24.1 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1275

Hati-hati, Kawanan Pencuri Motor Berkeliaran di Minimarket

0

Gunung Sindur | Jurnal Inspirasi

Kawanan pencuri sepeda motor kini banyak berkeliaran di depan minimarket. Baru-baru ini kawanan pencuri sepeda motor menyambangi minimarket di Kampung Cidokom, Desa Cidokom, Kecamatan Gunung Sindur.

Bahkan dalam aksinya kedua pelaku terekam CCTV dan dikejar warga hingga nyebur ke sebuah rawa dan selanjutnya diamankan pihak kepolisian sektor Gunung Sindur setelah sebelumnya dibogem warga.

“Dua orang maling motor di Gunung Sindur dekat minimarket ketahuan lari langsung dikejar sempat nyebur ke rawa dan dihajar warga sebelum akhirnya kepolisian datang untuk mengamankan pelaku,” kata Nasir, warga Gunung Sindur.

Menanggapi hal itu Kapolsek Gunung Sindur AKP Birman mengatakan, penangkapan kedua pelaku setelah ada laporan korban Tri Cahyono, warga Kelurahan Bintaro Jakarta Selatan. “Pelaku berhasil ditangkap di tempat kejadian perkara wilayah Desa Cidokom,” kata Birman.

Lebih lanjut Kapolsek Gunung Sindur mengatakan kedua pelaku merupakan warga Rumpin berinisial UK (28) dan AS (21). Kini pelaku sudah diamankan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Kami juga amankan barang bukti motor KLX yang hendak dicuri milik korban dan satu uni motor Honda Beat milik pelaku, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” katanya.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi kriminal, terutama ditempat yang sepi. “Tetap mengkuci ganda kendaraan ketika parkir di minimarket,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Disdik Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD

0

Megamendung | Jurnal Inspirasi

Di masa pandemi Covid-19 membuat pola pembelajaran bergeser dari semula tatap muka di sekolah, menjadi tatap layar model dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring dilaksanakan di semua tingkatan dari mulai PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi.

Kondisi tersebut direspon Dinas Pendidikan (Disdik) dengan mengadakan kegiatan pemerataan kuantitas dan kualitas pendidik serta tenaga kependidikan PAUD melalui peningkatan kompetensi.

 “Selama ini kan kegiatan yang dilaksanakan lebih terfokus pada peningkatan mutu dan sumber daya manusia pengajar ketika dilaksanakan belajar tatap muka. Nah sekarang, bergeser seiring dengan pola ajar daring karena pandemi Covid-19 sehingga pengelola PAUD dilatih membuat pembelajaran melalui aplikasi Google,” ungkap Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD serta Penmas Fachrurozi.

Menurutnya, saat ini pembelajaran model daring hanya dikenal melalui WhatsApp (WA). Selain itu, pendidik belum semua memahami dan mengerti cara membuat pembelajaran melalui aplikasi Google, seperti Google Meet, Google Classroom, membuat konten pembelajaran YouTube yang singkat, dan lainnya.

Sehingga dalam kegiatan ini Disdik Kabupaten Bogor menggandeng Sekolah Vokasi IPB untuk memberikan sekaligus mengajarkan cara membuat media pembelajaran melalui aplikasi Google.

Sementara salah seorang pemateri, David Rizar Nugroho mengatakan, seorang guru harus bisa menyesuaikan usia anak sebelum memberikan pembelajaran. “Dari kapan TIK itu diperkenalkan kepada anak PAUD, itu harus diperhitungkan. Tidak bisa asal disuguhkan,” ujar Dosen Prodi Komunikasi Sekolah Vokasi IPB University ini.

** Dede Suhendar

Rumah Warga di Pinggiran Rel Hangus Terbakar

0

Bojonggede | Jurnal Inspirasi

Kebakaran terjadi di pinggiran rel kereta api yang merupakan daerah padat penduduk di Kampung Masjid, Gang Dodol RT 04, RW 04 Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Selasa (23/3/2021). Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Danru Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Cibinong, Kabupaten Bogor, Hendra mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga bahwa telah terjadi kebakaran di daerah Bojonggede. “Berdasarkan laporan kita langsung meluncur ke TKP, kita melihat ternyata lokasinya di gang yang lumayan kecil. Kita menyiasati dengan beberapa unit kita masukkan ke dekat lokasi kebakaran,” ujarnya.

Setelah mengatur strategi pemadaman, Hendra beserta personel Damkar lainnya mulai merangsek masuk ke area kebakaran. “Lalu tindakan yang kami lakukan adalah secepat mungkin memadamkan api. Alhamdulillah berhasil kita kuasai dengan waktu 15 menit api sudah berhasil kita kuasai,” jelasnya.

Hendra pun mengatakan bahwa timnya dituntut bergerak cepat agar api tidak menjalar ke permukiman warga yang lain. “Ini permukiman padat penduduk. Maka dari itu pergerakan kita harus cepat,” tegasnya.

Terkait penyebab kebakaran, Hendra belum dapat memastikan. Namun menurutnya ada beberapa rumah warga yang hangus terbakar. “Penyebab kebakaran untuk sementara belum dapat dipastikan. Hanya saja saya melihat banyak arus pendek listrik. Ada dua rumah yang hangus terbakar di permukiman padat penduduk ini,” bebernya.

Dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut, Hendra menjelaskan bahwa ada beberapa jumlah unit mobil Damkar yang dikerahkan dan ditambah dengan bantuan Damkar wilayah lainnya. “Untuk unit ada 4 dari Mako Cibinong dan 1 unit dari Parung. Untuk personel sekitar 25 orang,” paparnya.

Hendra menegaskan bahwa saat ini api sudah padam. “Alhamdulillah sudah TKA. Kita sudah mengecek ke dalam. Sudah tidak ada asap putih dan hitam,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Target Vaksinasi 70 Persen, Ae Berharap Nanggung Zona Hijau

0

 Nanggung | Jurnal Inspirasi

Camat Nanggung Ae Saefuloh menargetkan 70 persen proses vaksinasi Covid-19 di wilayah Kecamatan Nanggung dapat dilakukan. Untuk saat ini proses vaksinasi baru mencapai 45 persen terdiri dari guru, pegawai kecamatan dan desa, MUI, anggota Polsek dan Koramil serta lansia.

“45 persen proses vaksinasi sudah dilakukan. Saat ini  Kecamatan Nanggung masih zona merah, dengan adanya vaksinasi ini diharapkan Nanggung kembali ke zona hijau,” kata Camat Nanggung Ae Saefuloh, kepada wartawan, Selasa (23/3/2021).

Sedangkan target 70 persen vaksinasi itu kata Ae termasuk nanti masyarakat bisa divaksin. Meskipun demikian jelasnya, ketika masyarakat sudah divaksin penerapan protokol kesehatan jangan sampai kendor.

“Karena saat ini sebaran Covid masih terjadi meskipun trendnya tidak begitu tinggi diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M,” kata Camat.

Sejauh ini kata dia, yang terpapar Covid 19 di wilayah Kecamatan Nanggung mereka yang bekerja diluar Nanggung. “Mereka yang terpapar itu warga Nanggung, Tapi mereka bekerja di Jakarta kebanyakan begitu,” katanya.

Pihak kecamatan pun kata Ae, terus melakukan sosialisasi agar masyarakat tetap menerapkan Prokes dan menjaga kesehatan, serta Muspika akan terus melakukan operasi yustisi.

** Cepi Kurniawan

Kades Sipak Tegaskan Pembagian Insentif Sudah Sesuai Perbub

0

Jasinga | Jurnal Inspirasi

Disinyalir adanya pembagian insentif RT dan RW tidak sesuai dengan instruksi Bupati Bogor yang terjadi di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, dibantah Kapala Desa (Kades) Sipak, Agung Suryadinata. Dengan didampingi Ketua BPD Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Kades menjelaskan pembagian insentif sudah sesuai pedoman Perbub Nomor 107 tahun 2020.

“Bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) Sipak tetap berpedoman pada Peraturan Bupati Nomor  107 tahun 2020 tentang pengalokasian dan tata cara penyaluran alokasi dana desa tahun anggaran 2021. Sesuai hasil resume sosialisasi dan pembinaan yang sudah dilaksanakan oleh pihak kecamatan agar kami bisa tertib administrasi,” ujar Agung kepada wartawan di aula Kantor Desa Sipak, Selasa (23/03/2021).

Agung menambahkan, pihaknya sempat memfasilitasi terkait poin -poin keluhan yang disampaikan oleh narasumber agar kesalahpahaman dalam sebuah pemberitaan tidak ada pihak yang dirugikan. Soal pemilihan RT dan RW, pemerintah desa juga tetap berpedoman pada Peraturan Bupati Nomor 31 tahun 2012 tentang tata cara pembentukan, pengangkatan dan pemberhentian pengurus lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan/desa, RW dan RT.

“Dan untuk pemilihan Ketua RT dan RW di RW 01 dan 02 dilakukan dilakukan secara demokratis dan mufakat. Setelah mendapatkan berita acara dari pantia pemilihan baru kita buatkan SK Ketua RT dan RW. Saya juga mengajak kepada semua perangat desa dari mulai RT/ RW,  BPD dan tokoh masyarakat untuk bersama – sama membangun Desa Sipak ke arah lebih maju lagi, ” ujar mantan Ketua KNPI Kecamatan Jasinga ini.

Tidak hanya itu pihaknya juga sudah menyalurkan insentif perangkat termin pertama kepada RT/RW, Posyandu, guru ngaji dan tunjangan BPD sesuai dengan Peraturan Bupati Bogor. “ “Kita salurkan sesuai tata cara penghitungan, dan penggunaannya sesuai peraturan yang berlaku,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Sembilan Siswa SMART Siap Menimba Ilmu di PTN Impian

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sebanyak sembilan siswa SMART dinyatakan lulus SNMPTN 2021, Senin (22/3). Kelulusan ini merupakan buah dari ikhtiar para siswa. SMART merupakan sekolah bebas biaya dan berasrama yang didirikan Dompet Dhuafa dari dana zakat dan dikelola oleh Dompet Dhuafa Pendidikan. Setiap tahunnya 90 persen siswa SMART berhasil lulus ke PTN favorit di Indonesia.

Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) merupakan mimpi setiap pelajar. Banyak cara dilakukan agar impian tersebut terwujud, salah satunya melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). SNMPTN disinyalir menjadi tonggak keberhasilan siswa SMA/SMK sederajat di Indonesia untuk menembus PTN favorit. Di 2021 sebanyak 854.599 peserta dari SMA/SMK sederajat di Indonesia mendaftar dan mencoba peruntungan mimpi mereka. Termasuk  dengan SMART Ekselensia Indonesia.

Sembilan nama siswa yang berhasil lulus ialah Abdul Rahman Aziz – Arsitektur Lansekap IPB, M. Iqbar Ba’asyir -Teknologi Industri Pertanian IPB, M. Husain Haikal- Manajemen Sumberdaya Lahan IPB, M. Raihan Syaikhul Huda – Komunikasi Pengembangan Masyarakat IPB, Fashhan Firyal Fahrezy – Ilmu Keperawatan UNPAD, Mohammad Giofany- Sastra Inggris UNPAD, M. Qais Fathin – Ilmu Pemerintahan UNPAD, Jefriadi – Ilmu Hukum UIN Bandung , Sadianto- Teknik Pertambangan Institut Teknologi Sumatera.

Usaha tak pernah mengkhianati hasil, itulah yang ditanamkan SMART kepada siswa-siswanya agar terus berjuang menggapai impian terbaik mereka. Besar harapan para siswa bisa menimba ilmu sebaik-baiknya dan berkontribusi di masyarakat kelak.

** Muthia Arfah [MG/UIK-jB]

Satu Rumah di Kampung Masjid Dilalap Si Jago Merah

0

Bojonggede | Jurnal Inspirasi

Kebakaran terjadi di Kampung Masjid, Gang Dodol RT 04 RW 04, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa (23/3/2021). Kawasan rumah yang berada dipinggir rel kereta api ini mengalami korsleting listrik sehingga mengakibatkan satu rumah mengalami rusak berat akibat dilahap si jago merah sekitar pukul 09.00

“Awalnya tuh kan saya lagi kuliah ya, terus gak lama tuh ade bilang kak wifinya mati. Terus saya bilang oh iya. Cuman gak bermasalah di saya karena internetnya juga masih jalan-jalan aja gitu. Gak lama tuh nyium bau kebakar, terus saya nengok ke kanan saya juga emang lagi ngecas laptop juga kan, pas nengok gak ada yang kebakar gitu dideket bangku juga ada stop kontak, itu juga gak kebakar” ujar Khairun (20), putri pemilik rumah yang merupakan korban insiden kebakaran ini.

Khairun kemudian keluar kamarnya untuk mencari tahu sumber dari bau tersebut. “Abis itu saya keluar (kamar) terus saya duduk (di ruang tamu) dan nengok kan ke atas, ternyata itu diatas itu apinya udah nyala,” imbuhnya.

Diatas ruang tamu diakuinya terdapat gudang yang merupakan sumber listrik. Listrik tersebut diduga mengalami korslet. Rumah yang dibangun dengan menggunakan banyak kayu dan beberapa triplek itu mengakibatkan api yang cepat merambat.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden  ini, semua penghuni rumah segera keluar untuk menyelamatkan diri. “Alhamdulillah engga. Jadi ibu, ade, saya juga keluar semua,” ucap Khairun.

Pemadam kebakaran pun langsung tiba sesaat setelah mendapat telepon. “Ibu langsung ke RT dan RT juga langsung nelpon pemadam kayanya. Gak lama sih langsung dateng (pemadam kebakaran),” paparnya.

Akibat dari insiden ini, korban mendapatkan banyak kerugian. Semua barang yang berada didalam rumah habis terbakar kecuali beberapa sertifikat yang masih bisa diselamatkan karena berada di ruang tamu.

** Livia [MG/UIK-Jb]

Kerajinan Limbah Kayu Rumah Kreatif Gembira Banyak Diminati

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Rahmat Mulyadi (60) warga Kampung Pondokpeucang RT 01 RW 02, Desa Nanggung membuat kerajinan tangan dari limbah kayu. Limbah kayu tersebut dikombinasi dengan bamboo seperti dibuat keranjang buah (tempat parsel), gelas serta poci yang diberi ukiran agar menarik.

Usaha kerajinan tangannya itu dimasa pandemi Covid-19 memperlihatkan eksistensinya. Menurut bapak lima anak ini, dia kerap mengikuti pameran di berbagai wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sudah satu tahun dirintisnya itu kini diberi nama Rumah Kreatif Gembira. “Baru dirintis selama satu tahun saat pandemi Covid-19 berlangsung,” ujar Rahmat Mulyadi  kepada Jurnal Bogor.

Rahmat mengaku selama usaha yang ditekuninya hingga kini tetap berjalan meski tak mendapat bantuan dana dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor.  Ia tak mengurungkan niatnya untuk terus berkarya guna menjajakan produk ketika pandemi pertama kali menyerang.

“Meski kondisi sulit dan tak dapat bantuan dari Dinas Koeprasi UMKM kami tetap berjalan seperti biasa. Tidak begitu berharap bantuan dari pemerintah, karena selama ini kami sudah terbiasa  mandiri,” kata dia.

Rahmat menjelaskan, mengawali pekerjaannya sebagai pengrajin dilakukannya secara natural (otodidak).” Hanya waktu itu, kami telah bergabung di Sanggar Seni dengan para budayawan dan seniman pada tahun 1973- 1974. Setelah jadi pengrajin kami tetap mencoba memasarkan produk- produk melalui pameran ke berbagai wilayah yang difasilitasi PT. Antam Pongkor. Alhmadulilah saampai saat ini respon pengunjung maupun pembeli cukup baik,” ucap Rahmat.

Terpisah, Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik mengatakan, Rahmat dulu sempat dilibatkan di Bumdes, namun kesibukannya jadi tidak maksimal. Sudah ada  pertemuan bersama Dinas Linkungan Hidup yang korelasinya dengan program Kampug Ramah Lingkungan dan karyanya telah dipamerkan. “Sudah didorong lewat pameran, namun saat ini kendalanya hanya pemasaran,”  ujar Sodik.

** Arip Ekon

Rakerda SMSI Jabar 2021 di Bekasi Akan Dibuka Wagub

0

Bekasi | Jurnal Inspirasi

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke IV Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jawa Barat, Rabu (24/3) di Hall Grandzuri Hotel Jababeka, Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, dijadwalkan akan dibuka Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Ketua SMSI Jawa Barat Hardiyansyah, SH membenarkan hal tersebut. “Ya, pak Wagub sudah menyampaikan langsung ke saya akan hadir dan sekaligus membuka Rakerda SMSI 2021 tingkat Provinsi Jawa Barat di Bekasi,” kata Hardiyansyah kepada wartawan di sekretariat SMSI Jawa Barat, jalan Jendral Ahmad Yani nomor 262, Kota Bandung, Senin (22/03/2021) malam.

Menurut Hardiyansyah Rakerda tahun ini bertemakan “Membangun Media Siber yang Sehat, Berkualitas dan Profesional”. SMSI Jawa Barat ingin membangun perusahaan media siber yang sehat, berkualitas dan profesional, sekaligus menjadi lembaga “turn back hoax” atas berbagai informasi bohong yang beredar di tengah masyarakat,” kata dia.

Selain Gubernur, panitia Rakerda SMSI Provinsi Jawa Barat juga mengundang Ketua Umum SMSI Firdaus dan sejumlah pejabat daerah di wilayah Jawa Barat, terutama tuan rumah, yakni Walikota Bekasi DR. H. Rahmat Effendi, Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah, Danrem, Kapolres, Dandim, dan termasuk Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Gatot Mangkurat, S.I.K yang menjalin kerjasama media siber terhadap SMSI Bekasi Raya.

“Tadinya kita ingin mengundang seluruh anggota, namun karena situasi masih masa pandemi, maka jumlah dibatasi hanya 50 peserta, tepatnya dua puluh lima pesen dari kapasitas hall,” terang Hardiyansyah.

Meski begitu, seluruh pengurus SMSI Provinsi Jawa Barat dan perwakilan pengurus SMSI kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Barat diwajibkan hadir guna menyampaikan usulan dan masukan yang betsifat positif.

Sementara itu ketua SMSI Bekasi Raya Doni Ardon didampingi ketua panitia Rakerda SMSI Provinsi Jawa Barat dan sekretaris Leksono Budiarto dalam jumpa pers di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Selasa (23/03/2021) pagi mengatakan pihaknya menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat terhadap peserta Rakerda SMSI Jawa Barat 2021.

“Setiap peserta yang hadir wajib pakai masker dan akan dilakukan cek suhu tubuh. Sebelumnya wajib cuci tangan yang tersedia di bagian pintu masuk,” terang Doni Ardon.

Lebih lanjur Doni mengatakan, SMSI Bekasi Raya selaku tuan rumah pelaksanaan Rakerda SMSI Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan masker dan hand sanitizer atau pencuci tangan di lokasi kegiatan.

“Kita juga telah berkomunikasi dengan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, S.I.K serta otoritas setempat yang berwenang di lingkungan lokasi Rakerda, untuk syarat Prokes ini kami penuhi,” jelasnya.

Ditambahkan Leksono Budiarto bahwa ada yang berbeda dalam pelaksanaan Rakerda SMSI tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2021. ‘Selain menggelar di daerah, juga diadakan workshop tentang peningkatan performa website media siber agar traffict berita selalu teratas dan mudah dianalisa google adsense,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua SMSI Bogor Piyarso Hadi, Rakerda SMSI Jabar 2021 ini selain merupakan moment silaturahmi pengurus SMSI se Jabar, juga sebagai forum kominikasi dalam menyatukan visi dan misi SMSI Jabar dalam nembangun media siber yang Sehat, berkualitas dan profesional.

“Pengurus SMSI Bogor siap hadir dan mendukung terselenggaranya Rakerda SMSI Jabar yang untuk tahun dilaksanakan di Bekasi,” pungkasnya.

** ass

BPPSDMP Kementan Tengok Blitar yang Sudah Makin Mengakar

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Sebagian besar lahan di Kabupaten Blitar merupakan daerah yang subur dan mempunyai potensi yang besar dalam bidang pertanian. Komoditas unggulan Blitar, baik tanaman pangan, padi, jagung, maupun hortikultura seperti cabe, bawang merah, melon dan lain-lain.

Kabupaten Blitar merupakan salah satu daerah penghasil pangan di Jawa Timur dan mempunyai peran dalam memperkuat ketahanan pangan. Sangat disadari apabila produksi ini bermasalah dapat menyebabkan suplai pangan mengalami hambatan sehingga akan mempengaruhi stabilitas masyarakat.

Pangan merupakan kebutuhan primer dan hak asasi setiap manusia. Seperti yang sering diamanatkan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi menjelaskan, saat ini ada beberapa bahan pangan yang masih impor, namun pemerintah terus memikirkan agar Indonesia mampu menyediakan pangan sendiri dan memanfaatkan pangan lokal.

Menyoal tentang support BPPSDMP tentu saja dari SDM nya, SDM pertanian itu ya petani. Siapa lagi ya praktisi pertanian, dan penyuluh pertanian. Itu kita genjot agar mereka terus berproduksi, jadi penyuluh harus tetap turun ke lapang, ke sawah, ladang untuk mendampingi petani untuk genjot produksi, karena produksi tidak boleh tertunda, tidak boleh tertahan apalagi terlambat.

Berkaitan dengan itu, Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) BPPSDMP Kementerian jalan bareng dengan tim Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu mengunjungi wilayah Blitar yang memiliki jumlah 22 BPP dan sudah terkoneksi ke AOR dan didukung oleh 143 penyuluh PNS, selain itu dukungan dari 57 ASN yang sejak Maret 2021 sudah memperoleh SK P3K yang langsung diserahkan oleh Pemerintah Daerah.Tentu ini menjadi daya dorong kabupaten Blitar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar, Ir. Wawan Widianto, mengatakan perubahan pola berpikir para petani menjadi prioritas utama, yang biasanya dilakukan petani biasa-biasa saja menjadi pertanian yang terintegrasi antara padi dan peternakan, diharapkan akan meningkatkan kepedulian petani perlunya penyehatan lahan agar kejadian penurunan kesuburan tanah dapat dicegah, bahkan dapat diperbaiki dimasa mendatang.

Integrasi antara pertanian dan peternakan akan mampu memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan hasil produksi panen. Lebih lanjut, pria kelahiran Trenggalek menyampaikan ucapkan terima kasih kepada BPPSDMP, BKD yang terus memonitor terhadap para THL-TBPP sampai akhirnya mereka menjadi ASN P3K, dan kontrak kami buat selama 5 tahun,  Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang langsung akan mempengaruhi capaian tujuan.

Hal ini disebabkan bahwa manusia merupakan faktor penggerak dalam penggunaan faktor-faktor lainnya. Bagaimanapun canggihnya teknologi  tanpa adanya dukungan Sumber Daya Manusia yg berkualitas maka tujuan kami akan sulit dicapai secara optimal. Penetimaan SK sebagai ASN P3K menjadi salah satu alat untuk mendorong agar ASN P3K  dapat bekerja lebih baik dan lebih produktif.

Sumber daya manusia sangat berbeda dengan faktor produksi lainnya karena manusia mempunyai keinginan dan kebutuhan serta dapat memberikan respon atas apa yang diterima atau dirasakan.

Oleh karena itu kami harus dapat mengantisipasi hal-hal yang dapat mempengaruhi kinerja para ANS P3K, sehingga kurangnya semangat dan gairah kerja dalam melaksanakan tugasnya dapat diatasi.  Demikian pungkas Wawan.

** T2S/ BBPP Batu