30.7 C
Bogor
Thursday, April 2, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 115

Suzuki Ganti Logo Setelah 22 Tahun

0

Jurnalinspirasi.co.id – Suzuki Motor Corporation resmi meluncurkan logo baru, perubahan ini terjadi untuk pertama kalinya sejak 22 tahun. Logo baru ini akan menjadi identitas anyar perusahaan yang tersemat pada setiap produk Suzuki.

Menurut merek asal Jepang ini emblem itu mencerminkan slogan terbaru perusahaan yaitu “By Your Side”. Artinya adalah mewujudkan komitmen perusahaan tetap fokus terhadap pelanggan serta membuka peluang baru di masa mendatang.

Pada logo baru, garis besar korporasi Suzuki yang ikonik yaitu “S” tetap dipertahankan. Namun, kini lebih terlihat datar (flat design) untuk menyesuaikan era digital.

Selain itu lapisan krom tradisional diganti cat perak yang lebih cerah.

Dalam keterangan tertulisnya, Suzuki menyebut emblem baru ini akan diperkenalkan pertama kali melalui model konsep di ajang Japan Mobility Show 2025.

“Emblem baru ini mewujudkan komitmen lama Suzuki untuk ‘menciptakan produk bernilai dengan berfokus pada pelanggan’, sekaligus tekad kami menghadapi berbagai tantangan baru di masa depan,” kata Representative Director dan President Toshihiro Suzuki, dikutip cnn indonesia, Rabu (24/9).

“Di bawah slogan perusahaan ‘By Your Side’, kami akan terus berjalan berdampingan dengan pelanggan dengan menyediakan infrastruktur mobilitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat, serta berkontribusi pada terwujudnya masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya lagi.

Suzuki menambahkan perusahaan tak akan berhenti bertransformasi untuk menyesuaikan perubahan zaman berdasarkan sudut pandang pelanggan. DR

Gelar Latsar CPNS Gelombang VIII, Kementan Cetak ASN BerAKHLAK

0

jurnalinspirasi.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) kembali menyelenggarakan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang VIII Tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 400 peserta CPNS Golongan III dari berbagai unit eselon I lingkup Kementan, dan dibuka resmi, Senin (22/09/2025) secara daring.

Pelatihan ini dilaksanakan secara full distance learning mulai 9 September hingga 15 Desember 2025, sebagai bagian dari strategi Kementan mencetak ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM aparatur merupakan investasi jangka panjang untuk membangun birokrasi yang tangguh.

“ASN Kementan harus menjadi motor penggerak kemandirian pangan. Nilai-nilai BerAKHLAK harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan agar program swasembada pangan benar-benar memberi hasil nyata bagi petani dan masyarakat,” tegas Amran.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menekankan bahwa Latsar CPNS merupakan tahap strategis untuk menyiapkan aparatur yang profesional dan adaptif.

“Latsar bukan sekadar pelatihan formal, tetapi fase pembentukan karakter ASN yang berintegritas, netral, dan siap melayani. Peserta harus menjadikan nilai BerAKHLAK sebagai landasan bekerja untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Santi.

Kepala BBPMKP Sukim Supandi, sebagai tuan rumah penyelenggara, menyampaikan bahwa BBPMKP siap mengawal proses pembelajaran peserta hingga tuntas.

“Kami berkomitmen mendampingi peserta agar tidak hanya lulus secara administratif, tetapi juga siap menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing. Mindset ASN yang berintegritas, profesional, dan melayani inilah pondasi utama untuk mewujudkan swasembada pangan,” jelas Sukim.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Kementan bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kurikulum pelatihan mencakup dua komponen utama: pembentukan karakter PNS (bela negara, nilai dasar ASN BerAKHLAK, peran dan kedudukan PNS, serta habituasi) dan penguatan kompetensi teknis sesuai bidang tugas.

Selama pelatihan, peserta dibimbing oleh widyaiswara BPPSDMP, narasumber LAN, dan praktisi dari berbagai instansi. Hasil akhir pembelajaran akan dievaluasi melalui sikap, akademik, aktualisasi, dan kompetensi teknis.

Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi ASN Kementan yang berkarakter, adaptif, dan siap mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional serta cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045.

(Restu/BBPMKP)

Tb Nasrul: Rudy Susmanto Berpotensi Jadi Orang Besar

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua BPD Gapensi Jawa Barat, Tb Nasul Ibnu HR mengingatkan Bupati Bogor Rudy Susmanto menjadi pemimpin yang santun, selalu membuka pintu dan terbuka terhadap berbagai aduan masyarakat. Jika itu konsisten dilakukan kinerja Rudy akan mendapat apresiasi luas bahkan bisa jadi orang besar ke level lebih baik sebagai pemimpin.

“Kuncinya, jangan sombong. Jadilah anak muda yang santun dan bertanggungjawab sebagai pemimpin. Rudy ini visioner dan berani. Insya Allah jadi orang besar sebagai pemimpin,” tegas Tb Nasrul kepada Jurnal Bogor, Selasa (23/9/2025).

Pernyataan Tb Nasrul bukan tanpa alasan dan seringkali terbukti terjadi di kemudian hari. Meskipun bukan cenayang apalagi peramal, Tb Nasrul ternyata memiliki kemampuan di luar dugaan dan di luar kesadaran.

“Ya nggak tau, saya kan pengusaha. Tapi kadang tiba-tiba muncul saja pernyataan yang di luar dugaan dan kejadian,” ujar pria 70 tahun yang pernah memimpin Gapensi Kabupaten Bogor 3 periode.

Rudy Susmanto di mata Tb Nasrul memiliki kemampuan dan kecerdasan dalam membaca situasi yang terjadi. Padahal Tb Nasrul belum pernah bertemu dan berdialog dengan Rudy Susmanto baik ketika menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor maupun saat ini menjadi Bupati Bogor. Namun mantan ketua Kadin Kabupaten Bogor sebelum almarhum Rudi Bule ini melihat dari kinerja dan produk pembangunan yang saat ini berjalan di tatar Tegar Beriman sangat nyata.

“Saya belum pernah ketemu dan ngobrol dengan beliau, tapi saya lihat dari kinerjanya dan komentar-komentar pak Rudy kelihatan beliau orang cerdas dan punya visi yang jelas untuk Kabupaten Bogor,” kata pengusaha yang terkenal berkantor di belakang Kodim 0621 ini dan sudah berkiprah di Bogor sejak akhir 70an.

Di sisi lain, Tb Nasrul sebelumnya pernah secara tanpa sadar mengatakan Rachmat Yasin akan menjadi Bupati Bogor. Itu disampaikan ke salahsatu pengurus senior Kadin Kabupaten Bogor Nuli Rahmat.

“Lu tempel itu orang, bakal jadi ni orang,” ujar Tb Nasrul kepada Nuli Rahmat saat Rachmat Yasin menjabat Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bogor. Akhirnya di kemudian hari terbukti nyata Rachmat Yasin terpilih sebagai bupati Bogor 2 periode dalam Pilkada Bogor 2008 dan 2013.

Di lain kesempatan saat Tb Nasrul juga menilai ada 2 wanita yang akan menjadi orang besar dan sukses berkarir di Bogor. Nurhayanti dan Syarifah Sofia.

Di satu kesempatan pengusaha yang turut serta menjadi pelaksana pembangunan kompleks perkantoran Pemkab Bogor di Cibinong ini, berpidato memberi sambutan pembuka pada Mukab Kadin Kabupaten Bogor, secara tak sengaja Tb Nasrul mengucapkan terimakasih atas kehadiran Nurhayanti dalam acara itu yang hadir sebagai wakil bupati Bogor.

“Padahal saya nggak sengaja dan seperti kelepasan berucap selamat datang kepada bupati Bogor ibu Nurhayanti. Padahal saat itu Bu Yanti hadir sebagai wakil bupati Bogor,” kata Nasrul yang kemudian diprotes Nurhayanti karena bukan sebagai bupati Bogor. Di kemudian hari Nurhayanti menjabat bupati Bogor definitif.

Terkait Syarifah Sofia belakangan menjabat Sekda Pemkot Bogor di akhir karir birokrasinya sebelum pensiun. Saat itu Syarifah Sofia sedang menjabat Kabag Pembangunan Setda Kabupaten Bogor.

Dari sejumlah pengalaman itu, menjadi satu petanda bahwa pernyataan Tb Nasrul patut diwaspadai akan menjadi kenyataan. Tentunya saran dan nasehat dari para pinisepuh di tatar Tegar Beriman musti dijadikan panduan untuk menjaga diri sebaik mungkin dari berbagai macam godaan duniawi dan intrik yang ada baik di tubuh birokrasi, parpol maupun dengan pihak lain.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto berulangkali menegaskan kepemimpinannya di Kabupaten Bogor adalah memberi pengabdian terbaik bagi masyarakat. Selain itu mengawal program pemerintah pusat pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya ingin memberi yang terbaik dan ucapan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Bogor yang sudah memenangkan Bapak Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan presiden terpilih di pemilu 2024,” tegas Rudy Susmanto yang 20 tahun telah menjadi ajudan Prabowo dan tinggal di kediamannya di Bojong Koneng, Babakan Madang.

(Herry Setiawan)

Lahan Garapan Diportal PT Halizano, Petani dan Mahasiswa Bogor Melawan: Camat Diminta Bertanggung Jawab

0

jurnalinspirasi.co.id – Dua hari jelang peringatan Hari Tani Nasional (HTN) ratusan petani dan mahasiswa menggelar aksi perlawanan terhadap PT Halizano Wistara Persada (HWP). Massa protes dan menutup plang yang dipasang oleh PT HWP, tepatnya di Blok Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten. Bogor, pada Senin petang 22 September 2025.

Beberapa hari sebelumnya, PT HWP memasang portal dan plang bertuliskan “Tanah Milik PT Halizano Wisata Persada di Bawah Perlindungan Kantor Hukum Mulyana SH MH dan Rekan. Dilarang Masuk Tanpa Izin. Perbuatan menguasai, memasuki, menyewakan/ merusak/ menghilangkan tanda batas/ pagar tanah ini diancam Pidana Pasal 167, 170, 385 & 389 KUHP”.

Petani yang biasa setiap hari lalu lalang untuk berkebun pun resah dengan portal dan tulisan di plang tersebut. Petani merasa tidak nyaman dan khawatir terjerat hukum jika melintas dan menjalankan rutinitas pertaniannya.

“Aksi kami hari ini untuk melawan kesewenang-wenangan PT Halizano. Dengan pemasangan plang seperti ini jelas mengancam nasib petani dan merampas hak-hak petani yang sudah puluhan tahun menggarap lahan sebagai sumber penghidupan petani. Ini namanya dzolim,” papar Yusuf Bahtiar, Ketua Himpunan Petani Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) Kabupaten Bogor, dalam orasinya.

Dijelaskannya, Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) PT HWP sejak 2014 telah berakhir masa berlakunya sehingga pemasangan portal dan plang oleh PT HWP cacat hukum.

“Tindakan PT Halizano ini jelas merupakan pelanggaran hukum serta bentuk pengabaian terhadap hak-hak rakyat, khususnya petani yang bergantung hidup pada tanah tersebut. Bagaimana dengan program pemerintah soal ketahanan pangan kalau begini,” timpal Siontoni Samosir, Ketua HPPMI Kota Bogor yang turut berorasi.

Selain berorasi, petani dan mahasiswa menutup plang dengan tulisan “Tanah negara untuk rakyat”. Kemudian massa bergerak konvoi untuk menggeruduk Kantor Camat Cijeruk.

“Kami datang ke sini untuk meminta pertanggungjawaban Pak Camat sebagai kepala wilayah. Seharusnya Bapak tahu ada pemasangan plang yang meresahkan warganya. Kami petani meminta perlindungan, keamanan, dan kenyamanan, bukan membiarkan praktik perampasan tanah rakyat atas nama investasi dan kepentingan segelintir pihak,” desak Siontoni dalam orasinya di hadapan Camat Cijeruk, Mohamad Sobar.

Di hadapan Camat Cijeruk, massa pun menyampaikan sejumlah tuntutan. Antara lain pemerintah harus segera menghentikan segala aktivitas PT HWP di atas tanah
dengan SHGB yang telah tidak berlaku. Mengembalikan tanah kepada petani dan masyarakat. Mendesak Camat Cijeruk untuk membuka dialog antara warga, para petani, dan PT HWP. serta mengusut dugaan pelanggaran hukum serta mafia tanah yang terlibat dalam kasus ini.

Camat Cijeruk Siap Lapor Bupati

Dalam kesempatan itu, Camat Cijeruk M Sobar berjanji akan mengkomunikasikan aspirasi petani dengan berbagai pihak dan melaporkannya ke Bupati Bogor.

“Saya pastinya akan lapor ke pimpinan di Kabupaten terkait dengan permasalahan yang ada di wilayah saat ini. Yang kedua, nanti kita coba komunikasikan dengan pihak-pihak yang terkait yang saat ini bermasalah di atas,” ungkapnya.

“Tentunya saya berharap permasalahan sudah sangat lama ini ada penyelesaian, minimal tadi kalau untuk pertanian masyarakat masih bisa melakukan kegiatan. Walaupun informasinya ini kan sedang bermasalah di pengadilan. Informasinya yang saya terima, pengadilan akan memutuskan itu di 24 September. Jadi kita lihat saja perkembangannya seperti apa,” imbuhnya.

( Dadang Supriatna)

Mr X Ditemukan Tewas Membusuk di Lahan Kosong Cibuluh

0

jurnalinspirasi.co.id – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan dalam kondisi membusuk pada sebuah lahan kosong di Cibuluh RT 05 RW 08, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Senin (22/9/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi menjelaskan bahwa mayat itu pertama kali ditemukan oleh warga yang mencium bau busuk yang sangat menyengat dari lahan kosong.

“Kemudian warga melakukan pengecekan, ternyata ada mayat laki-laki,” ujar Kompol Doddy kepada wartawan.

Menurut dia, saat ditemukan tak ada satupun warga yang mengenali lantaran kondisi jenazah sudah membusuk dengan ciri menghitam dan bengkak.

Kata dia, mayat tersebut memiliki ciri-ciri rambut ikal, kulit sawo matang, memakai jaket warna hitam, baju kaos warna hitam, celana levis panjang hitam, dan menggunakan sendal slop merk diadora warna coklat.

Kompol Doddy menduga bahwa penyebab kematian Mr X lantaran gantung diri. Tetapi, pihaknya masih mendalami akibat meninggalnya lelaki tanpa identitas itu.

“Tim Dokes Polresta Bogor Kota sedang melakukan visum luar di RSUD Ciawi,” ungkap Kapolsek.

** Fredy Kristianto

Kades Tugu Utara Siap Berikan Reward Bagi Lingkungan Terbaik

0

jurnalinspirasi.co.id – Untuk mewujudkan membangun lingkungan yang selaras dengan konsep pariwisata, Pemerintah Desa Tugu Utara, melalui Kepala Desanya Asep Mamun Nawawi yang lebih akrab dipanggil Bijey, dalam waktu dekat ini pihaknya akan membuat kejutan bagi warganya. Yakni melalui programnya, pemdes Tugu Utara akan memberikan reward kepada masyarakat melalui kontes penataan di masing-masing lingkungan yang mengacu kepada penataan lingkungan sesuai dunia pariwisata.

“Untuk membangun wilayah jangan tanggung, pemerintahan desa nanti akan memberikan reward kepada lingkungan terbaik di lomba yang akan kita laksanakan. Tugu Utara merupakan daerah yang dikunjungi oleh para wisatawan dari lokal maupun mancanegara. Dengan demikian, di setiap lingkungan mulai dari keberadaan rumah rumah yang berada di tepi jalan nantinya akan menjadi penilai dari tim kita. Karena untuk menjadi lingkungan yang terbaik dan berhasil mendapat reward ada kategori kategori yang menjadi syarat penyandang lingkungan terbaik, ” ujar Kades Tugu Utara Asep Namun Nawawi.

Lebih gamblang ia menambahkan, sektor pariwisata untuk masyarakat Tugu Utara merupakan sektor yang cukup menjanjikan. Dengan demikian, menurut dia tidak kata terlambat untuk terus membangun dan menata lingkungan sesuai konsep pariwisata dengan tidak merusak lingkungannya.

“Sektor pariwisata di kita cukup menunjang untuk perekonomian warga setempat. Dengan demikian, dunia itu harus kita jaga dan dikembangkan dengan konsep yang tidak bertentangan dengan lingkungan. Seperti sarana dranaise harus benar benar berfungsi dengan baik, sumur resapan juga tidak kita lupakan. Dan untuk yang sudah terlaksanakan sekarang ini adalah pembangunan akses akses jalan melalui betonisasi dan aspal hotmiks. Ini dilakukan, supaya para wisatawan yang datang ke wilayah Tugu Utara akan memiliki kesan pesan yang positif, ” pungkasnya.

(Dadang Supriatna)

Persis Menilai Pengurus MUI Bogor Kurang Silaturahmi Ormas Islam Pendiri MUI

0

jurnalinspirasi.co.id – Gelombang penolakan kepengurusan MUI Kabupaten Bogor terus meluncur. Bukan karena ketua MUI yang telah didaulat memimpin selama 20 tahun terakhir, KH Mukri Ajie, tapi struktur pengurusnya yang tidak akomodatif terhadap aspirasi ormas-ormas Islam pendiri MUI.

“Selama ini kami di Persis belum pernah diajak ngobrol untuk menyusun kepengurusan MUI Kabupaten Bogor. Padahal MUI berdiri dari ormas-ormas Islam seperti Persis salahsatunya,” ujar KH Muhaerin, Ketua Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Bogor kepada Jurnal Bogor, Senin (22/9/2025).

Kyai Muhaerin menjelaskan jangankan menyusun struktur pengurus, mengajak dialog dan berkumpul untuk menjalankan program bersama dalam mencerdaskan kehidupan umat sangat minim.

“Minim sekali pelibatan kami di ormas-ormas Islam dalam menjalankan program-program keummatan oleh MUI Kabupaten Bogor. Kami kurang paham apa penyebabnya padahal seharusnya kita bisa lebih guyub dan kekeluargaan,” ujar KH Muhaerin.

Kyai Muhaerin mendesak ketua MUI dan 2 orang kepercayaannya agar bisa lebih akomodatif dan aspiratif terhadap perkembangan kondisi keummatan di Bogor. “Jangan sampai para pemimpin umat Islam jauh dari ummatnya karena merasa menak dan elit. Jangan sampai itu terjadi,” tegas Kyai Muhaerin.

Sebelumnya, MUI Kabupaten Bogor telah menggelar Musda ke 11 di Gedung Serbaguna 1 Setda Kabupaten Bogor pada 7 September 2025. Musda tersebut tidak dihadiri para ketua dari 11 ormas Islam yang ada.

Ketidakhadiran dilandasi MUI tidak melibatkan ormas dalam program kerja, visi misi, formasi kepengurusan dan kegagalan regenerasi kader di MUI. Namun seperti halnya pepatah Turki “Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu.”

Pasalnya, MUI tetap aklamasi memilih KH Mukri Aji melalui para formatur yang dipilih dari mekanisme pemilihan ketua MUI. Susunan kepengurusannya sekretaris Irfan dan bendahara Saipudin Muhtar.

(Herry Setiawan)

RAFSTA Motor Bengkel Mobil dengan Mekanik berpengalaman

0

Jurnal Bogor
Membeli mobil bekas memang tak semuanya dalam kondisi mulus. Biasanya ada beberapa optimalisasi yang dilakukan usai transaksi. Salah satunya seperti melakukan perawatan berkala. Namun hal ini bisa dilakukan setelah mengetahui kondisi mobil bekas dari pemilik sebelumnya menurut Owner RAFSTA Motor Mas’ud di bengkelnya, riwayat atau servis berkala yang dilakukan pemilik sebelumnya bisa jadi pertimbangan dalam membeli mobil bekas atau mobil yang berusia lebih dari 5 tahun, komponen mesin jadi standar wajib cek di bengkel dari oli mesin, kelistrikan, dan AC akan masuk list general check up.

Bagi yang sudah mengincar Mobil Bekas mesti tahu trik pengecekan mesin sebelum dibawa pulang,” kata Owner RAFSTA Motor Mas’ud saat di temui di bengkelnya Senin(22/9/25)

Bengkel RAFSTA Motor yang berlokasi di
Jl. Raya Cilebut Timur Bogor tepatnya di Depan Permata Bogor Residence cocok untuk service ringan atau rutin karena memiliki tenaga mekanik yang berpengalaman dan handal.

Bila mobil anda turun mesin atau overhaul siap dikerjakan oleh Tim RAFSTA Motor. Turun Mesin merupakan proses pemeriksaan dan perawatan mesin mobil secara menyeluruh. Dalam kondisi ini mesin mobil dibongkar untuk dicek dan diukur dengan teliti komponen-komponen yang terdapat di dalamnya.

Bila ditemukan komponen yang rusak atau kurang berfungsi dengan baik maka dilakukan penggantian dengan komponen baru, kemudian semua komponen dirakit kembali. Bila hal ini terjadi, biaya yang harus dikeluarkan cukup banyak mencakup biaya jasa dan komponen yang diganti.

Bila anda tidak menginginkan mesin mobil menjalani overhaul, Anda harus mengenali gejala-gejala mesin yang abnormal agar tidak mendadak rusak. Ada tiga kondisi penting yang harus diperhatikan dan diantisipasi agar mesin mobil tidak sampai mengalami overhaul.

Bila mesin tiba-tiba mati saat mobil dikendarai sebaiknya jangan langsung menghidupkan mesin (starter) kembali. Perhatikan dulu jarum penunjuk temperatur mesin. Bila menunjukan H (hot), sebaiknya jangan menghidupkan mesin tetapi lakukan pengecekan sistem pendingin yaitu kebocoran air radiator dan kipas pendingin radiator.

Namun bila hasil pengecekan tidak menemukan penyebabnya, jangan paksa menyalakan lagi mesin mobil karena overheating dapat terjadi kembali. Lebih baik minta bantuan teknisi untuk melakukan perbaikan atau minta bantuan menderek mobil ke bengkel jika mobil tidak bisa diperbaiki di lokasi kejadian.
di RAFSTA Motor biaya service terjangkau alias tidak mahal dan bisa mengerjakan service Mobil diesel dan bensin , Isuzu Elf dan Traga, dan perbaikan AC mobil, serta body repair.


RAFSTA Motor Melayani Home Service jika pengerjaan bisa dilakukan dirumah dan ada Potongan Harga / Diskon untuk New customer & Loyal customer RAFSTA Motor.( Wawan Hermawanto)

Marak Judi Online, Pakar dan Tokoh Agama Minta Penanganan dari Berbagai Sisi

0

Kasus judi online di Kota Bogor kian mengkhawatirkan. Fenomenanya menjalar ke semua lapisan masyarakat, dari remaja hingga orang dewasa. Dampaknya bukan hanya menguras isi dompet, tetapi juga merusak mental dan hubungan sosial.

Psikiater Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Jiwa dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor, dr. Lahargo Kembaren, SpKJ, menyebut kecanduan judi atau pathological gambling adalah gangguan jiwa serius. Kecanduan judi adalah penyakit yang sama seriusnya dengan narkoba.

“Di otak, sirkuit sarafnya terganggu sehingga sangat sulit bagi penderita untuk berhenti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kecanduan judi memicu kerugian finansial, depresi, kecemasan, bahkan percobaan bunuh diri. Hubungan keluarga rusak, penderita terisolasi, dan sering terjerumus ke kebohongan, pencurian, atau kekerasan.

“Banyak pasien datang dengan kondisi rumah tangga porak-poranda, pekerjaan hilang, aset habis. Judi merusak bukan hanya dompet, tapi juga jiwa dan relasi sosial,” kata Lahargo.

Secara medis, kecanduan judi mengacaukan zat kimia otak, seperti dopamin dan serotonin. Akibatnya, penderita kehilangan kontrol diri, terus berjudi meskipun kalah, bahkan terdorong bermain karena sensasi hampir menang. Kasus pada remaja lebih berbahaya karena otak mereka masih berkembang dan berisiko memicu gangguan kepribadian di masa depan.

Lahargo menegaskan penanganan tidak cukup hanya dengan niat berhenti. Penderita membutuhkan obat antidepresan, terapi otak seperti Transcranial Magnetic Stimulation, psikoterapi seperti Cognitive Behavior Therapy, hingga rehabilitasi.

“Pasien butuh pengobatan, konseling, dan support system yang kuat. Jangan dihakimi, tapi dampingi. Negara juga harus hadir dengan aturan yang jelas,” pungkasnya.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor juga menyatakan keprihatinannya. Ketua PCNU Kota Bogor, Edi Nurockhman, menilai maraknya judi online perlu ditangani dengan pendekatan kolaboratif.

“Kami sudah pernah sampaikan untuk membina warga pelaku judol. Namun, Pemkot belum punya data siapa saja pelakunya, sehingga pembinaan belum bisa dijalankan secara maksimal,” jelasnya.

PCNU telah menggelar pertemuan dan sosialisasi di beberapa kelurahan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya judol. Edi menyebut penyebab utama kasus ini adalah lemahnya iman, keterbatasan lapangan kerja, dan mudahnya akses judi lewat gawai.

“Buka lapangan kerja seluas-luasnya untuk seluruh lapisan masyarakat. Maka, dengan sendirinya pelaku judol hingga premanisme akan berkurang,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat hukum fokus menindak para bandar judi, bukan hanya pelaku kecil. “Jika ada oknum aparat atau pejabat yang terlibat, harus ditindak tegas,” ucapnya.

Edi menambahkan, pendekatan spiritual, pemberdayaan ekonomi, dan penegakan hukum harus berjalan seimbang. Sebab tidak bisa menyerahkan masalah judol hanya pada aparat.

“Semua pihak, termasuk masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah, harus bergerak bersama,” katanya.

Siswa SMPN 1 Tamansari Raih Juara 1 Lomba Carpon di FTBI Kabupaten Bogor

0

jurnalinspirasi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMPN 1 Tamansari. Haykal Al-Fitrah Majid berhasil meraih Juara 1 lomba Carita Pondok (Carpon) dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Bogor yang digelar di Borces School.

Haykal tampil gemilang setelah bersaing dengan peserta dari berbagai SMP se-Kabupaten Bogor. Torehan ini sekaligus mengantarkan dirinya maju ke tingkat Provinsi Jawa Barat pada Oktober mendatang.

Guru pembimbing SMPN 1 Tamansari, Arif Rahman Hakim, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian siswanya tersebut.

“Alhamdulillah Haykal bisa meraih Juara 1. Ini bukti bahwa ketika berlatih dengan keras dan sungguh-sungguh, hasilnya pun memuaskan,” ujarnya, Senin (22/9/25).

Arif menambahkan, persaingan tahun ini cukup ketat karena banyak peserta lain menampilkan karya yang berkualitas.

“Bagus-bagus penampilannya, jadi persaingannya lumayan ketat. Tidak menyangka akhirnya bisa juara 1. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya kepala sekolah SMPN 1 Tamansari,” katanya. Yudi

Dengan prestasi ini, SMPN 1 Tamansari kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat dan potensi siswa, khususnya dalam bidang literasi bahasa daerah.

(Yudi)