Galian Tanah Ilegal di Tajur Halang Ditutup Paksa Pol PP

0

Tajur Halang | Jurnal Inspirasi

Pol PP Kabupaten Bogor dan Kecamatan Tajur Halang serta Kecamatan Kemang menutup paksa lokasi galian C di Kampung Jampang RT 01 RW 10, Desa Kalisuren, Kecamatan Tajur Halang pada Senin sore (4/1/2021). Diduga galian C yang baru 2 hari beroperasi tidak berizin sehingga terpaksa ditutup dengan digarisi PPNS Kabupaten Bogor.

“Kami tutup karena  adanya aduan dari masyarakat dan Camat Tajur Halang bahwa ada puluhan truk yang hilir mudik dari sore hingga malam hari yang mengangkut tanah merah dari galian C di wilayah Tajur Halang sehingga menganggu ketertiban umum,” tegas Kasi Ops Pol PP Kabupaten Bogor, Rahma.

Rahma menegaskan alasanya menutup galian C  dan menghentikan kegiatan itu, lantaran galian C tersebut tidak berizin dan menganggu ketertiban umum, sehingga pihaknya pun memberikan garis PPNS. “Jangan sampai ada yang merusak apalagi kegiatan ini (galian) beroperasi lagi sebelum perizinannya ditempuh,” tegasnya.

Sementara ditemui di lokasi, Ishak yang mengaku penanggung jawab alat dan transportasi pengangkut tanah bahwa untuk soal perizinan ia tidak mengetahui. “Saya hanya bagian penanggung jawab alat dan armada aja kalau perzinan gak tahu ada lagi orangnya,” kata Ishak.

Ishak mengaku tanah merah dari Tajur Halang ini akan dibawa untuk pengurukan proyek Pantai Indah Kapuk Jakarta. “Tanah ini dibawa untuk Proyek PIK atau Pantai Indah Kapuk,” ujarnya.

Sedangkan warga sekitar Kudel (30) mengaku, ia dan warga sekitar hanya kuli menutup terpal dan beri upah sebesar Rp 8 ribu rupiah /mobil. “Saya dan warga hanya kuli nutup terpal diupah Rp 8 ribu per truk kalau tanah ini katanya punya orang Depok,” ujarnya.

Sementara dari pantauan, akibat adanya galian C tersebut jalan Bomang yang belum lama dikerjakan dari pintu masuk terlihat dilintasi truk tronton yang bermuatan tanah. Sehingga dikhawatirkan jalan yang belum diresmikan itu rusak kembali adanya truk tronton yang melintas di jalan tersebut.

**  Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here