29.2 C
Bogor
Monday, July 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 151

Resmi Terima SK, Pegawai RSUD Raden Mohamad Noh Nur Leuwiliang Lebih Semangat Berikan Pelayanan

0

jurnalinspirasi.co.id – RSUD Raden Mohamad Noh Nur Leuwiliang menerima secara resmi Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu tahap II dari Pemerintah Kabupaten Bogor. SK diserahkan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, pada acara pelantikan dan penyerahan SK PPPK di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (2/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 247 PPPK penuh waktu formasi tahun 2024 resmi dilantik. Selain itu, juga dilakukan pelantikan 4 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta penyerahan SK kepada 4 CPNS baru.

Bagi RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, momentum ini menjadi istimewa karena sejumlah pegawai lama rumah sakit kini resmi berstatus sebagai PPPK. Mereka sebelumnya telah mengabdi dan mendukung pelayanan di berbagai unit rumah sakit, sehingga pengangkatan ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus penguatan kepastian status kepegawaian.

Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri, SH., MARS memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Dengan dukungan tersebut, rumah sakit memastikan para pegawai yang baru menerima SK dapat segera melanjutkan peran dan tugasnya dengan lebih profesional, sekaligus semakin bersemangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pengangkatan pegawai lama RSUD menjadi PPPK juga memperkuat citra rumah sakit sebagai institusi yang terus berkembang, profesional, dan berkomitmen pada mutu pelayanan kesehatan. Keberadaan tenaga kesehatan dan non-kesehatan yang kini telah berstatus resmi PPPK diharapkan meningkatkan soliditas tim kerja, memperkuat budaya kerja, serta mendukung pencapaian visi rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan berorientasi pada pasien.

Dengan adanya kepastian status ini, pegawai lama RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang tidak hanya mendapatkan kepastian hukum dalam kedudukan kepegawaian, tetapi juga semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik. Pada saat yang sama, masyarakat juga akan mendapatkan manfaat langsung melalui peningkatan mutu layanan kesehatan.

Melalui pengangkatan PPPK tahap II ini, RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang semakin siap menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor, sekaligus mendukung program Pemkab Bogor dalam membangun birokrasi yang kuat dan profesional.

(yev/rls)

Bupati Bogor dan Pramuka Kwarcab Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Dari Gerakan Pramuka Jawa Barat 2025

0

Jurnalinspirasi.co.id – Kabupaten Bogor kembali menorehkan dua prestasi membanggakan di dunia kepramukaan. Pertama Bupati Bogor, Rudy Susmanto, berhasil meraih penghargaan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor yang telah memberikan perhatian besar terhadap perkembangan Pramuka di Kabupaten Bogor dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat.

Serta penghargaan sebagai Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor juga berhasil meraih Predikat Tergiat I Jawa Barat untuk periode 2020–2025, yang diberikan dalam acara Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Jawa Barat XV, yang digelar pada 29–30 September 2025 di Aula Barat Gedung Sate, Bandung.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, didampingi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, serta Ketua Kwarda Jawa Barat Kak Atalia Praratya, kepada Kwarcab Kabupaten Bogor.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi nyata dalam membina gerakan Pramuka di Kabupaten Bogor.

Ketua Kwarcab Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi tersebut.

“Predikat Kwarcab Tergiat I Jawa Barat adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. Keberhasilan ini berkat sinergi semua pihak pembina, pelatih, andalan, relawan, dan tentu saja adik-adik Pramuka yang terus berkarya tanpa lelah,” ujarnya.

Agus Ridhallah juga mengapresiasi dukungan penuh Bupati Bogor dan sangat berperan dalam kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Bogor.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bogor atas dukungan penuh selama ini. Semoga prestasi ini tidak membuat kami berpuas diri, melainkan menjadi penyemangat untuk terus menjadikan Pramuka semakin relevan, membumi, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata kiprah Kwarcab Kabupaten Bogor dalam membina generasi muda, memperkuat nilai-nilai kepramukaan, serta berperan aktif dalam pembangunan karakter bangsa.

“Kedepan, Kwarcab berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program dan pengabdian sesuai amanat Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” imbuhnya. (*)

Rudy Susmanto Lantik Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional

0

Jurnalinspirasi.co.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melantik sejumlah pejabat administrator, pengawas, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (2/10). Para pejabat yang baru saja dilantik diingatkan agar bekerja dengan hari melayani masyarakat.

Acara pelantikan dihadiri Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, para tokoh agama, para kepala perangkat daerah, camat, dan jajaran Pemkab Bogor.

Selain itu, Bupati Rudy juga melantik PPPK penuh waktu formasi tahun 2024 tahap II, terdapat juga pelantikan CPNS menjadi PNS Pemkab Bogor, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan Selamat kepada yang baru saja dilantik. Ia berharap, semoga amanah ini dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, profesional, disertai komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kepada para pejabat dan ASN yang baru dilantik agar dapat jaga integritas, jaga nama baik Kabupaten Bogor, bekerjalah dengan sepenuh hati dalam melayani masyarakat di Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri menjelaskan, pejabat yang dilantik seluruhnya berjumlah 63 orang terdiri dari Pejabat Administrator 19 orang, Pejabat Pengawas 28 orang, dan Jabatan Fungsional sebanyak 16 Orang. Kemudian, 247 orang PPPK penuh waktu tahap II, 4 orang CPNS menjadi PNS, dan 4 orang CPNS.

“Ada amanah besar yang kita pikul, untuk memperkuat kinerja birokrasi Pemkab Bogor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor,” jelas Yunita. (*)

Warga Puncak Hadang Iring-Iringan Menteri Hanif

0

jurnalinspieasi.co.id – Warga Puncak menghadap iring-iringan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol pada Jumat (3/10/2025).

Langkah itu dilakukan lantaran warga menuntut pertanggungjawaban dampak kebijakan sepihak.

Diketahui. Hanif yang sedang dalam perjalanan usai menghadiri kegiatan penanaman pohon dan aksi pugut sampah di sungai itu, diteriaki warga.

Sambil membawa spanduk dan puluhan tangkai bunga, mereka sengaja menghadang sang menteri di kawasan Simpang Pasir Angin, Megamendung yang menjadi lintasan sang menteri.

“Kami adalah karyawan dan pekerja yang menjadi korban dari penyegelan tempat usaha oleh menteri lingkungan hidup Hanif Faisol,” kata koordinator aksi demo, Asep Suhandi alias Iyong.

Aksi demo tersebut, kata Asep, dilakukan secara spontanitas saat mengetahui adanya informasi dari media sosial akan hadirnya sang menteri di kegiatan penanaman pohon sejumlah pihak di kawasan Puncak.

“Begitu dapat info menteri LH akan datang untuk menanam pohon, kami para korban PHK bersepakat menyampaikan langsung aspirasi ini. Jika suara kami tidak juga didengar, maka kami akan kembali demo ke Hambalang.

Menurut mereka, pemerintah hanya bisa melakukan tindakan tanpa memberikan solusi kepada masyarakat terdampak.

“Selama ini pemerintah tidak hadir membela kami. Kami hanya mencari nafkah. Dimana hati nurani mereka,” tandasnya.

Asep dan sejumlah demonstran mengaku telah terlebih dahulu melakukan banyak aksi peduli lingkungan dan mentaati ketentuan pemerintah.

“Kami selalu menjaga lingkungan hidup. Namun kesejahteraan kami juga diperhatikan. Tanpa keberadaan tempat usaha di Puncak, bagaimana kami bisa hidup,” paparnya.

Rombongan Menteri LH Hanif Faisol yang menggunakan kendaraan jenis Toyota Alfard putih, terpantau dikawal ketat aparat kepolisian. Dua mobil polisi mengapit kendaraan yang digunakan Hanif Faisol.

Hanif Faisol juga secara mendadak membatalkan kehadirannya dalam dialog interaktif bersama warga Puncak. Ia memilih pergi dengan iring-iringan dengan kecepatan tinggi.

** Fredy Kristianto

Kontingen Tarung Derajat Kabupaten Bogor Ukir Prestasi di POPDA Jabar XIV, Tatap Babak Kualifikasi Porprov 2026

0

CIBINONG – Tim Tarung Derajat Kabupaten Bogor menunjukkan semangat juang yang luar biasa di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV Jawa Barat 2025 yang berlangsung pada 26 hingga 29 September 2025. Meskipun hanya diperkuat oleh enam atlet terbatas, tim ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua medali emas dan mengamankan posisi keempat dari 25 kontingen yang berpartisipasi di cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat, tepat di bawah Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

​Dua medali emas tersebut dipersembahkan oleh Zagie Syach Abidin dari kelas Tarung Putra 53,1 – 57 Kg dan Maudy Jessica Indriana dari kelas Tarung Putri 43,1 – 46 Kg.


​Prestasi maksimal dari tim kecil ini membuktikan kualitas atlet-atlet pelajar Tarung Derajat Kabupaten Bogor. Selain peraih emas, kontingen juga diperkuat oleh:

​Nur Aulia Ramadhani (Tarung Putri Kelas 49,1 – 52 Kg)
​Izzahyani Hanun Izzati (Tarung Putri Kelas 52,1 – 55 Kg)
​Nail Al-Azam Firmansyah Putra (Tarung Putra Kelas 57,1 – 61 Kg)
​M Dioseffy Maulia Hangara Pangaribuan (Tarung Putra Kelas 61,1 – 65 Kg)

​Kontribusi gemilang dari cabor Tarung Derajat ini turut mendongkrak perolehan medali keseluruhan Kontingen Kabupaten Bogor, yang pada klasemen akhir POPDA Jabar XIV 2025 berhasil menduduki posisi keempat dengan total koleksi 67 medali (26 emas, 18 perak, dan 23 perunggu).
​Optimisme Menuju Babak Kualifikasi Porprov XV.

​Dengan hasil positif di POPDA Jabar XIV, Tim Cabor Tarung Derajat Kabupaten Bogor kini menatap optimis event penting selanjutnya. Mereka tengah bersiap menghadapi Babak Kualifikasi (BK) Porprov XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 16 November 2025 di Kota Bogor.


​Event BK Porprov ini menjadi penentu utama, karena merupakan pintu gerbang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Di ajang ini, hanya atlet-atlet terbaik Jawa Barat yang akan lolos dan berpeluang mewakili daerah pada ajang multi-event nasional, yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT – NTB 2028.

​”Kami sangat bangga dengan perjuangan atlet-atlet muda Tarung Derajat di POPDA. Hasil dua emas ini adalah modal berharga dan membangkitkan optimisme. Kami yakin, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kami dapat meraih hasil maksimal di BK Porprov XV mendatang dan meloloskan sebanyak mungkin atlet menuju Porprov 2026,” ujar perwakilan dari tim Tarung Derajat Kabupaten Bogor.( Wawan Hermawanto)

Siswa SDN Gadog 1 Antusias Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

0

jurnalinspirasi.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah mendapat sambutan positif dari siswa-siswi SDN Gadog 1 Tamansari, Kabupaten Bogor. Sejak pertama kali digelar, para pelajar tampak antusias menyantap hidangan yang disajikan.

Kepala Sekolah SDN Gadog 1, Dudu Kurnia menuturkan program MBG di sekolahnya dilaksanakan bekerja sama dengan dapur SPPG Sukajadi. Menurutnya, kualitas menu yang diberikan cukup baik, matang dengan cita rasa layak konsumsi, bahkan habis disantap oleh seluruh siswa.

“Anak-anak terlihat sangat antusias menikmati makanan bergizi gratis yang disediakan pemerintah. Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih atas program ini,” ujar Dudu Kurnia, Kamis (02/10/25).

Meski demikian, ia mengakui variasi menu masih terbatas karena program baru berjalan tiga hari. Ia berharap pemerintah dapat terus meningkatkan serta melanjutkan program tersebut agar siswa semakin bersemangat mengikuti kegiatan belajar.

“Kami berharap anak-anak bisa terus mendapatkan makanan bergizi yang disiapkan pemerintah, karena manfaatnya sangat besar bagi tumbuh kembang mereka,” tambahnya.

Program MBG ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah sekaligus mendorong kebiasaan makan sehat sejak dini.

(Yudi)

Bupati Bogor Lantik PPPK Penuh Waktu Tahap II

0

Jurnalinspirasi.co.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto melantik serta menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu tahap II lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (2/10).

Sementara itu, pelantikan PPPK Paruh Waktu akan segera menyusul menunggu tahap pemrosesan di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Acara pelantikan dihadiri Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, para tokoh agama, para kepala perangkat daerah, camat, dan jajaran Pemkab Bogor.

Selain melantik, PPPK penuh waktu formasi tahun 2024 tahap II, terdapat juga pelantikan CPNS menjadi PNS Pemkab Bogor, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS. Diantaranya 247 orang PPPK penuh waktu tahap II, 4 orang CPNS menjadi PNS, dan 4 orang CPNS.

Melalui pelantikan tahap 2 ini, Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk memperkuat birokrasi yang profesional, memberikan kepastian status kepegawaian, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri menyampaikan, Pemkab Bogor kembali melantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu tahap 2. Hal tersebut menambah daftar tenaga PPPK yang telah bergabung untuk memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Bogor.

“Untuk perkembangan terkait ribuan PPPK lainnya yang masih menunggu proses pelantikan. Hingga saat ini, tercatat 9.756 PPPK masih dalam tahap pemrosesan di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ia melanjutkan, saat ini masih dalam proses updating data di BKN, mulai dari perbaikan pendidikan, tanggal lahir, hingga administrasi lainnya. Jadi kami belum bisa memastikan kapan dilantik, karena keputusan final ada di BKN Pusat.

“Proses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) menjadi kunci utama tahapan pelantikan. Kita menargetkan setengahnya sudah bisa selesai, tapi tetap menunggu keluarnya NIP dari BKN. Jadi, berapa jumlah NIP yang diterbitkan, itu yang akan langsung dilantik,” tambahnya. (*)

KPK Setor Ke Negara Hasil Lelang Barang Rampasan Sebesar 8 Milyar

0

Jurnalinspirasi.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menunjukkan komitmen dalam memulihkan kerugian keuangan negara melalui lelang barang rampasan.
Adapun terhadap pelaksanaan lelang barang rampasan pada 17 September 2025 lalu, KPK berhasil menyetorkan Rp8 miliar. Nilai ini berasal dari penjualan 36 lot barang bergerak senilai Rp3,2 miliar serta 7 lot barang tidak bergerak senilai Rp4,8 miliar, dari total 83 lot yang ditawarkan.
Dana hasil lelang tersebut langsung masuk ke kas negara setelah pelunasan pemenang lelang, paling lambat lima hari pasca penetapan.
“Untuk barang bergeraknya, yang tidak laku hanya barang-barang unik seperti robot, face recognition, dan tableau, serta dua mobil yang dilelang di KPKNL Samarinda,” jelas Jaksa Eksekusi KPK, Syarkiyah, saat menyerahkan uang hasil lelang di Jakarta, dalam keterangan resminya, Kamis (02/10).
Menurut Syarkiyah, barang bergerak mulai perhiasan hingga Barang Bukti Elektronik (BBE) seperti handphone, tetap menjadi primadona. Bahkan, satu lot bisa diperebutkan 20 hingga 30 akun. Kemeja sutra lengan panjang yang sempat gagal terjual pada lelang Juni 2025 kemarin, juga telah terjual dengan harga Rp2,5 juta.
“Perhiasan ini sangat banyak peminatnya. Cincin dan gelang berbentuk naga saja sudah laku terjual,” tambahnya. Meski demikian, terdapat wanprestasi senilai Rp23,4 juta dari dua lot barang bergerak yakni 1 lot berisi 6 handphone senilai Rp15,4 juta serta 1 lot yang terdiri dari 46 mini gold senilai Rp8 juta.
Sebelumnya, KPK memperkirakan hasil lelang serentak di 11 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) meliputi Jakarta, Bandung, Tangerang, Bekasi, Bogor, Cirebon, Denpasar, Lahat, Pekanbaru, Purwokerto, dan Samarinda, pada September 2025 ini bisa menembus angka Rp166 miliar.
Namun, minat terhadap barang tidak bergerak yang terdiri dari tanah, tanah dan bangunan, hingga apartemen, bernilai besar ini, masih rendah karena nilai limitnya yang tinggi. Sehingga baru laku terjual sebanyak 7 lot dari 41 lot yang dilelang. “Mudah-mudahan pada lelang berikutnya, aset bernilai besar ini bisa terjual,” ujar Syarkiyah.
Adapun, lelang selanjutnya terjadwal akan dilaksanakan pada Desember 2025, berbarengan dengan momen Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).
KPK menegaskan, pemberantasan korupsi tidak melulu memberikan efek jera melalui hukuman badan, tetapi juga memastikan negara memperoleh kembali aset yang telah hilang, salah satunya melalui lelang.
“Dengan mengikuti lelang KPK, masyarakat ikut berkontribusi nyata dalam pemulihan kerugian keuangan negara,” tutup Syarkiyah.
Sebagai catatan, sepanjang semester I 2025, KPK telah mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp84,1 miliar ke kas negara melalui lelang, dengan rincian Rp13 miliar pada Januari-Februari, Rp42,3 miliar pada Maret, serta Rp28,8 miliar pada Juni. (*)

Menaker Sebut Pendaftaran Magang Bergaji UMP Dimulai 7 Oktober

0

jurnalinspirasi.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli merinci timeline pendaftaran magang bergaji upah minimum provinsi (UMP) bagi masyarakat yang baru lulus kuliah (fresh graduate).

Pemerintah sebelumnya mengatakan bakal meluncurkan program tersebut pada 15 Oktober 2025. Akan tetapi, calon pemagang bisa mulai mendaftar di platform SIAPkerja sejak 7 Oktober 2025.

Yassierli mengatakan mulai 1 Oktober 2025 hingga 7 Oktober 2025, pemerintah memberikan waktu kepada para perusahaan yang ingin membuka lowongan magang.

Ini berlaku untuk pemilik Nomor Induk Berusaha (NIB) dan terdaftar di Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).

“Mulai 7 Oktober (2025) sampai 13 Oktober (2025), calon peserta magang yang kemudian register untuk memilih posisi-posisi mana yang kemudian dia akan pilih,” jelas Yassierli dalam Konferensi Pers usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (1/10).

“Kita sudah siapkan platform-nya, itu adalah Ayo Magang di SIAPkerja. Kami sedang dan insyaallah akan meluncurkan segera, lebih detail informasi terkait dengan bagaimana cara mendaftar dan seterusnya,” tuturnya.

Yassierli menegaskan tidak ada syarat apapun bagi calon peserta magang. Ia menyebut Kementerian Ketenagakerjaan sudah bersinergi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Dengan begitu, pemerintah bisa langsung tahu siapa saja fresh graduate yang benar-benar belum bekerja dalam jangka waktu setahun setelah lulus.

“Kami sudah punya data satu tahun terakhir, lulusan siapa saja. Sehingga hanya cukup mencocokkan nanti ketika mereka register di akun SIAPkerja,” tegas sang menteri.

“Kita berusaha untuk membaginya proporsional untuk setiap provinsi, berdasarkan jumlah lulusan yang ada di provinsi tersebut,” janji Yassierli.

Ia mengatakan program magang bergaji UMP itu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, kuota pada batch pertama ini hanya untuk 20 ribu fresh graduate. Waktu magangnya juga dibatasi hanya 6 bulan.

Yassierli menyebut, meski program magang itu bukan untuk mahasiswa aktif, perusahaan diminta tetap menyiapkan mentor. Itu demi memberikan kesempatan kepada para fresh graduate mendapatkan exposure tentang tempat kerja.

“Perusahaan yang menerima peserta magang ini harus menyiapkan mentor, sehingga konteksnya juga adalah bagaimana mereka bisa meningkatkan kompetensinya saat magang,” tandasnya. (DR)

Soal Kenaikan Bahan Pokok, Sastra Winara Minta Pemkab Gencar Gelar Pasar Murah

0

jurnalinspirasi.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk segera menggelar operasi pasar murah sebagai langkah mengatasi kenaikan harga bahan pokok yang belakangan ini memberatkan masyarakat.

Saat ini, harga ayam di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bogor mencapai Rp45.000 per kilogram, sementara harga cabai tembus hingga Rp70.000 per kilogram. Kenaikan harga ini dikeluhkan warga karena berdampak langsung pada kebutuhan rumah tangga.

Sastra menilai perlu adanya evaluasi terkait penyebab kenaikan harga. Menurutnya, regulasi baru atau faktor distribusi bisa menjadi salah satu penyebab.

“Mungkin ada regulasi-regulasi baru yang memengaruhi harga. Tapi kita berharap semuanya bisa stabil supaya masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,”

Nanti kita coba undang Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Disperindag untuk menjelaskan penyebabnya, kenapa harga ayam bisa sampai sebesar itu,” ujarnya, Kamis (2/10/25).

Sebagai solusi jangka pendek, Sastra mengusulkan agar Pemkab Bogor menggelar operasi pasar murah di setiap kecamatan.

“Usulannya, mungkin bisa dengan cara mengadakan pasar murah di setiap kecamatan supaya bisa membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Sastra berharap langkah tersebut bisa menjadi alternatif untuk menekan harga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi yang sulit.

(**)