26.6 C
Bogor
Saturday, February 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 29

Bumdes Sukakarya Dialokasikan Untuk Penanganan Stunting

0

jurnalinspirasi.co.id – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sukakarya yang mengambil sektor peternakan ayam  potong, menjadi harapan bagi masyarakat di sana. Hal ini karena keberhasilan dari Bumdes tersebut, selain untuk kemajuan usaha desanya, Kepala Desa Sukakarya Hasan S memiliki tujuan Bumdes itu juga untuk memberantas stunting  dan pemberdayaan bagi para generasi muda di desa tersebut.

Dikatakan Asep Nurbai, salah satu tim monitoring dari Kecamatan Megamendung yang sudah melakukan monev beberapa waktu lalu, Bumdes berupa ayam potong atau petelur sangatlah tepat untuk dikelola oleh desa.

“Dari kecamatan kami sudah melakukan monev ke Desa Sukakarya, Bumdesnya berupa ternak ayam potong. Hasil monev cukup bagus. Selain kondisi ternaknya yang berhasil, juga ada nilai lain yang cukup positif, yakni dari keuntungan Bumdesnya, sebagian dananya dialokasikan untuk penanganan stunting. Hal ini yang membuat kita untuk terus memotivasi supaya Bumdes Sukakarya benar-benar berhasil, ” ujarnya.

Selain peternakan yang ditanganinya secara serius, transparansi terhadap anggaran untuk Bumdes itu sangat diperlukan. “Masyarkat harus mengetahui sumber dana Bumdes itu. Melalui papan kegiatan dan sumber keuangan harus terbuka. Dan di lokasi kandang, di sana terpasang papan kegiatan dengan anggaran dan sumber dana yang dipakai. Dengan demikian, masyarakat bisa mengetahui dan mengawasinya, ” Imbuh Asep.

Adanya Bumdes Sukakarya yang dinilai telah berjalan mengalami kemajuan, pemerintahan kecamatan berharap desa-desa yang lainnya mengalami hal serupa. Hingga keberadaan Bumdes bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk membantu program ketahanan pangan.

(Dadang Supriatna)

Kementerian Kebudayaan Resmikan Padepokan Silat Cimande, Upaya Pengembangan Ekosistem Tradisi Silat Nusantara

0

Jurnal Bogor – Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Sarana dan Prasarana Kementerian Kebudayaan meresmikan Padepokan Silat Cimande sekaligus mendukung Festival Rakyat Cimande di Desa Cimande, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut merupakan komitmen untuk mengembangkan ekosistem tradisi silat agar nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap relevan dan lestari di tengah perkembangan zaman.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir secara langsung untuk meresmikan Padepokan Silat Cimande. Dalam sambutannya, Menbud Fadli menyambut baik revitalisasi gedung dan peresmian Padepokan Silat Cimande. Menurutnya, aktivasi ruang publik merupakan satu komitmen penegasan bahwa negara hadir untuk memastikan ruang budaya benar-benar hidup, terawat dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kita bisa membuat ekosistem di mana Cimande ini bisa membuat orang datang untuk berbagai tujuan, misalnya untuk workshop dan belajar pencak silat. Kita juga bisa menciptakan platform budaya yang mendata literasi tentang pencak silat, kemudian bisa
juga dibuat festival yang bisa menghidupkan ekonomi budaya masyarakat Cimande sendiri,” terang Menteri Fadli, Sabtu (20/12/25).

Lebih jauh, Menbud menegaskan bahwa Desa Cimande dapat menjadi pusat ekonomi dan
wisata, seperti wisata kesehatan, wisata religi, hingga wisata kuliner. Ia menambahkan,“Semoga wilayah Padepokan Cimande dan sekitarnya ini semakin maju, pencak silat juga semakin maju, di samping itu juga ekonomi di sini dengan keberadaan ini juga tentu
semakin maju.”

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menjelaskan bahwa aktivasi Padepokan Silat Cimande memiliki sejumlah fungsi strategis dalam pemajuan kebudayaan. “Pusat Pencak Silat Cimande ini kami dorong untuk menjalankan berbagai fungsi, yakni pusat edukasi dan regenerasi dari pencak silat, terutama pusat pengarsipan sejarah dan pengetahuan Cimande. Kemudian, resminya padepokan ini dapat menjadi destinasi pariwisata berbasis pengalaman budaya yang menawarkan interaksi dan kearifan lokal,” imbuh Dirjen Mahendra.

Sebagai langkah nyata dalam menumbuhkan ekosistem seni silat, Kementerian Kebudayaan memberikan atensi penuh pada penyelenggaraan Peresmian Pusat Pencak Silat Aliran Cimande (PPSAC) dan Festival Rakyat Cimande. Agenda ini dimaknai bukan sekadar sebagai seremonial semata, melainkan sebagai momentum strategis dalam
mengaktivasi sarana dan prasarana kebudayaan dengan berbagai kegiatan, agar kebudayaan terus hidup di tengah masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, Kementerian Kebudayaan telah merealisasikan 60 lokus bantuan sarana dan prasarana di berbagai daerah, 24 lokus revitalisasi fisik dan 36 lokus pendukungan penyediaan peralatan kesenian, fasilitas aktivitas budaya, dan sarana layanan budayanya. Dari total bantuan, 29 lokasi di antaranya telah diaktivas.

Hadir mendampingi Menteri Kebudayaan, antara lain Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Ahmad Mahendra Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Ferry Arlius Direktur Pengembangan Budaya Digital, Andi Syamsu Rizal; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX, Retno Raswaty. Turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Ria Marlisa anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ricky Kurniawan; Wakil Ketua KNPI Jawa Barat, Ropi Rizal jajaran keluarga Kasepuhan, serta sejumlah pegiat budaya.

Kementerian Kebudayaan berharap sinergi antara peresmian infrastruktur dan penyelenggaraan festival budaya ini dapat memicu dampak berganda. Aktivasi ruang publik ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat sekitar Desa Cimande
dan menjadikan Padepokan Cimande sebagai model ideal bagaimana sarana kebudayaan dapat memberdayakan masyarakat sekitar. Yudi

Kampoong Ecopreneur Bangun Masjid Eco Wakaf, Tebar 1.000 Pohon Usai Banjir Sumatra

0

Jurnal Bogor – Pasca banjir Sumatra, mulai bermunculan aksi peduli lingkungan di kalangan masjid. Ada masjid yang peduli lingkungan yakni, Masjid Eco Wakaf yang dibangun oleh Kampoong Ecopreneur yang tebar 1.000 pohon kepada masyarakat.

Pembagian pohon-pohon itu dilakukan saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Eco Wakaf di kawasan Kampoong Ecopreneur, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 21 Desember 2025. Peletakan batu pertama dilakukan oleh para pendiri Kampoong Ecopreneur yang dipimpin inspirator nasional Jamil Azzaini.

Hadir dalam acara itu ada 130 tamu undangan termasuk para founder Kampoong Ecopreneur yakni, Sofie Beatrix, Teguh Arif, Atok R. Aryanto, Burhan Sholihin, Deka Kurniawan, Aris Ahmad Jaya, Nurdin Razak dan Muhammad Subhan. Dalam proses itu juga dilakukan penanaman pohon dan pembagian bibit pohon kepada 130 undangan yang hadir.

Menurut Jamil, Masjid Eco Wakaf yang berada di tanah wakaf seluas 1,5 hektare ini dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran spiritual, ecopreneurship, dan pengembangan wakaf produktif yang berpihak pada kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Jamil Azzaini mengatakan kehadiran Kampoong Ecopreneur merupakan respons atas berbagai krisis yang saling berkaitan, mulai dari kerusakan lingkungan, lemahnya pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga memburuknya kesehatan mental.

“Banjir di Sumatra adalah alarm keras. Ini bukan sekadar bencana alam, tapi akibat dari cara kita memperlakukan alam. Kalau relasi manusia dengan alam terus rusak, bencana hanya soal waktu,” kata Jamil, Minggu (21/12/25).

Menurut Jamil, Kampoong Ecopreneur dibangun untuk menjawab kegelisahan publik terhadap arah pembangunan yang dinilai belum menyentuh akar persoalan.

“Kita menghadapi tiga krisis sekaligus: krisis lingkungan, krisis entrepreneur yang benar-benar memberdayakan masyarakat, dan krisis kesehatan mental. Kampoong Ecopreneur hadir untuk menjawab itu secara utuh, bukan sepotong-potong,” ujarnya.
Sebagai bentuk aksi nyata, Kampoong Ecopreneur membagikan 1.000 bibit pohon kepada para tamu undangan dan masyarakat sekitar. Aksi ini, menurut Jamil, bukan sekadar simbolik.

“Menanam pohon itu bukan kegiatan seremonial. Ini pernyataan sikap. Kalau kita ingin selamat dari krisis ekologis, kita harus mulai mengembalikan fungsi alam, bukan hanya membicarakannya di forum,” kata dia.

Selain fokus lingkungan, Kampoong Ecopreneur juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam waktu dekat, pengelola akan membagikan 100 sarang lebah madu klanceng kepada warga sekitar Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

“Kami tidak ingin masyarakat hanya jadi penonton. Mereka harus jadi pelaku ekonomi. Lebah madu ini akan kami dampingi sampai menjadi sumber penghasilan. Target kami, Leuwisadeng menjadi sentra madu yang meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Jamil.

Di kawasan Kampoong Ecopreneur juga akan dibangun pusat ecotherapy bernama Kampoong Hening. Fasilitas ini akan difokuskan pada terapi, pelatihan, dan pendampingan kesehatan mental berbasis alam, khususnya bagi kelompok usia produktif yang mengalami tekanan psikologis.
“Banyak orang tampak baik-baik saja, tapi sebenarnya lelah secara mental. Kampoong Hening kami rancang sebagai ruang pemulihan, tempat orang kembali waras, tenang, dan menemukan makna hidupnya,” kata Jamil.

Kampoong Ecopreneur dirancang sebagai ekosistem terpadu yang memadukan spiritualitas, kewirausahaan berkarakter, pelestarian lingkungan, dan wakaf produktif. Inisiatif ini diharapkan menjadi model pembangunan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain.

Kegiatan yayasan Kampoong Ecopreneur ini didanai dari dana umat melalui zakat, infak, sedekah dan wakaf produktif. Saat ini sudah ada beberapa pengusaha yang menitipkan wakaf produktifnya. Di antaranya Yayasan STIFIn Institute yang telah menyerahkan hak pengelolaan 10 cabang STIFIn di 10 kota senilai Rp 5 miliar.

Juga ada pengusaha warung ayam geprek yang menitipkan satu cabang Hara Chicken. Di outlet ini selain profit, Kampoong Ecopreneur juga mempekerjakan karyawan disabilitas serta menjadi laboratorium bisnis bagi para santri.

Dalam kesempatan itu Ari Untung, artis yang juga hadir di acara itu menyambut baik rencana pembangunan Kampoong Ecopreneur. “Mudah mudahan dari tempat ini lahir anak-anak muda yang bisa mengangkat masyarakat seperti yang dikisahkan di surat Al Kahfi. Yudi

Melalui PMT, Stunting di Nanggung Menyusut Menjadi 4 Persen

0

jurnalinspirasi.co.id – Sebagai upaya menurunkan angka stunting, Pemerintah Kecamatan Nanggung dengan pihak Puskesmas dan para kader melakukan sosialisasi dan pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan ibu menyusui ke setiap desa di lingkup Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

“Program ini untuk menekan meningkatnya angka stunting,” kata Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Nanggung Ujang Maulana usai secara simbolis membagikan kepada penerima manfaat PMT di Desa Nanggung, kemarin.

Dia menjelaskan, melalui program tersebut membuktikan bahwa status statunting di Kecamatan Nanggung pada tahun lalu sebesar 17 persen, kini menyusut menjadi 4 persen di tahun 2025.

Tak sampai disitu, lajut Ujang, program tersebut melibatkan pihak eksternal untuk meningkatkan status gizi balita yang berisiko stunting.

PMT dengan pemberian sayuran segar dan kebutuhan makanan lainnya tersebut diakui Ujang Maulana merupakan strategi utama dalam mendukung pertumbuhan anak agar mencapai potensi pertumbuhan optimal.

(Arip Ekon)

Akhir Tahun, RSUD R. Moh. Noh Nur Diapresiasi BPKAD Miliki Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2025

0

jurnalinspirasi.co.id – RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang menerima Apresiasi Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2025 dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor. Apresiasi ini diberikan berdasarkan hasil evaluasi kinerja pengelolaan keuangan dan aset daerah yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas upaya RSUD R. Moh. Noh Nur dalam menjalankan pengelolaan keuangan dan aset secara tertib, akuntabel, serta berintegritas, sebagai bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur, dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS, menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran rumah sakit dalam menjaga tata kelola keuangan dan aset sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset rumah sakit. Tata kelola yang baik akan mendukung kelancaran operasional serta memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar dr. Vitrie.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari peran seluruh unit kerja di lingkungan RSUD R. Moh. Noh Nur serta dukungan dan pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

RSUD R. Moh. Noh Nur berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan.

(yev/rls)

Peduli Terhadap Sesama, Polsek Cigudeg Gelar Jumat Berkah

0

jurnalinspirasi.co.id – Kapolek Cigudeg Polres Bogor dan jajarannya menggelar Jumat Berkah di halaman Mapolsek Cigudeg, Jumat (19/12/2025). Tak hanya di Cigudeg, Jumat berkah pun digelar di wilayah Pospol Kecamatan Sukajaya.

Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin menjelaskan, lewat program sederhana pembagian makanan gratis bagi masyarakat sekitar dan pengendara yang melintas sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur, dengan semangat untuk berbagi kepada sesama.

“Intinya kalau kita baik ke sesama, tentu Allah juga baik baik sama kita,” kata Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin kepada Jurnal Bogor.

AKP Budi yang baru menjabat sebagai Kapolsek Cigudeg pada 3 Desember 2025 sebelumnya pernah mengemban jabatan sebagai Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Bogor.

Bakti sosial dengan berbagi antarsesama usai sholat Jumat sebelumnnya telah dilakukan semasa ia menjadi Kapolsek Dramaga  dan Jasinga. Menurutnya, dimana pun berada sebagai makhluk sosial penting menjaga kebaikan antarsesama.

“Saling berbuat baik antarsesama manusia itu hal penting,” tandasnya.

(Arip Ekon)

Hujan Tak Surutkan Antusias Wisatawan, Rafting Alamanda Tetap Ramai Saat Libur Sekolah

0

Jurnal Bogor – Meskipun diguyur hujan, antusiasme wisatawan untuk mengikuti kegiatan arung jeram di Rafting Alamanda tetap tinggi. Objek wisata petualangan yang berlokasi di Jalan Kolonel KM 01, Caringin Gintung, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor tersebut masih ramai dikunjungi, terutama di masa libur sekolah.

Pengelola Rafting Alamanda, Imam Faisal, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan maksimal dengan menempatkan tim di lapangan guna memastikan keselamatan pengunjung, terlebih di tengah kondisi cuaca yang cukup ekstrem.

“Kami selalu siaga dengan tim di lapangan. Dengan faktor cuaca yang agak ekstrem, aspek keselamatan pengunjung kami tingkatkan,” kata Imam, Sabtu, (20/12/25).

Ia menambahkan, saat ini Rafting Alamanda juga memberikan promo diskon bagi para pengunjung sebesar 10 hingga 20 persen. Promo tersebut menyasar wisatawan yang berasal dari Jakarta, Karawang, dan Bekasi.

“Momentum libur sekolah ini banyak dimanfaatkan oleh rombongan sekolah maupun perusahaan untuk berwisata rafting,” ujarnya.

Selain rafting, Alamanda juga menyediakan berbagai fasilitas wisata petualangan lainnya, seperti outbound, paintball, off-road, flying fox, serta tubing yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Menurut Imam, dalam satu minggu rata-rata terdapat 10 hingga 15 grup yang mengikuti kegiatan rafting, dengan jumlah peserta sekitar 200 orang per minggu, tergantung kondisi cuaca.

“Memang ada beberapa grup yang membatalkan kunjungan karena cuaca, tapi bagi kami sebagai operator yang terpenting adalah keselamatan,” jelasnya.

Saat ini, Rafting Alamanda didukung oleh sekitar 30 personel inti, serta tambahan hingga 40 personel maksimal yang dikerahkan untuk pengawasan dan pemantauan selama kegiatan rafting berlangsung.

Untuk tarif, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp190 ribu per orang. Harga tersebut sudah termasuk asuransi, snack, air kelapa, kopi, serta bonus wahana flying fox. Yudi

Target 100 Medali Emas di Porprov 2026 Bukan Hanya Mimpi

0

jurnalinspirasi.co.id – KONI Kota Bogor menargetkan dapat mendulang sebanyak 100 medali emas pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) 2026 mendatang.

Seperti diketahui, Kota Bogor akan bertindak sebagai tuan rumah Porprov 2026 bersama Kota Depok, dan Kota Bekasi. Sebanyak 25 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan di ‘Kota Hujan’.

Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna mengatakan bahwa target 100 medali emas bukan hanya sekedar mimpi. Namun, merupakan ikhtiar untuk mengharumkan prestasi olahraga di level daerah.

“100 medali emas adalah ikhtiar KONI untuk menunjukan bahwa pembinaan yang baik dan berkesinambungan akan berbuah prestasi maksimal,” ujar Dedy usai Rapat Kerja KONI Kota Bogor kepada wartawan, Jumat (19/12:2025).

Dedy mengaku optimistis, tagline ‘Bogor 100 Menyala Terus’ akan dapat diwujudkan dalam Porprov 2026, dengan berbagai upaya yang selama ini dilakukan oleh kerja keras dari seluruh jajaran pelatih cabor.

Menurut Dedy, KONI Kota Bogor berkomitmen untuk meraih prestasi maksimal sesuai arahan Wali Kota Dedie A Rachim, di tengah keterbatasan anggaran.

“Keterbatasan anggaran bukan menjadi halang rintang bagi kami. Justru menjadi pelecut untuk membuktikan bahwa dimana ada niat yang kuat pasti akan ada hasil maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dedy juga berterimakasih kepada Pemkot Bogor dan DPRD atas tingginya dukungan terhadap pembinaan olahraga. Di antaranya dengan menelurkan Perda Keolahragaan yang menjadi salahsatu indikator pendongkrak semangat atlet untuk mengibarkan panji Kota Bogor di level daerah, nasional, dan internasional.

“Perda Keolahragaan adalah bentuk apresiasi pemerintah terhadap atlet, untuk keberlangsungan kehidupan mereka pasca pensiun dari atlet. Sebab, dengan poin hasil kejuaraan yang mereka kumpulkan, atlet bisa mendapat pekerjaan di BUMD Kota Bogor,” tandasnya.(ded/ Sep)

Depok Pecah! Ratusan Warga Padati Grand Opening Ayam Panggang Mami Nungky

0

jurnalinspirasi.co.id – Ratusan warga depok padati Pembukaan Resto Ayam Panggang Mami Nungky, Artis dan Komedian terkenal Indonesia Nunung bersama Vicky Prasetyo secara resmi membuka Ayam Panggang Mami Nungky di Jalan Margonda No. 15, Kemiri Muka, Beji, Depok, pada Jumat, 19 Desember 2025.

Peresmian ini disambut antusias ratusan warga Depok dan Fans Mami Nungky yang datang dari berbagai wilayah, acara dibuka dengan prosesi pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng yang dilakukan langsung oleh Mami Nungky, didampingi suami dan Vicky Prasetyo menjadi momen penting bagi perjalanan resto Ayam Panggang Mami Nungky di Kota Depok kedepannya mengingat Margonda adalah outlet kedua setelah yang pertama di Kalibata.

Pada peresemian ini resto Ayam Panggang Mami Nungky membagikan Gratis 300 porsi untuk semua yang hadir saat pembukaan perdana, acara juga dimeriahkan oleh performance Band (Vicky The Brain) yang membuat acara semakin meriah

Hadir dalam pembukaan tersebut, rekan-rekan Arits lainnya, Jane Nadeak (Ketua DPD Solidarity Squad Depok), Binton Napdapdap Anggota Dewan DPRD kota Depok komisi A serta beberapa Ketua DPC Solidarity Squad berserta anggota Solidarity Squad lainnya.

Mami Nungky (Nunung) menuturkan jika pembukaan outlet di Depok merupakan langkah yang tepat, mengingat Depok tempat yang strategis setelah Jakarta.

“Depok itu strategis, jadi sudah saatnya kami buka Depok dan ini sudah tepat momentumnya sangat bagus,” ucapnya

Ia juga berharap ke depannya outlet Ayam Panggang Mami Nungky tidak hanya hadir di Kalibata dan Margonda, tetapi dapat terus berkembang ke berbagai daerah lainnya.

Dijumpai saat acara Vicky Prasetyo mengatakan bahwa ini merupakan pembukaan outlet kedua setelah yang pertama di Kalibata dan akan bertambah lagi menjadi 20 outlet kedepannya.

“Alhamdulillah, Depok sangat luar biasa sambutannya untuk outlet kedua Ayam Panggang Mami Nungky, Insya Allah akan bertambah menjadi 20 outlet pada tahun 2026 yang akan datang.” kata Vicky.

Vicky menambahkan pembukaan outlet Ayam Panggang Mami Nungky  juga merupakan bagian dari Program Menciptakan Lapangan Kerja yang ia cita-cita sejak lama.

“Aku punya cita-cita sejak dulu, untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang banyak, Alhamdulillah akhirnya bisa terwujud melalui outlet ini, karena sebagian karyawan di outlet ini adalah warga Depok.” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Jane Nadeak (Ketua DPD Solidarity Squad Depok), menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses atas pembukaan outlet Ayam Panggang Mami Nungky serta berterima kasih kepada Ketua DPP Solidarity Squad (Vicky Prasetyo) untuk ikut mensukseskan pembukaan Resto Ayam Panggang Mami Nungky di Kota Depok.

“Selamat dan Sukses untuk Pembukaan Ayam Panggang Mami Nungky (mami nunung dan mas vicky), terima kasih karena telah mengikutsertakan kami dalam pembukaan resto ini, hari ini acaranya luar biasa meriah, kami sangat senang dan kami merasa sangat disayang oleh mas ketum, sukses terus buat Ayam Panggang Mami Nungky,.”pungkasnya

Jane berharap dengan Pembukaan Ayam Panggang Mami Nungky semoga bisa terus menjadi saluran keberkahan dan turut serta membuka kesempatan kerja bagi seluruh masyarakat luas, mengingat beberapa anggota bisa diterima bekerja disini. (Erwin)

Mapag Rajab, Yayasan Annur Solihat Santuni 150 Anak Yatim Piatu

0

Jurnal Bogor – Yayasan Annur Solihat yang berlokasi di Perumahan Gemilang Property, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Mapag Rajab dengan menyantuni 150 anak yatim piatu, Sabtu (20/12/25).

Anak-anak yatim piatu tersebut berasal dari tiga desa, yakni Desa Ciburuy, Desa Cidahu, dan Desa Pasir Jaya. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan sebagai bentuk kepedulian sosial serta pembinaan keagamaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Yayasan Annur Solihat Ustadz Nurdin, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW, serta unsur keamanan desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ciburuy.

Dalam sambutannya, Ustadz Nurdin menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin yayasan yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk berbagi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kekeluargaan antara yayasan dan anak-anak yatim piatu,” ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Ciburuy, Teja, mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan Yayasan Annur Solihat dan berharap jumlah penerima manfaat ke depan dapat terus bertambah.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini dan berharap ke depannya bisa menjangkau lebih banyak anak yatim piatu,” katanya.

Kegiatan Mapag Rajab tersebut diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat. Yudi