31.5 C
Bogor
Monday, April 13, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 501

Pol PP Cuma Pelototi Pelanggaran yang Dilakukan Restoran Wulansari, Achmad Fathoni: Jangan Cuma Jadi Penonton

0

Cileungsi | Jurnal Bogor

Adanya larangan mendirikan bangunan permanen di garis sepanjang setu atau sungai seolah tidak diindahkan oleh Rumah Makan Wulansari. Pasalnya, terlihat restoran tersebut mendirikan bangunan permanen persis di bibir Situ Tunggilis. Padahal sebelumnya bangunan tersebut sudah mendapatkan teguran dari UPT Penataan Bangunan DPKPP Kabupaten Bogor.

Achmad Fathoni

Mendapati hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni angkat bicara terkait tidak adanya tindakan tegas dari Satpol PP Kabupaten Bogor dan Satpol PP Kecamatan Cileungsi yang seolah hanya menjadi penonton dari aset yang notabene milik pemerintah tersebut.

” Saya sedih dan prihatin saat masyarakat kita ajak patuh aturan, penegak Perda membiarkan ada pengusaha melanggar aturan,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor, Minggu (27/8/23).

Dewan yang akrab disapa Fathoni itu menyebut tidak ada tindakan kecuali sekedar menyegel. Padahal, adanya penyegelan itu sudah jelas jika pengusaha melanggar aturan karena tidak memiliki izin untuk membangun di tempat tersebut.

” Namun faktanya kini justeru bangunan tersebut berdiri tegak dan diselesaikan, ini siapa yang masuk angin,” cetus Politisi PKS tersebut.

” Saya sudah cek ke UPT Pengawas Bangunan. Jelas mereka tidak pernah mengeluarkan izin, bahkan sudah menyegelnya. Nah tinggal tindakan Pol PP yang melakukan pembongkaran,” tambahnya.

Lebih lanjut Fathoni mengatakan, padahal sudah banyak laporan warga kepada dinas terkait akan pelanggaran yang di lakukan pengusaha Restoran Wulansari tersebut. Dan menurut aturan sempadan situ itu tidak boleh ada bangunan permanen apalagi untuk usaha komersial.

” Saya tugasnya mengawasi, ada dinas yang berwenang menindaknya. Mereka selalu mengingatkan ke masyarakat, bahwa sempadan situ tidak boleh dibangun permanen. Tapi mereka tidak bisa bertindak saat pengusaha yang melanggar aturan tersebut, ” tandasnya.

Dan untuk persoalan ini, sambung Fathoni, dirinya sudah memberi tahu Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mengkroscek dan menindaklanjutinya.

” Saya sudah kirim ini ke BBWS juga,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nur’ain

52 Milenial Ikuti Pendidikan Kader Dasar GMPI

0

jurnalinspirasi.co.id – Pengurus Cabang Generasi Muda Pembangunan Indonesia (PC GMPI) Kota Bogor menyelenggarakan Pendidikan Kader Dasar (PKD) ke-I di Omah Kebon, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu (27/8).

Dalam kegiatan yang diikuti sebanyak 52 kader dari enam kecamatan itu, turut dihadiri oleh Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin dan Bendahara Fraksi PPP DPRD, Akhmad Saeful Bakhri.

Sementara itu, hadir sebagai pembicara adalah Bagus Maulana Muhammad (mantan Ketua KNPI Kota Bogor), Tegar Putra (Wakil Ketua PPP Kota Bogor), Bambang (Waketum PP GMPI), Rizkiansyah (Sekjen GMPI), Hasbulloh (Ketua FKUB), Hamam (Ketua Bidang Keagamaan PP GMPI), dan Ahmad Ubaidilah (Ketua Bapilu PPP Kota Bogor).

Ketua PC GMPI Kita Bogor, Abdul Rozak mengatakan bahwa PKD tersebut bertujuan menyiapkan kaum milenial yang dapat berkontribusi untuk memenangkan PPP dalam Pemilu 2024 mendatang.

Selain itu, sambungnya, giat ini juga bertujuan mencetak generasi handal dan menumbuhkembangkan rasa memiliki organisasi. Apalagi, kata Rojak, PKD ke-I ini menjadi percontohan bagi PC GMPI di seluruh Indonesia.

“Saya berharap dengan adanya PKD ini regenerasi di tubuh GMPI akan berjalan baik, dan di 2024 nanti dapat membantu PPP memenangkan Pemilu, khususnya di Kota Bogor,” ucapnya kepada wartawan.

Dalam kesempatan ini, Rozak juga menegaskan bahwa PC GMPI Kota Bogor berkomitmen untuk mendukung dan memenangkan Zaenul Mutaqien sebagai calon legislatif DPR RI pada Pemilu 2024. “Kami sudah deklarasi, GMPI akan all out memenangkan Pak Zaenul agar bisa meraih kursi DPR RI,” ungkap dia.

Di tempat yang sama, Zaenul mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi sayap PPP itu. Sebab, apa yang dilakukan GMPI adalah bagian dari program pengkaderan yang nantinya dipersiapkan menjadi penerus politisi PPP.

“Karena ini masih pengkaderan dasar, tentunya nanti akan ada jenjang selanjutnya,” imbuhnya.

Ia berharap, PKD ini dapat membentuk karakter anak muda yang tangguh dan dapat diandalkan dalam pemilu mendatang. Hal itu, lantaran PPP menargetkan bisa meraup suara signifikan dari kalangan milenial.

“Dari total pemegang hak pilih pada pemilu 2024, 50 persennya adalah milenial. GMPI adalah OKP yang diandalkan untuk menjadi jembatan,” katanya.

Lebih lanjut, Zaenul juga menegaskan bahwa GMPI Kota Bogor telah berkontribusi kepada partai dengan menyumbang enam kader terbaiknya untuk ambil bagian dalam kontestasi pemilu. “Enam kader itu ada di semua dapil, dan saya sangat mengapresiasi,” tandasnya.* Fredy Kristianto

Lakukan Penjelajahan, Kwarran Nanggung Gelar GTM 2023

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Nanggung, Kabupaten Bogor menggelar Gladi Tangguh Medan (GTM) dengan tajuk “Penggalang tangguh terampil dan berkarakter”, Sabtu (26/08/2023).

Dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung di halaman aula Kecamatan Nanggung tersebut dihadiri oleh unsur mabiran serta ratusan peserta gugus depan (Gudep) se-Kwarran Nanggung tingkat SD/MI dan SMP/MTS.

Ketua Kwarran Nanggung Ondeng Sofwanudin menjelaskan, kegiatan GTM program kerja Kwarran Nanggung pada Agustus 2023. Kegiatan tersebut juga masih dalam rangkaian kegiatan HUT Pramuka ke-62 .

Sama halnya dari Jambore ranting, para peserta melakukan penjelajahan di wilayah Nanggung yang terdiri  dari empat kegiatan. Diantaranya pengisian sandi kemudian ketapel, sumpit dan kegiatan memindahkan suatu benda seperti piring yang diangkat menggunakan tali tambang secara bersamaan.

“Dalam rangkaian kegiatan ini, tadi pagi dibuka dengan apel besar yang dihadiri  unsur mabiran. Sementara peserta dalam bentuk penjelajahan sambil mengasah dan menguji ilmu pengetahuan tentang kepramukaan dan juga scouting skill itu kita lakukan,” katanya.

Melihat situasi kondisi waktu, kata dia kegiatan GTM 2023 diikuti oleh gugus depan se-Kwarran Nanggung  tingkat SD/MI dan SMP/MTS dengan jumlah keseluruhan 90 regu, berlangsung satu hari.

“Kita mengambil waktu singkatnya saja yaitu esensi dari kegiatan ini,” paparnya.

Tak lepas, dia juga bersyukur atas partisipasi peserta didik dalam kegiatan tersebut. Sebab hal itu adalah

bentuk ajang silaturahmi pertemuan, baik para peserta maupun para pembina yang rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Agustus, dalam rangka mengisi kegiatan hari ulang tahun Pramuka.

Dia berharap generasi muda ada pembinaan-pembinaan sikap dan karakter agar mempersiapkan diri dalam rangka menghadapi masa-masa yang akan datang.

“Sebagai mana yang kita ketahui di masa yang akan datang harus memiliki jiwa dan sikap sosial, serta tanggung jawab dapat dipenuhi atau dapat dilaksanakan oleh mereka. Yang akan datang maupun saat sekarang,” pungkasnya.

** Andres

Jalan Dibeton, Herman Sebut Ini Untuk Memudahkan Akses Warga

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor

Disebut membangun jalan milik Desa Sukaharja, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Herman yang mewakili pemilik dana Horison Siregar menjelaskan tujuan bosnya membangun jalan milik desa hanya sebatas peduli terhadap lingkungan semata, tanpa ada niat apapun.

” Jadi, pak Horison itu suda beberapa kali membangun jalan milik desa untuk masyarakat, dan itu tidak pernah dipermasalahkan, entah ada apa saat ini malah jadi bahan pembicaraan,” ungkap Herman kepada Jurnal Bogor, Jumat(24/8/23).

Menurut Herman, adanya isu terkait akan ditutup atau dimanfaatkan secara pribadi jalan yang notabene milik desa ini itu hanya bagian dari kekhawatiran warga yang berlebih. Pasalnya, jalan yang dibeton oleh pak Horison merupakan jalan tanah umum dengan status eks PTPN.

” Jika ada warga yang berkata khawatir ditutup, itu hanyalah kekhawatiran berlebih warga. Karena, saat dilakukan pengecoran jalan saja tidak kami tutup, warga justeru lalu lalang melewati jalan itu, hingga alhasil beton itu kurang bagus, akibat sudah dilalui sebelum waktunya,” jelas Herman.

“Intinya, jalan yang d beton oleh pak Horison itu memang untuk dinikmati oleh warga, tanpa terkecuali,” tambahnya.

Dan untuk persoalan adanya pungutan untuk wisata Gunung Batu, Herman membenarkan memang dipungut sebesar Rp30 ribu untuk membayar yang menjaga batas jalan. Karena, mereka yang ingin mendaki itu melewati jalan milik Horison.

” Jadi, logikanya jika ada yang ingin mendaki ke Gunung Batu itukan harus melewati jalur kami, jadi sudah sewajarnya kami minta jalur lintas,” tandasnya.

” Itupun jika dilakukan estimasi, tidak sebanding dengan gaji yang menunggu batas dan perawatan jalan,” tambahnya.

Untuk status kepemilikan, Herman mengatakan Horison memilik SHM dengan luas 72 hektare, termasuk lahan yang kini ditempati dan batas menuju Gunung Batu itu, dan dia membeli lahan saat itu dari Ahmad yang merupakan ayah dari Kepala Desa Sukaharja saat ini.

” Kalo yang di luar itu memang posisinya berstatus HGU, kalo ini SHM. Yang pasti keberadaan pak Horison disini sangat membantu warga,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Petani Padi di Ciketug Pangkaljaya Dipastikan Gagal Panen

0

Nanggung | Jurnal Bogor

Para petani padi di wilayah Kampung Ciketug, Desa Pangkaljaya, Nanggung, Kabupaten Bogor tahun ini dipastikan mengalami gagal panen.

Pasalnya, puluhan hektare pertanian padi milik warga tersebut mengering, dampak dari kemarau panjang. Sehingga padi yang sudah ditanam dua bulan lalu banyak yang mati.

Salah seorang petani Nanang Haerani menjelaskan, di wilayahnya sudah hampir empat bulan tidak turun hujan menyebabkan 10 hektare lahan pertanian gagal panen.

“Saat ini warga sedang cemas karena air sungai ke pesawahan kering tidak ada air. Diakibatkan berlangsung hampir empat bulan tidak turun hujan,” katanya, Minggu (27/08/2023).

Tidak banyak bisa yang mereka lakukan, padi yang di persemaian tidak sempat ditanam. Traktor untuk pembajakan juga terlihat dibiarkan diatas tanah yang sudah retal-retak tersebut.

Dia menjelaskan, tidak hanya lahan pertanian yang terkena dampak dari kemarau panjang tersebut, sebagian kampung mengalami krisis air bersih.

“Disini warga kewalahan memang,  sebagian warga kekurangan air bersih juga,” katanya.

Sementara, kepala Desa Pangkaljaya Taufik Sumarna membenarkan bahwa para petani mengeluhkan dampak dari kemarau panjang tersebut.

“Memang wilayah desa kami sudah empat bulan tidak turun hujan, lahan pertanian berada di dataran tinggi sehingga puluhan hektare pertanian padi milik warga akan gagal panen di tahun ini,” katanya.

Tidak hanya di Desa Pangkaljaya, desa tetangganya yaitu Desa Kalongliud pun mengalami hal yang serupa. Dimana krisis air bersih dan meminta bantuan  ke Pemerintah Daerah untuk disalurkan air jadi langganan di desa tersebut.

“Kalongliud mulai krisis air bersih dan petani banyak yang gagal panen,” kata Kepala Desa Kalongliud Jani Nurjaman.

** Andres

SBI Pabrik Narogong Berikan Pelatihan Desa Tangguh Bencana

0

Klapanunggal | Jurnal Bogor 
Guna mengurangi risiko dan memastikan kelangsungan komunitas serta melindungi masyarakat dan lingkungan. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor memberikan pelatihan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Desa Klapanunggal, Cileungsi.

Kegiatan ini diselenggarakan mulai tanggal 22-24 Agustus 2023 dengan melibatkan peran serta warga sekitar, tokoh masyarakat serta kepala desa setempat. Sebelumnya SBI juga menginisiasi DESTANA di dua desa lainnya yaitu Lulut dan Kembang Kuning.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun desa yang tangguh terhadap bencana memiliki manfaat yang signifikan dalam menciptakan komunitas yang lebih aman dan berkelanjutan. Dengan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam mengambil tindakan pencegahan yang cepat, maka dapat membantu masyarakat lebih siap menghadapi ancaman bencana.

General Affairs & Community Relations Manager SBI Pabrik Narogong, Nur Lailiyah, mengatakan membangun desa tangguh bencana sangat mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan perusahaan terutama yang berkaitan dengan pengurangan risiko bencana dan ketahanan masyarakat.

“Melalui pelatihan dan dukungan, kami ingin membantu masyarakat lokal dalam mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk merespons dan pulih dari bencana serta membantu mengurangi dampak ekonomi yang diakibatkan. Selain itu kami juga ingin terus memberikan berkontribusi dalam elemen pentahelix program kebencanaan dan inisiasi DESTANA yang melibatkan kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media,” tutur Nur Lailiyah kepada Jurnal Bogor, Jumat (24/8/23).

Dalam sesi pelatihan kali ini, masyarakat dibekali dengan berbagai pengetahuan umum sigap bencana seperti pertolongan dasar P3K, penanganan luka bakar, pemadaman api dengan APAR, pelatihan penanganan bencana gempa serta prosedur pelaporan jika terjadi bencana.

 “Tentunya kami tidak berharap akan terjadi bencana di manapun. Namun apabila terjadi (bencana), masyarakat sudah lebih mandiri dan siap secara aktif berpartisipasi serta adaptif terhadap perubahan alam,” sambung Laily.

Berkat komitmen, konsistensi serta peran aktif dalam terbentuknya Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kabupaten Bogor, BPBD Kabupaten Bogor memberikan penghargaan Perusahaan Terbaik kepada SBI Pabrik Narogong.

“Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang telah diberikan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di luar aktivitas bisnis inti mereka,” tutup Laily.

Sementara, Kepala Desa Klapanunggal, Ade Endang Kosasih, sangat mengapresiasi kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini.

“Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik untuk menciptakan hubungan yang lebih kuat antara perusahaan, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya. Semoga kolaborasi ini dapat terus terjaga demi kebaikan bersama,” jelas Ade.

Untuk diketahui, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, agregat dan layanan pengelolaan limbah yang mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,8 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2.000 orang. 

** nay nur’ain

Peduli Sesama, YBM PLN Gunung Putri Berikan Bantuan Renovasi Rumah

0

Cileungsi | Jurnal Bogor 
Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN UP3 Gunung Putri mempersembahkan satu unit rumah yang dibangun di atas tanah milik Pandi. Pembangunan yang dimulai sejak akhir Mei 2023 dengan nilai Rp 35.500.000,- diberikan kepada Pandi sebagai rasa solidaritas untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Pandi adalah warga Kp Kukulu Pojoklame RT 01 RW 01 Desa Sukamakmur, Kecamatam Sukamakmur Kabupaten Bogor. Pandi sekeluarga tinggal di sebuah rumah bilik kecil yang sangat sederhana yang bila turun hujan, atapnya bocor. Untuk memenuhi kebutuhan hidup istri dan 3 anaknya, setiap hari Pandi bekerja sebagai buruh bangunan.

” Saya sangat berterima kasih kepada YBM PLN yang sudah membantu saya membangun rumah. Dari teman, saya mendapat informasi untuk minta bantuan ke YBM PLN. Alhamdulillah permohonan saya diterima, prosesnya cepat sekali, sekarang saya sudah memiliki rumah yang layak ditempati anak istri saya. Terima kasih, semoga YBM PLN mendapat keberkahan, selalu dilancarkan dalam bekerja,” ucap Pandi saat peresmian rumahnya.

Ketua YBM PLN Gunung Putri Achmad Edy Junaedi  menyampaikan, “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan barokah bagi yang menerimanya dan program YBM Renovasi Rumah Dhu’afa ini bisa terus berkelanjutan kepada penerima manfaat yang lain yang berhak dan yang  membutuhkan.” tandasnya.

Sementara, Manager UP3 Gunung Putri Alamsyah Anwar menyampaikan kegiatan YBM ini wujud rasa syukur pegawai PLN Gunung Putri untuk terus menebar kebaikan.

“Kami  memanfaatkan YBM PLN yang ada di unit untuk menyalurkan bantuan agar benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Semoga  bermanfaat bagi yang menerima dan kita semua diberi kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas,” ujar Alamsyah.

Terpisah, Susiana Mutia, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat menyampaikan dukungannya atas kegiatan volunter pegawai melalui YBM. Dirinya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan memberi manfaat kepada lebih banyak penerima.

** Nay Nur’ain

Danone-AQUA Bersama Pemerintah Kota Bandung Revitalisasi Area Kuliner RSUP Hasan Sadikin

0

Bandung | Jurnal Bogor
Danone-AQUA bersama Pemerintah Kota Bandung dan Rumah Sakit Hasan Sadikin, menandatangani kerjasama program revitalisasi area kuliner RSUP Hasan Sadikin dan menyediakan lokasi usaha baru untuk 23 pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di sepanjang jalan Prof. Dr Eyckman, Cipaganti, Bandung.

Acara ini dihadiri oleh Drs. Atet Dedi Hadiman selaku Kepala Dinas Koperasi UMKM sekaligus Sekretaris Satgasus PKL Kota Bandung beserta jajaran pemerintah kota Bandung, Susetiyo selaku Regional Sales Director Danone-AQUA area Jawa Barat, serta Dr. Yana Akhmad Supriatna selaku PLT Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Danone-AQUA dalam mendukung misi Pemerintah Kota Bandung untuk dapat memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan menghadirkan lokasi berjualan yang layak dan aman bagi para PKL sekaligus tempat makan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat sekitar. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan tidak hanya mebawa dampak positif bagi pedagang dan masyarakat, tetapi juga menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih kondusif di area tersebut

Pada kesempatan tersebut, Drs. Atet Dedi Hadiman, Kepala Dinas Koperasi UMKM sekaligus Sekretaris Satgasul PKL Kota Bandung, mengungkapkan “Saya sangat senang dengan perwujudan kolaborasi ini, semuanya berjalan dengan baik dan kondusif yang mana metode kerjasama ini bisa diterapkan sebagai role model untuk kegiatan selanjutnya. Tak lupa saya juga berharap komitmen bersama ini bisa terjalin dengan baik di tahun ini dan tahun tahun kedepannya.”

Dalam kesempatan yang sama, Susetiyo, Regional Sales Director Danone-AQUA untuk area Jawa Barat, mengatakan “Kami memiliki komitmen untuk dapat menghadirkan kesehatan bagi masyarakat dan keluarga di Indonesia melalui produk air mineral yang berkualitas sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Untuk itu kami menyambut baik kolaborasi ini. Kami berharap melalui kerja sama yang erat dengan berbagai mitra dapat mendorong UMKM untuk bisa berjualan dengan lebih layak sekaligus menyediakan makanan yang lebih baik kepada konsumen.”

Sementara itu Dr. Yana Akhmad Supriatna selaku PLT Direktur Utama RSUP DR. Hasan Sadikin; Yana Akhmad, Direktur Utama RSUP Hasan Sadikin, mengungkapkan “Kolaborasi ini, sangat membantu kami dalam mewujudkan lingkungan kota Bandung  yang menjadi lebih rapi dan membantu kami dari pihak RSUP Hasan Sadikin dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik.”

** yev

Genjot Ekspor Pertanian, Kementan Gelar TOT Bagi Widyaiswara, Dosen, Guru dan Penyuluh

0

Jakarta | Jurnal Bogor

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pertanian guna menggenjot ekspor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kegiatan ekspor pertanian akan terus ditingkatkan dengan mendorong pengembangan hilirisasi produk jadi.

Hal ini disampaikan Mentan saat mendampingi Wakil Presiden RI, KH Ma`ruf Amin melepas ekspor komoditas pertanian ke 176 negara dengan nilai transaksi sebesar Rp 12,45 triliun baru-baru ini di Terimal Koja, Tanjung Priok Jakarta.

“Oleh karena itu, kemajuan kita dalam ekspor harus lebih kuat. Kita tidak boleh kalah dengan negara lain. Dan ini suatu kebanggan Karena apa yang kita lakukan ini lahir dari sebuah proses dan kerja keras,” tutur Mentan Syarhul.

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan, tujuan pembangunan pertanian adalah penyediaan pangan untuk 180 juta rakyat Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani, dan meningkatkan ekspor.

“Tujuan yang terakhir ini, meningkatkan ekspor merupakan program utama Kementerian Pertanian (Kementan) yaitu Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) yang dimulai dari 2019 sampai 2024 nanti,” kata Dedi saat memberikan keterangan pers terkait persiapan TOT Peningkatan Ekspor Komoditas Pertanian di Jakarta, Jumat (25/8).

Dikatakan Dedi, PDB pertanian dalam dalam beberapa tahun terakhir tetap melejit, bahkan di tengah COVID-19. Pada awal 2020, PDB pertanian berada di angka 16 persen saat sektor lain terpuruk. Sementara nilai ekspornya juga naik, di mana pada 2022 naik 6,7 persen.

“Ekspor pertanian tetap menjadi andalan pembangunan pertanian, karena tidak saja meningkatkan pendapatan petani, meningkatkan GDP, tetapi juga harga diri bangsa,” kata Dedi.

Menurut Dedi, peningkatan nilai ekspor dengan mengandalkan keunggulan komparatif belum cukup. Akan tetapi, perlu meningkatkan keunggulan kompetitif dengan peningkatan produktivitas, memperbaiki kualitas, dan menekan ongkos produksi.

Karena itu, sebagai upaya meningkatkan keunggulan kompetitif komoditas pertanian potensi ekspor di Indonesia, BPPSDMP akan menggelar Training of Trainers (TOT) dengan tema “Peningkatan Ekspor Komoditas Pertanian”.

“Widyaiswara, dosen, guru, dan penyuluh pertanian dapat mengajarkan dan mendampingi petani dalam menghasilkan nilai tambah apapun komoditas pertanian yang dihasilkan,” kata Dedi.

Dedi mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) secara konsisten melakukan pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produk pertanian sehingga bisa bersaing di pasar global.

“Selain itu, kegiatan ekspor pertanian juga didorong melalui pengembangan hilirisasi produk jadi,” kata Dedi.

TOT akan dilaksanakan selama tiga hari, tanggal 29 – 31 Agustus 2023 yang dilaksanakan secara tatap muka berlokasi di Balai Pelatihan Pertanian Jambi dan secara online serentak di UPT Pelatihan Pertanian ataupun lokasi lainnya.

Peserta pelatihan ditargetkan sebanyak 18.500 orang yang terdiri dari widyaiswara, dosen, guru, dan penyuluh pertanian di seluruh Indonesia. Di antaranya sebanyak 60 orang mengikuti secara tatap muka di Balai Pelatihan Pertanian Jambi.

Narasumber TOT antara lain Badan PPSDMP, Badan Karantina Pertanian, Universitas Jambi, Widyaiswara, praktisi ekspor, serta pejabat pada instansi yang terkait dengan ekspor komoditas pertanian.

Adapun materi TOT ini meliputi kebijakan peningkatan kapasitas SDM pertanian, pengembangan ekspor komoditas perkebunan, pelayakan usaha komoditas perkebunan, prosedur ekspor komoditas perkebunan, penanganan panen dan pascapanen komoditas perkebunan, dan prospek ekspor komoditas perkebunan.

**

SMPN 1 Dramaga Terkesan Lepas Tanggungjawab

0

Dramaga | Jurnal Bogor

Sejumlah orangtua murid menyoroti pascakejadian seorang siswa kelas 9 (3) SMPN 1 Dramaga Muhamad Rehan yang menjadi korban tersengat aliran listrik saat bermain di lantai dua gedung sekolah. Belakangan diketahui jarak bangunan sekolah dengan kabel listrik tak aman. Kini, orangtua murid menangkap kesan lepas tanggungjawab dari pihak sekolah.

“Anak-anak diminta iuran. Bukan soal iurannya, tapi kan harusnya pihak sekolah yang tanggungjawab karena terjadi di lingkungan sekolah,” ujar salah satu orangtua yang enggan disebutkan namanya, Kamis (24/8).

Dia menjelaskan, orangtua siswa banyak yang mengatakan kalau pihak sekolah dan komite sekolah siap membantu pengobatan Rehan.

“Seharusnya kan itu pihak sekolah yang harus tanggung jawab, malah anak-anak di suruh iuran untuk membantu korban. Emang sih gak apa-apa anak-anak iuran buat membantu korban cuman kan ini yang harus bertanggung jawab pihak sekolah,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala Desa Babakan Ahmad Yani menaruh perhatian terhadap Rehan hingga melakukan pendampingan saat Rehan dirawat di Rumah Sakit KBP Dramaga harus dirujuk ke RSUD Ciawi. Pihak desa bersama Kecamatan Dramaga melakukan pendampingan ke RSUD Ciawi hingga akhirnya dilakukan operasi.

Pemerintah desa juga menyatakan akan membuatkan kartu Jamkesda sambil menunggu kartu BPJS-nya aktif. Pihak desa bersama Kecamatan Dramaga juga memberikan donasi untuk kesembuhan Rehan.

Perihal kronologisnya, Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Dramaga, Neli Latifah menerangkan, kejadian itu terjadi pada Senin (21/8) saat jam istirahat. Saat itu, pihak sekolah tengah mengumpulkan siswa di lapangan dalam rangka  memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78.

Namun karena sudah masuk waktu sholat Dzuhur, anak-anak diarahkan untuk sholat atau istirahat. Sontak  pihak sekolah mendapatkan kabar ada siswa yang kesetrum listrik di lantai dua. 

“Korban Muhammad Rehan siswa kelas 9 (3) yang mengalami luka bakar akibat tersengat listrik langsung ditandu dan dibawa ke rumah sakit. Korban cepat ditangani, kemudian pihak keluarga pun langsung dihubungi,” ujar Neli Latifah, Selasa (22/8).

** Asep S.Sayyev