32.5 C
Bogor
Friday, October 2, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 150

Ian Mulyana Sah Jadi Dewan PPJ

0

jurnalinspirasi.co.id – Ian Mulyana resmi diangkat sebagai anggota dewan pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ).

Ian menandatangani pakta integritas dan kontrak kinerja sebagai Anggota Dewan Pengawas masa bakti 2025–2029 di Ruang Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Selasa (25/11/2025) disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi.

Usai penandatanganan, Ian menyatakan kesiapannya untuk segera bekerja optimal.

“Setelah penandatanganan ini, saya akan tancap gas menjalankan tugas pengawasan terhadap kinerja Perumda,” kata Ian kepada wartawan.

Ian mengatakan, berdasarkan amanat Wali Kota Bogor Dedie Rachim, prioritasnya adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja direksi serta melakukan review terhadap kontrak-kontrak pengelolaan pihak ketiga yang diduga merugikan PPJ.

Ian menegaskan bahwa langkah evaluatif tersebut penting untuk meningkatkan pendapatan sekaligus mendorong efisiensi perumda. Menurutnya, Perumda tidak hanya dituntut mencetak laba, tetapi juga menjalankan fungsi sosial sebagaimana diamanatkan Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perumda Pasar Pakuan Jaya.

Sementara itu, Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, dalam arahannya menginstruksikan agar Ian selaku anggota Dewan Pengawas yang baru dapat menjalankan fungsi pengawasan secara efektif.

“Dewan Pengawas harus memastikan tata kelola perusahaan berjalan dengan baik serta memberikan nasihat yang konstruktif kepada direksi demi kemajuan Perumda. Kami berharap kehadiran Pak Ian dapat memperkuat pengawasan dan membawa Perumda PPJ menuju kinerja yang lebih baik,” tegas Denny.

Dengan penandatanganan ini, pemerintah berharap sinergi antara dewan pengawas dan direksi dapat semakin kuat dalam upaya meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan pelayanan Perumda Pasar Pakuan Jaya kepada masyarakat.

** Fredy Kristianto

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Bogor Perketat Verifikasi DTSEN

0

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) mulai melakukan pengecekan lapangan atau ground check untuk pemutakhiran basis data sosial ekonomi penduduk yang terhimpun dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kegiatan ini dilakukan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah mendapatkan pelatihan khusus dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Kepala Dinsos Kota Bogor, Atep Budiman mengatakan bahwa pendamping PKH berperan sebagai petugas verifikasi lapangan yang turun langsung mengecek kondisi rumah tangga dan individu yang tercatat di dalam basis data.

“Ground check ini penting untuk memastikan data penerima bantuan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sebelum diterjunkan, para pendamping PKH mendapat pelatihan online dari BPS,” ujarnya.

Atep menyebut bahwa pelatihan difokuskan pada pemahaman instrumen dan definisi variabel verifikasi. Instruktur nasional dari BPS memberikan pembelajaran mengenai konsep variabel sosial ekonomi agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang seragam.

“Kolaborasi Kemensos dan BPS menjadi kunci pelaksanaan ground check ini. Kementerian Sosial berperan memberikan mandat verifikasi, sementara BPS mendukung dari sisi metodologi dan pelatihan teknis kepada petugas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Jaminan Sosial (PFM Jamsos) pada Dinsos Kota Bogor, Yosef Berliana menuturkan bahwa dalam proses ground check, pendamping PKH menggunakan instrumen verifikasi yang terhubung dengan sistem regsosek (registrasi sosial ekonomi) untuk mengecek data sosial ekonomi rumah tangga.

“Data yang dikumpulkan mencakup pendapatan, pekerjaan, status ekonomi keluarga hingga jenis bantuan sosial yang diterima. Verifikasi juga bertujuan mengidentifikasi inclusion error, yakni penerima bantuan yang tidak seharusnya mendapat bantuan serta exclusion error atau warga yang berhak menerima bantuan tetapi belum tercatat,” paparnya.

Yosep mengungkapkan bahwa data kependudukan yang sudah diidentifikasi kemudian dipadankan dengan data sosial ekonomi untuk memastikan keakuratan DTSEN sebagai basis data tunggal keluarga dan individu.

Adapun kegiatan verifikasi lapangan ini, lanjutnya, dilakukan untuk memastikan keberadaan dan kondisi riil rumah tangga dalam DTSEN, memutakhirkan data sosial ekonomi agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran serta mengurangi kesalahan data seperti tumpang tindih, data fiktif dan data yang tidak lagi relevan.

“Pemutakhiran ini sejalan dengan Instruksi Presiden terkait manajemen DTSEN sebagai dasar kebijakan sosial yang lebih akurat dan adil,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yosep memastikan bahwa BPS dan Dinas Sosial secara berkala melakukan monitoring terhadap proses verifikasi lapangan. Hasil pengecekan akan digunakan sebagai dasar pembaruan DTSEN.

Meski demikian, masih kata Yosep, sejumlah tantangan turut mengiringi pelaksanaan ground check. Skala pendataan yang besar di seluruh Indonesia menuntut koordinasi yang ketat dan konsistensi kualitas verifikasi.

“Selain itu, karena menyangkut data pribadi rumah tangga, keamanan dan kerahasiaan data menjadi hal yang sangat krusial. Pemahaman instrumen oleh petugas juga menjadi faktor yang menentukan akurasi hasil verifikasi,” jelasnya.

Layanan Kesehatan Gratis Dihadirkan RSUD R. Moh. Noh Nur Saat CFD Bersama Dinkes Kabupaten Bogor

0

jurnalinspirasi.co.id – RSUD R. Moh. Noh Nur menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat pada kegiatan Car Free Day (CFD) yang berlangsung di area parkir Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Minggu (23/11). Kehadiran tim medis rumah sakit tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program kesehatan Dinas Kesehatan serta agenda Bupati Bogor dalam memperluas jangkauan layanan promotif dan preventif di ruang-ruang publik.

Pada kegiatan ini, masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan pemeriksaan dasar, meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, konsultasi dokter, pelayanan fisioterapi, hingga tes keseimbangan tubuh. Sejak pagi, warga tampak antusias mendatangi stan layanan yang dibuka RSUD, memanfaatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung.

Kegiatan CFD tersebut juga dihadiri Bupati Bogor Rudy Susmanto, S.Si., Wakil Bupati Ade Ruhandi, S.E., serta Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, S.H. Selain meninjau area kegiatan, Wakil Bupati dan Ketua DPRD turut menjajal tes keseimbangan tubuh yang disediakan tim fisioterapi RSUD R. Moh. Noh Nur.

Salah satu pengunjung, Fitri (46), mengapresiasi layanan yang diberikan.

“Saya bisa cek tensi, gula darah, dan kolesterol tanpa harus mengantre di fasilitas kesehatan. Petugas RSUD ramah dan penjelasannya jelas. Saya juga coba tes keseimbangan tubuh, ternyata menarik dan bermanfaat. Kegiatan seperti ini membantu masyarakat lebih peduli dengan kondisi kesehatan mereka,” ujarnya.

Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur, dr. Vitrie Winastri, S.H., M.A.R.S., mengatakan bahwa pihaknya ingin terus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah.

“Partisipasi kami di CFD ini menjadi wadah untuk bertemu langsung dengan warga dan menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau. Kami mendukung penuh langkah Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah dalam memperluas kegiatan promotif dan preventif, sekaligus mempererat kedekatan RSUD dengan masyarakat,” jelasnya.

Pelaksanaan layanan kesehatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatan secara dini serta mendorong pola hidup sehat di lingkungan Kabupaten Bogor.

(yev/rls)

Kantor Kecamatan Cigombong Ditarget Tuntas 15 Desember 2025

0

jurnalinspirasi.co.id – Rehabilitasi kantor Kecamatan Cigombong ditarget tuntas 15 Desember 2025. Target itu lebih cepat dari target yabg tertuang dalam dokumen kontrak pada 25 Desember 2025. Hal itu dikatakan Ade Sara manajer proyek kepada Jurnal Bogor, Selasa (25/11/2025.

“Kami targetkan selesai pada 15 Desember 2025. Lebih cepat dari target yang tertuang dalam kontrak,” ujar Ade Sara di lokasi proyek.

Ade menjelaskan saat ini renovasi kantor kecamatan Cigombong telah terpasang genteng. Sementara plafon dan keramik lantai 2 sedang proses pengerjaan termasuk plafon lantai 2 yang menggunakan plafon UPVC.

“Plafon UPVC pengerjaannya relatif cepat, termasuk keramik. Kusen alumunium juga sudah siap dipasang. Pengerjaan infrastruktur penahan tanah di luar juga sedang dikerjakan. Insya Allah sesuai target,” ujar Ade Sara.

Ade menambahkan pekerjaan pagar termasuk gunungan tunggul kawung juga sudah siap pasang. Saat ini yang agak rumit adalah pemasangan kaca patri di atap teras kantor. Termasuk ornamen bermotif Karawangan yang akan dipasang di bagian depan gunungan lantai 2.

“Pemasangan ornamen ini musti hati-hati pak agar presisi dan indah dipandang mata,” tandasnya.

(Herry Setiawan)

Penyerahan Bantuan DNA ke SMA YAPNI Cibinong oleh Telkom Witel Priangan Barat

0

jurnalinspirasi.co.id – Telkom Witel Priangan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program bantuan Device, Network, and Application (DNA) kepada SMA YAPNI Cibinong.

Bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Manager Shared Service & General Support Witel Priangan Barat, Wahyu Listyaningrum.

Dalam kegiatan tersebut, Wahyu Listyaningrum menyampaikan bahwa dukungan akses digital merupakan bagian dari upaya Telkom dalam membantu sekolah-sekolah menghadapi kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi.

Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi bantuan yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas fasilitas digital. Sekolah berharap dapat memperluas implementasi pembelajaran berbasis internet serta mendukung berbagai aktivitas akademik.

Penyerahan bantuan berlangsung dengan suasana hangat dan diakhiri dengan sesi foto bersama antara pihak Telkom dan perwakilan sekolah. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Telkom dalam mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan pendidikan.

(yev/rls)

Witel Priangan Barat Gelar Pertandingan Silaturahmi “GM Priangan Cup Badminton 2025”

0

jurnalinspirasi.co.id – Witel Priangan Barat menyelenggarakan pertandingan badminton dalam rangkaian GM Priangan Cup 2025 sebagai sarana silaturahmi serta penguatan hubungan kerja antara Witel Priangan Barat dan CV Wirelessindo. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, di GOR King Badminton Sholeh Iskandar, Bogor.

Dalam agenda tersebut, GM Witel Priangan Bara, Dode Suparman bersama AM BS, Benson Sinaga, bertanding melawan Direktur Wirelessindo Heru Sugiyarto dan GM IT & Sales, Eko Sulistiyawan. Pertandingan berlangsung dinamis dan kompetitif, namun tetap mengedepankan nilai sportivitas serta suasana kekeluargaan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah untuk mempererat komunikasi dan memperkuat sinergi antara Witel Priangan Barat dan CV Wirelessindo. Kehadiran insan Telkom yang memberikan dukungan turut menambah antusiasme serta menciptakan suasana yang lebih hidup.

Melalui momentum silaturahmi ini, Witel Priangan Barat berharap kolaborasi yang sudah terbangun dapat semakin solid dan memberikan dampak positif bagi kelancaran kerja sama ke depan.

(yev/rls)

Sosialisasi Pencegahan & Penanggulangan HIV/AIDS untuk Karyawan Witel Priangan Barat dan Masyarakat Umum

0

jurnalinspirasi.co.id – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan HIV/AIDS, Telkom Witel Priangan Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan & Penanggulangan HIV/AIDS bersama Dr. Satrio Sukmoko, Sp.PD, FINASIM dari Mayapada Hospital Bogor. Acara ini turut diikuti oleh karyawan Witel Priangan Barat serta masyarakat umum melalui siaran langsung di Instagram @indibiz.bogor.

Sosialisasi ini mendapat respon positif dari para peserta, baik yang mengikuti secara langsung maupun melalui live Instagram. Banyak pertanyaan yang diajukan terkait pola hidup sehat, metode pemeriksaan, hingga penanganan bagi penderita HIV/AIDS, yang dijawab secara lugas dan komprehensif oleh Dr. Satrio.

Melalui kegiatan ini, Telkom Witel Priangan Barat berharap dapat berperan aktif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait isu HIV/AIDS yang masih sering disalahpahami. Edukasi ini diharapkan mampu membantu masyarakat untuk lebih peduli, lebih sadar, dan lebih terbuka dalam menangani isu kesehatan yang penting ini.

Dalam pemaparannya, Dr. Satrio menjelaskan berbagai aspek penting terkait HIV/AIDS, mulai dari cara penularan, gejala, metode deteksi dini, hingga langkah-langkah efektif pencegahan. Ia menekankan bahwa edukasi mengenai HIV/AIDS perlu terus dilakukan untuk mengurangi stigma serta meningkatkan kesadaran individu dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

(yev/rls)

Kunjungan Edukasi Siswa-Siswi SDN Pasir Kolotok ke Telkom Daerah Cibadak

0

jurnalinspirasi.co.id – Telkom Daerah Cibadak menerima kunjungan edukasi dari siswa-siswi SDN Pasir Kolotok dalam rangka meningkatkan wawasan teknologi dan telekomunikasi sejak dini. Rombongan disambut langsung oleh Head of Telkom Daerah Cibadak, Susanti Natalia Retnawati, bersama tim Telkom.

Dalam kegiatan ini, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai peran Telkom dalam menyediakan layanan telekomunikasi di Indonesia, termasuk internet, jaringan fiber optik, dan layanan digital lainnya. Mereka juga diajak melihat area operasional untuk memahami bagaimana proses kerja dan pemeliharaan jaringan dilakukan.

Susanti Natalia Retnawati dalam sambutannya menyampaikan bahwa Telkom sangat mendukung program edukasi seperti ini karena dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar siswa di bidang teknologi.Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi, tur keliling fasilitas, hingga sesi tanya jawab dengan para petugas Telkom. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Kunjungan edukasi ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi siswa-siswi SDN Pasir Kolotok dalam memahami dunia teknologi serta peran penting Telkom sebagai penyedia layanan telekomunikasi nasional.

(yev/rls)

Bupati Bogor Rudy Susmanto Berikan Penghargaan kepada Insan Pendidikan Di Hari Guru Nasional

0

jurnalinspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bogor menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 sekaligus HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Bogor, yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Forkopimda di Lapangan Tegar Beriman, pada Selasa (25/11/25.

Bupati Bogor juga berkesempatan memberikan piagam penghargaan kepada para insan guru Kabupaten Bogor, sebagai wujud apresiasi kepada seluruh guru yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa.

Bupati Bogor Rudy Susmanto, menegaskan bahwa guru adalah pilar utama pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan para guru, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang unggul dan berdaya saing.

Perlu diketahui, bahwa selama satu tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, pemerintah telah mengambil berbagai langkah konkret untuk mendukung para guru.

Tahun 2025, pemerintah pusat memberikan beasiswa sebesar tiga juta rupiah per semester bagi guru yang belum memiliki pendidikan D.IV/S1 agar dapat melanjutkan studi S1 melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau, dengan target sebanyak 12.500 guru.

Selain itu, pemerintah juga menyelenggarakan berbagai pelatihan dan program peningkatan kompetensi guru, mulai dari pendidikan profesi guru, upgrading guru bimbingan konseling, bimbingan konseling untuk guru non-bimbingan konseling, pembelajaran mendalam (deep learning), coding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, hingga peningkatan kompetensi lainnya.

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan untuk guru non-ASN, satu kali gaji pokok untuk guru ASN, serta insentif bagi guru honorer sebesar tiga ratus ribu rupiah per bulan, yang akan dinaikkan menjadi empat ratus ribu rupiah pada tahun 2026. (***)

Kolaborasi Paragon–DT Peduli Tingkatkan Skill Cleaning Service Masyarakat

0

Jurnal Bogor – Paragon melalui program Paradaya Movement kembali menggelar pelatihan cleaning service bekerja sama dengan Darut Tauhid (DT) Peduli, Clean Sheet Indonesia, dan Satu Langkah. Kegiatan berlangsung di Aula Yatim Center Al-Ruhama, Jalan Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor, dan diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah.

Kepala KP DT Peduli wilayah Jabodetabek, Deny, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk mencetak tenaga kebersihan profesional sekaligus menjadi solusi pengurangan pengangguran.

“Pelatihan ini adalah inisiatif bersama PT Paragon yang memfasilitasi seluruh kegiatan. Paragon memiliki visi untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dalam membuka lapangan pekerjaan. Peserta dibekali keterampilan sehingga dapat terserap oleh PT Clean Sheet maupun perusahaan lain yang membutuhkan jasa kebersihan profesional,” ungkapnya, Selasa (25/11/25).

Denny menjelaskan, dari total 157 pendaftar, hanya 43 peserta yang lolos seleksi administrasi dan wawancara. Peserta berasal dari Kalimantan, Banten, Jakarta, hingga wilayah Bogor.

“Untuk penguatan keterampilan teknis kami percayakan kepada Clean Sheet dan Satu Langkah. Sementara DT Peduli fokus memberikan pembinaan karakter seperti kedisiplinan dan kejujuran, nilai yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja,” ujarnya.

CEO Satulangkah.id, M. Sirojul Abidin, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Paradaya Movement 2.0 yang menargetkan penguatan kemampuan kerja masyarakat.

“Harapannya setelah pelatihan ini, peserta dapat mengikuti magang atau on the job training di Clean Sheet atau di perusahaan lain yang menjadi jaringan kemitraan kami, sehingga membuka peluang kerja baru bagi mereka,” jelasnya.

Salah satu peserta, Andri Kurniawan (28), mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat bagi dirinya yang tengah mencari peluang kerja.

“Pelatihan ini membantu saya belajar hal-hal baru sekaligus mengulang dasar-dasar kerja sebagai cleaner. Apalagi Clean Sheet dekat dengan domisili saya, jadi saya bisa mencoba bekerja di sana,” katanya.

Peserta lainnya, Nurjanah (29), menilai pelatihan ini penting untuk meningkatkan skill dan menambah peluang kerja.

“Sekarang banyak perusahaan meminta sertifikat atau keterampilan khusus. Ini pertama kali saya ikut pelatihan seperti ini dan sangat membantu untuk memahami dasar-dasar cleaning service,” ujarnya.

Program pelatihan ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para peserta untuk memasuki dunia kerja profesional sekaligus mendukung upaya penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Yudi