28.3 C
Bogor
Sunday, July 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 287

Kementan Ajak Manfaatkan Lahan Produktif untuk Berkebun Demi Cuan Melimpah

0

JURNAL Inspirasi – Kementerian Pertanian tak henti-hentinya menggalakkan program peningkatan produktivitas pertanian, salah satunya buah. Menggandeng Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), Creative Farm, Batang, Jawa Tengah, Kementan mengajak masyarakat dan insan pertanian dapat mengoptimalkan lahan untuk berkebun sekaligus sumber penghasilan lewat Webinar Bertani On Cloud (BOC) yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP), beberapa hari lalu.

Berkebun selain dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional juga memiliki nilai ekonomis atau menghaslkan keuntungan. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menekankan pertanian harus bisa menghasilkan dan menguntungkan.

“Pertanian tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan hidup saja tetapi juga harus bisa menguntungkan dan menghasilkan uang, serta mensejahterakan petani”, tegas Dedi.

Senada dengan yang disampaikan Dedi, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Muhammad Amin dalam kesempatan membuka Webinar secara daring mengatakan untuk mengembangkan sektor pertanian di tengah kondisi saat ini, pasca Pandemi Covid-19 dan Climate Change adalah menjadikan sektor pertanian profitable dengan mengoptimalkan potensi ketersediaan sumber daya alam berupa lahan yang produktif.

“Saya kira potensi ini cukup kuat. Kita punya lahan yang cukup luas untuk bagaimana caranya untuk produktif dan menghasilkan nilai tambah”, kata Amin.
Amin menambahkan bahwa pertanian adalah sektor yang menjanjikan untuk masa depan bangsa.

Mengajak P4S Creative Farm yang merupakan salah satu P4S binaan BBPMKP, BOC memperkenalkan dan memberikan edukasi pada masyarakat dan insan pertanian khususnya, cara budidaya tanaman hortikultura yang tepat dan proses pemasaran hasil olahannya.

P4S Creative Farm sebagai wadah sarana pelatihan dan pengembangan diri bagi petani telah melakukan melakukan beberapa pengembangan tanaman hortikultura, seperti kelengkeng, jambu kristal, durian, jeruk, dll, dan tentunya memiliki nilai tambah.
Secara daring, Pengelola P4S Creative Farm, Harto menjelaskan proses budidaya tanaman hortikultura mulai dari penyiapan lahan, masa tanam, panen, hingga pengemasan dan pemasaran produk olahan pada ratusan peserta.

Lebih lanjut Harto mengatakan lembaga pelatihan yang dikelolanya berfokus mensejahterakan petani dan menciptakan wirausaha muda di bidang pertanian, karenanya, Ia berharap lewat BOC dapat mentransfer ilmu dan pengetahuannya.

“Motto kami adalah menghijaukan bumi dan mensejahterakan petani, kami memiliki program unggulan yaitu Gerakan Nusantara Berbuah dan Melati Harum, kami mengelola pelatihan-pelatihan, pengembangan diri terutama untuk para petani khususnya anak-anak muda untuk menciptakan dan menyukai dunia pertan.an dengan skala ekonomi atau yang sering kita sebut sebagai agribisnis”, jelasnya.

Kepala BBPMKP, Yusral Tahir berharap peserta dapat mengambil pelajaran dari materi webinar sebagai bekal meningkatkan income atau penghasilan mereka.

“Teman-teman peserta jangan mendengar saja tetapi aktif menanyakan sehingga selesai BOC ini bisa langsung diterapkan di wilayah masing-masing”, harap Yusral.

(bbpmkp)

Pemkab Bogor Optimalkan Pemanfaatan Rest Area Puncak Untuk Dongkrak Perekonomian Masyarakat

0

Jurnalinspirasi- Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat Kabupaten Bogor terus dilakukan, terutama kepada para pedagang dan pelaku UMKM di wilayah Puncak, salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan Rest Area Gunung Mas Puncak untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Kabupaten Bogor.

Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengungkapkan, kehadiran Rest Area Gunung Mas Puncak ini harus memberi dampak signifikan terhadap pedagang dan masyarakat Kabupaten Bogor khususnya di wilayah Puncak. Untuk itu optimalisasi pemanfaatan rest area puncak ini dipercepat.

Menurut Asmawa Tosepu, dalam rangka percepatan optimalisasi pemanfaatan Rest Area Gunung Mas yang ada di Puncak Kecamatan Cisarua. Pada prinsipnya semua pihak bersepakat, punya komitmen yang sama, punya semangat yang sama untuk segera memanfaatkan rest area secara optimal.

“Di Rest Area Gunung Mas Puncak ini, beberapa fasilitas yang kita tawarkan kepada para pedagang di sana adalah pintu keluar, dan masuknya kita atur sehingga semua yang masuk ke Wisata Agro Gunung Mas itu bisa melewati rest area,” kata Asmawa Tosepu.

Asmawa juga menyebutkan fasilitas lainnya, seperti parkir gratis untuk seluruh wisatawan yang hendak bermain di Rest Area Gunung Mas Puncak. Dengan begitu, para pengunjung pun tidak diberatkan dan tak sungkan masuk Rest Area Gunung Mas Puncak.

Katanya, latar belakang dibangunnya rest area tersebut adalah permintaan dari para pedagang, sekarang sudah jadi, sudah dibuatkan.

“Maka ayo mari sama-sama kita gunakan, kita manfaatkan. Dan secara perlahan kita pastikan rest area itu layak untuk dijadikan area perdagangan,” jelas Asmawa Tosepu.

Lanjut Pj. Bupati Bogor, tidak ada biaya parkir alias gratis di kawasan Rest Area Gunung Mas Puncak, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor untuk memasang rambu-rambu peringatan dilarang parkir dan mobil bagi masyarakat yang parkir sembarangan di area yang telah terpasang rambu peringatan dilarang parkir.

“Ini upaya kami untuk mencegah adanya parkir liar dan menciptakan ketertiban, kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas di wilayah Puncak. Segera manfaatkan rest area gunung mas puncak ini, fasilitasnya sudah kami sediakan, kuncinya sudah ada tinggal pindah saja untuk menempati kios-kios yang ada di Rest Area Gunung Mas Puncak ini,” jelas Asmawa.

Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudi Susmanto menyatakan, sangat mendukung dan menyambut baik kehadiran Rest Area Gunung Mas Puncak dan segera dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Bahkan dirinya juga minta kepada PT. Sayaga Wisata untuk optimal dalam melakukan pengelolaan rest area ini sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat.

“Tentunya kami mengajak dan berharap kepada masyarakat terutama pelaku Pedagang Kaki Lima dan para pelaku UMKM Kabupaten Bogor untuk segera memanfaatkan rest area ini. Sarana dan fasilitasnya sudah dibangun segera manfaatkan rest area ini, yang tentunya tempatnya aman dan nyaman,” terang Ketua DPRD Kabupaten Bogor.

Salah satu pedagang puncak, Mumuh mengaku siap digeser untuk memanfaatkan kios di rest area ini. Beberapa masukan pertama adalah pengelolaan parkir dilakukan secara profesional dengan sistem karcis dengan tarif yang murah untuk meminimalisir parkir liar, meskipun saat ini parkir digratiskan.Persediaan air lebih dioptimalkan dan lainnya.

“Tentu kami senang dan siap memanfaatkan rest area puncak ini. Alhamdulilah tempatnya nyaman, bersih dan aman, semoga bisa lebih meningkatkan usaha kami,” tandasnya. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Miliki Hunian Tamansari Garden Dibawah Kaki Gunung Salak

0

Jurnal Bogor – Bagi anda ingin memiliki tempat ideal untuk menikmati udara segar dan kesejukan alam di bawah kaki Gunung Salak. Suasana seperti itu pasti memberikan pengalaman yang menyegarkan bagi para penghuninya.

Kini telah hadir Tamansari Garden dikembangkan PT. Prima Mustika Candra (PMC) yang berada di Jalan Raya Ciapus, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Memiliki view langsung ke Gunung Salak akan menambah keindahan dan keasrian lingkungan hunian di Tamansari Garden.

Saya yakin anda akan menemukan kedamaian dan keindahan yang luar biasa di Tamansari Garden.

Tamansari Garden memiliki area 9 hektar, yang akan dibangun sekitar 450 unit rumah dan 70 ruko dan kios. Saat ini yang sudah ready ada 30 unit,” ujar Manager External Relation PT. PMC, Miko Arief, Kamis (20/6/2024).

Lanjut Miko, tipe rumah yang ditawarkan mulai dari tipe 36/72 dan ada juga 36/105 di hook, dengan harga cash keras Rp. 375 juta.

“Cukup dengan membayar booking fee 2 juta langsung siap huni Tamansari Garden, dan harga perdana untuk 30 unit pertama bebas biaya BPHTB,” katanya.

Untuk itu segera miliki hunian yang asri dan sejuk di bawah kaki Gunung Salak.

“Di Tamansari Garden dilengkapi fasilitas diantaranya, lapangan olah raga, arena bermain, sarana ibadah (masjid) taman terbuka (landscape), CCTV 24 jam, one gate sistem, ATM center dan ruko,” ungkapnya.

Yudi

Secara Aklamasi, Aziz Terpilih Sebagai Ketua APDESI Kabupaten Bogor Periode 2024-2029

0

Jurnal Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor lakukan pembukaan Musyawarah Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor periode tahun 2024-2029 yang berlangsung di Grand Ussu Cisarua Kabupaten Bogor

Kepala Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Abdul Azis Anwar terpilih sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor periode 2024-2029.

Terpilih secara aklamasi, Aziz resmi menjadi ketua baru menggantikan Tini Prihartini berdasarkan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) Apdesi Kabupaten Bogor ke-5 di Hotel Grand Ussu, Cisarua, Rabu (19/6/2024) kemarin.

Ketua Panitia Muscab Apdesi Kabupaten Bogor, Lukmanul Hakim mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan muscab ke-5 ini berjalan dengan baik dan lancar, sehingga menghasilkan pemimpin baru.

“Mulai dari persidangan pembacaan tatib, sidang pleno sampai kemudian penyusunan formatur. Alhamdulillah pada sidang pleno ke-5, Abdul Aziz terpilih secara aklamasi atas dukungan 26 DPK,” paparnya.

Kepada ketua terpilih berharap, agar mampu membawa Apdesi Kabupaten Bogor ke arah yang lebih baik.

Bagaimana dapat membangun kebersamaan, kolaborasi serta sinergi dengan semua pihak. Terlebih dapat mendorong desa-desa di Kabupaten Bogor menjadi desa mandiri.

“Saya yakin, bahwa Apdesi Kabupaten Bogor menjadi sebuah ikon untuk Apdesi di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Rencananya, Ketua Apdesi Kabupaten Bogor periode 2024 – 2029 akan dilantik langsung oleh Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu pada Kamis (20/6) pukul 13.00 WIB.

Yudi

Diskusi Siapa Pantas Bupati Bogor, Jaro Ade : Masa Depan Kabupaten Bogor Ditangan para pemuda

0

Babakan Madang | Jurnal Bogor – Lingkar Pemuda Bogor (LPB) menyelenggarakan Diskusi dan Sharing Session yang bertajuk KUPAS TUNTAS, SIAPA PANTAS BUPATI BOGOR?, pada Rabu (19/6).

Agenda yang diselenggarakan pada malam hari tersebut berlokasi di Cam Sisi Cai, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya, ketua panitia, Yogi menyampaikan bahwa agenda diskusi dan sharing session tersebut merupakan launching. Ia pun menegaskan bahwa akan ada diskusi-diskusi selanjutnya, dengan para kandidat bakal calon Bupati Bogor secara periodik.

“Diskusi ini merupakan bagian dari pembuka pada parade diskusi dan sharing session bersama para bakal calon Bupati Bogor mendatang,” tutur Yogi dalam sambutannya.

Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade menjadi pembicara pertama dalam launching diskusi tersebut. Dalam pemaparannya, Jaro Ade menyampaikan beberapa pesan kepada semua audien yang hadir dalam acara tersebut.

Jaro Ade menegaskan bahwa kunci utama untuk menjadi seorang pemimpin adalah bertanya, mendengar dan merealisasikan. Ia pun menegaskan masa depan bahwa masa depan Kabupaten Bogor ada di tangan para pemuda Kabupaten Bogor.

“Kunci utama untuk menjadi seorang pemimpin adalah, dengan banyak bertanya, banyak mendengar dan lantas merealisasikan apa yang menjadi harapan dan keluhan semua masyarakat. Dan saya yakin kabupaten bogor akan maju apa bila para pemudanya bersatu untuk membangun daerahnya masing-masing,” tutur Jaro Ade disela penyampaian materi diskusi.

Launching Diskusi tersebut pula turut dihadiri oleh elemen lintas pemuda Kecamatan Babakan Madang, Ketua Paguyuban Tracking Centul dan Muspika Kecamatan Babakan Madang.

Untuk diketahui, Lingkar Pemuda Bogor adalah wadah perkumpulan kelompok pemuda Kabupaten Bogor yang dibina langsung oleh kang Oteu Herdiansah. Aga

Terpilih Secara Aklamasi, Kades Cimanggis Abdul Azis Anwar Nahkodai APDESI Kabupaten Bogor

0

Cisarua | Jurnal Bogor – Terpilih secara aklamasi, Abdul Azis Anwar kepala Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede resmi menahkodai Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor periode 2024 – 2029, pada Musyawarah Cabang (Muscab) APDESI di Hotel Grand Ussu, Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (19/6/24).

“Mulai persidangan pembacaan tatib, pleno 1 dan 2, sampai kemudian penyusunan formatur, di sidang ke-6 jadi Alhamdulillah saat persidangan pleno ke-5 Bapak Haji Abdul Aziz sebagai Ketua APDESI Kabupaten Bogor 2024 – 2029 terpilih secara aklamasi atas dukungan 26 DPK,” ujar Ketua panitia musyawarah cabang (Muscab) APDESI ke- 5 Lukmanul Hakim, Kamis (20/6/24).

Masih kata Lukman yang juga Kades Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, harapnya dengan terpilihnya Ketua baru mampu membawa kearah yang lebih baik, maju mandiri profesional dan mampu membangun kolaborasi dan sinergi, dengan berbagai pihak serta mampu membangun kebersamaan di antara kita semua.

“Inilah poin-poin penting yang kami ingin sampaikan, pelantikan hari ini insya allah pukul 13.00 wib, pelantikan oleh DPD Provinsi dan dihadiri oleh PJ Bupati. Insya Allah beliau sudah menyatakan hadir pada hari ini,” tutup Lukman. Aga

Hery Antasari Serahkan Sapi Kurban Pemkot Bogor

0

Usai melaksanakan salat Idul Adha, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyerahkan kurban sapi kepada DKM Masjid Agung Al Isra dan DKM Masjid Raya Al Mi’raj Kota Bogor, Senin (17/6/2024).

Sapi berjenis limosin dengan bobot 450 kilogram tersebut diserahkan usai melaksanakan ibadah salat Idul Adha di Masjid Raya yang penyerahannya langsung diberikan Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari.

“Alhamdulillah di Masjid Raya Al Mi’raj diserahkan satu sapi, lalu di Masjid Agung Al Isra dikurbankan juga satu hewan kurban sapi dari Ibu Sekda, jenis limosin dengan bobot 450 kg,” ucap Hery di Masjid Raya Al Mi’raj, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

“Mudah mudahan kita tidak melupakan hal-hal hubungan antar manusia. Selama ini mungkin kita fokus kepada pembangunan-pembangunan fisik dan sebagainya, semoga momentum ini menjadi pengingat bagi kita,” sambungnya.

Sementara, menyinggung pembagian daging hewan kurban, Hery menyebutkan pada prinsipnya semangat berbagi secara merata dalam artian secara proporsional berbagi. Kepada warga Kota Bogor, khususnya yang memiliki kelebihan agar berbagi kepada yang kurang mampu.

Pada intinya dari Pemkot Bogor, Perumda Kota Bogor maupun BJB berusaha secara merata menyerahkan hewan kurban tidak terpusat di satu tempat, ada yang di Masjid Agung dan Masjid Raya.

Artinya, jika memang di satu wilayah semisal perumahan memiliki daging lebih, untuk bisa dibagikan kepada warga di luar perumahan tersebut. Sehingga semua bisa menikmati daging kurban secara merata.

“Masing-masing tempat arahannya memang seperti itu, agar semua bisa ikut merasakan daging kurban dari Pemkot Bogor. Hal ini lebih kepada himbauan untuk disosialisasikan,” ungkap Hery.

Hery menambahkan, Idul Adha sekaligus momentum mengajarkan semua akan arti keikhlasan, pengorbanan, kebersamaan dan gotong royong untuk berbagi. Dimana hal tersebut banyak terdapat di daerah dan harus ditingkatkan.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Bogor, KH. Tb. Muhyiddin menambahkan, perayaan Idul Adha adalah satu hukum yang tidak bisa berubah dan akan sama, selama sepanjang zaman.

“Maka kita hanya melengkapi aturan yang ada dengan sebaik-baiknya agar pembagian dari daging kurban ini bisa merata sesuai aturannya,” ujarnya.

Idul Adha, Hery Antasari : Momentum Asah Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

0

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari beserta seluruh Forkopimda dan warga melaksanakan Salat Idul Adha 1445 Hijriah Tahun 2024 di Masjid Al Isra (Masjid Raya) Bogor, Jalan Pajajaran, Senin (17/6/2024) pagi.

Bertindak sebagai khotib, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH Tb. Muhyiddin. Sebelum salat dimulai, Hery menyampaikan selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M kepada seluruh umat muslim di Kota Bogor khususnya.

“Perkenankan kami memohon maaf yang seluas-luasnya, baik lahir maupun batin. Marilah sama-sama kita manfaatkan momen ini untuk saling memaafkan satu sama lain. Selain merupakan bagian dari akhlakul karimah, memaafkan juga membutuhkan pengorbanan, keikhlasan dan kekuatan hati untuk dilakukan,” ujar Hery.

Hery juga mengajak kepada para jamaah masyarakat Kota Bogor untuk terus menghayati momen Idul Adha ini untuk tunduk sepenuhnya pada Allah SWT Yang Maha Besar. Seraya merenungkan kembali keteladanan Agung Nabi Ibrahim Alaihissalam.

“Ketika beliau mendapat perintah untuk mengorbankan putra terkasihnya, Nabi Ismail Alaihissalam, yang telah teruji memiliki keikhlasan, kekuatan hati dan ketaatan mutlak terhadap Allah SWT,” ungkapnya.

Sambung Hery, sebagaimana diketahui bersama, ketika merayakan Hari Raya Idul Adha terdapat peristiwa penyembelihan hewan kurban. Tentunya, kata dia, banyak umat muslim yang menyerahkan hewan kurban untuk selanjutnya disalurkan dagingnya ke yang berhak menerimanya.

“Untuk itu, saya atas nama Pemerintah Kota Bogor mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunaikan kewajibannya dalam berkurban. Disertai harapan agar umat muslim yang telah memiliki kemampuan namun belum berkurban, dapat memanfaatkan kesempatannya hingga tiga hari ke depan,” ujarnya.

Masih kata Hery, Hari Raya Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban merupakan momentum yang tepat untuk mengasah keikhlasan dan kepedulian sosial terhadap sesama. Serta membangun kualitas sebagai pribadi yang sabar, tahan uji dan tegar menghadapi cobaan kehidupan.

“Kiranya hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama untuk mewujudkan budaya gotong royong, menciptakan masyarakat yang madani, dan beriman. Insya Allah dengan niat baik ini, mudah-mudahan kita semua termasuk kepada golongan orang-orang saleh,” kata Hery.

Ruang perpustakaan SDN Gadog 4 Desa Sukajaya Nyaris Ambruk

0

Jurnal Bogor – Ruang Perpustakaan sekolah SDN Gadog 4, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, flapon atap nyaris ambruk dan kondisinya rusak parah sangat memprihatikan.

Terlihat plafon sudah bolong dan kondisi ruangan terlihat kumuh, banyak buku-buku yang basah disebabkan oleh bocor.

Kepala Sekolah SDN Gadog 4, Rohimah mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan beberapa kali di musrenbang desa maupun Kecamatan tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan.

“Iya benar, kondisi ruangan perpustakaan tidak bisa dipakai, karena plafonnya takut ambruk,” kata Rohimah, Kamis (20/6/2024).

Ia berharap perbaikan ruang perpustakaan tersebut bisa cepat terealisasi.

“Saya berharap bisa di perbaiki kembali oleh pemerintah Kabupaten Bogor dan ruangan itu bisa di pakai lagi untuk membaca dan literasi anak-anak,” ungkapnya.

Yudi

Maknai Pengorbanan, Karyawan, Keluarga Pasien dan Masyarakat Sekitar RSUD Leuwiliang Gelar Sholat Idul Adha di Masjid Hajjah Fatimah

0

JURNAL Inspirasi – Sebagai instansi pelayanan kesehatan, RSUD Leuwiliang tidak pernah absen dalam menjalankan peringatan keagamaan, salah satunya pelaksanan sholat Idul Adha 1445 H yang berlangsung di Masjid Hajjah Fatimah, pada Senin 17 Juni 2024.

Pelaksanaan sholat sunah itupun diikuti karyawan RSUD Leuwiliang, masyarakat dan keluarga pasien juga masyarakat sekitar area rumah sakit.

Sholat Idul Adha tahun ini diimami Ustadz Ikhsan Rofa dan sebagai khatib oleh Ustadz Muhammad Fariz Azkia.

“Makna pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari serta pentingnya meneladani Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,” tutur Ustadz Muhammad Fariz Azkia.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, pelaksanaan sholat ini menjadi bukti nyata bahwa Idul Adha adalah momen yang istimewa untuk memperkuat ikatan sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

“Saya menekankan nilai-nilai ketaatan, keikhlasan, dan kesabaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Kegiatan Sholat Idul Adha di Masjid Hajjah Fatimah juga diselenggarakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pihak panitia sudah mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan agar ibadah dapat dilaksanakan dengan aman dan nyaman.

Mulai dari pengaturan jarak antar jama’ah, penyediaan tempat cuci tangan, hingga pengukuran suhu tubuh sebelum memasuki area masjid. Ini semua dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh jama’ah yang hadir.

Acara ini tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi para jama’ah, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antara keluarga pasien dan masyarakat sekitar.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, para jama’ah berkesempatan untuk saling berbagi cerita dan pengalaman, serta mempererat tali persaudaraan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Hajjah Fatimah RSUD Leuwiliang berlangsung dengan sukses dan penuh berkah.

Semua rangkaian acara, mulai dari sholat hingga khutbah, berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi para jamaah. *

(yev/r)