24.1 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1179

Ribuan Dosis Vaksin Disiapkan Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Ribuan dosis vaksin disiapkan Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Vaksin itu disiapkan untuk melakukan vaksinasi para pedagang, baik pedagang Pasar Cisarua maupun pedagang pinggir jalan, Kamis (10/7) di Hotel Cibulan Cisarua.

Selain pedagang, ratusan insan hotel dan restoran juga ikut program vaksinasi Satgas Covid-19 Kecamatan tersebut. Camat Cisarua, Deni Humaedi mengatakan, vaksinasi yang digelar Satgas Covid-19 Kecamatan menjadi yang pertama di Kabupaten Bogor ini dengan sasaran pedagang dan insan hotel dan restoran.

“Kuota vaksin saat ini mencapai 1.200 dosis vaksin, itu untuk pedagang dan karyawan hotel dan restoran di Kecamatan Cisarua dan Megamendung,” ujar Deni kepada wartawan

Ia menjelaskan, para pedagang yang di vaksin hari ini tidak hanya berjualan di Pasar Cisarua tapi pedagang-pedagang dipinggir jalan juga. Terkait yang di vaksin pedagang, Deni menjelaskan, pedagang menjadi orang berpotensi terpapar Covid-19 karena kerap berinteraksi dengan pembeli yang tidak tahu asal-usul pembeli tersebut.

Selain itu, vaksinasi bagi para pelaku usaha ini juga sebagai upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor. Dengan melaksanakan vaksin, ia berharap pedagang ini sudah terlindungi meski sudah di vaksin bukan berarti tidak akan terpapar Covid-19.

“Paling tidak kalau pun terpapar, mereka yang sudah di vaksin akan tidak memiliki gejala, bisa isolasi mandiri,” bebernya.

Dengan begitu, sektor ekonomi di kawasan wisata kembali menggeliat. Vaksinasi di mulai sejak pagi hingga selesai di Hotel Cisarua Indah, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Sementara, Kepala Puskesmas Cibulan, dr. Nurul Amalkan mengatakan, dari 1200 doksis vaksin baru ada 800 yang sudah datang dan melaksanakan.

Sasarannya sendiri sebenarnya lebih ke pedagang pasar, PHRI tapi prakteknya dari tukang parkir, ojek, sopir angkot hingga mereka yang kerap berada di luar dan berinteraksi dengan orang banyak banyak yang ikut vaksin. “Masyarakat umum juga banyak yang ikut suntik vaksin,” ujar dr. Nurul

Yang menjadi kendala akhirnya mereka gagal di suntik vaksin, kata dr. Nurul lebih ke tensi yang tinggi. Penyakit hipertensi yang memang bawaan ada juga karena mereka tegang atau cape akhirnya tensinya tinggi. “Ya sekitar 15 hingga 20 persen mereka gagal di suntik vaksin, dan harus berobat dulu,” terangnya

Ia menyampaikan, sebelum melaksanakan vaksin si peserta untuk melakukan sarapan, tidur cukup. “Intinya badan peserta vaksin harus fit,” ucapnya

Sementara, untuk peserta vaksin Lanjut Usia (Lansia) pihaknya masih mengaku kesulitan karena banyak dari mereka tidak mau di vaksin. Selain itu, kendala jarak juga menjadi pemicu para lansia ini tidak jadi di vaksin.

Untuk itu, Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua sedang merumuskan bagaimana agar para Lansia ini cepat tervaksinasi.

“Kalau jemput bola juga kan bisa dor to dor, karena vaksinasi ini berbedak dengan suntik cacar atau lainnya, ini kan kita mesti bawa perlengkapan seperti laptop, printer alat medis dan lainnya, jadi tidak mudah untuk jemput bola, paling di satu tempat yang mumpuni dilaksanakan vaksin,” tandasnya.

** Dede Suhendar

Kades Kalong 2 Bantu Warga Bangun Rumah yang Ambruk

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Kepala Desa Kalong Dua Ulul Azmi memperbaiki rumah milik warganya yang roboh akibat hujan besar disertai angin kencang baru-baru ini. Kades mengatakan, satu rumah yang dihuni oleh Nenek Tasih berusia 107 tahun ambruk tepatnya di Kampung Kalong Tonggoh RT 02 RW 05. Kini rumah tersebut dalam perbaikan.

“Sesuai musyawarah dengan pihak keluarga, maka kami berinisiatif memperbaiki rumah Nenek Tasiah,” kata Ulul, Kamis (10/6).

Menurutnya, masalah rumah Nenek Tasih layak dibantu karena keadaannya urgen. “Bagaimana pun cara yang penting rumah Nenek Tasih yang tinggal bersama cucunya bisa layak ditempati,” imbuhnya.

Terpisah, Nenek Tasiah menyatakan terimakasih atas bantuan dan kepedulian Kepala Desa Kalong Dua Ulul Azmi. “Kami ucapkan terimakasih,” ungkap Nenek Tasih.

Sebelumnya disebutkan, ketua RT setempat Emad menyebutkan, kejadian rumah ambruk terjadi pada Senin (7/6) dini hari, pukul 04: 00 WIBi. Awal mula kejadian pada pukul 03: 30 WIB, namun waktu itu yang ambruk pada bagian dapur. Tak lama kemudian, bagian rumah kembali ambruk. Ia menyebutkan, saat kejadian sejumlah warga sedang melakukan ronda malam, tiba -tiba rumah dengan keadaan sudah lapuk itu ambruk.

** Arip Ekon

PPE Diberi Waktu 3 Bulan Lunasi Utang Kreditur

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Bogor, PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) diminta advokat suplayer PPE agar segera menyelesaikan utang terhadap kreditur.  “Sebaiknya PPE segera menjual asetnya agar permasalahan utang ini bisa cepat selesai,” kata Rohmat Selamat SH MKn dan Tuti Maulani Chaniago SH sebagai kuasa Hukum dari PT Tohaga Jaya dan CV Mutiara Selatan.

Pihak suplayer juga tidak menginginkan lebih lama lagi untuk menunggu penyelesaian perkara ini. “Kami berikan waktu tiga bulan untuk segera menjual aset dan melunasi semua tagihan klien kami,” katanya.

Menurut Rohmat, upaya itu jalan terbaik bagi PPE untuk menjalankan roda bisnisnya agar lebih optimal lagi.

Sementara itu Direktur PPE Agus Setiawan, SH MH dalam sidang PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) menyatakan bahwa manajemen PPE akan melunasi utangnya

“Utang para kreditur itu utang yang lama, hak mereka untuk menagih, dan kapan PPE bayar akan dilakukan,” ucapnya, setelah sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/6).

“Sampai sejauh ini para kreditur dapat diyakinkan bahwa potensi aset perusahaan yang dimiliki dapat menutupi utang tersebut,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, bahwa pertemuan di pengadilan ini dapat diselesaikan secara musyawarah walaupun lewat pengadilan. “Untuk proposal perdamaian sudah ada dalam prosedur Undang – Undang, dan berharap hari ini ada homologasi. Tetapi banyak dari para kreditur untuk meminta waktu berembuk,” jelasnya.

“Sedangkan laporan dari Kantor Akuntan Publik utang PPE kepada kreditur kurang lebih Rp 28 miliar. Saya berharap adanya perdamaian ini, agar bisnis dapat berjalan kembali,” tandas Agus.

** Nay Nurain

Vio Sorot Banjir, Ada Kesengajaan Bangunan Berdiri di Atas Drainase

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Banjir di sepanjang jalur Jalan Raya Karadenan, Cibinong menyebabkan beberapa pengendara harus mendorong kendaraan karena air yang menggenang cukup tinggi, Rabu (9/6). Warga pun mengeluhkan banjir tersebut dan meminta bantuan anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 1 tersebut untuk menerima keluhan masyarakat Karadenan.

Menurut anggota Komisi 3 Fraksi PPP Ferry Roveo Chechanova, seperti ada kesengajaan yang dibuat oleh dinas terkait yang diduga bersekongkol dengan perusahaan yang memakan bagian drainase hingga masuk ke wilayah perusahaan.

“Itu kan ada Cahaya Logam yang dulu nya matrial dan Gor bulu tangkis yang saat ini jadi bangunan gudang kosmetik, begitu juga PT  Padma  yang beroperasi sebagai gudang logistik kebutuhan pokok, persis berada di atas drainase saluran air, sehingga jika ada sampah yang menyumbat dan benda apapun itulah yang menyebabkan banjir,” jelas Vio panggilan akrabnya.

Menurutnya, disini ada beberapa instansi dinas yang seharusnya bertanggung jawab dan menegur beberapa bangunan yang berdiri diatas drainase, seperti PT Padma dan Cahaya Logam yang menjadi  gudang kosmetik, dalam hal ini Satpol PP sebagai penegak Perda dan Dinas PUPR jangan tutup mata.

“Banjir ini jangan dianggap sepele, banyak masyarakat yang dirugikan , seharusnya dinas terkait Satpol PP menertibkan atau menegur semua pemilik bangunan yang berdiri diatas drainase jalan apalagi menutup drainase jalan, begitupun DPUPR yang punya kewenangan akan hal itu,” tegasnya.

Masih kata dia, bangunan – bangunan yang berdiri diatas irigasi itu sudah menyalahi fungsi bangunan dan fungsi irigasi itu sendiri. Vio meminta Pol PP jangan hanya jadi penonton, begitupun DPUPR, apalagi banjir ini bisa dibilang sering setiap hujan besar sedikit pasti genangan air itu membanjiri jalan raya. “

“Jika sudah begini yang dirugikan siapa, ya masyarakat yang harus menikmati banjir disaat hujan besar. Disini seperti ada kongkalingkong yang dilakukan tim kajian teknis , karena mereka seperti PT Padma dan Cahaya Logam yang sekarang menjadi gudang kosmetik saat membuat siteplant, kenapa tim kajian teknis melegalkan bangunan diatas irigasi,” katanya.

Dia meminta agar dinas terkait seperti DPUPR, DPKPP, dan Pol PP jangan tutup mata karena mana bisa irigasi masuk ke dalam wilayah perusahaan, sedangkan saluran irigasi itu harusnya dimanfaatkan oleh masyarakat.

** Nay Nur’ain

Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Narkotika adalah zat yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang. Obat-obatan tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaiannya berlebihan. Pemanfaatan dari zat-zat itu adalah sebagai obat penghilang nyeri serta memberikan ketenangan. Penyalahgunaannya bisa terkena sanksi hukum.

Kandungan yang terdapat pada narkoba tersebut memang bisa memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan jika disalahgunakan. Menurut UU tentang Narkotika, jenisnya dibagi menjadi menjadi 3 golongan berdasarkan pada risiko ketergantungan.

Narkotika golongan 1 seperti ganja, opium, dan tanaman koka sangat berbahaya jika dikonsumsi karena beresiko tinggi menimbulkan efek kecanduan. Sementara narkotika golongan 2 bisa dimanfaatkan untuk pengobatan asalkan sesuai dengan resep dokter. Dan yang terakhir, narkotika golongan 3 memiliki risiko ketergantungan yang cukup ringan dan banyak dimanfaatkan untuk pengobatan serta terapi.

Bahaya dari narkotika sendiri adalah, dehidrasi, halusinasi, menurunnya tingkat kesadaran serta kematian. Pemakaian zat-zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter dan juga untuk keperluan penelitian. Selebihnya, obat-obatan tersebut tidak memberikan dampak positif bagi tubuh. Yang ada, kualitas hidup menjadi terganggu, relasi dengan keluarga kacau, kesehatan menurun, dan yang paling buruk adalah menyebabkan kematian. Karena itu, jangan coba-coba memakai barang berbahaya tersebut karena resikonya sangat tinggi bagi hidup dan kesehatan.

** Salsabila Thifal [MG/UIK-Jb]

Covid-19 Melonjak di Perum Pura, Puskesmas Tajurhalang Rapid Tes Antigen Secara Masif

0

Tajurhalang | Jurnal Inspirasi

Tingginya angka peningkatan Covid-19 di Perumahan Pura Bojonggede, Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor, pihak Puskemas Kecamatan Tajurhalang menggelar rapid tes antigen di area Masjid Al- Mutaqin Perum Pura, Kamis (10/6/2021).

Penyelenggaraan rapid test antigen itu juga  dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 terutama untuk kluster perumahan. “Peningkatan kasusnya cukup signifikan, ada kecenderungan angka kasus setiap harinya, kita coba antisipasi untuk melakukan pelacakan secara umum,” ujarnya.

Pihaknya Puskemas juga  tidak membatasi siapa saja yang mau diswab, ada warga yang bersedia antigen, dan pemeriksaan itu dilakukan secara acak. “Takutnya ada warga yang terpapar atau tidak,”ujarnya.

Lebih lanjut, Fransiskus menegaskan bahwa dari puluhan orang yang melakukan rapid test antigen pada Kamis (10/6), ada satu orang yang dinyatakan positif Covid-19. “Untuk pemeriksaan hari ini, dari 20 orang ada satu yang positif, antigen ini tidak dibatasi, siapa saja warga perumahan disini dipersilakan datang,” tuturnya.

“Selain pemeriksaan kontak tracing dari kasus, kita testing, kalau ini testing massal secara random di Perumahan Pura, siapa yang mau dirapid antigen untuk tes secara gratis,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Fransiskus membeberkan bahwa rapid test antigen di Perumahan Pura akan dilaksanakan kembali pada Sabtu, 12 Juni 2021 mendatang. “Kalau tidak ada halangan dilaksanakan dua hari, Kamis dan Sabtu,” tegasnya.

Fransiskus kembali menjelaskan bahwa per harinya kasus Covid-19 di Perumahan Pura Bojonggede jumlahnya terus meningkat. “Ada 9 kasus itu data harian kemarin, dua hari lalu ada 7, di komplek Pura ini ada 44 kasus yang aktif, artinya dalam keadaan isolasi dan perawatan RS,” terangnya.

“Dalam seminggu ini ada sekitar 18 kasus, kurang lebih yang baru, makanya kemarin sore saya kontak pengurusnya untuk melihat di Tajurhalang,” tambahnya. 

** Cepi Kurniawan

Pisange Stick Hadir Dengan Rasa Kekinian

0

Depok | Jurnal Inspirasi

Pisang goreng biasanya menggunakan campuran terigu dan beberapa bumbu. Lain halnya dengan Pisange Stick, pisang ini menggunakan campuran terigu dan beberapa bahan lain yang sama dengan banana nugget. Namun, yang membedakan hanya dalam bentuk potongan atau slice-nya.

Pisange Stick ini dapat ditemukan Jl. Pamoras Kp. Bojong Lio, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Depok dengan berbagai varian yang tak kalah menarik dari olahan pisang lainnya.

“Sebenernya kita mendirikan Pisange Stick ini udah ada 3 tahunan. Cuma dulu itu belum ada waktu, jadi kita baru buka lagi. Tapi dari layanan ojek online (ojol) ataupun aplikasi belanja online lainnya sudah ada dari dulu,” ujar Pendiri Pisange Stick, Raffi kepada Jurnal Bogor, Kamis (10/6).

Raffi menerangkan, Pisange Stick ini baru dibuka kembali dalam kurung waktu tiga minggu. “Karena di Depok kan jarang ada pisang crispy yang banyak variannya. Memang seperti banana nugget, tapi yang membedakan itu potongannya. Kalo kita potongannya berbentuk panjang, makanya dinamakan dengan Pisange Stick,” terangnya.

Dia menargetkan anak-anak serta remaja, sehingga varian yang disajikan juga hadir dengan rasa kekinian seperti caramel, green tea, tiramissu, silverqueen, choco cruncy, dan masih banyak lagi. “Kan pisang familiarnya digoreng atau dikasih topping atasnya, sama kita ditambahin  rasa-rasa yang baru. Jadilah hidangan pisang yang kekinian,” tambahnya.

Untuk satu kotaknya berisi 2 pisang atau sekitar 4-8 potongan Pisange Stick. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp10.000-Rp30.000, berhubung masih suasana grand opening, dilakukan promo berupa beli 2 gratis 1 all variant. Harga ini terbilang murah dan standar dengan isian kotak serta lapisan topping yang didapat. “Karena saya sendiri juga suka pisang, jadinya dari dulu udah kepikiran bakal buat olahan seperti ini,” tuturnya.

Raffi memberikan penjelasan, bahwa dengan membuat olahan pisang ini tingkat berkembangnya akan cepat karena pisang itu familiar, mengolahnya mudah, harganya pun standar. “Pisang itu, mau diapain juga enak. Jadi memang banyak gitu yang menikmati, apalagi pas malem-malem,” tutupnya.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

UPT VI Kirim Alat Berat, Dukung Swadaya Perbaikan Jalan

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

UPT Jalan dan Jembatan wilayah VI Cigudeg mendukung warga Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor yang tengah  berswadaya untuk  menutup kubangan jalan  menggunakan material batu agar tidak membahayakan pengendara. Pihak UPT pun mendukung dengan mengirimkan alat berat pemadatan.

Engkos Kosasih saat memberikan keterangan.

Sebelumnya disebutkan, upaya swadaya ini diinisiasi Kepala Desa Curugbitung Engkos Kosasih yang mengaku prihatin dengan kondisi jalan di wilayahnya yang kian hari kerusakannya bertambah parah.

“Kami mendukung mengirimkan alat berat. Ini salah satu bentuk sinergitas antara masyarakat dan Pemerintah Desa, tentu pihak UPT mendukung gotong royong menutup jalan yang berlubang,” ujar Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah VI Cigudeg, Punti Minesa, Kamis (10/6).

Punti menerangkan, ruas Jalan Curugbitung Nirmala, tepatnya di wilayah Desa Curugbitung  saat ini menunggu persiapan proses pelelangan. Untuk perbaikan jalan itu, kata Punti, telah diusulkan. “Mudah -mudahan tahun 2021 ini segera terealisasi. Dalam hal ini sebagai penentu kebijakan adalah Dinas PUPR Kabupaten Bogor dan Badan Anggaran,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah perbaikan jalan tersebut berikut pembuatan drainase jalan, menurut Punti, kalau memang di titik lokasi jalan tidak adanya saluran air, pihaknya nanti akan akomodir. “Biasanya, perbaikan jalan itu sudah berikut pembangunan drainasenya,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, Pemerintah Desa bersama masyarakat sudah dua hari ini bergotong royong melakukan pengurukan jalan berlubang, dibantu alat berat milik UPT Jalan Jembatan wilayah VI Cigudeg.

Sebelumnya, Kepala Desa Curugbitung Engkos Kosasih mengajak warga turun ke jalan untuk memperbaiki jalan tersebut. Aksi itu dilakukan karena banyak warga yang mengeluh kesulitan berangkat ke sekolah dan ke Puskesmas atau yang hendak ke Pasar Cibeber.

Ia meminta jalan tersebut untuk segera diperbaiki. “Kami berharap Bupati Bogor pada 2021 ini untuk segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut. Sehingga pada perayaan HUT RI pada 17 Agustus mendatang kondisi jalan sudah bagus,” tukasnya.

** Arip Ekon

Kurang Pengawasan, Centong Soroti THM Kemang yang Beroperasi Lagi

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Pasca dibongkarnya tempat hiburan malam (THM) di wilayah kecamatan Kemang pada 2019 lalu oleh petugas gabungan Satpol PP Kabupaten Bogor sepertinya pengawasan tempat hiburan di wilayah tersebut saat ini mulai melemah.

Pasalnya, masih banyak ditemukan tempat hiburan malam kini beroperasi kembali, meski dilarang dalam masa pembatasan sosial bersekala besar (PSBB).

Dari pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan masih banyaknya dijumpai THM yang beroperasi. Hal tersebut mendapat perhatian dari Ketua Ormas Centong Iwan S Pamungkas.

Menurutnya, banyaknya bangunan THM yang dibongkar, kini dibangun lagi pemiliknya, karena kurangnya pengawasan.

“Jika sudah seperti ini, kerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan anggaran yang cukup besar sia-sia saja,” ujar Iwan S Pamungkas.

Pria yang akrab dipanggil Kang Igon ini menuturkan masalah THM yang dibongkar sebenarnya bisa diselesaikan andai kata ada keseriusan dari aparat setempat, di kecamatan lain seperti Sukaraja bisa.

Awal 2019 lalu, lanjutnya, puluhan bangunan yang berdiri di bantaran Kali Baru, Kecamatan Sukaraja dibongkar paksa dan sampai sekarang tak ada yang berani membangun lagi, karena setiap hari personel unit Satpol PP setempat kerap menggelar patroli.

“Nah, cara yang dilakukan di kecamatan Sukaraja mengapa tidak diterapkan di kecamatan Kemang,” kata Igon dengan nada kesal.

“Harus ada keseriusan dari pihak pemerintah setempat, baik desa maupun kecamatan. Setiap ada giat langsung tegur atau bongkar jangan sampai mereka beroperasi, atau jangan-jangan ada income dari usaha maksiat tersebut?,” pungkasnya.

** ass/rls

Putra Sungkawa Optimistis Duduki Kursi Ketua IPSI Kota Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Putra Sungkawa maju mencalonkan diri sebagai calon Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor periode 2021-2025. Berbekal pengalaman sebagai pengurus selama beberapa tahun dan telah melahirkan banyak gagasan, ide, dan terobosan bagi IPSI Kota Bogor, calon muda yang mewakili generasi milenial ini optimis bisa membuat perubahan yang lebih baik bagi IPSI Kota Bogor sehingga lebih maju dan berkembang lagi ke depannya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Pendekar Bogor dan masyarakat sadar lingkungan ini mengatakan, dirinya menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon (balon) beserta kelengkapannya kepada panitia SC pada Rabu (2/6) di sekretariat panitia Musyawarah Kota (Muskot) di gedung KONI, Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor.

“Jadi, pendaftaran dan pengambilan berkas itu di mulai dari tanggal 23 sampai 30 Mei. Penyerahan berkas dari tanggal 31 Mei sampai 2 Juni. Nah, saya menyerahkan berkas pas di tanggal 2 Juni di hari terakhir. Pengumuman penetapan calon ketua itu di tanggal 4 Juni. Yang saya tahu ada lima calon ketua yang lolos. Salah satunya saya,” kata pengurus IPSI Kota Bogor bidang bidang seni dan budaya ini,” Selasa (8/6/21).

Putra mengungkapkan, berdasarkan ketentuan secara umum syarat untuk menjadi ketua, pertama, selain berpengalaman juga pernah menjadi pengurus minimal empat tahun. Kedua, memiliki wawasan khusus dan terobosan untuk dunia persilatan baik dari sisi olahraga maupun seni budaya. Selain itu, juga harus mengerti bagaimana menjalankan keorganisasian.

“Alhamdulillah secara umum saya bisa memenuhi semua persyaratan itu, dan selama saya menjadi pengurus IPSI Kota Bogor dari tahun 2017 hingga sekarang telah banyak gagasan dan terobosan-terobosan yang saya lakukan,” kata pria yang juga pernah menjadi pengurus IPSI Kota Bekasi periode 2013-2017 ini.

Selain memiliki pengalaman menjadi ketua pelaksana dan kurator di berbagai event pencak silat, Putra menuturkan, peran aktif dirinya di kepengurusan IPSI Kota Bogor di antaranya menjadi penggagas dan ketua pelaksana pada acara festival keragaman budaya di Taman Ekspresi Sempur, bekerjasama dengan Disdik dan Disparbud Kota Bogor pada tahun 2019. Masih di tahun yang sama menjadi penggagas dan mewakili ketua IPSI Kota Bogor pada MoU dengan kadisdik dalam rangka menjadikan pencak silat sebagai ekskul wajib di setiap sekolah di Kota Bogor.

Selain itu, dirinya juga pernah menjadi penggagas dan ketua pelaksana kejuaraan pencak silat Kapolresta Cup tahun 2019 yang mana event ini, direkomendasikan oleh IPSI Jawa Barat. Kemudian di tahun 2020 menjadi penggagas dan ketua pelaksana acara penghargaan pendekar Bogor untuk para tokoh pencak silat di Kota Bogor bekerja sama dengan walikota dan ketua DPRD Kota Bogor. Terakhir di 2021, menjadi penggagas dan ketua pelaksana acara penghargaan peserta festival pencak silat bekerja sama dengan Disparbud Kota Bogor.

“Visi saya adalah mengembangkan potensi insan pencak silat Kota Bogor di setiap aspek kehidupan dan menjadikan IPSI Kota Bogor sebagai lembaga yang berkarakter dan bermartabat. Saya juga akan berupaya mewujudkan cita-cita sesepuh dan guru pencak silat terdahulu agar pencak silat Kota Bogor terus berkembang dengan prinsip silih asah, silih asih, silih asuh dan silih wangi,” ucapnya.

Untuk misi, lanjutnya, dirinya akan membangun sinergi sumber daya manusia dalam kepengurusan IPSI Kota Bogor sesuai dengan potensi dan kompetensi di setiap bidangnya. Meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin dengan instansi pemerintah dan lembaga lainnya dalam rangka mewujudkan gerakan Bogor Sadar Silat.

Meningkatkan prestasi IPSI Kota Bogor. Menyediakan padepokan untuk sekretariat IPSI dan rumah insan pencak silat Kota Bogor. Mendorong penyetaraan apresiasi terhadap prestasi pencak silat seni tradisi oleh instansi terkait. Bekerjasama dengan badan usaha milik daerah maupun swasta untuk menjadi orang tua asuh secara kelembagaan dengan IPSI Kota Bogor, serta mendorong pencak silat tradisi untuk menjadi bagian program pariwisata visit Bogor.

“Saat ini, Perguruan Silat (PS) yang tergabung di IPSI Kota Bogor ada 52 PS. Saya memiliki program serta visi misi yang jelas untuk menjadikan pencak silat di Kota Bogor kembali maju dan berprestasi sebagai olahraga tradisi yang harus dimajukan dan dikuatkan. Semoga apa yang saya niatkan ini didukung oleh semua pihak untuk IPSI yang lebih baik,” harapnya.

Diketahui, pengurus Cabang IPSI Kota Bogor menjadwalkan pemilihan Ketua IPSI Kota Bogor periode 2021-2025 digelar pada 12 Juni mendatang di acara Muskot yang akan dilangsungkan di gedung Yonif 315, Gunung Batu, Kota Bogor.

Dari hasil keputusan musyawarah panitia pengarah (SC) 4 Juni 2021, ada lima calon ketua IPSI periode 2021-2025 yang lolos ke tahapan selanjutnya yakni Lilies Suarsih Ismod, Subono Widoyoko (Incumbent), Hesti Yuliati, Putra Sungkawa, dan Tb. Lutfi Suyudi.

Handy Mehonk | **