35.2 C
Bogor
Thursday, July 30, 2026

Buy now

spot_img

Kampoong Ecopreneur Buka Jalan Petani Leuwisadeng Tembus Pasar Ekspor

Bogor | Jurnal Bogor- Petani di Desa Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mulai mengembangkan budidaya ubi ungu berorientasi ekspor melalui program pemberdayaan yang diinisiasi Kampoong Ecopreneur bersama DT Peduli dan IPB University. Program ini menargetkan pasar Malaysia dan Singapura serta diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan terpadu dari hulu hingga hilir.

Program diawali dengan pembukaan lahan seluas 1,5 hektare yang melibatkan 10 petani binaan. Selain mendapat kepastian pasar melalui kontrak dengan pembeli luar negeri, petani juga memperoleh dukungan modal, pendampingan teknis sesuai standar ekspor, serta penguatan kelembagaan kelompok tani.

Ketua Kampoong Ecopreneur, Sofie Beatrix, mengatakan program ini dirancang untuk membantu petani menghasilkan komoditas bernilai tinggi yang memiliki daya saing di pasar internasional.

“Minggu ini kita mulai buka lahan, sejumlah petani kita libatkan untuk bersama-sama menanam ubi ungu ini. Hasilnya nanti kita ekspor ke Malaysia dan Singapura,” ujar Sofie di Leuwisadeng, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, program yang berlangsung sepanjang 2026–2027 ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, baik secara ekonomi maupun spiritual.

Untuk memastikan hasil panen memenuhi standar ekspor, Kampoong Ecopreneur menggandeng IPB University sebagai mitra pendamping teknis. Para petani akan dibimbing mulai dari proses budidaya, penanganan pascapanen, hingga persiapan pengiriman hasil panen ke luar negeri.

Selain itu, kegiatan assessment lahan dan petani yang dilakukan menjadi dasar penyusunan indikator keberhasilan program. Tahapan selanjutnya meliputi pelatihan budidaya, pendampingan pascapanen, hingga pengiriman panen perdana sesuai kontrak dengan buyer.

Salah seorang petani binaan, Saepuloh, mengaku optimistis mengikuti program tersebut.

“Alhamdulillah ternyata kita dibimbing, punya harapan dan penghasilan tambahan. Saya senang karena dapat ilmu untuk mengolah lahan,” ujarnya. Yudi

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles