28.3 C
Bogor
Thursday, July 9, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 215

Komisi I Rekomendasikan Segel Perumahan Manalis Bliss Residence

0

Jurnal Inspirasi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor rekomendasikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor segel Perumahan Manalis Bliss Residence.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Irvan Maulana alias Ipeck menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pasukan Penegak Perda untuk menindak tegas perumahan di Gunung Putri itu.

“Saya sudah rekomendasikan Satpol PP Kabupaten Bogor untuk melakukan penyegelan perumahan Manalis Bliss Residence itu,” tegas Ipeck.

Anggota DPRD Fraksi Gerindra itu menerangkan, pihaknya memiliki dasar untuk Penegak Perda lakukan penyegelan perumahan tersebut.

“Bahwa legalitas tanah atau sertifikatnya itu produk PTSL Tahun 2022. Sertifikat PTSL itu tidak dibolehkan untuk perumahan, karena itu program sertifikat gratis yang digulirkan pemerintah untuk masyarakat yang kurang mampu atau bukan untuk kegiatan komersial,” terang Ipeck.

Ipeck menambahkan, pihak terkait perizinan mesti selektif dalam melakukan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin aturan ditegakkan setegak-setegaknya. Kalau memang tidak sesuai ketentuan, dinas terkait mestinya tidak lakukan proses perizinan,” kata Ipeck.

Lebih lanjut ia memaparkan, pihaknya tidak menghalangi para investor untuk melakukan kegiatan usaha di wilayah Bumi Tegar Beriman.

“Sekali lagi, Komisi I ingin peraturan yang berlaku ditegakkan. Kalau perumahan tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, silahkan lakukan pembangunan dan Satpol PP harus mencabut segelnya,” tandasnya.

(noverando)

Pemkot Bogor Terus Berupaya Mengoperasikan Lagi Biskita

0

Presiden Prabowo Berkantor di Istana Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berikhtiar mencari cara agar Layanan Buy The Service (BTS) Biskita Trans Pakuan mendapat suntikan subsidi dari Pemerintah Pusat. Terkini, Pemkot melayangkan surat untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Koordinasi Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenkoinfra).

Pada surat itu, Pemkot Bogor meminta agar Layanan BTS Biskita Trans Pakuan mendapat bantuan subsidi sehingga moda transportasi massal yang sudah dicintai warga Kota Bogor bisa beroperasi dengan maksimal.

Selain itu, Pemkot Bogor juga mencantumkan faktor lain yang dapat menjadi pertimbangan Pemerintah Pusat memberi dukungan pada layanan Biskita Transpakuan. Poin tersebut ialah wacana Presiden Prabowo yang akan berkantor di Istana Bogor.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra membenarkan poin itu ada dalam surat yang dilayangkan Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari kepada Kemenhub dan Kemenkoinfra.

“Memang ke depan Kota Bogor akan lebih strategis. Kami dapat informasi awal bahwa Presiden akan berkantor di sini (Istana Bogor). Harapannya ini bisa jadi pertimbangan,” kata Marse.

Dirinya menilai keberadaan Presiden Prabowo di Istana Bogor mesti diiringi dengan persiapan di Kota Bogor. Salah satunya yakni fasilitas penunjang yang lebih baik, yakni keberadaan Biskita Trans Pakuan yang dapat menjadi solusi kemacetan.

Seperti diketahui, nasib layanan transportasi Biskita Trans Pakuan di Kota Bogor sedang terkatung-katung. Sebab, anggaran APBD sebesar Rp10 miliar dinilai tak sebanding dengan biaya operasional layanan tersebut. Sementara, pemerintah pusat belum memberikan sinyal positif terkait pengajuan kembali skema subsidi program BTS tersebut.

Saat masih dikelola Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, anggaran operasional layanan ini mencapai lebih dari Rp 50 miliar dalam setahun. Kekurangan anggaran ini diperkirakan akan berdampak pada jumlah koridor layanan yang akan dipangkas besar-besaran.

Meski masih menunggu kabar balasan permohonan subsidi dari Pemerintah Pusat itu, Pemkot Bogor sudah mulai mempersiapkan lelang Layanan BTS Biskita Trans Pakuan.

Marse Hendra Saputra mengakui, program ini membutuhkan waktu sebelum Biskita beroperasi kembali.

“Karena tidak bisa serta merta berjalan. Saat ini kami sedang persiapan lelang. Secara aturan regulasi kami siapkan juga,” ujarnya.

Ia menyebut, pembahasan mengenai lelang akan dibicarakan pihaknya bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Bogor.

Marse mengatakan, lelang akan dilakukan melalui e-Catalog Kota Bogor. Lelang ini bisa diikuti oleh seluruh perusahaan yang memenuhi persyaratan administratif.

“Lelangnya agak beda dikit. Makanya kami minta bantuan pendampingan dari Kemenhub,” ucap dia.

Dirinya berharap persiapan lelang yang dilakukan secara paralel sembari menunggu kepastian subsidi dari Pemerintah Pusat bisa membuat operasional Biskita tidak terlalu lama berhenti.

Dalam pengajuan tersebut dengan skema paralel atau pemkot ikut menanggung lewat APBD. Pembiayaan APBD ini telah dianggarkan senilai Rp10 miliar yang diprediksi untuk dua koridor (1 dan 2). Sebab untuk empat koridor dengan 49 bus membutuhkan anggaran Rp58 miliar.

Adapun empat koridor yang dilayani dengan subsidi penuh antara lain: koridor 1 Terminal Bubulak-Cidangiang, koridor 2 Terminal Bubulak-Ciawi. Lalu, Koridor 5 Ciparigi-Stasiun KA Bogor dan koridor 6 Parung Banteng-Air Mancur.

Marse berupaya agar batas penghentian operasional Biskita akhir Januari ini tak diperpanjang. Anggaran APBD rencananya akan digunakan duluan untuk operasional.

“Kami kini sedang mempersiapkan skema APBD,” jelasnya.

Operasional dua koridor ini akan diterapkan sementara sampai subsidi pemerintah pusat turun. Ini untuk memastikan Biskita tetap beroperasi melayani masyarakat.

“Operasionalnya bakal disesuaikan ketersediaan anggaran APBD,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Wali Kota Bogor Terpilih, Dedie A. Rachim menilai, subsidi layanan Biskita Transpakuan mestinya tetap dikucurkan pemerintah pusat kepada Pemkot Bogor tahun ini. Sebab, subsidi pada layanan ini merupakan representasi subsidi langsung kepada masyarakat dan amat dirasakan manfaatnya.

“Uang rakyat ya harus kembali ke rakyat. Biskita sangat membantu pergerakan masyarakat untuk berekonomi dan melakukan kegiatan sosial,” ujarnya.

Dia menegaskan subsidi layanan Biskita Trans Pakuan semestinya menjadi prioritas lantaran banyak masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi itu.

“Kalau tidak disubsidi, masyarakat harus membayar di atas Rp10 ribu. Makanya harus sama-sama diprioritaskan jangan sampai memberatkan,” tegas Dedie.

Dirinya berjanji akan membantu Kota Bogor memperjuangkan subsidi dari Pemerintah Pusat dengan berbagai cara. Selain itu, Dedie juga meminta Pemerintah Pusat agar memberikan waktu dan kelonggaran untuk Pemkot Bogor dalam mempersiapkan peralihan layanan Biskita Trans Pakuan.

“Kalau pun harus diambil Pemda, mesti diberikan waktu yang longgar sesuai perjanjian awal,” katanya.

LDK Al-Intisyar Sukses Gelar Seminar Kemuslimahan 2025

0

Jurnal Inspirasi – Untuk memberikan edukasi kepada para muslimah, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al- Intisyar menggelar Seminar Kemuslimahan pada 11 Januari 2025 di Aula Dinas Pendidikan Kota Bogor.

Kegiatan bertajuk “Jadi Madrasatul Ulaa di Era Wanita Independent Emang Bisa?’ antusias dihadiri oleh puluhan peserta dari kalangan remaja, dewasa hingga orang tua.

Seminar tersebut menghadirkan muslimah influencer yaitu Ustadzah Euis, yang juga dikenal sebagai pakar praktisi pendidikan.

Dalam sesi materi, ia menjelaskan pentingnya konsep diri bagi seorang muslimah

“Konsep diri penting, karna dari konsep diri ini kita akan bisa memposisikan diri kita dimana. Kita seorang hamba Allah, kita adalah anak, kita anggota keluarga, anggota masyarakat, seorang muslimah, jadi istri, ibu, menantu dan seterusnya. Dengan posisi yang tepat kita bisa mengapresiasi dan mengukur diri dan kita memposisikan diri, di jalan perjuangan mana yang harus saya pilih,” jelasnya

Selain mendengarkan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan memperluas jaringan dengan sesama muslimah.

Penulis: Maria Ulfah

Papa Cookies Cirebon Promo Spesial Meriahkan Imlek

0

Jurnal Inspirasi – Kota Cirebon yang dikenal sebagai kota kuliner, kehadiran Papa Cookies diharapkan dapat memberikan warna baru. Bahkan pada Imlek sekarang ini hadir dengan beragam varian.

“Papa Cookies sebagai pilihan lengkap bagi masyarakat yang membutuhkan variasi kue untuk berbagai keperluan, mulai dari perayaan kecil hingga acara besar seperti di tahun baru Imlek saat ini kami memberikan promo spesial Papa Cookies dan cocok untuk oleh -oleh yang sedang berwisata atau liburan di Kota Cirebon,” kata owner Papa Coockies, Fitri via WhatsApp kepada Jurnal Bogor, Rabu (29/01/2025).

Masyarakat Cirebon yang memiliki daya konsumsi tinggi kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati sajian cake dan bakery berkualitas. Dengan inovasi yang terus dikembangkan, Papa Cookies optimis dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat setempat.

Papa Cookies yang berlokasi di pusat Kota Cirebon Jl. Wahidin No 81 A (samping SMAN 1 Cirebon) dan cabang Sumber Jl. Dewi sartika (depan Surya Toserba Sumber Cirebon dikenal sebagai spesialis cake and bakery dengan beragam produk unggulan.

Beberapa produk andalan mereka meliputi cyfon keju, moise, brownies, lapis talas, serta berbagai roti manis serta best saller Chifon keju dan lapis papa.

Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau. Selain itu, Papa Cookies juga menyediakan layanan paket box yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran, cocok untuk instansi pemerintah, acara ibu-ibu arisan, pengajian, dan lainnya.

Tidak hanya menghadirkan roti dan kue sehari-hari, Papa Cookies juga menyediakan 321 varian produk, termasuk kue ulang tahun dari berbagai ukuran.

Meskipun nama Papa Cookies identik dengan roti kering, namun tidak demikian. Produk cookies khas mereka akan dipasarkan secara khusus pada bulan Ramadan mendatang, yang diperkirakan jatuh pada bulan Maret.

“Strategi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci, di mana permintaan untuk camilan ringan seperti cookies cenderung meningkat, serta Papa Cookies tanpa bahan pengawet dan tanpa bahan pemanis cocok untuk dewasa dan aman untuk anak-anak.

Lebih dari sekadar bisnis, Papa Cookies juga berkomitmen mendukung pelaku UMKM di Cirebon. Brand tersebut membuka peluang bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka melalui gerai Papa Cookies di IG @papapcookiescirebon.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai perusahaan yang telah berdiri lebih dari satu dekade, Papa Cookies terus berupaya menghadirkan produk terbaik dengan harga terjangkau.

“Kehadiran di Cirebon bukan hanya tentang ekspansi bisnis, tetapi juga kontribusi nyata untuk memajukan sektor kuliner lokal sekaligus mendekatkan cita rasa istimewa kepada masyarakat, kunjungi gerai Papa Cookies kami,” jelas Fitri.

(Wawan Hermawanto)

Masyarakat Diimbau Ketua DPRD lebih Waspada Terhadap Cuaca Ekstrem

0

Jurnal Inspirasi – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

Sastra menyarankan agar masyarakat selalu mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi dan segera melaporkan jika terjadi peristiwa yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memperingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bogor, dalam beberapa hari ke depan.

Karena, intensitas hujan yang tinggi berpotensi memicu bencana seperti banjir dan longsor di sejumlah wilayah rawan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dari semua pihak, termasuk instansi terkait dan masyarakat.

“Saya meminta Pemkab Bogor untuk meningkatkan mitigasi bencana dan memastikan kesiapan tim tanggap darurat. Selain itu, warga juga harus lebih waspada dan menghindari lokasi-lokasi yang berisiko tinggi,” ujar Sastra.

ia juga mengingatkan agar masyarakat yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung selalu terjaga agar bisa sigap jika terjadi bencana.

Pasalnya, telah terjadi bencana alam banjir bandang Selasa (28/1) petang, akibat luapan anak Sungai Ciliwung yang berdampak pada lima unit rumah warga di Desa Tugu Selatan, Cisarua.

(aga)

Ketua DPRD Sastra Winara Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2567: Semoga Membawa Kebahagiaan

0

Jurnal Inspirasi – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2576 kepada seluruh masyarakat yang merayakan.

Pada momen Imlek tahun ini, dia berharap agar semua masyarakat Kabupaten Bogor diberi kebahagiaan dan kesehatan.

“Selamat Tahun Baru Imlek 2576. Semoga tahun ini membawa kebahagiaan, kesehatan, dan keberuntungan bagi kita semua,” ujar Sastra, Rabu (29/1/2025).

Politisi Partai Gerindra itu berharap agar masyarakat dari semua suka, agama dan ras yang ada di Kabupaten Bogor ini bisa lebih erat dalam menjalin silarurahmi.

“Kami berharap pada Imlek kali ini bisa semakin mempererat persatuan dan kebersamaan untuk Kabupaten Bogor yang lebih baik lagi,” harapnya.

Selain itu, Sastra juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan daerah serta mendukung program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Kita semua memiliki peran dalam membangun daerah ini. Mari bersama-sama menjaga kerukunan dan bekerja sama demi kemajuan Kabupaten Bogor serta menyukseskan program-program strategis pemerintah,” tambahnya.

(aga)

Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tak Akan Diperpanjang

0

Jurnal Inspirasi – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa program diskon tarif listrik sebesar 50% untuk pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero) dengan daya hingga 2.200 VA hanya berlaku selama dua bulan, yaitu Januari dan Februari 2025 dan tak akan diperpanjang.

Pernyataan Bahlil tersebut berkaitan dengan pemberian diskon 50 persen kepada pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero) daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA yang berlaku selama dua bulan, yaitu Januari dan Februari 2025.

“Enggak diperpanjang, dua bulan aja,” kata Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip infoekonomi.id.

Dalam keterangan pers yang dihimpun, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jisman P. Hutajulu menjelaskan diskon 50 persen biaya listrik kepada pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero) dengan daya terpasang listrik sampai dengan daya 2.200 VA menyasar 81,42 juta pelanggan.

Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024 tentang Pemberian Diskon Biaya Listrik Untuk Konsumen Rumah Tangga PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang berlaku selama dua bulan, yaitu Januari dan Februari 2025.

Pemberian diskon biaya listrik dilaksanakan secara otomatis melalui sistem PLN. Pelanggan pascabayar mendapatkan diskon 50 persen dari rekening biaya listrik untuk pemakaian bulan Januari 2025 (yang akan dibayar pada bulan Februari 2025) dan untuk pemakaian bulan Februari 2025 (yang akan dibayar pada rekening bulan Maret 2025).

Sedangkan, pelanggan prabayar diberikan diskon secara langsung ketika pembelian token listrik pada bulan Januari dan Februari 2025, sehingga masyarakat cukup membayar harga token sebesar setengah dari pembelian bulan sebelumnya untuk mendapatkan kWh yang sama.

Adapun pemberian diskon listrik sebesar 50 persen selama dua bulan, yakni pada Januari–Februari 2025, merupakan upaya untuk melindungi daya beli masyarakat imbas kenaikan PPN atas barang mewah menjadi 12 persen pada 2025.

Akan tetapi, kepada pelanggan PLN dengan daya 3.500–6.600 VA, kata Sri Mulyani, akan tetap dikenakan PPN sebesar 12 persen.

(Dedi R)

Ayo Daftar Jadi Bagian ‘FutureGen For Change’, Memajukan Pembangunan Kota Berkelanjutan

0

Dalam rangka mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan membutuhkan pendekatan inovatif, kolaboratif, dan berbasis teknologi.

Untuk mempercepat langkah di bidang ini, Pijar Foundation yang didukung oleh Kedutaan Besar Inggris melalui UK-Indonesia Tech Hub dan PoliPoli Inc. bergabung meluncurkan program FutureGen for Change (FGC) yang juga berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Resmi diperkenalkan pada ASEAN-Japan Future Gen Business Leaders’ Summit 2024 di Kyoto, FGC adalah inisiatif terobosan yang bertujuan memajukan pembangunan kota berkelanjutan melalui inovasi terbuka dan pembuatan kebijakan berbasis bukti.

FutureGen for Change akan berfokus pada beberapa area penting dalam pembangunan kota berkelanjutan untuk tahun 2025, seperti pengurangan angka stunting, pengembangan urban farming berkelanjutan, adaptasi dan mitigasi tantangan banjir rob, serta optimalisasi pengelolaan sampah.

Program ini akan mengundang inovator dari Asia Tenggara dan Jepang untuk membawa solusi mereka ke pasar Indonesia, menjawab tantangan perkotaan yang mendesak ini. Inovator terpilih akan mendapatkan kesempatan unik untuk menguji solusi mereka di kota mitra FGC di Indonesia, yakni Bogor (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), dan Palembang (Sumatera Selatan).

Bekerja sama dengan pemerintah kota setempat, hasil proyek percontohan ini akan dievaluasi secara mendalam untuk mengukur efektivitasnya dalam mendorong kemajuan perkotaan berkelanjutan.

Hasil ini akan menjadi dasar rekomendasi kebijakan berbasis bukti, memberikan wawasan yang dapat diterapkan oleh pemerintah daerah untuk membentuk strategi keberlanjutan mereka. Proyek percontohan yang sukses juga akan membuka jalan bagi implementasi yang lebih luas, dari tingkat kota ke regional, bahkan nasional.

“FutureGen for Change adalah peluang luar biasa bagi semua pihak yang terlibat. Para inovator akan mendapatkan pengalaman langsung yang tak ternilai dalam menciptakan dampak nyata di pasar Indonesia. Sementara pembuat kebijakan dapat langsung mengamati dan memanfaatkan solusi berbasis bukti,” ujar Direktur Inovasi Pijar Foundation, Cynthia Krisanti.

“Program ini mewujudkan visi kami untuk memanfaatkan inovasi guna menciptakan perbedaan nyata dan berkelanjutan dalam keberlanjutan perkotaan,” katanya.

FutureGen for Change membuka pendaftaran hingga 31 Januari 2025. Para inovator yang bersemangat untuk menghadapi tantangan perkotaan dan menciptakan solusi berdampak diajak untuk mendaftar. Informasi pendaftaran dan persyaratan program tersedia di situs resmi https://fgc.futurelestari.com/

Inisiatif ini menjadi langkah besar dalam mendorong kolaborasi internasional untuk pembangunan perkotaan berkelanjutan. Dengan FutureGen for Change, baik inovator maupun pembuat kebijakan diberdayakan untuk bersama-sama menciptakan masa depan di mana kota dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor, Rudy Mashudi menyebut, kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat penyelesaian masalah kota.

“Kita menyambut kolaborasi dengan Pijar Foundation ini. Semoga akan banyak pelaku inovasi yang mendaftar sehingga kita banyak pilihan inovasi untuk mengurai dua isu kota yang jadi sasaran program ini, yaitu stunting dan urban farming,” katanya.

Rudy pun menyampaikan apresiasi kepada Pijar Foundation yang telah menginisi kegiatan dengan menggandeng mitra-mitra seperti UK-Indonesia Tech Hub dan PoliPoli Inc.

“Kami berharap kolaborasi ini akan menghasilkan dampak baik bagi Kota Bogor, terutama dalam upaya mempercepat penyelesaian stunting dan urban farming,” jelasnya.

Ketika Ulama Bersikap Netral, Negeri pun Menjadi Rusak

0

Jurnal Inspirasi – Bismillahir rahmanir rahiem. Sungguh menarik materi tausyiah ustadz ini, berani mengkritisi peran ulama yang bersikap netral, videonya dishare di WAG Wankar MPP ICMI oleh senior dan guruku Prof.Dr. Rokhmin Dahuri MS (RD), mantan MenKP RI era Presiden RI ibu Megawati Sukarno Puteri, sekarang anggota DPR RI Fraksi PDIP, Komisi 4 membidangi pembangunan kelautan dan perikanan.

Mitra kerja bpk.Prof.RD adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang kini heboh.dengan pagar laut, dan terbit SHM dan HGB di wilayah pesisir dan laut Tanggerang Utara yang berdampingan dengan Proyek PIK 2, berdasarkan hasil citra satelit dan geogle earth, panjang pagar lk 30,16 km persis sama dengan panjang pantai proyek PIK 2.

Akan tetapi anehnya pihak PIK 2 melalui kuasa hukumnya diacara Talkshow malam di Metro TV beberapa waktu lalu, ada juga narsum bpk.RD diacara tsb, kuasa hukum PIK 2 mengatakan tidak tahu dengan pemagaran laut tersebut. Sebagai pamirsa Metro TV yang waras, sangat sulit menerima keterangan seolah-olah “cuci tangan” tersebut.

Saya mengamati, pemandu acara Metro TV juga agak meragukan, kok..” jarak pagar laut didepan mata, sampai tidak kelihatan”, begitu guman si pemandu Talk Show tsb. Diakhir acara saya pun berkomentar dengan menulis kalimat singkat di beberapa WAG bahwa dialog dengan topik.”.. isu pagar laut, siapa takut” kurang sesuai dengan temanya, dialog berjalan datar-datar saja “. Saya melihat ekspresi para narsum tidak berani menukik pendapatnya siapa aktor pelaku pemagaran laut illegal yang sasungguhnya?

Walaupun berbagai jejak digital tentang proses pemagaran, dan penelurusan dokumen persertifikatan wilayah laut yang bertentangan UU Nomor 27 thn 2007 jo UU Nomor 1 thn 2014 dan UNCLOS thn 1982, sudah banyak dipublikasikan oleh para nitizen. Tapi aneh bin ajaibnya hingga kini pernyataan resmi dari Pemerintah RI atau Kementerian RI terkait, siapa atau perusahaan apa selaku aktor yang memagar laut belum ada?

Mudah-mudahan bpk.RD bersama kawan2nya anggota Komisi 4 DPR RI bisa memperjelas siapa dan perusahaan apa yang memagar laut secara “illegal”. Kata bpk.RD saya dengar acara dialog Metro.TV pada malam itu, beliau akan memanggil MenKP RI untuk rapat komisi di DPR RI. Kita berharap dengan kapasitas dan kapabilitas serta integritas bpk Prof.RD akan bisa mengungkap siapa aktor sesungguhnya pemagar laut illegal tersebut.

Hal ini saya teringat akan materi ceramah ustadz bahwa orang berilmupengetahuan janganlah mendiamkan atau membiarkan kemungkaran di tengah-tengah kehidupan kita. Apabila itu dibiarkan, maka tunggulah kehancuran masyarakat, bangsa dan negara, wallahuaklam bissawab.

Saya mengucapkan terima kasih atas share berbagai ide dan opini dari bpk RD, salah satu diantaranya, adalah ceramah ustadz yang menarasikan bahwa ulama tidak boleh bersikap netral. Mereka harus berani berkata benar dan mengoreksi apabila terdapat kesalahan dalam praktek penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan. Apalagi para ulamanya ikutserta mendukung kecurangan-kecurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan seperti korupsi, kolusi dan nepotisme (kkn).

Ulama hanya dijadikan justifikasi kejahatan alias “cap stempel”, dan orang-orang baik di negeri ini, diam seribu bahasa atas perbuatan mungkar berupa.kecurangan dalam praktek penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan, seperti yang dialami dalam pemilu Pileg dan Pilpres thn 2024 yang baru lalu, Pilpres RI 2024 Curang TSM, begitu kata para pengamat dan akademisi PT. Tapi itulah kenyataannya, ibarat peribahasa..”anjing menggonggong kabila terus berlalu”.

Para pelaku curang dan penjahat konstitusi UUD 1945 tetap mendapat panggung kekuasaannya dan bahkan berkesinambungan dengan sukses membangun dinasti politik dan politik dinasti.

Pertanyaannya, apakah ini dampak atau akibat dari perbuatan dimana “orang-orang baik” di negeri bersikap diam, dan tidak berani menyuarakan kebenaran dan keadilan sosial?
Saya menyimak konten ceramah ustadz, very good, begitu mencerahkan, dan cocok dengan situasi kekinian Indonesia.

Beliau berani berpendapat, bahwa telah terjadi fenomena sosial yang negatif yakni “ulama syeitan yang membisu” dan bersikap “netral” terhadap kemungkaran spt Pilpres 2024 curang TSM. Hal demikian itu.sangat merusak kehidupan sosial seperti situasi Indonesia saat ini yang konon merupakan “legazy” mas Joko.

Ya, akibatnya menjadi begini situasi dan kondisi negeri ini, tidak kondusif, banyak problem sosial, ekonomi dan politik bermunculan silih berganti, tanpa henti hingga saat ini, seperti carut marut praktek hukum, tata kelola negara yang buruk (bad governance), perbuatan korupsi semakin marak dengan jumlah dan kualitasnya meningkat secara spektakular, para elite birokrasi pemerintahan dan elite politik serta bahkan militer dikendalikan ologarky sehingga regulasi dan kebijakan publik dibuat mereka para oknum penjabat untuk melayani oligarky dan melupakan rakyat yang dipimpinnya, dll

Faktanya tampaknya jelas, salah satu diantaranya “keperkasaan” dan “kesaktian” si aseng Aguan dengan proyek berkedok PSN bernama PIK 2 bisa mengacak-ngacak dan merontokan supremasi hukum menjelma menjadi “demokrasi cukong” dan “shadow state” meminjam istilah peneliiti BRIN Dr.Syarif Hidayat (2025). Dengan kekuatan modalnya, si Aguan bahkan bisa mengangkat tokoh militer di big cooporation bernama ASG, Salim.Grup, dll.

Oligarky yang mengembangkan PIK 2 ada kesan tak tersentuh hukum, kebal hukum. Padahal telah banyak bukti sebagai fakta hukum bahwa berbagai jenis kegiatan pengembang, perbuatannya melanggar atau tidak sejalan ketentuan-ketentuan Peraturan dan Perundangan, terutama UU No.1 thn 2014 yang berkaitan dengan Pengelolaan Wilayah laut, pesisir dan pilau-pulau kecil.

Adanya kegiatan proyek yang sedang berjalan yakni pemagaran laut untuk reklamasi alami, dan “persertifikatan” SHM dan HGB “lahan dasar laut”. Jika dianalisis bisa dipastikan, sebenarnya ada korelasi dan kaitannya antara pengembangan kawasan PIK 2 dengan kegiatan pemagaran laut yang illegal tsb, melawan UNCLOS thn 1982, kawasan laut itu milik.umum (common pool resource), bukan milik pribadi/perusahaan (private/coorporate property rights).

Ada opini yang dikembangkan para pendengung “buzzer” yang tak masuk diakal bahwa pagar laut yang mengeluarkan.dana milyaran rupiah sepanjang 30,16 km dibuat dan dibiayai oleh warga masyarakat? Jelas tidak masuk akal, hidup nelayan untuk belanja sembako seperti beras, gula-kopi dll mereka dalam kesulitan, kok bisa membangun pagar 30.16 km, biaya miiyaran rupiah itu logikanya dimana? Di dengkulmu para pendengung ?
Apa kepentingan membangun pagar laut itu tidak ada manfaatnya, justru sebaliknya menyesengsarakan kaum nelayan akibat akses terhadap daerah penangkapan ikan (fishing ground) nelayan artisanal semakin menjauh, menyempit dan bahkan bisa hilang.

Jadi para buzzer (pendengung) ketahuan berbohongnya dalam pengalihan opini publik, bahkan beralibi untuk melindungi kepentingan oligarki di wilayah pesisir dan lautan.
Hal ini sudah semakin terang benderang, sebagaimana dikatakan MenKP RI bpk.Wahyu Sakti Trenggono setelah menghadap dan melapor kepada bpk Presiden RI, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto bahwa pemagaran laut adalah perbuatan melawan hukum karena tidak ada izin KemenKP RI berdasarkan UU Nomor 1 tahun 2014, dan melanggar UNCLOS thn 1982.

Beliau menyatakan adanya pemagaran laut untuk proses pendangkalan dasar laut melalui sedimentasi, sehingga bisa mempercepat kegiatan reklamasi pantai, perluasan lahan daratan, yang semakin meluas ke arah laut. Dari statemen bpk MenKP RI ini kita bisa menyimpulkan secara hipotetik bahkan faktual bahwa secara “common sense” ada korelasi PIK 2 dengan Pagar Laut, dengan tujuan perluasan areal dalam jangka panjang.

Hal ini perlu dilakukan investigasi melalui deft interview dengan masyarakat lokal terutama nelayan artisanal, dan penelurusan dokumen status pertanahan illegal tsb. Pekerjaan pembuktian siapa aktor utama dalam pemagaran laut sepanjang lk 30.16 km yang status kepemilikannya “misterius” tidak terlalu sulit bagi Pemerintah RI. Nampaknya ada kegalauan mempublikasikan siapa aktor utamanya.

Cuma agak anehnya dari pendapat Bpk.MenKP RI tersebut, kok baru sekarang diketahui dan dipahami adanya kegiatan pemagaran laut illegal dengan terbitnya sertfikat SHM dan HGB di kawasan laut Tanggerang Utara, Provinsi Banten, sangat dekat, bahkan bertetanggaan dengan Ibu Kota Negara Jakarta, kantor KKP RI .

Berarti pengawasan pengelolaan SDAL dan atau penindakan penyalahgunaan tata ruang laut, yang menjadi tupoksi dan domain KKP RI tidak berjalan selama ini dan atau mereka merupakan bagian pembuat masalah juga selama regim penguasa mas Joko yang sangat prooligarki ? Mudah-mudahan tidaklah demikian, mereka seharusnya menjadi aktor pemecah masalah (problems solver) dalam sistem pengelolaan wilayah pesisir terpadu (integrated coastal zone management) dan taat azas sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku UU No.1 2014 ttg Integtated Coastal Zone Management, UU Kelautan, UU Pemberdayaan Nelayan, UU Pembudidaya Ikan dll termasuk.UNCLOS thn 1982, seperti yang dikuliahkan bpk.Prof.RD di kampus FPIK IPB University, dimana saya adalah salah seorang mahasiswa bimbingannya, Wallahua’lam bissawab.

Singkat kata, negeri kita ini saat ini dapat kita simpulkan mengalami problem struktural yang akut, disorientasi paradigmatik, dimana fungsi-fungsi pengelolaan SDAL berdasarkan UU tidak berjalan sesuai harapan dan terlalu banyak yang dilanggar, yang merugikan negara dan nalayan skala kecil (small scale fisheries) di negeri.

InsyaAllah mudah-mudahan dengan keberadaan bpk.Prof.RD sebagai wakil rakyat di DPR RI bisa menormalkan kembali fungsi manajemen pemerintahan KemenKP RI untuk pemanfaatan dan pengawasan SDAL yang tepat sasaran, berkelanjutan dan bermanfaat untuk mensejahterakan Rakyat (the peoples well being) terutama masyarakat pesisir, pulau-pulau kecil dan nelayan yang menjadi konstituen guruku wakil rakyat bpk.Prof.RD dan oh mari… “orang baik bicaralah, janganlah simpan kebenaran, alias diam saja” seperti pesan moral tausyiah ustadz yang videonya sudah viral di medsos dan dishare bpk.Prof.RD guruku yang peduli dan baik hati.
Syukron barakallah, semoga Allah SWT selalu memberkahi. Aamiin3 YRA *
Save NKRI dari cengkraman Oligarki.!

Gallery dan Econfunworkshop, Kp Wangun Atas Rt 06 Rw 01 Kel.Sindangsari Botim.City, 22 Januari 2025

Wassalam
=====✅✅✅
Dr.Ir H.Apendi Arsyad, M.Si (Dosen, Konsultan Tata Ruang Laut dan Pesisir-KKP RI, Pegiat dan Pengamat serta Kritikus Sosial melalui tulisannya di media sosial, Pendiri dan Ketua Wanhat MPW ICMI Orwil Khusus Bogor merangkap Wasek Wankar MPP ICMI)

Peluang Usaha Menguntungkan dari Bisnis Distributor Sembako

0

Jurnal Inspirasi – Bisnis distributor masih cukup jarang dilirik, padahal total keuntungan yang didapat cukup besar. Usaha distributor kerap dianggap sama dengan retail, akan tetapi keduanya memiliki arti yang berbeda. Namun memang harus diakui bahwa bisnis retail memang jauh lebih banyak peminatnya dibanding distributor.

Owner Toko Distributor Sembako H.Asep Hilaludin menjelaskan, usaha bidang ini menciptakan kesempatan membuat lapangan kerja sendiri dengan adanya usaha membuka toko distributor sembako atas nama pribadi.

“Menjalankan bisnis toko distributor sembako, bahan – bahan kue dan plastik ini memang kedengarannya cukup sulit, akan tetapi setelah memiliki pelanggan tetap, maka sudah pasti keuntungan akan selalu mengalir,” kata H.Asep Hilaludin di lokasi tempat usahannya di Jl. Mayjend Ishak Djuarsa No.69, Gunungbatu, Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (23 /01/2025).

Toko distributor sembakonya kata Haji Asep Hilaludin menjual produk- produk sembako, bahan kue, plastik dan lain-lain. Ketika berbelanja ke toko, pasti penasaran dari mana para penjual mendapatkan pasokan barang-barang sebanyak itu.

“Tidak mungkin bukan mereka menghubungi tiap produsen satu per satu, sudah pasti ada penengah yang menghubungkan para penjual tersebut dengan para produsen. Itulah yang namanya distributor,” jelasnya.

Peran distributor adalah sebagai penengah produsen barang dengan pemilik toko atau pengecer. Sehingga pemilik toko cukup menghubungi satu tempat distributor saja untuk mendapatkan barang-barang dari beberapa produsen sekaligus.

Umumnya, para toko distributor ini sudah membeli barang dari produsen yang mereka simpan di gudang khusus penyimpanan barang. Sehingga bila retailer memesan barang-barang tersebut, toko distributor akan langsung mengirimkannya dengan armada pengiriman mereka.

Sebagai pengusaha distributor di Bogor, Haji Asep Hilaludin telah memiliki jangkauan wilayah pemasaran di ‘Kota Hujan’.

(wawan hermawanto)