25.7 C
Bogor
Friday, April 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1062

Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Mutlak Terima Bantuan Sosial

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Guna mendukung program pemerintah untuk percepatan vaksinasi di masyarakat, Pemerintah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor menginstruksikan kepada seluruh desa se-Kecamatan Babakan Madang untuk menjadikan syarat vaksin dalam pemberian bantuan sosial apapun yang ada di desa.

Seperti yang terjadi di Desa Cipambuan  yang membagikan Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa (BLT – DD) mengharuskan penerima manfaat wajib vaksin. Jika tidak atau belum memiliki sertifikat vaksin, maka bantuan akan ditunda pemberiannya sampai si penerima memiliki sertifikat vaksin.

Sekdes Cipambuan Muklis menyampaikan apa yang dilakuakan oleh Pemdes Cipambuan bagian dari mendukung program percepatan vaksin yang sudah dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan, maka dari itu pembagian BLT – DD harus sudah divaksin menjadi syarat mutlak.

“Saat ini kami kuotakan 84 penerima manfaat bantuan BLT -DD untuk 3 bulan sekaligus, dan wajib vaksin menjadi salah satu syarat mendapatkan bantuan tersebut,” jelas Muklis kepada Jurnal Bogor, Selasa (12/10).

Senada disampaikan oleh Kasie Pemerintah Kecamatan Babakan Madang, Iskandar. Dia mendukung penuh apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat yang sudah memberikan imbauan kepada kecamatan, dan saat ini imbauan tersebut dijalankan dengan menjadikan syarat sudah vaksin untuk penerima bantuan sosial.

“Alhamdulilah dengan dihidupkannya aturan wajib vaksin untuk salah satu syarat mutlak menerima bantuan cukup mendorong minat vaksin di masyarakat. Oleh karena itu kami harap masyarakat segera vaksin bukan hanya untuk mendapatkan bansos tapi lebih kepada perlindungan diri,” pungkas Iskandar.

**naynur’ain

Percepat Vaksinasi, Murid SD Dijemput Divaksin di Kantor Kecamatan Dramaga

0

Dramaga l Jurnal Inspirasi

Ratusan murid SD yang berusia lebih dari 12 tahun disuntik vaksin Sinovac tahap pertama di aula kantor Kecamatan Dramaga.

Dengan mobil Dalmas Polres Bogor, murid tersebut dijemput dan diantar pulang ke sekolah oleh anggota Polres Bogor.

Kasat Binmas Polres Bogor AKP Achmad Budi Santoso mengatakan, upaya ini dalam rangka mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Polres Bogor berkerjasama dengan Kecamatan turun langsung ke wilayah. Salah satunya, dengan jemput bola bagi siswa SD yang sudah berusia lebih dari 12 tahun.

“Pertama kita sosialisasi pelaksanaan vaksin ke sekolah, setelah mendapat izin dari orangtua. Siswa yang hendak disuntik vaksin Sinovac di Kecamatan Dramaga, kita jemput mengunakan mobil Dalmas Polres Bogor, ” ujarnya kepada wartawan, Selasa (12/10).

Budi menambah, untuk siswa SD yang disuntik vaksin dan dijemput dari sekolah ke Kantor Kecamatan Dramaga yakni SDN Ciherang, SDN Kampung Manggis dan SDN Neglasari.

Saat pelaksanaan vaksinasi massal di Kecamatan Dramaga, atusias masyarakat sangat tinggi, terbukti banyak masyarakat dan siswa SD yang mau disuntik vaksin.

“Target kita pelaksanaan vaksin bisa mencapai 300 orang. Kita juga berharap semua warga Kecamatan Dramaga semuanya sudah divaksin sehingga terjadi herd immunity, ” pungkasnya

*aripekon

Penyederhanaan Birokrasi, Pembangunan Gedung UPT DLH di TPAS Galuga Tertunda

0

Cibungbulang I Jurnal Inspirasi

Reformasi yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mendorong seluruh pimpinan instansi pemerintah untuk melaksanakan langkah-langkah strategis dan konkrit.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menpan RB Nomor 384, 390 dan 391 tahun 2019 yang ditujukan kepada menteri kabinet Indonesia maju, gubernur serta para walikota dan bupati tentang langkah strategis dan konkrit penyederhanaan birokrasi.

Kepala bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Fadli Masnen menjelaskan, rencana penyederhanaan birokrasi ini patut mendapatkan dukungan karena bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi guna mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik.

Hal ini juga bisa mempercepat pengambilan keputusan oleh para pengambil kebijakan. Artinya, jalan yang harus ditempuh menjadi lebih ringkas sehingga keputusan diambil lebih lugas dan cepat.

“Seperti tertundanya bangunan gedung UPT DLH lantaran terdampak pada penyederhanaan birokrasi,” kata Fadli Masnen kepada Jurnal Bogor, Selasa (12/10).

Pembangunan gedung UPT ditunda oleh pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

“Awalnya dari Provinsi untuk Kantor UPT, tapi secara legalnya belum bisa karena ada peraturan terbaru.

Tapi konsepnya tetap, jadi gedung ini secara konsep untuk UPT tapi secara legalnya belum karena dari Provinsi Jabar yang memutuskan ditunda,” terangnya.

Fadli menambahkan, kalau gedung UPT sudah rampung maka akan dipergunakan oleh 2 instansi, yakni Pemerintah Kabupaten dan Kota.

“Nantinya gedung ini juga untuk bersama Kota Bogor karena ini kan dalam satu wilayah,” kata dia.

Gedung tertunda lantaran ada peraturan baru dari Menteri Dalam Negeri bersama Pan-RB.

“Yang menjadi ditundanya itu adalah legal standing kalau fungsinya tetap ada, kenapa ditunda karena ada Permendagri tentang pemangkasan birokrasi,” paparnya.

Fadli berharap, pembangunan cepat selesa. “Kami berharap gedung ini cepat selesai dari segi pembangunannya agar kami bisa lebih fokus dalam hal kegiatan apapun,” tukasnya.

**aripekon

Dukung Program Bersinar, 67 Perangkat Desa dan Kecamatan Nanggung Lakukan Tes Urin

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Dukung program Kabupaten Bogor Bersih dari narkoba (Bersinar), puluhan perangkat kecamatan desa Kecamatan Nanggung menggelar tes urin..

Camat Nanggung Ae Saepulloh menerangkan, program Bersinar merupakan komitmen bahwa kita harus bersama memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Hari ini mengawali sosialisasi hingga pada progres pada tes urine langsung guna memastikan baik perangkat desa maupun kecamatan, maka kita lakukan tes urin langsung,” kata Ae Saepulloh kepada wartawan, Selasa (12/10).

Dengan melibatkan pihak Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Bogor bahwa wilayah Kecamatan Nanggung mendukung penuh program Bersinar Kabupaten Bogor.

Menurunya, Kecamatan Nanggung mau berkontribusi dalam menjalankan program Bersinar.

Semisal, kata Camat, ketika ditemukan pegawai di lingkungan kecamatan positif menggunakan narkoba, pihaknya tidak akan segan-segan untuk mengeluarkannya.

“Skan tetapi perangkat desa maupun pegawai di Kecamatan Nanggung sejauh ini dalam keadaan baik-baik saja, artinya tidak terlibat penyalahgunaan narkoba,” tandasnya.

Sementara Koordinator bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNN Kabupaten Bogor. Eko sumartono menyatakan, kegiatan sosialisasi pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) itu sekaligus pelaksanaan tes urin.

Sebanyak 67 perangkat desa dan perangkat kecamatan berikut para kepala desa melakukan tes urin. Hal ini guna mewujudkan desa bersih dari narkoba.

“Jadi kami ada program untuk keliling ke setiap kecamatan, sosialisasi ini hingga pada pelaksanaan tes urin,” ungkapnya.

Sambil menunggu peraturan Bupati Bogor tetang sosialisasi P4GN, maka saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi program Bersinar di lima kecamatan.

Menurut Eko, pencegahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak agar kedepannya dapat memberikan hasil yaitu Desa Bersinar alias Bersih dari Narkoba.

Diharapkan kegiatan Desa Bersinar ini tidak hanya sebagai pilot projects di beberapa desa, akan tetapi bisa diikuti oleh semua pemerintah desa.

“Termasuk stakeholder di semua wilayah desa agar bisa menjalin komitmen mewujudkan Desa Bersinar,” tukasnya.

**aripekon

Atlet Kota Bogor Sabet 21 Medali Emas untuk Jabar

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Atlet Kota Bogor, yang memperkuat Kontingen Jawa Barat, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, sukses menyabet 21 medali emas pada hari ke-12 pelaksanaan event akbar empat tahunan tersebut.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Moch Benninu Argoebie, melalui pesan suara yang dikirim ke Grup WhatsApp KONI Kota Bogor, Senin (11/10/2021).

“Alhamdulillah hingga saat ini, atlet asal Kota Bogor sudah meraih 21 medali emas untuk Jawa Barat di ajang PON 2021,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Benn ini menjelaskan, capaian 21 medali emas yang raihan atlet tidak terlepas dari keseriusan dari semua pihak. Baik dari Pengcab, KONIDA, atlet dan tentunya support penuh dari KONI Jawa Barat serta masing-masing Pengprov.

“Ini merupakan suatu hal yang membanggakan bagi kami pengurus KONI Kota Bogor. Karena atlet-atlet peraih medali emas ini adalah atlet-atlet masa depan. Apalagi atlet peraih medali emas ini di bawah usia 21 tahun, artinya kita punya masa depan keolahragaan kedepannya,” jelas Benn.

Jadi dengan ini, sambung Benn Kota Bogor bisa mempersembahkan yang terbaik untuk masyarakat Kota Bogor, dan Pemerintah Kota Bogor yang sampai saat ini terus mempercayakan pola pembinaan olahraga kepada KONI.

“Semoga ke depan Kota Bogor dapat menetaskan atlet-atlet asli Kota Bogor yang mempunyai kelas internasional. Karena target ke depan kami adalah, bagai lmana atlet Kota Bogor bisa menatap Olimpiade Paris 2024,” pungkasnya.

**as.pangrango

Dua Petinju Kabupaten Bogor Lolos ke Partai Final PON Papua

0

Jayapura | Jurnal Inspirasi

Petinju kelas 75-81 kilogram putra Jawa Barat, binaan Pertina Kabupaten Bogor, Bram Hendra Betaubun lolos ke partai final, setelah mengalahkan KO atas petinju Papua, Muhammad Taufan Parasa, pada pertandingan semifinal cabor tinju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, di GOR Cendrawasi, Kota Jayapura Papua, Selasa (12/10/2021) WIT.

Selain Bram Hendra Betaubun, satu petinju Kabupaten Bogor, atas nama Maikhel Robberd Muskita juga lolos ke partai final kelas 68-75 kilogram, usai menang KO dari petinju Papua Barat, Onisimus Aser Kurube.

Sekretaris Umum Pengcab Pertina Kabupaten Bogor, Anwar Anggana, puas dengan kemenangan dua petinju binaannya di babak semifinal.

“Dari Kabupaten Bogor, sudah ada dua petinju yang lolos ke final. Semoga para petinju Jawa Barat, khususnya petinju Kabupaten Bogor dapat menyumbangkan medali emas untuk Jawa Barat di ajang PON 2021,” kata Anwar Anggana.

Untuk diketahui, petinju Jawa Barat sudah ada empat petinju yang lolos ke babak final, Walmer Sabu kelas 56-60 kilogram, Alfino Nanlohi kelas 60-64 kilogram, Maikhel Mustika kelas 69-75 kilogram, dan Bram Betaubun kelas 75- 81 kilogram.

“Semoga para petinju jabar, khususnya petinju Kabupaten Bogor dapat menyumbangkan medali emas untuk Jawa Barat,” pungkasnya.

**as.pangrango

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Curugbitung Kembali Swadaya Perbaiki Jalan

0

Nanggung | Jurnal Inspirasi

Pemerintahan Desa (Pemdes) Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor bersama masyarakat kembali  bergotong royong memperbaiki jalan milik Pemerintah Kabupaten Bogor. Lagi-lagi gotong royong  dilakukan untuk memperbaiki jalan di Kampung Situhiang. Jalan tersebut  sudah cukup mengkhawatirkan.

” Masyarakat beswadaya memperbaiki jalan itu tepatnya di Kampung Situhiang –Cibeureum. Lantaran  keberadaan  jalan tersebut  kondusinya sudah semakin parah makanya kami bersama masyarakat terus melakukan kerjabakti memperbaiki jalan, kian hari semakin rusak parah,” kata tokoh masyarakat setempat, H Yaya kepada Jurnal Bogor, Senin (11/10).

Ruas Jalan Situ Hiang Cibeureum seringkali mengakibatkan kecelakaan, membuat pihaknya berinisiatif melaksanakan perbaikan dengan cara gotong royong. “Kami Pemerintah Desa Curugbitung bersama Paguyuban Desa Curugbitung terus melaksanakan gotong royong lantaran di sepanjang jalan itu banyak sekali pengendara yang mengalami kecelakaan,” jelasnya.

Pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Bupati Ade Yasin untuk segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut. “Coba dengar suara kami, kami minta jalan itu untuk segera diperbaiki,” pinta H Yaya.

Sementara Sekdes Curugbitung Dede Topik mengakui seringkali  warganya turun ke jalan bergotong royong memperbaiki jalan berlubang. Upaya inisiatif ini karena warga sudah jenuh, padahal kerap  melintasi jalan dengan keadaan rusak parah. “Kami Pemerintah Desa Curugbitung kerap menjadi pertanyaan warga, padahal  jalan itu milik Pemerintah Kabupaten Bogor,” kata dia.

Informasi didapat, kata Sekdes, di tahun 2021 perbaikan jalan itu hanya sepanjang 1 kilometer. “Padahal kerusakan jalan itu sekitar 3 kilometer, kami minta Pemkab Bogor untuk lebih serius penanganan  jalan rusak parah di Curugbitung,” pintanya.

**aripekon

Komite Pemulihan Ekonomi Jabar Gelar FGD di Desa Nagrak

0

Gulirkan Gerakan Silih Tulungan

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Project Officer Sub Divisi Gerakan Komite Pemulihan Ekonomi Jawa Barat, Vaisya Alexis dipercayai Gubernur Jabar Ridwan Kamil melakukan gerakan Silih Tulungan untuk pemulihan ekonomi. Vaisya Alexis mengatakan, Silih Tulungan sedang menjalankan Forum Grup Discussion (FGD) yang dilakukan secara road show di 12 kota/kabupaten yang ada di Jabar.

“Selain FGD kita pun melakukan silaturahmi komunitas di 12 Kota/Kabupaten, sosialisasi Gerakan Silih Tulungan atau bagaimana pemilihan ekonomi itu, workshop pemberdayaan masyarakat desa di 24 Kota/Kabupaten dengan fokus menggali potensi desa yang di saat pandemi ini bisa dimanfaatkan sebagai pemulihan ekonomi masyarakat desa itu sendiri dan menjadi feel you untuk si desa tersebut, juga workshop pemberdayaan iklan untuk UMKM,” ujarnya usai melakukan FGD di Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (9/10).

Vaisya menjelaskan bahwa Silih Tulungan sendiri memiliki target FGD dilakukan oleh para pelaku yang expert di bidangnya. “Kita berbicara tak hanya si Covidnya saja, kita berbicara di berbagai sektor, seperti saat ini kita berbicara tentang interior dan konstruksi, kebetulan besok kita di Subang tentang ketahanan pangan, dengan tujuan kita itu ingin tahu keluh kesah di lapangan itu seperti apa, karena ini untuk dijadikan rujukan pelaporan ke dinas terkait,” jelasnya.

Menurut Vaisya, Silih Tulungan adalah gerakan yang lahir pada September 2020 lalu. “Di bulan September Silih Tulungan sudah ada gerakan pemulihan ekonomi. Jadi Silih Tulungan ini dibuat oleh Gubernur, dengan SK Gubernur Komite Pemulihan Ekonomi. Yang kita bahas adalah bagaimana memulihkan ekonomi Jabar, karena Jabar dengan penduduk terbesar dan terbanyak di Indonesia, kalo Jabar pincang ya itu akan berpengaruh terhadap Indonesia,” paparnya.

Silih Tulungan sendiri kata dia, memiliki harapan semua sektor dan kalangan kembali pulih karena goal dari Silih Tulungan itu sendiri. “Intinya, kita cari jalan bagaimana kita bisa berdampingan dengan Covid, tapi kita pun bisa beraktivitas, kita bisa kembali lagi seperti sebelum pandemic. Namun tidak menghiraukan si Covidnya, kita harus tetap jalan berdampingan, tidak jadi lawan tapi kita jadikan teman, karena mau tidak mau si Covid ini masih ada,” pungkasnya.

**naynur’ain

Dandim 0621/Kabupaten Bogor Bangun 33 Jembatan Rawayan di Titik 3 Kabupaten Bogor

0

Salah Satunya Dibangun Jembatan Terpanjang di Ciaruteun Ilir

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Syukur Hemanto berserta jajarannya didampingi Kepala Desa Ciaruteun Ilir meninjau lokasi pembangunan jembatan rawayan terpanjang yang menghubungkan dua desa yang berlokasi di Desa Ciaruteunilir, Kecamatan Cibungbulang, Senin (11/10/2021).

Dandim 0621 Letkol Inf Syukur Hermanto menyampaikan, bahwa pembangunan jembatan rawayan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor yang sering kali terhambat.

“Salah satu contoh adalah aktivitas medis dan kesehatan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Kampung Gunungmenir Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang. Dimana seorang Ibu muda terpaksa harus ditandu oleh sejumah orang saat akan melahirkan,” kata Letkol Inf  Syukur  Hermanto.

Sambungnya peristiwa seorang ibu yang melahirkan hingga harus ditandu dan viral tersebut membuat Komando Distrik Militer 0621 Kabupaten Bogor bersama Pemkab Bogor merespon peristiwa tersebut

“Dengan membangun  jalan dan puluhan jembatan penghubung untuk mempermudah akses aktivitas masyarakat di sejumlah lokasi di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, salah satu jembatan yang dibangun adalah jembatan rawayan yang berlokasi di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang dengan panjang bentangan 125 meter dan lebar 1,2 meter yang merupakan jembatan rawayan terpanjang dari 33 titik jembatan yang dibangun oleh Kodim 0621/ Kabupaten Bogor di tahun 2021 ini.

Jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung Desa Rancabungur ke Desa Ciaruten Ilir. Jembatan tersebut dibangun Kodim 0621 yang dikoordinir oleh Korem 061 Surya Kancana Bogor dengan pertimbangan tingginya aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Selain itu dirinya menambahkan, adanya beberapa situs dan prasati peninggalan sejarah juga menjadi pertimbangan dibangunnya jembatan rawayan Ciaruten tersebut. “Pembangunnya jembatan di harapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarkat melalui sektor pariwisata,” katanya.

Hal itu disambut baik oleh warga sekitar, seperti diungkapkan Eva (35), salah satu warga Kampung Muarajaya, dirinya merasa senang dengan adanya rencana pembangunan jembatan tersebut. Pasalnya, dapat mempermudah akses bagi warga.

“Selama ini kan harus memutar melewati Pasar Ciampea, tentunya banyak memakan waktu dan biaya, dengan adanya pembangunan jembatan ini tentunya kita sangat senang,” pungkasnya. 

**cepikurniawan

Pemdes Gunung Putri dan Indocement Bantu Korban Kebakaran

0

Gunung Putri | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Gunung Putri dan PT Indocement Tunggal Prakarsa bersinergi memberikan bantuan kepada korban kebakaran di RT 02 RW 01 kampung Blok Mede, Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (11/10/2021)

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Selasa (5/10) pukul 01.00 dini hari lalu, yang mengakibatkan 3 rumah hangus dan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri pun melakukan langkah gercep (gerak cepat ) dengan memberikan bantuan terhadap korban kebakaran.

Ia mengatakan, pada saat terjadi kebakaran, langsung menginstruksikan kepada ketua tim penggerak PKK untuk melakukan pengumpulan dana. “Alhamdulillah ketua RT dan RW-nya mensuport sehingga bantuan bantuan berjalan dengan cepat,” ujar kepada Jurnal Bogor.

Ia juga berterimakasih kepada semua instansi yang memberikan bantuan, dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Gunung Putri untuk meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, sampai saat ini dana yang terkumpul sebanyak 38 juta. Dirinya atas nama Pemdes berterimakasih atas segala donasi yang telah diberikan

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pengurus lingkungan untuk meningkatkan kewaspadaan bencana, mudah-mudahan kedepannya semua pengurus dan masyarakat lebih sigap lagi,” Kata A Heri biasa disapa

Terpisah, H Uki, salah satu korban kebakaran mengaku sedih karena hampir semua barang-barang miliknya hangus terbakar. Kejadiannya begitu cepat dan dia hanya terfokus untuk menyelamatkan diri saja.

“Panik, semua barang habis terbakar seperti motor, kulkas dan semua alat rumah tangga, namun alhamdulilah ada bantuan dari Pemdes yang berupaya untuk membangunkan rumah kembali dan itu sangat meringankan kami,” ucapnya.

Selain itu donatur dari PT  Indocement Tunggal Prakarsa pun ikut terjun langsung melihat tempat kejadian kebakaran. Corporate Social Responsibility atau CSR Dari PT Indocement, R Ayi Ibrohim ST mengatakan, pada saat kejadian PT Indocement langsung menurunkan tim pemadam kebakaran dari PT Indocement.

“Pada saat kejadian pukul 01:00 dini hari, kami (PT Indocement) langsung menurunkan tim pemadam kebakaran, dengan dibantu warga masyarakat. Alhamdulillah kebakaran cepat padam selain itu kami juga memberikan donasi juga berupa produk yaitu semen Tiga Roda untuk membangun kembali rumah yang telah terbakar,” pungkasnya mengakhiri.

**naynur’ain