26.3 C
Bogor
Wednesday, April 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1080

Fotografi Diminati Siswa SMA Bumi Putera Antusias

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Mahasiswa KKN Univeristas Ibn Khaldun jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI),  memperkenalkan dunia fotografi kepada siswa  kelas 10 SMA Bumi Putera, Desa Cibunian, Pamijahan, Kota Bogor, Rabu (24/09/2021).

Kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan mendekatkan dunia fotografi kepada generasi muda, khususnya siswa SMA Bumi Putera.

Antusiasme siswa sangat baik terhadap sosialisi ini, dimulai dengan pemaparan dasar-dasar fotografi hingga bagaimana angel yang tepat untuk mengambil gambar.

“Tujuan dari kegiatan ini semoga siswa lebih paham terhadap fotografi dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Salsabila kepada Jurnal Bogor.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan manfaat lebih bagi siswa SMA Bumi Putera khusunya kelas 10.

“Semoga adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan, dan paham bagaimana teknik mengambil foto yang baik, saya juga memberi tugas langsung kepada siswa untuk mengambil foto terbaik, hasilnya akan dimuat di media sosial,” pungkasnya.

**salsabilathifal-kkn/uika

Jalan ke Malasari Tertutup Longsor

0

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Hujan yang mengguyur Jabodetabek belakangan ini membuat longsor di sejumlah daerah di Kabupaten Bogor. Seperti halnya akses ke Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor terhambat karena tebingan jalan mengalami longsor.

Longsor yang menutup jalan itu terjadi pada Jumat (24/9) sore. Warga pun setelah hujan sedikit reda langsung berbondong – bondong menyisir dan membersihkan area yang terdampak longsor.

Bahkan sejumlah mahasiswa KKN UIKA Bogor yang sedang KKN di Malasari pun ikut dikerahkan bersama aparat lainya, guna mempercepat pembersihan area yang tertimbun longsor. Pada kejadian longsor tersebut tidak ada korban jiwa, akan tetapi longsor terjadi di jalan utama menuju Desa Malasari.

“Memang sering terjadi longsor, inilah yang ditakuti masyarakat ketika musim hujan tiba,” ungkap Dias, salah seorang warga yang ikut membantu pembersihan longsor.

Longsor sendiri tidak dapat dicegah karena area desa yang dihapit oleh tebing dan perbukitan hingga tampak sangat rawan longsor.

**hayatunnisaaulia-mg/uika

Mahasiswa KKN UIKA Sosialisasikan Etika Bermedia Sosial

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Mahasiswa KKN Universitas Ibn Khaldun (UIKA) memberikan edukasi etika bermedia sosial kepada siswa kelas 11 SMA Bumi Putera Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Sosialisasi dimulai dengan pemaparan tentang etika komunikasi dalam bermedia sosial. Selama kegiatan berlangsung, dianjurkan untuk tetap melakukan protokol kesehatan.

Kurangnya literasi bermedia sosial kepadasiswa, akhirnya membuat siswa dengan mudah menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya. Dengan pemberian edukasi ini, diharapkan dapat mengubah perilaku siswa agar lebih bijak dalam menerima, memastikan kembali, dan membagikan berita tersebut.

Selain untuk mencegah penyebaran hoax, melalui program ini diharapkan masyarakat bisa lebih berhati-hati tentang bahaya yang bisa timbul sebagai dampak penyalahgunaan media sosial seperti bullying, pencurian data pribadi, penyebaran konten illegal, dan pembajakan akun.

**nindyachaerunnisa-kkn/uika21

Disaksikan Dedie, Minaqu dan BJB Komitmen Majukan Petani Tanaman Hias

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim melaunching program Kemitraan Petani Tanaman Hias mitra binaan CV. Minaqu Indonesia bersama Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Bogor, di Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (24/9/2021).

Dihadapan para petani, Dedie menyampaikan bahwa langkah yang sedang dibangun untuk memajukan para petani tanaman hias di Kota Bogor akhirnya membuahkan sedikit hasil. Salah satunya kemitraan ini.

“Ada kemitraan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dengan Minaqu dan institusi pembiayaan dari BJB,” kata Dedie.

Para petani tanaman hias, sambung Dedie, memang perlu diberikan beberapa hal penting. Terlebih untuk menumbuhkembangkan produksi tanaman hias yang mereka lakoni.

“Kesempatan ditambah pengetahuan dan modal, Insya Allah akan jadi. Tinggal tambahan doa agar para petani Kota Bogor bisa sukses,” sambung Dedie.

Minaqu, menurut Dedie, dianggap sudah sukses dalam memasarkan tanaman hias dari Kota Bogor ke mancanegara. Sehingga hal ini bisa menjadi motivasi untuk para petani dalam mengembangkan usahanya.

Ditempat yang sama, Direktur Minaqu Indonesia Yasmin Sanad mengatakan bahwa program ini diinisiasi langsung oleh wakil wali kota Bogor yang melihat adanya potensi pertanian tanaman hias di Bojong Kerta.

“Inisiasi dari pak wakil wali kota yang melihat potensi warga di Bojong Kerta yang memang sudah bertani tanaman hias,” tutur Yasmin.

Lebih lanjut kata Yasmin, wakil wali kota Bogor sangat konsen terhadap warganya apalagi di tengah pademi saat ini. Minaqu juga yang keberadaannya di Kota Bogor wajib mendukung program tersebut.

“Kami memiliki program berkolaborasi dengan ibu-ibu agar mengurangi urbanisasi. Jadi para ibu bisa tetap berada di rumah dan memiliki usaha tanaman hias, mendapatkan penghasilan dan masih bisa mendidik anak serta menjaga keluarga,” ujarnya.

Karena iapun sangat prihatin apabila ada seorang ibu bekerja meninggalkan anaknya untuk berkerja, sehingga pendidikan anak itu sangat penting oleh seorang ibu. “Nah saya juga sebagai seorang ibu memiliki perasaan itu. Insya Allah program ini sangat bermanfaat, dan bersama BJB akan kami fasilitasi di setiap kelurahan,” ucapnya.

Dalam program ini, setiap petani mitra mendapatkan bantuan modal senilai Rp34,8 juta. Bantuan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini sudah termasuk bibit tanaman hias hingga sarana produksi. Adapun totalnya kurang lebih Rp1,1 miliar KUR disalurkan untuk kemitraan petani tanaman hias.

Usai menyapa para petani, dilakukan pula simbolis pemasangan baja ringan sebagai tanda akan dibangunnya green house di lokasi lahan milik warga yang dikerjasamakan untuk memproduksi tanaman hias.

**handymehonk

Demokrat Era AHY Digugat Lagi

0

Langkah Baru, Kubu Moeldoko Gandeng Yusril

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Kubu Moeldoko mengajukan judicial review ke Mahkamah Agung setelah sebelumnya, Kementerian Hukum dan HAM menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Hotel The Hill, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

Kali ini Moeldoko menggandeng advokat Yusril Ihza Mahendra dan Yuri Kemal Fadlullah dari kantor hukum Ihza&Ihza Law Firm SCBD-Bali Office mewakili kepentingan hukum empat orang anggota Partai Demokrat yang dipecat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Mereka dipecat lantaran hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum.

Empat orang yang dibantu Yusril itu antara lain eks Ketua DPC Demokrat Ngawi Muhammad Isnaini Widodo, eks Ketua DPC Demokrat Bantul Nur Rakhmat Juli Purwanto, Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tegal, Ayu Palaretins dan Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Samosir Binsar Trisakti Sinaga.

Yusril mengatakan pihak termohon dalam gugatan nanti adalah Menkumham Yasonna Laoly selaku pihak yang mengesahkan AD/ART Demokrat pimpinan AHY pada 2020 lalu. Yusril mengklaim upaya untuk menguji formil dan materil AD/ART Parpol ke MA merupakan hal baru dalam hukum Indonesia.

Yusril menjelaskan bahwa AD/ART dibuat parpol atas perintah undang-undang. Akan tetapi, menurut Yusril, sejauh ini tidak ada lembaga yang menguji ketika AD/ART suatu parpol bertentangan dengan undang-undang atau UUD 1945.

Yusril mengatakan ada kevakuman hukum untuk menyelesaikan persoalan seperti itu. Mahkamah partai, kata dia, tidak berwenang menguji AD/ART. Yusril mengatakan pengadilan negeri dan pengadilan tata usaha negara pun tidak berwenang. Pengadilan negeri hanya bisa mengadili perselisihan intenal parpol jika mahkamah partai tak mampu menyelesaikan. Sementara pengadilan tata usaha negara hanya berwenang mengadili sengketa atas putusan tata usaha negara.

“Karena itu saya menyusun argumen yang Insya Allah cukup meyakinkan dan dikuatkan dengan pendapat para ahli antara lain Dr Hamid Awaludin, Prof Dr Abdul Gani Abdullah dan Dr. Fahry Bachmid,” kata Yusril.

“Bahwa harus ada lembaga yang berwenang menguji AD/ART untuk memastikan apakah prosedur pembentukannya dan materi muatannya sesuai dengan undang-undang atau tidak,” sambungnya.

Atas dasar itu, Yusril menilai MA harus melakukan terobosan hukum dengan menjadi lembaga yang memeriksa, mengadili dan memeriksa apakah AD/ART Demokrat yang disahkan Yasonna bertentangan dengan undang-undang atau tidak.

Kemudian, Yusril menilai MA juga perlu memeriksa apakah pasal AD/ART Demokrat yang memberi kewenangan lebih kepada majelis tinggi bertentangan dengan UU Partai Politik atau tidak. “Demikian seterusnya sebagaimana kami kemukakan dalam permohonan uji formil dan materil ke Mahkamah Agung,” kata Yusril.

Sementara Partai Demokrat pimpinan AHY merespons upaya Yusril. Ketua DPP bidang Hukum dan HAM, Didik Mukrianto menyindir kubu Moeldoko yang tak puas dengan dua gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

“Dengan menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara, gerombolan Moeldoko sedang mencari pembenaran ke MA agar dapat melegalkan begal politik yang mereka lakukan,” tutur Didik dalam keterangannya, Kamis (23/9).

Dia heran dengan kengototan Moeldoko Cs yang tetap mempersoalkan Surat Keputusan (SK) Menkumham atas pengesahan AD/ART Partai Demokrat pimpinan AHY yang dikeluarkan pada Mei 2020. Didik menilai langkah mereka sengaja hanya untuk mencari pembenaran atas terselenggaranya Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang yang dicap ilegal pada Maret 2021.

Pun, ia menegaskan untuk Kongres Demokrat pada Maret 2020 yang menetapkan AHY sebagai ketum sudah sesuai aturan. “Tidak mungkin lagi diperdebatkan konstitusionalitasnya. SK Menterinya juga sudah dikeluarkan lebih dari 1 tahun yang lalu. Akrobat hukum apalagi yang mereka mau pertontonkan ke publik?” jelas Didik.

Lagipula, kata dia, dalam pengesahan kepengurusan partai, Menkumham Yasonna Laoly punyai tim pengkaji hukum yang kuat dan prosedur berlapis. Hal ini untuk memeriksa keabsahan serta sinkronisasi peraturan perundangan undangan sebelum Menkumham mengeluarkan SK.

“Permohonan judicial review ini bisa dianggap sebagai upaya begal politik dengan modus memutar balikan fakta hukum. Namun kami yakin MA akan menangani perkara ini dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya,” tutur Didik.

Kemudian, ia juga masih yakin hakim agung MA masih mempunyai integritas dan profesionalisme yang baik. “Sekali lagi, ini bukan masalah internal partai. Ini adalah upaya paksa untuk merobek Demokrasi dan kepastian hukum di negeri kita,” kata Didik.

Untuk diketahui, permohonan hak uji materil (HUM) oleh eks kader Demokrat sudah dicantumkan pada laman resmi MA dengan Nomor Perkara 39 P/HUM/2021. Pemohon dalam perkara ini Muh. Isnaini Widodo dan termohon Menkumham RI.

Kisruh Demokrat diawali dengan sejumlah kader partai yang dipecat menginisiasi pelaksanaan KLB di Deli Serdang pada Maret 2021. Dalam KLB itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terpilih sebagai ketua umum dan Jhoni Allen Marbun selaku sekretaris jenderal.

**ass

Netic FC Bungkam Tim PON Sepakbola Putri DKI 2-1

0

CIbinong | Jurnal Inspirasi

Netic Ladies Footbal Club atau Netic FC mampu membungkam dan mempermalukan tim PON Sepakbola Putri DKI Jakarta dalam laga persahabatan di Lapangan Golf Jagorawin Kamis. 23 September 2021.

Dalam laga tersebut tim sepakbola PON DKI Jakarta harus mengakui keunggulan Netic FC dengan skor 1-2.

Dua gol kemenangan Netic FC di cetak Sopiah pada menit ke 45 dan Alya menit ke -50. Sedangkan gol balasan Tim PON DKI dicetak Raisa pada menit ke 55.

Tim besutan Teguh Hariyadi tampil dominan dan mampu memporak porandakan lini belakang Tim PON DKI Jakarta. ” Anak anak mampu menterjemahkan instruksi dengan baik, Saya puas dengan hasil ini, ” ujar Teguh Hariyadi.kepada para awak media.

Teguh mengatakan, hasil ini membuktikan kalau talenta Netic tak kalah dengan talenta kontestan PON

Sementara itu, manager Netic FC , Teguh Joko sangat sumringah dengan hasil yang diraih Netic FC dalam uji coba melawan Tim PON DKI.

Ia menambahkan hasil uji coba ini akan punya manfaat bagi Netic FC dalam menghadapi beberapa event yang akan datang. ( AS Pangrango)

Skuad Tim Netic FC :Anna, Arin, Resika, Dhea, Nopi, Nanin, Agnes, Dita, Ega, Dara, Limah, Alya, Nilam, Alivia, Elista, Azizah, Sopiah, dan Puan.

**as.pangrango

937 Pelajar SMK Golden Telah Divaksinasi Sinovac dan Pfizer

0

Rancabungur | Jurnal Inspirasi

Yayasan Nurul Walidain terus melakukan percepatan vaksinasi  di beberapa sekolahnya, baik di tingkat SMP hingga SMK. Setelah sekolah Pelita, pelaksanaan  vaksinasi massal untuk pelajar  digelar di SMK Golden, di Rancabungur. Ada  937 siswa divaksinasi jenis Sinovac dan Pfizer pada Kamis, (23/9/2021). 

Menurut Kepala Sekolah SMK Golden Maya Rismayati, untuk saat ini Yayasan Nurul Walidain melaksanakan  vaksinasi untuk  pelajar di SMK Golden dengan melibatkan 50 tenaga kesehatan dan pelaksanaannya dilakukan hanya dalam satu hari.

“Kebetulan hari ini pihak puskesmas ingin dilangsungkan hanya satu hari dengan konsekuensi tenaga kesehatan yang didatangkan lebih banyak,” ujar Maya Rismayanti disela-sela kegiatan vaksinasi.

Bekerja sama dengan Puskesmas Rancabungur dan Bantarjaya, hal ini dilakukan dalam rangka percepatan vaksinasi di wilayah Rancabungur.

Rismayanti mengatakan dari sejumlah siswa di SMK Golden, sebagian siswa telah divaksin secara mandiri. Bagi siswa yang telah divaksin dosis pertama, dapat melakukan vaksin ke dua. “Adapun orang tua murid yang tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin, pihak sekolah pun tidak mewajibkan siswa untuk divaksin,”katanya.

Untuk pelaksanaan PTM, lanjut Rismayanti, sekolahnya menjadi model percontohan yang telah mengantongi izin dari Bupati Bogor sejak 1 Maret 2021. “Namun ketika kasus melonjak kami tutup kembali dan kami buka kembali pertengahan Agustus dengan PTM terbatas hingga saat ini,” tandasnya.

**cepikurniawan

Algusri Optimis Hendro Yap dkk Menyabet Medali Emas PON XX Papua 2021

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Enam atlet atletik Kabupaten Bogor, Hendro Yap, Halomoan Edwin Binsar Simanjuntak, Tyas Murtiningsih, Raden Roselin Fika N, Westi Indah, dan Sumatro Leko, siap menyumbangkan medali emas untuk Jawa Barat, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Apalagi keenam atlet ini merupakan atlet-atlet terbaik Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ataupun Nasional, sehingga sepak terjang mereka tampil di setiap event resmi sudah tidak diragukan lagi dalam meraih medali emas di Bumi Cenderawasih pada PON 2021 ini.

Seperti dikatakan Ketua Umum Pengcab Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bogor, Algusri. Menurutnya, keenam atlet andalannya tersebut berpeluang besar menyumbangkan medali emas untuk Jawa Barat di ajang PON 2021 kali ini.

“Saya optimis Hendro dan kawan-kawan mampu meraih medali emas untuk Kontingen Jawa Barat, dari setiap nomor yang bakal mereka ikuti dipentas olahraga paling akbar di tanah air ini,” kata Algusri, Kamis (23/9/2021).

Ia menegaskan, tim atletik Jawa Barat, saat ini sudah berada di Papua. Bahkan sambungnya, para atlet juga akan melakukan latihan, sebelum pertandingan cabor atletik digelar.

Kendati Algusri optimis atletnya mampu meraih medali emas, namun dirinya tetap berpesan kepada para atlet untuk selalu menjaga kesehatan selama di Papua.

“Yang jelas, dari Kabupaten Bogor, keterwakilan atlet untuk Jawa Barat ada enam atlet, berikut satu pelatih, yakni Kikin Ruhudin,” pungkasnya.

**as.pangrango

Buset! Belum PTM Sudah Niat Tawuran

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Tim Satgas Pelajar Kota Bogor kembali menciduk tujuh pelajar dari lima sekolah di wilayah Empang pada Kamis (23/9). Mereka diamankan lantaran diduga akan melakukan tawuran.

Anggota Satgas Pelajar Kota Bogor, Martin mengatakan bahwa para pelajar diamankan saat sedang menaiki kendaraan bak terbuka dari arah Ciapus. Sesampainya di Empang, tim langsung mencegat dan mengamankan 7 orang orang.

Mulanya, satgas mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa terdapat gerombolan pelajar di sekitaran Bondongan yang diduga akan melaksanakan tawuran pada pukul 15.10 WIB.

“Jadi 7 pelajar yang diamankan itu berasal dari 5 SMK berbeda di Kota Bogor. Mereka langsung diserahkan ke sekolahnya masing masing untuk diproses lebih lanjut,” ucapnya.

Martin menjelaskan, para pelajar akan dibina dan diproses oleh masing-masing sekolahnya. “Setiap sekolah agar tetap waspada dan memantau anak anak didiknya walaupun saat ini belum dilaksanakan PTM tapi pergerakan pelajar baik wilayah kabupaten ataupun kota dijalanan sudah mulai aktif lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD, Akhmad Saeful Bakhri meminta agar orangtua siswa di Kota Bogor melakukan pengawasan ekstra ketat kepada anak-anaknya. “Harus benar-benar diawasi, karena mereka ini kan keluar pakai baju seragam. Sedangkan PTM belum dimulai,” ucapnya.

Selain itu, sambungnya, dalam pelaksanaan PTM diselenggarakan, pihal sekolah dan satgas harus melakukan monitoring ketat. Sebab, jangan sampai saat PTM nanti, justru akan dimanfaatkan oleh segilintir oknum siswa untuk tawuran.

“Jangan sampai itu terjadi. Sekolah bersama dinas terkait mesti bertindak taktis agar kejadian serupa tak terulang,” katanya.

Ia menyarankan, agar Satgas Pelajar dibantu oleh Satpol PP untuk mengamankan titik-titik rawan tawuran. “Untuk mencegah tawuran dibutuhkan sinergitas antar stakeholder. Tidak bisa hanya oleh satgas saja,” tukasnya.

**fredykristianto

Katherine Eda dkk Siap Tampil Maksimal di PON XX Papua 2021

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Empat peselam binaan Pengcab Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Bogor, Katherine Eda Rahayu, Ichwan Ramadhan Mulyono, Grananda Revy Pratama dan Kendra Alisya Rengkung, siap bertanding, dan siap memberikan prestasi medali bagi Jawa Barat, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Hal itu ditegaskan Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Bogor, Lilik Suhartini, Kamis (23/9/2021). “Kita bangga, empat atlet selam Kabupaten Bogor, masuk dalam Kontingen Jawa Barat di ajang PON 2021,” ujarnya.

Lilik menjelaskan, Katherine Eda Rahayu dkk, dipercaya mampu memberikan konstribusi terbaik bagi Jawa Barat di ajang PON 2021. Apalagi keempat peselam binaan POSSI Kabupaten Bogor ini nantinya juga akan jadi tulang punggung tim selam Kabupaten Bogor, pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022 mendatang.

“Saya berharap para Eda dkk bisa memberikan prestasi terbaik bagi Jawa Barat di ajang PON Papua 2021,” tuturnya.

Selain itu, Lilik juga menambahkan, jika kekuatan olahraga selam di tingkat nasional masih didominasi Jawa Timur. Mudah mudahan dalam PON Papua 2021 ini para peselam Kabupaten Bogor bisa memberikan prestasi terbaik bagi Kontigen Jawa Barat.

**as.pangrango