23.5 C
Bogor
Wednesday, April 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1319

Cegah ‘Virus Khianat’, DPC Partai Demokrat Gelar Konsolidasi

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Adanya isu ‘kudeta’ dalam tubuh Partai Demokrat terus menggeliat. Sejumlah tokoh pun mulai menonjolkan jati diri. Tanpa terkecuali ketua umum partai berlambang bintang  mercy itu sendiri, Agus Harimurti Yudhono (AHY) yang terus melakukan konsolidasi hingga ke tingkat ranting.

Bahkan, Jumat (19/2) DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor menggelar konsolidasi dengan seluruh pengurus DPC, Ketua DPAC dan Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bogor, dalam acara konsolidasi ini dihadiri Wasekjen DPP Partai Demokrat, Putu Supadma Rudana. Dalam kesempatan itu, Wasekjen DPP Partai Demokrat, Putu Supadma Rudana tak membantah jika konsolidasi ini digelar dalam rangka penguatan partai pada pesta demokrasi 2024 mendatang.

“Saya yakin masyarakat sekarang ini sudah semakin kritis dan pintar. Dan, Demokrat bisa diterima oleh masyarakat karenanya kita yakin bisa melampaui raihan suara pada Pemilu nanti,” ujarnya.

Seusai memberikan sambutan konsolidasi bertema “Partai Demokrat Berkoalisi Dengan Rakyat” di Kantor DPC Demokrat Kabupaten Bogor, Cibinong. Lebih lanjut Putu menjabarkan, melalui konsolidasi ini diharapkan menguatkan jejaring partai ditingkat bawah. “Konsolidasi ini dilakukan di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Anton Sukartono Suratto juga tak menampik jika konsolidasi ini untuk lebih memantapkan posisi AHY sebagai Ketua Umum yang sah.  “Saya pastikan, semua daerah setia dan fatsun kepada AHY,” tegasnya.

Anton juga menegaskan, konsolidasi internal ini diharapkan agar seluruh komponen partai mulai dari tingkat pusat hingga bawah tetap konsisten mendukung AHY. “Konsolidasi ini digelar agar jangan sampai partai kemasukan virus. Jangan ada khianat. Kami semua dari DPP, DPD, DPC hingga ranting, fatsun dan setia kepada AHY,” pungkasnya.

** Gita Purnama | Nay Nur’ain

Lima Angkatan Bimtek Aspirasi Komisi IV DPR RI Wilayah Majalengka dimulai, Petani Penyuluh Antusias

0

Majalengka | Jurnal Inspirasi

Lima angkatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Petani dan Penyuluh Aspirasi Komisi IV DPR RI yang digelar Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi-Bogor,  berturut – turut dilaksanakan mulai 20 – 22 Februari 2021.

Angkatan I dan II diikuti 200 peserta yang antusias dikelas komoditas padi dan peternakan. Tidak kurang dari 500 orang peserta terdiri dari petani penyuluh sudah terdaftar untuk mengikuti kegiatan yang di dibuka anggota dan Badan Musyawarah Komisi IV  DPR RI Sutrisno didampingi Kepala PPMKP Yusral Tahir, Sabtu (20/02/2021).

Kolaborasi Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Komisi IV DPR RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) ini adalah untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi oleh petani.

“ Pemerintah atas kesepakatan dengan DPR RI menyelenggarakan bimbingan tehnis (Bimtek)  bagi Petani dan Penyuluh. Program ini adalah program aspirasi anggota DPR untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi oleh rakyat, “ ujar wakil dapil Subang, Majalengka dan Sumedang ini.

Lebih jauh Sutrisno mengatakan menyediakan pangan yang cukup adalah tugas negara. Meski demikian agar produksi dalam negeri bisa mencukupi kebutuhan pangannya, semua harus bersatu bergotong royong membangun pertanian. Mulai dari pusat, pemerintah provinsi, kabupaten sampai kedesa, dengan para petani.

Kata Sutrisno  agar pangannya cukup, menurut UU Cipta Kerja kesediaan pangan negara pertama diperoleh dari hasil produksi dalam negeri yang dihasilkan oleh petani. Yang kedua dari cadangan pangan nasional dan  ketiga dari impor. “ Nah untuk impor jangan sampai impor, kalau impor nanti bisa menggeser produksi saudara – saudara,  kalau tidak bisa bersaing,” ungkapnya.

Untuk mendorong hal tersebut pemerintah dan DPR RI sebagai pembuat regulasi memfasilitasi petani berupa sarana dan prasarana produksi dari mulai mengolah tanah sampai panen. Ia mengajak petani memanfaatkan fasilitas – fasilitas yang diberikan pemerintah tersebut dengan baik.

“ Alsintan, traktor roda dua dan roda  empat, pompa air, cultivator, hingga alat penyemprotan, demikian juga alat panen semua untuk petani agar biaya produksinya bisa ditekan,  ditingkatkan produksinya. Kelebihan buat petani bisa lebih besar, “ ucapnya.

Tidak hanya alat tapi juga benih,  subsidi pupuk. Fasilitas lain yakni petani diasuransikan. Ketika musim tanam petani daftar asuransi yang preminya sebagian besar ditanggung pemerintah. Sehingga ketika terkena musibah banjir misalnya bisa mendapat penggantian. Ketika petani tak punya modal, pemerintah sudah menyiapkan kredit usaha rakyat (KUR) yang bunganya dengan bunga rendah empat persen setahun.

Mengenai peningkatan produksi Yusral Tahir Kepala PPMKP menyampaikan petani jangan takut untuk mengadopsi teknologi – teknologi baru.  “Memang tidak mudah mengadopsi teknologi baru, tidak semudah membalik telapak tangan. Tapi mencoba jangan takut gagal. Jika berhasil itu baik, tapi mencoba gagal, diantara kegagalan itu pasti ada hal – hal yang bisa kita pelajari, kenapa gagal, “ ujarnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan kehadiran fasilitas sarana prasarana  dari pemerintah untuk petani diantaranya kredit usaha rakyat (KUR) pertanian merupakan salah satu upaya negara memastikan kesejahteraan para petani. Selain itu, tegas Syahrul, untuk membangun pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Tidak hanya untuk petani sarana prasarana  untuk para penyuluh pertanian juga diprioritaskan. Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan sarpras ini diberikan untuk meningkatkan kemudahan dan kontribusi penyuluh dalam melakukan pendampingan petani. Peran penyuluh kata Dedi sagat menentukan peningkatan produksi dan kesejahteraan petani serta mentransformasi ilmu pengetahuan untuk pembangunan pertanian berbasis digital atau teknologi 4.0.

** Regi/PPMKP

HADITS HARI INI

0


21 Februari 2021
09 Rajab 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يُكْلَمُ أَحَدٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَنْ يُكْلَمُ فِي سَبِيلِهِ إِلَّا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَاللَّوْنُ لَوْنُ الدَّمِ وَالرِّيحُ رِيحُ الْمِسْكِ

Telah bercerita kepada kami Abdullah bin Yusuf, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Abu Az Zanad dari Al A’raj dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang terluka di jalan Allah, dan Allah-lah yang paling tahu siapa yang terluka di jalan-Nya, kecuali dia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan berwarna dengan warna darah dan aroma wanginya semerbak minyak kasturi.

HR Bukhari No. 2593.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Tiga Hal Ini Sebabkan Banjir di Jakarta

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap ada tiga faktor penyebab banjir di DKI Jakarta yang berkaitan dengan fenomena alam. “Pertama, hujan jatuh di sekitar wilayah Jabodetabek yang bermuara ke Jakarta. Kedua, curah hujan yang terjadi sendiri di Jakarta. Dan ketiga, adanya pasang naik di Jakarta Utara dari air laut,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam konferensi pers daring, Sabtu (20/2).

Ia menjelaskan ketiga hal tersebut merupakan faktor penyebab banjir yang terlepas dari unsur lingkungan dan faktor lainnya, seperti tata kelola kota.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BMKG Dwikorita Karnawati mengungkap dalam kurun waktu 18-19 Februari 2021, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) diguyur hujan intensitas lebat hingga ekstrem secara merata.

Dwikorita menjabarkan kondisi ini bisa terjadi karena adanya perlambatan udara yang terjadi akibat pertemuan udara yang bertiup dari Asia ke wilayah Indonesia bagian barat, akibat gangguan atmosfer di zona ekuator.

Situasi ini kemudian didukung dengan peningkatan labilitas dan kebasahan udara di sebagian besar wilayah Jawa bagian barat, serta adanya daerah pusat tekanan rendah di Australia bagian utara yang membentuk pola konvergensi di sebagian besar Pulau Jawa.

“Fenomena di Jawa ini, pertemuan angin, ternyata juga dipengaruhi oleh terbentuknya daerah pusat tekanan rendah di Australia bagian utara, dan berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek,” tuturnya.

Dwikorita mengatakan saat ini Indonesia, termasuk Jabodetabek, berada dalam periode puncak musim hujan. Dan kondisi seperti ini diprediksi masih terus berlangsung hingga awal Maret 2021.

** ass/cnn

Jabodetabek Waspada Hujan Lebat

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Badan Meteorologi Kilmatologi dan Gesofisika (BMKG) menyatakan curah hujan yang turun di Jabodetabek pada Sabtu (20/2/2021) lebih tinggi dibandingkan Jumat, 19 Februari 2021 kemarin. BMKG memperingatkan hujan lebat diperkirakan juga akan terjadi pada 23 dan 24 Februari 2021 mendatang.

“Di peta untuk hari ini, warnanya (penyebaran curah hujannya) kuning, sehingga berarti intensitas hujannya makin tinggi, dan berkembang menjadi lebat di seluruh wilayah Jabodetabek,” ungkap Kepala Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Sabtu (20/2).

Namun, pada Minggu(21/2), warna petanya menjadi hijau muda. Hal ini berarti intensitas hujan besok akan mereda. “Energinya terlepas untuk hari ini nanti, besok insya Allah ini menjadi hijau sangat muda, yang artinya ringan atau rendah,” ujarnya.

Untuk hari Senin (22/2) mendatang, juga akan reda dengan catatan bagian selatan akan mengalami peningkatan intensitas hujan meski dalam kondisi ringan. 


“Untuk Selasa tanggal 23, sudah mulai menjadi kuning dan coklat kemerahan. Ini yang perlu diwaspadai di seluruh Jabodetabek karena akan merata. Maka dari itu, masyarakat Jabodetabek untuk waspada hujan lebat pada hari ini, tanggal 23, dan tanggal 24. Itu yang perlu kami peringatkan untuk wilayah Jabodetabek,” pungkas Dwikorita.

** ass/sindo

HADITS HARI INI

0


20 Februari 2021
08 Rajab 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

قَالَ وَسَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَرَوْحَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ غَدْوَةٌ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا وَلَقَابُ قَوْسِ أَحَدِكُمْ مِنْ الْجَنَّةِ أَوْ مَوْضِعُ قِيدٍ يَعْنِي سَوْطَهُ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا وَلَوْ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ اطَّلَعَتْ إِلَى أَهْلِ الْأَرْضِ لَأَضَاءَتْ مَا بَيْنَهُمَا وَلَمَلَأَتْهُ رِيحًا وَلَنَصِيفُهَا عَلَى رَأْسِهَا خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Aku mendengar Anas bin Malik radliallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Pergi keluar berperang di jalan Allah pada awal (pagi) hari atau pergi keluar berperang pada akhir (siang) hari lebih baik dari pada dunia dan seisinya. Dan sungguh panjang (sehasta) busur panah seorang dari kalian di Surga atau tempat (sarung) cambuknya lebih baik dari dunia dan seisinya. Dan seandainya seorang perempuan (Bidadari) penduduk Surga muncul di tengah penduduk bumi, niscaya ia akan menerangi apa yang ada diantara keduanya (cakrawala langit dan bumi) dan aroma wanginya akan memenuhi cakrawala itu dan sungguh kerudung yang ada di kepalanya itu lebih baik dari pada dunia dan seisinya.

HR Bukhari No. 2587.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Peringati HPN, Bogor Timur Jurnalis Bagikan Sembako

0

Bogor Timur | Jurnal Inspirasi

Dalam mempringati Hari Pers Nasional  yang jatuh pada 9 Februari, para jurnalis atau wartawan di Kabupaten Bogor yang tergabung dalam Bogor Timur Jurnalis (BTJ) berbagi kasih dengan membagikan paket sembako dan uang tunai kepada masyarakat kurang mampu.

Tepat di hari ulang tahunnya insan pers ini, Indonesia masih dilanda Covid-19 dan belum juga usai sampai saat ini dan telah berdampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat. Dengan pembagian sembako dan uang tunai tersebut, diharapkan mampu meringankan beban warga yang terdampak.

“Adapun pendistribusian pembagian paket sembako dan uang tunai tersebut dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang ada di pinggir jalan. Dari mulai Kecamatan Babakan Madang, Kecamatan Citeureup, kecamatan Klapanunggal, Kecamatan Cileungsi Sampai dengan kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor,” ujar Ketua BTJ, Sudadi saat pembagian sembako, Jumat (19/2).

Sudadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh wartawan yang ada di Kabupaten Bogor yang tergabung di BTJ dan khusunya kepada Alfamart, Kepala Desa Pasir Angin, Ismail HS, Camat Jonggol Andri Rahman, Camat Babakan Madang Cecep Imam Nagarasid, anggota DPRD dari Fraksi PKS Achmad Fathoni, Ketua Komisi IV dari Fraksi PDIP Muad Khalim, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, dan toko Pancing Didin yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Yang pastinya saya merasa bangga terhadap teman-teman jurnalis yang ada di Kabupaten Bogor yang tergabung di BTJ atas peran sertanya untuk tetap perduli akan dampak virus Corona ini. Khususnya kepada semua yang telah ikut berpartisipasi dan membantu paket berupa sembako yang sudah selesai kami bagikan kepada yang benar-benar membutuhkan,” papar Sudadi.

Sementara dengan adanya inisiatif jurnalis BTJ menjadi bentuk sebuah perhatian dan serta bentuk kebanggaan dari Pemkab Bogor. “Pemerintah Kabupaten Bogor mengucapkan terimakasih kepada BTJ yang sudah menginisiasi  acara santunan ini. Dan juga kepada pihak Alfamart yang juga ikut membantu,” ucap Burhanudin.

Ia pun menyampaikan bahwa jangan berhenti untuk saling berbagi disaat pandemi seperti sekarang ini. “Situasi sekarang  disaat pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, banyak masyarakat yang terpapar dari segi kesehatan dan juga terkapar atau imbas dari ekonominya dan pekerjaan. Oleh sebab itu, saatnya kita saling berbagi dan membantu sesama anak bangsa, serta kami menghimbau kiranya yang kuat dari para pengusaha, mari kita sama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu,” harapnya.

** Nay Nur’ain

Cara BPP Pastikan Pupuk Tersalur Merata Koordinasi dengan Pihak Terkait

0

Malang | Jurnal Inspirasi

BPP Model Kostratani Sugio mengadakan kegiatan rapat koordinasi dengan distributor pupuk bersubsidi dan kios penyalur pupuk bersubsidi di wilayah kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan dalam agenda pembahasan laporan input data e-Verval (elektronik verifikasi pelaporan) pupuk bersubsidi di tingkat kecamatan, Jumat (19/2/2021). 

Kegiatan rapat koordinasi ini dilaksanakan  sesuai protokol kesehatan,  menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker dan sosial distancing. Kegiatan rapat koordinasi ini dihadiri 12 kios penyalur pupuk bersubsidi, 1 distributor dan 10 PPL BPP Sugio. 

Dalam sambutannya, Sumadi SP sebagai Koordinator wilayah kecamatan Sugio mengatakan, kegiatan e-Verval ini sebagai dasar Kementerian Eertanian untuk menyalurkan subsidi pupuk kepada petani sehingga dibutuhkan pelaporan dari kelompok tani secara berkala dan tepat waktu.

Jumlah kelompok tani di wilayah Kecamatan Sugio sebanyak 96 kelompok tani terdiri dari 14.300 petani yang terdaftar dalam e-RDKK. 

Dedi Nursyamsi selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian – Kementerian Pertanian RI (BPPSDMP) mengatakan bahwa pupuk salah satu sarana produksi yang penting untuk pertanian. Pemerintah selalu mengalokasikan anggaran besar dengan kebijakan pupuk bersubsidi bagi petani agar mendapat pupuk berkualitas.

Alokasi pupuk bersubsidi tahun 2021 di Kecamatan Sugio adalah terdiri dari pupuk Urea sebanyak 3401 ton, untuk pupuk phonska sebanyak  1774 ton, sedangkan pupuk SP36 sebanyak 255 ton, sedangkan pupuk ZA sebanyak 1022 ton. Untuk pupuk pertorganik sebanyak 1522 ton, dan untuk pupuk organik cair sebesar 2909 liter, begitu paparnya. 

Lebih lanjut Sumadi berharap agar alokasi pupuk yang sudah ada benar benar dipegang dan dilaksanakan sesuai aturan yang ada agar tidak terjadi masalah dikemudian hari.

Menurut Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo yang kerap mengingatkan petani agar tidak terlalu bergantung pada pupuk buatan karena berpeluang mengikis biaya operasional bercocok tanam.

“Jangan terlalu bergantung pada pupuk kimia. Pupuk organik lebih bagus. Petani harus belajar dan membiasakan tidak bergantung pada subsidi pupuk, walau pemerintah selalu menyediakan anggaran besar pupuk subsidi untuk petani,” kata Mentan Syahrul.

Benny sebagai tim e-Verval di BPP Sugio berharap kepada kios penyaluran pupuk agar laporan penyaluran pupuk bersubsidi tepat waktu. “Kita ini hanya diberi waktu 10 hari, yaitu mulai tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 disetiap awal bulannya, dan seandainya molor saya khawatir akan berimbas pada subsidi pupuk yang tidak akan terbayar sepenuhnya,” kata dia.

Menurut Vison Amali selaku Distributor ALRK (Alam Lamong Raya Kencana) menyampaikan, tahun 2021 di Kecamatan Sugio dialokasikan pupuk Urea sebesar 100%, untuk pupuk phonska sebesar 37 % dan Za sebesar 50 %, prosentase itu dari e RDKK yang dibuat oleh kelompok tani.

Ia menghimbau kepada kios pupuk, “Ini sudah akhir bulan loh, dan awal bulan harus segera masuk laporannya dan mohon kerjasamanya”, begitu ungkapnya.

** Catur/BBPP Batu

Penyuluh Cilegon Dampingi Poktan Jalani Penilaian Poktan Berprestasi Tingkat Provinsi

0

Cilegon | Jurnal Inspirasi

Kelompok tani (Poktan) Kedawung Lingkungan Kedawung RT 002 RW 007 Kelurahan Taman Baru Kecamatan Citangkil Kota Cilegon jalani penilaian poktan berprestasi komoditas padi tingkat provinsi Banten tahun 2021.  Dalam penilaian ini poktan Kedawung didampingi penyuluh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon, Shofi Nur Prihatin.

“ Poktan Kedaung  kelurahan Taman Baru  terpilih mewakili Kota Cilegon dalam penilaian poktan berprestasi komoditas padi tingkat provinsi Banten. Poktan ditunjuk berdasarkan kesepakatan,   dan tentu dengan mempertimbangkan indikator-indikator  yang telah ditentukan, “ terang Shofi.

Sebagai PPL Ia mendampingi poktan dalam hal kelengkapan buku- buku  adminstrasi, seperti profil kelompok, buku tamu, buku keuangan, buku kegiatan,buku notulensi, buku.inventarisasi barang, buku.produksi, buku arsip surat dan dokumentasi kegiatan. Ia menuturkan penilaian ini bisa dijadikan sebagai tolak ukur kinerja kelompok dan untuk  memotivasi kelompok agar lebih maju.

“ Untuk juara atau tidak tergantung tim penilai. Yang terpenting sebagai penyuluh pendamping dan kelompok adalah berhasil mewakili kota, “ tuturnya.

Shofi menuturkan penilaian dilakukan untuk berbagai kriteria komoditas seperti poktan komoditas padi, horti dan  jagung.  Selain itu juga penilaian pelaku utama (petani), PPL PNS,  THL TBPP serta BPP. 

Kata Shofi penilaian dilakukan setiap tahun untuk mencari para pelaku yang berprestasi dbidangnya.

Menurutnya poktan binaannya dilakukan penilaian karena memang fokus dan bergerak pada komoditas padi dan sudah menerapkan inovasi teknlogi. Di lahan 10,5 hektar poktan Kedawung dengan ketua Mujianto diterapkan inovasi jarwo 2:1 dan 4:1, dengan hasil produksi tinggi.  Tiap ubinan mendapat  6,5 kg – 7kg ukuran 2,5m x 2,5m.  Poktan inipun melakukan pengelolaan alsin traktor sehingga mampu mengiisi kas kelompok.

Penilaian dilakukan ketat oleh tim penilai provinsi. Aspek penilaian didsarkan pada administrasi dan lapangan. Penilaian tersebut diatur dan dilaksanakan sesuai instrument penilaian yang objektif dan ditetapkan berdasarkan peraturan menteri pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan, petani Indonesia harus mengikuti perkembangan teknologi di era 4.0 dan memanfaatkan mekanisasi atau alat mesin pertanian ( alsintan) dengan lebih maksimal.

” Petani Indonesia tidak boleh tertinggal karena banyak inovasi teknologi dan mekanisasi yang dibuat untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Mentan SYL.

Menyoroti keberadaan kelompok tani  Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan poktan dapat menjadi awal terbentuknya korporasi petani yang sahamnya dari petani.

Dedi meminta petani tidak lagi bekerja sendiri – sendiri lagi tetapi bersama – sama dengan membentuk korporasi petani. Iapun mendorong  petani mengubah semangat dan etos kerja, dari sekadar bertani menjadi pengusaha.

** Regi/PPMKP

HADITS HARI INI

0


19 Februari 2021
07 Rajab 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ عَبْدٍ يَمُوتُ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ يَسُرُّهُ أَنْ يَرْجِعَ إِلَى الدُّنْيَا وَأَنَّ لَهُ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا إِلَّا الشَّهِيدَ لِمَا يَرَى مِنْ فَضْلِ الشَّهَادَةِ فَإِنَّهُ يَسُرُّهُ أَنْ يَرْجِعَ إِلَى الدُّنْيَا فَيُقْتَلَ مَرَّةً أُخْرَى

Telah bercerita kepada kami Abdullah bin Muhammad, telah bercerita kepada kami Mu’awiyah bin Amru, telah bercerita kepada kami Abu Ishaq dari Humaid berkata; Aku mendengar Anas bin Malik radliallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Tidak ada seorang hamba pun yang meninggal dunia, di dimana di sisi Allah dia mendapatkan balasan yang lebih baik sehingga membuatnya berhasrat untuk kembali lagi ke dunia dan sungguh dia mendapatkan dunia beserta isinya kecuali orang yang mati syahid karena dia melihat keutamaan mati syahid. Sungguh dia menginginkan dapat kembali ke dunia kemudian dia (berperang) dan mati syahid sekali lagi.

HR Bukhari No. 2586.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ