Soal Volume Drainase tak Balance, Achmad Fathoni: Aneh 

0

Citeureup | Jurnal  Bogor 

Perihal ketidaksingkronan volume pada pembuatan drainase atau gorong-gorong di jalur jalan Citeureup-Sukamakmur membuat anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni geleng-geleng kepala.

Achmad Fathon

Achmad Fathoni mengatakan aneh jika seorang konsultan perencana membuat volume tidak seimbang atau tak balance dalam pembuatan saluran drainase padalah itu adalah hitung-hitungan yang sangat mudah.

“Ini aneh ya. Sebenarnya kan sangat sederhana, kalau memang urusannya anggaran, masa sih cuma nambah tutup 40 meter kagak bisa diusahakan,” cetus Fathoni biasa disapa kepada Jurnal Bogor, Senin (15/08/22).

Menurutnya, sebagai seorang profesional dalam menentukan volume apalagi sudah ditunjuk sebagai konsultan perencana bisa mengestimasi berapa besar luasan dan kebutuhan udict dan serta tutupnya mengingat jumlah besaran anggarannya tidak terlalu besar.

“Saya rasa ini kaitannya pada kebijakan dinas terkait penganggaran dan pemilihan prioritas pekerjaan, mohon dinas segera perbaiki ini. Saya coba komunikasikan, jangan sampai akibat dari tidak ada tutup pada udict drainase ada timbul kecelakaan,” pungkas politisi PKS tersebut.

Pemerhati Tata Ruang dan Bangunan, Heri K.H mengatakan ketidaksingkronan volume dalam sebuah pembangunan itu sudah mencerminkan jika perencana tidak turun untuk survei lapangan.

“Kalau dia turun tidak mungkin salah ngitung dan kalau dia betul menghitung pun masa iya gak bisa mensinkronkan antara u-dict dan tutupnya bisa tidak balance, apalagi ini hanya skala kecil,” papar Heri.

Nah disini, kata dia, harus ada keterbukaan dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor terutama Bidang Jalan dan Jembatan dimana menjelaskan siapa yang berkewajiban menjadi konsultan perencana apakah dari pihak ke-3 atau dari internal mereka.

“Jangan sampai konsultan perencana itu hanya kerja dibalik meja dan bikin gambar dari copy paste bahan yang tahun-tahun sebelumnya, ini harus ditelisik,” pungkas Heri.

** Nay Nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here