Jakarta Jadi Kota Transportasi Terbaik Dunia

0
109

Jakarta | Jurnal Inspirasi

DKI Jakarta meraih Sustainable Transport Award (STA) 2021 atas program integrasi antarmoda transportasi umum publik yang terus dikembangkan. Kota pemenang STA ini diumumkan saat konferensi transportasi internasional, MOBILIZE 2020 yang digelar secara virtual pada 26, 28 dan 30 Oktober 2020.

Kini, Jakarta dipimpin oleh Anies Baswedan, menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang memenangkan penghargaan STA mengalahkan kota-kota besar dunia, setelah tahun lalu menduduki peringkat kedua atau mendapat gelar ‘Honorable Mention’.

Anies mengaku bangga terhadap Jakarta yang terus berkomitmen untuk mengupayakan sistem transportasi berkelanjutan yang tujuan akhirnya adalah kenyamanan warga.

“Alhamdulillah, Jakarta terpilih sebagai kota terbaik dunia dalam Sustainable Transport Award 2021. Saya turut berbangga dengan pencapaian Jakarta dalam peningkatan inovasi transportasi terintegrasi,” ungkap Anies Baswedan yang dikutip dari laman resmi Dishub Jakarta.

Lebih lanjut Anies menjelaskan bahwa hal ini adalah pengingat bahwa kami harus terus berupaya meningkatkan layanan transportasi yang sudah ada, sehingga kenyamanan warga dalam bertransportasi terjamin.

Dalam setahun terakhir, lanjut Gubernur Anies, jajaran Pemprov DKI Jakarta, BUMD, dan para pemangku kepentingan transportasi Jakarta dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan mutu transportasi di Jakarta.

Di antaranya, perluasan jalur dan penambahan fasilitas sepeda, revitalisasi halte dan trotoar, penataan fasilitas pejalan kaki di kampung-kampung, dan integrasi berbagai moda transportasi publik.

“Jakarta terus berinovasi dan berhasil mengalahkan puluhan kota besar dunia lainnya, seperti Auckland, Bogota, Buenos Aires, Charlotte, Frankfurt, Moscow, San Francisco dan Sao Paulo,” tambahnya.

STA 2021 ini adalah kemenangan warga Jakarta, tak lepas dari kolaborasi dengan warga, pegiat transportasi untuk desain wayfinding, inovasi bus listrik, dan mikrotrans AC. 

Peningkatan pesat jumlah pengguna transportasi publik Jakarta bahkan sempat mencapai rekor baru 1 juta pelanggan harian TransJakarta pada Februari lalu sebelum pandemi.

“Pandemi tahun ini memang memaksa kita beradaptasi, dengan pembatasan kapasitas transportasi publik dan protokol kesehatan ketat. Tapi, positifnya pada saat pandemi ini, pesepeda di kota Jakarta justru meningkat pesat,” pungkas Anies.

** ass

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here