Warga Desa Jonggol Korban Abrasi Siap Relokasi 

0

Jonggol | Jurnal Bogor 

Sebanyak 14 rumah korban abrasi Kali Cipamingkis, Desa Jonggol, Jonggol, Kabupaten Bogor siap untuk direlokasi ke Kampung Jeprah, Desa Jonggol, yang lokasinya tergolong aman.

Kepala Desa Jonggol, Yofie M Safri mengatakan, saat ini sedang dilakukan perataan untuk lahan yang menjadi tempat relokasi 14 rumah tersebut. Dimana mereka memang sudah secepatnya harus segera direlokasi.

“Alhamdulilah anggaran sudah turun sebesar 60 juta untuk 1 unit tanah dan bangunan, kami dari Pemdes berusaha dengan anggaran yang pas-pasan tersebut agar warga bisa memiliki tempat tinggal lagi yang layak,” papar Yofi sapaan akrabnya kepada Jurnal Bogor, Selasa (06/12).

Walupun sudah ada lokasi untuk relokasi, sambung Yofi, namun pihaknya masih punya PR lagi. Mengingat, tidak semua rumah itu posisinya di pinggir jalan sehingga dengan anggaran yang demikian juga dipikirkan agar warga bisa ada akses jalan menuju rumahnya.

“Rencana akan kami buat berhadapan seperti kavling perumahan pada umumnya, jadi row jalan itu hanya ada di tengah. Ya, jika memang anggaran yang diberikan DPKPP ini tidak mencukupi maka Pemdes akan mengalokasikan untuk pembanguan jalan memakai anggaran DD (dana desa),” ujarnya.

Sementara Camat Jonggol Andri Rahman mengatakan, jika nanti sudah direlokasi diminta masyarakat untuk tidak kembali lagi ke lahan yang terkena abrasi Sungai Cipamingkis tersebut. Walaupun statusnya lahan itu masih milik warga, tapi tidak untuk jadi tempat tinggal.

“Sudah kita himbau, dan kami akan minta RT dan RW untuk aktif mengingatkan jika nantinya ada warga yang bandel dan nekat tinggal disana. Mengingat, musibah bisa kapan saja terjadi, pemerintah sudah menyiapkan tempat untuk tinggal yang lebih aman,” paparnya.

Andri mengajak sama-sama mengingatkan, jangan sampai warga desa yang sudah direlokasi kembali lagi ke tanahnya yang terkena abrasi. “Harus saling jaga dan saling mengingatkan, jangan menunggu ada korban jiwa,” pungkas Andri.

** Nay Nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here