24.1 C
Bogor
Thursday, April 9, 2026

Buy now

spot_img

Pangan Murah Diserbu Warga, Harga Kedelai Picu Tahu Tempe Menyusut

Cisarua | Jurnal Bogor – Program gerakan pangan murah yang digelar rutin setiap bulan di halaman Kantor Kecamatan Cisarua dimanfaatkan maksimal oleh warga. Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok, program ini menjadi solusi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Kita tunggu-tunggu acara pangan murah ini. Sangat membantu sekali, apalagi sekarang harga-harga kebutuhan sedang mahal. Jadi kita ambil kesempatan untuk belanja di sini,” ujar Juju, salah seorang warga, Rabu (8/4/2026).

Camat Cisarua, Heri Risnandar, mengatakan program tersebut akan terus dilaksanakan secara berkala setiap bulan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Semoga program ini bisa bermanfaat. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui kecamatan berupaya menghadirkan pangan murah bagi warga,” tuturnya.

Sementara itu, kondisi di pasar tradisional Cisarua menunjukkan adanya perubahan pada sejumlah komoditas, khususnya tempe dan tahu. Selain mulai sulit ditemukan, ukuran keduanya juga mengalami penyusutan.

Hal ini dipicu oleh naiknya harga bahan baku utama, yakni kacang kedelai, yang berdampak langsung pada biaya produksi para perajin.

“Tahu dan tempe bahan bakunya kacang kedelai yang sekarang mahal. Untuk menjaga harga jual tetap terjangkau, kami menyiasatinya dengan mengecilkan ukuran,” jelas Edi.

Dengan kondisi tersebut, kehadiran program pangan murah dinilai semakin penting sebagai penopang kebutuhan masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok. Dadang Supriatna.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles