Institut Tazkia Kembali Dipercaya Kaltim Didik Putra-Putri Terbaiknya

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Institut Tazkia mengadakan acara pelepasan dan serah terima beasiswa mahasiswa utusan daerah Provinsi Kalimantan Timur dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid di Gedung Aula Kampus Utama Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Jumat (2/10).

Sebelumnya pada tahun lalu, Kampus Tazkia  mendapat kepercayaan untuk mendidik putra/i terbaik daerah Kaltim, tahun ini Tazkia kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerima angkatan kedua yang kelak akan menjadi ahli Ekonomi Syariah yang mampu membantu perkembangan sektor-sektor industri halal di provinsi tersebut.

Acara pelepasan dan serah terima ini langsung dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dan Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim, Tuntas Iman Hidayat beserta jajaran stafnya.

Rektor Institut Tazkia, Murniati Mukhkisin menekankan kepada seluruh mahasiswa/i penerima beasiswa untuk bersungguh-sungguh dan mengerahkan usaha yang maksimal dalam mengikuti proses pembelajaran selama di Tazkia, baik di dalam kelas maupun di luar kelas sebagai bentuk syukur atas beasiswa yang telah diberikan oleh Pemprov Kaltim.

“Sehingga ketika nanti kalian lulus dan kembali ke daerah masing-masing, kalian mampu menjadi agen terdepan dalam dakwah Ekonomi Syariah dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah (Kalimantan Timur),” tegas Murniati.

“Kampus Tazkia insya Allah akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh mahasiswa, baik dalam pendidikan keilmuan maupun pendidikan karakter (keislaman) agar seluruh mahasiswa dapat menjadi pribadi yang santun, tangguh dan siap berkontribusi dalam perkembangan Ekonomi Indonesia (terutama Provinsi Kaltim),” lanjut Murniati.

Sementara Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi, mengucap terima kasih  kepada Institut Tazkia yang sudah kembali berkenan menerima dan mendidik putra putri utusan daerah Kalimantan Timur.

Hadi juga berjanji akan berusaha mengirimkan kembali 145 mahasiswa dari Kalimantan Timur ke Institut Tazkia pada tahun depan sebagai bentuk kepercayaan akan kualitas dan komitmen Tazkia dalam pendidikan dan penyiapan SDM dalam bidang ekonomi syariah.

“Saya berpesan kepada 55 putra/i terbaik daerah yang hadir disini, tentang 3 hal yang harus adik-adik pegang selama mengikuti perkuliahan di Tazkia, yaitu kerja keras, cinta, dan doa. Kerja keras yang dimaksud adalah kerja keras yang didasari rasa tulus, ikhlas, profesional dan memiliki cita-cita jauh kedepan”.

“Kemudian, cinta yang mendeskripsikan bagaimana setiap mahasiswa/i dapat selalu mencintai apa yang dikerjakan. Terakhir, berdoa terutama doa dan restu dari orangtua (ibu) kita, karena doa itulah yang menjadikan Allah ridho atas segala kerja keras dan usaha yang kita lakukan berbuah manfaat dan kesuksesan,” pesan Hadi kepada seluruh mahasiswa utusan daerah.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dari masing-masing pihak sebagai tanda program ini mulai berjalan untuk pertama kali bagi kedua institusi ini dan juga motivasi dan doa yang secara spesial langsung disampaikan oleh Muhammad Syafii Antonio selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia.

“Beasiswa ini adalah sebuah hal yang harus sangat disyukuri oleh para mahasiswa dengan cara mengikuti proses pembalajaran di Tazkia dengan maksimal. Bapak doakan semua mahasiswa dapat mengemban amanah beasiswa ini dengan baik dan kedepannya para mahasiswa dapat menjadi mahasiswa yang berprestasi dan menjadi insan yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat (khususnya dalam bidang Ekonomi Islam),” pesan dan doa Syafii sebagai penutup acara.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here