25.7 C
Bogor
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 477

Pemerintah Kecamatan Babakan Madang Luncurkan Pelayanan Online Melalui SIMANTUL B’MAUNG, Ini Penjelasannya

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor
Pemerintah Kecamatan Babakan Madang meluncurkan pelayanan online melalui Sistem Manajemen Informasi Terpadu Unit Layanan Babakan Madang Unggul (SIMANTUL B’MAUNG). Dengan bertujuan untuk memudahkan sistem pelayanan untuk masyarakat dibawah naungan Kecamatan Babakan Madang.

Sekretaris Camat Babakan Madang, Iskandar mengatakan SIMANTUL B’MAUNG adalah sistem aplikasi online yang bisa diakses oleh masyarakat Babakan Madang. Cara mengaksesnya masyarakat cukup masuk kedalam link websitte simantul.babakanmadang.com dan memilih pelayanan seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

” Pelayanan online melalui website dilakukan uji coba pada tanggal 5 September 2023 kemarin, dan dilaunching pada tanggal 11 September 2023,” ungkap Iskandar kepada Jurnal Bogor, Minggu (17/9/23).

Iskandar menyebut, berawal dari indeks kepuasan masyarakat Babakan Madang yang hanya mencapai 81% terhadap pelayanan di Kecamatan Babakan Madang, membuat dirinya memiliki gagasan untuk menciptakan pelayanan online melalui aplikasi.

” Walaupun untuk saat ini belum berbentuk aplikasi, baru berbentuk link website, tapi saya optimis gagasan ini bisa mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dan pembuatan surat menyurat di kecamatan,” tandas Iskandar.

Jadi, sambung Iskandar, website SIMANTUL B’MAUNG ini mencakup beberapa pelayanan yakni, pelayanan KTP, KK, SKKM, dispensasi nikah, pernyataan haji, domisili, yayasan, ahli waris, izin umbul-umbul, izin lingkungan, SK domisili usaha, surat pindah kependudukan, izin operasional PAUD dan rekomendasi penelitian.

” Untuk yang sifatnya mengetahui, atau terusan dari desa. Masyarakat bisa meng-upload melalui website tadi, dan nantinya dilihat sudah sejauh mana perjalanan dokumen tersebut,” jelas Iskandar.

Lebih lanjut Iskandar menjelaskan, dalam rangka uji coba selama 3 bulan kedepan ini, Desa Cijayanti menjadi desa pilot projek dalam sistem SIMANTUL B’MAUNG ini. Mengingat, era saat ini sudah masuk era digital diharapkan masyarakat Babakan Madang untuk melek IT hingga tidak tertinggal.

” Pelayanan itu memang gratis, namun dengan aplikasi ini lebih memudahkan masyarakat sehingga tidak perlu mondar-mandir ke kantor kecamatan untuk menanyakan berkas. Tapi cukup masuk link website, dan lihat berkas yang diajukan sudah sampai mana, jika sudah selesai akan ada pemberitahuan melalui email masyarakat, dan tinggal diambil ke kantor kecamatan,” paparnya.

Menurut Iskandar, inovasi ini akan dipaparkan olehnya dalam rapat di Pemda nanti, dengan harapan ada jaringan terintegrasi dari pelayanan online di kecamatan ke Pemda Bogor.

” Memang sudah launching, dan kami masih melihat indeks kepuasan masyarakat. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada masyarakat untuk mencoba pelayanan online jika ingin membuat berkas,” pungkasnya.

** Nay Nur’ain

Proyek Strategis Nasional Akan Ubah Wajah Bogor Timur, Ini Harapan H. Mulyadi

0

Cariu | Jurnal Bogor
Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Cibeet dan Cijurey serta peningkatan jalan melalui IJD di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor yang saat ini sudah berjalan, akan merubah taraf hidup masyarakat khususnya di wilayah Bogor Timur. Pasalnya, PSN tersebut sudah sangat lama dirindukan oleh masyarakat dan saat ini akhirnya bisa direalisasikan.

Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin menuturkan, pembangunan kedua bendungan ini adalah salah satu bentuk kehadiran negara untuk mengendalikan masalah banjir, dengan segera membangun bendungan Cibeet dan Cijurey, masalah pembebasan lahannya akan dilakukan secara bertahap.

“Soal pembangunan jalan yang merupakan jalan alternatif masyarakat yang akan diperbaiki Kementerian PUPR, untuk tahap awal akan dilakukan sepanjang 11 Km, dan akan dilanjutkan tahap berikutnya sampai ke Kecamatan Citeureup. Ini juga bukti pemerintah memperhatikan jalan-jalan di daerah untuk diperbaiki,” tutur Bey.

Sementara Anggota Komisi V DPR RI, H.Mulyadi mengungkapkan, sebagai wakil rakyat dirinya mengapresiasi dan berterima kasih atas apa yang dilakukan pemerintah untuk kepentingan masyarakat. Di Badan Anggaran, ia juga selalu menyuarakan bahwa proyek-proyek strategis nasional termasuk inpres untuk pembangunan infrastruktur jalan daerah adalah terobosan yang luar biasa.

“Kemudian untuk pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijuray, sudah saya ingatkan terus bahwa pembangunannya harus betul-betul membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, disamping untuk mengatasi musibah-musibah banjir,” ungkap Mulyadi.

Mulyadi berharap bahwa pembangunan infrastruktur di beberapa wilayah Kabupaten Bogor bisa semakin maksimal. Dengan adanya proyek pembangunan jalan di Kecamatan Sukamakmur ini semoga Sukamakmur benar-benar jadi makmur. Pembangunan jalan ini sudah direncanakan sampai tahun 2024 sampai Kecamatan Citeureup.

“Artinya masyarakat yang akan menuju Puncak bisa menggunakan jalan ini, yang akan tembus ke Cipanas sebagai jalan alternatif. Ini akan mengurangi beban volume kendaraan di kawasan Puncak, sehingga perjalanan ke destinasi wisata akan lebih lancar. Terobosan Menteri PUPR melalui inpres ini betul-betul sangat terasa manfaatnya oleh masyarakat, dan kami akan terus mengawal pembangunannya,” terang Mulyadi.

** Nay Nuráin

Proyek Strategis Nasional di Bogor Timur Ditinjau Menteri PUPR

0

Sukamakmur | Jurnal Bogor
Bupati Bogor Iwan Setiawan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin, dan Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi meninjau proyek strategis nasional yakni pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey di Kecamatan Tanjungsari dan Cariu, Kabupaten Bogor, Minggu (17/9).

Selain itu proyek pembangunan yang dipantau adalah peningkatan jalan melalui Inpres Jalan Daerah di Kecamatan Sukamakmur, berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 3  Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, yang bertujuan untuk menangani jalan-jalan non nasional yang rusak dan meningkatkan kemantapan jalan daerah di seluruh Indonesia melalui bantuan APBN.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bappedalitbang, Anggota DPRD Kabupaten Bogor,  Camat Jonggol, Camat Cariu, dan Camat Sukamakmur.

Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengucapkan terima kasih, menurutnya pembangunan bendungan Cibeet dan Cijurey di Kecamatan Tanjungsari dan Cariu, serta peningkatan jalan melalui IJD di Kecamatan Sukamakmur akan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur jalan yang hari ini kita lihat merupakan jalan kabupaten. Kalau dulu jalan kabupaten tidak bisa dibangun melalui anggaran APBN, harus APBD. Alhamdulillah dengan adanya inpres ini yang merupakan inisiatif dari Menteri PUPR, bisa membantu percepatan peningkatan jalan kabupaten,” ucap Iwan.

Jalur ini sambung Iwan, adalah adalah jalur harapan masyarakat, karena merupakan salah satu destinasi wisata baru. Jalan ini disebut juga jalan Poros Tengah Timur atau jalur Puncak II yang akan tembus ke Cipanas. Jalan ini menjadi jalan alternatif masyarakat menuju kawasan Puncak, ini juga merupakan jawaban atau solusi dari masalah kemacetan di kawasan Puncak.  

Sementara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan dirinya bersama Pj. Gubernur, Komisi V DPR RI Mulyadi, dan Bupati Bogor memantau langsung pelaksanaan pembangunan di wilayah timur Kabupaten Bogor. Pertama adalah rencana pembangunan dua bendungan yakni bendungan Cibeet dan Cijurey.

“Jadi hari ini kami pantau pembangunan bendungan Cibeet dan Cijurey yang merupakan anak sungai dari Sungai Citarum. Keberadaan bendungan ini akan berkontribusi mengatasi banjir Citarum Hilir yakni di wilayah Karawang dan Bekasi. Ini termasuk proyek strategis nasional yang pembangunannya akan segera kita mulai,” kata Basuki.

Basuki mengucapkan terima kasih kepada Mulyadi selaku anggota Komisi V DPR RI yang sudah mengawal program ini, mensosialisasikan dengan baik kepada masyarakat, sehingga masyarakat sudah bisa menerima program pembangunan ini.  

 “Yang kedua adalah pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) yang dilaksanakan di seluruh Indonesia sepanjang 2.800 km jalan raya dan 2.300 meter jembatan. Di Jawa Barat ada 15 ruas jalan yang akan dibangun, di antaranya ada di Kabupaten Bogor. Semua direncanakan akan selesai pada bulan Desember tahun ini,” ujar Basuki.

** Nay Nur’ain

Pj Gubernur Jawa Barat Janji Lakukan Tindakan Untuk Pencemaran Sungai Cileungsi

0

Cibinong | Jurnal Bogor
Kasus pencemaran Sungai Cileungsi dan Cikeas, di Kabupaten Bogor, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bahkan Jumat (15/09) Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin, usai bersilaturahmi dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, berencana membentuk tim gabungan untuk menyelesaikan pencemaran Sungai Cileungsi.

“Saya sudah bertemu dengan dengan Pak Iwan Setiawan (Bupati Bogor), tokoh masyarakat, tokoh ulama dan tokoh agama. Untuk menerima dan mendengarkan masukan tentang keadaan di Kabupaten Bogor,” kata Bey Machmudin.

Bey mengatakan, seluruh masukan, permasalahan dan aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti sebaik mungkin, termasuk permasalahan terkait kerusakan lingkungan pencemaran sungai.

Untuk kasus pencemaran di Sungai Cileungsi dan Cikeas, kata Bey, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan meninjau proses pengolahan limbah pada pabrik-pabrik yang berada di sekitar aliran Sungai Cileungsi. “Dari hasil peninjauan itu, baru kita kemudian mengambil tindakan selanjutnya,” ujar Bey.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bambam Setiaji mengungkapkan, pencemaran yang terjadi di sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikeas dan Cileungsi, saat ini masuk kategori parah.

“Pencemaran Sungai Cileungsi, dan Cikeas masalah yang harus betul-betul diselesaikan dan jadi perhatian khusus semua pihak,artinya tak hanya melibatkan Pemerintah Kabupaten Bogor semata, tapi juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Balai Besar DAS Citarum,” kata Bambam.

Bambam mengakui, untuk efek jera diperlukan tindakan penegakan hukum yang keras dan berat kepada pelaku yang sengaja membuang limbah cair ke Sungai Cileungsi dan Cikeas.

“Penegak hukum tidak akan segan menindak tegas oknum masyarakat, pemilik usaha, maupun perusahaan yang membuang air limbah tidak memenuhi baku mutu dan tidak memiliki izin ke sungai. Saat ini sudah ada tiga perusahaan yang diduga kuat melakukan pelanggaran lingkungan hidup yang sudah masuk tahap proses persidangan di Pengadilan Negeri Cibinong,” ujar Bambam.

Nay Nuráin

PT Super Unggas Jaya Kembali Ekspor Telur Tetas ke Myanmar

0

Cijeruk|Jurnal Bogor
PT Super Unggas Jaya kembali ekspor telur tetas atau Hatching Egg (HE) untuk DOC PS ke Negara Myanmar. Kali ini, perusahaan perunggasan terintegrasi yang berlokasi di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor itu, mengekspor sebanyak 58000 HE ke negara dengan sebutan seribu Pagoda yang nantinya akan menghasilkan 18.000 ekor Day Old Chick (DOC) Parent Stock (PS).

Telur yang diekspor PT Super Unggas Jaya, merupakan telur dengan kualitas terbaik dan dihasilkan dari indukan umur yang performa terbaik.

Direktur PT Super Unggas Jaya, Han Jung Kyu mengatakan, untuk yang ke tiga kalinya PT Super Unggas Jaya mengekspor produk HE ke Negara Myanmar.

Han Jung Kyu mengungkapkan, ekspor HE ke Myanmar dilakukan pertama kali pada tahun 2020, serta ekspor yang ke dua dilakukan pada tahun 2021. Hal ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa produk yang dihasilkan di Indonesia telah mampu untuk bersaing secara global.

Menurutnya, hal ini merupakan langkah penting bagi perusahaan yang dipimpinnya, karena menjadi salah satu tonggak keberhasilan atas kemajuan dari perusahaannya tersebut.

“Harapan kami, dengan momen ini perusahaan kami dapat terus berkembang. Selain itu juga, kami akan terus menjajaki potensi ekspor ke negara-negara lain, seperti ekspor karkas ke Timor Leste, Singapura hingga potensi ekspor ke Korea Selatan,” jelas JK Han usai acara seremoni dilakukan di unit Hatchery PT Super Unggas Jaya di Cijeruk, Bogor, Jawa Barat pada hari Minggu, (17/9/2023).

Lebih lanjut, JK Han ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak pemerintah yang selalu mendukung perusahaan untuk berkembang, sehingga pada akhirnya kegiatan ekspor dapat terlaksana dengan lancar.

“Kami sangat berterimakasih kepada pihak pemerintah yang sudah terlibat khususnya Ditjen PKH Kementan. Kedepannya, kami mohon untuk dukungan dari Kementan agar potensi ekspor produk kami dapat terus berkembang, sekaligus menambah jangkauan usaha peternakan kami,” imbuhnya.

Sementara, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen) PKH pada Kementerian Pertanian, Nasrullah berharap, selain melakukan ekspor HE ke Negara Myanmar, PT Super Unggas Jaya ini dapat mengekspor juga perunggasan ke Negara Uni Emirat Arab dan juga Jepang.

 “Harapan kami agar semua perusahaan perunggasan di Indonesia, bisa menjadi pemasok kebutuhan makanan dunia dengan terus mengembangkan ekspor bahan-bahan olahan ayam, ayam hidup, kakas atau HE. Makanya kami genjot ekspor perunggasan di negeri kita dengan memberikan kualitas terbaik,” tukasnya saat memberikan sambutan pada acara seremoni pelepasan HE yang akan diekspor ke Negara Myanmar.

** Dede Suhendar

Aksi Bersih-Bersih Serentak di 10 Kota, CCEP Indonesia Ingatkan Pentingnya Pilah Sampah

0

Jakarta | Jurnal Bogor
Dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2023, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) mengadakan gerakan bersih-bersih serentak di 10 kota utama di Indonesia: Medan, Padang, Lampung, Jakarta, Bekasi, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Bali.

Gerakan aksi bersih-bersih

Aksi ini melibatkan lebih dari 1.000 partisipan, termasuk karyawan, komunitas, serta pemerintah daerah. Gerakan ini juga disertai dengan pembekalan kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampahnya secara mandiri.

Lucia Karina, Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability CCEP Indonesia & Papua New Guinea, menekankan komitmen kuat CCEP Indonesia dalam mendukung visi masyarakat untuk lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

Menurutnya, dalam memperingati World Cleanup Day, inisiatif CCEP Indonesia tidak hanya difokuskan pada kegiatan bersih-bersih, namun juga memberikan edukasi dan membangkitkan semangat masyarakat untuk sadar dan peduli tentang pentingnya tata kelola sampah yang efisien, yang dimulai dari pemilahan dan pengelolaan sampah yang benar dari sumbernya, seperti rumah dan sekolah.

Lebih lanjut, Karina menambahkan, “Mengerti cara memilah sampah dengan benar adalah fondasi dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Maka dari itu, kegiatan kami kali ini tidak hanya sekedar mengumpulkan sampah, tapi juga memastikan bahwa setiap jenis sampah dikelompokkan dengan benar, baik itu sampah organik, kemasan PET (polyethylene terephthalate), plastik fleksibel, plastik multilapis (multilayer), maupun sampah non organik lainnya.”

Mengatasi isu sampah memerlukan kerja sama lintas sektor. Karina menegaskan, “Krisis sampah bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Kolaborasi Nonahelix, yang melibatkan semua pemangku kepentingan, merupakan solusi yang kami percayai menjadi jalan keluar yang berkelanjutan bagi penanganan sampah di Indonesia.”

Konsep Nonahelix mengedepankan kerja sama yang melibatkan pemerintah, industri, masyarakat, akademisi, jasa keuangan, LSM, tokoh masyarakat, komunitas, dan media. Melalui kolaborasi ini, setiap entitas dapat memberikan kontribusi terbaiknya dalam menangani masalah pengelolaan sampah di Indonesia.

Sebagai contoh nyata, kegiatan bersih-bersih dalam rangka World Cleanup Day di Kampung Durian, Kelurahan Rancamaya Kecamatan Bogor Selatan, telah menggabungkan kekuatan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Bank Sampah Abhinaya, Bank Sampah Rumah Lestari, mahasiswa, akademisi, dan media. Keseluruhan inisiatif ini mendapat dukungan dan apresiasi dari pemerintah setempat dan pemerintah daerah lainnya.

Lurah Rancamaya, Dede Sugandi, menekankan pentingnya edukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah. Ia mengatakan, “Pemahaman masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah dapat memainkan peran besar dalam mengurangi volume sampah yang menuju TPA. Ini menjadi krusial, terutama saat beban TPA kini semakin meningkat dan memerlukan langkah-langkah konkret untuk menanganinya.”

Hasil dari kegiatan mencakup pengumpulan 28,43 kilogram sampah organik dan 18,93 kilogram sampah anorganik, yang terdiri dari sampah multi-layer 9.685 kg dan PET 9.245 kilogram. Dari jumlah tersebut, botol PET yang terkumpul akan dikelola oleh Yayasan Mahija Parahita Nusantara.

Selanjutnya, botol-botol tersebut akan diserahkan ke PT Amandina Bumi Nusantara, pabrik daur ulang yang didirikan CCEP Indonesia bersama Dynapack Asia—untuk diolah kembali menjadi botol PET yang baru. Langkah ini mencerminkan upaya CCEP Indonesia dalam mendorong sistem daur ulang tertutup untuk botol PET (closed loop system), mendekatkan diri pada pencapaian agenda global mereka, “This is Forward”, yang menargetkan pengumpulan 100% kemasan yang dihasilkan pada tahun 2030 dan memastikan 50% kemasan yang diproduksi berasal dari recycled PET (rPET).

** yev/wan

Butuh 5 Jam Padamkan Api, Tempat Kerajinan Kusen Terbakar Hebat

0

Parungpanjang | Jurnal Bogor
Tempat kerajin kusen di Kampung Sekartanjung, RT 018 RW 002, Desa Gintung Cilejet, Parungpanjang, Kabupaten Bogor terbakar hebat. Kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (17/09/2023) sekitar pukul 01.30 wib. Beruntung dalam peristiwa itu  tidak ada korban luka maupun jiwa.

Dansek Parungpanjang Yulius Jabrail mengatakan, dalam penanganan kebakaran yang menghanguskan bangunan pengrajin kusen tersebut menerjunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran.

Api membakar hebat bangunan milik Djaswadi yang banyak terbuat dari bahan kayu hingga cepat membesar, dan butuh lima jam untuk memadamkan kobaran api tersebut.

“Kita mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 01.32 Wib, tiba di lokasi  01.47 wib sementara selesai penanganan pukul 07.15 Wib,” katanya.

Dia menuturkan api diduga berasal dari arus pendek listrik. “Sumber api atau penyebab kebakaran arus pendek listrik,” katanya.

Dia belum dapat memastikan kerugian yang dialami pemilik setelah bangunan pengrajin kusen tersebut terbakar. “Belum diketahui kemungkinan puluhan juta rupiah kerugian dari kejadian  kebakaran itu,” pungkasnya.

** Andres

Pertama Kali Bendungan Cimanggu Dibangun, Petani di Sadengkolot Bersyukur

0

Leuwisadeng l Jurnal Bogor
Sejumlah petani di Desa Sadengkolot, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mengaku bersyukur setelah dibangunnya irigasi bendungan untuk mengairi belasan hektare area pesawahan Blok Cimanggu.

Sekretaris Desa Sadengkolot Sudiman menjelaskan, penantian lama para petani ingin dibangunnya irigasi bendungan tersebut kini telah terjawab.

“Puluhan tahun warga petani menunggu adanya pembangunan.  Berasal sumber air kali Cimanggu, pertama kalinya irigasi bendungan ini dibangun. Warga yang merupakan penerima manfaat mengaku  mendukung dengan dibangunnya saluran  irigasi bendungan Cimanggu. Tentu petani  sangat bersyukur, sebab bendungan Cimanggu itu pertama kali dibangun,” kata Sekretaris Desa Sadengkolot Sudiman kepada Jurnal Bogor, Minggu (17/9).

Sejauh ini ketika musim tanam hingga memasuki panen tiba, para petani hanya mengandalkan air seadanya.  Sebab selama aktivitas petani bercocok tanam itu hanya memanfaatkan air tadah hujan.

Dengan kondisi tersebut, maka tak sedikit petani  mengalami gagal panen akibat tidak adanya sumber air untuk mengairi sawah yang berlokasi di Pagelaran hingga blok Cimanggu.

“Setelah irigasi bendungan selesai dibangun diharapkan dapat meningkatkan hasil produktivitas pertanian di desa,” harapnya.

Sementara itu Kepala UPT  Infrasturktur Irigasi Kelas A wilayah IV Leuwiliang, Ruddy Supandi menuturkan, sarana irigasi bendungan Cimanggu di Sadengkolot merupakan bangunan pertama guna mendukung meningkatkan kesejahteraan petani.

“Air dari bendungan Cimanggu yang tersedia harus dikelola sebaik mungkin agar  pesawahan mereka bisa teraliri maksimal. Semoga petani bisa melakukan panen raya setelah dibangunnya bendungan itu,” harapnya.

Terpisah, salah satu pelaksana lapangan pada pembangunan bendungan dibawah CV Berkah Cipta Mandiri Ideng Sumantri menyatakan, progres bangunan irigasi bendungan yang tengah berjalan telah mencapai 30 persen.

“Bendungan irigasi, selain dimanfaatkan petani  juga upaya mendukung dalam mensukseskan program pembangunan Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

** Arip Ekon

PMI Kota Bogor Berupaya Terdepan dalam Pelayanan

0

Refleksi HUT PMI ke-78 di Kota Bogor

Bogor | Jurnal Bogor
Palang Merah Indonesia (PMI) berulang tahun yang ke-78 pada 17 September 2023. Di Kota Bogor, perayaan direfleksikan dengan penuh syukur. Diawali upacara di Alun-alun Kota Bogor dihadiri Wakil Walikota Dedie A.Rachim, lalu donor darah dan melakukan santunan terhadap anak-anak yatim, Minggu (17/9/2023). Kegiatan berikutnya, senam massal di Alun-alun pada Minggu (24/9/2023).

Pada momen ulang tahun, PMI Kota Bogor ingin berbuat lebih lagi dari yang selama ini telah dilakukan sesuai motto Bogor, ‘dinu kiwari ngancik nu bihari, seja ayeuna sampeureun jaga’.

“Kami bersyukur PMI sudah 78 tahun eksis dan tentu kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada kepada masyarakat dan tentu peran fungsi PMI beda dengan rumah sakit ada rawat inap, fasilitas kesehatan, tapi kalau PMI lebih kepada donor darah, kebencananan, pembinaan relawan, membantu sosialisisasi kesehatan termasuk juga kerjasama kelembagaan,” ujar Ketua PMI Kota Bogor Edgar Suratman disela-sela pemberian santunan di markas PMI.

Edgar menjelaskan, PMI Kota Bogor ingin meningkaktkan kapasitas dan kualitas pelayanan. Pertama, dimulai dari PMR, TSR/KSR terpelihara baik jumlah maupun kualitasnya. “Karena ada yang bekerja sehingga tidak efekif lagi sehingga pembinana harus dilakukan dari PMR,” jelas Edgar.

Namun demikian kata dia, setiap tahun animo masyarakat luar kota terhadap PMI Kota Bogor cukup tinggi karena PMI Kota Bogor berhasil dalam menjaga ketersediaan stok darah. “Alhamdulillah animo dari luar kota, kita terapkan 7 prinsip perihal kesemestaan tidak dibatasi wilayah. Sedangkan kaitan SDM dan pengurus, kami menjalin kerjasama dengan pemerintahan, dan TNI-Polri,” kata mantan Ketua Umum Taekwondo Indonesia (TI) Kota Bogor ini.

Edgar juga memastikan pihaknya menjaga stok darah, sebab jika stok darah habis tentu akan berdampak terhadap tidak tertolongnya nyawa sesama yang membutuhkan darah. “Jadi PMI memang harus terdepan dalam pelayanan yang maksimal, jumlah dan kualitas, serta darah juga harus aman dan steril dari bakteri. Termasjuk meningkatkan jumlah pelayanan donor darah, alhamdulillah dari tahun ke tahun meningkat dari Kota Bogor berkontribusi ke Cianjur, Sukabumi, dan Depok. Artinya tidak hanya di Kota Bogor saja tapi ke luar (daerah) juga,” jelasnya.

PMI Kota Bogor juga menurut Edgar lebih baik dengan adanya peningkatan fasilitas seperti adanya mobil ambulance, tempat penyimpanan darah. Pihaknya juga memenej jika darah berlebih maka dilakukan penyaluran rumah sakit mana yang membutuhkan darah.

“Intinya PMI Kota Bogor ingin dari tahun ke tahun meningkat. PMI dalam kebencanaan bersama lintas sektor seperti BPBD bersinergi. Termasuk yang sekarang bencana kekeringan, kalau di Kota Bogor  tidak begitu terdampak karena bisa diantisipaiasi PDAM, namun ada daerah lain luar daerah seperti Jonggol, Cariu, kita turun sesuai kemampuan. kerjasama dengan PDAM dalam pelayanan kepada masyarakat. insya Allah pelayanan terbaik,”.

“Dinu kiwari ngancik nu bihari, seja ayeuna sampeureun jaga. Apa yang kita kerjakan sekarang untuk esok lebih baik. Itu keniscayaan harus diwujudkan pengurus dan relawan dan steakholder. Kami juga memberikan apresiasi kepada Kapolres, Danrem, Danlanud atas dukungannya termasuk lembaga dan perorangan seperti SMA Rimba Madya, Sekolah Al Mustarih, ke depan harus ada reward,” tandasnya.

Sementara Ketua Panitia HUT PMI ke-78 Kota Bogor Ai Supardini pelaksanaan perayaan berlangsung lancar seperti apel upacara, dan donor darah di Alun-alun. “Tadi ada 98 donor dan yang lolos 75 sehingga dapat 75 kantong. Kita juga berikan santunan sekitar 50 anak yatim sebagai wujud syukur PMI masih eksis dalam misi kemanusiaan dan acara nanti minggu depan (24/9/2023) senam massal di Alu-alun,” jelasnya.

** Asep Saepudin Sayyev

Peserta dari RSKD Kaget !! Ternyata Metode Motivasinya ROE Unik dan Menyenangkan

0

Internalisasi Transformasi Kesehatan Rumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 2023
“Transformation Towards World-Class Cancer Care”

“Ini luar biasa sekali baru pertama kali saya rasakan. Semua civitas RS Kanker Dharmais menikmati, enjoy dan mendapat ilmu yang sangat bermanfaat. Terima kasih buat ROE semoga bisa bekerja sama lebih lanjut” – Nugroho Tam Tomo SE, M.Kes., (Direktur Keuangan dan Barang Milik Negara RS Kanker Dharmais) –

Sentul | Jurnal Bogor
Pelatihan Motivasional penting bagi individu maupun institusi untuk membentuk karakter dan melejitkan potensi diri. ROE (Rhythm of Empowerment) hadir dengan metode yang unik dan satu – satunya di Indonesia yaitu melalui metode konser musik motivasional. 

Rhythm of Empowerment (ROE) Indonesia merupakan KONSER MUSIK MOTIVASIONAL Unik dan Pertama di Indonesia. Sebuah metode pembelajaran baru yang memiliki benefit dan tujuan untuk bagaimana melejitkan potensi diri melalu filosofi dan permainan BUNYI, GERAK dan MUSIK, dimana teori dan ilmu tentang kehidupan maupun dalam pekerjaan, dideliveri dalam aplikasi pelatihannya mampu disederhanakan dalam bentuk teori musik dan permainan-permainan musik.

Bertempat di LOR IN Sentul Bogor hari Sabtu tanggal 16 September 2023, ROE diberi kepercayaan untuk memberikan motivasi di acara Internalisasi Transformasi Kesehatan Rumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 2023  yang terdiri dari 300 civitas kesehatan RSKD. Bahkan acara ini dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Barang Milik Negara RS Kanker Dharmais Bapak Nugroho Tam Tomo SE, M.Kes.,.

Pelatihan kali ini merupakan rangkaian dari ulang tahun RSKD (Rumah Sakit Kanker Dharmais) yang ke 30 tahun di bulan November nanti. RSKD Dharmais mempercayakan pelatihan motivasi ini sebanyak 6 batch. Tiap batch/volume memiliki materi yang berbeda – beda dengan inti materinya tidak lepas dari Internalisasi “BerAkhlak”. Acara Dimulai dari opening/pembukaan Lagu Indonesia Raya kemudian disambung dengan pertunjukan visual LED, lighting/pencahayaan dan musik yang sejenak membuat peserta terdiam menyimak khidmatnya sesi pembukaan yang tentunya dilanjut dengan menyanyikan lagu nasional bersama yang diiringi oleh band ROE.

Selain memberikan materi, Budi Bagus Prasetyo yang familiar disapa Bagus ROE selaku Founder sekaligus Trainer / Motivator Muda dan Komposer Arranger Musik ini  berhasil membuat peserta mempunyai kepercayaan diri yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan antusiasnya ketika Bagus ROE memberikan pertanyaan, masing – masing kelompok berebut untuk menjawab. Yang mengejutkan adalah ketika diberi kesempatan challenge dari sang motivator muda ini ada peserta (bapak – bapak) tenaga kesehatan yang mempunyai suara yang khas dan merdu.

Konser musik motivasional ini ditutup dengan memainkan instrumen musik (jimbe, marakas, rebana terbang,dan tiktok) secara bersama sebagai rangkuman pelatihan untuk menunjukkan keharmonisan dan kebersamaan serta integritas peserta. Tidak lupa sesi penghargaan berupa piala dan cindera mata dari ROE diberikan kepada peserta dengan kategori grup terbaik dengan skor tertinggi selama pelatihan, pemenang grup outbond untuk RS Kanker Dharmais yang diwakili Direktur Keuangan dan BMN.

Dendy Priambodo selaku ROE Manager menjelaskan Pada tahun 2023 ini kami ingin lebih memperkenalkan Rhythm of Empowerment secara terbuka dan luas ke publik dengan berbagai program pengembangan diversifikasi beberapa produk seperti ROE Entertainment dan ROE Music yang sudah melahirkan beberapa produk seperti kampanye pemerintah program #pakaimolis yang akan segera dilaunching bulan September 2023.

Sebagai tambahan info ROE akan merilis sejumlah karya berupa lagu dan film melalui sub divisi ROE Entertainment dan ROE Music mulai bulan oktober 2023 ke ranah publik.

** yev