24.1 C
Bogor
Thursday, April 16, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1095

Pemkot Ragu, Pelaksanaan PTM Belum Jelas

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih ragu menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Padahal, sebelumnya pemerintah merencanakan pada pekan kedua September 2021, dan saat ini status PPKM pun sudah turun ke level 3.

Kepada wartawan, Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku tak mau gegabah dalam menerapkan PTM terbatas. Sebab, pemerintah masih mematangkan kesiapan teknis PTM.

“Kami masih cek lagi kesiapan teknis. Kita tak mau gegabah,” ujar Bima kepada wartawan di Balai Kota, Sabtu (11/9).

Menurut dia, ujicoba PTM tetap berisiko terjadinya penularan Covid-19. Ia pun tak menutup kemungkinan adanya potensi klaster baru di dunia pendidikan, apabila pemerintah gegabah. “Karena ada potensi klaster baru kalau gegabah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi pada Jum’at (10/9) bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kementerian Agama (Kemenag), Polresta Bogor Kota dan TNI, ujicoba PTM diputuskan wali kota.

“Kami sudah persiapkan secara teknis sesuai Surat Keputusan Bersama empat Menteri, bila tahapan PTM harus dilakukan. Apalagi Kota Bogor sudah masuk level 3.

Namun, saat disinggung jadwal pasti PTM. Hanafi mengaku enggan tergesa-gesa. “Sebab, kami harus lapor dulu ke pak wali kota. Ya, satu hingga dua oekan ke depan, sambil melihat kesiapan teknis,” ungkapnya.

**fredykristianto

Trem Terbentur Biaya, Pemkot Ngadu ke Erick Thohir

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghadirkan moda transportasi berbasis rel, yakni trem ternyata mendapat respon positif dari Menteri BUMN, Erick Thohir.

Menurut dia, pemerintah harus menyiapkan layanan transportasi yang baik kepada masyarakat, dan hanya terjebak dengan penanganan Covid-19.

“Itu (trem) merupakan bagian investasi pasca pandemi, agar transportasi masyarakat dari Jakarta ke Bogor lebih mudah,” kata Erick kepada wartawan di Balai Kota, Sabtu (11/9).

Apalagi, sambung dia, trem nantinya akan terkoneksi dengan Light Rail Transit (LRT). “Saya sangat mendukung terobosan itu, bagaimana transportasi untuk pelayanan publik, kita sinergikan antara pemerintah pusat dan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bima Arya mengatakan, ada dua hal yang masih menjadi kendala untuk menghadirkan trem. Diantaranya mengenai pendanaan dan kelembagaan.

“Saya laporkan ke Pak Menteri, Feasibility Studies sudah selesai, angkanya sudah jelas, konsepnya sudah matang. Kota Bogor siap untuk membangun komunikasi dengan semua. Pemkot disarankan bertemu dengan presiden dan menteri terkait,” ucapnya.

Kata Bima, untuk membangun moda transportasi berbasis trem pemerintah Kota Bogor setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,6 triliun.

“Tapi bukan berarti tidak mungkin, sejauh kita bisa membangun komunikasi drngan semua saya kira itu,” pungkasnya.

** fredykristianto

Ivana Roderica Wakili Indonesia di Kejuaraan Dunia

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Atlet menembak Kota Bogor, Ivana Roderica Tioho mewakili Indonesia dalam kejuaraan dubia ISSF di Kazakhtan yang dimulai sejak 10 hingga 17 September 2021.

Ketua KONI Kota Bogor, Benninu Argoebie mengatakan, sebenarnya terdapat tiga atlet asal Kota Bogor yang akan dikirimkan ke Kazakhtan. Namun, lantaran Fatur dan Audrey Zahra tengah mengikuti pelatda tertutup untuk persiapan PON. Akhirnya, hanya Ivana yang diberangkatkan ke negara pecahan Uni Soviet itu.

“Indonesia memberangkatkan total lima atlet, salah satunya Ivana. Mestinya Fatur dan Audrey ikut, tapi karena mereka pelatda PON, jadi tak diizinkan,” ujar Benninu kepada wartawan, Minggu (11/9).

Pria yang akrab disapa Benn ini berharap, Ivana akan meraih prestasi maksimal dalam kejuaraan dunia tersebut. “Kalau bicara target, kita inginnya Ivana bisa maksimal,” katanya.

Iapun mengaku telah menyiapkan bonus ekstra, bila Ivana mampu mengharumkan nama Indonesia dan Kota Bogor pada ajang bergengsi tersebut.

“Ya tentu ada (bonus). Tapi masih rahasia, kita lihat saja nanti. Mudah-mudahan dia bisa mengharumkan Indonesia,” ucap mantan atlet menembak itu.

Benn menyebut bahwa Ivana, Fatur dan Audrey merupakan atlet andalan Kota Bogor pada Porda 2022 yang diharapkan mampu mempersembahkan raihan emas bagi Kontingen ‘Kota Hujan’.

** fredyk

Pencam Cigombong Bersama Elemen Kebangsaan Laksanakan Vaksin Massal

0

Cigombong | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kecamatan (Pencam) Cigombong bekerjasama dengan elemen kebangsaan, melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal. Kegiatan gerakan nasional percepatan vaksinasi Covid-19 secara gratis untuk rakyat yang dilaksanakan di halaman Mesjid Besar Al-Azhim Cigombong ini mendapat pengawalan ketat dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan Satgas Covid-19, Sabtu (11/9).

Plt Camat Cigombong, Asep Achadiat Sudrajat menjelaskan, kegiatan ini merupakan vaksinasi ke-2 dari tindak lanjut vaksinasi pertama yang telah dilaksanakan pada bulan lalu.  “Kegiatan ini digagas oleh beberapa elemen kebangsaan diantaranya Projo dan GAM yang menyediakan vaksin, alat kesehatan dan tim IT. Sedangkan dari Pemerintahan Kecamatan Cigombong menyiapkan pasilitasnya seperti tenda, tempat duduk serta konsumsinya,,” ujarnya kepada wartawan.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah membantu jalannya kegiatan vaksinasi gratis untuk masyarakat umum. “Mudah mudahan ini menjadi pemacu dan konsistensi mereka dalam hal-hal positif. Apalagi kan warga yang divaksin ini tidak hanya dari Cigombong, melainkan ada juga dari wilayah perbatasan kecamatan,” terangnya.

Asep menjelaskan, untuk target vaksinasinya sendiri hari ini akan dilakukan bagi 525 orang, kemudian esoknya dilanjut untuk 500 orang. Pada senin mendatang, akan ditargetkan sebanyak 2159 orang satu hari penuh.

 “Sesuai hasil musyawarah Forkopimcam Cigombong, ketua MUI, kader PKK, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, kita sepakat menargetkan 14 ribu orang. Ini komitmen kami yang siap membantu pelaksanaan kegiatan vaksinasi,” tegasnya.

Ia menghimbau, untuk warga yang belum di vaksinasi agar segera di vaksin, terlebih penyediaan vaksinasi juga sudah siap dan ada untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor, termasuk di kecamatan cigombong. “Kami nantikan bagi warga yang belum di vaksin, ayo jaga kesehatan diri kita dari penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi,” ungkapnya.

Sementara, Endang warga Kecamatan Cigombong yang mengikuti vaksin ke dua mengaku senang dan bersyukur bisa ikut kembali kegiatan tersebut. “Ini yang ke 2 kalinya saya di vaksin, semoga saja dengan telah di vaksin sekarang khususnya saya dan umumnya warga lain bisa terlindungi dari penyebaran Covid-19 ini,” tukasnya.

** Dede Suhendar

YBM PLN Bersama Majelis Taklim An Nahdoh Santuni Yatim dan Janda Duafa

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Yayasan Bai’ ul Mal (YBM) PLN mengandeng Saung Ilmu Majelis Taklim An Nahdoh di Kampung Jampang, Gang Masjid RT 04 RW 06, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor berbagi kebahagian bersama yatim dan janda duafa, Sabtu (11/9/2021).

Ketua Majlis Taklim An nahdoh Cahyadi mengatakan, YBM PLN memperingati milad ke-15  mengajak Saung Ilmu Majlis Taklim An Nahdhoh menyantuni yatim dan janda duafa. “Dalam kegiatan santunan ini untuk yatim duafa ada 50 orang, janda duafa ada 50 orang, selain uang saku juga ada paket sembako,” katanya.

Cahyadi  merasa bahagia. Pasalnya Majlis Taklim An Nahdoh dipercaya untuk ikut berbagi kebahagiaan bersama anak yatim. “Alhamdulillah dalam setiap kegiatan sosial Majelis Ta’lim An Nahdoh selau dipercaya untuk melakukan kegiatan santunan baik untuk yatim maupun janda duafa bahkan kegiatan lainya seperti sunatan massal,” katanya.

Cahyadi mengatakan Saung Ilmu Majlis Taklim An Nahdoh saat ini juga fokus juga memberikan pendidikan kepada para yatim dan anak-anak duafa yang ada di wilayah Desa Jampang. “Alhamdulillah saat ini juga ada 22 anak yatim termasuk anak-anak duafa yang mengemban ilmu setiap hari di majelis ini,” katanya.

Cahayadi juga mengucapkan terimakasih kepada YBM PLN dan para donatur lainnya yang telah selalu mengandeng Saung Ilmu Majlis Taklim An Nahdoh untuk selalu berkontribusi dalam hal kegiatan sosial.

** Cepi Kurniawan

Longsor di Rumpin, Perusahaan Tambang BSM Dituntut Bertanggungjawab

0

Rumpin | Jurnal Inspirasi

Bencana longsor dan pergerakan tanah menimpa 2 kampung yang dekat galian tambang milik perusahaan PT BSM yakni Kampung Ciatar dan Jatinunggal, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Longsor terjadi pada Kamis (9/9) malam hingga Sabtu pagi (11/9) membuat dampak yang cukup besar.

Selain akses jalan desa terputus sejak longsor pertama pada Agustus 2021 lalu, kini longsor dan pergerakan tanah juga mengakibatkan puluhan rumah terdampak. Bahkan belasan rumah diantaranya rusak dan 3 diantaranya hilang tergerus longsor.

Seperti salah satunya rumah milik Jaenal. Kini ia mengaku harus tinggal dikontrakkan. Pasalnya, rumahnya sudah hilang tergerus longsor. “Rumah saya hilang tergerus longsor pada Jumat sore hancur beserta harta benda, dan alat alat bengkel. Alhamdulillah saya dan keluarga masih selamat,” katanya.

Tidak hanya rumah Jaenal, rumah Amah yang semulanya kokoh berdiri namun sekarang sudah hancur berkeping-keping akibat longsor dan pegerakan tanah. “Saat kejadian rumah saya udah saya kosongkan dan saya tinggal di rumah sodara jadi harta benda bisa diselamatkan tapi bangunan rumah hancur,” katanya.

Warga lain, Itoh merasa takut dan khawatir tinggal di lokasi dekat longsor yang tidak jauh dari lokasi pertambangan milik PT BSM.

Bahkan warga menceritakan sebelum longsor terjadi perusahaan tersebut kerap melakukan penambangan dengan cara diledakkan menggunakan dinamit sehingga terdengar getaran. Tidak hanya sekali namun satu hari bisa terdengar 3 kali ledakan. “Adanya longsor warga takut dan khawatir,” kata Itoh.

Sementara itu menurut Camat Rumpin Ade Zulfahmi, data yang ia terima pada Sabtu siang, rumah warga yang terdampak berada di 2 kampung yakni Jatinunggal dan Ciatar dengan total 51 rumah warga terdampak.

“Mereka (pemilik rumah dan keluarga) sudah mengungsi sekitar kurang lebuh 90 jiwa dan ini baru data sementara, karena pegerakan tanah masih sering dirasakan warga,” katanya.

Akibat longsor dan pergerakan tanah, kini pemerintah sudah menghentikan aktivitas galian tambang milik perusahaan PT BSM agar tidak beroperasi dan meminta bertanggungjawab untuk ganti rugi warga yang terdampak.

“Alhamdulillah pada Jumat kemarin juga sudah ada pertemuan, namun untung selanjutnya kita akan bahas lagi gimana penyelesaiannya,”katanya.

Sementara itu pihak perusahaan mengklaim longsor dan bencana longsor itu bukan disebabkan karena adanya aktivitas galian tambang. Menurut Dedy Darmawan yang mengaku Kepala Teknik PT BSM bahwa perusahaan sudah memiliki ijin dan melaksanakan penambangan sudah ada kajian.

“Saya kira ini faktor alam karena sebelumnya telah turun hujan deras,” pungkasnya.

** Cepi

Ricuh, Pelaksanaan Muscam KNPI di Nanggung Ditunda

0

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor ditunda karena tidak kondusif.  Perhelatan Muscam di GOR Kecamatan Nanggung itu memang berlansung alot hingga terjadi percekcokan antara sejumlah organisasi atas ketidakpuasan  terhadap pihak panitia penyelenggara.

Pantauan Jurnal Bogor, pihak Kecamatan Nanggung akhirnya mengambil alih Muscam dengan penundaan pelaksanaan hingga batas waktu yang tidak ditentukan atas terjadinya kericuhan pelakasanaan Muscam  KNPI tersebut.

“Karena kondisinya semakin memanas maka pelaksanaan Muscam ditunda,” kata Kepala  Sub Bagian Kecamatan Nanggung Ujang Maulana kepada Awak media, kemarin.

“Dengan batas waktu tidak ditentukan,  maka kami tegaskan pelaksanaan Muscam KNPI ditunda,” tegasnya mewakili Camat Nanggung.

Lanjutnya, Muspika nantinya akan berembuk mencari jalan keluarnya seperti apa dan kewenangan tersebut ada di DPD KNPI Kabupaten Bogor. Ujang menjelaskan, awal mula terjadinya kericuhan pada pelaksanaan Muscam PK KNPI tersebut karena ditemukannya SK yang tidak pas yang sehingga menjadi kericuhan.

“Ada salah satu ketua OKP datang yang merasa dia tidak menandatangani untuk surat mandat tersebut,” imbuhnya.

Ia juga menyayangkan dengan insiden ini, padahal menurutnya pemilihan Ketua KNPI dengan ditunjuk juga tidak menyalahi aturan. “Sebetulnya kita tidak harus seperti ini, cukup ditunjuk juga tidak menyalahi AD/ART. Hanya ini keinginan dari pada OKP maka dilaksanakan voting,” tukasnya.

Salah satu organisasi kepemudaan OKP dari GP Ansor, Koko mengaku tidak puas dalam pelaksanaan Muscam bahkan ia curiga terhadap ketua panitia penyelenggara, yang mana ditemukannya surat keterangan (SK) dari salah satu OKP yang sudah diverifikasi namun ganda.

“Kami mencurigai (salah satu OKP) SK-nya tidak lengkap. Karena,tahap verifikasi dari awal memang sudah ada kejadian juga, seperti kemarin saya menunggu dari pukul 13 hingga pukul 17 WIB, yang terverefikasi itu ada sekitar 45, namun sejam kemudian itu SK bisa menjadi 67, tapi orangnya nggak ada makanya saya menanyakan itu,” tukasnya.

** Arip Ekon

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, 1.250 Orang Ikuti Vaksinasi di DPD PKS

0


Cibinong | Jurnal Bogor

Program vaksinasi massal untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor terus dimasifkan. Lembaga non pemerintah, tak ketinggalan organisasi politik satu diantaranya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang turut aktif membantu program penuntasan vaksinasi kepada 4,225,790 orang.

“Memutus mata rantai penularan Covid-19 kan tugas semua elemen bangsa, termasuk partai politik. Kita (PKS-red) turut ambil bagian dengan menggelar vaksinasi massal selama dua hari pada Sabtu dan Minggu (10-11/09),” kata Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, Dedi Aroza, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/09).

Dedi mengatakan, target dari vaksinasi massal yang dipusatkan di sekretariat DPD Jalan Tegar Beriman, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, sebanyak 1,250 orang yang bertempat tinggal di sekitaran secretariat.

“Vaksinasi ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) yang menyediakan dosis vaksin, sementara tim vaksinator dari DPD yang memiliki keahlian di bidang kesehatan,” ujar anggota Komisi IV DPRD itu.

Dedi menjelaskan, selama berlangsungnya vaksinasi, peserta yang akan divaksin tidak datang berbarengan, tapi diatur waktunya berdasarkan jadwal undangan yang dikirim panitia melalui layanan pesan singkat whats app.

“Ini kami lakukan agar tidak terjadi kerumuman, peserta dan semua yang terlibat dalam kegiatan vaksinasi massal wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah adanya penularan Covid-19,” jelasnya.

Dedi berharap, vaksinasi massal PKS mempercepat target menciptakan kekebalan komunal (herd immunity) di tengah masyarakat, kenapa? karena kita kan tak tahu, kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir. “Vaksinasi kan jadi satu dari sekian ikhtiar kita semua agar terhindar dari Covid-19,” tegasnya menutupi.

Sebagai informasi, Kabupaten Bogor dengan penduduk 5,6 juta jiwa, program vaksinasi Covid-19 hingga 8 September lalu dari target atau sasaran vaksinasi 4,225,790 orang yang sudah menerima vaksin baru 15,83 persen atau sekitar 1,337,898 orang.

** Mochamad Yusuf

Ketua PPWI Kabupaten Bogor Siap Jalankan Program Kerja

0


Cibinong | Jurnal Bogor

Pengurus Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Bogor masa bakti 2020-2025, dibawah kepemimpinan Wiri Yutruski, pastikan segera menjalankan program kerja organisasi yang sempat tertunda lantaran pandemi Covid-19.

“Selama lebih kurang satu tahun sejak pengurus dilantik, sebenarnya kita sudah menetapkan rencana kerja tahunan organisasi, namun sayangnya pas mau melaksanakan program, pandemi Covid-19 keburu datang,” kata Wiri, dalam keterangan tertulisnya Minggu (12/09).

Wiri memastikan, sebelum akhir tahun ini rapat kerja daerah (Rakerda) organisasi yang menjadi agenda pertama bakal dilaksanakan. Rencana ini tak lepas dari adanya kebijakan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah seiring berjalannya waktu kasus harian orang terkonfirmasi aktif Covid-19 ini sudah mulai menurun. Kerja keras jajaran pemerintah pusat dan Kabupaten Bogor harus kita apresiasi. Jadi, Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan mengadakan Rakerda PPWI Kabupaten Bogor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes),” tegasnya.

Rakerda nanti, kata Wiri, rencananya akan dihadiri Ketua Umum (Ketum) PPWI Nasional, Wilson Lalengke. Sang ketua umum, sambung Wiri, menaruh perhatian besar kepada PPWI Kabupaten Bogor.

“Pak Wilson merupakan tokoh panutan, khusus bagi saya Pak Wilson itu sebagai tuan guru. Kenapa ? dari beliau lah banyak ilmu dan pembelajaran yang saya dapatkan, apalagi beliau adalah salah satu penggagas jurnalisme warga di Indonesia, maka dari itu selogan beliau, apapun medianya, PPWI organisasinya. Apapun profesinya jurnalisme warga hobbynya,”ungkap oordinator Eksekutif di Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Bhayangkara Utama itu.

Wiri meminta kepada semua anggota dan pengurus PPWI Kabupaten Bogor bahu membahu dalam persiapan Rakerda yang akan dilaksanakan sekaligus menyambut HUT PPWI Kabupaten Bogor ke-1.

“Saya harap rekan-rekan media baik online ataupun cetak yang tergabung dalam kepengurusan PPWI Kabupaten Bogor bisa solid dan loyal demi suksesnya Rakerda PPWI Kabupaten Bogor tahun ini,” tutupnya.

** Mochamad Yusuf

Weekend, Kota Bogor Macet

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Arus lalu lintas saat weekend di Jalan Sholeh Iskandar terpantau mengalami kemacetan cukup parah pada Sabtu sore (11/9).

Penumpukan volume kendaraan roda dua maupun roda empat terjadi di ruas Jalan Sholeh Iskandar. Kemacetan ini terjadi akibat ganjil genap yang diterapkan di Kota Bogor, kemacetan ini terjadi cukup panjang dan tidak bergerak dari simpang Jalan baru hingga Simpang Talang.

Terlihat pengguna jalan yang ingin memasuki jalan Tol BORR dialihkan ke Jalan Sholeh Iskandar hingga terjadi penumpukan volume kendaraan yang cukup banyak membuat kemacetan di Kota Bogor pada akhir pekan tidak terkendali.

Kemacetan terjadi di kedua arah baik ruas jalan yang menuju Yasmin serta ruas jalan yang menuju Talang dan Jambu Dua

Sistem ganjil genap yang diterapkan memang mengalihkan kendaraan yang tidak sesuai dengan tanggal, membuat semua kendaraan yang tidak sesuai tanggal tersebut melintasi ruas Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor hingga terjadi penumpukan karena ruas jalan yang tidak menampung buangan arus lalu lintas ganjil genap.

** Yudha Rezky Diliantoro-mg/UP