya Masyarakat

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Dua calon kepala desa petahana masih mendapatkan kepercayaan untuk memimpin kembali. Sebaliknya ada pula incumbent yang tumbang saat  Pilkades Serentak 2020 di 88 desa di Kabupaten Bogor, Minggu (20/13).

Di Kecamatan Ciawi, dari enam desa yang melaksanakan Pilkadades, hanya dua cakades petahana yang bertahan. Berdasar data panitia Pilkades Kecamatan Ciawi, dua petahana yang kembali terpilih adalah Dedeh Handayani di Desa Bitungsari. Ia meraih suara terbanyak dengan perolehan 1.549 suara.

Kemenangan Dedeh Handayani juga diikuti Baban Subandi di Desa Cileungsi dengan meraih 3.211 suara. Sementara empat desa lainnya yang kadesnya tumbang adalah Desa Cibedug, Desa Banjarwangi, Desa Bojongmurni dan Desa Banjarwaru.

Adapun pemenangnya yakni Desa Banjarwaru peraih suara terbanyak Abdul Rahman dengan 2.567 suara, kemudian Desa Bojong Murni dimenangkan M. Kusnadi dengan 1.568 suara dan Banjarwangi oleh Supratno Prasetyo dengan 1.240 suara.

Selanjutnya di Kecamatan Cisarua, H. Sahrudin kembali terpilih. Ia menang telak atas dua rivalnya yakni Sandili dan Badrudin. Lalu di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, kades petahana Candralena tumbang. Ia kalah suara dari Duloh yang meraih suara terbanyak.

Di Kecamatan Megamendung, dua petahana tumbang. Di Desa Sukakarya, Siti Asliah harus mengakui kemenangan rivalnya yakni Hasan Sukandi, dan Desa Megamendung dimenangkan Duduh Manduh. Sedangkan Dedi Junaedi kembali terpilih dalam Pilkades Gadog.

Sekcam Cigombong, Asep Achadiat Sudrajat bersyukur pikades berlangsung aman, lancar, tertib, dan kondusif. Semoga hal ini tetap hingga dilantiknya kades terpilih. “Semoga kemenangan Pak Duloh dapat meningkatkan kinerja desa yang berimbas pada munculnya inovasi dan percepatan pembangunan dalam rangka mewujudkan Pancakarsa Kabupaten Bogor, saya yakin tercapainya Pancakarsa Kabupaten, berawal dari pembangunan desa yang berhasil,” paparnya.

Karena menurut sekcam, pembangunan harus berbasis desa, agar langsung dirasakan masyarakat.   “Juga semoga Pak duloh amanah dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai kepala desa,” ujarnya.

Sementara Camat Ciawi, Adi Henryana berharap, mudah-mudahan kades yang terpilih dalam pilkades serentak sesuai harapan masyarakat desa masing-masing. “Semoga juga mereka yang terpilih mampu membawa nama baik dan membawa kemajuan desa masing-masing,” katanya.

Camat pun menjelaskan, secara teknis maupun nonteknis pelaksanaan pilkades di Kecamatan Ciawi berlangsung kondusif, aman, tertib dan sesuai harapan. “Secara pelaksanaan berjalan aman dan kondusif, protokol kesehatan dilaksanakan, selain itu tidak ada penyalahgunaan dan penyimpangan yang mengganggu kelancaran pilkades,” tukasnya.

** Dede Suhendar

Patah dan Retak, Jalan Cileungsi Kidul-Gandoang Terkesan Asal Jadi

0

Cileungsi | Jurnal Inspirasi

Sebagian warga yang melintasi jalur Jalan Cileungsi Kidul – Gandoang kesal. Pasalnya jalan yang sudah lama diidamkan warga tersebut selesai dengan hasil yang mengecewakan, mulai dari patah dan retak tengah seolah asal jadi hingga hasilnya tidak maksimal.

Jalan Cileungsi Kidul-Gandoang yang dikerjakan oleh CV. Mutiara Gemilang dengan memakan anggaran Rp. 1.770.347.000,00 dengan masa kerja 65 hari dan PT. Bumi Madani sebagai Konsultan Pengawas justru mendapat banyak kritikan warga, mulai dari jalan yang sempat ditutup sampai kondisi kualitas beton yang dipertanyakan.

Asep, warga sekitar menyayangkan jika hasil betonisasi jalan sudah patah dan retak di tengah, menurutnya jika dirinya dan warga lain yang melintasi jalur Jalan Cileungsi Kidul-Gandoang sudah lama mengidam-idamkan jalan mulus karena kondisi jalan ini sudah lama rusak dan berlubang yang cukup dalam.

“Senang banget waktu tau jalan mau dibeton, walaupun dilakukan penutupan total dan sempat merepotkan kita karena harus memutar jauh, tapi kita coba maklumi dengan harapan nantinya jalan bagus,” kata Asep.

Namun dirinya menyayangkan hasilnya ternyata tidak memuaskan. Pasalnya, jalan yang belum sempat digunakan namun sudah pecah dan patah apalagi nanti jika digunakan pengguna jalan, terutama jalur ini sering dilewati mobil dengan tonase yang cukup bberat.

“Setahu saya kualitas beton itu 15 tahun, tapi ini belum dilewatin aja udah patah apalagi nanti, dari awal pemborong memang terkesan lamban mengerjakan dan seolah asal jadi, mungkin retaknya beton berpengaruh dari besi karena besi yang ditanam jaraknya jauh-jauh,” jelas Asep.

Saat dimintai keterangan salah seorang pekerja mengatakan pekerjaan sudah selesai dan hampir beres. “Pelaksananya jarang hadir, habis selesai gorong-gorong pekerjaan sudah selesai,” kata salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya.

Nay Nur’ain

Pilkades Desa Sumurbatu Berjalan Aman dan Kondusif

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Pemilihan Kepala Desa Sumurbatu, Kecamatan Babakan Madang berjalan dengan damai dan kondusif. PJS Kepala Desa Sumurbatu Iskandar menyampaikan langsung sambutan dari Bupati Bogor Ade Yasin pada pelaksaan upacara opening ceremony dihadapan para cakades yang berlangsung di lapangan terbuka, Minggu 20/12.

Kades Sumurbatu membacakan sambutan Bupati Ade Yasin yang menyampaikan 4 pesan untuk dipatuhi dalam pelaksanaan Pilkades serentak gelombang 1 yang diadakan di 88 desa di Kabupaten Bogor. Pertama kepada panitia pilkades dan Badan Permusyawaratan Desa agar menjalankan tugasnya dengan jujur dan adil sehingga berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kedua para calon kepala desa agar mematuhi segala ketentuan serta senantiasa berusaha mengendalikan pendukungnya masing-masing untuk menjaga situasi tetap aman, damai, kondusif dan terhindar dari konflik.

Ketiga kepada para pendukung dan simpatisan calon kepala desa agar menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, hormati hasil perhitungan suara dan jaga kerukunan masyrakat. Keempat kepada warga masyarakat yang telah memilih hak pilih, gunakan hak pilih dengan cerdas dan bijak, karena pemimpin desa yang dipilih akan menentukan perkembangan dan kemajuan desa dimasa depan.

“Selain itu Bupati Ade Yasin agar mematuhi beberapa hal dalam pelaksanaan pilkades ini yaitu wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, panitia kecamatan agar terus melakukan himbauan ditempat pemungutan suara, dan jangan sampai menciptakan kerumunan dan menimbulkan kluster baru Covid-19,” kata Iskandar dalam membacakan sambutan Bupati.

Dirinya berharap agar Pilkades serentak kali ini berlangsung dalam suasana damai, kondusif dan bebas Covid-19 serta menghasilkan para pemimpin desa yang berkualitas dan berintegritas demi mewujudkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban. Selain itu saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, dari Linmas, aparatur desa, polisi dan TNI serta ormas yang ikut mengamankan kegiatan Pilkades serentak ini.

Nunung salah satu pemilih mengatakan, untuk pemilihan kali ini agak sedikit berbeda dan gak bisa lama-lama di lokasi pencoblosan untuk menghindari kerumunan. “Gak boleh lama-lama langsung dibubarin sama petugas selesai nyoblos, semoga pilihan saya yang menang,” katanya.

** Nay Nur’ain

Pilkades Cibungbulang Semua Incumbent Tumbang

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Hasil quickcount  penghitungan suara Pilkades di Kecamatan Cibungbulang yang diikuti lima desa, tampaknya calon incumbent tumbang dikalahkan pendatang baru. Hal itu dibenarkan Camat Cibungbulang Yudi Nurzaman.

Dari pantauan lewat hasil quick count menurut Yudi bahwa Pilkades Cibungbulang periode 2020- 2026 berjalan dengan lancar dari 5 desa yang mengikuti pilkades rata rata dimenangkan oleh pendatang baru seperti Girimulya yakni Mardiman  dengan nilai 2864, Desa Sukamaju Cucum Ratna Suminar nilai  3425. Desa Ciaruteunudik Sanusi nilai 2002, Desa Cibatok 1 H. Cecep Haerudin Nilai  3881, Desa Situudik Mamat sudin nilai 2101 suara.

“Dan ini hasil dari quickcount dari 5 desa yang ada di Kecamatan Cibungbulang, incumbent saat ini kurang beruntung berhasil tuk menjadi kepala desa kembali, akan tetapi pendapat saya siapapun pemenangnya hasil dari pilkades ini ada dinamika ada keinginan aspirasi dari warga yang ingin desanya lebih baik kembali,” kata Camat Cibungbulang.

Ia mengingatkan siapapun pemenangnya yang menjadi kepala desa  terpilih tetap kondusif. “Karena mereka yang menang adalah mereka yang dipilih oleh warganya dan kita bisa bekerjasama dengan Kecamatan Cibungbulang melaksanakan program -programnya yang sudah direncanakan oleh pemerintah daerah,”katanya.

Lebih lanjut Yudi mengatakan, antusias masyarakat  dari hasil quickcount  yang masuk dari 5 desa pemilih mencapai 81,24% baik yang tidak sah, maupun yang sah ikut menyampaikan aspirasinya datang ke TPS masing-masing. “Meskipun tadi pagi  cuaca sedikit gerimis, tapi cukup tinggi untuk di kecamatan Cibungbulang antusi masyarakat untuk memilih,”ujarnya.

Camat berharap sesuai dengan visi -misi yang mereka kampanyekan, ini harus terhujud kedepannya melalui program dan kegiatan kerja mereka, harus tertuang dari RPJM DES untuk tahun ke depan. ” Dan Insya Allah kami pun akan melakukan pembinaan untuk para calon yang terpilih ini kami akan bimbing bagaimana membuat perencanaan enam tahun kedepan. Mudah-mudahan enam tahun kedepan Kecamatan Cibungbulang ini lebih baik kembali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Wabup Perhatikan Prokes Saat Meninjau Pelaksanaan Pilkades

0

Megamendung | Jurnal Inspirasi

Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) menjadi perhatian Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan saat meninjau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Megamendung, Minggu (20/12).

Wakil Bupati mengatakan, hasil monitoring Pilkades Megamendung di lima Tempat Pemungutan Suara (TPS), penerapan Prokes dilaksanakan dengan baik. Selain menyedikan tempat cuci tangan atau handsanitizer dan masker, petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) pun disiagakan untuk mengecek suhu tubuh pemilih.

 “Untuk penerapan Prokes nya bagus, ketat, karena esensi dari hasil rapat sebelumnya, yaitu mengurangi kerumunan dan menerapkan Prokes dalam Pilkades ini,” ujarnya kepada wartawan.

Selain itu, panitia juga mewajibkan pemilih untuk menggunakan sarung tangan dari plastik yang disediakan. “Saya lihat juga pemilih diharuskan menggunakan sarung tangan sampai proses pencoblosan selesai, ini bagus, karena dari barang-barang yang ada di TPS bisa menjadi media penularan,” paparnya.

Tidak hanya itu, Iwan juga mengingatkan kepada para pemenang di Pilkades, dimanapun untuk tidak merayakan kemenangan secara euforia. Iwan minta, kemenangan dirayakan secara sederhana tanpa mengundang terjadinya kerumunan. “Tradisi bedah kulah, atau pesta lainnya yang bisa mengundang kerumunan untuk ditiadakan,” jelasnya.

Untuk itu, ia menegaskan kepada Muspika atau gugus tugas kecematan untuk membubarkan setiap ada aksi kerumunan yang sifatnya merayakan kemenangan Pilkades. “Saya minta bubarkan kalau ada pemenang Pilkades melakukan kerumunan,” tegasnya.

Iwan yang menggunakan roda dua saat memantau proses pemilihan di Pilkades Megamendung, sesekali terlihat meneriaki orang yang terlihat berkerumun dan tidak menggunakan masker. Bahkan, beliau sangat memperhatikan sekali soal protokol kesehatan disetiap TPS yang dikunjunginya.

Ditanya soal partisifasi pemilih, Wabup Bogor menilai, animo masyarakat dalam Pilkades ini cukup tinggi. Sebab, sejak pukul 11.00 WIB jumlah pemilih yang menyalurkan hak suaranya sudah hampir 80 persen. Padahal, wilayah selatan Kabupaten Bogor ini sedang dilanda hujan ringan.  “Saya mengapresiasi masyarakat yang mau datang ke TPS meski sedang hujan,” bebernya.

Sementara, dalam Pilkades serentak yang dilaksanakan di 88 desa di 34 kecamatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor, melibatkan hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ikut turun mengamankan jalannya pesta demokrasi.

 “Saya kebagian mengawasi Pilkades di Kecamatan Ciawi. Dan semua Kepala OPD yang berangkat dari camat, turun ke lokasi kecamatan yang melaksanakan pemilihan,” tukas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Bambang Setiawan, usai meninjau desa-desa di Kecamatan Ciawi yang melaksanakan Pilkades.

** Dede Suhendar

Animo Pemilih di Pilkades Ciampea Menurun

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Pilkades di Kabupaten Bogor disaat pandemi secara serentak digelar pada Minggu, 20 Desember. Di Kabupaten Bogor sendiri ada 88 desa menggelar pilkades yang tersebar di 34 kecamatan. Salah satunya di Kecamatan Ciampea ada 3 desa yaitu Cibadak, Benteng dan Ciampea, namun sayang animo pemilih untuk pilkades tahun ini di Kecamatan Ciampea berkurang alias menurun.

Camat  Ciampea Chaerudin Felani mengatakan, saat ini di TPS utama Desa Ciampea hingga pukul 12.30 WIB,  pemilih yang mencoblos kurang dari angka 200 di satu TPS. “Masih kurang di TPS utama Ciampea ini, sosialisasi sudah dilakukan kemungkinan mereka masih ada kesibukan jadi tidak hadir berharap nanti saat penutupan angka partisipasi pemilih tidak kurang dari target,” kata Camat Ciampea, kemarin.

Ia pun mengatakan untuk protokol kesehatan (prokes) sendiri dari hasil monitoring bersama jajaran Polsek dan Koramil masing masing panitia di TPS sudah mempersiapkan prokes secara ketat. “Dari lima desa yang pilkades ada 49 TPS yang pilkades dan itu sudah menerapkan protokol Kesehatan,” ujarnya.

Camat  mengatakan sampai saat ini pihaknya terus mengimbau ketika usai penghitungan dan telah diputuskan siapa yang terpilih untuk saling menerima. “Tetap menjaga kondusifitas yang menang jangan berlebihan dan yang kalah harus bisa menerima,” kata Camat.

Terkait pengamanan, tampak ada dari TNI- Polri dan Pol PP serta Dishub pun telah siaga di masing masing TPS untuk mengamankan pelaksanaan Pilkades.

** Cepi Kurniawan