34.9 C
Bogor
Tuesday, August 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1154

Nikmatnya Ngopi di Kedai Kopi Handoko Bogor

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Tempat wisata kuliner banyak dikunjungi oleh pengunjung disaat akhir pekan, saat ini Kota Bogor banyak menyediakan tempat wisata kuliner atau tempat untuk berkumpul bersama teman, keluarga hingga pasangan, dengan konsep coffee shop bernuansa outdoor membuat menarik dan unik.

Kedai Kopi Handoko Bogor salah satunya memiliki konsep bangunan yang menarik dengan tema Nature Living dengan merasakan kesejukan Kota Bogor dengan suasana rindang pepohonan di Kedai Kopi Handoko, pada area ini memiliki area outdoor yang cukup luas pada bagian indoor juga ada tempat untuk bersantai akan tetapi mungkin terbatas tidak sebanyak yang di outdoor.

Bangunan yang cukup unik membuat daya tarik pengunjung dengan berkesan estetik, pada bagian depannya terbuat dari kaca yang full dan kursi serta meja yang terbuat dari kayu membuat tempat ini semakin menarik dengan suasana yang sejuk dan estetik membuat para pengunjung yang bisa berfoto dengan mendapatkan spot foto yang bagus.

Menu yang bermacam – macam seperti kopi susu racikan Kedai Kopi Handoko Bogor, yaitu Kopsoe Bae yang rasa kopinya lebih strong, dan juga Kopsoe Super Bae rasanya lebih creamy serta menu andalan disini seperti Caribbean Latte, disini juga menyediakan makanan ringan untuk menemani menikmati cita rasa kopi, dengan harga yang cukup relatif murah kisaran Rp. 25.000 hingga Rp. 35.000, bagi kalian yang ingin mencoba menikmati rasa kopi ini bisa memesan secara online melalui GrabFood, GoFood, dan Shopee Food.

Tempat yang berlokasi di Jalan Kol Ahmad Syam Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor ini menyediakan fasilitas yang cukup banyak mulai dari halaman parkir yang luas, mushola, toilet, hingga akses wifi gratis,untuk jam operasional Kedai Kopi Handoko ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.

Tempat ini juga menerapkan protokol kesehatan terlihat didepan pintu masuk ada alat pengukur suhu tubuh dan terdapat tempat cuci tangan untuk para pengunjung mencuci tangan sebelum memasuki Kedai Kopi Handoko, para pegawainya pun sudah menjalani program vaksin dengan setiap pegawai terlihat menggunakan pin bertuliskan saya sudah vaksin, bagi para pengunjung yang ingin mengunjungi Kedai Kopi Handoko untuk tetap selalu menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku agar selalu aman dan nyaman.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

14 Titik Menuju Puncak Disekat

0

Ganjil Genap Libatkan Lima Polres

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kepadatan arus lalu lintas di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor pada pekan lalu, membuat kebijakan Ganjil Genap (Gage) akan diperluas. Bahkan, Polresta Bogor Kota, Polres Cianjur, Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi akan terlibat dalam kebijakan tersebut. Kebijakan Ganjil Genap rencananya akan mulai diterapka pada akhir pekan ini demi mengurai kepadatan di kawasan Puncak di saat pandemi Covid-19.

Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Eddy Sumitro mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan lima Polres terkait penerapan kebijakan itu. Yakni, Polresta Bogor Kota, Polres Bogor, Polres Sukabumi, Polres Sukabumi Kota dan Cianjur. “Jadi ini untuk menyamakan persepsi dan cara bertindak, dalam kaitan mengantisipasi kepadatan arus Puncak saat pandemi,” ujar Eddy di Mako Polresta Bogor Kota, Kamis (9/9).

Selain mencegah kepadatan, langkah itu diambil lantaran adanya Instrumsi Menteri Dalam Negeri yang akan mengujicoba protokol kesehatan di tempat wisata tertentu. “Sekarang PPKM sudah level 3. Karena itu kapasitas harus dibatasi sampai 50 persen, makanya terapkan Ganjil Genap,” tegasnya.

Kata dia, apabila, volume kendaraan di jalur Puncak sudah 50 persen, petugas akan langsung mengurainya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, rapat dengan lima polres dilakukan untuk mengevaluasi selama dua pekan terakhir situasi Puncak Raya. Ia menegaskan, akan ada 14 titik sekat yang dibuat menuju Puncak. Yakni, delapan titik Kabupaten Bogor, dua titik Kota Bogor, dua di Kota Sukabumi, serta Cianjur, dan Kabupaten Sukabumi satu simpul sekat.

“Bukan hanya kendaraan yang lewat tol yang bisa dikendalikan. Tapi non tol yang melewati wilayah-wilayah itu, baik roda dua maupun empat,” katanya.

Ia menegskan bahwa Ganjil Genap diterapkan selama 24 jam, sehingga diharapkan dengan penyekatan itu kepadatan kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak berkurang. “Kami imbau agar masyarakat dapat menahan diri. Kebijakan ini adalah upaya menyelamatkan masyarakat,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

Berkembang Cepat, Organda Jabar Minta Kabupaten Bogor Manfaatkan Teknologi

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Organisasi angkutan darat (Organda) harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi.  Terlebih saat jasa angkutan sudah berkembang dengan cepat seiring dengan kemajuan teknologi. ‘’Sekarang masyarakat pengguna angkutan tidak lagi menunggu angkutan di tepi jalan raya, tapi sudah dijemput jasa angkutan online di depan rumah,’’ kata Ketua DPD Organda Jabar Dida Suprinda saat membuka musyawarah cabang (Muscab) DPC Organda Kabupaten Bogor di Rizen Premiere Hotel Kawasan Wisata Puncak, Kamis, (9/9/2021).

Menurut Dida, Organda saat ini dituntut untuk melek teknologi agar bisa tetap bertahan di era pandemi covid-19 dan di tengah kemajuan teknologi. Dirinya mencontohkan Organda  Sumedang, sudah memulai menggandeng Bank BJB dan menggunakan teknologi di kendaraan angkot. Jadi pengguna jasa transportasi tidak lagi menunggu lama angkot melintas di pinggir jalan, tapi sudah bisa mendeteksi keberadaan angkot yang melintas sehingga memudahkan pengguna jasa angkutan.

‘’Pengguna jasa angkutan tinggal buka smartphone dan mendownlod apliasi layanan ini di playstore. Aplikasi ini memudahkan masyarakat pengguna angkutan umum mengetahui keberangkatan dan posisi angkutan umum tersebut dan dapat memesan jasa perjalanannya. Semoga Organda Kabupaten Bogor dapat menerapkan bagi masyarakat Kabupaten Bogor,’’ tegasnya.

Lebih jauh Dida meminta agar tema Muscab DPD Organda Kabupaten Bogor yakni mewujudkan masyarakat angkutan umum yang tangguh dan beradab bisa terwujud. Khususnya para driver anggota Organda wajib beradab yakni menjaga sopan santun dan selalu mengedepankan musyawarah bila terjadi perbedaan atau ’benturan’ di jalan. ‘’Pengguna jasa angukutan saat ini membutuhkan rasa aman, nyaman dan tepat waktu. Ini yang harus menjadi perhatian jajaran Organda,’’ tegasnya.

Lebih jauh Didi meminta dalam  Muscab Organda Kabupaten Bogor ini yang dihadiri unsur pemerintah, perwakilan Dishub Kabupaten Bogor, Polres Bogor merumuskan lagi permasalah batas waktu umur kendaraan. Dirinya minta agar pemerintah juga hadir memberikan jaminan dan dukungan kepada Organda agar memudahkan dalam mendapatkan unit kendaraan baru saat kendaraan lama sudah melewati batas waktu atau masa beroperasinya.

‘’Leasing atau lembaga pembiayaan tidak mau bila tidak ada jaminan  untuk mengganti kendaraan baru, sementara ini kebijakan dari pemerintah, seharusnya pemerintah juga memperhatikan kesulitan Organda,’’ tegasnya.

**ass/rls

Gunawan Pimpin DPC Organda Kabupaten Bogor

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Gunawan terpilih menjadi ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) organisasi angkutan darat (Organda) Kabupaten Bogor periode 2021-2026. Dalam musyawarah cabang  (Muscab) DPC Organda Kabupaten Bogor di Rizen Primiere Hotel Puncak, semua peserta Muscab aklamasi mengajukan nama petahana untuk memimpin Organda. ‘’Kami sudah demokratis meminta semua anggota Muscab untuk mengajukan nama calon ketua, tidak ada nama lain selain nama H Gunawan,’’ kata Pimpinan Sidang Muscab, Ifan Nurmahfudin.

Sekadara diketahui, sebelumnya H Gunawan sudah memimpin DPC Organda Kabupaten Bogor, dua periode 2010-2015 dan 2015-2020. Kepercayaan anggota Organda kepada H Gunawan semakin tinggi karena selama menjadi ketua, selalu membela dan menyuarakan kepentingan anggota serta menjunjung tinggi organisasi.   Tak hanya itu saja, H Gunawan banyak  berkorban  untuk Organda.

‘’Saat ini tantangan ke depan sangat berat, saya butuh kekompakkan semua anggota. Mari kita majukan Organda menjadi organisasi yang lebih baik lagi,’’ kata H Gunawan.

Untuk itu, jajaran pengurus dan anggota Organda tetap solid dan bekerjasama menyelesaikan permasalahan organisasi dan masakah yang dialami anggota.  ‘’Mari kita bangkit bersama-sama dari keterpurukan, utamakan kepentingan anggota  khususnya pada masa pandemi ini,’’ pesan H Gunawan saat menyampaikan sambutan usai terpilih kembali menjadi Ketua DPC Organda, Kamis (9/9/2021).

Sementara itu, Ketua DPD Organda Jabar , Dida Suprinda berpesan agar pengurus baru DPC Organda Kabupaten Bogor memiliki semangat baru dalam memajukan organisasi. Apalagi  tantangan kedepan cukup berat, mengingat kemajuan teknologi dan moda transportasi. ‘’Saya minta jajaran pengurus agar membulatkan energi dan niatkan untuk ibadah, karena organisasi ini anggotanya banyak yang  bergantung pada jasa transportasi ini,’’ pinta Dida.

Dirinya sudah melihat kesolidan DPC Organda Kabupaten Bogor  selama ini, semoga pengurus yang baru juga solid dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan organisasi.

** ass/rls

Wapres Ma’ruf Amin Didampingi Mendikbud Ristek dan Bupati Tinjau Vaksinasi di SMK Annisa

0

Ma’ruf Amin: Waspada dan Tetap Disiplin Prokes

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Wakil Presiden (Wapres) K.H.Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. dan Bupati Bogor Hj. Ade Munawaroh Yasin, S.H., M.H. melakukan kunjungan kerja meninjau kegiatan vaksinasi massal yang dilakukan oleh Annisa Grup yang berlangsung di SMK Annisa Citereup Kabupaten Bogor, Kamis, (9/9/2021).

Saat tiba di SMK Annisa, rombongan Wapres langsung disambut oleh dr. Yudhi Iskandar. MARS selaku Ketua Yayasan Annisa dan ditemani oleh Kelapa Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Drg. Mike Kaltarina. MARS.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Annisa Grup Yudhy Iskandar menjelaskan tahap-tahap vaksinasi mulai dari pendaftaran hingga proses penyuntikan vaksin. Yudhy juga mengungkapkan vaksin yang digunakan adalah vaksin Pfizer.

“Perlu diketahui kami menggunakan vaksin Pfizer. Jadi Pfizer alhamdulillah bisa disuntikkan kepada umur di atas 12. Jadi sasaran target bisa digunakan untuk siswa siswi kita di sini,” kata Yudhy dalam pemaparannya kepada Ma’ruf.

Setelah mendengarkan penjelasan Yudhy, Ma’ruf kemudian berdialog dengan sejumlah warga yang mengikuti vaksinasi dan dilanjutkan dengan melakukan konferensi pers.

“Pelaksanaan vaksinasi ini saya harap dapat memberikan perlindungan maksimal bagi para siswa dari penyebaran COVID-19 dalam kegiatan PTM terbatas. Namun demikian, mengingat ancaman COVID-19 sampai saat ini belum berakhir, saya minta semua pihak untuk tetap berhati-hati dan waspada dengan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” ujar Ma’ruf.

** Nay Nur’ain

DAMRI Berikan Promo Bagi Pengguna Kartu BRIZZI

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Dalam rangka meningkatkan program non tunai saat ini dihadirkan tiket elektronik sebagai bagian dari sinergi BUMN, DAMRI dan Bank BRI dengan menggunakan kartu BRIZZI DAMRI edisi khusus yang memudahkan pelanggan saat membeli tiket DAMRI rute Bandara Soekarno Hatta sampai Botani Square Bogor.

Menggunakan kartu BRIZZI DAMRI edisi khusus merupakan program Kementrian BUMN dalam mendorong sinergi antar perusahaan BUMN sekaligus dalam meningkatkan pelayanan pelanggan DAMRI, dengan menggunakan kartu BRIZZI DAMRI sebagai alat pembayaran saat membeli tiket, DAMRI memberikan promo khusus cukup membayar RP.100 dari Botani Square Bogor sampai ke Bandara Soekarno Hatta begitupun sebaliknya, dari harga normal sebesar Rp. 120.000 bagi pembelian pertama, pelanggan dapat membeli kartu BRIZZI DAMRI edisi khusus di loket DAMRI Bandara Soekarno Hatta Terminal 1,2 dan 3 atau di Botani Square Bogor.

Dikutip dari laman resmi web DAMRI, untuk tarif promo berlaku hingga tanggal 30 September 2021 dengan jadwal keberangkatan dari Bandara Soekarno Hatta pukul 07.00 hingga 21.00 WIB serangkan dari Botani Square Bogor pukul 02.00 hingga 18.00 WIB tulis laman resmi web DAMRI, Kamis (9/9).

Selama beroperasi di tengah pandemi, DAMRI menerapkan protokol kesehatan berprinsip D5K atau Keselamatan, Kesehatan, Keamanan, Ketepatan, dan Kenyamanan bagi pelanggan dan pramudi, selain itu DAMRI juga memberlakukan pembatasan kapasitas maksimal pelanggan hanya 50 persen dengan berisi 20 orang satu bus dengan penerapan jaga jarak yang aman dan nyaman.

Para pelanggan pengguna jasa transportasi DAMRI dihimbau selalu mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat dengan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP

Skuad Desa Leuwimekar Jajaki Prahara

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Jelang persiapan Pekan Olahraga Desa (Pordes)  se-Kecamatan Leuwiliang, tim sepak bola Desa Leuwimekar usia 21 tahun melakukan pertandingan persahabatan dengan Prahara FC Ciampea, Kamis (9/9/2021).

Sebelum laga pertandingan persahabatan yang digelar di Stadion Mini Leuwiliang dimulai, pembina tim Desa Leuwimekar Emay Sumarno berpesan kepada para pemain untuk tetap menjaga kedisiplinan dalam pertandingan.

“Yang terpenting saya minta semangatnya ditingkatkan dan bermain profesional agar tim ini terus berkembang,” ujarnya.

Sementara pada laga itu, di babak pertama, pemain Leuwimekar bernomor punggung 5, Andri berhasil membobol gawang Prahara. Namun hasil pertandingan menjadi imbang setelah Prahara menyamakan kedudukan dari tendangan penalti hingga sekor menjadi 1-1 sampai pertandingan babak pertama usai. Di babak kedua, laga juga diakhiri dengan hasil imbang 2-2.

** Cepi Kurniawan

Persiapkan PTM, Ratusan Pelajar MAN 2 Bogor Divaksin

0

Leuwisadeng | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 600 pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor pada Kamis pagi (9/9/2021 disuntik vaksin Pfizer oleh petugas Puskemas Leuwisadeng.

Pihak MAN 2 Bogor H.Ade Irawan mengatakan, kegiatan vaksinasi itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan herd immunity terhadap para pelajar saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilakukan.

“Hari ini sesuai dengan jadwal, ada sekitar 600 siswa yang disuntik vaksin dari 10 kelas dari total keseluruhan siswa MAN 2 Bogor sekitar 1100 siswa,” ungkap H. Ade Irawan kepada wartawan disela kegiatan vaksin pada, Kamis (9/9/2021).

Ade Irawan menyampaikan, bahwa kegiatan vaksinasi tersebut akan dilaksanakan dalam dua tahap dimana tahap kedua direncanakan pada Senin, 13 September 2021 mendatang.

“Pertama ini sebagai bentuk perlindungan terhadap imunitas para siswa dan siswi dalam rangka persiapan PTM karena  ini merupakan salah satu syarat antara tenaga pendidik dan pendidikan yang sudah divaksin, kedua siswanya sudah juga melakukan vaksinasi,” ujar Ade Irawan yang juga sebagai Kepala Tata Usaha MAN 2 Bogor tersebut.

Sementara, petugas vaksin dari Puskesmas Leuwisadeng Bidan Tri Puspa Kencana mengatakan, kegiatan pelaksanaan vaksinasi terhadap para siswa/i MAN 2 Bogor merupakan Program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor sebagai salah satu upaya dalam menekan angka Covid-19.

“Di bulan pertama masuk sekolah ini baru pertama kali di MAN 2 yang dilaksanakan vaksin, cuma kita menggunakan dua gelombang karena jumlah siswanyanya itu tidak memungkinkan untuk dilakukan dalam satu kali suntik jadi kita laksanakan dua gelombang,”  pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Dinsos Bikin Tenda Darurat untuk Warga yang Terisolasi

0

Jasinga | Jurnal Inspirasi

Empat hari pasca bencana banjir bandang sungai Cidurian, kini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor telah mendirikan tenda pengungsian untuk warga terdampak banjir bandang di Kampung Parung Sapi, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Kamis (9/9/2021).

Petugas Tagana Kabupaten Bogor Mega mengatakan, tenda tersebut didirikan untuk menampung warga yang saat ini terisoliasi di Kampung Parung Sapi Silogak, Desa Kalong Sawah. “Tenda pengungsian itu didirikan untuk warga yang terisolir karena akses jembatan penghubung terputus kurang lebih ada 80 orang termasuk para santri Darusallam,” katanya.

Mega lebih lanjut mengatakan, untuk bantuan logistik saat ini sudah disalurkan ke desa, selanjutnya oleh pihak desa akan disalurkan oleh pihak desa ke warga yang terdampak.

Kepala Desa Kalong Sawah Nurhasanah mengatakan warga diungsikan ke tenda darurat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, karena saat ini di wilayah Jasinga setiap sore sering terjadi hujan. “Untuk saat ini sih belum diisi, tenda itu sebagai tenda darurat karena saat ini kondisi di sini sering turun hujan,” katanya.

Nurhasanah  mengatakan untuk kondisi kesehatan 80  orang terisolasi termasuk para santri saat ini kondisinya baik baik saja. “Alhamdulillah kondisi kesehatan mereka baik-baik saja,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Klaster Ponpes Muncul Lagi

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Klaster Covid-19 dari pondok pesantren (ponpes) kembali muncul. Kali ini, puluhan santri dan guru pada salah satu ponpes di kawasan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dikabarkan terpapar virus corona.

Camat Bogor Selatan Hidayatulloh membenarkan kabar tersebut. Kata dia, kasus itu awalnya dari salah satu santri yang demam kemudian memeriksakan diri ke klinik 24 jam. Berdasarkan hasil PCR, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian, sambung dia, pihak kelurahan yang mendapat laporan itu langsung melaporkannya ke puskesmas, untuk dilaksanakan PCR terhadap 164 santri.

“Berdasarkan hasil tracing ada 26 orang positif Covid-19. Semua pengurus ponpes sudah di PCR,” ujar Hidayatulloh kepada wartawan, Kamis (9/9).

Menurut dia, dari 26 kasus positif itu, 11 orang diantaranya diisolasi di Gedung BKPP Ciawi. Sementara sisanya, melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Sudah ada 11 santri yang dievakuasi ke BKPP Ciawi,” ucapnya.

** Fredy Kristianto