32.1 C
Bogor
Saturday, May 9, 2026

Buy now

spot_img

Damkar Evakuasi Sarang Tawon Usai Tiga Warga Terkena Sengatan

Megamendung | Jurnal Bogor
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Sektor Ciawi Kabupaten Bogor mengevakuasi dua sarang tawon yang berada di dua bangunan kosong berbentuk pendopo di Kp. Cipayung RT 02/03 Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat malam (8/5/2026).

Evakuasi dilakukan setelah petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan sarang tawon yang berada di area permukiman warga dan telah menyebabkan tiga orang mengalami sengatan.

Tim Rescue terdiri dari Komandan Tim Rescue Halimi beranggotakan empat orang Ari As’ari, Hadi Dwima, Panji Pratama dan Rivan Reynaldi melakukan proses penanganan pada malam hari, karena pada waktu tersebut posisi tawon tengah berada dalam sarangnya sehingga dapat meminimalisir risiko serangan tawon.

“ Evakuasi sarang tawon, kami melakukannya dimalam hari, “ ucap Halimi.

Lebih jauh Halimi mengatakan jika evakuasi dilakukan pada siang hari tawon aktif berada diluar sarangnya. Hal tersebut menimbulkan resiko bagi petugas evakuasi.

“ Tawon sangat sensitif. Terganggu oleh angin, hewan atau ranting pohon maka akan menyerang manusia, “ ungkapnya.

Sebelum melakukan evakuasi terlebih dahulu petugas melakukan assessment area dan pengamanan lingkungan sekitar dengan menetapkan radius aman bagi masyarakat. Berdasarkan hasil identifikasi, sarang tawon berada pada bagian tiang plafon bangunan dengan estimasi diameter ±40 cm dan yang lebih besar dengan ukuran sekitar 50 cm.

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati. Sarang pertama yang berukuran lebih kecil ditemukan dalam kondisi berlubang dan sebagian rusak, sehingga dinilai berisiko meningkatkan agresivitas koloni tawon apabila dilakukan evakuasi manual. Atas pertimbangan keselamatan, petugas melakukan penanganan dengan metode pembakaran terkontrol.

Sementara itu, sarang kedua meski berukuran lebih besar berhasil dievakuasi menggunakan metode menutupi lubang keluar lalu semprot serta pengangkatan manual dengan peralatan rescue.

Komandan Tim Rescue menyampaikan bahwa tindakan tersebut dilakukan sesuai kondisi lapangan.

“Salah satu sarang dalam kondisi sudah bolong dan rawan hancur karena sudah tipis dan cukup aktif. Demi keamanan petugas serta warga sekitar, dilakukan pembakaran terkontrol agar koloni tidak menyebar dan penanganan bisa lebih cepat serta aman,” ujar Halimi.

Tantangan yang paling sulit ialah yang sulit dijangkau serta memerlukan waktu yang lama. Karena itu petugas harus bekerja cepat, tepat, dan tetap mengutamakan keselamatan.

Dalam waktu kurang dari satu jam dua sarang tawon berukuran besar tersebut berhasil diturunkan, sarang kemudian diamankan agar tidak kembali membahayakan lingkungan sekitar.

Petugas mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan sarang tawon berukuran besar di sekitar rumah demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

(Regi/Wawan H)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles