34.6 C
Bogor
Wednesday, July 15, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 363

Komeng Pilih Maju ke DPD Jabar dan Pilih Independen: “Lebih Bebas dan Sesuai yang Saya Kuasai”

0

jurnalinspirasi.co.id – Komeng, komedian terkenal Tanah Air, membuat keputusan mengejutkan dengan memilih maju ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat sebagai calon anggota independen, tanpa bergabung dengan partai politik manapun. Komeng menjelaskan alasan di balik pilihannya yang menarik perhatian banyak pihak.

Menurut Komeng, keputusan untuk tidak bergabung dengan partai politik didasari oleh keinginannya untuk fokus pada hal-hal yang dia kuasai.

“Saya ingin bergerak untuk sesuatu yang memang saya kuasai,” ujar Komeng dikutip dari infokabupatenbogor, Rabu (14/2/2024).

Sebelumnya pada Rabu, 10 Mei lalu, Komeng juga menegaskan bahwa dirinya sangat menghargai kebebasan. Meskipun memilih jalur independen, Komeng percaya dengan langkahnya untuk terjun ke dunia politik.

“Independen, kan, lebih sendiri. Apa, ya? Kalau partai, kan, aturan-aturan, lebih bebas, walaupun nggak pakai seragam,” paparnya.

Keputusan Komeng menuai beragam tanggapan dari warganet. Salah satunya dari akun @arrahcman1986 yang menyatakan dukungannya,

“Tenang bang Komeng ane nyoblos ente untuk kabupaten Bogor yang kenal yang lainnya ga kenal ane meskipun artisnya ada Jihan Fahira pelawak OGI SOS”.

Sementara @eka.mlyna88 menyatakan dukungan mereka dengan komentar “All in bang uhuy”

“Asli spontan coblos uhuy” @broy_sewasana.

Kehadiran Komeng sebagai calon anggota DPD independen menjadi sorotan utama di tengah dinamika politik lokal Bogor. Dengan keputusan yang teguh, Komeng menyatakan siap memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemajuan daerah.

(ocha lubianti/mg-uik)

Sempat Dikejutkan Ada Bagi-bagi Amplop, Hasil Pencoblosan di TPS 007 Tegal Lega Prabowo-Gibran Unggul

0

jurnalinspirasi.co.id – Rekapitulasi penghitungan suara di TPS 007 RT04 RW01 Kelurahan Tegal Lega, Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (14/2/2024), pasangan capres-cawapres 02 Prabowo-Gibran unggul 142 suara , disusul pasangan 01 Anies-Muhaimin dengan 89 dan terakhir dari 03 Ganjar-Mahfud dengan 24 suara.

Sementara suara yang pemilih yang tidak sah terdiri dari 2 suara rusak dan 7 kertas suara yang golput. Jumlah surat suara yang tidak terpakai sebanyak 39 lembar dan langsung ditandai dengan cara disilang agar tidak digunakan untuk berbuat curang. Data total pengguna hak pilih yang hadir sebanyak 264 dari total jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 295.

Sebelumnya, wilayah Tegal Lega sejak pagi hari diguyur hujan. Meskipun demikian, antusiasme warga masyarakat untuk ikut memilih cukup tinggi. Walaupun mulai berbondong-bondongnya mendatangi TPS tidak sesuai jadwal pembukaan pemilihan yang ditetapkan oleh KPU, yaitu mulai pukul 7.00. Yaitu baru ramai mendatangi TPS setelah jam 8.00 pada saat hujan mulai mereda.

Proses pemungutan suara di TPS 007 berjalan dengan aman, damai, dan terkendali berlangsung lancar tidak ada gangguan atau kegaduhan. Pemungutan suara selesai dan ditutup oleh panitia KPPS pada pukul 14.00, dimundurkan satu jam dari batas jadwal yang ditetapkan oleh KPU yakni seharusnya pukul 13.00 karena sebelumnya hujan.

Ada informasi kejadian yang menarik perhatian warga. Namun, susah dibuktikan dengan foto, video, atau pernyataan warga. Yaitu, sebelum subuh sampai sekitar pukul 6.00 ketika kondisi masih diguyur hujan ada beberapa warga yang menyaksikan oknum tertentu yang membagi-bagikan amplop seperti sedang merayakan hari raya.

Diantara warga ada yang mengatakan amplop tersebut berisi uang senilai Rp50.000 dengan instruksi untuk memilih paslon tertentu. Namun, diantara warga yang menyaksikan tidak berani diwawancara atau mendokumentasikan berupa foto atau video kejadian tersebut sehingga hal ini tidak bisa dijadikan bukti adanya kecurangan dari pihak paslon tertentu walaupun realitasnya hal tersebut terjadi untuk kemenangan paslon tertentu.

(wardah arrasyidah hanifah/mg-uik)

Pastikan Kesiapan Tenaga Kesehatan, RSUD Leuwiliang Tinjau Sejumlah TPS di 6 Kecamatan

0

jurnalinspirasi.co.id – Dalam rangka mengawal kelancaran Pemilu 2024, Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri S.H MARS didampingi Kabag TU dan Kabag Keuangan meninjau beberapa titik TPS yang berada di Kabupaten Bogor bagian barat.

“Kami melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik TPS yang berada di 6 kecamatan seperti, Kecamatan Cigudeg, Jasinga, Nanggung, Tenjo, Parung Panjang, dan Kecamatan Sukajaya,” tutur Vitrie di lokasi, Rabu (14/02/2024).

Vitrie mengatakan, keterlibatan RSUD Leuwiliang dalam pesta demokrasi yakni bertugas untuk memastikan kesehatan dan kesiapan tenaga kesehatan yang bertugas membantu para petugas KPPS di setiap TPS.

“RSUD Leuwiliang memberikan perhatian khusus terhadap para petugas KPPS yang bertugas di setiap kecamatan. Langkah ini diambil untuk memastikan para petugas KPPS dapat menjalankan tugasnya dengan optimal tanpa mengalami kendala kesehatan yang serius,” kata direktur.

Sebagai contoh, lanjut Vitrie, salah seorang petugas KPPS dari Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang mengalami keadaan kesehatan darurat dan langsung dirujuk ke IGD RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

“Pasien dari petugas KPPS sudah kami tangani dengan baik. Itu bukti komitmen RSUD Leuwiliang dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, Direktur RSUD Leuwiliang beserta tim masih berada di Kecamatan Leuwiliang untuk melakukan pemantauan bersama Camat Leuwiliang, Dandim dan pihak terkait lainnya.

“Tujuan utama adalah untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024 kali ini dan kesehatan semua petugas yang ada di TPS terjaga dengan baik,” pungkasnya.

(yev/r)

Petugas KPPS di TPS 2 dan 4 Sukamulya Kompak Pakai Pangsi dan Kebaya

0

jurnalinspirasi.co.id – Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 2 dan 4 Desa Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor tampil unik saat berlangsungnya Pemilu 2024.

Bagaimana tidak, seluruh petugas mengenakan pakaian adat Sunda jenis pangsi dan kebaya.

Ketua KPPS TPS 2 Heru Wijaya menjelaskan, pesta demokrasi lima tahunan ini harus disambut dengan gembira tentunya dengan datang ke TPS dan menentukan pilihan.

“Tentunya Pemilu tahun ini harus kita sambut dengan gembira,” katanya.

Pria yang biasa disapa Emon ini menyebut  sengaja menggunakan pakaian jenis ini. Selain tampil beda, tujuannya juga mengundang perhatian masyarakat untuk datang ke TPS.

Sementara menurut Ketua KPPS 04 Titin membeberkan, untuk perempuan menggunakan kebaya dengan tajuk baju adat Sunda itu dipilih karena ingin mengenalkan  kepada pemilih, utamanya pemilih milenial, seperti pepatah Sunda.

“Kudu silih asih, silih asah, jeung silih asuh (sebagai manusia kita harus saling menjaga dan saling menyayangi satu sama lain). Dengan seperti ini, masyarakat penasaran dan bisa segera ke TPS untuk memilih sehingga tidak golput,” ucapnya.

(andres)

Komeng Trending di Media Sosial X Sebagai Calon DPD Jabar di Pemilu 2024

0

jurnalinspirasi.co.id – Kejutan yang tak terduga, Komeng, sosok komika terkenal, kini menjadi trending topic di media sosial X yang mencalonkan diri sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat pada Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024).

Namun, yang membuatnya menjadi pusat perhatian yang besar hingga mendapatkan lebih dari 12 ribu cuitan adalah gaya foto yang tak biasanya.

Dalam Foto pada surat Pemilihan anggota DPD Jawa Barat 2024, Komeng, yang bernama lengkap Alfiansyah Komeng dikenal sebagai pelawak dengan kepiawaiannya dalam dunia komedi ini, tampil dengan gaya foto kocaknya yang melekat padanya sebagai seorang komika dan menjadi yang paling berbeda dengan gaya foto calon anggota DPD lainnya.

Berfoto dengan gaya mata melolot dan ekspresi wajah candanya mencuri perhatian warga X. Netizen memberikan respon positif yang menciptakan gelombang dukungan dan kegembiraan di kalangan pengguna media sosial X.

“💚 ngakak bgt liat fotonya bg komeng pdhl gapernah liat di baliho. auto 📌krn bingung jg kebanyakan org 😂.” cuitan netizen dikutip dari sosial media X.

“jujur nih, siapa yg milih komeng hari ini? Akuuuu. ” cuitan netizen dikutip dari sosial media X.

Komedian Komeng yang terkenal dengan kata “uhuyy” menyampaikan misinya dalam keikutsertaan sebagai calon anggota DPD Pemilu 2024 ialah memberikan kebahagian pada warga. Komeng berhasil menciptakan gelombang kegembiaraan dan sukses membawa kesan yang tak terlupakan. Kita tunggu apakah hasil pemilihan nanti akan memenangkan hati para pemilih.

(aliya noermawati/mg-uik)

Dikemas Suasana Harmonis, Dua TPS di Neglasari Usung Tema Valentine

0

jurnalinspirasi.co.id – Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Kampung Malangsari RT 01/01, Desa Neglasari, Dramaga, Kabupaten Bogor menyemarakkan hari pencoblosan dengan memakai pakaian serba warna merah dengan kemasan suasana harmonis dan kedamaian.

Dekorasi TPS tersebut dibuat semenarik mungkin. Tenda yang didominasi dengan warna ungu dan biru muda  serta beberapa hiasan bunga juga dipasang untuk menambah suasana romantis. 

Menanggapi dekorasi yang berbeda dari TPS di sekelilingnya, Ketua TPS 01, Jaya menjelaskan karena bertepatan dengan hari kasih sayang, ia dan anggotanya ingin memeriahkan pesta rakyat kali ini dengan cara yang berbeda.

Pakaian mereka diseragamkan dengan kaos lengan panjang berwarna merah muda, kerudung dan celana hitam. Tampilan TPS di Dramaga dengan mengusung tema Valentine. Tujuannya yakni untuk menambah semangat dan kepercayaan diri pemilih ketika melakukan pencoblosan.

Selain pakaian, seluruh petugas KPPS di TPS 01  juga mendekorasi ruangan dengan merah muda. Misalnya spanduk ucapan selamat datang di depan pintu masuk memakai warna merah muda, dan memberi balon berwarna senada di tiap sisi tembok.

Bahkan taplak meja dan tirai tenda yang digunakan pada TPS  menggunakan warna ungu. Sedangkan untuk daftar pemilih tetap  di TPS 01 yakni sekitar 216 hak pilih .

“Tujuannya tak lain menarik perhatian warga agar semangat datang ke TPS,” ujarnya, Rabu (14/2/2024).

Dia berharap dengan konsep valentine tersebut akan membuat pemilih pemula tertarik sehingga tingkat partisipasi pemilih juga meningkat pada pemilu tahun ini.

“Tentu tujuan dasarnya agar partisipasi pemilih meningkat, terutama yang pemilih pemula. Bertepatan  Valentine bisa dengan memberikan suara sebagai bentuk sayang ke negara Indonesia,” bebernya.

Pemilih TPS 01, Dadang mengaku adanya TPS unik, warga makin antusias mencoblos karena TPS-nya itu membawa suasana yang menyegarkan. Dampaknya, antusias warga ke TPS sangat tinggi.

“Saya berharap Pemilu 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang konsisten untuk menepati janji dan tiap ucapan yang telah disampaikan kepada masyarakat ketika masa kampanye,” pintanya.

Sekretariat PPS Desa Neglasari, Kosasih Irvan mengaku di Neglasari ada dua TPS yang mengusung tema valentine yakni TPS 01, dan TPS 02 di Kampung  Malangsari.

“Saya berharap adanya TPS unik tersebut bisa menarik simpati masyarakat untuk datang ke TPS,” tukasnya.

(arip ekon)

Rela Antre, Warga Antusias Nyoblos pada Pesta Demokrasi di TPS Cimanggu Gang Kamboja

0

jurnalinspirasi.co.id – Sempat dilanda hujan deras, suasana TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Cimanggu Gg. Kamboja RW 04, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor berlangsung secara ramai dan tertib. Banyak warga yang antusias untuk memilih hak suaranya pada Pemilu 2024, Rabu (14/02/2024).

Warga sudah mulai berdatangan ke TPS sejak pukul 07:00 WIB. Pembukaan diawali dengan upacara dan do’a bersama oleh KPPS dan warga sekitar.

Meskipun harus mengantre selama 1 jam lebih, namun tidak menyurutkan antusiasme warga untuk memilih hak suaranya.

“Tetap antusias walaupun harus nunggu sejam. Karena saya sudah punya pilihan, yang menentukan 5 tahun ke depan,” ujar salah seorang warga RW 04 Cimanggu Gg Kamboja, Ratna, Rabu (14/02/2024).

Tidak hanya Ratna, warga lain pun juga rela menunggu dan bersabar.

“Karena kita sebagai warga wajib menggunakan hak pilih kita. Jangan sampai golput,” tandas Nur warga Cimanggu RW 04 lainnya.

Dewan Perwakilan Rakyat, pemerintah, dan penyelenggara Pemilihan Umum yakni KPU sepakat penyelenggaraan pemungutan suara pada Rabu, 14 Februari 2024 hari ini.

Ada lima jenis surat suara dalam Pemilu 2024. Kelima jenis surat suara tersebut yakni untuk memilih pasangan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten/kota.

(lia puspitasari/mg-uik)

Prespektif Islam Dalam Merayakan Hari Valentine

0

jurnalinspirasi.co.id – Hari Valentine, atau yang juga dikenal sebagai Hari Kasih Sayang, dirayakan setiap tahun pada tanggal 14 Februari. Perayaan ini biasanya dihargai oleh komunitas Kristen dan dianggap sebagai kesempatan untuk mengungkapkan kasih sayang antar individu. Banyak orang, khususnya pasangan, memilih memberikan hadiah seperti cokelat, bunga, dan boneka sebagai simbol cinta dan perhatian.

Meskipun Hari Valentine populer, pandangan yang berbeda muncul terutama dalam konteks agama Islam. Umat Islam dilarang merayakan Hari Valentine karena dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Dalam prespektif Islam, merayakan Hari Valentine dianggap sebagai tindakan yang tidak dibolehkan (haram). Perayaan Hari Valentine dianggap haram dengan dasar pada alasan-alasan yang dapat ditemukan dalam sumber-sumber hukum Islam.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang tegas melarang merayakan Valentine. Fatwa ini dicatat dalam Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2017, yang menyatakan bahwa umat Islam tidak diperbolehkan merayakan Hari Valentine karena tidak termasuk dalam tradisi Islam, berpotensi membawa dampak buruk seperti pergaulan bebas, dan dapat menimbulkan keburukan. Dilansir dari CNBC Indonesia

Aktivitas keagamaan atau perayaan tanpa dasar ajaran agama dapat dianggap sebagai bid’ah atau sesuatu yang dibuat-buat. Selain itu, partisipasi seorang Muslim dalam perayaan Valentine dianggap sebagai tasyabbuh atau meniru kelompok lain, yang diingatkan oleh Rasulullah SAW sebagai perilaku yang sebaiknya dihindari.

Dari Ibnu Umar, Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda :

“Man Tasyabaha Biqoumin Fahuwa Minhum”
Artinya “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk di bagian mereka.” (H.R Ahmad 2.50 dan Abu Daud no 4031)

Tindakan semacam itu dianggap tidak disukai oleh Allah SWT dan dapat menimbulkan kemurkaan-Nya. Oleh karena itu, menjauhi perayaan Valentine adalah bentuk ketaatan umat Muslim terhadap ajaran agama Islam.

(vina oktaviani/mg-uik)

Tingkatkan Pembangunan SDM, Kemendikbudristek Upayakan Permudah Akses Pendidikan

0

jurnalinspirasi.co.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan terus memperkuat komitmennya untuk meningkatkan akses pendidikan dasar, menengah, dan tinggi guna mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dikutip dari kemdikbud.go.id, dalam upaya tersebut, pemerintah fokus pada peningkatan pembangunan SDM melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi atau yang lebih dikenal sebagai Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) Merdeka.

Menteri Kemendikbudristek, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencapai kesejahteraan dan kemajuan bangsa dengan melalui Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi, pemerintah berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk mengejar pendidikan tinggi tanpa terkendala oleh faktor ekonomi.

KIPK Merdeka telah menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Program ini memberikan bantuan berupa biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka dapat fokus pada proses pembelajaran tanpa harus khawatir akan beban finansial.

Selain itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi juga terus melakukan langkah-langkah strategis lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh tingkatan. Hal ini termasuk pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, peningkatan fasilitas pendidikan, dan peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan kerjasama dari berbagai pihak terkait, diharapkan Indonesia dapat mencapai cita-cita luhur sebagai negara yang maju melalui penguatan pendidikan yang merata dan berkualitas.

(ocha lubianti/mg-uik)

Penjelasan MUI Mengenai Apakah Tinta Pemilu Dapat Menghalangi Sahnya Wudhu?

0

jurnalinspirasi.co.id – Tinta pada Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan sebagai tanda bahwa masyarakat telah menggunakan hak suaranya pada 14 Februari 2024. Lalu apakah tinta tersebut bisa menghalangi sah atau tidaknya wudhu?

Marketing & Networking Manager at Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Cucu Rina mengatakan, ada dua aspek yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan produk tinta pemilu yang di gunakan.

Pertama adalah bahan tinta tersebut. Kata Cucu, tinta pemilu dibuat agar tahan lama agar mudah hilang menghindari pencoblosan dua kali. Bila bahan tersebut terbuat dari bahan yang najis maka akan dapat beresiko bagi umat muslim.

“Sudah sejak tahun dua ribu sertifikasi tinta. Jadi dipastikan bahwa tidak ada bahan yang najis,” ucap cucu dalam Halal yang disiarkan melalui YouTube LPPOM MUI, dikutip Selasa (13/2/2024).

Aspek kedua, yaitu tinta yang digunakan dapat tembus air. Sebab ini berkaitan dengan sahnya wudhu dilakukan umat muslim.

“Karena ini bersentuhan langsung dengan kulit kita, mungkin ada kemungkinan tidak tahan air, sedangkan dalam syarat wudhu, semua bagian tubuh yang wajib dibasuh harus terkena air secara menyeluruh,” Ujarnya.

(ocha lubianti/mg-uik)

Sumber gambar : Tempo.co