23.5 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1178

Meriahnya Ritual Petik Padi Menutup Sekolah Lapang Manajemen Budidaya Tanaman Sehat di Kepanjen

0

Malang | Jurnal Inspirasi

Kepanjen sebagai salah satu sentra padi di Kabupaten Malang, terus menunjukkan geliatnya untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas tanaman padi. Dukungan penuh senantiasa diberikan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab Malang, dengan berbagai suntikan program. Diantaranya adalah bantuan benih, berbagai alat dan mesin pertanian, juga berbagai pelatihan untuk peningkatan SDM.

Sekolah Lapang Manajemen Budidaya Tanaman Sehat (SL MBTS) adalah salah satu kegiatan Kementrian Pertanian melalui DTPHP, yang memberikan support kepada petani untuk mengikuti perkembangan teknologi dalam budidaya padi sehat. Melalui program ini, petani dilatih untuk selalu mengamati ekosistem lahan padi mereka, agar mereka dapat memahami kebutuhan tanaman untuk dapat berproduksi dengan baik.

Secara konvensional, petani selalu menerapkan pemupukan, pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman), baik itu gulma, hama maupun penyakit, dengan cara yang sama turun temurun. Sedangkan kondisi lahan dan tanaman setiap saat selalu berubah.

Melalui Sekolah Lapang, petani diajarkan untuk mengamati keadaan lahan dan tanaman, supaya pemenuhan kebutuhan air, pupuk dan pestisida sesuai dengan kebutuhan tanaman. Dengan Manajemen Budidaya Tanaman Sehat, diharapkan keseimbangan lingkungan tetap terjaga. Dalam artian produktivitas tinggi bisa tercapai, namun kelestarian lingkungan terus dijaga.

Kelompok Tani Lestari I desa Sengguruh Kec. Kepanjen, menerima kegiatan SL MBTS pada bulan Maret 2021. Dibuka oleh Kepala Desa Sengguruh, Jamhuri, pada tanggal 20 Maret 2021. Petani mengikuti kelas belajar selama 10x dalam 1 musim tanam, dan ditutup pada tanggal 10 Juni 2021 oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kab Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si.
Didampingi oleh Jajaran Muspika Kepanjen, PJB UP Brantas desa Sengguruh, Kepala Perum Jasa Tirta, Bpk Budiar menutup SL MBTS dengan Panen Raya yang diawali dengan Ritual Petik Padi. Ritual ini masih banyak dijalankan oleh petani karena merupakan tradisi tahunan yang diturunkan nenek moyang setiap musim panen tiba. Tradisi ini sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen, dan dipercaya membawa keselamatan, kelancaran rizki bagi masyarakat.

Ritual Petik Padi dan Panen Raya ini disambut dengan sangat antusias oleh warga sekitar. Dengan diawali ujub secara tradisi Jawa oleh Sesepuh Bpk Sarto, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan Bersama dengan berbagai makanan yang dibawa oleh masing-masing petani. Dihibur dengan peserta SL yang menyanyikan Mars SLPHT gubahan POPT Kepanjen, Muji Slamet, semua hadirin merasakan kemeriahan serta rasa syukur atas berkat yang diterima. Dengan harapan usaha tani mereka selanjutnya akan terus diberkati dan dilindungi oleh Yang Maha Kuasa.

** Silviana Kusuma Wardhani, SP. / BPP Kepanjen

Cita Rasa Unik Ala Kuliner Tyova

0


Depok | Jurnal Inspirasi
Selain nasi uduk, nasi kuning pun menjadi menu makanan yang diminati masyarakat. Nasi kuning mempunyai aroma yang berbeda, serta disajikan dengan tambahan menu lauk sesuai dengan daerah yang membuatnya seperti ayam goreng, ayam bakar, telur dan sebagainya.

Sama halnya dengan Kuliner Tyova ini, tepatnya di Depok, Ratu Jaya, Cipayung, Depok. Mereka menyajikan menu nasi kuning dengan rasa yang menarik. Tak hanya nasi kuning biasa, mereka juga menghadirkan nasi kuning karakter yang biasa di sajikan untuk acara syukuran.

“Kalo yang menarik dari Kuliner Tyova ini sih di sambal hijaunya karena punya cita rasa sendiri, kemudian dicampur dengan ayam bakar. Jadi ada campur-campur pedes manisnya,” ujar pendiri Kuliner Tyova, Suheni kepada Jurnal Bogor, Jumat (11/6).

Suheni menerangkan, untuk menu utama yang sering dipesan yaitu ayam bakar dengan campuran sambal hijau. Kemudian menu nasi kuning karakter, biasanya dipesan untuk agenda ulang tahun, nujuh bulanan, syukuran, serta arisan keluarga.

Biasanya pesanan yang banyak atau menumpuk terjadi pada bulan-bulan yang mendekati Ramadhan, ataupun hari hari besar, seperti Maulid, Isra’ Mi’raj dan sebagainya. “Untuk harga yang ditawarkan, berkisar Rp18.000 sampai dengan Rp25.000. Dan pemesanan dilakukan H-3 ataupun H-7 sebelumnya, yang pasti kalian juga bisa request untuk menu yang diinginkan,” tutupnya.

** Azizah [MG/UIK-Jb]

Pajak Sekolah Minta Dikaji Ulang

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengkaji ulang  wacana memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada sekolah atau jasa pendidikan melalui Revisi UU Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

“PGRI meminta pemerintah dan DPR untuk mengkaji ulang [kebijakan ini]. Karena dengan kondisi Covid-19 ini, teman-teman swasta mulai PAUD sampai perguruan tinggi dalam suasana berjuang, suasana sulit,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PGRI Dudung Abdul Qodir dikutip dari CNN, Jumat (10/6).

Dudung menilai pemungutan pajak pada layanan pendidikan bukan hanya merugikan pengelola pendidikan, namun juga masyarakat. Menurutnya, akan banyak pengelola pendidikan yang membebani pajak kepada masyarakat karena tidak mampu menalangi pengeluaran lebih.

Akibatnya, biaya sekolah akan lebih mahal karena dibebani pajak. Kondisi tersebut, menurutnya akan berdampak besar terhadap dunia pendidikan, khususnya dengan kondisi ekonomi yang masih lesu karena dampak pandemi Covid-19.

Jika pemerintah menginginkan wacana itu tetap dijalankan, Dudung menyarankan kebijakan tersebut dilakukan setelah ekonomi sudah kembali normal. Ia juga meminta pemerintah melibatkan masyarakat dalam pembahasan kebijakan pemungutan pajak itu.

Menurutnya, pemerintah dan DPR perlu mengundang organisasi masyarakat terkait seperti PGRI, PP Muhammadiyah, hingga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk membahas keputusan tersebut karena bisa berdampak pada masyarakat luas.

“Kalau ekonomi sudah bangkit, sudah normal, ayo kita kaji bersama-sama, apakah sudah tepat komersialisasi pendidikan di republik ini?” tambahnya.

Sebelumnya, draf Revisi UU KUP menghapus jasa pendidikan dari kategori jasa yang tidak dikenai PPN. Pada UU KUP yang saat ini berlaku, jasa pendidikan masuk kategori jasa bebas PPN sehingga dibebaskan dari pajak.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengklaim rencana kebijakan itu dipikirkan pihaknya untuk keadilan. Argumen tersebut ia sampaikan karena dengan begini masyarakat yang mampu bakal dikenakan pajak dan tidak mendapat pembebasan PPN.

Ia juga berdalih pengenaan PPN pada sekolah tidak selalu berdampak pada peningkatan biaya pendidikan. Pada sekolah yang dibiayai pemerintah, kata dia, maka pajak akan ditanggung pemerintah.

“Kalau yang seperti ini kan nirlaba atau subsidi, jadi tidak dikenai PPN. Jadi sasarannya lebih kepada yang segmennya konsumen mampu, termasuk pendidikan non-sekolah,” jelas Yustinus.

** ass/cnn

Pedagang Pasar Sentul City Divaksin Covid-19

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pasar modern di Kawasan Sentul City yakni Pasar Bersih Sentul City bersama dengan Puskesmas Babakan Madang mengadakan program vaksinasi Covid-19 yang diperuntukkan bagi para pedagang pasar yang terdiri dari pedagang ruko, kios dan lapak. Program ini juga diperuntukan bagi petugas kebersihan dan keamanan pasar yang setiap hari berinteraksi di lingkungan pasar. Kegiatan pemberian vaksin sinovac yang dikhususkan bagi pelayanan publik ini bertempat di Sentul Tower Apartement dengan menyasar 300 penerima vaksin, Kamis (10/6).

Pasar Sentul City menjadi pasar pertama di wilayah Babakan Madang yang telah melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19. Hal itu disampaikan dr. Desy Podangsari Neidy selaku kepala puskesmas Babakan Madang.

“Vaksinasi ini pertama dilakukan di Pasar Bersih Sentul City. Jadi kita ingin pasar Sentul City Babakan Madang ini menjadi percontohan Kabupaten Bogor bahwa di pasar Sentul City ini sudah semua pedagang divaksinisasi,” terangnya.

Sebelum dilakukan vaksinasi, secara bergantian peserta vaksinasi Covid-19 harus melewati beberapa tahapan, yang pertama adalah meja 1 yakni registrasi, kemudian ke meja 2 yakni skrining kesehatan, baru ke meja 3 yakni vaksinasi. Setelah mendapatkan vaksinasi peserta lanjut ke meja 4 yakni pencatatan dan terakhir tempat observasi/pemantauan.

Selama pelaksanaan kegiatan ini tidak henti-hentinya petugas mengingatkan peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 3 M yaitu Memakai Masker dengan Benar, Mencuci Tangan dengan Hand Sanitizer serta Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

“Kami mendukung program pemerintah karena kami menyadari bahwa pasar adalah tempat terjadinya pertemuan banyak pihak yang kita tidak tahu asalnya dari mana saja, resiko tinggi. Mungkin pengunjung pasar adalah mayoritas warga sentul tapi warga luar pun banyak, untuk itu kami fokus untuk berkontribusi dalam program menuntaskan pandemi covid ini. Alhamdulillah pihak dinas kesehatan melalui Puskesmas Babakan Madang pun mensupport langsung pada saat kami mengajukan permohonan vaksinasi dan kami menjadi prioritas. Bahkan saat ini kami menjadi percontohan untuk Babakan Madang”, ujar Prastiti Handayani Direktur Pasar Bersih Sentul City.

Ia pun berharap, dengan telah dilakukannya vaksinasi ini, dimana setidaknya sudah 50% lebih pedagang yang telah divaksin hari ini, maka warga atau pengunjung akan lebih nyaman datang ke pasar Sentul City.

Untuk mengetahui pedagang mana yang sudah divaksin atau belum, kita dapat mengetahuinya dengan cara melihat pada dinding ruko, kios atau lapak apakah sudah ditempel stiker atau belum. Stiker digunakan sebagai penanda bahwa pedagang tersebut sudah melakukan di aksin atau belum dan juga sebagai media edukasi kepada pedagang lain yang belum berpartisipasi dalam program ini.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Pasar Sentul City ini juga ditinjau langsung serta mendapat dukungan positif dari camat Babakan Madang, Cecep Imam.

“Saya memberikan support baik kepada yang akan divaksin ataupun yang memberikan vaksin. Pesan khusus para pedagang yang ada di Pasar Bersih Sentul saya harap semua divaksin”, tutupnya.

Perlu diketahui, untuk vaksinasi kedua nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 8 juli 2021.

** Fredy Kristianto

Kondisi Stabil dan Membaik, KB Bukopin Sandang Peringkat Pefindo AAA

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
KB Bukopin berhasil mendapatkan peringkat id AAA dari PEFINDO selaku pemeringkat efek Nasional. Sebelumnya PEFINDO memberi predikat idAA kepada Perseroan untuk periode review September 2020 setelah KB Kookmin Bank resmi menjadi majority shareholder.

Dengan demikian outlook untuk peringkat Perseroan saat ini adalah “Stabil”. Selain peringkat korporasi, peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II/2015 KB Bukopin juga meningkat menjadi idAA dari idA+.

Mengacu pada rilis yang dipublikasikan oleh PEFINDO, meningkatnya peringkat Perseroan saat ini tercermin dari dukungan yang solid dari para pemegang saham.

Selain itu PEFINDO juga menilai bahwa dukungan dari KB Kookmin Bank semakin kuat kepada Perseroan, terutama dengan berakhirnya proses hukum terkait kepastian penetapan KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali.

Lebih lanjut, PEFINDO dalam rilisnya menjelaskan, bahwa peringkat idAAA memiliki peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kapasitasnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, dibandingkan dengan obligor Indonesia lainnya, lebih unggul.

Keamanan utang dengan peringkat idAA berbeda dari utang dengan peringkat tertinggi hanya pada tingkat yang kecil. Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya pada efek utang, relatif terhadap emiten Indonesia lainnya, sangat kuat.

Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari KB Kookmin Bank, posisi pasar yang kuat di industri perbankan dan kemitraan bisnis strategis dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

President Director KB Bukopin Rivan A. Purwantono menyatakan, pihaknya sangat bersyukur dan mengapresiasi sebaik-baiknya dengan peningkatan peringkat yang diberikan PEFINDO saat ini.

“Hal ini dapat menjadi acuan para investor dan calon investor untuk tetap percaya dengan kinerja Perseroan saat ini dan kedepannya, karena kuatnya dukungan KB Bukopin sebagai PSP yang konsisten mendukung kemajuan KB Bukopin,” ujar Rivan.

Senada dengan PEFINDO, Rivan mengatakan, kenaikan peringkat ini sangat dipengaruhi oleh status hukum KB Kookmin Bank yang semakin jelas selaku pemegang saham pengendali serta semakin eratnya kerjasama dan kesepahamaan dengan Bosowa sebagai pemegang saham lainnya, memberi andil besar dalam naiknya peringkat KB Bukopin.

Sebelumnya pada Senin, 7 Juni 2021 kedua pemegang saham menandatangani kesepakatan untuk mendukung percepatan pertumbuhan KB Bukopin.

Kedua pemegang saham terbesar KB Bukopin ini sepakat saling mencabut tuntutan hukum. Sebagai pemegang saham pengendali, KB Kookmin Bank memiliki fokus dan komitmen untuk menjadikan Perseroan sebagai Bank yang sehat dan prudent di tanah air.

KB Kookmin Bank konsisten memberikan dukungan signifikan kepada Perseroan, terutama dalam hal likuiditas dan permodalan. Selain itu seluruh aspek strategis dalam penguatan bisnis, manajemen risiko, SDM, serta infrastruktur IT menjadi fokus Perseroan dalam proses transformasi.

Selain transformasi, dalam waktu dekat Perseroan akan melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Terdapat 7 (tujuh) agenda yang akan dimintakan persetujuan pemegang saham, salah satunya berupa pelaksanaan aksi korporasi Penawaran Umum Terbatas (PUT) ke enam. Perseroan berharap melalui PUT VI ini dapat semakin memperkuat struktur permodalan yang dimiliki.

“Penguatan modal ini menjadi komitmen bersama kami dan PSP, dan didukung OJK untuk dilaksanakan tahun ini, diharapkan pemegang saham lainnya juga dapat berpartisipasi memperkuat permodalan kami. Pasca RUPST ini akan kami ajukan dulu ke OJK,” jelas Rivan terkait rencana aksi korporasi tersebut.

Handy Mehonk |**

Pajak Merambah Sekolah

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Tak hanya pada sejumlah barang seperti sembako, Pemerintah akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada 11 kelompok jasa yang saat ini masih bebas PPN. Salah satunya yaitu jasa pendidikan. Adapun saat ini, jasa pendidikan yang bebas PPN di antaranya yaitu pendidikan sekolah seperti PAUD, SD-SMA, perguruan tinggi; dan pendidikan luar sekolah.

“Jenis jasa yang tidak dikenai PPN yakni jasa tertentu dan kelompok jasa sebagai berikut (g. Jasa Pendidikan) dihapus,” tulis Pasal 4A ayat 3 draf RUU KUP dikutip pada Kamis (10/6).

Selain pendidikan, ada juga kelompok jasa lainnya yang akan dikenakan PPN, yaitu jasa pelayanan kesehatan medis; jasa pelayanan sosial; jasa pengiriman surat dengan prangko; jasa keuangan; jasa asuransi.

Ada juga jasa penyiaran yang tidak bersifat iklan; jasa angkutan umum di darat dan di air serta jasa angkutan udara dalam negeri yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari jasa angkutan udara luar negeri; jasa tenaga kerja; jasa penyediaan telepon umum menggunakan uang logam; serta jasa pengiriman uang dengan wesel pos.

Sehingga, nantinya hanya ada enam kelompok jasa yang masih bebas PPN. Keenam kelompok jasa tersebut yaitu jasa keagamaan; jasa kesenian dan hiburan; jasa perhotelan; jasa yang disediakan oleh pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum; jasa penyediaan tempat parkir; serta jasa boga atau katering.

Kelompok barang dan jasa yang bebas PPN tersebut di antaranya merupakan objek pajak daerah dan retribusi daerah. Hal ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pajak daerah dan retribusi daerah.

Menyikapi adanya pajak pendidikan, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busyro Muqoddas secara pribadi mempertanyakan rencana pemerintah tersebut. “Kenapa harus dibebani pajak? Filosofinya apa? Undang-undang itu kan perumusannya kan harus berlandaskan landasan filosofis, landasan sosiologis dan konsep yuridis. Harus dijelaskan,” kata Busyro, Kamis (10/6).

Busyro menegaskan kewajiban negara adalah menyelenggarakan dan memenuhi hak pendidikan bagi seluruh penduduk Indonesia. Amanat itu sudah tercantum dalam Undang-undang Dasar 1945.

Berdasarkan itu, lanjut dia, sudah sepatutnya APBN dialokasikan sebesar-besarnya bagi kepentingan pendidikan agar terjangkau masyarakat. “Pendidikan mencerdaskan rakyat. Konsekuensinya APBN harus diarahkan kepada proses pendidikan yang terjangkau. Apa itu? Yaitu biayanya,” kata dia.

Selain itu, Busyro juga meminta agar Kementerian Keuangan harus terbuka dan jujur untuk menjelaskan rencana kebijakan sekolah terkena PPN tersebut. Ia pun meminta pemerintah terbuka terkait regulasi ini dengan melibatkan pemangku kepentingan lain yang terkait kebijakan tersebut.

“Tiap rencana yang akan membebani rakyat itu harus jadi diskusi publik, yaitu harus menghargai demokrasi, sehingga naskah akademik berikan kepada pihak-pihak terkait. Jangan sepihak. Kalau sepihak, bisa muncul neo-otoritarianisme,” kata dia.

**ass

Habib Rizieq Bongkar Kesepakatan dengan BG dan Tito

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Terdakwa kasus swab test RS Ummi Bogor Habib Rizieq Shihab mengungkap pertemuan dengan Kepala BIN Budi Gunawan saat di Jeddah, Arab Saudi, Juni 2017, saat membacakan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6). Pertemuan itu untuk menyelesaikan konflik guna membuka ruang dialog dan rekonsiliasi. Habib Rizieq mengatakan, pertemuan di hotel bintang lima kota Jeddah menghasilkan kesepakatan yang bagus yakni menghentikan semua kasus hukum dirinya dan kawan-kawan untuk menghindari fitnah kriminalisasi.

“Di antara isi kesepakatan tersebut adalah stop semua kasus hukum saya dkk dan sepakat mengedepankan dialog daripada pengerahan massa dan siap mendukung semua kebijakan pemerintahan Jokowi selama tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam dan konstitusi negara Indonesia,” ujar mantan Pemimpin FPI itu.

Tak hanya bertemu Budi Gunawan, mantan Kapolri Tito Karnavian pernah dua kali menemuinya untuk berdialog di salah satu hotel bintang lima dekat Masjidil Haram Kota Makkah pada tahun 2018 dan 2019.

Dalam pertemuan itu, dia menekankan untuk tidak terlibat dalam politik praktis terkait Pilpres 2019 dengan syarat yang dimaksud antara lain stop penodaan agama, stop kebangkitan PKI, stop penjualan aset negara ke asing maupun aseng.

Setelah kesepakatan itu terjalin kenyataannya Habib Rizieq dicekal untuk kembali ke Indonesia karena ulah intelijen hitam berskala besar. “Namun sayang sejuta sayang dialog dan kesepakatan yang sudah sangat bagus dengan Menko Polhukam dan Kepala BIN serta Kapolri saat itu akhirnya semua kandas akibat operasi intelijen hitam berskala besar yang berhasil memengaruhi Pemerintah Saudi sehingga saya dicekal/diasingkan dan tidak bisa pulang ke Indonesia,” ungkap Habib Rizieq.

Sementara mengenai tuntutan 6 tahun penjara, Habib Rizieq menegaskan tidak masuk akal. Sebab, dalam aturan yang ada tidak tertera sanksi pidana penjara bagi pelanggar proktokol kesehatan (prokes).

“Saya mendengar dan membaca tuntutan JPU (jaksa penuntut umum) yang menjatuhkan saya dengan tuntutan penjara 6 Tahun. Tuntutan JPU tersebut tidak masuk di akal dan berada jauh di luar nalar, bahkan terlalu sadis dan tidak bermoral,” ucap Rizieq.

Alasan Rizieq mengganggap tuntutan jaksa tak masuk akal karena kasus yang menjeratnya itu merupakan pelanggaran prokes, di mana, dalam kasus itu penerapan sanksi seharuanya hanya saksi teguran dan denda.

Selain itu, merujuk pada Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) nomor 6 Tahun 2020, tidak tertera kasus pelanggaran prokes diberi saksi pidana penjara. Dalam aturan itu, setidaknya ada empat sanksi yang bakal diberikan kepada para pelanggar prokes. Semisal, teguran lisan atau teguran tertulis, kerja sosial, denda administratif, dan penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.

“Bahwa kasus pelanggaran prokes adalah kasus pelanggaran bukan kasus kejahatan. Sehingga, cukup diterapkan sanksi administrasi bukan saksi hukum pidana penjara,” lanjut dia.

Habib Rizieq Shihab juga menyinggung sejumlah pejabat publik seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto hingga Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang sempat merahasiakan pernah terinfeksi virus corona (Covid-19) kepada publik.

Habib Rizieq bahkan menyeret nama Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, akibat ulah Bima Arya, pasien dan dokter harus menanggung kekejaman kriminalisasi. Habib Rizieq menyatakan apa yang dikatakan Bima Arya dalam persidangan yang menampilkan dirinya sebagai saksi fakta JPU, Wali Kota Bogor itu berbohong dan berbuat licik.

Rizieq menguraikan 10 poin kebohongan dan kelicikan Bima Arya saat menjadi saksi fakta JPU dalam persidangan kasus tes swab RS Ummi. Poin pertama, Habib Rizieq mengatakan, saat menjalani perawatan pada 26 dan 27 November 2020 lalu Bima Arya, Kapolres, dan Dandim Kota Bogor datang ke RS Ummi. “Mereka disambut baik oleh RS dan dipertemukan dengan keluarga HRS lalu musyawarah sepakat untuk selesaikan masalah secara kekeluargaan,” kata Rizieq.

Kedatangan Bima Arya untuk memastikan kondisi Rizieq yang dikabarkan terpapar Covid-19 dan guna mencegah timbulnya kerumunan warga di RS Ummi Bogor. Setelah itu, Satgas Covid-19 Kota Bogor meminta pihak RS Ummi selaku RS rujukan menangani pasien Covid-19 melaporkan kondisi Rizieq dan meminta agar dilakukan tes swab PCR.

Selanjutnya, tanpa ada persetujuan Bima Arya yang sewaktu awal bertemu menyatakan akan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan ternyata meminta Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah membuat laporan polisi.

“Dan dalam persidangan Bima Arya mengaku bahwa dia lebih mengedepankan penyelesaian hukum daripada penyelesaian kekeluargaan sehingga bertolak belakang dengan kesepakatan musyawarah yang ingin penyelesaian kekeluargaan,” ujar Habib.

Tak hanya melanggar berbuat licik, Bima Arya pernah menyatakan akan mencabut laporan polisi terhadap manajemen RS Ummi, menurutnya janji pernyataan itu disampaikan ke tokoh agama Kota Bogor. Namun, janji tersebut hanyalah dusta belaka lantaran Bima Arya nyatanya tidak pernah mencabut laporan polisi hingga penanganan perkara diambil alih Bareskrim Polri lalu membuat Rizieq dan Muhammad Hanif Alatas menjadi tersangka.

“Faktanya laporan polisi tidak pernah dicabut dengan alasan dilarang oleh Kapolda Jawa Barat. Ketiga bahwa benar Bima Arya menyatakan bahwa RS Ummi tidak kooperatif dan tidak pernah melapor sampai saat Bima Arya hadir dalam sidang tanggal 8 April 2021,” katanya.

Menurut dia, pernyataan Bima Arya selama menjadi saksi fakta yang menyebutkan RS Ummi tidak kooperatif dan tidak pernah melaporkan hasil tes swab PCR merupakan suatu kebohongan. Nyatanya pihak RS menyambut baik kedatangan Satgas Covid-19 Kota Bogor dan setuju dilakukan tes swab PCR sebagaimana permintaan Satgas kepada RS Ummi dan keluarga.

“Laporan hasil tes PCR saya juga sudah dikirim secara online dan real time oleh Laboratorium RSCM ke Kemenkes pada 27 November 2020. Jadi laporan tersebut bukan langsung ke Wali Kota atau ke Satgas Covid-19 karena Satgas Covid tidak berwenang mengambil rekam medis pasien dari rumah sakit,” ujar Rizieq.

Hasil tes swab PCR baru disampaikan RS Ummi ke Dinkes Kota Bogor pada 16 Desember 2020 bukan karena alasan tidak kooperatif melainkan saat itu berkas diambil penyidik Satreskrim Polres Kota Bogor sebagai bahan penyelidikan dan penyidikan laporan yang dibuat Bima Arya pada 28 November 2020.

“Karena berkas pasien diambil penyidik akibat laporan Bima Arya pada 28 November 2020 dan baru dikembalikan kurang lebih dua minggu kemudian,” ucapnya.

** ass

Server Disdukcapil Diserang Hacker

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Layanan online dokumen kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor terganggu pada Kamis (10/6). Hal itu lantaran server milik OPD tersebut diretas oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Akibatnya, Disdukcapil pun terpaksa menonaktifkan seluruh layanan yang terhubung dengan internet.

Kepada wartawan, Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan, langkah meninaktifkan layanan online dilakukan atas arahan Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Data kependudukan Kota Bogor, termasuk data yang diretas oleh hacker. Jadi pada saat itu juga kita harus mematikan seluruh layanan yang terhubung internet. Termasuk layanan aplikasi Si Kancil Berlari,” ujar Sujatmiko, Kamis (10/6).

Padahal, sambung dia, layanan online tersebut banyak membantu masyarakat Kota Bogor di tengah pandemi.

Akibat peristiwa itu, Dirjen Dukcapil meminta Disdukcapil Kota Bogor memperkuat sistem proteksi server untuk mengantisipasi kejadian serupa tak terulang.

Disinggung mengenai apakah seluruh data penduduk yang diretas. Sujatmiko mengaku belum mengetahui secara pasti.

Ia meminta masyarakat tidak khawatir, sebab Dirjen Dukcapil telah melakukan langkah cepat ketika sistem di Dukcapil pada empat daerah diretas.

“Tidak tau persis karena terinformasikan di-hack, pemanfaatan oleh oknum tertentu kita juga belum tahu. Mematikan sistem adalah langkah cepat agar data yang dijual belum tereksekusi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Sujatmiko, walau layanan online dimatikan dan menyebabkan warga beralih ke layanan manual. Tetapi, hal itu tak menimbulkan kerumunan. “Kami tetap tekankan agar warga menjaga prokes. Kita pun terus berupaya mengambil langkah cepat dalam pelayanan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim  menegaskan, telah menginstruksikan Disdukcapil untuk tidak dulu memakai jaringan internet, sebelum keamanannya dipastikan.

“Akan secepat mungkin untuk update data yang betul-betul aman. Sehingga tak ada lagi data yang kemudian bisa diubah atau dijual,” tukas Dedie.

** Fredy Kristianto

Jelang PTM, Orangtua Murid Ngadu ke Dewan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Jelang dimulainya sistem pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bogor. Sejumlah orang tua murid menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk meminta kepastian kepada legislator terkait keamanan anak-anaknya jika PTM digelar nanti, Selasa (8/7) mendatang.

Kedatangan orang tua murid ini, diterima oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Said Muhamad Mohan, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Ence Setiawan dan anggota Komisi IV Endah Purwanti, Devie Prihartini Sultani serta Achmad Rifki Alaydrus.

Mohan mengungkapkan, orang tua murid dari SMP Negeri 1 Kota Bogor mengkhawatirkan bagaimana jika anaknya terpapar covid-19 di sekolah nanti. Selain itu juga perwakilan orang tua murid ini menanyakan bagaimana mekanisme penanganan kasus di sekolah.

“Saya jelaskan, nantinya jika ada kasus positif maka akan langsung ditangani oleh DInkes melalui Puskesmas terdekat. Namun hal tersebut tidak dijelaskan oleh pihak sekolah kepada orang tua murid saat sosialisasi PTM, jadi kami komisi IV jelaskan kembali,” kata Mohan.

Bukan hanya itu, Mohan juga mengungkapkan bahwa orang tua murid masih khawatir terhadap penerapan prokes sebelum masuk sekolah. Para orang tua murid menyarankan agar dilakukan rapid tes agar tidak terjadi penularan di sekolah.

Karena kasus OTG masih menjadi momok bagi para orang tua yang khawatir anaknya terpapar dari siswa lain yang tidak ketahuan membawa virus.

“Saya sampaikan memang betul sempat kami sampaikan hal itu ke Kadisdik, bagaimana kalau dilakukan rapid test terlebih dahulu. Tapi Kadisdik sudah komunikasi dengan Kadinkes, hal itu tidak memungkinkan karena berapa banyak alat rapid test yang dibutuhkan, sedangkan saat pulang kalau mau fair ya harus di rapid lagi. Nah itu memang kekhatwatiran terutama yang OTG yang tidak terdeteksi dengan thermo gun itu bisa saja menjadikan klaster baru,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

ARMY Berterimakasih Kepada Ojol

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Penggemar BTS dari Indonesia atau biasa disebut dengan ARMY melakukan penggalangan dana untuk driver ojek online yang sudah rela mengantre untuk mengantar pesanan BTS Meal. Pengggalangan dilakukan sebagai ungkapan rasa terima kasih.

BTS Meal merupakan menu kolaborasi antara boygroup BTS dengan McDonald’s yang resmi diluncurkan pada Rabu (9/6).

Dalam satu paket BTS Meal, terdapat sembilan potong Chicken McNugget, Sweet  Chili dan Cajun Sauces, Medium Frenc Fries serta Medium Drink.

Menu yang hanya bisa dipesan melalui Drive Thru, Aplikasi McDonald’s dan ojek online atau ojol ini membuat gerai McDonald’s di seluruh Indonesia ini dipenuhi oleh para ojol yang rela menunggu berjam-jam dan juga antrean yang Panjang.

Sebagai bentuk rasa terima kasih kepada para ojol, ARMY Indonesia menggalang dana untuk para ojol yang sudah rela mengantre lama demi mengantarkan pesanan BTS Meal.

Galang dana yang dilakukan untuk menyambut BTS Meal dan BTS Anniv Dengan Berbagi pada 13 Juni mendantang melalui platform Kitabisa.com

ARMY Indonesia Festa telah membuka donasi sejak dua hari yang lalu dari target Rp. 50 Juta, dan sudah berhasil mengumpulkan dana mencapai Rp. 42 Juta lebih.

Diharapkan donasi yang telah terkumpul bisa membalas jasa ojol yang rela mengantre dan menunggu berjam-jam demi BTS Meal sampai kepada pembeli.

** Khoirun Nisa [MG/UIK-JB]