32.1 C
Bogor
Friday, April 24, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1051

Perusahaan Melanggar, Komisi III Nilai Pengawasan Dinas Masih Lemah

0

Cibinong | Jurnal Bogor

Lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DKPP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)  Kabupaten Bogor mengakibatkan banyaknya perusahaan yang tidak memenuhi ketentuan alias melanggar.

Ferry Roveo Chechanova

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi III Ferry Roveo Chechanova mengatakan, hasil rapat antara Komisi III DPRD dengan beberapa perusahaan yang juga dihadiri oleh dinas terkait menguak banyaknya temuan yang dilakukan perusahaan dan terkesan diabaikan sehingga berdampak terhadap lingkungan yang mengakibatkan banjir dan pencemaran limbah di pembuangan saluran milik masyarakat.

“Dari hasil rapat tersebut ada beberapa pelanggaran yang ditemukan Komisi III dan itu dilakukan oleh beberapa perusahaan,” ucap Pio biasa disapa.

BACA JUGA: Gaji tak Dibayar, Pekerja Dunkin Donuts Protes

Masih kata dia, seperi pelanggaran yang dilakukan oleh PT PADMA. Dia menemukan 5 pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan tersebut seperti belum dilakukannya BAP kepada PT PADMA oleh UPT dinas terkait, kedua pembuangan limbah kadaluarsa dilakukan secara sembarangan, ketiga masih belum melaksanakan kewajiban terhadap Pemerintah Kabupaten Bogor terkait Rumija, keempat menguasai lahan milik Pemkab Bogor dan membuat bangunan diatasnya yang tidak berizin, dan kelima masih kurangnya ruang terbuka hijau.

“Solusi yang kami tawarkan untuk PT PADMA ada beberapa, untuk poin pertama harus dilakukannya pembongkaran oleh Satpol PP Kabupaten Bogor, dan untuk pembuangan limbah perusahaan PT PADMA harusnya bekerja sama dengan perusahaan pembuangan limbah resmi yang jelas punya tempat pengolahan limbah agar tidak dibuang sembarangan, begitupun untuk pemakaian bangunan diatas irigasi harus ada rislah namun tidak merubah fungsi saluran irigasi, dan mengingat bangunan tersebut berdekatan dengan penduduk harus dilakukan standar layak fungsi (SLF) oleh perusahaan yang berkompeten,” jelas Pio.

BACA JUGA: Dongkrak Ekonomi di Pasar Dayeuh, Jalan Cibodas – Sukanegara Dihubungkan

Selain itu, masih kata dia, untuk PT Untung Terus Sejahtera yang sudah diberikan sanksi oleh DLH terkait limbah yang merembes kerumah warga dan itu sangat membahayakan, bangunan juga tidak sesuai site plant dan kurangnya ruang terbuka hijau.

“Begitu juga temuan untuk PT Berkat Bangun Indonesia masih kurangnya lahan terbuka hijau, masih belum menyelaikan bangunan terkait Rumija, banyak baguan tambahan yang belum memiliki IMB, serta bangunan belum memiliki standar layak fungsi,” cetusnya.

BACA JUGA: Kurangi Kemacetan, Pemdes Sukamaju Buat Pelebaran Jalan

Menurutnya dengan banyaknya temuan – temuan tersebut kinerja UPT pada dinas terkait layak dipertanyakan, dan terindikasi lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh dinas terkait. “Harus ada rotasi yang dilakukan terkait petugas baik pejabat setingkat UPT dan pelaksana tekhnis sehingga ada keseriusan penegakan Perda sesuai aturan yang berlaku,” pungkas Pio geram.

**naynur’ain

Gaji tak Dibayar, Pekerja Dunkin Donuts Protes

0

JURNAL INSPIRASI – Puluhan pekerja Dunkin Donuts melakukan aksi solidaritas di depan counter Dunkin Donuts Pengadilan Kota Bogor. Aksi damai itu dilakukan menuntut PT. Dunkindo Lestari untuk membayar secara tunai dan sekaligus memberikan kompensasi pesangon para pekerja.

Disampaikan kuasa hukum karyawan M Ichwan Tuankotta bahwa hal itu dilakukan  karena semua proses perselisihan hubungan industrial sudah ditempuh oleh para pekerja Dunkin Donuts hingga para pekerja melalui kuasa hukumnya dari Kantor Ichwan Tuankotta, SH  dan Associates yang mengajukan gugatan di PHI Bandung.

BACA JUGA: Dongkrak Ekonomi di Pasar Dayeuh, Jalan Cibodas – Sukanegara Dihubungkan

“Dan hakim yang memeriksa, mengadili perkara Nomor 101/Pdt.Sus.PHI/2021/PN.Bdg dalam amar putusannya mengabulkan gugatan para pekerja, dan menghukum PT. Dunkindo Lestari untuk membayar secara tunai dan sekaligus kompensasi pesangon para pekerja,”kata M Ichwan Tuankotta saat dikonfirmasi, Rabu (27/10/2021).

Ichwan menambahkan atas putusan tersebut penggugat dan tergugat tidak melakukan upaya hukum kasasi sehingga putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap, namun hingga saat ini putusan tersebut belum juga dilaksanakan oleh PT Dunkindo Lestari.

BACA JUGA: Samisade Desa Sukasirna Harapkan Ekonomi Meningkat

“Dan akan melakukan aksi yang lebih besar di Kantor Pusat PT. Dunkindo Lestari jika tuntutan para pekerja tidak dipenuhi,”pungkasnya.

**cepikurniawan

Dongkrak Ekonomi di Pasar Dayeuh, Jalan Cibodas – Sukanegara Dihubungkan

0

JURNAL INSPIRASI – Banyaknya keluhan yang disampaikan oleh para pedagang Pasar Dayeuh akibat sepinya pembeli membuat Kepala Desa Sukanegara Ahmad Yani harus berpikir keras agar ada akses lintas yang menyatukan 2 desa untuk menarik minat desa tetangga berbelanja di Pasar Dayeuh.

Kades yang memiliki hobi berkendara sepeda motor trail tersebut mengatakan, jika akses jalan antara Cibodas – Sukanegara terhubung maka akan mampu mendongkrak ekonomi pedagang Pasar Dayeuh. Pasalnya, jika jalan tersebut sudah bagus kata dia, besar kemungkinan warga Cibodas akan berbelanja ke Pasar Dayeuh karena jaraknya lebih dekat jika dibandingkan berbelanja di Pasar Jonggol yang harus menempuh jarak sejauh 7 kilometer.

“Kurangnya minat warga dari desa lain karena tidak ada akses jalan lintas yang bagus dan itu banyak dikeluhkan oleh pedagang Pasar Dayeuh dengan sepinya pembeli,” ucap Ahmad Yani kepada Jurnal Bogor.

BACA JUGA: Samisade Desa Sukasirna Harapkan Ekonomi Meningkat

Dia menjelaskan, untuk pekerjaan betonisasi jalan ini dipercayakan kepada PT Prayoga Pertambangan dan Energi. Pihak desa tidak punya tenaga ahli untuk betonisasi jalan dan kurang ya minat pekerja pribumi juga merupakan salah satu kendala.

“Lokasi betonisasi berada di Kp.Paledang RT 01/06 baru dilaksanakan tahap 1 dengan volume P 1800M x L 2,5M x T 0,15M dengan total anggaran tahap 1 Rp400 juta rupiah,” jelasnya.

BACA JUGA: Kurangi Kemacetan, Pemdes Sukamaju Buat Pelebaran Jalan

“Hasil betonisasi ini akan kami evaluasi terus dan saya juga intens berkomunikasi dengan Pak Darda selaku pelaksana lapangan dari PT PPE , untuk saat ini kondisinya memang banyak retak rambut , dan saya harapkan untuk tahap 2 PT PPE lebih ditingkatkan lagi untuk kualitasnya agar tidak mudah retak seperti tahap 1 kali ini,” pungkas Ahmad Yani.

**naynur’ain

Samisade Desa Sukasirna Harapkan Ekonomi Meningkat

0

JURNAL INSPIRASI – Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang merupakan salah satu program unggulan Pancakarsa Bupati Ade Yasin layak diacungi jempol karena mampu mempercepat perkembangan pembangunan terutama dalam bidang infrastruktur.

Seperti hal yang dirasakan oleh Iwan Setiawan, Kepala Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol yang memberikan apresiasi kepada Bupati Ade Yasin yang sudah menggelontorkan bantuan bernama Samisade tersebut karena berdampak sangat positif untuk Pemerintah Desa Sukasirna terutama warga pelosok yang sangat merindukan jalan bagus.

“Untuk Samisade tahap 1 yang sudah terealisasi kami alokasikan di 2 titik yaitu betonisasi Kp.Raweuy dan betonisasi jalan Kp.Babakam BKS,” jelas Iwan.

BACA JUGA: Kurangi Kemacetan, Pemdes Sukamaju Buat Pelebaran Jalan

Menurutnya, pekerjaan Samisade kali ini dikerjakan oleh pihak ke-3 yaitu PT Prayoga Pertambangan dan Energi, untuk betonisasi  Kp.Babakan BKS RT 003/RW 09 dengan volume P 312 M x L 3,5M x T 0,15 dan untuk betonisasi jalan Kp.Raweuy memiliki volume P 560M x L 2,3M x T 0.15 dengan total anggaran 400 juta rupiah untuk tahap pertama.

“Untuk tahap ke – 2 sendiri belum turun , dan berharap dalam waktu dekat ini bisa segera dicairkan agar pekerjaan Samisade bisa terselesaikan dengan cepat,” ucapnya.

BACA JUGA: BIN Vaksinasi Pelajar dan Warga Kabupaten Bogor

Masih kata dia, pekerjaan ini selalu dipantau walaupun dikerjakan oleh PT PPE dan diharapkan hasilnya bisa dilakukan dengan optimal. “Kenapa kami berani menyerahkan pada PPE selain adanya himbauan dari Bupati juga, karena PPE merupakan BUMD Kabupaten Bogor masa iya kualitasnya buruk. Kita uji coba menggunakan program PPE ini, jika hasilnya kurang memuaskan maka untuk tahap tahun depan kami akan mengerjakan secara mandiri,” pungkas Iwan.

**naynur’ain

Kurangi Kemacetan, Pemdes Sukamaju Buat Pelebaran Jalan

0

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Sukamaju menggunakan dana Satu Miliar Satu Desa (Samisade) untuk pelebaran jalan, pengaspalan dan pemasangan U-dit guna kelancaran tonase air di salah satu jalan alternatif dan simpangan yang banyak dilintasi penggunaan jalan hingga tak jarang  mengakibatkan kemacetan terutama pada masa liburan.

Sekretaris desa Sukamaju Rohman mengatakan jika pengalokasian Samisade di Kampung Menan yang menyangkut 2 RT tersebut bukan tanpa alasan mengingat ini merupakan jalan lintas yang sering dilalui masyarakat apalagi kalau hari libur, jika 2 mobil berpapasan secara bersamaan maka tidak bisa bergerak hingga menimbulkan kemacetan.

“Maka dari itu kami menginisiasi mengalokasikan anggaran Samisade tahun ini untuk pelebaran jalan disini. Pelebaran kami maksimalkan yang tadinya 3,5 M menjadi 4 M dan juga disertai pemasangan U-Dith drainase untuk melancarkan aliran jalan air,” jelas Rohman kepada Jurnal Bogor.

BACA JUGA: BIN Vaksinasi Pelajar dan Warga Kabupaten Bogor

Masih kata dia, pengerjaan sendiri dilaksanakan oleh pihak ketiga yaitu PT Prayoga Pertambangan dan Energi yang melakukan pengaspalan jalan dan pemasangan U-Dith ini , namun pihaknya tetap memantau pengerjaannya karena jika tidak sesuai yang diharapkan akan dikomplain.

“Untuk anggaran total 1 milyar dengan jenis pekerjaan pengaspalan dan drainase yang dilaksanakan di Kp. Menan RT 04/03 dan RT 03 /03 , dengan volume drainase U-Dith P 853 Pcs x 0,30 M x 0,30 M , dan P 23 Pcs x 0.60M x ,0,30M ,serta pengaspalan dengan volume P 509M x 4,00M x 0,3M ” jelasnya.

BACA JUGA: Siswa dan Guru Cemas, Atap Ruang Kelas SDN Tarikolot Rusak

Dirinya berharap, pekerjaan ini berjalan dengan lancar agar segera bisa dinikmati oleh masyarakat dan pengguna jalan lainnya, dan meminta untuk PT PPE juga bisa menyelesaikan dengan baik sesuai yang diharapkan. “Walaupun pelebaran jalan tidak dicor tapi hanya dipadati oleh batu split saja semoga jalan ini bisa awet dan gak cepat terkikis,” pungkasnya mengakhiri.

**naynur’ain

BIN Vaksinasi Pelajar dan Warga Kabupaten Bogor

0

JURNAL INSPIRASI – Para santri dan pelajar di Cibinong, Kabupaten Bogor, menyambut gembira vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Tak hanya menggelar secara massal, BIN juga melakukan vaksinasi door to door terhadap warga Kabupaten Bogor. BIN menggelar vaksinasi massal dengan sasaran pelajar dan santri yang digelar  di SMKN 1 Cibinong, dengan target 3.500 orang.

Sementara untuk vaksinasi door to door BIN  menggelar di Kampung Kaum Pandak, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong dan Desa Sanja, Kecamatan Citeureup dengan masing-masing sasaran 1.000 orang.

Menurut Kepala BIN Daerah Jabar Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto, kegiatan vaksinasi ini untuk mengejar target 70 persen kekebalan komunal atau herd immunity. Dedy mengatakan, program vaksinasi bagi pelajar merupakan salah satu arahan dari Presiden Joko Widodo dan Kepala BIN Budi Gunawan.

BACA JUGA: Siswa dan Guru Cemas, Atap Ruang Kelas SDN Tarikolot Rusak

“Hari ini sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden dan Kepala BIN, kami dari BIN melanjutkan program vaksinasi bagi anak pelajar dan para santri di Kabupaten Bogor. Hal ini juga dalam rangka menekan angka kenaikan Covid-19 di kalangan anak-anak,” jelasnya, Rabu (27/10).

Dedy pun menegaskan, vaksinasi bisa menyelamatkan diri sendiri serta keluarga. Berlandaskan hal itu, gelaran vaksinasi di pondok pesantren dan sekolah juga sangatlah penting guna mencegah santri dan pelajar terpapar virus corona.

“Anak-anak santri atau siswa merupakan salah satu target utama dalam pemberian vaksin, karena tingkat penularan Covid-19 sangatlah cepat. Anak-anak pun harus tetap selalu menerapkan protokol kesehatan, meski sudah divaksin. Anak-anak pada masa pandemi harus diberikan perhatian khusus,” tegasnya.

BACA JUGA: Mobilisasi Warga, Vaksinasi di Tenjolaya Capai 90 Persen

Dirinya berharap kekebalan komunal bisa tercapai agar pandemi cepat berakhir. Dedy mengemukakan, kegiatan kali ini merupakan akselerasi dari program vaksinasi tiga juta dosis per hari yang merupakan target pemerintah.

Dedy juga mengingatkan kepada masyarakat Indonesia yang sudah divaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, walaupun sudah divaksin, tetap ada kemungkinan terpapar jika tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Tetap mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, serta yang lainnya,” ucapnya.

BACA JUGA: Puskesmas Kemang Diharapkan Kedepankan Kualitas Bangunan

Sementara itu Cucu Salman, Kepala Sekolah SMKN 1 Cibinong mengaku sangat senang dan merasa tersanjung karena para pelajar  mendapat vaksinasi lanjutan yang digelar oleh BIN. “Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya BIN, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga mereka diberikan kekuatan serta semangat yang tinggi untuk terus mengejar target yang dicanangkan. Insya Allah, pandemi bisa segera berakhir dan para pelajar bisa segera belajar secara tatap muka dengan aman,” pungkasnya.

**naynur’ain

Siswa dan Guru Cemas, Atap Ruang Kelas SDN Tarikolot Rusak

0

JURNAL INSPIRASI – Meski tahun ini SDN Tarikolot di Desa Cimande, Kecamatan Caringin, mendapatkan bantuan rehab ruang kelas bertingkat dari Pemerintah Kabupaten Bogor, namun siswa dan guru masih merasakan cemas. Sebab, dari jumlah delapan ruang kelas di sekolah tersebut, semua kondisi bangunannya sudah rusak.

Kepala SDN Tarikolot, Emah Suhemah menjelaskan, kondisi semua bangunan ruang kelas di SDN Tarikolot sudah memprihatinkan, terutama bagian atap yang mulai lapuk akibat termakan usia.

“Bangunan di sekolah kami sudah lama, makanya atap maupun plafon semua ruang kelas pada rusak,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor.

BACA JUGA: Mobilisasi Warga, Vaksinasi di Tenjolaya Capai 90 Persen

Emah bersyukur Pemkab Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik), merealisasikan bantuan yang diajukannya satu tahun lalu. Dimana, bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor sebesar Rp754 juta lebih itu, bisa merehab lima ruang kelas.

“Alhamdulillah usulan kami direalisasikan tahun ini dengan merehab lima ruang kelas. Untuk dua ruang kelas diganti atap dan plafon nya. Dan tiga ruang kelas lagi, direhab dengan cara dilakukan pengecoran,” akunya.

Namun, lanjutnya, rasa cemas siswa maupun para guru saat kegiatan belajar mengajar belum usai. Karena, masih ada tiga ruang kelas lagi yang kondisinya rusak dan belum dilakukan perbaikan.

BACA JUGA: Puskesmas Kemang Diharapkan Kedepankan Kualitas Bangunan

“Sebetulnya empat ruang, tiga ruang kelas dan satu lagi ruangan perpustakaan yang kondisi atap serta plafon nya rusak,” kata Emah.

Emah berharap, bantuan perbaikan ruang kelas kembali dikucurkan ke sekolahnya oleh Pemkab Bogor tahun 2022 nanti. Sehingga, siswa dan guru tidak lagi kuatir atap bangunan ambruk saat berada di ruang kelas. “Sekarang kalau musim hujan, kegiatan belajar mengajar siswa dan guru tidak tenang, soalnya atap bangunan sudah rusak dan pada bolong,” paparnya.

Kekuatiran ambruknya atap ruang kelas pun dirasakan Komite SDN Tarikolot, Asep Kamaludin. Pria asli warga Desa Cimande itu pun mengaku cemas dengan kondisi atap ruang kelas yang sudah rusak dan bolong tersebut. “Takutnya kalau tidak segera diperbaiki, atap ruang kelas itu ambruk dan menimpa anak-anak saat belajar,” jelasnya.

BACA JUGA: PSM Kabupaten Bogor Kembali Evakuasi Mulyani

Untuk itu, Asep meminta agar Pemkab Bogor mengalokasikan kembali anggaran perbaikan ke sekolah negeri satu-satunya di Desa Cimande tersebut. “Tidak hanya untuk perbaikan ruang kelas saja, kami juga minta pemerintah menganggarkan untuk pemasangan tembok penahan tebing (TPT). Lokasi bangunan ruang kelas itu ada di atas, jadi sekalian sama pembangunan TPT biar tidak longsor,” imbuhnya.

Asep menambahkan, apabila tahun depan kecemasan orangtua siswa dan guru di sekolah ini didengar pemerintah dengan memberikan bantuan lagi, pelaksana atau pemborongnya ingin CV. Putri Kia Mandiri. “Pengusaha yang sekarang mengerjakan proyek rehab bertingkat di sekolah kami, pengerjaannya sudah teruji. Jadi kalau bisa, nanti yang mengerjakannya pengusaha itu lagi,” tukasnya.

**dedesuhendar

Mobilisasi Warga, Vaksinasi di Tenjolaya Capai 90 Persen

0

JURNAL INSPIRASI – Angka vaksinasi di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor kini telah hampir mencapai 90 persen untuk masyarakat umum. Bahkan  untuk pelajar sudah mencapai 95 persen.

Camat Tenjolaya, Farid Maruf mengatakan bahwa pihaknya melakukan pola mobilisasi kepada warga di wilayahnya agar mau divaksin.

“Untuk di wilayah Kecamatan Tenjolaya, sudah sekitar 85 persen masyarakat umum yang sudah divaksin,” ungkap Farid Maruf.

BACA JUGA: Puskesmas Kemang Diharapkan Kedepankan Kualitas Bangunan

Untuk vaksinasi pelajar, kata Farid Maruf, hampir semua sekolah dari 7 sekolah SMP dan 8 SMA yang ada di wilayahnya yang sudah divaksin mencapai 95 persen.

Pihaknya menerapkan pola mobilisasi terhadap lapisan masyarakat dalam program vaksinasi dengan melibatkan semua kalangan termasuk kelompok tani sehingga hal itu yang telah membuat target vaksinasi di Kecamatan Tenjolaya telah tercapai.

BACA JUGA: Bangkitkan Semangat Masyarakat, IndiHome Serahkan Bantuan Senilai Rp420 Juta

“Kita lakukan jemput bola terhadap warga yang akan dilakukan vaksinasi, total 36 ribu dari target 4300,”pungkasnya.

**cepikurniawan

Puskesmas Kemang Diharapkan Kedepankan Kualitas Bangunan

0

JURNAL INSPIRASI – Pembangunan Puskesmas Kemang, Kabupaten Bogor terus menuai sorotan. Bahkan pihak Puskemas selaku pengguna bangunan itu meminta pembangunan Puskesmas harus mengedepankan kualitas bangunan. “Kalau untuk teknik kan itu ada pengawas dan konsultan yang bidangnya kalau kita Puskesmas sebagai user tentunya ingin kualitas terbaik,” kata pihak Puskesmas Kemang.

Ia mengatakan puskesmas tersebut nanti sebagai tempat relokasi  pengganti Puskesmas yang sebelumnya. Karena yang saat ini digunakan lokasinya sempit kurang strategis untuk pelayanan masyarakat. “Yang disana lokasi sempit lahan parkirannya kurang memadai sehingga dibangunnya Puskesmas ini yang sedang dikerjakan yang akan jadi pengganti,” katanya.

BACA JUGA: PSM Kabupaten Bogor Kembali Evakuasi Mulyani

Rencana pindah kata dia sudah lama, tentu kualitas yang terbaik yang diinginkan. “Ya pengen yang terbaik, mudah mudahan Januari sudah pindah kesini tanpa ada kendala,” katanya.

Sebelumnya Camat Kemang Edi Suwito meminta pihak pelaksana membongkar konstruksi yang diduga ada kesalahan karena mengalami lengkungan. “Sesuai hasil sidak dari Kasie Ekbang melihat konstruksi gitu ya sebaiknya dibongkar daripada berbahaya,” pungkasnya.

**cepikurniawan

Bangkitkan Semangat Masyarakat, IndiHome Serahkan Bantuan Senilai Rp420 Juta

0


Melalui Program IndiHome Charity, Telkom Regional I hingga VII distribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi yang diharapkan dapat membangkitkan semangat positif masyarakat

JURNAL INSPIRASI – IndiHome sebagai #internetnyaIndonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat bangkit bersama menghadapi tantangan pandemi Covid-19. Melalui Program IndiHome Charity, Telkom Regional I hingga VII menyerahkan bantuan dengan total Rp420 juta kepada lembaga, organisasi masyarakat, sekolah, maupun yayasan yang terkena dampak pandemi. Acara yang bertajuk “Berbagi Tanpa Batas” ini dilakukan secara serentak pada Selasa, (26/11).

Program IndiHome Charity telah dicanangkan sejak awal pandemi 2020 dan dilakukan secara regular setiap kuartalnya. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan semangat produktif dan kreatif masyarakat Indonesia yang tengah menghadapi pandemi Covid-19.

Executive Vice President Telkom Regional II, Teuku Muda Nanta, M.Eng mengatakan bahwa IndiHome sebagai fixed broadband unggulan milik Telkom tidak hanya mengedepankan aspek bisnis semata namun juga aspek sosial. Selain itu, IndiHome yang juga menjadi bagian dari BUMN akan terus bersinergi mengimplementasikan nilai kebaikan khususnya dalam membantu masyarakat menghadapi tantangan pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Hotel Grand Savero Bogor Berikan Ilmu Kepada SMHI

“IndiHome telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia dengan misi 3C-nya yaitu Connectivity melakukan pemerataan akses digital telah hadir di 96,5% kab/kota Indonesia, Creativity mendukung kreativitas dan produktivitas bangsa melalui beragam kegiatan menariknya, dan Charity selalu mengedepankan nilai kebaikan dan kemanusiaan untuk sesama,” ungkap Teuku Muda Nanta.
Charity ini diserahkan secara langsung oleh EVP Telkom Regional II terhadap 3 yayasan di wilayah Telkom Regional II, yakni diantaranya Yayasan Darojatul Ashfad di wilayah Bekasi, Panti Asuhan Adinda di wilayah Jakarta Barat, serta Yayasan Nurul Jalal dan Yayasan Raudhoh Al Aitam di wilayah Jakarta Utara. Jenis charity dibagi menjadi tiga paket yang besarannya disesuaikan dengan kebutuhan di setiap Witel yang telah ditentukan.

BACA JUGA: Kini, Beli Tiket KAI Jarak Jauh Harus Sertakan NIK

IndiHome berkomitmen akan selalu mengedepankan tiga misi terbaiknya dengan harapan dapat membantu masyarakat untuk tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga tetap produktif, kreatif, dan beraktivitas tanpa batas bersama IndiHome.

**prast/rls