34.3 C
Bogor
Monday, July 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 159

Taruh Harapan, Pemkot Sambut Baik SMSI Bogor Raya

0

Jurnal Inspirasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyambut baik kehadiran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bogor Raya. Sebagai organisasi perusahaan media SMSI Bogor Raya memberikan energi baru bagi dunia kewartawanan di Kota Bogor.

“Bukan hanya pemerintah, mungkin masyarakat pun menaruh harapan besar kepada SMSI Bogor Raya ini, karena ditangan para pemilik media ini menentukan arah masa depan generasi anak bangsa,” ujar Walikota Bogor, Dedie A. Rachim saat ngobrol santai bersama pengurus SMSI Bogor Raya di Balaikota Bogor, Jumat (19/9/2025).

Menurut Walikota Bogor Dedie, sebagai pilar keempat Demokrasi, media juga memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemberitaan positif yang menginspirasi dan memberi solusi.

“Saya pribadi sampai saat ini lebih suka membaca berita melalui media massa baik online maupun media konvensional, karena saya percaya informasi atau berita yang diterbitkan media massa bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tutur Dedie.

Dedie berharap SMSI Bogor Raya menjadi wadah perusahaan pers yang menjunjung tinggi profesionalisme sebagai pengusaha media dan tetap menjaga marwah pers sebagai kontrol sosial yang tidak mengesampingkan kaidah jurnalistik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua SMSI Bogor Raya, Iman Rahman Hakim mengatakan bahwa, kehadiran SMSI Bogor Raya harus memberikan perubahan terhadap perkembangan dunia informasi yang semakin mudah diakses hanya dalam satu genggaman.

“Saya selalu menyampaikan kepada teman-teman di SMSI Bogor Raya, berhati-hati dalam mengeluarkan produk berita, jangan suguhkan infomasi yang menyesatkan, jangan sajikan informasi yang membuat gejolak di masyarakat,” tuturnya.

Informasi sekecil apapun, lanjut dia, yang diterima masyarakat baik melalui media sosial maupun portal berita, itu sangat berpengaruh terhadap cara pandang masyarakat yang membaca informasi tersebut.

“Karena tidak semua masyarakat tahu mana produk jurnalis dan mana produk media sosial. Tentunya Ini menjadi tugas kita bersama bukan hanya para pelaku media tapi juga para pegiat media sosial. Jangan jadikan masyarakat sebagai objek adu domba, tapi siapkan generasi muda sebagai pemilik masa depan yang sejahtera,” pungkasnya.

(say-rls)

IPB Sorot Penyegelan Obyek Wisata Puncak

0

jurnalinspirasi.co.id -Aksi penyegelan terhadap puluhan lokasi obyek wisata di kawasan Puncak, Bogor mendapat sorotan keras dari pakar Ekowisata Prof. Ricky Avenzora, yang merupakan Guru Besar Tetap Manajemen Ekowisata Fakultas Kehutanan & Lingkungan IPB University.

Menurutnya, aksi pemerintah menyegel dan mencabut izin usaha wisata belakangan dimaknai sebagai suatu individual over acting (aksi yang dilakukan secara individual) serta position abuse of power (penyalahgunaan jabatan dan kekuasaan).

“Intinya tidak dilakukan dengan prosedur yang pas. Hal itu sungguh tidak bijak dan sangat merugikan semua pihak secara signifikan, hal itu menurut saya harus segera dihentikan dan tidak boleh diulang oleh siapapun,” ujar dia saat Konferensi Pers, Kamis (18/09/2025).

Menurut dia, mengenai proses dan hak usaha harus segera diberikan kembali kepada mereka para pengusaha. Bahkan, seharusnya perlu didukung serta difasilitasi oleh pemda dan tingkat pusat.

“Perihal puncak kebijakan Menteri Lingkungan Hidup saya kategorikan salah satu bentuk individual over acting dan juga bentuk dari abuse of power. Karena terlihat grasak grusuk untuk cawe-cawe secara tidak bijaksana,” katanya.

Sebagai contoh, sambungnya, kasus EIGER Adventure Land yang berlokasi di areal Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dirinya kategorikan bukan hanya individual over acting dan abuse of power dari pejabat terkait, melainkan juga misleading political mindset and crowd (pola pikir politik yang menyesatkan).

Ia mengatakan, coba lihat semua pemberitaan yang ada saat itu, siapa saja menteri dan tokoh politik yang tidak ada juntrungannya malah rame-rame datang ke areal Eiger dan bicara di depan kamera, mau cari panggung politik atau ada agenda persaingan ekonomi kelompok politik?

“Perlu kita sadari, Indonesia hanya memiliki sedikit sekali pengusaha wisata yang masuk dalam kategori menengah-atas dan konsisten untuk mengembangkan ekowisata di Indonesia dimana Eiger salah satunya,” kata Ricky.

Disini harusnya pemerintah suport dalam segala hal, jika ada khilaf, salah dan kekurangan dari mereka maka arahkan dan tuntunlah dengan baik dan efisien.

Menurutnya pola hentikan dan bongkar adalah arogansi jabatan yang secara hukum tidak benar, serta dalam aspek sosial-ekonomi juga sangat merugikan masyarakat luas dan juga negara.

Diketahui soal perizinan, Kepala UPT Penataan Bangunan Wilayah II Ciawi, Agung Tarmedi mengatakan, terkait bangunan-bangunan yang ada di Eiger, perizinannya sudah lengkap.

Sejauh ini, kata dia, EAL telah mengantongi dokumen perizinan di antaranya Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), siteplan dan juga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atas nama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sebagai pemilik lahan.

** Fredy Kristianto

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Langkah Pemkab Bogor Tuntaskan Persoalan Truk Tambang Parung Panjang

0


jurnalinspirasi.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menggelar rapat lintas daerah bersama Forkopimda Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mencari solusi komprehensif atas persoalan truk angkutan tambang di wilayah Parung Panjang.

Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Ruang Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor, pada Jumat (19/9/2025).

Dalam rapat itu, Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa kepentingan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah. Ia menekankan pentingnya sinergi antarwilayah untuk mengakhiri masalah jalur tambang yang sudah berlangsung sejak tahun 1974.

“Keselamatan dan kepentingan masyarakat adalah hal yang utama. Mari kita duduk bersama, berdiskusi, dan menempatkan kepentingan pribadi atau golongan sebagai kepentingan bersama. Rakyat adalah segalanya,” tegas Rudy Susmanto.

Bupati Bogor juga menyampaikan bahwa Pemkab telah menyiapkan alokasi anggaran dari APBD 2025 untuk memperbaiki infrastruktur di wilayah terdampak, termasuk Parung Panjang, Rumpin, dan sekitarnya. Pembangunan jalan khusus tambang tanpa pungutan ditargetkan rampung bertahap hingga 2027.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengapresiasi langkah cepat dan tegas Bupati Rudy dalam menginisiasi rapat lintas daerah tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan rakyat dan penyelesaian masalah secara menyeluruh.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Bupati Bogor Rudy Susmanto yang langsung mengambil inisiatif mempertemukan semua pihak terkait. Ini bukti nyata kepemimpinan yang responsif dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Sastra Winara di Cibinong, Jumat (19/9/2025).

Sastra menambahkan, DPRD Kabupaten Bogor siap mendukung dari sisi kebijakan dan penganggaran agar pembangunan jalan khusus tambang dan perbaikan infrastruktur dapat berjalan sesuai target.

“Persoalan jalur tambang ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Kami di DPRD siap bersinergi dengan eksekutif untuk memastikan solusi ini benar-benar terealisasi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antara Pemkab Bogor, Pemkab Tangerang, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mengingat aktivitas tambang dan jalur angkutannya melintasi batas administrasi daerah.

“Masalah ini lintas wilayah, jadi butuh kesepahaman bersama. Dengan sinergi antar daerah dan dukungan masyarakat, saya yakin persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Sastra Winara menilai, kebijakan Bupati Rudy yang memprioritaskan pembangunan jalan khusus tambang gratis merupakan langkah visioner dan berkeadilan. Ia berharap, proyek ini tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga mengurangi konflik sosial, polusi, dan potensi kecelakaan di kawasan padat penduduk.

“Kalau jalan khusus tambang terealisasi, masyarakat akan jauh lebih tenang. Ini langkah nyata menuju pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(***)

Fraksi Golkar DPRD Kota Bogor Tegaskan Desy Dalam Kondisi Sakit

0

jurnalinspirasi.co.id – Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bogor akhirnya angkat bicara mengenai absennya Desy Yanthi Utami yang tak bertugas selama berbulan-bulan sebagai Anggota DPRD.

Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy mengatakan bahwa Golkar meminta maaf kepada masyarakat Kota Bogor atas perkembangan situasi belakangan ini, akibat dari maraknya pemberitaan media massa perihal Desy Utami yang lama tak bertugas.

Menurut Rusli, Fraksi Golkar telah melakukan musyawarah untuk mengambil keputusan dan mendatangi dan Desy yang sampai saat ini masih dalam kondisi sakit dan menjalani proses pengobatan.

“Berdasarkan hasil kunjungan dan musyawarah , kami menyampaikan bahwa kondisi Desy ini sudah mulai berangsur pulih, meski belum bisa menjalankan tugasnya secara penuh sebagai anggota DPRD,” katanya kepada wartawan, Kamis (18/9/2025).

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar, Eka Wardhana mengatakan bahwa pihaknya memberikan ruang kepada Desy Yanthi Utami untuk proses pemulihan.

“Fraksi Golkar juga turut memantau dan mengawasi perkembangan kesehatan dari Desy Yanthi Utami,” katanya.

Selain itu, pihaknya berharap Desy bisa kembali bertugas sebagai anggota DPRD Kota Bogor sesuai dengan sumpah dan janji yang sudah diucapkan saat pelantikan.

“Kami juga mengajak seluruh warga Kota Bogor agar mendoakan kader kami, Desy Yanthi Utami agar bisa sehat kembali. Sehingga tbisa kembali memberikan kontribusi dan manfaat kepada masyarakat Kota Bogor melalui fungsi, tugas dan perannya sebagai anggota DPRD Kota Bogor,” paparnya.

** Fredy Kristianto

Bisnis Ayam Kampung Pedaging HayTung

0

Bogor I Jurnal Bogor

Ayam kampung tentu sudah bukan nama yang asing bila teman-teman suka kuliner. Ayam jenis ini dikenal juga sebagai ayam tradisional yang sering digunakan sebagai bahan masakan makanan tradisional.
Selain itu, jenis ayam ini juga terkenal sebagai bahan makanan yang lebih sehat daripada jenis ayam potong biasa, fakta bahwa kualitas dan tekstur daging yang lebih baik dan lebih lezat.

Daging ayam kampung cenderung lebih lezat dengan dan memiliki tekstur yang lebih padat. Hal ini disebabkan oleh pola makan alami yang diperoleh ayam kampung HayTung yang mencakup makanan seperti sayuran: wortel, kangkung dan bayam, juga dilengkapi dengan asupan minuman herbal: jahe, kunyit, serai, dan gula aren.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi per kapita daging ayam di Indonesia meningkat 30,9%, sebanyak 5,7 kg/ th di tahun 2019 meningkat menjadi 7,4 kg/ th di tahun 2023. Pada tahun 2024, produksi daging ayam ras di Indonesia diperkirakan mencapai 3,84 juta ton, surplus dari kebutuhan nasional yang sebesar 3,72 juta ton.

Namun, hanya <6% kontribusi ayam asli Indonesia (ayam kampung) dalam konsumsi masyarakat. Sementara Tiongkok dan Thailand mendorong produksi dan konsumsi ayam kampung (asli/lokal) hingga 60% dari produksi nasional.

Daging ayam kampung dikenal dengan dagingnya yang lebih lezat dan kaya akan nutrisi. Oleh karenanya kami berkomitmen untuk memenuhi permintaan ini dengan menyediakan daging ayam kampung unggul-sehat yang dihasilkan dari ayam yang dibesarkan secara alami tanpa bahan kimia tambahan.

Bogor kami pilih sebagai lokasi peternakan dengan keuntungan strategis: salah satu sentra pertanian di Jawa Barat dan akses yang baik ke pasar lokal dan regional (distribusi online dan lokasi fisik) untuk menjangkau pelanggan lebih luas dan kemudahan bagi konsumen untuk mendapatkan produk berkualitas tinggi kami.

Karena permintaan akan produk ayam olahan, seperti daging ayam kampung unggul-sehat beku, semakin meningkat, kami melihat peluang untuk mengembangkan lini produk ini.

Daging ayam kampung yang tidak hanya lezat tetapi juga sehat dan berkualitas tinggi. Inspirasi untuk memulai bisnis ini datang dari meningkatnya permintaan akan produk makanan sehat dan alami di kalangan konsumen.

Dengan berbekal pengetahuan dan keyakinan tentang peternakan unggas, kami memutuskan untuk mendirikan usaha ini di Kab. Bogor, Jawa Barat, sebuah lokasi yang strategis dengan akses yang baik ke pasar lokal dan regional Jabodetabek.

Kami percaya bahwa dengan mengedepankan metode produksi yang alami dan berkelanjutan, kami dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin peduli terhadap kesehatan dan lingkungan ini akan membantu dalam pengembangan rasa yang khas dan kualitas daging yang lebih baik, ungkap Ruly selaku Manajer Marketing dan Promosi Produk ayam Kampung Haytung pada saat di temui dikantornya Di Bukit Cimanggu city Blok AA 12 A No. 16 Jumat (19/9/2025).

Haytung meluncurkan produk daging ayam kampung unggul-sehat segar dan beku dengan fokus pada pemasaran melalui saluran distribusi online dan lokasi fisik dan berkomitmen membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan dengan memberikan layanan pelanggan yang responsif dan berkualitas dalam waktu satu tahun ini. HayTung juga mendorong tercapainya tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi dengan mengumpulkan umpan balik dan melakukan perbaikan berkelanjutan. Tujuan utama HayTung dalam waktu dekat ini adalah meningkatkan kesadaran merek kami melalui kampanye pemasaran digital dan offline, menjangkau minimal 1.000 pelanggan hingga akhir tahun ini, Ungkap Rully (Wawan Hermawanto)

Ironi Dunia Pendidikan Kota Bogor, Siswa SD Kencana Belajar Dibawah Tenda Beralaskan Tanah

0

jurnalinspirasi.co.id – Komisi III DPRD Kota Bogor mendatangi proyek SDN Kencana 1 di Kelurahan, Kecamatan Tanah Sareal, Kamis (18/9)m/2025). Kedatangan para legislator itu bertujuan untuk memantau sejauh mana progres revitalisasi sekolah tersebut.

Hasilnya, sangat mencengangkan lantaran wakil rakyat menemukan murid kelas 1 hingga 3 belajar dibawah tenda yang lantainya tak memiliki alas. Pemandangan tersebut sungguh kontradiktif dengan program Bogor Cerdas yang digaungkan Wali Kota Dedie Rachim.

Ketua Komisi III, Heri Cahyono (HC) mengatakan bahwa meskipun kondisi tersebut hanya bersifat sementara hingga bangunan yang direvitalisasi rampung. Namun, tempat kegiatan belajar mengajar (KBM) terkesan sangat tidak layak.

“Proses KBM nggak boleh tertunda. Makanya itu hanya sementara, anak-anak juga terlihat semangat belajarnya. Tapi seharusnya Dinas Pendidikan (Disdik) harus lebih peduli, sebisa mungkin diberi kenyamanan dikasih terpal sebagai alas, tendanya jangan sampai bocor,” ujar HC kepada wartawan, Kamis (18/9).

Seharusnya, kata HC, Disdik menyewakan rumah atau ruko agar proses KBM siswa berjalan lebih layak.

“Disdik harus membuat proses KBM layak. Tadi ketika saya berkunjung melihat proses KBM, sepatu saya penuh tanah, blepotan. Mestinya sewa rumah atau ruko, lebih manusiawi,” ucap politisi Golkar itu.

HC mengaku prihatin lantaran ruang KBM terkesan seperti di pengungsian. Padahal, SDN Kencana berada di Kota Bogor.

“Orang kota belajar dibawah tenda yang langsung beralaskan tanah. Saya bingung kenapa milih menggunakan tenda,” ucap dia.

Kendati demikian, HC mengapresiasi langkah Disdik yang merevitalisasi bangunan yang sudah 30 tahun lebih tak direnovasi.

“Dengan anggaran Rp3 miliar saya kira hasilnya akan jauh lebih baik. Mudah-mudahan bulan Desember selesai sehingga siswa bisa belajar lebih layak,” katanya.

Terpisah, Anggota DPRD Kota Bogor Dapil Tanah Sareal, Lusiana Nurissiyadah mengatakan, kondisi KBM yang tidak layak disebabkan lantaran tidak matangnya perencanaan dari Disdik. Seharusnya, sebelum pembangunan dilakukan, dinas berdiskusi dengan aparatur wilayah serta stakeholder untuk menentukan tempat KBM sementara.

“Kan di daerah situ ada perumahan TTC yang mempunyai aula dan lapangan. Mestinya bisa menggunakan itu, atau di pelataran ruko yang tak terpakai, bisa juga di aula kelurahan,” tegas dia.

Apabila pilihan dalam proses KBM menggunakan tenda, sambung dia, setidaknya lantainya diberi terpal ataupun paving blok.

“Kasih tempat yang lebih layak. Kasihan siswa sudah berbulan-bulan belajar dengan kondisi seperti itu. Kalau DPRD tidak sidak, takkan tahu kondisi sebenarnya,” jelasnya.

Politisi PKB ini berharap, hal serupa tak terulang lagi ke depannya, apabila akan merevitalisasi sekolah.

“Pembangunan ini kan sudah direncanakan, dan bukan karena bencana. Seharusnya lebih matang. Mestinya opsi yang diberikan jangan cuma satu, yakni pindah sementara ke Kencana 4, orang tua murid gak mau karena jaraknya terlalu jauh,” ungkap dia.

Perempuan yang akrab disapa Lusi itu menyebut, berdasarkan pengakuan dari para murid, situasi KBM tidak nyaman apabila cuaca sedang hujan karena kondisi tanah yang becek.

Sementara itu, Kepala Bidang SD pada Disdik Kota Bogor, Asep Faizal mengatakan bahwa Disdik segera merespon temuan DPRD tersebut, dengan segera berkoordinasi bersama aparatur wilayah serta OPD lain untuk menanggulangi permasalahan itu.

“Kami akan segera memperbaiki. Insya Allah besok (hari ini, red) ada tindakan. Kami akan mencoba cari alternatif tempat KBM ataupun memasang terpal pada bagian lantai,” ucapnya.

Menurut dia, sebenarnya sebelum revitalisasi, Disdik sudah menawarkan orangtua murid agar anak mereka belajar di SDN Kencana 4. Namun, lantaran jaraknya terlalu jauh, akhirnya dipilih belajar menggunakan tenda.

** Fredy Kristianto

Momentum Maulid Nabi, SMPN 2 Cigudeg Perkuat Nilai Akhlak Siswa

0

Jurnal Inspirasi – Lantunan marawis dan sholawat menggema di SMPN 2 Cigudeg saat ratusan siswa memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (19/9/2025). Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan rangkaian ceramah dan penampilan hadroh.

Salah satu siswi, Diana Muhasofah, tampil membawakan ceramah singkat yang menekankan pentingnya meneladani Rasulullah.

“Siapa yang mengikuti akhlak Rasulullah akan selamat di dunia dan akhirat,” ucapnya yang disambut antusias para siswa.

Ceramah inti disampaikan oleh Ibu Reni, yang hadir bersama tim hadroh dari SMPN 2 Jasinga. Selain mengisi tausiyah, kehadiran mereka juga menjadi ajang silaturahmi antar sekolah. Lantunan sholawat dari hadroh membuat suasana semakin syahdu.

Kepala SMPN 2 Cigudeg, Endang Setyaningsih, S.pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk menanamkan akhlak mulia kepada para siswa.

Hal senada disampaikan siswa peserta kegiatan, “kami senang bisa ikut acara ini. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari ceramah tadi, apalagi tentang meneladani Rasulullah,” ucap mereka turut memberikan kesan usai mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi di SMPN 2 Cigudeg ini menjadi sarana memperkuat iman, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

(Khopipah/cc)

Pemkab Bogor Dicuekin, Sudah Ditegur Tiga Kali Pembanguanan Villa di Cisarua Tetap Berjalan

0

Jurnal Inspirasi – Pembangunan Villa di kawasan Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor yang menyalahi aturan tetap berlangsung, padahal pembangunan vila ini tidak memiliki dasar yang jelas. Dimana pada prosesnya tidak ada surat persetujuan bangunan gedung (PBG) dari Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Perumahan.

Dari data yang dimiliki , Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor telah melakukan pemanggilan dan melayangkan surat teguran sesuai prosedur.

Dimana pada Tanggal 26 Juni telah dilakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan. Hasil dari peninjauan tersebut keluarlah surat teguran pertama yakni pada tanggal 3 September 2024. Surat teguran tersebut diberikan karena hasil peninjauan diindikasikan bangunan yang akan dijadikan Vila tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Surat teguran pertama juga memberi kesempatan bagi pengembang untuk mengurus surat PBG tersebut. Namun kesempatan ini tidak dimanfaatkan sehingga keluarlah surat teguran kedua pada 13 September 2024. Hal ini juga tidak diindahkan.

Terakhir surat teguran ketiga keluar pada 11 November 2024. Namun proses pembangunan vila masih terus dilakukan.

Bagaimana bisa sudah mendapatkan 3x surat teguran tapi pembangunan tetap berjalan?seharusnya sudah masuk proses penyegelan bangunan dan dibuka ketika Persetujuan Bangunan Gedung villa tersebut telah terbit

Asep salah seorang warga Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor menyayangkan sikap pemilik bangunan yang seakan akan tidak menganggap keberadaan pemerintah kabupaten.

“Iya surat pemberitahuan sudah diberikan, surat teguran pertama hingga ketiga sudah diberikan, seharusnya pemilik bangunan kooperatif mengurus izin yang diperlukan, apalagi tukang disana mengatakan pemiliknya Bapak ASRI seorang pengacara yang berdomisili dijakarta, tapi ini malah seenaknya saja,” ucapnya, beberapa waktu lalu kepada Jurnal Bogor.

Lebih lanjut Asep mengatakan jika ada pengembang seperti ini akan sangat berbahaya untuk kelestarian kabupaten Bogor, dimana orang bisa seenaknya saja mendirikan bangunan untuk mendapatkan keuntungan pribadi tapi dengan merusak konservasi alam sekitar.

(nyil)

Tunjukkan Aksi Nyata, Kementan Perkuat Stabilisasi Pangan dan Hilirisasi Perkebunan

0

BENGKULU – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengambil langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional, menekan gejolak harga, serta mendorong hilirisasi sektor perkebunan. Hal ini diwujudkan melalui rangkaian kegiatan di Provinsi Bengkulu, Rabu (17/09/2025).

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Panorama Kota Bengkulu. Operasi pasar ini menghadirkan berbagai komoditas pangan seperti beras SPHP, minyak goreng Minyak Kita, gula konsumsi, daging ayam ras, dan telur ayam, seluruhnya dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, operasi pasar merupakan langkah nyata pemerintah untuk mengendalikan harga dan memastikan stok pangan tersedia.

“Penyaluran beras SPHP akan terus diperluas agar harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat. Pemerintah hadir untuk menekan gejolak harga, sekaligus melindungi petani dengan menjaga harga gabah sesuai HPP,” tegas Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menambahkan, keterjangkauan harga pangan harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan petani.

“Operasi pasar bukan hanya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga harus memastikan harga di tingkat petani tetap menguntungkan. Sinergi harus terus diperkuat agar rantai pasok berjalan lancar dan adil bagi semua pihak,” jelas Santi.

Kegiatan ini turut membahas strategi hilirisasi perkebunan yang dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Anggota DPD RI Sultan Baktiar Najamudin, jajaran pemerintah daerah, anggota legislatif, penyuluh pertanian, dan pemangku kepentingan terkait. Diskusi ini menyoroti upaya meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan Kuliah Umum di Universitas Bengkulu bertema Swasembada Pangan, yang dihadiri oleh mahasiswa, akademisi, dan pelaku usaha pertanian. Mentan mengajak generasi muda untuk berani menjadi wirausaha di sektor pertanian dan menjadi motor penggerak swasembada pangan Indonesia.

Kepala BBPMKP selaku Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Gubernur Bengkulu, Sukim Supandi, yang turut mendampingi rangkaian kegiatan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementan terhadap daerah.

“Arahan Bapak Mentan menjadi motivasi besar bagi kami di Bengkulu untuk memperkuat program ketahanan pangan, percepatan hilirisasi perkebunan, dan membangun SDM pertanian yang unggul. Kami siap menindaklanjuti kebijakan ini agar hasilnya nyata dirasakan masyarakat,” ungkap Sukim.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat. Melalui langkah ini, Kementan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan, meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan, dan mempersiapkan generasi muda pertanian menuju Indonesia Emas 2045.

(Restu/BBPMKP)

Dewan Sorot Proyek Stadion, Ingatkan Perketat Pengawasan Pekerjaan

0

jurnalinspirasi.co.id – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Benninu Argoebie menyebut bahwa pembangunan Stadion Pajajaran sudah direncanakan oleh pemerintah sejak jauh-jauh hari. Apalagi tahun depan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan menggelontorkan Rp20 miliar untuk kelanjutan proyek tersebut.

Atas dasar itu, sambung dia, pembangunan stadion harus sesuai dengan perencanaan, dan mempekerjakan tenaga ahli di lapangan sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.

“Misalnya untuk mandor harus punya basic engeneer di bangunan olahraga dan memiliki pengalaman membangun stadion,” ujar Benninu kepada wartawan, Selasa (16/9/2025).

Hal itu, kata dia, lantaran Kota Bogor punya pengalaman buruk dalam membangun sarana prasarana olahraga. Salah satu contohnya adalah revitalisasi kolam renang Mila Kancana, beberapa waktu silam.

“Setelah dibangun ternyata tidak bisa dipakai untuk kejuaraan nasional karena ada ukuran yang salah,” tegas dia.

Pengalaman buruk tersebut, kata Benninu, jangan sampai terulang dalam pembangunan Stadion Pajajaran. Apalagi, stadion ini akan digunakan untuk event besar seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) kedepannya.

“Lapangan stadion, track lari, dan tribun minimal standar nasional atau maksimal standar internasional. Sehingga dapat digunakan untuk kejuaraan olahraga prestasi. Kami menyoroti hal tersebut,” katanya.

Pria yang akrab disapa Benn itu meminta agar pengawasan pembangunan harus benar-benar dilakukan agar sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun.

“Berhubung waktu pengerjaan meler, dan sudah memasuki musim hujan, maka pengawasan dan perencanaan harus baik. Sebab, cuaca di Kota Bogor dapat berubah ekstrem,” katanya.

Selain itu, dinas terkait harus mengingatkan pekerja agar selalu menggunakan alat pengaman diri agar tragedi memilukan di SDN Gang Aut tak terulang kembali.

** Fredy Kristianto