Pergerakan Tanah Masih Terjadi, Warga Babakan Sukajaya Masih Was-was

0
Warga Babakan masih merasakan pegerakan tanah.

JURNAL INSPIRASI – Warga di Kampung Babakan, RT 01 RW 10, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya saat ini masih merasa was-was. Pasalnya sejak Kamis (28/10) hingga Senin (1/11), pegerakan tanah masih terus terjadi apalagi belakangan ini terus turun hujan.

Hal itu diungkapkan warga yang rumahnya hancur, Iyus bahwa hingga kini pergerakan tanah masih terus terjadi bahkan kondisinya semakin parah. “Setiap hari ada pergerakan tanah bahkan istilahnya tiap menit itu ada pergerakan tanah,” ungkap Iyus kepada wartawan, Senin (01/11/2021).

Kalau hujan turun, warga sekitar lokasi kejadian mengungsi ke rumah tetangganya yang lebih aman ke tenda pengungsian. “Kita kalau ada hujan, kita (warga) mengungsi tidak menempati rumah sendiri karena takut dan khawatir soalnya kan kalau hujan itu drastis perubahannya,” kata Iyus.

BACA JUGA: Tirta Pakuan Minimalisir Kesalahan Pembacaan Meter Air

Untuk bantuan logistik, Iyus menyampaikan, para korban sudah mendapat bantuan logistik, meksipun demikian warga berharap pemerintah turun langsung melihat kondisi warga di sini yang rumahnya hancur.

“Pemerintah lihat langsung ke sini, jangan hanya melihat kabar berita saja, lebih baik turun ke lapangan biar lebih jelas kami mengharapkan kedatangannya,” ucap Iyus.

Senada dengan Iyus, warga korban lainnya, Eli mengatakan, pasca kejadian itu ibunya, Jenah diungsikan ke rumah saudaranya di wilayah Bogor.

BACA JUGA: Survei Hasil Pekerjaan Samisade PT PPE, Hadi: Saya Tidak Kecewa Hanya Kurang Puas

“Saya juga kalau hujan mah ngungsi ke rumah tetangga, saya masih takut soalnya saya juga panik disini saudara pada jauh,” katanya.

Eli menyampaikan, harapannya kepada pemerintah dapat membantu penggantian rumahnya yang saat ini kondisinya rusak parah. “Saya mah harapannya dapat penggantian rumah dari pemerintah, tidak mau Huntara-huntara seperti yang lain karena kalau Huntara itu kan hanya sementara saja. Saya harapan ke pemerintah diganti rumah lagi,” harap Eli.

Sementara itu, Kepala Desa Harkatjaya Neneng Mulyati mengatakan, rumah warga rusak berat sekitar 15 rumah dan yang rusak sedang sekitar 23 rumah. Pergeseran tanah higga kini masih terus terjadi bahkan semakin melebar.

BACA JUGA: Dari Samisade, Desa Balekambang Bisa Bangun Jalan dan Jembatan

“Alhamdulillah bantuan (logistik) dari mulai 2 hari ini sudah masuk ya, dari mulai Pak Camat, dari teman-teman kepala desa, dari Kampung Siaga Bencana dan insya Allah siang ini ada bentuan yang turun dari rekan-rekan,” ucapnya.

Neneng Mulyati mengatakan, masyarakat sekitar akan direlokasi tentunya butuh kajian dari beberapa lembaga pemerintah. “Nanti kita akan konsultasi dulu dan akan mengkaji dari tim BPBD Kabupaten Bogor dan juga tim Geologi,” pungkasnya.

**cepikurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here