26.3 C
Bogor
Wednesday, April 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1081

Nina Nurmasari Bangga Empat Pesepakbola Putri Kabupaten Bogor Tampil di PON XX Papua 2021

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Ketua Asosiasi Sepakbola Wanita (ASW) Kabupaten Bogor, Nina Nurmasari, mengaku bangga dengan masuknya empat pesepakbola putri binaan Askab PSSI Kabupaten Bogor, tampil bersama tim sepakbola putri Jawa Barat, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

“Saat ini keempat pesepakbola putri asal Kabupaten Bogor sudah berada di Bandung untuk menunggu keberangkatan Kontingen Jawa Barat, ke Papua dalam waktu dekat ini,” ujar Nina Nurmasari, Kamis (23/9/2021).

Ia menjelaskan empat pesepakbola putri Kabupaten Bogor yang masuk dalam skuat tim sepakbola putri Jawa Barat di ajang PON Papua 2021, di antaranya Diah Ayu Puspita Ningrum (Belakang), Galuh Chandra Kirana PP (Belakang), Riri Junian Nella (Belakang), dan Yolanda Krismonica Wijayanti (Kiper).

Nina berharap, empat pemain putri Kabupaten Bogor itu nantinya bisa memberikan konstribusi nyata bagi skuat sepakbola putri Jawa Barat di arena PON XX Papua.

“Saya optimis para pemain dari Kabupaten Bogor bisa memberikan konstribusi positif dan nyata bagi tim sepakbola Jawa Barat di PON XX Papua 2021,” tutur Nina.

Nina juga berpesan agar semua tim sepakbola putri Kabupaten Bogor yang akan membela Jawa Barat, bisa menjaga diri dan jaga kesehatan selama di Papua, dan terutama dapat mengikuti semua rangkaian pertandingan PON XX Papua 2021.

**as.pangrango

Pakai Mobil Vaksin hingga Door to Door, Petugas Jemput Bola Jangkau Warga di Pemukiman Padat

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro memantau pelaksanaan vaksinasi door to door menggunakan mobil vaksin di Kelurahan Tegallega, Bogor Tengah, Rabu (22/9/2021).

Wali Kota dan Kapolresta juga dibantu Tim Pemburu Vaksin yang terdiri dari Polisi Wanita (Polwan) Polresta Bogor Kota, Srikandi Satpol PP Kota Bogor, Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Kodim 0606/Kota Bogor, Wanita Angkatan Udara (Wara) Lanud Atang Sendjaja dan petugas wanita dari Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Kehadiran mobil vaksin untuk mendekatkan warga yang ingin divaksin namun belum mendapatkan kesempatan ke sentra vaksin dengan berbagai macam kendala. Sementara bagi warga lanjut usia (lansia) dan disabilitas yang tidak memungkinkan untuk berjalan ke mobil vaksin, disiapkan juga petugas untuk melakukan vaksinasi dari pintu ke pintu (door to door) ke rumah warga.

Para petugas menjangkau pemukiman padat penduduk, melewati gang untuk mengajak warga untuk vaksin. Antusias warga sangat tinggi dan merasa terbantu dengan kehadiran mobil vaksin.

Selain lansia yang merasakan manfaat vaksin keliling ini, ada juga Rizal (33), penjual Mie Ayam di dekat Masjid Al-Ikhlas Tegallega. Keinginannya untuk divaksin akhirnya bisa terealisasi karena mudah dijangkau.

“Sangat bermanfaat sekali. Dari awal memang pengen divaksin. Saya belum vaksin karena jauh, nggak bisa ninggalin dagangan. Sekarang ada mobil vaksin, jadi lebih dekat, lebih enak, bisa sambil jualan nunggunya,” ungkap Rizal.

“Harapannya pengen Indonesia lebih baik lagi, sehat. Saya kan jualan mie ayam, pengennya ramai lagi. Kalau sudah vaksin semua Insya Allah aman, ekonomi bisa hidup lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, hingga saat ini capaian vaksinasi di Kota Bogor sudah hampir 80 persen dari target 819.444 sasaran atau warga. “Karena target vaksinasi semakin sedikit, tinggal 20 persenan lagi, strateginya sekarang jemput bola. Semua Dinas, Camat, Lurah bersama tim pemburu masuk ke pemukiman, telusuri gang, lorong sampai ketemu target warga yang belum divaksin,” ujar Bima Arya.

Untuk mempermudah, Pemkot Bogor juga menyiagakan mobil vaksin untuk menjangkau wilayah-wilayah tertentu yang sasaran vaksinasinya perlu diakselerasi, khususnya bagi wilayah yang banyak warga lansia.

“Kita pakai kendaraan PCR mobile yang sudah dilengkapi dengan fasilitas vaksinasi. Kita pakai untuk menjangkau warga yang ingin divaksin namun belum divaksin karena kendala-kendala tertentu. Kalau memungkinkan, warga diajak ke sentra vaksin terdekat atau mobil vaksin keliling. Bagi lansia dan disabilitas, bisa divaksin di rumah. Petugas nanti ada yang door to door juga,” jelas Bima.

Di tempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, Tim Pemburu Vaksin dari lintas kesatuan ini hadir untuk memberikan pemahaman dan edukasi mengenai vaksin kepada warga.

“Dipilih anggota wanita agar lebih humanis. Sehingga bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang vaksin dan juga manfaatnya. Mereka nanti secara bergantian menyasar wilayah tingkat RT/RW yang warganya perlu didekatkan dengan menggunakan mobil vaksin,” pungkasnya.

**fredyk/rls

Kantor Bupati Bogor Pertama di Desa Malasari Jadi Destinasi Wisata

0

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Desa Malasari memiliki hawa yang sejuk dan indah. Meskipun jauh dari pusat kota, ternyata Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor juga banyak menyimpan sejarah. Dibuktikan dengan adanya kantor Bupati Bogor Pertama yang ada di desa ini.

Bahkan desa ini sering dikunjungi berbagai petinggi daerah untuk menghadiri acara adat disini atau hanya berkunjung ke tempat wisata yang ada di Desa Malasari. Acara adat yang digelar menggambarkan bahwa desa ini banyak menyimpan sejarah terutama adat Sunda.

Hal ini bisa dilihat di dalam kantor Bupati Pertama yang masih banyak menyimpan foto – foto Bupati pada zaman dulu. Kantor yang masih terbilang bagus dan bangunan yang di depannya ada satu tank tentunya menjadi ikon kantor pertama Bupati Bogor.

“Ini menjadi suatu kebanggan bagi kami, masyarakat Malasari dan kami akan terus menjaga budaya serta sejarah yang ada disini,“ ucap Abah Odon selaku Kasepuhan di Desa Malasari. “Dan kami juga berharap kedepannya desa ini bisa menjadi berkembang menjadi lebih baik juga anak – anak disini bisa bersaing dengan yang di kota,” tambahnya.

**kkn-uika

Vaksinasi di SMAN 1 Cigudeg Libatkan Mahasiswa KKN UIKA

0

Cigudeg  | Jurnal Inspirasi

Sebanyak 865 siswa kelas X-XII SMANi 1 Ciguded mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis kedua dan 86 siswa mengikuti susulan vaksin dosis pertama. Sejumlah mahasiswa UIKA Bogor yang sedang KKN dilibatkan dalam vaksinasi ini.

Alur pemberian vaksin dosis kedua masih sama dengan dosis pertama dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan serta pelayanaan yang sesuai.

Vaksinasi ini berlangsung pada pukul 07:00 pagi hingga selesai dan ada beberapa prosedur yang harus disiapkan sebelum mengikuti proses vaksinasi ini yaitu berupa pendaftaran, screening, dan setelah itu baru penyuntikan vaksinasi kepada peserta yang terdaftar dan dinyatakan lolos.

“Saya sudah 2 kali ikut serta dalam proses vaksin dan Alhamdulillah lolos setelah mengikuti beberapa prosedur, efek yang dirasakan setelah vaksin yaitu pegal-pegal pada pergelangan tangan seperti kesemutan,” ujar Tantri dan Yandra.

**kkn-uika

Masih Banyak Warga Belum Vaksin, Polsek Nanggung Jemput Bola Vaksinasi ke Pelosok Kampung

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Guna mempercepat pencapain vaksinasi Covid – 19, Mapolsek Nanggung  bersama pemerintah desa setempat dan para petugas kesehatan dari Puskesmas Nanggung melakukan jemput bola turun ke setiap kampung.

“Program vaksinansi ini akan terus dilakukan mengingat warga masih ada yang belum disuntik vaksin,” kata Kapolsek Nanggung AKP Dedi Hermawan kepada wartawan, Kamis (23/9).

Upaya ini juga dilakukan karena Polsek Nanggung diminta Polres Bogor untuk ikut serta melaksanakan program  vaksinasi tersebut. Pada hari keempat vaksinasi ini, pihaknya door to door turun ke pelosok desa agar seluruh masyarakat bisa mengikuti program pemerintah dengan ikut serta vaksinasi.

“Masih banyak masyarakat yang bermukim di  pinggiran atau di perkampungan yang belum divaksin. Ini program vaksinasi ke pelosok kampung dengan cara door to door menjadi agenda sasarannya ke kampung-kampung, masyarakat yang banyak belum divaksin,” ungkapnya.

Kegiatan vaksinasi dengan sistem door to door tersebut menurut Dedi sudah di hari keempat di lakukan dan sudah mencapai hampir 2000 vaksin di wilayah pelosok empat desa dengan jenis vaksin Sinovac.

“Alhamdulillah animo masyarakat kehadiran vaksinasi yang digagas oleh Polsek Nanggung di kampung ini masih bagus responnya,” jelasnya.

Menurutnya, program vaksinasi ke pelosok desa akan digagas secara berkelanjutan, vaksinasi di Desa Cisarua, Bantarkaret, Malasari dan Desa Pangkaljaya. ” Tercatat sudah mencapai sekitar 1800 warga yang sudah divaksin dengan cara jemput bola ini,” tandasnya.

**aripekon

Warga Masih Gotong-royong Bersihkan Material Longsor

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Pasca diterjang longsor, Kampung Nangela Atas dengan Kampung Nangela Bawah di Jalan Gunung Padaas di wilayah dua RW, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada hari ke empat ini sejumlah warga masih berswadaya membersihkan material longsor.

Sekretaris Desa Nanggung Firmansyah menyatakan, longsor yang terjadi beberapa waktu lalu, di Kampung Nangela Atas dan Kampung Nangela Bawah kadaannya cukup parah. Beberapa hari ini, puluhan  warga tangani longsor menggunakan peralatan seadanya.

Warga mengaku kewalahan karena longsornya cukup parah. “Daerah itu memang rawan dan seringkali datangnya musibah longsor,” kata Firmansyah melalui selulernya kepada Jurnal Bogor, Kamis (23/9).

Menurut Firman, diagendakan kembali pada Jumat (24/ 9) sejumlah warga akan bergerak membersihkan sisa lumpur yang masih menumpuk di jalan. “Sejauh ini di lokasi longsor, baru bisa dilaui kendaraan roda dua,” ucapnya.

Pada Kamis (23/9), warga yang gotong royong diakuinya hanya beberapa orang saja dan dijadwalkan Jumat dengan skala besar warga akan turun ke lokasi membersihkan wilayah jalan akibat dampak longsor. “Kemungkinan besok juga selesai, karenanya longsor itu sebelumnya telah ditangani oleh masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya disebutkan, Kepala Dusun Desa Nanggung bahwa musibah longsor paling parah yaitu di jalan Kampung Nangela Bawah. Berkali kali wilayah itu dilanda longsor terjadi pada Senin hingga Selasa sekitar pukul 05: 00 WIB pagi. Atas peristiwa tersebut kondisi jalan tak bisa dilalui kendaraan.

**aripekon

Puskesmas Jampang Vaksinasi Puluhan ODGJ

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Puluhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) divaksinasi Covid-19 oleh petugas vaksinator Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas)  Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Rabu (22/9/2021).

Kepala Puskesmas Jampang, dr Dini S Agustin mengatakan, Puskesmas Jampang bekerjasama dengan Rumah Sakit Marzuki Mahdi Kota Bogor berkolaborasi melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk ODGJ yang selama ini telah dilakukan perawatan oleh Puskesmas Jampang.

“Ini udah tahap kedua, vaksinasi dilakukan Puskesmas Jampang terhadap ODGJ tahap kedua ini kita juga didampingi oleh tim medis dari RS Marzuki Mahdi,” kata dr Dini  S Agustin kepada wartawan.

Dokter Dini mengatakan, sampai saat ini Puskemas Jampang telah memvaksinasi ODGJ sebanyak 40 ODGJ yang memang dalam pemantauan Puskesmas Jampang. “Totalnya dari tiga desa ada 40 orang ODGJ dari tiga desa, Jampang, Pondok Udik dan Tegal dengan dosis vaksin Sinopharm,” katanya.

Lebih lanjut dokter Dini mengatakan, kegiatan itu akan terus dilaksanakan agar ODGJ terhindar dari Covid 19. “Kegiatan ini akan terus berlangsung selainODGJ kita juga melakukan vaksinasi terhadap kaum disabilitas,” katanya.

Untuk jumlah vaksin yang dilaksanakan Puskesmas Jampang sampai saat ini totalnya sudah mencapai 13 ribu orang.

“Kita juga selain melakukan vaksinasi terhadap masyarakat umum juga melakukan vaksinasi di beberapa sekolah, hal itu dilakukan untuk meningkatkan herd Immunity pelajar dan untuk mengejar target vaksinasi sampai Desember 2021 mendatang,” pungkasnya.

**cepikurniawan 

Lihat Kekompakan Warga, Achmad Fathoni Kagumi KRL Asri 27 GBJ

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Achmad Fathoni sangat terharu dan bahagia saat mengunjungi Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Asri 27 di Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Hal itu ia sampaikannya usai melakukan kunjungannya ke KRL Asri 27 GBJ. Menurutnya, di Griya Bukit Jaya ini adalah kali keduanya ia melakukan kunjungan ke KRL yang ada di wilayah Bogor Timur.

“Sebelumnya saya berkunjung KRL Nanas yang ada di Setu Babakan. Setelah itu saya pun tidak bisa menolak ajakan Pak Damidi Dmd (pegiat lingkungan) untuk mengunjungi KRL Asri. Karena memang sudah begitu sering mendengar luar biasanya KRL Asri ini,” ucapnya, Kamis (23/09).

Dan betul sekali, lanjut politisi PKS ini, sesampai di wilayah RW 27, ia mengaku langsung disuguhi oleh kegiatan warga yang sedang kerja bakti menata PSU yang dimiliki.

“Dan luar biasanya, pekerjaan-pekerjaan landscape mulai dari desain sampai pelaksanaan dikerjakan secara gotong royong oleh warga. Padahal saya tahu betul itu biasanya dikerjakan oleh para profesional. Kekompakan, pengorbanan dan kerjasama yang mengagumkan. Salut dah,” lanjut Anggota Komisi 3 DRPD Kabupaten Bogor ini.

Tidak berhenti disitu, menurut anggota legislatif asal dapil 2 ini, ia pun langsung diajak berkeliling oleh Yusron Sekretaris BPD, Jumadi Ketua RW 27, Slamet Ketua RT 10, serta Damidi.

“Penataan lingkungan yang bersih, rapi, asri dan mengedukasi membuat saya semakin kagum. Sambil jalan kita diskusi rencana kegiatan yang sedang dan akan dilakukan. Dan saya sampaikan, saya siap suport dan semaksimal mungkin ikut berkontribusi. Salah satunya dengan memperjuangkan program ke Pemda serta bantu perijinan pemanfaatan PSU,” tegasnya.

Di lokasi berbeda, Jumadi Ketua RW 27, Desa Tlajung Udik menuturkan, saat menerima kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Bogor ini, ia mengaku amat senang karena mendapatkan respon yang sangat baik.

“Beliau (Achmad Fathoni) amat salut dengan perkembangan KRL Asri 27 dan berjanji akan support kegiatan di KRL Asri 27,” tuturnya.

Mengenai konsep yang disuguhkan di KRL Asri 27 ini, Jumadi mengaku banyak mempelajarinya dari program pemerintah.

“Kalau konsep KRL mengikuti program dari DLH, saat ini kami sedang menuju zero waste. Unggulannya produk bunga teleng,” pungkasnya.

**naynur’ain

Vaksinasi Massal MUI Kabupaten Bogor Sasar Para Santri

0

Ciomas | Jurnal Inspirasi

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 Kabupaten Bogor menggelar vaksinasi massal Covid-19 yang menyasar pondok pesantren (Ponpes) yang ada di Kabupaten Bogor, Kamis (23/9). Salah satunya Pondok Pesantren Darussalam di Kampung Bubulak, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Dalam kegiatan acara Launching Vaksinasi Massal MUI Kabupaten Bogor hadir Bupati Bogor, Ketua MUI Kabupaten Bogor, dan Forkopimda, serta Danrem 061/Surya Kencana Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, launching vaksinasi massal ini untuk masyarakat di 40 kecamatan, dan  para santri pondok-pondok pesantren  yang berada di wilayah Kabupaten Bogor.

“Ini adalah bentuk kolaborasi agar  percepatan vaksinasi kita cepat terlaksana dan semua steakholder terlibat. Tidak hanya MUI juga ormas-ormas Islam yang lebih dulu melaksanakan kegiatan vaksinasi, ini adalah bagian dari bentuk kerja sama. Karena pemerintah daerah tidak akan berjalan kalau tidak dibantu steakholder yang lain, dan kami dengan TNI dan Polri sudah rutin melakukan vaksinasi massal,” ujar Ade Yasin kepada wartawan.

Masih kata Bupati, pencapaian vaksinasi di kabupaten bogor sudah 1,9 juta lebih, dan dia berharap sebelum Desember sudah 70 persen, sehingga kalau kita hitung rata-rata per hari 50 ribu, bahkan pernah lebih. Dirinya memliki keyakinan pada Oktober dan November sudah mencapai 70 persen.

“Target santri untuk seluruh ponpes yang berada di wilayah Kabupaten Bogor, kedepanya bisa diatur dengan MUI untuk pelaksanaan vaksinasinya. Misalnya ponpesnya berdekatan bisa kita satukan di satu lokasi, dan alhamdulillah tenaga kesehatan melalui TNI mendatangkan nakes dari wisma atlet dari Jakarta yang diperbantukan di Kabupaten Bogor,” katanya.

Sementara itu Ketua MUI Kabupaten Bogor KH Mukri Adjie mengatakan, kolaborasi ini dilakukan untuk meningkatkan herd Immunity para santri yang ada di Kabupaten Bogor. Selain itu untuk mengejar target vaksinasi bahwa MUI mengajak masyarakat untuk divaksin, menepis isu-isu hoax soal vaksin.

“Masyarakat tidak usah takut divaksin karena itu bagian dari ikhtiar untuk meningkatkan kekebalan tubuh disaat pandemi ini belum berakhir, dan juga MUI menyatakan bahwa vaksin aman dan halal tidak berbahaya, mari masyarakat yang belum divaksin segera divaksin,” pungkasnya.

** cepikurniawan

Mahasiswa KKN UIKA Ajarkan Public Speaking di Kampung Muara

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Mahasiswa dari Universitas Ibnu Khaldun Bogor mengadakan kegiatan KKN di Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor. Saat ini di Kampung Muara sudah terkenal dengan sebutan kampung wisata, sebab di sana terdapat hutan wakaf.

Mahasiswa KKN pun melaksanakan kegiatan seminar public speaking untuk warga sekitar. Pembekalan KKN yang dilaksanakan pada 22 September 2021 membahas tentang pengenalan public speaking yang diselenggarakan di Kampung Muara, Desa Cibunian, khususnya warga RT 01 RW 01.

“Alhamdulillah warga sekitar mendukung tentang sesuatu yang saya sampaikan tentang pentingnya kita mengenal apa itu public speaking,” ujar pemateri Annisa kepada Jurnal Bogor, Rabu (22/09/2021).

Adapun kegiatan ini sangat di sambut hangat oleh warga sekitar karna dapat membantu warga sekitar untuk mendapatkan pengetahuan baru dan mengisi waktu luang warga sekitar di saat setelah pulang kerja.

“Di akhir workshop saya memberikan video yang bertujuan menjadi pembicara di depan umum sangatlah penting untuk kedepannya,” pungkasnya.

**annisa nf-kkn/uika