Nestapa Pensiunan Polisi di Ciampea yang Gagal Mendaftar Vaksin Karena NIK

0

Ciampea | Jurnal Bogor

Persoalan NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang tidak bisa digunakan saat mendaftar vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor dialami seorang pensiunan polisi bernama Siswandi. Warga Perumahan Griya Salak Endah di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea ini mengaku hanya dia saja di keluarganya yang belum divaksin, untuk istri dan anaknya saat mendaftar vaksinasi tidak ada masalah dalam NIK.

Masalahnya, ia merasa khawatir karena sampai saat ini belum dilakukan vaksinasi. “Jadi ketahuannya NIK saya digunakan oleh orang lain pada saat saya akan melaksanakan vaksin karena Puskesmas mengakses data saya munculnya nama Sudarno, jadi saya tidak bisa divaksin. Belum dapat divaksin ya saya khawatir, ditambah saya tidak bisa ke mana-mana, karena kan kalau keluar harus ada sertifikat vaksin,” kata Siswandi.

Siswandi akan terus berusaha mencari alamat yang menggunakan NIK-nya sehingga berimbas pada dirinya sampai saat ini belum dapat dilakukan vaksinasi. “Saya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Kemendagri bahwa jawabannya untuk vaksinasi itu datanya dari Kemenkes tidak menggunakan data dari Disdukcapil,” katanya.

Untuk itu dia berharap persoalan ini bisa segera ada solusinya agar dirinya bisa segera mendapatkan dosis vaksin. “Karena saya belum divaksinas hingga saat ini saya gak bisa kemana-mana dan setiap hari mengurus kebun karena kemana mana belum divaksin,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here