Setelah Berjuang Keras, Akhirnya Kelas Jauh SMPN 3 Citeureup Terwujud 

0

Citeureup | Jurnal Bogor 

Kades Leuwinutug Deden Saepul Hamdi terus berupaya dalam mewujudkan impian masyarakat Desa Leuwinutug dalam bidang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Karena SMP menjadi permasalahan yang sudah diupayakan kurang lebih 30 tahun. Kini sedikit lega dengan dibukanya kelas jauh SMPN 3 Citeureup di SDN Leuwinutug 3.

“Desa Leuwinutug ditetapkan menjadi kawasan industri karena banyaknya perusahaan yang berdiri di Desa Leuwinutug diantaranya Kawasan Industri Bogorindo. Namun faktanya penyerapan tenaga kerja sangat minim salah satu permasalahannya adalah tingkat pendidikan,” ujar Kang Denz kepada Jurnal Bogor, Sabtu (02/07/22).

Menurutnya, kesulitan warga Desa Leuwinutug untuk mendapatkan pendidikan yang layak wajib 9 tahun sangat sulit untuk didapatkan warganya, apalagi dengan adanya sistem zonasi dan dirasakan langsung oleh anaknya sendiri ketika akan masuk SMPN itu sangat sulit.

 Jarak ke SMPN 3 Citeureup kurang lebih 4 kilometer dan tidak masuk zonasi sedangkan ke SMPN Babakan Madang sudah beda kecamatan. Untuk itu kami bersama para aparatur lembaga, tokoh masyarakat dan APDESI Kecamatan Citeureup terus mendorong agar terwujudnya SMPN 3 Citeureup di Desa Leuwinutug,” ujarnya.

Alhamdulillah, kata dia, setelah melalui rangkaian perjuangan yang panjang serta dibantu dan di dorong Camat Citeureup Ridwan Said, S.STP, Msi dan jajaran kecamatan serta bekerjasama dengan SMPN 3 Citeureup dan SDN Leuwinutug III, akhirnya masyarakat Leuwinutug bisa sedikit lega dengan dibukanya kelas jauh SMPN 3 Citeureup di SDN Leuwinutug 3.

Ridwan Said mengaku mengakomodir usulan masyarakat apalagi terkait pendidikan adalah nasib anak bangsa selain itu Desa Leuwinutug memang sangat kesulitan untuk mendaftar ke SMPN yang ada di Citeureup karena posisi Desa Leuwinutug adalah perbatasan antara Kecamatan Babakan Madang dan Citeureup.

“Untuk itu harapan saya agar SMPN 3 Citeureup segara terwujud di Desa Leuwinutug. Sebagai Pemerintah Kecamatan Citeureup kami akan mendorong apa yang menjadi impian Pemerintah Desa Leuwinutug, apalagi upaya ini untuk mencerdaskan anak bangsa dan sudah sangat diimpikan selama puluhan tahun, dengan adanya program kelas jauh ini kami berharap kesulitan yang dirasa warga Desa Leuwinutug khusunya mendapatkan jalan keluar,” papar Ridwan Said.

Kepala Sekolah SDN Leuwinutug 3 Suhendar menambahkan, para kepala sekolah SD yang ada di Desa Leuwinutug sangat mendukung dengan adanya kelas jauh SMPN 3 Citeureup karena menjadi solusi untuk anak murid yang lulus. 

“Karena selama ini kami kebingungan untuk mendaftarkan mereka ke tingkat selanjutnya, kurang lebih ada 400 siswa yang lulus dari 5 sekolah SD dan MI Islamiyah yang ada di Desa Leuwinutig. Semoga dengan diadakannya kelas jauh SMPN 3 Citeureup dapat terwujud di Desa Leuwinutug,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here