26.1 C
Bogor
Saturday, August 22, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1062

IMI Korwil Kabupaten Bogor Siapkan Lima Atlet Grasstrack

0

JURNAL INSPIRASI – Lima pebalap nomor Grasstrack IMI Korwil Kabupaten Bogor, jalani latihan terakhir di track Pakansari Cibinong, sebelum bertading pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2022, di Kota Banjar, 27 November hingga 1 Desember 2021.

Uji coba track ini, sekaligus adaptasi kendaraan untuk mengetahui apa saja kekurangan kendaraan yang akan dipakai pebalap ketika bertanding dalam BK Porprov. Hal itu dikatakan Ketua IMI Korwil Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, di sela-sala latihan di track Pakansari Cibinong, Kamis (25/11/2021).

“Ini hanya uji kendaraan. Kalau pun ada kekurangan dari mesin atau lainnya, tim mekanik bisa langsung memperbaikinya, sehingga pada saat pertandingan kendaraan sudah siap gas,” katanya.

BACA JUGA Portina Siap Sukseskan Semua Program KORMI Kabupaten Bogor

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, kelima pebalap turun di nomor Up 17 atas nama Andre Dika, Rival Fatur, dan Bima. Sementara di nomor Under 17 ada dua pebalap yakni Rio dan Fadly Putra.

“Target kami lolos semua pebalap. Karena dengan lolosnya mereka ke Porprov 2022, maka peluang medali emas dari nomor grasstrack bisa tercapai,” kata Aan menjelaskan.

Untuk keberangkatan pebalap sendiri kata Aan, pada Jumat (26/11/2021), mengingat Sabtu 27 November pebalap sudah harus bertanding. Jadi masih ada waktu pebalap istirahat, atau pun melihat track yang jadi venue pertandingan.\

**as.pangrango

Portina Siap Sukseskan Semua Program KORMI Kabupaten Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Persaruan olahraga tradisional (Portina) Kabupaten Bogor sjap mendukung.semua program Komite Olahraga Rekresi Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor.

Hal itu dikatakan, Ketua Portina Kabupaten Bogor, Bakri Hasan disela sela rapat pemantapan Festival Ortrad dan Lomba Senam Pancakarsa di Sekretariat KORMI Kabupaten Bogor, Gate 6 Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis, 25 November 2021

Menurutnya, apa yang dilakukan KORMI Kabupaten Bogor dengan menggelar lomba senam dan festival ortad ini salah satu upaya KORMI dalam menjalankan tagline The City of Sport and Tourism.

BACA JUGA Niat Ngadu ke Ketua DPRD Malah Kecewa

Tak hanya itu, kata Bakri, kegiatan festival ortrad juga punya tujuan yang sangat bagus dalam pelestarian olahraga warisan budaya leluhur bangsa ini.

” Kami di Portina sangat mendukung penuh gagasan Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Usep Supratman yang kembali.membangkitkan dan menggairahkan pelestarian ortad di Kabupaten Bogor,” tegas Bakri Hasan

Sementara itu, Nanis salah satu pengurus Portina Kabupaten Bogor mengatakan, semua pengurus Portina Kabupaten Bogor saat ini tengah fokus dalam persiapan festival Ortrad yang akan digelar tanggal 4 November 2021.

BACA JUGA Kades Singasari Jonggol Dukung Wacana Pemekaran

Sebanyak 400 lebih peserta pelajar dan umum akan ambil bagian dalam festival Ortrad kali ini.

Nanis yang menduduki posisi bidanv promosi di Portina Kabupaten Bogor menambahkan, dalam festival ortad kali ini akan mempertandingkan sebanyak 6 cabang olahraga yanh masuk dalam rumpun Ortad.

“Enam cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Fesfival Ortad diantaranya Dagongan, Sumpitan, Tarompah Panjang, Kasti, Hadang dan Egrang,” ucap Nanis.

**as.pangrango

Bupati Lebak Tinjau Langsung Sekolah Ambruk

0

Tidak Perlu Menunggu Sampai Tahun 2022

JURNAL INSPIRASI – Gedung sekolah SMP Negeri 01 Cibeber mengalami ambruk pada Selasa, 23 November 2021, akibat kontruksi rangka atap yang sudah cukup rapuh dan ditambah dengan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Lebak.

Bupati Lebak Iti Octaviani Jayabaya pun meninjau langsung lokasi ambruknya sekolah yang menelan korban para siswa-siswi yang sedang melakukan latihan seni didalam ruangan tersebut. Pascapeninjauan, atap akan segera ditangani untuk dilakukannya perbaikan

 “Tentunya kita Tim PU dan konsultan hadir melihat kondisinya, kalo dari struktur masih bagus. Untuk bisa menghitung, untuk melakukan penanganan,” ujar Iti Octaviani Jayabaya, Kamis (25/11/2021).

BACA JUGA Perketat Kehadiran THM

Bupati juga menjelaskan bahwa perbaikan gedung sekolah tidak perlu menunggu sampai tahun 2022 dan untuk dana pembangunan ini bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Insya Allah kita doakan, sedang menghitung. Kalo dana BTT masih ada, kita akan tangani di dana BTT. Tidak perlu menunggu sampai tahun 2022″ tambahnya.

Dia juga mengungkapkan rasa prihatin terkait dengan musibah sekolah ambruk di SMP Negeri 01 Cibeber.

“Yang pertama tentunya atas nama peribadi dan pemerintah daerah turut prihatin atas peristiwa ini, kita tidak pernah menginginkan terjadinya musibah. Memang beberapa hari ini cuaca cukup ekstrem dan hujan terus-menerus,” pungkasnya.

**mia nurjanah/mg-uika

Milad ke-93, Pemuda Muslim Indonesia Gelar Baksos

0

JURNAL INSPIRASI – Organisasi Pemuda Muslim Indonesia wilayah Jawa Barat berusia 93 tahun.  Di hari jadinya, Pemuda Muslim Indonesia tersebut menggelar bakti sosial tepatnya di lingkungan sekolah Yayasan  Cendikia Bogor, Kampung Lukut, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kamis (25/11).

Ketua Pemuda Muslim Indonesia Jawa Barat, H.Usep Nukliri, MM, mengatakan kegiatan baksos bersamaan digelar pada acaranya milad tersebut yakni donor darah, penanaman pohon di bantaran Sungai Cikaniki sekaligus penaburan benih ikan.

“Alhamdulilah, berkat doa dan dukungan semua pihak, acara milad Pemuda Muslim Indonesia ke-93 tahun Ini berlangsung sukses,” ujar Usep Nukliri disela sela kegiatan tersebut.

BACA JUGA Niat Ngadu ke Ketua DPRD Malah Kecewa

Dibalik suksesnya acara itu, pihaknya menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat yang telah mendonorkan darahnya. Tak lupa, kata dia, peran penting lembaga Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor yang telah berkerjasama dalam hajatan kemanusian tersebut.

Dikesempatan itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Nanggung, Amdin Nukliri juga mengaku bersyukur dimasa pandemi ini masih bisa berbagi terhadap sesama salah satunya dengan mendonorkan darah, terlebih untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan.

“Atas nama PK KNPI Kecamatan Nanggung tentu berbangga  hati dengan apa yang telah dilakukan oleh Pemuda Muslim Indonesia khususnya di Kecamatan Nanggung,” imbuhnya.

Menurutnya, keberadaan pemuda adalah merupakan benteng dan garda terdepan bagi bagsa. Diharapkan kedepan Pemuda Muslim Indonesia di Kecamatan Nanggung semakin Sukses, jaya, kreatif dan inovatif.

BACA JUGA Sah, Abdulah Alkatiri Jadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung

“Tentu saja dalam membangun, sesuai jargon yakni  Kecamatan Nanggung  menjadikan Nanggung manggung,” ungkapnya.

Panitia pelaksana kegiatan, Abdul Azis menilai animo masyarakat  dalam mengikuti baksos tersebut cukup antusias.

“Dengan pemberian door prize  berupa 2 unit sepada motor. Target 150 peserta pendonor, ternyata begitu tinggi masyarakat yang datang,” terangnya.

Salah satu peserta pendonor sekaligus pemenang hadiah doorprize berupa satu unit sepeda motor Honda Vario 150, Syarip Hidayat mengakui di luar dugaan dia mendapatkan rezeki berupa pemberian motor tersebut. “Terimakasih Pemuda Muslim Indonesia semoga semakin sukses dan jaya,” tandasnya. Andres

Sah, Abdulah Alkatiri Jadi Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung

0

JURNAL INSPIRASI – Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor masa bakti 2021 – 2024 sukses digelar, Kamis (25/11).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Serbaguna PGRI Cabang Nanggung itu, turut dihadiri Muspika Kecamatan Nanggung, Jani Nurjaman Ketua Apdesi Kecamatan Nanggung, Ketua MPC PP Kabupaten Bogor M. Yunus didampingi Sekretaris MPC Robby Tuhumury beserta beberapa Ketua PAC yang ada di Kabupaten Bogor barat dan Ketua KNPI Isev Firdaus.

Dalam rapat pemilihan tersebut Abdul Alkatiri akhirnya terpilih secara aklamasi  menjadi ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung untuk masa tiga tahun kedepan.

BACA JUGA Niat Ngadu ke Ketua DPRD Malah Kecewa

Apresiasi dan dukungan serta himbauan pun disampaikan dalam sambutannya oleh Muspika dan Ketua Apdesi Kecamatan Nanggung.

“Dengan keberadaan organisasi Pemuda Pancasila di wilayah Kecamatan Nanggung, diharapkan nantinya bisa membantu memberikan rasa nyaman, aman serta bisa bersinergi dengan semua masyarakat dan pemerintah, sehingga Kecamatan Nanggung tentram dan lebih maju,” ungkap Jani Nurjaman, Ketua Apdesi Kecamatan Nanggung.

Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor M.Yunus, PBA mengatakan bahwa hajat tersebut merupakan tugas Pemuda Pancasila yang berada di Kecamatan Nanggung yang sudah menjadi keputusan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kabupaten Bogor.

BACA JUGA Perketat Kehadiran THM

“Seluruh PAC Pemuda Pancasila di 40 kecamatan untuk segera dilaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) dan ini merupakan RPP yang ke-24 di Kecamatan Nanggung,” ujar Yunus seusai kegiatan kepada Jurnal Bogor.

Menurut Yunus saat ini Pemuda Pancasila di Kecamatan Nanggung semakin besar sehingga ia berpesan untuk bisa menjaga kesatuan dan persatuan.

“Saya berharap kedepannya lebih menjaga kesatuan dan persatuan serta kondusivitas dan bisa lebih bersinergi dengan muspika di Kecamatan Nanggung,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ketua terpilih Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Nanggung Abdulah mengaku RPC di Kecamatan Nanggung berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.

BACA JUGA Raperda Pesantren Jadi Prioritas Raperda Inisiatif DPRD

“Kita berbahagia Kecamatan Nanggung sudah ada Ketua  PAC yang sesungguhnya walaupun kemarin sempat ada tugas yang belum terselesaikan perintah kartekernya, saat ini harapan kami kedepan Nanggung manggung, Nanggung beretika, berattitude dan lebih elegan,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, organisasi ini dapat besar, berkembang dan dapat menghasilkan kader-kader Pemuda Pancasila yang baik Kedepannya dan apa yang kita harapkan bisa terwujud.

“Nanggung yang besar bisa dipandang oleh stakeholder yang ada,” kata dia.

Selain itu, ia juga kedepannya akan mengadakan rapat tingkat ranting serta menyusun struktur agar Pemuda Pancasila bersatu untuk maju.

“Untuk kedepannya bila mana ada diklat-diklat Koti ataupun kaderisasi kita akan coba ikutkan orang-orang yang bisa kita pilih dan bertanggung jawab untuk mengikuti diklat-diklat itu,” pungkasnya.

**Andres

Niat Ngadu ke Ketua DPRD Malah Kecewa

0

JURNAL INSPIRASI – Niat hati ingin mengadu kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, terkait keluh kesah mereka yang sampai saat ini belum juga ada tindakan dari Satpol PP, namun para pedagang Pasar Caringin harus menelan rasa kecewa.

Setelah selesai diskusi dengan Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), para pedagang langsung mendatangi Gedung Parlemen. Tetapi, belasan pedagang tidak bisa bertemu karena Ketua DPRD sedang sibuk.

“Maaf pak, saya sudah bertemu dengan ajudan bapak ketua dewan. Kata ajudan, pak ketua saat ini jadualnya sedang padat, setelah selesai rapat Paripurna langsung ada rapat pimpinan (Rapim),” kata salah security Gedung Dewan setelah mendatangi ajudan Ketua DPRD Kabupaten Bogor dilantai dua, Kamis (25/11) siang.

BACA JUGA Pedagang Pasar Caringin Datangi Mako Satpol PP

Setelah mendengar penjelasan dari salah seorang security, para pedagang akhirnya kembali naik kendaraan untuk menuju pulang ke Kecamatan Caringin. Namun, sebelum pulang, pedagang sempat menitipkan surat tembusan permohonan permintaan penutupan Toko Mario yang ditujukan untuk Ketua DPRD dan Komisi 1.

“Mau bagaimana lagi, kalau memang sedang sibuk,” ujar H. Misbah, pedagang Pasar Caringin.

H. Misbah mengatakan, para pedagang hanya ingin menyampaikan keluhan dan sekaligus meminta bantuan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor.

“Biar ketua dewan juga tahu secara langsung dari kami. Seperti apa kondisi kami saat ini setelah ada Toko Mario,” jelasnya.

BACA JUGA Terkait Izin Operasional Toko Mario, Disperindag Belum Pernah Lakukan Kajian Sosial dan Ekonomi

H. Misbah berharap, ketua dewan meluangkan waktu dan menerima para pedagang Pasar Caringin untuk melakukan audiens.

“Seadanya Satpol PP tidak juga menutup Toko Mario, kami minta ketua dewan mau menerima audiens dengan para pedagang,” imbuhnya.

Selain itu, Lukman, pedagang lainnya yang mengharapkan Bupati Bogor mendengar dan mengetahui keluh kesah para pedagang Pasar Desa Caringin. Keberadaan Toko Mario, bukan hanya mematikan satu pedagang saja, tetapi setengah dari pedagang di Pasar Caringin akan merasakan hal sama.

“Saya minta, ibu Bupati Bogor membantu kami. Bagaimana pun, kami warga ibu yang harus dilindungi,” tukas pria beranak dua asli warga Desa Cimande, Kecamatan Caringin.

**dedesuhendar

Pedagang Pasar Caringin Datangi Mako Satpol PP

0

JURNAL INSPIRASI – Perjuangan para pedagang Pasar Caringin agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan penutupan terhadap Toko Mario, terus dilakukan. Sekitar 15 orang pedagang pasar tradisional milik desa itu, mendatangi Markas Komando (Mako) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Komplek Bumi Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (25/11) pagi.

Meski terlihat ada raut kecewa di wajah para pedagang, karena tidak bisa bertemu dengan Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho, namun perwakilan pedagang akhirnya dapat mencurahkan keluh kesah kepada pejabat instansi penegak Peraturan Daerah (Perda) tersebut.

Difasilitasi, Kepala Bidang (Kabid) Penegak Perda (Gakda), Budi Mulyawan dan Kasi Gakda, Agus Budi, Kabid Linmas dan sejumlah pejabat lainnya di Satpol PP.

BACA JUGA Terkait Izin Operasional Toko Mario, Disperindag Belum Pernah Lakukan Kajian Sosial dan Ekonomi

Para pedagang yang diwakili penasehat paguyuban, Ustadz Holilul Rosid mempertanyakan alasan Satpol PP membiarkan kuasa hukum Toko Mario mencabut garis line atau pita kuning yang sudah terpasang.

Menurutnya, pemasangan pita kuning yang dilakukan Satpol PP terhadap Toko Mario saat itu, sangat didukung semua pedagang yang ada di lokasi pasar tradisional Caringin.

Terlebih, lanjut Ustadz Holilul Rosid, pita kuning yang terpasang didepan Toko Mario, merupakan prodak hukum yang dikeluarkan pemerintah terhadap pelaku usaha melanggar Perda.

 “Baru beberapa hari dipasang sudah dicabut lagi. Dan itu dilakukan kuasa hukum Toko Mario tanpa ada perwakilan dari Satpol PP. Terus apakah ada sanksi dari Satpol PP terhadap pelaku pencabut pita kuning itu,” katanya mempertanyakan sikap Satpol PP yang tidak melakukan apa pun terhadap pelaku pencabutan pita kuning kepada Kabid dan Kasi, di aula Mako Satpol PP.

BACA JUGA Kunjungi Jalan Kedep, Achmad Fathoni Pertanyakan Proyek Peningkatan Jalan Cikeas-Bojong Nangka

Tak hanya itu, Ustadz Holilul Rosid pun meminta alasan Satpol PP yang sampai saat ini masih membiarkan Toko Mario buka. Padahal, sebelumnya sudah dilakukan penutupan berbarengan dengan pemasangan pita kuning.

 “Secara aturan sudah jelas pihak pengusaha Toko Mario belum mengantongi IMBG. Termasuk izin operasional yang juga tidak dimiliki pemilik,” paparnya.

Untuk itu, Ustadz Holilul Rosid dan para pedagang Pasar Caringin secara tertulis memberikan surat permohonan permintaan penutupan Toko Mario kepada Satpol PP. Adapun dasar permintaan para pedagang, sesuai dengan hasil kesepakatan saat rapat di Kecamatan Caringin yang dihadiri Kepala BPMPTSP Kabupaten Bogor, Dace Supriadi, serta hasil persidangan gugatan yang dilakukan pemilik Toko Mario.

 “Saat di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, gugatan penggugat dalam hal ini pemilik Toko Mario, kalah. Begitu juga di TUN Bandung, gugatannya ditolak. Jadi tidak ada alasan lagi Satpol PP membiarkan Toko Mario buka,” paparnya.

BACA JUGA Kades Singasari Jonggol Dukung Wacana Pemekaran

Jenal, pedagang pakaian di Pasar Caringin pun meminta Satpol PP segera menutup Toko Mario tersebut. Karena, saat ini kondisi para pedagang yang ada di pasar sudah tidak bisa lagi menunggu dan berdiam.

 “Kalau dengan cara baik-baik, keluhan dan keinginan kami tidak juga didengar Satpol PP. Kami dan semua para pedagang pasar beserta keluarganya akan melakukan demo. Kami memberikan waktu sampai hari Senin (29/11), agar Satpol PP menutup Toko Mario,” tegasnya.

Sementara, Kabid Gakda Budi Mulyawan tidak bisa berkata apa pun dan hanya akan melaporkan keluhan serta keinginan para pedagang ke pimpinan dalam hal ini Kasatpol PP.

 “Saya akan sampaikan ke pimpinan. Saya tidak bisa memutuskan sekarang atau besok penutupan Toko Mario. Semua tergantung pimpinan,” ujarnya.

**dedesuhendar

Terkait Izin Operasional Toko Mario, Disperindag Belum Pernah Lakukan Kajian Sosial dan Ekonomi

0

JURNAL INSPIRASI – Usai mendatangi Markas Komando (Mako) Satpol PP, belasan pedagang Pasar Desa Caringin menyambangi Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Kedatangan para pedagang tersebut untuk mempertanyakan kajian izin operasional Toko Mario.

Saat tiba di kantor Disperindag pukul 10.15 WIB, beberapa perwakilan pedagang akhirnya diajak ke ruang rapat dinas di lantai dua setelah ada perintah dari Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Perdi Heriyanto.

Ketua Paguyuban Pasar Desa Caringin, RK Muhamad Taofiq mewakili para pedagang menceritakan keluh kesahnya kepada Kabid Perdagangan.

BACA JUGA Total Hadiah Senam Pancakarsa 2021 Senilai Rp 100 Juta, Reza Zaqiah: Persiapan Final Sudah Oke

Ketua paguyuban yang biasa dipanggil Jalal itu mengungkapkan, setelah ada Toko Mario di lingkungan Pasar Desa Caringin, sudah ada beberapa pedagang pasar yang gulung tikar karena tidak ada pembeli.

 “Toko Mario menjual dagangannya dibawah pasaran. Dan itu sangat berdampak kepada kami pedagang yang ada di pasar,” keluhnya.

Jalal minta agar Disperindag tidak memberikan atau mengeluarkan izin operasional kepada Toko Mario.

 “Kalau izinnya keluar. Saya yakin Pasar Caringin yang sudah ada selama puluhan tahun, bisa tinggal kenangan karena tidak ada pedagang dan pembeli,” paparnya.

Kabid Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Bogor, Perdi Heriyanto  mewakili Kepala Disperindag saat menerima para pedagang di ruang rapat mengatakan, untuk izin operasional yang mengeluarkan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP).

BACA JUGA Ade Yasin Serahkan Bantuan Dana Hibah ke Masjid Jami Nurul Huda

Disperindag, lanjutnya, sebagai dinas terkait hanya melakukan kajian sosial dan ekonomi terhadap keberadaan toko modern, seperti minimarket, Alfamart, Indomaret maupun mall dengan salah satu persyaratan nya yakni, memiliki lahan seluas 400 meter.

 “Kajian sosial dan ekonomi ada didalam Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan,” ungkapnya dihadapan para pedagang, Kamis (25/11).

Terkait Toko Mario, Perdi dengan tegas mengaku hingga saat ini Disperindag belum pernah melakukan kajian sosial dan ekonomi terhadap toko yang ada di wilayah Caringin tersebut.

BACA JUGA Udin Saputra Lirik Desa Gunung Putri Untuk Studi Banding

 “Jadi saya katakan sekali lagi, kami di Disperindag belum pernah melakukan kajian itu,” tegasnya.

Selain itu, Perdi merasa prihatin dengan kondisi para pedagang pasar desa setelah adanya Toko Mario. Dimana, dari pengakuan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Caringin, sudah ada beberapa kios atau pedagang yang bangkrut.

 “Nanti saya akan koordinasi dengan Satpol PP. Saya sangat mendukung para pedagang di pasar tradisional yang ada di wilayah selatan Kabupaten Bogor ini,” tukasnya.

**dedesuhendar

Total Hadiah Senam Pancakarsa 2021 Senilai Rp 100 Juta, Reza Zaqiah: Persiapan Final Sudah Oke

0

JURNAL INSPIRASI – Ketua Panitia Senam Pancakarsa, Reza Zaqiah mengatakan final senam Pancakarsa kategori pelajar siap digelar di Stadion Pakansari, Cibinong pada Sabtu (27/11/2021).

Reza Zaqiah

“Kategori pelajar sudah siap digelar, bahkan kami juga telah menggelar rapat mekanisme penilaian dan pelaksanaan final senam Pancakarsa,” ujarnya.

Reza mengatakan, final pelajar sudah 100% siap digelar, sedangkan final antar Kecamatan digelar 4 Desember 2021 di Stadion Pakansari.

BACA JUGA Ade Yasin Serahkan Bantuan Dana Hibah ke Masjid Jami Nurul Huda

“Untuk finalis tingkat kecamatan, kami hanya mengambil juara pertama. Jadi pada pelaksanaan final nanti akan diikuti para juara perwakilan dari masing-masing kecamatan se-Kabupaten Bogor,” kata Reza.

Selain itu Reza menjelaskan, para pemenang lomba senam Pancakarsa akan mendapatkan hadiah uang pembinaan dari Komite Olahraga Reskreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor.

“Total hadiah yang disiapkan KORMI Kabupaten Bogor untuk pemenang kategori pelajar dan tingkat kecamatan lebih dari Rp100 juta, dan hadiah tersebut merupakan hadian pembinaan dari KORMI,” katanya.

**as.pangrango

Ade Yasin Serahkan Bantuan Dana Hibah ke Masjid Jami Nurul Huda

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan bantuan dana hibah renovasi untuk Masjid Jami Nurul Huda  di Kp Mengker RT 01 RW 01  Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol sebesar Rp30 juta.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Bogor Hj Ade Yasin saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kecamatan Jonggol  dalam rangka silaturahmi dengan masyarakat, Rabu (24/11/2021).

Kepala Desa Sirnagalih Ahmad Anwar yang didampingi H Edi Ketua DKM  Masjid Jami Nurul Huda usai Bupati  menyerahkan bantuan hibah menerangkan, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemkab  Bogor untuk pembangunan bidang keagamaan.

BACA JUGA Kunjungi Jalan Kedep, Achmad Fathoni Pertanyakan Proyek Peningkatan Jalan Cikeas-Bojong Nangka

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan akan kami gunakan sebaik-baiknya guna menunjang ibadah kita untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT,” ungkap Anwar, Kamis ( 25/11).

 Anwar mengharapkan peran serta dari masyarakat dalam memberikan sumbangsih untuk pembangunan di Desa Sirnagalih ke arah yang lebih baik lagi.

“Saya harap kepada masyarakat terkhusus jamaah Masjid  Jami Nurul Huda untuk memberikan sumbangsih pemikirian berupa saran maupun kritikan yang sifatnya membangun agar kita bisa bersama-sama membangun Desa Sirnagalih yang kita cintai ini,” imbuhnya.

BACA JUGA Udin Saputra Lirik Desa Gunung Putri Untuk Studi Banding

Dengan begitu, dukungan dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat harapan juga ikut untuk memberikan yang terbaik terhadap renovasi masjid dapat diwujudkan bersama.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri dengan doa dan dukungan dari masyarakat, insya Allah kami bisa bekerja keras untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ketua DKM Masjid Jami Nurul Huda Ustazd  Edi menyebut bahwa pemerintah daerah  telah memberikan perhatian penuh terhadap beberapa sektor pembangunan dan  renovasi  masjid sehingga dia menghaturkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten  Bogor atas perhatiannya memberikan bantuan.

“Insya Allah ini akan digunakan untuk penyempurnaan renovaai masjid ini. Kami sangat bersyukur dan berharap kepada Bupati Bogor semoga semangat beliau dalam memberikan perhatian ke masjid semakin bertambah,” tandasnya.

**nay/ramses