26.2 C
Bogor
Monday, February 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 60

KAI Tambah 3 KRL Baru dari China

0

jurnalinspirasi.co.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Tbk akan mulai mengoperasikan tiga rangkaian kereta rel listrik (KRL) dari China pada bulan ini.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan, tiga kereta tersebut bakal beroperasi setelah menjalani kualifikasi teknis Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dengan tiga tambahan kereta baru tersebut, ada 11 kereta dari China yang sebelumnya dipesan dan akan beroperasi.

“Kita sudah order kepada RRC China itu 11 train set, di mana yang 11 train set itu 8 sudah kita operasikan secara penuh. Tiga sedang melalui technical qualification dengan DJKA, di bulan ini kita akan operasikan 3 lagi,” kata Bobby di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kontan, Selasa (4/11).

“Jadi total sampai akhir tahun kita akan operasikan 11,” imbuhnya.

Selain dari China, KAI juga sudah memesan 12 rangkaian KRL dari PT Industri Kereta Api (INKA). Dari jumlah tersebut, empat rangkaian sudah diterima oleh KAI.

“Sudah order kepada INKA 12 train set. Nah, sementara dengan INKA kita sudah terima 4 train set dari INKA, which is sekarang sedang kita lakukan uji teknisnya,” ucap Bobby.

Nantinya, 12 rangkaian kereta akan beroperasi penuh pada pertengahan tahun depan.

“Target dengan kereta INKA sampai dengan pertengahan tahun depan sudah akan beroperasi 12,” tandas Bobby. ded

Refly Harun: Demokrasi Indonesia Dikuasai Elite, Rakyat Hanya Penonton

0

jurnalinspirasi.co.id – Kanal Refly Harun berjudul “PRABOWO KALAH TELAK?! LANGKAH JKW INI BIKIN SEMUA TUNDUK?! PARA TOKOH BONGKAR!” pada Senin 3 November 2025, telah ditonton lebih dari 30 ribu kali dan mendapat 800 tanda suka itu menyoroti kondisi demokrasi Indonesia yang dinilai makin elitis.

Refly Harun menegaskan demokrasi saat ini hanya menguntungkan segelintir elite. “Kita menyaksikan demokrasi yang hanya melayani segelintir elite, sementara rakyat hanya jadi penonton,” ujarnya dikutip oleh Jurnalbogor dari kanal Youtube Refly Harun.

Ia menilai legitimasi pemerintahan tak cukup berdasarkan hasil pemilu. “Legitimasi bukan hanya angka kemenangan, tapi rasa keadilan publik,” tegas Refly.

Refly juga menyoroti bahaya konsentrasi kekuasaan pada satu figur yang membuat lembaga negara kehilangan makna. “Kalau semua kebijakan bersumber dari satu pusat kuasa, itu bukan republik, tapi kerajaan gaya baru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Refly menyinggung praktik nepotisme yang melemahkan meritokrasi dan keadilan sosial. “Anak muda yang berkompeten tersingkir bukan karena tak mampu, tapi karena tak punya koneksi,” katanya.

Ia pun menilai penegakan hukum kini condong berpihak pada kekuasaan. “Aparat lebih takut pada kekuasaan daripada konstitusi,” ujarnya.

Menutup perbincangan, Refly menyerukan agar generasi muda berani bersuara. “Kritik itu tanda cinta pada republik. Kalau anak muda diam, oligarki akan menulis masa depan mereka dengan tinta ketidakadilan,” pungkasnya.

Refly menegaskan, masa depan demokrasi sejati hanya bisa dijaga bila rakyat kembali aktif merebut ruang partisipasi politiknya.  

(Fauzan Aziz/mg)

Jabar Junior League Grassroot Bangun Kompetisi Sehat Sejak Dini

0

jurnalinspirasi.co.id – Turnamen Jabar Junior League Grassroots 2025, di Bogor telah rampung. Persaingan di lapangan hijau benar-benar panas akhir pekan lalu. Selama dua hari, Sabtu (1/11) hingga Minggu (2/11) diikuti oleh ratusan pemain muda dari berbagai akademi, sekolah sepak bola dan klub, beradu taktik Regional Series wilayah Puncak Raya.

Bertempat di Lapangan Graha Waskita dan Lapangan Elang Bondol, Bogor, ajang pembinaan usia dini itu menghadirkan atmosfer kompetitif sekaligus menggairahkan. Dari babak grup hingga partai final, seluruh pertandingan berlangsung ketat dan sarat drama.

Delapan tim terbaik akhirnya memastikan langkah ke Championship Series Bandung yang akan digelar akhir November. Sementara itu, dari hasil turnamen di Bogor, berikut deretan juara regional puncak raya.

Pada kelompok usia (KU) 9 yang mewakili Bogor yakni Cibinong City dan Mutiara 97. KU 10, Bogor Raya dan NPK Cikampek. KU 11 Bogor City dan APB (Akademi Persib Bogor). Untuk di KU 12, ada Onestar SS dan Porsat Ciomas.

Para pemain tampil penuh determinasi. Gol-gol cepat, penyelamatan gemilang, dan selebrasi polos anak-anak menjadi warna tersendiri di turnamen yang mengusung semangat grassroots football ini.

Ketua Panitia, Yudi Muhamad Hakim menegaskan, tujuan utama turnamen bukan hanya soal trofi tapi, membangun karakter, kedisiplinan, dan semangat kompetisi sehat sejak usia dini.

“Intinya kami bangga melihat semangat luar biasa anak-anak dan dukungan besar dari para pelatih serta orang tua,” ujar Yudi.

Menurut dia, turnamen ini merupakan bukti nyata komitmen pembinaan sepak bola di level akar rumput. Ajang bergengsi yang diikuti berbagai SSB se-Jawa Barat itu diharapkan bisa menjadi wadah pembibitan pemain muda berbakat yang kelak memperkuat klub-klub profesional, bahkan Timnas Indonesia.

“Turnamen ini akan menjadi wadah pengembangan dan pencarian bakat muda dari berbagai wilayah khususnya di Tanah Pasundan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pertandingan, Rinal Taufik, menambahkan bahwa Jabar Junior League menjadi bagian penting dari peta pembinaan sepak bola daerah.

“Kami ingin setiap daerah punya kesempatan yang sama melahirkan talenta terbaik. Harapannya, mereka bisa menjadi aset sepak bola Jawa Barat, bahkan Indonesia,” ucap Rinal.

Usai seri Puncak Raya, rangkaian Regional Series Jabar Junior League 2025 bakal berlanjut ke tiga wilayah lain, Pantura (Cirebon), 9 November 2025 di Stadion Bima 1 dan 2. Kemudian lanjut Purwasukasi (Bekasi), pada 22 – 23 November 2025 di lapangan Ayah Sexy Arena & Lapangan Cijengkol. Untuk di wilayah Bandung Raya, dilaksanakan 29-30 November 2025 di Lapangan Progressif Arena.

“Para juara dari tiap wilayah ini nantinya akan kembali beradu di Championship Series Bandung untuk memperebutkan gelar Juara Jawa Barat 2025,” tandasnya.

** Fredy Kristianto | *

Bidik Rekor MURI, RSUD Raden Mohamad Noh Nur Leuwiliang Gelar Donor Darah Serentak Bersama ARSADA

0

,

jurnalinspirasi.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA), RSUD R. Mo. Noh Nur Leuwiliang berkolaborasi dengan ARSADA menggelar Kegiatan Donor Darah Rutin Nasional, Senin (3/11/2025).

Bertempat di Lantai 1 Gedung Ponegoro RSUD R. Mo. Noh Nur Leuwiliang, kegiatan ini menjadi bagian dari aksi sosial serentak di seluruh Rumah Sakit Daerah se-Indonesia. Ribuan tenaga kesehatan dan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan ini, yang menargetkan lebih dari 6.000 pendonor untuk memecahkan Rekor MURI sebagai kegiatan donor darah serentak dengan peserta terbanyak.

dr. Vitrie Winastri, S.H, MARS

Direktur RSUD R. Mo. Noh Nur Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri, S.H, MARS, menyampaikan apresiasinya atas semangat para peserta.

“Donor darah bukan hanya kegiatan rutin, tapi bentuk kepedulian nyata terhadap sesama. Melalui momentum HUT Seperempat Abad ARSADA ini, kami ingin terus menumbuhkan semangat berbagi untuk kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Eulis Wulantari, M. Epid, selaku dokter penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa aksi donor darah ini juga berperan penting menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami berharap kegiatan ini bisa mendorong masyarakat untuk rutin donor darah, karena manfaatnya besar dan prosesnya aman,” tuturnya.

Salah satu peserta donor, Muhammad Fawwaz Alfarizki (21), mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Saya ikut karena ingin membantu orang lain. Selain itu, katanya donor juga bagus buat kesehatan. Jadi sekalian bermanfaat,” ujarnya santai.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu berlangsung lancar dan penuh antusiasme hingga siang hari. Selain donor darah, peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan ringan serta edukasi mengenai manfaat donor bagi tubuh.

Melalui kegiatan ini, RSUD R. Mo. Noh Nur Leuwiliang menunjukkan semangat kolaborasi dan pengabdian terhadap masyarakat, sejalan dengan visi “ARSADA untuk Indonesia Sehat.”

(yev/rls)

Canggih! Air Minum Jepang Ini Berkhasiat Singkirkan Lemak Perut

0

jurnalisnpirasi.co.id – Negeri sakura kembali merilis inovasi produk yang mencuri perhatian. Terbaru, perusahaan minuman asal Jepang, Suntory, merilis produk air minum yang bernama Special Water atau Tokusui.

Berbeda dengan air minum biasa, air minum tersebut diklaim dapat membantu mengurangi lemak perut yang membandel, khususnya lemak visceral.

Produk tersebut termasuk dalam produk makanan fungsional, kategori khusus di Jepang untuk produsen mencantumkan manfaat kesehatan secara resmi pada makanan dan minuman yang dijual.

Dilansir dari Oddity Central, Senin (3/11), tokusui menyasar konsumen dengan gaya hidup yang kurang aktif. Seperti pekerja kantoran yang rentan mengalami penumpukan lemak, akibat pola makan dan aktivitas yang tidak teratur.

Pada minuman tersebut ditambahkan HMPA (3-(4-hydroxy-3-methoxyphenyl)propionic acid). Ini merupakan senyawa yang berasal dari fermentasi dedak padi.

Tokusui dikategorikan sebagai minuman ringan, bukan air mineral alami, dengan kandungan HMPA 23 mg per botol. Berdasarkan uji klinis resmi, konsumsi senyawa tersebut secara rutin dapat membantu memperbaiki distribusi lemak perut pada individu dengan indeks massa tubuh yang tinggi.

Secara tampilan dan rasa, Tokusui sangat mirip dengan air mineral biasa, yakni berwarna bening, nyaris tanpa rasa, tanpa kalori, bebas gula, dan bebas kafein. Namun, beberapa penguji produk itu mengatakan ada sedikit perbedaan rasa berupa aroma samar menyerupai air beras, tetapi tidak terlalu mengganggu.

Produk minuman tersebut dijual dalam kemasan 600 mililiter, dengan harga 150 yen atau sekitar Rp16.200 sebelum pajak, sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Minuman ini diprediksi akan menarik konsumen Jepang, terutama mereka yang mencari cara sederhana menjaga kesehatan tanpa mengubah kebiasaan minum harian.

Bupati Bogor Pimpin Rapat Perencanaan Penanaman Pohon di DAS Ciliwung dan Cikeas

0

jurnalinspoirasi.co.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin rapat perencanaan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dan Cikeas, pada Senin (3/11). Rapat ini bertujuan membahas langkah strategis pelestarian lingkungan serta upaya menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program penanggulangan bencana melalui penanaman vegetasi pada DAS kritis, yang dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor, TNI, BNPB, pelaku usaha, serta masyarakat.

“Ini ikhtiar dan upaya bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat mitigasi ketahanan daerah terhadap bencana, serta menghadirkan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan demi keselamatan serta masa depan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Dalam rapat tersebut, Bupati Bogor juga menyoroti pentingnya penentuan titik lokasi penanaman yang tepat dan memiliki izin resmi. Ia menegaskan agar seluruh kegiatan dilakukan secara tertib, sesuai peraturan, dan memperhatikan aspek keamanan serta teknis lapangan.

Selain itu, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon akan dilakukan secara serentak di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung dan Cikeas, melibatkan seluruh unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar. 

Lokasi prioritas antara lain wilayah Cisarua, Megamendung, hingga Kecamatan Bojong Kulur yang sebelumnya terdampak banjir.

Menurutnya, bahkan penanaman pohon juga akan dilakukan di seluruh objek wisata dan hotel di sepanjang bantaran sungai juga diwajibkan menanam pohon secara serentak di waktu yang sama.

Ia juga menegaskan bahwa pembiayaan kegiatan ini berasal dari berbagai sumber, termasuk BNPB, CSR perusahaan, hingga APBD Kabupaten Bogor, dengan target setiap desa menanam minimal satu hektare lahan hijau baru.

“Kita ingin semua pihak ikut bertanggung jawab. Mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat, harus menjadi bagian dari gerakan penghijauan ini,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam pelestarian lingkungan, pengendalian bencana, dan penguatan ketahanan ekologi di wilayah Kabupaten Bogor.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Komandan Kodim 0621, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta para camat dari wilayah terdampak DAS, yakni Cisarua, Megamendung, Ciawi, Sukaraja, Babakan Madang, dan Sukamakmur, serta Kepala Bagian SDA. (*) ded

Penjualan UMKM Laris Manis di Car Free Day Tegar Beriman

0

jurnalinspirasi.co.id – Kegiatan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat Kabupaten Bogor untuk berolahraga dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi berkah bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di zona UMKM. Sejak pagi, deretan stan kuliner tampak ramai dikunjungi warga yang menikmati suasana CFD di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Minggu (2/11/25).

Salah satu pelaku UMKM, Bunda Warung, penjual soto khas Bogor, mengaku dagangannya laris manis sejak pagi.

“Saya jualan soto Bogor, mulai dari jam enam pagi sudah ramai pembeli. Alhamdulillah, jam setengah sepuluh sudah habis,” ujar Bunda Warung dengan penuh semangat.

Ia menuturkan, keberadaan CFD memberikan dampak positif bagi para pedagang kecil.

Bunda Warung juga mengapresiasi fasilitas yang disediakan pemerintah di area CFD yang dinilainya nyaman bagi pedagang dan pengunjung.

“Bagus dan nyaman, bagi saya mah udah enak banget jualan di sini,” katanya.

Ia berharap kegiatan CFD Tegar Beriman dapat terus berlanjut dan semakin baik ke depannya.

“Terima kasih Bapak Bupati atas diadakannya Car Free Day. Mudah-mudahan seterusnya bisa seperti ini,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Rizky, pelaku UMKM penjual dimsum mentai. Ia mengaku datang sejak subuh dan bersyukur karena dagangannya cepat laris.

“Saya datang habis subuh, langsung rame. Alhamdulillah udah laris. Menurut saya, kegiatan Car Free Day ini bermanfaat banget buat UMKM. Banyak pengunjung dari berbagai kalangan, jadi ladang rezeki buat kami,” ujar Rizky.

“Terima kasih buat Pak Bupati Rudy Susmanto atas terselenggaranya acara ini. Semoga bisa terus berjalan dengan sukses dan damai sesuai harapan kita semua,” tuturnya.

Kegiatan CFD Tegar Beriman menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendorong pemulihan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM serta menciptakan ruang publik yang sehat, aktif, dan inklusif bagi masyarakat. (*) ded

Sastra Winara Ajak Warga Jaga Kebersihan di CFD: Kalau Bukan Kita Siapa Lagi?

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dalam pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman. Hal itu disampaikannya menyusul uji coba CFD kedua yang digelar Minggu (2/11/2025).

Sastra mengatakan, antusiasme masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tinggi perlu diimbangi dengan ketersediaan fasilitas memadai, terutama tempat sampah.

“Tentu evaluasi-evaluasi terus dilakukan. Mudah-mudahan minggu ketiga, pemerintah daerah bisa menyiapkan tempat sampah yang layak dan banyak,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Dia menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat demi kenyamanan di ruang publik.

“Yang penting kebersihan. Kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi yang jaga. Supaya masyarakat bisa nyaman dan aman,” jelasnya.

Meski demikian, Sastra mengapresiasi kegiatan CFD yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas olahraga.

“Alhamdulillah sejauh ini berjalan baik. Saya lihat banyak masyarakat yang semangat berolahraga. Dengan adanya CFD ini, mereka bisa sehat bersama,” tuturnya.

(**)

KPPI Bogor Rumuskan Strategi Lima Tahun untuk Penguatan Peran Politik Perempuan

0

Kabupaten Bogor | Jurnal Bogor – Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) tahun 2025 di Aruni Garden, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Fungsi dan Peran KPPI untuk Mendukung Pemerintah Kabupaten Bogor” ini menjadi ajang konsolidasi perempuan lintas partai dalam memperkuat kiprah dan kapasitas politik perempuan di tingkat daerah.

Rakercab dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Asep Fahrudin, M.M. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas konsistensi KPPI yang terus mendorong keterlibatan perempuan dalam politik dan pembangunan.

“Perempuan punya peran besar dalam menentukan arah kebijakan publik. KPPI hadir sebagai wadah penting untuk memperkuat kolaborasi perempuan lintas partai agar bisa memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujar Asep.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bogor, Sri Mulyati, serta Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Bogor, Inne Roswianita, yang memberikan dukungan terhadap sinergi antarorganisasi perempuan di Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Ketua KPPI Kabupaten Bogor masa bakti 2024–2029, Dian Wahyuni Siregar, menegaskan bahwa Rakercab bukan sekadar forum tahunan, melainkan momentum penting untuk menyusun arah dan strategi kerja organisasi ke depan.

“Kami ingin KPPI menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam mendorong kebijakan yang berperspektif gender dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Dian.

Melalui Rakercab 2025 ini, KPPI Kabupaten Bogor menghasilkan beberapa rumusan program kerja prioritas, antara lain penguatan kapasitas kader perempuan politik, peningkatan partisipasi perempuan di ruang publik, serta kolaborasi strategis dengan berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Bogor.

Ketua GOW Kabupaten Bogor, Sri Mulyati, menilai KPPI memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas politik perempuan.

“GOW siap bersinergi dengan KPPI dalam pelatihan kepemimpinan, edukasi politik, serta kegiatan sosial yang mendorong perempuan lebih aktif dan mandiri. Kami ingin gerakan perempuan di Bogor makin solid dan saling menguatkan,” ujar Sri Mulyati, Senin (3/1125).

Sri Mulyati juga menekankan pentingnya keberanian dan kepercayaan diri perempuan untuk tampil di ruang publik.

“Perempuan Bogor harus berani tampil dan percaya diri. Politik bukan sekadar kekuasaan, tetapi ruang untuk membawa perubahan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Mulailah dari langkah kecil, karena dari situ lahir perubahan besar,” tandasnya.

Melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan, KPPI Kabupaten Bogor berkomitmen menjadi motor penggerak bagi perempuan politik untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan. Yudi

Jane Nadeak Gercep Kukuhkan 11 DPC Solidarity Squad Guna Percepatan Program Kerja

0

jurnalinspirasi.co.id – Pascadilantik sebagai ketua DPD Solidarity Squad Kota Depok oleh daru DPP Pusat Solidarity Squad, Sabtu 18 Oktober 2025 lalu di Godong Ijo, Jl. Raya Cinangka No. 60, Serua, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Jane Nadeak A.Md.A.K berserta jajaran pengurus baru gercep susun langkah-langkah strategis agar tepat sasaran sesuai dengan visi misi Solidarity Squad yang berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam bidang sosial, lingkungan, dan kemanusiaan melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, Minggu (2/11/2025).

Jane menegaskan jika dirinya berserta jajaran pengurus DPD Solidarity Squad Kota Depok berharap bisa segera   mengukuhkan dan mensahkan 11 DPC yang telah tergabung dalam Solidarity Squad Kota Depok

“Saya dan pengurus DPD Solidarity Squad Kota Depok berharap bisa segera mengukuhkan 11 DPC yang telah tergabung saat ini dalam Solidarity Squad tapi tentunya kita menunggu arahan dari Mas Ketum ya,” ucap Jane.

Jane menambahkan mengingat waktu itu sangat terbatas jadi kita harapkan bisa dibarengi dengan rencana grand opening restorannya mas ketum

“Iya mengingat waktu itu sangat terbatas biar bisa langsung efektif terjun ke masyarakat maunya sih bareng dengan grand opening restorannya mas ketum tapi masih nunggu konfirmasi mas ketum untuk tanggal dan Lokasinya,” ujarnya.

Sekedar mengingatkan sebelum disahkan sebagai Ketua DPD Solidarity Squad Kota Depok, Jane sudah sering melakukan kegiatan sosial ke masyarakat secara individu turun langsung Misalnya ada orang meninggal dunia ternyata masyarakat yang gak mampu untuk proses pemakamam, belum mampu untuk tahlilan ada juga tentang masalah perlindungan anak, ada yang diperkosa oleh ayah tirinya atau orang bekerja tapi gak dibayar gajinya yang seperti itu kita advokasi maupun bantuan sosial lainnya tapi tentunya kemampuan saya terbatas

Dengan adanya Solidarity Squad tentu power atau ability kemampuan kita lebih luas dan kita didukung oleh teman-teman bareng-bareng Jadi tentunya lebih ringan membantu masyarakat bersama pengurus yang kita harapkan ketemu orang-orang yang pas, oang-orang yang cocok sefrekuensi yang memang niatnya membantu disitu dulu yang paling utama, setelah itu baru bicara program kerja.

” Jadi paling utama bersama Solidarity Squad kita bisa membantu yang perlu dibantu secara lebih luas bersama-sama itu yang paling utama dan segera mengukuhkan 11 DPC yang telah tergabung dalam Solidarity Squad Kota Depok,” imbuhnya.

Melalui semangat kebersamaan, pengurus baru Jane Nadeak siap menjadikan organisasi ini menjadi wadah yang inspiratif, solid, dan berdampak positif bagi masyarakat.

(Erwin)