27.6 C
Bogor
Saturday, June 22, 2024

Buy now

spot_img

Meriahkan Mapag Mulud, Warga Lemah Duhur Tumpah ke Jalan

Caringin|Jurnal Bogor
Warga Desa Lemah Duhur, Caringin, Kabupaten Bogor, tumpah ruah menyaksikan dan mengikuti pawai dongdang dalam kegiatan Mapag Bulan Mulud tahun 2023. Kegiatan tahunan itu dilaksanakan di Jalan Cimande – Cikodok.

Acara mapag bulan mulud kali ini mengambil tema “Meningkatkan Rasa Cinta Generasi muda Terhadap Tradisi Seni dan Budaya. Tujuannya sendiri untuk menyambut datangnya bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pantauan Jurnal Bogor, sejumlah warga membawa hasil bumi yang dihiasi dengan dongdang seperti sayuran, beras, buah-buahan dan yang lainnya untuk dibawa ke balai Desa Lemah Duhur.

Tidak hanya itu, perwakilan Pemerintahan Desa se-Kecamatan Caringin turut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan tersebut, salah satunya dengan mendatangkan kendaraan operasional ambulance dari masing-masing desa yang ada di wilayah Kecamatan Caringin.

“Intinya kegiatan ini untuk menyambut bulan Robiul Awal dan mapag bulan mulud serta pagelaran pentas seni budaya Cimande,” kata Kepala Desa Lemah Duhur Ujang Najmudin, Minggu (17/9/2023).

Menurutnya, setiap tahunnya ada perubahan dalam kegiatan mapag bulan mulud, seperti pada tahun sekarang jumlah peserta yang ikut memeriahkan acara ini sangat fantastis.

“Alhamdulillah, untuk tahun sekarang ada perubahan yakni bertambah meriah dan semangat. Apalagi ada 36 personil RT, para pelajar dari berbagai sekolah, santri dari pesantren, karang taruna dan lainnya,” ujarnya.

Dari 36 RT, kata Ujang, setidaknya ada 39 dongdang yang turut memeriahkan acara tersebut. Jumlah dongdang ini nantinya bakal dinilai oleh pihak panitia.

“Ya, ada penilaian nantinya untuk nominasi ke 1, 2 dan 3. Pada intinya apa yang kami lakukan itu guna “ngamumule” budaya leluhur Cimande antara Desa Lemah Duhur dan Desa Cimande. Tujuannya untuk memperlerat silaturahmi di Lemah Duhur ini ada beberapa lingkung seni dan para budayawannya ada di Desa Cimande,” terangnya.

Ujang menjelaskan, selama masih dianggarkan dalam dana desa, kegiatan mapag bulan mulud akan terus dilanjutkan, apalagi hal ini sudah berjalan selama lima tahun.

“Saya berharap, kedepan bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya meskipun jika saat nanti saya sudah tidak menjabat lagi, karena ini pelestarian budaya kami,” jelasnya.

Sementara, Camat Caringin Endi Rismawan, mengapresiai atas apa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Lemah Duhur dan bisa diikuti oleh desa-desa lain khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Caringin.

“Ini program satu kegiatan tapi bisa dua dilaksanakan, dimana selain mapag bulan mulud atau menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW, juga ngamumule budaya. Terlebih Cimande ini sudah menjadi ikon tersendiri, bukan nasional lagi tapi sudah mendunia seperti Silat Cimande,” terang Endi.

** Dede Suhendar

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles