Terapi Ikan Tren di Tempat Wisata, Bisa Merangsang Simpul-simpul Syaraf

0

Parung | Jurnal Inspirasi

Terapi ikan saat ini tengah tren. Pasalnya, hampir setiap tempat wisata saat ini pasti bisa dijumpai tempat yang menyediakan terapi ikan. Termasuk salah satu tempat terapi ikan di Tempat Wisata Wana Gria Pantai Buatan yang ada di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

“Terapi ikan yang sudah ada 4 tahun itu hampir setiap harinya banyak dikunjungi,” ujar Pandi, salah satu pengelola wisata Wana Gria.

Diketahui terapi ikan atau Fish Spa menjadi sebuah inovasi baru dalam pengobatan alternatif dengan menggunakan ikan Garra Rufa atau ikan Talapia. Ikan berukuran kecil tersebut memiliki julukan “ikan dokter” karena bisa memberikan efek kesehatan pada manusia.

Begitu Anda mencelupkan kedua kaki ke dalam kolam maka gerombolan ikan akan langsung menyerbu dan menggigiti kaki tersebut. Lalu apakah memang benar terapi ikan membawa banyak manfaat baik bagi kesehatan?.

Manfaat terapi ikan menurut salah satu pemilik terapi ikan ditempat wisata wana Gria Pantai Buatan yaitu bisa mengangkat sel kulit mati, memperlancar peredaran darah, mengobati rasa pegal dan kesemutan, menghaluskan kulit, menghilangkan tumbuhnya sel liar, mengurangi tumpukan lemak, dan dapat merangsang simpul-simpul  syaraf yang melemah sehingga menjadi sensitif kembali  yang pada akhirnya dapat menyembuhkan  suatu penyakit. Karena simpul syaraf pada kaki terhubung dengan organ vital pada tubuh kita.

Sementara menurut salah seorang pengunjung Rina (36) asal Semplak, Bogor, ia mengaku baru pertama kali datang ke lokasi wisata pantai buatan dan saat datang ada tempat terapi ikan dan ia bersama keluarganya langsung mencoba untuk ikut terapi.

“Saya langsung kesini  bersama keluarga untuk mencoba terapi ikan ini, geli sih rasanya  ikan pada datang langsung menghampiri kaki kita saat dimasukan ke kolam terapi itu, katanya sih kalau sekali belum terasa manfaatnya harus berkali kali nanti saya coba lagi, ini bayar 10 ribu waktunya 20 menit sekali terapi,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here