Nanggung l Jurnal Bogor
Gedung sekolah di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor masih saja dibiarkan rusak meskipun setiap tahunnya seringkali diusulkan untuk perbaikan. Kali ini, kondisi gedung SDN Sukamaju 08 di Desa Kalongliud, Nanggung telah lapuk dan plafon terpaksa harus ditopang menggunakan batang bambu. Hal ini dilakukan bukan tanpa sebab, karena pihak sekolah mengkhawatirkan gedung sekolah yang menahan beban berat itu sewaktu- waktu bisa saja ambruk.
Kondisi bangunan sekolah seperti ini merupakan potret buram fasilitas pendidikan yang membahayakan keselamatan siswa dan guru. Pihak sekolah mengakui kondisi bangunan lapuk membuat mereka tidak tenang, apalagi ketika hujan turun sehingga sejumlah murid pun disarankan untuk pulang ke rumah masing- masing.
”Keadaannya was-was aja. Ada kekhawatiran bangunan sekolah itu seketika terjadi ambruk,” kata Kepala Sekolah SDN Sukamaju 08 Tintin kepada Jurnal Bogor, Kamis (6/8/2026).
”Mending kalau ambruknya malam hari. Kebayang gak coba, kalau di jam belajar terus bangunan itu ambruk mengakibatkan banyaknya korban,” ungkapnya lagi.
Tintin yang sudah tiga tahun menjabat sebagai kepala sekolah di SDN Sukamaju 08 mengaku, seringkali mengajukan perbaikan sekolahnya yang sekian hari kondisinya sangat memperihatinkan itu.
”Sering diajukan pembangunan hingga ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Bahkan tahun lalu, diusulkan juga ke anggota Dewan tetapi sudah bulan Agustus ini kabar baik untuk pembangunan gedung sampai hari belum ada realisasinya,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman mengaku, gedung SDN Sukamaju 08 yang berada di wilayahya memang termasuk skala prioritas pembangunan melalui usulan di Musrenbang yang digelar di desanya.
”Dari tahun 2024 -2025 diusulan itu masuk skala prioritas namun sampai hari ini sekolah SDN Sukamaju 08 masih belum ada perbaikan,” pungkasnya.
** Arip Ekon


