31.3 C
Bogor
Tuesday, June 30, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 55

RSUD R Moh Noh Nur dan Yayasan Noora Health Indonesia Monitoring Sesi Keluarga Sehat  

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor menerima kunjungan monitoring dari Yayasan Noora Health Indonesia dalam kegiatan Sesi Keluarga Sehat yang berlangsung di ruang Rawat Inap Anyelir sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya dukungan terhadap ibu menyusui demi kesehatan ibu dan bayi, Jumat (6/3/2026).

Dalam sesi tersebut, para konselor RSUD R Moh Noh Nur memaparkan materi mengenai manfaat menyusui serta pentingnya peran keluarga dalam mendukung proses pemberian ASI. Kegiatan monitoring ini dihadiri oleh perwakilan Yayasan Noora Health Indonesia, Master Konselor Lira Sophia Mayna, SKM dan Rini Suryanti, S.Gz., M.K.M, serta para konselor yaitu Dewi Irawati, Amd. Keb, Desi Maryam, Amd. Keb, Dhita Asti Permata, S.Tr.Keb, dan Aruni Hizba Risalah, S.Tr.Kes. Turut hadir pula Lina Marlina, SKM dari tim Promosi Kesehatan RSUD R Moh Noh Nur.

Dalam penyampaiannya, salah satu konselor menyampaikan bahwa peran suami dan keluarga terdekat sangat penting bagi ibu yang sedang menyusui. Menurutnya, kondisi psikologis ibu sangat berpengaruh terhadap kelancaran produksi ASI.

“Kami selalu mengingatkan bahwa dukungan suami dan keluarga sangat penting. Ketika ibu menyusui mengalami stres, hal itu bisa memengaruhi produksi ASI dan berdampak pada kesehatan bayi. Karena itu, perlu kerja sama dan saling mendukung agar ASI lancar serta ibu dan bayi tetap sehat,” ujar konselor dalam sesi edukasi tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan keluarga pasien semakin memahami pentingnya dukungan terhadap ibu menyusui sehingga proses pemberian ASI dapat berjalan optimal. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen RSUD R Moh Noh Nur dalam meningkatkan edukasi kesehatan bagi pasien dan keluarga.

(yev/cc)

Tingkatkan Keimanan dan Ukhuwah Pegawai, RSUD R Moh Noh Nur Gelar Pengajian Ramadhan

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta mempererat ukhuwah Islamiah di bulan suci Ramadhan, RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan pengajian bagi para pegawai yang tidak sedang melaksanakan pelayanan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Hj. Fatimah mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB pada Jumat (6/3/2026).

Pengajian ini menghadirkan narasumber Ustadz Riansyah, Al Hafidz, dengan mengangkat tema “Keutamaan Al-Qur’an dan Tahsin Al-Qur’an di Bulan Ramadhan.” Kegiatan diikuti oleh para pegawai rumah sakit yang memanfaatkan momentum Ramadhan untuk menambah wawasan keagamaan serta meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Riansyah menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan momen terbaik untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an.

“Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Maka siapa yang ingin hatinya hidup, dekatkanlah diri dengan Al-Qur’an, bacalah, pahami, dan perbaiki bacaannya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan pentingnya mempelajari tahsin agar bacaan Al-Qur’an menjadi lebih baik dan sesuai dengan kaidah tajwid. Menurutnya, memperbaiki bacaan Al-Qur’an merupakan bagian dari memuliakan kalam Allah sekaligus ibadah yang bernilai besar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengajian Ramadhan dapat menjadi sarana meningkatkan pemahaman agama sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai RSUD R Moh Noh Nur di bulan suci Ramadhan.

(yev/cc)

Pesona Ramadhan Bogor Berbagi, RSUD R. Moh. Noh Nur Turut Meriahkan Lomba Masak

0

Cibinong | Jurnal Bogor
RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor turut berpartisipasi dalam lomba memasak pada kegiatan Pesona Ramadhan Bogor Berbagi yang digelar di halaman Gedung Tegar Beriman, kawasan Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor, Kamis (5/3/2026).

Dalam lomba tersebut, tim memasak RSUD R. Moh. Noh Nur menampilkan menu bertajuk “Warnas Mama Nur” yang dimasak langsung oleh Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur bersama tim. Menu yang disajikan terdiri dari Udang Bakar Pedas Manja dan Capcay Warna-Warni Kehidupan dengan tagline “Pedasnya menggoda, gurihnya terasa, kehangatannya menyatukan selera.”

Hidangan ini menggambarkan perpaduan rasa yang melambangkan kehidupan udang bakar dengan cita rasa pedas manja melambangkan keberanian dan kelembutan, sementara capcay warna-warni mencerminkan keberagaman yang saling melengkapi dalam kebersamaan.

Pada kesempatan tersebut, Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur turut hadir dan berpartisipasi bersama tim memasak dalam proses memasak dan penyajian hidangan. Kehadiran Direktur juga didampingi oleh para supporter dari RSUD R. Moh. Noh Nur yang memberikan semangat dan dukungan secara meriah kepada tim yang sedang berlomba.

Penilaian lomba dilakukan oleh juri yang berpengalaman di bidang kuliner, yakni Chef Rudi dan Febi. Para juri menilai langsung proses memasak para peserta, mulai dari pemilihan bahan, teknik pengolahan, kebersihan, hingga kreativitas dalam penyajian atau plating hidangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto, S.Si., juga melakukan kunjungan ke stand RSUD R. Moh. Noh Nur untuk melihat langsung proses memasak serta menu yang disajikan oleh tim. Kunjungan tersebut berlangsung meriah, di mana Bupati Bogor turut menyapa para peserta dan supporter yang hadir memberikan dukungan. Bupati Bogor juga sempat berfoto bersama dengan tim di stand RSUD.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya RSUD R. Moh. Noh Nur dalam mendukung kegiatan positif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor sekaligus mempererat kebersamaan antarinstansi. Melalui partisipasi dalam kegiatan masyarakat seperti ini, RSUD R. Moh. Noh Nur terus berkomitmen untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta membangun citra pelayanan kesehatan yang ramah, humanis, dan berkualitas.

(yev/cc)

UPT Pelatihan Kementan Jalani Visitasi Akreditasi, Fokus Perkuat Mutu Diklat

0

Ciawi | Jurnal Bogor
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) menerima kunjungan tim asesor dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) dalam rangka visitasi akreditasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), Jumat (6/3/2026) di BBPMKP Ciawi, Bogor.

Visitasi dipimpin oleh Ketua Tim Asesor LAN, M. Yusuf Gunawan, bersama anggota tim Harti Fitriani dan Ratno Budihartono, serta didampingi oleh Wasino sebagai sekretariat tim asesor. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BBPMKP Sukim Supandi beserta tim.

Kegiatan visitasi merupakan bagian dari proses penilaian terhadap kesiapan dan kualitas penyelenggaraan pelatihan kepemimpinan di BBPMKP, baik dari aspek kelembagaan, sistem penyelenggaraan pelatihan, dan sarana prasarana dalam pemenuhan standar yang ditetapkan oleh LAN.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelatihan sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, guna mendukung kinerja organisasi dan pembangunan pertanian nasional menuju swasembada berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa penguatan mutu penyelenggaraan pelatihan merupakan bagian penting dalam mencetak aparatur yang profesional, kompeten, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian yang semakin dinamis.

Kepala BBPMKP Sukim Supandi menyampaikan bahwa visitasi ini menjadi momentum bagi BBPMKP untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada kinerja.

Ia menjelaskan bahwa BBPMKP sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah BPPSDMP memiliki tugas menyelenggarakan pelatihan manajemen, kepemimpinan, dan multimedia bagi aparatur maupun non-aparatur pertanian, serta mengembangkan model dan teknik pelatihan yang mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Melalui proses visitasi akreditasi ini, diharapkan penyelenggaraan PKN Tingkat II dan PKP di BBPMKP dapat terus memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, sekaligus memperkuat peran lembaga dalam mencetak pemimpin-pemimpin birokrasi yang profesional dan berintegritas.

(restu/bbpmkp)

Sebelum di Bangun Antam, PokTan Berkah Jaya Perbaiki Irigasi Menggunakan Pipa

0

Nanggung l Jurnal Bogor – Diawali gotong royong perbaiki drainase yang jebol, kali ini Kelompok Tani (PokTan) Berkah Jaya di Batutulis, Nanggung, Kabupaten Bogor swadaya pemasangan pipa untuk memperlancar saluran air sepanjang 1,5 kilo meter ke areal perkebunan atau lahan persawahan di blok lame Batutulis.

Swadaya dengan pemasangan Pipa itu, lantaran belum tersentuhnya pembangunan saluran drainase menuju persawahan dan perkebunan salah satu di sektor pertanian tanaman Hortikultura budidaya bunga sedap malam.

Kerja bakti pemasangan Pipa itu, bentuk kolaborasi antara perusahaan PT Antam dengan perkumpulan petani yang tengah menggarap lahan pertanian bunga sedap malam.

Kolaborasi ini selaras dalam mendukung jalannya disektor pertanian yang terus digelorakan Pemerintah menuju program ketahanan pangan yang lebih baik.

Untuk itu, dukungan PT Antam berencana untuk dibangunnya saluran irigasi itu, tentu masyarakat petani sangat menantikan.” kata salah satu petani bunga sedap malam Guntur, Kamis (5/3/2026)

Sebelum dibangun Antam, sementara para petani memperbaiki irigasi dengan memasang menggunakan material Pipa.

Pemasangan Pipa itu, dimana lokasi tebingan sumber air yang kerap jebol itu.”

Sementara yang penting berjalan dan salurannya airnya bisa nyampe ke lahan pertanian.” pungkas salah satu ketua RT di Desa Batutulis Asep Suryana mengakhiri. Arip Ekon

KORMI Kabupaten Bogor Angkat Bicara Soal Isu Taruhan Balap Lari Liar di Luar Kawasan Pakansari

0

Cibinong | Jurnal Bogor
KORMI Kabupaten Bogor angkat bicara terkait adanya isu tak sedap di media sosial belakangan ini di balik kegiatan lari liar di luar kawasan Pakansari, Cibinong tentang adanya taruhan pada balap lari tersebut.

Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rike Iskandar angkat bicara menanggapi informasi mengenai adanya indikasi ajang taruhan pada kegiatan balap lari di wilayah Kabupaten Bogor, memberikan pernyataan resmi pada siaran persnya sebagai berikut:

KORMI Kabupaten Bogor tetap mengantisipasi terhadap potensi perjudian pada ajang balap lari jalanan yang merupakan fenomena dan patut diwaspadai. Meskipun biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh segelintir oknum penonton, tindakan tersebut mencoreng nilai sportivitas olahraga.

“Kami mengantisipasi terhadap adanya potensi perjudian pada ajang balap lari jalanan dan patut diwaspadai. Meskipun biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi oleh segelintir oknum penonton, tindakan ini bisa mencoreng nilai sportivitas olahraga,” katanya.

Sebagai langkah preventif Forkopimda Kab Bogor melalui KORMI Kabupaten Bogor telah memfasilitasi kegiatan balap lari ini secara resmi di dalam Gelora Pakansari. Tujuannya adalah untuk mengakomodasi minat anak muda sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, kondusif, serta terpantau sepenuhnya sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan jauh dari praktik negatif seperti taruhan.

Mengenai kejadian yang viral di media sosial tersebut KORMI menegaskan jika kejadian yang terjadi di luar kawasan Gelora Pakansari dan bukan merupakan bagian dari acara resmi yang digelar oleh Forkopimda Kabupaten Bogor melalui KORMI.

“Sangat disayangkan, semangat positif anak-anak muda dalam berolahraga harus tercederai oleh perilaku sebagian kecil penonton yang menjadikan ajang tersebut sebagai tempat bertaruh,” tegasnya.

Rike pun menghimbau kepada seluruh anak muda yang melakukan kegiatan balap lari di luar agenda resmi agar tetap menjaga ketertiban.

” Jangan sampai kegiatan yang sejatinya positif bagi kesehatan dan kebersamaan ini menjadi negatif karena melanggar aturan hukum maupun norma masyarakat,” ucapnya.

Melalui ajang balap lari liar ini Forkopimda Kab Bogor telah memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap fenomena balap lari di bulan Ramadan sebagai alternatif kegiatan positif bagi seluruh masyarakat.

“Kami meminta kepada seluruh pihak untuk menjaga kepercayaan tersebut dengan tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

**Erwin

Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Air, Tirta Kahuripan Terapkan Siaga Lebaran

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Menyambut libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memastikan pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap berjalan optimal melalui sistem siaga penuh selama masa libur cuti bersama. Tentunya libur panjang tersebut akan berdampak terjadinya lonjakan kebutuhan air bersih dikarenakan adanya arus mudik sekaligus wisatawan menuju Kabupaten Bogor.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad, menyampaikan bahwa kebutuhan air masyarakat pada periode libur Lebaran cenderung mengalami eskalasi seiring aktivitas ibadah sholat eid, mudik, berkumpulnya keluarga di rumah serta peningkatan jumlah kunjungan ke tempat wisata, resto hingga hotel. Karena itu perusahaan menerapkan pola pengamanan layanan berlapis, mulai dari produksi, distribusi hingga pelayanan pelanggan.

“Untuk langkah antisipasi, perusahaan menyiapkan 297 petugas teknik dan non teknik standby 24 jam secara bergiliran dengan 11 armada tangki yang tersebar di sembilan wilayah pelayanan serta didukung peralatan operasional, bahan kimia, genset cadangan dan stok perpipaan untuk mempercepat penanganan gangguan,” ucap Abdul Somad dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Pola sistem siaga ini merupakan standar pelayanan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan saat libur Lebaran, yaitu memastikan pelayanan tetap berjalan tanpa membedakan hari biasa maupun hari raya meskipun adanya libur cuti bersama. Namun langkah antisipasi  sebaiknya turut dilakukan oleh pelanggan, apabila terjadi gangguan yang disebabkan oleh faktor alam maupun pencemaran air baku sungai yang memaksa instalasi pengolahan air menurunkan bahkan mematikan proses produksi air bersih.

Atas hal tersebut, untuk menjaga kenyamanan bersama selama libur panjang, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengajak pelanggan untuk menampung air secukupnya sebagai Cadangan, menggunakan air secara bijak selama periode libur Lebaran, mengamankan instalasi air rumah saat ditinggal mudik (menutup stop kran merah di meter air), menggunakan papan pencatat meter air apabila rumah dalam keadaan terkunci dan segera melapor apabila terjadi gangguan melalui kanal layanan resmi.

“Untuk diketahui oleh pelanggan, pelayanan loket pembayaran diseluruh kantor cabang akan menyesuaikan tanggal hari libur nasional dan cuti bersama yaitu tutup mulai hari Rabu tanggal 18 Maret 2026 dan buka kembali hari Rabu tanggal 25 Maret 2026, namun bagi pelanggan yang akan melakukan pembayaran tagihan air dapat melalui channel bank, PPOB maupun di aplikasi MyKahuripan sebelum batas waktu pembayaran di tanggal 25 Maret 2026.” tutupnya.

Sedangkan bagi pelanggan yang akan membayar tagihan penyambungan kembali selama libur nasional dan cuti bersama dapat membayar melalui transfer ke Bank Mandiri Cabang Cibinong atas nama Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor ke nomor rekening 1570000070681, dengan mengirimkan bukti transfer, no sambungan langganan, nama dan alamat ke admin masing-masing cabang melalui WA official.

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berkomitmen menjaga kontinuitas, kualitas dan kuantitas pelayanan air bersih selama Ramadhan dan Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari raya dengan nyaman.

Dan dalam kesempatan ini juga, Direksi beserta seluruh pegawai Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

** Asep S.Sayyev

Glamping Nyaman di Kaki Gunung Salak, Cara Baru Menikmati Wisata Edukasi di Jbound

0

Tamansari | Jurnal Bogor – Di tengah udara sejuk kawasan Tamansari, Kabupaten Bogor, sebuah konsep menginap bernuansa alam kini menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang ingin berlibur sekaligus belajar.

Di kawasan Jbound Geo Edu Park, pengelola menghadirkan fasilitas glamping sebagai pelengkap beragam program edukasi dan outbound yang selama ini menjadi ciri khas destinasi tersebut.

Berada di Kampung Sinarwangi, Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, glamping ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengunjung yang ingin menikmati seluruh wahana tanpa harus berpindah lokasi.

“Glamping ini kami siapkan khusus untuk para pengunjung wahana Jbound, supaya mereka bisa bermalam dan lebih lama menikmati suasana di sini,” ujar Pengelola Jbound Geo Edu Park, Nasar Sarkis, Kamis (5/3/2026).

Berbeda dengan konsep berkemah biasa, glamping yang dihadirkan mengusung kenyamanan layaknya hotel, namun tetap menyatu dengan alam sekitar. Total tersedia tujuh unit glamping, masing-masing dilengkapi kamar mandi dengan water heater, televisi LED, fasilitas kopi, serta lemari pakaian.

Setiap unit dapat menampung empat orang, terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak. Namun, kapasitas masih dapat ditambah hingga enam orang dengan penambahan extra bed.

Tak hanya menginap, pengunjung juga disuguhkan pengalaman kebersamaan yang menjadi ciri liburan keluarga. Di malam hari, tamu dapat menikmati api unggun dan barbeque, serta fasilitas pemandian air panas dan air dingin yang tersedia di kawasan wisata.

“Untuk harga, mulai dari Rp 800 ribu pada hari biasa dan Rp 1 juta untuk akhir pekan. Harga tersebut sudah termasuk sarapan untuk dua orang, api unggun, barbeque, serta akses pemandian air panas dan dingin,” jelas Nasar.

Kehadiran glamping ini diharapkan menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang ingin merasakan staycation bernuansa alam, sekaligus memberikan pengalaman liburan yang lebih lengkap mulai dari aktivitas edukatif, petualangan outbound, hingga bermalam dengan suasana yang tenang dan nyaman di kawasan Jbound Geo Edu Park. Yudi

THR ASN Pemkot Bogor Capai Rp70 M

0

Bogor | Jurnal Bogor

Jelang Idul Fitri 1447 hijriah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan anggaran Rp70 miliat untuk Tunjangan Hari Raya (THR) untuk semua aparatur sipil negara (ASN) di ‘Kota Hujan’.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Lia Kania Dewi mengatakan bahwa anggaran THR ASN bersumber dari APBD 2026, dan jumlahnya mencalai Rp70 miliar.

“Anggaran THR yang ada di dalam APBD itu diperuntukan bagi semua dinas di lingkungan Pemkot Bogkr,” ujar Lia kepada wartawan, Kamis (5/3).

Menurut dia, anggaran sebesar Rp70 miliar itu diperuntukan bagi 11 ribu ASN, baik yang berstatus PNS, CPNS, hingga P3K.

Kendati demikian, sambung Lia, pihaknya masih menjnggu regulasi atau peraturan pemerintah (PP) mengenai mekanisme pencairan hingga besaran jumlah THR.

“Anggaran kan sudah disiapkan. Pencairan dan besarannya masih nunggu regulasi,” tandas mantan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kota Bogor itu.** Fredy Kistianto

Transformasi Digital Kesehatan Lewat Layanan DSA di RSUD Bakti Pajajaran Dapat Dukungan Ketua DPRD

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengapresiasi peresmian layanan Digital Subtraction Angiography (DSA) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026).

Sastra menilai, kehadiran layanan DSA tersebut merupakan inovasi sekaligus terobosan baru dalam upaya mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Hari ini kita mengapresiasi ada layanan baru berupa inovasi yang ada di RSUD Bakti Pajajaran,” ujar Sastra.

Ia pun mendorong agar layanan berbasis transformasi digital di bidang kesehatan itu dapat menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Bogor. DPRD, kata dia, siap memberikan dukungan penuh sekaligus berharap inovasi serupa terus bermunculan ke depannya.

“Tentu kami DPRD mendukung dan mudah-mudahan ke depan ada inovasi-inovasi lain untuk kita bisa melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Sastra.

Bupati Bogor, Rudy Sumanto, turut menyampaikan kebanggaannya atas transformasi yang berlangsung di RSUD Bakti Pajajaran. Menurut Rudy, fasilitas DSA yang diresmikan tersebut mencerminkan perkembangan layanan kesehatan daerah yang sejalan dengan kemajuan zaman.

“Salah satu yang membuat kita bangga sebagai warga masyarakat Kabupaten Bogor adalah salah satu fasilitas yang hari ini diresmikan, yaitu DSA,” ungkap Rudy.

Rudy menambahkan, transformasi di rumah sakit tersebut merupakan langkah positif guna memberikan percepatan penanganan dan pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

(yev)