25.7 C
Bogor
Thursday, April 23, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1349

Tak Seperti di Jakarta, Warteg di Parung Masih Bertahan

0

Parung | Jurnal Inspirasi

Meskipun hampir 50 persen pemilik warteg di Jabodetabek gulung tikar karena dampak pandemi Covid-19, namun di Wilayah Parung, Kabupaten Bogor tidak terlalu terdampak siginifikan. Hingga saat ini pedagang warteg di Parung tetap berjualan. Dari pantauan sepanjang jalan raya Parung-Bogor, warteg masih buka dengan hidangan masakan khasnya.

Menurut salah seorang pemilik warteg di Desa Jabon, Kecamatan Parung, Joko (32) mengatakan, hingga saat ini untuk di wilayah Parung tidak ada yang tutup seperti di Jakarta. “Kalau daerah Jakarta ia banyak yang tutup semenjak ada Corona,  karena selain yang beli sepi banyak pekerjaan perkantoran yang WFH. Juga, biaya sewa kontrakan pertahun naik,” kata Joko.

Joko menceritakan kakaknya yang berjualan di daerah Cengkareng, Jakarta Barat, kini memilih pulang kampong karena biaya sewa kontrakan yang terlalu tinggi. “Biasanya 10 -15 juta per tahun, namun saat ini 20 juta per tahun. Ditambah pembelinya sepi,” kata Joko.

Joko menuturkan, tentu dampak pandemi ini memang ada, namun untuk di wilayah Parung tidak terlalu membuat usaha drop. “Pasti ada (dampak), karena ekonomi sulit belum ada beberapa kebutuhan pokok yang naik,” ujarnya.

Joko menyebutkan, sebelum ada pandemi, biasnya omset per hari bisa mencapai 700 ribu hingga 1 juta rupiah, namun sejak adanya pandemi, omset berkisaran 600-500 ribu rupiah. “Tapi kalau kontrakan  gak naik, kalau di Jakarta dan daerah lainnya naik sewa kontrakan mahal sehingga itu yang jadi penyebab warteg gulung tikar,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Nakes Puskemas Leuwiliang dan Cibungbulang Divaksinasi

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Petugas tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Cibungbulang dan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Sabtu siang (30/1/2021) mulai divaksinasi. Dalam proses vaksinasi tersebut, ada beberapa tahapan yang harus dilalui, seperti pendaftaran dan screening dimana proses ini menentukan lolos atau tidaknya untuk divaksinasi.

Kepala Puskesmas Leuwiliang dr Dian Nurdiani mengatakan, dari 46 nakes  yang ada di Puskesmas Leuwiliang yang lolos screening dan bisa divaksinasi ada 42 orang. “Alhamdulillah mereka semua dikasih sehat semua dan bisa divaksinasi ada 42 orang,” kata Dian.

Dian mengatakan, sejauh ini setelah divaksinasi tidak ada dampak yang dirasakan efek dari vaksin Sinovac itu. “Alhamdulillah tidak ada, saya sendiri, tadi pertama divaksinasi tidak merasakan apa-apa begitupun dengan yang lain,” kata Dian.

Lebih lanjut Dian mengatakan, dalam proses vaksinasi tadi ada hal yang diluar dugaan yakni seorang kepala bidan saat akan disuntik vaksin ketakutan, bahkan harus ditenangkan terlebih dahulu oleh suaminya. “Meskipun tak asing lagi dan terbiasa menyuntik tapi kan pasti ada rasa takut, ya mungkin tadi Bu Lia takut disuntik  tapi Alhamdulillah setelah ditenangkan bisa divaksinasi,” katanya.

Dian lebih lanjut mengatakan, untuk tahap pertama ini dosis vaksinnya untuk memperkenalkan proses pembentukan daya tahan tubuh. Sedangkan untuk tahap dua nanti dosisnya untuk membentuk kekebalan daya tahan tubuh.

Sementara itu pelaksanaan kegiatan vaksinasi di Puskesmas Cibungbulang berlangsung di ruang aula Puskemas Cibungbulang. Hampir 60 nakes dijadwalkan mendapatkan vaksin tersebut. Namun setelah melalui tahapan screening, hanya 2 orang yang tidak lolos karena tensi darahnya tinggi.

“Untuk hari ini ada 2 yang belum lolos screening dari total 60 nakes yang telah terdaftar mendapatkan dosis vaksin,” kata  Kepala Puskesmas Cibungbulang, Drg Doni.

Ia pun mengatakan untuk vaksinasi tahap kedua dilakukan setelah 14 hari dari tahap pertama vaksinasi dilakukan. “Jadi untuk vaksinasi tahap kedua itu terhitung 14 hari setelah tahap pertama ini,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Camat Dramaga Minta IPB Segera Tepati Janji Jadikan Gedungnya untuk RS Darurat Covid-19

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Camat Dramaga Ivan Pramudia meminta pihak IPB University Dramaga, Kabupaten Bogor segera membuat RS Darurat Covid-19 usai melakukan pertemuan dengan Bupati Bogor di Pendopo belum lama ini. Pasalnya, angka kasus Covid-19 di lingkungan IPB University termasuk tinggi sehingga Rektor IPB University Prof Arif Satria bekerjasama dengan RS Ummi Bogor berencana akan menjadikan Gedung A5 dan 4 Rusunawa dijadikan RS Darurat Covid-19.

“Upaya ini tergantung dari pihak IPB,” kata Ivan, Minggu (31/1).

Ivan berharap pihak IPB segera merealisasikan RS Darurat Covid 19 mengingat selain tingginya sebaran Covid-19 di lingkungan IPB University, juga dengan adanya RS Darurat Covid-19 bisa membantu pemerintah Kabupaten Bogor dalam upaya penanganan Covid-19.

“Ya berharap sih segera secepatnya kalau memang pihak IPB University serius untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19,” kata Ivan.

Diketahui sebelumnya, menurut Rektor Prof Arif Satria, tahun 2020 sebaran Covid-19 cukup tinggi hingga ada 60 dosen yang terpapar, belum lagi pada  Januari 2021 ada 23 yang terpapar Covid-19. Dengan begitu, ia pun berencana mempersiapkan RS Darurat Covid-19 di lingkungan kampus.

** Cepi Kurniawan

Begini Penjelasan PSSP IPB University Soal Kawanan Monyet Masuk ke Pemukiman

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Masuknya monyet ekor panjang ke pemukiman warga dan sekolah di Ciampea, Kabupaten Bogor, mendapat pandangan dari peneliti di Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) IPB University.

Menurut Sekretaris PSSP Dr. Endang Iskandar, kawanan monyet yang turun dari Gunung Kapur belakangan ini dan masuk ke pemukiman penduduk, bisa disebabkan habitatnya terganggu, baik oleh aktivitas manusia maupun bencana alam. Sedangkan habitat terganggu bisa diantaranya karena aktivitas penebangan pohon dan  pembukaan lahan untuk fungsi lain.

“Pohon-pohon  tersebut sangat krusial bagi hidup monyet karena mereka beraktivitas secara arboreal (di atas pohon) untuk mencari makan dan aktivitas lain, juga untuk berlindung. Jika habitat tersebut terganggu, mereka harus tetap mencari makan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam dunia primata, spesies yang memiliki ekor disebut monyet, sedangkan yang tidak berekor adalah orangutan, gorilla, chimpanse dan gibbon yang disebut kera.

Sebelumnya, kawanan monyet turun dan masuk ke pemukiman warga, serta sekolah. Meskipun tidak menganggu manusia dan hanya mencari makanan, namun kekhawatiran masyarakat muncul karena ditakutkan menyerang anak-anak.

** Cevi Kurniawan

HADITS HARI INI

0


31 Januari 2021
18 Jumadil Akhir 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ سُلَيْمٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ غُسْلُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Sufyan, telah menceritakan kepada kami Shafwan bin Sulaim dari Atho’ bin YAsar dari Abu Sa’id Al Khudriy, telah sampai kepadanya sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa:

Mandi pada hari Jum’at adalah wajib bagi setiap orang yang sudah mimpi (baligh).

HR Bukhari No. 2471.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Puluhan Nakes Puskesmas Leuwisadeng Jalani Vaksinasi

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Leuwisadeng  mulai dilakukan. Termasuk Puskesmas Sadengpasar, Desa Babakansadeng, Kecamatan Leuwisadeng yang telah mendapatkan dosis vaksin Sinovac, dan langsung diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes).

Kepala Puskesmas Leuwisadeng dr Farida Indriawati mengatakan, pihaknya telah melakukan pemberian vaksinasi  kepada para nakes yang  bertugas di puskesmasnya. “Dengan dosis 0,5 ml, penyuntikan dibagian lengan atas dan sejumlah tenaga kesehatan telah dilakukan vaksinasi,” kata dr Farida kepada wartawan, Sabtu (30/1).

Ia memaparkan, pemberian vaksinasi tersebut dilakukan 2 kali. ” Selang 14 hari para nakes nanti divaksin kembali,” paparnya.

Vaksin Sinovac kata dia, telah dikirim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pada Kamis ( 28/1) yang diterima di Puskesmas Leuwisadeng dengan melibatkan petugas keamanan dari pihak kepolisian, Pol PP dan Koramil Leuwiliang.

Dia mengatakan dari total 37, termasuk perserta diluar nakes melakukan vaksinasi yang berada di lingkup kerjanya. ” Pelaksanaan vaksinasi secara berkala  di awali mulai hari Jumat hingga Sabtu (30/1).

Termasuk, petugas nakes di Puskesmas di Sadengpasar jalani vaksinasi.” Nakes di Puskesmas Sadengpsar dilakukan  hanya hari Jumat, karena jumlah nakesnya lebih sedikit,” katanya.

Selama kegiatan vaksinasi berlangsung, tambah Farida, pelayanan bagi pasien di Puskesmas tetap berjalan.” Pelayanan bagi masyarakat tidak  boleh dihentikan, hanya saja memang hari Sabtu dan Jumat itu setengah hari jadi bisa tutup lebih cepat,” sebutnya.

Menurutnya, meski setelah divaksin, mereka harus tetap melaksanakan protokol kesehatan. “Alhamdulillah gejala enggak ada, efek samping berat tidak ada. Umumnya paling pegel ringan aja,” jelasnya.

Farida menegaskan, bahwa dengan vaksinasi ini masyarakat tidak usah takut apalagi panic,  karena vaksinasi itu untuk meningkatkan daya imun tubuh. ” Vaksin itu kan dimasukan ke dalam tubuh fungsinya untuk merangsang daya tahan tubuh. Yang tidak dilakukan vaksinasi itu misalnya ibu hamil, ibu menyusui, punya riwayat penyakit kronis,” pungkasnya.

** Arip Ekon

Pengurus KAMMI Bogor Dilantik di Gedung Dewan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Prosesi pelantikan pengurus KAMMI Daerah Bogor periode 2020-2022 digelar di Gedung Serbaguna Kantor DPRD kota Bogor, Sabtu (30/1). Pelantikan ini dihadiri Wakil Walikota Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor, Ketua DPD KNPI Kota Bogor, OKP yang ada di Bogor dan para kader KAMMI Se Bogor.

Kegiatan ini berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat, hal ini karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Pelantikan ini juga menjadi momen orasi pertama ketua KAMMI Daerah Bogor. Orasi yang membahas terkait kondisi pandemi hingga program kedepannya akan fokus ke arah pengkaderan terlebih dahulu.

“Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi saya maupun bagi pengurus. Karena hari ini kami bersumpah untuk diri kita sendiri maupun bagi organisasi untuk terus berkontribusi untuk berdakwah, berkontribusi untuk rakyat, berkontribusi untuk negara. selain itu juga, pandemi ini menjadikan ajang untuk kita bergerak lebih cepat melalui media dan aktif di dalam media,” ujar Edo, Ketua KAMMI Bogor.

Tidak hanya itu, Ketua KAMMI Bogor juga berpesan untuk fokus dalam pengkaderan dan juga bersinergi dalam membenahi permasalahan di Bogor.

“Semua organisasi saya yakin, selama pandemi mengalami kemunduran pengkaderan, kemunduran pergerakan, dan kemunduran perkembangan. Sehingga perlu adanya kefokusan di awal tahun ini adalah pengkaderan. Karena organisasi bisa mati, ketika pengkaderan tidak berjalan. Tapi Covid-19 bukan menjadi penghalang bagi kita dalam bergerak, bukan penghalang bagi kita untuk berdakwah, bukan penghalang bagi kita untuk bersinergi. Saat ini sudah waktunya kita bangkit bersama, bergerak bersama, dan bersinergi untuk Bogor bersama, dari elemen masyarakat hingga elemen pemerintah.”

Di akhir pelantikan, ketua DPRD dan wakil walikota Bogor memberikan sambutan sekaligus ucapan selamat untuk pengurus KAMMI Bogor yang sudah dilantik. Semoga memberikan kebermanfaatan untuk warga Bogor dan bisa bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat.

** Hilal [MG/UIK-Jb]

Bank Kota Bogor Dukung 24.000 UMKM

0

Emditek dan Bank Kota Bogor Terapkan Scoring Digital

Dalam rangka memperkuat kemampuan untuk mendukung dan melayani sekitar 24.000 pedagang UMKM di Bogor, maka Bank Kota Bogor bekerjasama dengan penyedia jasa teknologi PT Media Dimensi Teknologi Indonesia (Emditek) menerapkan sistem analisa kredit berbasis digital. Dengan teknologi ini, Bank BPR milik Kota Bogor ini dapat meningkatkan kapasitas dan kecepatan proses analisa kredit menjadi setidaknya 30% lebih tinggi.

Bogor | Jurnal Inspirasi

Perumda Bank Kota Bogor melakukan sosialisasi sekaligus pelatihan sistem penilaian kredit berbasis digital kepada manajemen dan karyawannya, Sabtu (30/1). PT Media Dimensi Teknologi Indonesia (Emditek) adalah penyedia sistem dan teknologi digital tersebut yang melakukan pelatihan kepada manajemen dan karyawan terkait.

“Sistem yang kami namakan Epay7 ini memang dikembangkan sedemikian rupa untuk memudahkan perbankan, khususnya BPR melakukan analisa atas para calon debiturnya yang sebagian besar adalah pengusaha UMKM,” kata Yudi Kusman, CEO Emditek dalam sambutannya pada acara sosialisasi dan pelatihan tersebut dalam keterangan pers kepada Jurnal Bogor, Sabtu (30/1).

“Kami yakin, dengan menggunakan teknologi ini, maka kemampuan dan kecepatan analisa kredit Bank Kota Bogor akan meningkat signifikan, sehingga menjadi lebih akurat dan cepat melakukan proses analisa kredit,” tambah Yudi lagi.

Kota Bogor merupakan kota padat penduduk (sekitar 7.500 / Km2) sehingga pendapatan dari sektor perdagangan dan pendukung pariwisata cukup besar. Diperkirakan ada sekitar 24.000 pedagang/pengusaha UMKM di Kota Bogor. 

Sebagian besar dari UMKM ini belum tersentuh oleh Bank atau disebut juga unbankable, baik karena ada di sektor informal, atau karena tata cara perdagangannya yang tidak tercover oleh sistem perbankan. Banyak dari mereka yang jadi tergantung kepada pinjaman tanpa agunan dan rentenir dengan bunga super tinggi untuk mendapatkan modal.

Mengenai hal ini, H. Ibrahim, SE, Direktur Utama Perumda Bank Kota Bogor menyatakan bahwa pihaknya sudah sangat memerlukan terobosan berupa sistem digital yang memadai mengingat potensi pasar di Bogor yang cukup besar.

“Untuk menjalankan fungsi kami sebagai bank-nya pengusaha kecil khususnya di pasar-pasar tradisional, kami harus bersaing dengan perusahaan fintech yang menjamur dan para rentenir. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan melengkapi diri kami dengan sistem dan proses berbasis digital,” papar Ibrahim.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Tri Rachman Batara, COO Emditek, Epay7 menggunakan standar tujuh parameter untuk menilai kelayakan calon debitur. Seluruh prosesnya berbasis digital sehingga mempermudah serta mempercepat proses analisa kredit. 

“Dengan menggunakan sistem ini, maka Bank Kota Bogor akan mampu melakukan proses analisa kredit hingga setidaknya 30% lebih cepat dari sebelumnya, dengan tingkat akurasi yang tinggi. Ini artinya Bank Kota Bogor akan mampu meningkatkan kapasitas pemberian kredit, sekaligus meningkatkan kualitas debitur,” terang Batara.

“Pada akhirnya, kami akan mampu meningkatkan nilai penyaluran kredit kepada pengusaha UMKM, sehingga mereka akan mendapatkan sumber dana yang lebih murah, dengan demikian program inklusi keuangan di Kota Bogor khususnya akan berjalan efektif. Sementara itu, kinerja Bank Kota Bogor juga akan meningkat,” terang Ibrahim lagi.

Dalam acara sosialisasi dan pelatihan sistem Epay7, para peserta yang terdiri dari manager hingga officer di bagian kredit dikenalkan sekaligus dilatih menggunakan aplikasi berbasis web dan smart phone tersebut. Diharapkan setelah selesai pelatihan maka mereka akan siap menggunakan sistem yang akan diimplementasi di sistem data Bank Perkreditan Rakyat milik Kota Bogor tersebut.

Tentang Emditek:

PT Media Dimensi Teknologi Indonesia (Emditek) adalah perusahaan penyedia solusi-solusi digital untuk mendukung pembentukan ekosistem digital yang efektif dan aman di Indonesia. Berdiri sejak tahun 2015, perusahaan ini telah beroperasi dengan menjadi bagian dari sistem pembayaran digital di beberapa bank di Indonesia. Selanjutnya, Emditek secara mandiri membangun sistem pembayaran digital-nya sendiri, dan mulai mengembangkan produk MyTimeTrac untuk manajemen sekolah. 

Sejak tahun 2019, Emditek memiliki tiga bidang usaha yang meliputi bidang Ecosystem Development; Endto-end Digital Payment Solution; dan Data Security System. Ketiganya dikembangkan secara simultan dan telah masuk ke beberapa sektor seperti pendidikan (sekolah), UMKM, keuangan dan perbankan.

MT-SMS merupakan bagian dari aplikasi besar untuk sistem pengelolaan sekolah yang dibangun dan dikembangkan oleh Emditek. Saat ini, produk yang dipasarkan itu adalah produk fase satu dan sedang dalam progress pengembangan fase dua. Hingga berita ini diturunkan, total sekolah yang bergabung dalam sistem adalah 30 sekolah yang terdiri dari 28 sekolah negeri dan 2 sekolah swasta. Pemasaran produk terus dikembangkan, namun saat ini masih fokus di wilayah Jabodetabek.

Epay7 merupakan bagian dari fitur layanan EpaySmart yang dibuat secara khusus untuk melayani kebutuhan perbankan atau lembaga kredit lainnya melakukan analisa kredit kepada calon debiturnya. Sistem ini dibangun terutama untuk melayani pengusaha/pedagang UMKM.

** Prast\HMS

Bantu Warga yang Isolasi Mandiri, PP Tebar 150 Paket Sembako

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Bogor memberikan dukungan terhadap program Peduli Isolasi Mandiri yang digagas Polresta Bogor Kota. Dukungan tersebut berupa bantuan sembako dan masker untuk warga positif Covid-19 yang sedang isolasi mandiri.

Kesempatan ini, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro didampingi Wakapolresta AKBP M. Arsal turun langsung menjemput sumbangan sembako di sekretariat MPC PP Kota Bogor, Jumat (29/1/2021). Ada 150 paket sembako yang diserahkan Ketua MPC PP Kota Bogor Benninu Argoebie.

Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro menyampaikan program ini sebagai salah satu langkah pihaknya mendukung upaya Pemerintah Kota Bogor dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Ketika saya menjabat Kapolresta Bogor Kota punya visi mewujudkan Kota Bogor yang aman, tertib dan nyaman di masa pandemi ini melalui sinergitas kepolisian dan proaktif. Dalam tiga minggu terakhir beberapa program telah diluncurkan, Satgas Khusus PPKM, Pemburu Pelanggar PPKM, Craw Free Road, Polisi RW dan Peduli Isolasi Mandiri,” kata Susatyo dalam sambungnya.

Dalam program Peduli Isolasi Mandiri ini, pihaknya ingin menampilkan dua sisi. Selain melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan (Prokes), di sisi lain pihaknya juga memikirkan masyarakat yang harus menjalani isolasi mandiri dan memberi inspirasi serta mengajak masyarakat yang sehat dan mampu, untuk membantu sahabat-sahabat atau saudara-saudara yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Saya terimakasih kepada PP yang berikhtiar untuk memberikan bantuan. Insyaallah saya punya niat tulus, saya siap datang menjemput satu per satu. Saya juga ingin Peduli Isolasi Mandiri bukan nilai bantuannya, tetapi energi positif dari semua komponen masyarakat bareng-bareng memerangi melawan Covid-19,” ujarnya.

Susatyo menambahkan, sampai saat ini sudah hampir 1.500 paket yang terkumpul dari para donatur dan disalurkan langsung berdasarkan data dari RT RW setempat. “Data kemudian kami diklarifikasi apakah keluarga tidak mampu atau mampu. Kami salurkan di setiap hari Rabu ataupun kegiatan program Polisi RW,” jelasnya.

Sementara itu, Benninu Argoebie menyampaikan, kegiatan ini sebagai langkah PP Kota Bogor yang ingin turut berkontribusi terhadap program-program yang digulirkan Polresta Bogor Kota.

“Kami rekan-rekan PP ketika mendengar ada program Peduli Isolasi Mandiri langsung berkumpul dan bagaimana caranya dapat membantu. Alhamdulillah, hari ini terkumpul 150 paket sembako dan beberapa masker bisa bermanfaat dan meringankan beban rekan-rekan yang terpapar Covid-19,” ungkapnya.

Benn sapaan akrabnya mengatakan sejak virus Corona penyebab penyakit Covid-19 merebak di Kota Boror, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah untuk mendukung upaya mencegah penyebaran Covid-19 dengan terjun langsung ke masyarakat.

“PP dari awal bulan Maret tahun lalu sampai hari ini tetap konsisten terus melawan Covid-19. Satgas PP kami di lapangan terus melakukan penyemprotan disinfektan dan mendatangi warga terpapar Covid-19. Insyaallah, sinergitas dengan Polresta Bogor Kota akan terus berlanjut,” tukasnya.

** Fredy Kristianto

HADITS HARI INI

0


30 Januari 2021
17 Jumadil Akhir 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنِيرٍ سَمِعَ وَهْبَ بْنَ جَرِيرٍ وَعَبْدَ الْمَلِكِ بْنَ إِبْرَاهِيمَ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْكَبَائِرِ قَالَ الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ وَقَتْلُ النَّفْسِ وَشَهَادَةُ الزُّورِ تَابَعَهُ غُنْدَرٌ وَأَبُو عَامِرٍ وَبَهْزٌ وَعَبْدُ الصَّمَدِ عَنْ شُعْبَةَ

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Munir dia mendengar Wahb bin Jarir dan Abdul Malik bin Ibrahim keduanya berkata, telah menceritakan kepadaku Syu’bah dari Ubaidullah bin Abi Bakar bin Anas dari Anas radliallahu ‘anhu berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang Kaba’ir (dosa-dosa besar). Maka Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orangtua, membunuh orang dan bersumpah palsu.

Hadits ini diikuti pula oleh Ghundar, Abu Amir, Bahz dan Abdush Shamad dari Syu’bah.

HR Bukhari No. 2459.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ