28.8 C
Bogor
Sunday, July 12, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 285

Spanduk Habis Masa Ijinnya di Tertibkan Pol PP Tamansari

0

Jurnal Bogor – Satuan polisi pamong praja (Pol PP) Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, gencar melakukan penertiban spanduk liar yang tidak berizin.

Anggota Pol PP Tamansari, M. Al Amin mengatakan, atas laporan adanya spanduk liar, kita bersama anggota Pol PP lakukan penertiban spanduk-spanduk di sepanjang jalan protokol Tamansari.

“Terdapat 15 buah spanduk rokok yang sudah habis masa ijinnya, ya kita tertibkan,” ujarnya.

Menurutnya, kadang ada juga spanduk liar yang di pasang oleh orang lain untuk pasang di sepanjang jalan.

“Jadi, kita tertibkan spanduk rokok masa ijinnya habis yang terpasang di jalan protokol di wilayah Kecamatan Tamansari,” tegas Al Amin, Selasa (2/7/24).

Dia menjelaskan, seharusnya yang pasang spanduk berdasarkan Perda di serahkan ke pemegang wilayah yaitu Kecamatan Tamansari, kecuali untuk Billboard izinnya besar ke DPMPTSP.

“Pihaknya akan terus gencar melakukan operasi secara rutin dan memantau spanduk- spanduk yang tidak berizin kita tertibkan,” jelas Amin.

(Yudi)

Pendaftaran PPDB di Tamansari Sulit di Akses

0

Jurnal Bogor – Hari pertama Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui aplikasi PPDB sulit di akses.

“Kalau log in dan mengisi data sih bisa, namun untuk pemilihan jalur untuk daftar ke SMPN tidak ada dan ketika pilihannya ada tidak bisa di klik,” ujar operator SDN Sirnagalih 2 Hendrawan kepada Jurnal Bogor, Selasa (2/7/24).

Saat ini, pihak sekolah masih terus mencoba mendaftarkan kembali melalui aplikasi PPDB dan apabila hari ini masih tidak bisa kemungkinan di lanjutkan di hari esok.

“Iya, terkendala dari jaringan dari pagi masih muter-muter terus pas pemilihan jalur,” katanya.

Diketahui, pendaftaran tingkat SD sampai tanggal 6 Juli 2024. Dan untuk SMP tanggal 4 Juli 2024.

Sementara itu, Ketua panitia PPDB SMPN 1 Tamansari, Rumiyani menjelaskan, sulitnya para peserta PPDB tingkat SMPN kemungkinan karena masih hari pertama banyak peserta yang mendaftar.

“Saya himbau kepada para orang tua calon siswa mau mendaftar pendaftar, apabila ada kesulitan pihak sekolah siap membantu memverifikasi, dan bagi para pendaftar agar menyesuaikan dengan jalur yang tersedia,” tandasnya.

Yudi

Dua Geng Motor Berhasil di Gagalkan Kepolisian dan Warga Ciomas

0

Jurnal Bogor – Polsek Ciomas bersama warga berhasil menggagalkan aksi tawuran antar geng motor di Gang Abadi Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor pada Minggu pagi (30/6/24) sekitar pukul 07.00 WIB.

Polsek Ciomas di bantu warga sekitar dan berhasil mengamankan delapan remaja dan 2 orang di antara mereka kedapatan membawa senjata tajam berupa pedang.

“Adapun identitas para pelaku yang diamankan, MIA, RR, FM, MF, RKA, RS, MD, dan AA. Para pelaku merupakan pelajar dan berdomisili di sekitar lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Ciomas Kompol Iwan Wahyudi

Ia menjelaskan, saat ini para pelaku dalam penanganan pemeriksaan, dan penyelidikan Polsek Ciomas untuk ditindaklanjuti.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan operasi serupa untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Ciomas,” tutup Kompol Iwan Wahyudi.

Yudi

Denny Mulyadi, Sosok Terciptanya Aplikasi SMART dan MPP Kota Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id – Awal tahun 2015 menjadi bagian penting dalam proses reformasi birokrasi di Pemerintah Kota Bogor, khususnya di layanan perizinan. Kita ketahui bahwa perizinan menjadi jantung dari pelayanan publik, yang memberi layanan untuk menarik investasi agar dapat menggerakkan perekonomian kota.

Dinahkodai Denny Mulyadi, sebagai Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PM). Ketika itu Kota Bogor bergerak ke layanan perizinan yang SMART (Sederhana, Mudah, Akuntabel, Ramah, dan Tepat waktu). Langkah yang diambil adalah dengan melakukan digitalisasi perizinan.

Semua layanan dilakukan secara online. Ini merubah persepsi publik yang menganggap layanan perizinan tidak transparan, lama, berbelit-belit dan tidak jelas prosedurnya.

Pengembangan aplikasi SMART terus dilakukan dengan mengintegrasikan pada layanan lainnya seperti dengan Dirjen Pajak (Konfirmasi Status Wajib Pajak/ KSWP NPWP), Disdukcapil (NIK), Kementerian Perdagangan (Sistem Informasi Perusahaan Online), Dispenda (pajak daerah), BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, BKPM (SPIPISE), Bank BJB (pembayaran retribusi perizinan) dan dimutakhirkan dengan tanda tangan elektronik dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Atas pengembangan aplikasi SMART yang memudahkan tersebut, pada tahun 2018, BPPTPM dibawah kepemimpinan Denny Mulyadi diganjar masuk dalam 99 top inovasi pelayanan publik oleh Kemenpan RB.

Penghargaan tersebut bukan tanpa alasan, karena ada beberapa manfaat dari pengembangan aplikasi tersebut, antara lain peningkatan investasi di Kota Bogor meningkat dari Rp2,3 Triliun di 2017 menjadi Rp2,9 trilyliun di 2018.

Selain itu, manfaat dirasakan oleh warga, antara lain dapat melakukan tracking atas berkas perizinan, kepastian waktu, kepastian biaya, dan yang terpenting warga tidak mesti bolak balik kantor pelayanan, tetapi dapat mencetak perizinannya sendiri di rumah atau kantor.

Tidak hanya sampai disitu, seiring dengan perubahan nomenklatur BPPTPM menjadi DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu), gebrakan kembali dilakukan pada 2019, dengan membentuk Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan nama Graha Tiyasa (tempat serba bisa).

MPP dibangun dengan mengadopsi layanan terintegrasi dalam satu ruangan dengan fasilitas nyaman dan terintegrasi. Terletak dilantai dasar Lippo Plaza Keboen Raya, MPP Kota Bogor terdiri dari 14 instansi dengan 154 jenis layanan.

MPP Grha Tiyasa menyediakan layanan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat dan Kota Bogor, Kementerian Agama, Polresta Kota Bogor, Samsat dan Jasa Raharja, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kejaksaan, Imigrasi, KPP Pratama, Bea Cukai, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Bank BJB, dan PDAM. Dengan sistem pendaftaran online terintegrasi pertama di Indonesia, MPP Kota Bogor diganjar sebagai MPP Terbaik dan DPMPTSP Kota Bogor mendapat nilai A+ untuk kinerja layanan publik dari kementerian PAN RB, kemendagri dan Ombudsman Indonesia.

  • Fredy Kristianto

Layani Kesehatan Warga, Desa Sukajaya Sediakan Mobil Ambulance

0

Jurnal Bogor – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan warga, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, membeli armada jenis APV dijadikan mobil ambulan yang berasal dari anggaran Dana Desa (DD) tahap 1 tahun 2024.

“Untuk pengadaan mobil ambulan tersebut program dari Kemendes hasil pengajuan dari pemerintah Desa dengan nominal 250 Juta,” ujar Plh Kepala Desa Sukajaya Cahyana Fajrin, Rabu (26/6/2024).

Pengadaan mobil ambulan ini sebetulnya bukan hanya Desa Sukajaya saja, tetapi desa-desa yang ada di Kecamatan Tamansari lainnya.

“Pengadaan ambulan juga berdasarkan hasil musyawarah desa, dan baru terealisasikan di tahun ini,” ucapnya.

Lanjut Fajrin, ambulan itu dalam rangka mewujudkan desa sehat, meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Jadi, keberadaan ambulan itu sangat di butuhkan oleh masyarakat khususnya di Desa Sukajaya,” kata Fajrin.

Berharap, adanya mobil ambulan tersebut, masyarakat di wilayah Desa Sukajaya bisa terbantu secara cepat dari segi pelayanannya, baik itu yang sakit ataupun yang meninggal dunia.

“Kehadiran mobil ambulan ini harus bisa di manfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga khususnya di wilayah Desa Sukajaya.

Yudi

Sinergi Kementan dan BPDPKS, Latih Pekebun Kelapa Sawit Jambi

0

JURNAL Inspirasi – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melatih 64 pekebun kelapa Sawit di wilayah Provinsi Jambi.

Pelatihan tersebut merupakan salah satu upaya Kementan meningkatkan kapasitas SDM pekebun kelapa sawit di salah satu wilayah terbesar penghasil kelapa sawit di Indonesia.

Selama 11 hari, terhitung sejak 24 Juni sampai dengan 03 Juli 2024 mendatang, peserta diberikan pelatihan penguatan kelembagaan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas sebuah lembaga atau organisasi. Plt Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan kunci utama pembangunan pertanian adalah SDM nya.

“Faktor pengungkit utama dalam peningkatan produktivitas pertanian adalah SDM. Oleh sebab itu, jika ingin pertanian maju, majukan dahulu SDM-nya,” kata Dedi.

Pelatihan ini mencakup berbagai aspek materi, seperti pengembangan keterampilan manajerial, peningkatan efisiensi operasional, perbaikan sistem dan prosedur, serta peningkatan komunikasi dan kolaborasi antar anggota tim.

Kepala BBPMKP, Yusral Tahir dalam kesempatan membuka pelatihan mengatakan, kegiatan pelatihan kelembagaan ini berfokus pada pemahaman terkait manajemen kepemimpinan, pengelolaan kelembagaan pada peserta pelatihan dalam hal ini pekebun sawit Jambi.

“Kepada teman-teman petani seperti yang kita inginkan jadi bersatu, jadi sebuah lembaga yang memang kuat dan juga kita mengajarkan kepada mereka nanti kepemimpinan, fokusnya adalah bagaimana petani-petani kita ini sebagai pioner ke desanya atau ke kabupatennya,” kata Yusral.

Lebih lanjut Yusral menyampaikan harapan pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dapat membagikan ilmu yang didapatkan selama pelatihan kepada pekebun sawit lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan pelatihan.

“Mudah-mudahan, kedepan ini kita harapkan, mendorong kelembagaan nantinya ada pengembangan kelembagaan mungkin juga bisa ada pengembangan ekonominya,” kata Agusrizal.

Pelatihan Penguatan Kelembagaan merupakan pelatihan termin kedua yang diselenggarakan BBPMKP, Sebelumnya telah dilakukan pelatihan serupa, angkatan I dan II pada 22 Mei sampai hingga 01 Juni 2024 lalu.

Selain di Jambi, pelatihan juga dilakukan di beberapa wilayah lainnya, diantaranya Medan, Palembang, dan Bengkulu yang terbagi menjadi dua termin.

(BPPSDMP/bbpmkp)

Kawanan Pencuri Menggasak Barang Berharga di Rest Area KM 45

0

Jurnal Bogor – Terjadi aksi pencurian yang menimpa RM (49) warga Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengaku kehilangan barang berharga satu buah tas warna hitam dan satu buah iPad di dalam mobilnya saat parkir di Rest Area Km 45 Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi.

Informasi yang dihimpun, awal mula kejadian pada saat korban selesai melaksanakan sholat ashar, kemudian korban akan mengambil barang di mobil mendengar alarm mobil berbunyi.

Kemudian korban melihat kondisi pintu pengemudi sudah terbuka, dan saat di cek tas dan ipad sudah hilang dicuri.

Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat, membenarkan adanya tindak pidana pencurian satu buah tas berwarna hitam dan satu buah ipad di dalam mobil miliknya.

“Polsek Ciawi bersama team INAFIS Polres Bogor melakukan cek TKP,” ujar Kompol Agus Hidayat, Rabu (26/6/2024).

Dari hasil penyelidikan pemeriksaan, pihak Kepolisian Polsek Ciawi korban merupakan warga Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

“Untuk barang bukti nihil dan korban sudah melaporkan peristiwa ini kepihak kepolisian, dan proses penyelidikan pihak Kepolisian,” ungkapnya.

Yudi

Menuju Smart City, Layanan SiBadra Terus Dikembangkan Permudah Pelayanan

0

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan pengembangan atau penyempurnaan layanan Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran (SiBadra) yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor.

Dalam perjalanannya, SiBadra yang baru diluncurkan pada 2019 sudah melakukan trial and error atau uji coba pada tahun 2018 dengan nama BISA (Bogor Integrated System Aspiration) atau Aplikasi Sistem Aspirasi Terintegrasi Kota Bogor.

Penyempurnaan terus dilakukan terhadap SiBadra, baik dari sisi pelayanan, edukasi, kerahasian pelapor, serta kepuasan masyarakat dalam mengakses SiBadra sehingga meningkatkan public trust kepada pemerintah dalam menerima saran, masukan dan juga tindak lanjut dari berbagai aduan.

Hal ini sesuai arahan Presiden Indonesia, Joko Widodo yang acap kali menyampaikan dan menekankan bahwa birokrasi harus mempermudah dan melayani sehingga berdampak langsung masyarakat.

Analis Sistem Informasi dan Diseminasi Hukum Diskominfo Kota Bogor, Syukri Sayyid Ahmad mengatakan SiBadra merupakan program dari Pemkot Bogor menuju Smart City atau Kota Cerdas.

“Sistem SiBadra sejauh ini telah mengakomodir 59 topik pengaduan masyarakat juga menerima pengaduan dari beberapa kanal, yaitu Aplikasi SiBadra Mobile, SiBadra Website, Call Center 112 (gratis tanpa pulsa), Whatsapp SiBadra dan Media Sosial,” kata Syukri, Senin (24/6/2024).

Selain itu juga dari sisi kerahasiaan, saat ini SiBadra memiliki fitur anonim yang bisa merahasiakan segala bentuk laporan sehingga tidak muncul dalam publikasi dan merahasiakan identitas pelapor sehingga hanya sistem dan pelapor yang mengetahui identitas pelapor.

“SiBadra memiliki admin, verifikator yang bekerja selama 24 jam setiap hari yang bertugas secara shifting. Untuk alur aduan yang sudah dikirim oleh pelapor maka akan segera diverifikasi, setelah itu diteruskan ke dinas-dinas atau OPD terkait sesuai dengan tugas dan fungsinya. Proses ditindaklanjuti paling lambat 2 hari,” ucap Syukri.

Sementara untuk indikator kepuasan masyarakat, SiBadra sejak Januari 2024 telah melakukan e-Survei kepada penggunanya. Terakhir Survei kepuasan masyarakat dilakukan pada periode triwulan 1 tahun 2024 dalam jangka waktu tiga bulan yang dimulai dari 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2024.

“Metode yang kami lakukan dengan melakukan penyebaran link e-survei dilakukan melalui email maupun whatsapp pada kontak pemohon yang telah selesai mendapatkan layanan,” ucapnya.

Dalam kurun waktu tersebut jumlah responden survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik Tahun 2024 sebanyak 118 responden.

“Secara umum mutu pelayanan yang diberikan Diskominfo Kota Bogor dalam pelayanan penanganan pengaduan masyarakat dipersepsikan baik oleh masyarakat pengguna layanan dengan nilai IKM 81,76 (kisaran nilai Baik pada interval 3,0644 – 3,532),” jelasnya.

Pengembangan lainnya yang berkaitan dengan SPBE Summit 2024 yang sudah diluncurkan oleh Presiden, Kota Bogor sudah memiliki Portal Bogor Single Window (BSW) yang terintegrasi dengan berbagai layanan, termasuk layanan SiBadra.

“Iya sampai saat ini BSW sudah terintegrasi dengan SiBadra dan Chatbot Kota Bogor, jadi seluruh aduan melalui BSW dan chatbot Kota Bogor saat ini akan bermuara juga ke server SiBadra yang mana akan dilakukan verifikasi oleh verifikator di Diskominfo,” jelas Syukri.

Untuk dapat mengakses layanan SiBadra, pengguna dapat melakukan pengaduan masyarakat melalui aplikasi mobile SiBadra yang telah dipasang pada telepon pintar pengguna atau bisa juga melalui whatsapp SiBadra yaitu 0811-9600-0060.

“Saat ini, pada aplikasi Play Store SiBadra sudah diunduh oleh 10 ribu pengguna dan mendapat 350 ulasan serta 3.0 rating akumulasi secara keseluruhan,” katanya.

Berbagai Penampilan Siswa-Siswi Dalam Pelepasan SDN Sirnagalih 02

0

Jurnal Bogor – serunya acara pelepasan siswa-siswi sekolah SDN Sirnagalih 2 Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Berbagai macam penampilan siswa, mulai dari tari tradisional, modern dance, solo vokal, dan hiburan lainnya menambah keseruan di acara tersebut.

“Acara pelepasan ini berjalan sukses dan lancar terselenggaranya acara ini hasil kesepakatan dan kerjasama orang tua murid, pihak sekolah dan komite,” kata ketua panitia penyelenggara Djiah Azijah, Selasa (25/6/2024).

Di tempat yang sama, Kepala sekolah SDN Sirnagalih 2, Royani menjelaskan, sebanyak 93 siswa lulus semua. Seluruh kegiatan ini mulai dari perencanaan, anggaran acara dan lokasi tempat semuanya yang mengatur dari komite sekolah dan orang tua murid.

“Phak sekolah dalam pelepasan siswa hanya memfasilitasi saja, dan semua kegiatan di serahkan ke komite dan orang tua murid,” jelasnya.

Saya berharap kedepan lebih kompak lagi antara pihak sekolah, komite dan orang tua murid.

Yudi

Bebaskan Biaya Retribusi Selama Enam Bulan Bagi Pedagang yang Manfaatkan Rest Area Puncak

0

Jurnal Bogor – Bukti keseriusan Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu dalam menjamin kenyamanan berusaha di Rest Area Gunung Mas, salah satunya akan gratiskan retribusi pemanfaatan rest area selama enam bulan ke depan bagi para pedagang yang ditata dan memanfaatkan rest area tersebut. Hal itu ditegaskan Pj. Bupati Bogor pada saat melakukan penertiban bangunan liar di kawasan Puncak.

Perlu dikatehui bahwa, biaya retribusi berlaku Rp.17 ribu perhari bagi setiap kios, akan tetapi selama enam bulan kedepan biaya retribusi digratiskan dan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Tentu banyak insentif yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor terkait pemanfaatan rest area ini. Salah satunya enam bulan ke depan dibebaskan retribusi, yang terpenting mereka para pedagang bisa terus berusaha menjalankan aktivitas perekonomiannya dengan nyaman sehingga mereka bisa tetap hidup,” jelas Pj. Bupati Bogor, Senin (25/6/2024).

Lanjut Pj. Bupati Bogor, selain pembebasan biaya retribusi pihaknya juga tengah berkolaborasi dengan PTPN Gunung Mas agar membuka pintu masuk dan keluarnya melalui Rest Area Gunung Mas Puncak.

“Pihak Gunung Mas PTPN itu akan membuka, sehingga keluar masuk itu lewat rest area puncak,” ungkapnya.

Yudi