34.9 C
Bogor
Tuesday, August 25, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1149

Antisipasi Risiko Bencana, BPBD Kabupaten Bogor Gelar Pelatihan Destana

0

Klapanunggal l Jurnal Inspirasi

Upaya mengantisipasi potensi bencana alam seperti  banjir, longsor yang menimbulkan ancaman terhadap terhadap masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menggelar pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana), Selasa (14/9). Pelatihan Destana digelar di Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor yang berlangsung selama 3 hari.

Sekretaris Dinas BPBD Kabupaten Bogor Budi Pranowo mengatakan, pelatihan Destana yang diselenggarakan selama tiga hari itu bekerjasama dengan PT SBI (Holcim), BPBD dan Pemerintah Desa  Lulut.

Menurutnya pembentukan dan pelatihan Destana tersebut adalah salah satu upaya pengurangan resiko terhadap bencana. “Sampai dengan sekarang jumlah Desatana di Kabupaten Bogor sekitar 50. “Tujuan program Destana agar di desa itu tangguh serta mandiri apabila menghadapi bencana,” ujar Sekdis BPBD.

Disebutkannya,  terlebih kegiatan Destana khusus di Desa Lulut ini yang bersumber anggarannya di bantu oleh PT SBI. Meski di tengah pandemi Covid-19,  yang saat ini masih mewabah, akan tetapi pihak perusahaan telah ikut andil dalam mensukseskan kegiatan tersebut.

“Pertama Destana yang dibiayai oleh dunia usaha, meski dalam kondisi masih pandemi covid-19 artinya banyak perusahaan  yang kolaps tetapi kondisi ini adanya perusahaan dengan anggaran CSR-nya hebat,” tutupnya.

**aripekon

PPKM Diperpanjang, Bioskop Boleh Beroperasi Kembali

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah pusat resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM level 2 – 4 se Jawa Bali pada tanggal 13 September 2021 hingga 20 September 2021 mendatang, dalam keputusan pemerintah pusat memperpanjang PPKM kali ini bioskop diperbolehkan beroperasi bagi wilayah yang sudah berada pada level 3 dan level 2.

Selama PPKM bioskop hanya diperbolehkan menerima maksimal 50 persen kapasitas pengunjung pada daerah level 3 dan level 2 dengan syarat menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang diperbolehkan masuk, hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

“Dengan kewajiban pengguna aplikasi PeduliLindungi dan penerapan protokol yang ketat,” ujar Luhut saat konferensi pers secara virtual, Senin (13/9).

Beberapa waktu belakangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat mendapatkan kelonggaran pada sejumlah wilayah terkait beroperasinya kembali pusat perbelanjaan, restoran, fasilitas publik, serta aktivitas belajar mengajar dengan berbagai macam ketentuan dan persyaratan, begitupun pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 tahun 2021 tertera bahwa bioskop dapat beroperasi dengan ketentuan sebagai berikut:

Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai

Kapasitas 50 persen dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam Peduli Lindungi yang boleh masuk

Pengunjung usia kurang dari 12 tahun dilarang masuk

Dilarang makan dan minum atau menjual makanan dan minuman dalam area bioskop

Mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kesehatan, dan

Daftar perusahaan yang akan mengikuti uji coba ini ditentukan oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif

**yudharezkydiliantoro-mg/up

Pedagang Ikan di Jalan Empang yang Masih Bertahan Hingga Sekarang

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Sudah dari beberapa tahun silam di Jalan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor tepatnya tidak jauh dari jembatan rel kereta api Empang, terlihat sejumlah pedagang ikan hias yang berjualan di pinggir jalan.

Rupanya para pedagang tersebut memang sudah turun temurun meneruskan penjualan ikan hias ini. Bahkan salah satu pedagang tersebut menyatakan bahwa ia sudah berjualan dengan melanjutkan dari kakeknya, lalu orang tuanya hingga pada akhirnya turun kepada anak-anaknya.

“Sudah berjualan disini kurang lebih dari tahun 90an, dari tadinya kakek ke bapak saya lalu sekarang ke saya. Jadi udah dari saya belum lahir pun emang udah berjualan disini,” ucap Siraj, salah satu penjual ikan hias. Selasa (14/9)

Para pedagang tersebut memang khusus menjual ikan hias koi, namun ada beberapa ikan lainnya seperti ikan mujair dan ikan emas. Untuk harganya bervariasi karena ikan koi ini dilihat dari segi ukuran dan warnanya. Untuk yang ukuran 15 cm seharga Rp17.500 dan untuk yang ukuran 20 cm seharga Rp30.000 per satu ekor.

Siroj menyatakan bahwa saat ini ia banyak menerima pesanan ikan koi melalui Whatsapp, sehingga nantinya ikan pun dapat ia antar langsung jika kediaman pembelinya masih sekitar wilayah Bogor. Jika sudah diluar Bogor ia mengirimnya melalui jasa ekspedisi. Karena banyak pembelinya yang berasal dari luar wilayah Bogor bahkan ada yang sampai luar pulau Jawa.

Para pedagang ini berjualan setiap hari pada pukul 07.00 – 17.00 WIB di pinggir jalan Empang, Kota Bogor. Menurutnya dengan adanya pandemi ini cukup berdampak bagi penjualan ikan koi. Karena memang sebagian pembelinya yang berasal dari luar Bogor sulit untuk datang karena adanya kebijakan ganjil genap dan penyekatan. Sehingga berkurangnya omzet dari penjualan. Maka ia berharap untuk segera dilonggarkan lagi kebijakannya dan semoga pandemi ini juga segera berakhir.

**edfyraamelia-mg/up

Ratusan Siswa MTs Darussalam dan SMP-SMA Nurul Iman Divaksin Covid-19

0

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia  2 -17 tahun di  Kabupaten Bogor terus digeber. Bahkan hampir setiap kecamatan, vaksinasi dilakukan di setiap sekolah. Seperti  pelaksanaan vaksinasi massal di Yayasan Pendidikan Islam MTs Darussalam, Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga.

Sebanyak 490 siswa MTs Darussalam dan SMP-SMA Nurul Iman disuntik vaksinasi Sinovac dosis pertama. Vaksinasi ini meneruskan instruksi dari Kementerian Kesehatan yang sudah memperbolehkan anak berusia diatas 12 tahun untuk divaksin.

Camat Dramaga Ivan Pramudia mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi tersebut dan berharap dengan banyaknya siswa yan telah divaksin maka perlahan dapat memulai pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Saya berharap vaksin yang diberikan meningkatkan imunitas sehingga dapat mencegah risiko buruk terhadap virus Covid-19,” ujarnya.

Kepala Sekolah MTs Darussalam Euis Farida mengatakan, suntik vaksin bagi siswa sangat penting, untuk itu pihaknya bersama Kepala Sekolah SMA Darussalam dan SMP Nurul Iman menggelar pelaksanaan vaksinasi massal kepada 490 siswa.

“Kita bekerjasama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Purwasari, Karang Taruna Desa melaksanakan vaksinasi massal kepada 490 siswa, ” ujarnya.

Euis mengungkapkan sebelum disuntik vaksin Cinovac, siswa discreening dulu kesehatannya. Dirinya berharap semua siswa sudah disuntik vaksin Sinovac tahap pertama sehingga bisa meningkatkan imunitas siswa dan  dapat mencegah risiko buruk terhadap virus Covid 19.

Tak hanya suntik vaksin, pihak sekolah juga ketat menerapkan prokes di sekolah. Termasuk menyiapkan tempat cuci tangan di sekolah.  “Kita berharap pandemi cepat berlalu dan siswa bisa belajar seperti biasa, ” tukasnya.

**cepikurniawan

Pol PP Parung Panjang Segel 2 Tower Provider Bodong

0

Parung Panjang | Jurnal Inspirasi

Pol PP Parung Panjang, Kabupaten Bogor menyegel 2 tower yang diduga belum memiliki izin. Kepala Seksi Trantrib Kecamatan Parungpanjang Dadang Kosasi mengatakan, dalam waktu sehari ini dua tower yang sudah disegel yang belum memiliki izin yaitu, tower Telkomsel dan Indosat yang berlokasi di dua desa wilayah Kecamatan Parungpanjang.

“Hari ini sementara dua tower, kita masih melakukan komunikasi dengan Dinas Perizinan dan Diskominfo, mana-mana saja yang masih proses perizinan, “ujar Dadang  saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/09/2021).

Ia mengatakan, setelah dua tower jaringan provider yang berada di Desa Kabasiran dan Pingku, pihaknya akan terus melakukan pendataan jumlah tower yang belum memiliki izin. Dadang menegaskan, pelaku usaha tower yang bandel atau mendirikan tower tanpa mengurus izin akan diarahkan ke sanksi tipiring atau tindak pidana ringan sebagai penegakan Perda dan bisa juga merobohkan tower sebagai efek jera.

“Saya sudah melayangkan surat tiga kali ke pihak perusahaan pengelola tower yang sudah disegel, tapi mereka tidak kooperatif atau tidak merespon, kita langsung lakukan penindakan penyegelan pada dua tower, “terangnya.

Ia menambahkan, setelah hasil komunikasi dari Dinas Perizinan dan Diskomimfo tidak menutup kemungkinan, pihaknya akan melakukan penyegelan tower kembali di wilayah Kecamatan Parungpanjang.

“Kita sudah kantongi jumlah tower di Kecamatan Parungpanjang, kita akan kembali menertibkan tower yang belum memiliki izin. Saya imbau kepada pengusaha tower harus mengikuti prosedur perizinan mendirikan tower,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Usai Divaksin, Warga Ciampea Lemas

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Seorang peserta vaksin harus dipapah oleh petugas vaksinasi di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Selasa (14/9/201). Diduga peserta vaksinasi perempuan itu yang identitasnya belum diketahui mengalami lemas dan pucat usai disuntik vaksin dosis Pfizer.

Menurut Kepala Puskesmas Ciampea, dr Budi, saat ini warga tersebut dilakukan perawatan dibawa ke Puskesmas Ciampea. “Ya satu orang lemas usai divaksin, kemungkinan karena saat divaksin belum makan atau kurang istirahat sehingga efek sampingnya seperti itu,” katanya.

Apalagi vaksin  ini, menurut Budi sesuatu yang dimasukan ke dalam tubuh, tentunya pasti ada efek samping. Namun demikian hal itu hanya sementara saja. “Pasien langsung dibawa oleh petugas ke Puskemas untuk dilakukan observasi lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu saat mengambil gambar, pasien yang dipapah petugas seorang dokter mencoba menghalang- halangi awak media untuk mengambil gambar. Seorang dokter tersebut meminta agar jangan diambil gambar, karena khawatir bisa berdampak pada warga lain bisa takut divaksin.

Diketahui saat ini Pemerintah Kecamatan Ciampea terus gencar melakukan vaksinasi di beberapa titik, baik yang dilakukan di tingkat desa maupun sekolah dan kecamatan.

** cepikurniawan

Muscam KNPI di Nanggung Ricuh, Ini Penjelasan Panitia Penyelenggara

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Panitia penyelenggara membantah tudingan miring kecurangan ketika kericuhan terjadi pada Muscam PK KNPI Kecamatan Nanggung pada Minggu (12/9) lalu. Ketua Panitia Muscam KNPi Hafid Solihin menyatakan bahwa terjadinya kericuhan saat Muscam PK KNPI Kecamatan Nanggung, itu justeru adanya indikasi rencana menggagalkan pelaksanaan Muscam.

“Kita lihat adanya mobilisasi massa di luar peserta, kami anggap bagian dari upaya membuat Muscam chaos dan menjadi gagal,” ungkapnya.

Padahal, menurut Hapid dari hasil mediasi kedua calon tersebut sudah siap dan berkomitmen menjaga kondusifitas Muscam yakni salah satunya klausul dari pakta integritas. “Perjanjian itu berbunyi jika ada salah satu calon tidak mendukung kondusifitas maka bersedia untuk digagalkan pencalonannya. Jadi kami sangat menyayangkan upaya-upaya terkesan anarkisme  untuk menggagalkan Muscam tersebut,” jelasnya.

Saat ini, kata dia,  kebijakan selanjutnya adanya di pihak DPD KNPI Kabupaten Bogor dan pihaknya masih menunggu. Panitia juga membantah dengan sikap salah satu OKP yang menyebut adanya pelolosan surat keterangan organisasi kepemudaan (SK OKP) yang tidak legal atau ganda.

“Kami tegaskan pernyataan itu tidak benar, karena ditahap verifikasi surat keputusan (SK) pada perinsipnya panitia hanya menerima salinan SK OKP berdasarkan rilis data dari DPD Kabupaten Bogor,” kata dia.

Sementara tuduhan dengan kecenderungan keberpihakan panitia terhadap salah satu calon, ia menyebut hal itu adalah pernyataan ngawur dan jelas keliru alias liar dan tidak berdasar. “Tidak ada bukti panitia berpihak ke salah satu calon, prinsip panitia tetap menjaga netralitas dan menyelenggarakan Muscam secara aman dan kondusif,” tegasnya.

“Kami sebagai panitia justru menyayangkan adanya tindakan anarkis dari pendukung salah satu calon tersebut,” tandasnya.

** aripekon

Tingkatkan Mobilitas Warga dan Petani, Pemdes Karehkel Buka Jalan dengan Pisew dan Samisade

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor terus melakukan pembangunan. Selain melakukan pembangunan dengan menggunakan duit Samisade, juga melaksanakan kegiatan pembangunan yang bersumber dari PUPR dengan Program Infratruktur Swadaya Ekonomi Wilayah atau Pisew.

Kepala Desa Karehkel, Odih Marwan mengatakan, di Kampung Bojong Abuya dan Kampung Bojong  Tengah ada 2 titik pembangunan yaitu pembukaan akses jalan dengan melakukan   pembangunan TPT melalui program Pisew dengan panjang  1200 meter tinggi  bervariasi 1,2 meter,  lebar 30 cm dan betonisasi memakai dana Samisade dengan panjang 2 kilometer.

“Untuk membuka akses jalan dan bisa mempermudah jalan yang menghubungkan antara RW di wilayah sana,” kata Odih kepada wartawan.

Direalisasikan Program Samisade dan Pisew di lokasi tersebut untuk mempermudah akses warga yang semula tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat kini setelah pembangunan selesai kendaraan roda 4 bisa masuk.

“Dengan begitu para petani di sana ketika jalan sudah selesai dibangun itu bisa mengurangi ongkos pikul, karena mobil bisa langsung masuk,”katanya.

Odih berharap dengan program Bupati yang baru ini (Samisade)  bisa meningkatkan infrastruktur wilayah di masing-masing desa dengan tujuan membuka akses perekonomian warga.

“Mudah mudahan Wilayah yang ada di kabupaten Bogor minimal akses jalan tidak ada lagi yang terisolir dan untuk pisew sebagai upaya dukungan pembangunan yang mendukung program reguler dan bisa memudahkan mobilitas perekonomian,”pungkasnya.

Lebih lanjut kata Kades, untuk pengerjaan itu dilakukan swadaya oleh warga dan untuk peralatan itu dari BUMDes. “Jadi kita secara bergantian yang kerjanya melibatkan masyarakat, dan BUMDes itu alatnya,” pungkasnya.

** cepikurniawan

Tambal Ban dan Bensin Eceran Terbakar Bikin Warga Panik

0

Leuwiliang | Jurnal Inspirasi

Sebuah bangunan tambal ban dan bensin eceran milik pensiunan polisi di Kampung Geledung, Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor ludes terbakar, Selasa (14/9/2021).

Seorang penjaga konter Lisna menceritakan, api langsung membesar bahkan tumpahan bensin yang berceceran ke jalan membuat api merembet dan membuat warga dan penggunaan jalan panic hingga sempat terjadi kemacetan.

“Warung itu milik pa Djuanda (pensiunan polisi) tambal ban dan sebelahnya ada bensin eceran, gak ada korban jiwa hanya warga sini yang sedang berada disana kena luka bakar di bagian kakinya,” kata Lisna (37) kepada wartawan.

Menurut Komandan Sektor Dinas Pemadam kebakaran Sektor Leuwiliang, Sukmayadi, kebakaran itu dipicu saat pemilik tambal ban sedang menambal ban motor, namun api dari cairan spirtus  menyambar ke bensin yang saat itu dituangkan ke botol.

“Sehingga api merembet dan langsung membakar bangunan tambal ban yang terbuat dari bahan kayu,” katanya.

Sukmayadi mengatakan dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa, namun satu warga mengalami luka bakar ringan, dan ditaksir kerugian mencapai Rp 50 juta. “Atas kejadian itu juga aliran listrik padam karena kabel yang saat itu persis berada di atas bangunan tambal ban itu terputus akibat kena kobaran api,” pungkasnya.

** cepikurniawan

Sering Digerus Hujan, Jalan di Nanggung Ambles Cukup Parah

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Akses jalan utama milik Kabupaten Bogor tepatnya di Kampung Dukuhkawung RT 05 RW 02, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Seperti diketahui, jalan itu ambles pada Agustus lalu, namun hingga kini belum ada perbaikan dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Salah satu pengendara, H Yaya menerangkan, amblesnya jalan itu sekitar 3 meter dan panjang 15 meter sehingga bergeser mendekati kali besar sepanjang 5 meter. Awal mula kejadian itu pada pertengahan  Agustus, salah satu penyebab amblesnya jalan itu adanya aktivitas galian tanah hingga berkurangnya resapan air, ditambah beban berat penumpukan material tanah sehingga meimbulkan beban berat dan berdampak pada kerusakan jalan.

“Setiap hujan lebat jalanan itu terus bergeser, hingga posisi mendekati tebingan yang berdekatan dengan kali besar. Setelah diguyur hujan tadi malam (Senin /13/9 malam) kerusakan jalan itu keadaannya semakin parah,” terang H Yaya kepada Jurnal Bogor, Selasa (14/9).

Menurutnya, saat ini pengendara terpaksa harus berhati-hati saat melintasi jalan itu. Karena, jalan tersebut saat ini hanya bisa dilalui satu arah secara bergantian. Bahkan, warga juga sangat menyayangkan dengan kondisi jalan seperti itu yang hingga saat ini belum juga diperbaiki oleh dinas terkait.

Menurutnya, dilihat keadaan sekarang, kata H. Yaya kondisi jalan sangat membahayakan dan berharap segera diperbaiki agar tidak terjadi korban kecelakaan.

Sementara itu, Kepala  UPT Jalan dan Jembatan wilayah VI Cigudeg Punti Minesa  mengaku telah mengetahui perihal jalanan yang ambles di Jalan Ace Tabrani Kampung Dukuhkawung dan bahkan sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan penanganan darurat untuk meminimalisir  pergeseran tanah itu,” ucap Punti saat dikonfirmasi via selulernya.

Kemungkinan nantinya kata dia ada beberapa bagian yang harus diturap ataupun dilakukan pengurukan agar tidak terlalu dalam amblesnya. “Nanti kami atur jadwal dulu karena alat beratnya masih digunakan penanganan bencana longsor yang berada di wilayah Cigudeg,” pungkasnya.

**aripekon