27.2 C
Bogor
Wednesday, March 25, 2026

Buy now

spot_img

Soal Dugaan Pungli SMKN 1 Cileungsi, GSPI Desak Inspektorat untuk AuditĀ 

Cileungsi | Jurnal Bogor 

Praktik dugaan pungutan liar di SMKN 1 Cileungsi mendapat sorotan Gerakan Sosial Peduli Indonesia (GSPI) yang mengecam keras adanya pungli tersebut.

Pengurus GSPI Jawa Barat, Mahfudin mengatakan, pungutan liar yang dilakukan oleh SMKN 1 Cileungsi harus diproses secara hokum karena seluruh kebutuhan lembaga pendidikan tingkat menengah atas saat ini sudah ditanggung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

ā€œDengan alasan apapun praktik pungutan liar di sekolah jelas tidak diperbolehkan dan itu sudah merupakan tindakan pidana. Jadi harus diproses secara hukum melalui proses audit terlebih dahulu,ā€ jelas  Mahfudin kepada Jurnal Bogor, Selasa (18/10).

Dia mengatakan, nilai pungutan liar jika diakumulasikan dengan jumlah siswa yang diterima, angkanya mencapai ratusan juta rupiah. Nilai ini tentunya bukan nilai yang sedikit dan harus diaudit penggunaannya.

ā€œJangan sampai lembaga pendidikan negeri ini menjadi ajang oknum untuk memperkaya diri dan merugikan banyak pihak. Ini harus jadi perhatian semua pihak terkait,ā€ tegasnya.

Menurut Mahfudin, pihaknya akan mendesak Inspektorat Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk mengaudit penggunaan dana di SMKN 1 Cileungsi, yang meliputi penggunaan dana bos, pungutan dari orang tua hingga dana bantuan lain dari pemerintah.

ā€œHasil audit nantinya akan menjadi dasar apakah ada double anggaran, penggelapan anggaran dan lainnya, hingga dapat ditindaklanjuti ke proses hukum,ā€ pungkasnya.

Sementara humas SMKN 1 Cileungsi dikonfirmasi terkait hal ini belum mau memberikan penjelasan.

** Taufik/NayĀ 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles