BBPP Batu Ikuti Hari Krida Pertanian Melalui Virtual

0
39

Malang | Jurnal Inspirasi
Hari Krida Pertanian (HKP) ke-48 jatuh pada Selasa,  21 Juni 2020 menjadi momentum bergesernya pola pertanian tradisional menuju pertanian modern. Pangan menjadi prioritas bagi negara, 267 juta rakyat masih akan terus butuh makan. Pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tapi juga sosial ekonomi. Dimensi sosial dan ekonomi masyarakat pun turut bersinggungan dengan ketahanan pangan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terus mengajak para petani dan masyarakat untuk membangun optimisme sektor pertanian. Hal ini penting agar masyarakat sadar bahwa pangan tidak boleh berhenti berproduksi.

Mentan pun mengajak para petani dan masyarakat untuk terus membangun optimisme pada pertanian, di mana sektor ini tidak boleh berhenti berproduksi, terutama untuk memenuhi gizi dan pangan di masa pandemi. Menurut SYL, roda pertanian harus terus bergerak demi terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat. Untuk pemenuhan itu, peningkatan produksi menjadi sebuah kewajiban dalam menghadapi tatanan kehidupan baru.

Dalam kaitannya dengan peringatan Hari Krida Pertanian Kepala Badan PPSDMP, Prof Dedi Nursamsi yang dihubungan melalui sambungan telpon mengatakan Hari Krida Pertanian ke 48 harus menjadi momentum bergesernya pola pertanian tradisional menjadi pola pertanian modern, dimana inovasi dan teknologi akan menjadi panglimanya. Pertanian tidak boleh lagi dilakukan dengan cara-cara lama dan berpola tradisional, namun harus berubah menjadi lebih modern.

Kapasitas Sumber Daya manusia terus digenjot agar menjadi insan yang profesional, mandiri dan berdayasaing sehingga terwujud kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani.

Sementara Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Dr. Wasis Sarjono, S.Tp, M.Si mengatakan, Hari Krida Pertanian menjadi momen bagi kita sebagai insan pertanian untuk bersyukur atas hasil yang diperoleh, mengevaluasi, dan menyusun rencana kerja selanjutnya  agar dapat meraih hasil yang lebih baik ke depan.

Sekalipun Hari Krida Pertanian tahun ini menjadi sangat istimewa  karena berkaitan dengan duka yang dialami dunia sebagai akibat pandemi covid-19. Akhirnya kita berharap semoga Allah memberi kekuatan kepada kita untuk melawan pandemi covid 19 agar ketersediaan pangan masyarakat terpenuhi dengan baik.

** T2S/WH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here