23.5 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1499

Ada 20 Orang yang Kontak Erat dengan Rektor IPB

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Rektor IPB University, Arif Satria dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor pun mencatat sedikitnya terdapat 20 orang sempat melakukan kontak erat dengan Arif.

Kepada wartawan, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa dari 20 orang yang di tracing, tujuh diantaranya merupakan ASN Pemkot Bogor. “Dari 20 orang, ada tujuh ASN yang kontak erat,” ujar Dedie, Minggu (20/9).

Hal itu lantaran Arif merupakan salah seorang anggota Tim Panitia Seleksi Sekretaris Daerah Kota Bogor. Dari 20 kontak erat, sambung Dedie, delapan orang sudah menjalani swab test. Sementara itu, IPB University memperketat Masa Pembatasan Masuk Kampus selama dua minggu kedepan, terhitung sejak Sabtu (19/9).

“Saya mengerti dan memahami hal ini sangat berat dan untuk itu saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Masa pembatasan masuk kampus diperpanjang dan diperketat 14 hari kedepan,” ujar Arif dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, dengan hasil positif tersebut ia akan melaksanakan isolasi mandiri. “Di tengah berbagai aktivitas yang padat, atas inisiatif saya sendiri, sya melakukan test swab pada 18 September. Ternyata hasilnya dinyatakan positif,” ungkapnya.

Kendati demikian, Arif mengaku masih dalam kondisi yang baik dan tidak dalam kondisi sakit, dan akan tetap melaksanakan tugas sebagai rektor melalui virtual. “Saya merasa dalam kondisi fisik yang baik untuk tetap dapat beraktifitas dan melaksanakan tanggung jawab sebagai rektor melalui koordinasi secara virtual. Saya akan melaksanakan protokol kesehatan untuk isolasi mandiri sampai dengan dinyatakan sembuh,” jelasnya.

** Fredy Kristianto

Petugas yang Terpapar Covid-19 Membaik, Puskesmas Cigudeg Kembali Dibuka

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Pusat pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Cigudeg pada Senin (21/9) hari ini akan  membuka kembali layanan kesehatan setelah sempat ditutup selama tiga hari karena ada petugas yang bekerja di fasilitas kesehatan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Puskesmas Cigudeg Dr Suparno, menyatakan dipastikan pelayanan sudah dibuka kembali dan melayani masyarakat karena petugas kesehatan membaik. “Aturan cuman tiga hari tutup sementara, besok Senin Puskesmas seperti biasa sudah melayani,” kata Dr Suparno kepada Jurnal Bogor, Minggu (19/9).

Menurut Suparno, kondisi yang terkonfirmasi Covid- 19, adalah bidan yang bekerja di puskesmas. ” Yang bersangkutan kini keadaanya sudah membaik, namun masih diisolasi mandiri ,” jelasnya. Tak hanya itu, termasuk pihak keluarganya juga diungsikan. ” Semua pihak keluarganya dilakukan tes swab, namun hasilnya masih menunggu,” kata dia.

Selama tiga hari tutup, dilakukan proses sterilisasi di seluruh ruangan dan sudut puskesmas guna memastikan tidak ada  potensi penularan virus corona di fasilitas kesehatan tersebut. “Kami upayakan agar layanan kesehatan bisa tetap berjalan dengan baik dan tempat sudah steril,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 wilayah Kecamatan Cigudeg, Pardi yang juga Camat Cigudeg  memebenarkan  bahwa  tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 bertugas sebagai bidan di Puskesmas Cigudeg, namun domisilinya di Jasinga. Hasil Swab pada Rabu (16/9), terang Pardi, petunjuk  Dinas Kesehatan Kabupaten mengharuskan pelayanan operasional Puskesmas Cigudeg dihentikan sementara.

** Arip Ekon

JBB Ngariung di Kolam Dinasti Akasha

0

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Jurnalis Bogor Barat (JBB) kembali menggelar acara ngariung bareng bari mancing yang kedua berlokasi di kolam Dinasti Akasha, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Minggu (20/9). “Saya melihat semua peserta merasa senang dan dapat berkumpul dengan unsur elemen tentunya acara ini lebih meningkatkan tali silaturahmi baik jurnalis dan peserta yang hadir,” kata Ketua Panitia Baehaki kepada wartawan.

Mantan Camat Dramaga tersebut berharap kedepan ada suatu kesenimbangunan karena semua berbaur tanpa membedakan jabatan. “Sehingga yang formal bisa menjadi informal dan mempersatukan semua elemen dari perangkat desa sampai anggota dewan,” tambahnya.

Anggota Komisi IV  DPRD Kabupaten Bogor Ruhiyat Sujana mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena sebagai bentuk ajang silaturahmi. “Tentu ini sangat positif bisa saling kenal lewat mancing sharing mengenal satu sama lain sambil diskusi soal permasalahan yang ada di wilayah Barat,” kata Ruhiyat.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Lukmanudin Ar Rasyid yang juga Anggota Komisi II mengungkapkan hal yang sama. Kegiatan yang dilakukan para Jurnalis Bogor Barat harus diapresiasi meskipun ditengah pandemi Covid-19 tapi tetap melakukan protokol kesehatan.

“Untuk acara yang kedua ini peserta lebih banyak dan meriah, bahkan keseruan antar peserta tidak membedakan jabatan, semua sama membaur,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Latih Keterampilan WBP, Lapas Kelas IIA Gunung Sindur Gelar PAS

0

Gunung Sindur | Jurnal Bogor

Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA menggelar kegiatan Prison Art Show (PAS), salah satu program dari Dirjen Pemasyarakatan yang kali ini menampilkan kesenian para warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lapas Gunung Sindur, Sabtu (19/9/2020) yang dilakukan live Youtube dihadiri oleh pejabat Dirjen dan lapas.

“Jadi kali ini para warga binaan pemasyarakatan lapas khusus kelas IIA yang kebagian menampilkan kesenian dari mulai band, drama, sampai petugas pun ikut andil memeriahkan kegiatan tersebut,” kata Kalapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Mujiarto kepada wartawan, baru -baru ini.

Mujiarto mengaku, tujuannya diadakan PAS Show ini untuk melatih keterampilan para WBP sekaligus menghilangkan rasa stres karena selama pandemi Covid-19 para keluarga hanya bertemu melalui video call saja. “Jadi saat ini hanya berlaku kunjungan keluarga melalu video call. Makanya dengan kegiatan kesenian mampu menurunkan tingkat stres ini upaya dari pihak lapas dan Dirjen Pemasyarakatan,” ucapnya

Selain itu, pihak lapas pun memberlakukan protokoler kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak untuk semua penghuni lapas dan petugasnya. “Diharapkan kepada WBP ada keterampilan usai keluar disini. Karena, saat ini juga kita sedang mengembanhkan budidaya ikan koi, ikan lele, ayam bertelur serta jahe merah,” tuturnya

Bahkan, ia mengungkapkan, untuk budidaya ikan koi dan jahe merah salah satu keunggulan Lapas Gunung Sindur. Karena pangsa pasarnya pun sudah ada tinggal pengembangan secara berkala. “Sudah ada yang siap menampung dari petani ikan ke pelaku usaha dan sudah jelas pangsa pasarnya. Artinya, pengembangan ini salah satu peningkatan kearifan lokal di wilayah Gunung Sindur dan sekitar,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Respon Masalah PJJ, DPC Partai Demokrat Luncurkan Wifi Gratis untuk Pelajar

0

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Program wifi gratis untuk pelajar di Kabupaten Bogor, resmi diluncurkan DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor. Fasilitas wifi gratis tersebut bertempat di Demokrat Sport Center, di Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Fasilitas wifi gratis tersebut dapat dinikmati oleh para pelajar dalam proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama Pandemi Covid-19.

“Program wifi gratis ini kami luncurkan karena prihatin melihat banyaknya siswa yang kesulitan mengakses pembelajaran jarak jauh di saat pandemi Covid-19 karena keterbatasan ekonomi, maka dari itu kami DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, menjembatani agar para siswa tetap bisa belajar saat pandemi covid-19,” terang Ketua DPC H. Anton Sukartono Suratto, Minggu (20/9/2020).

Lebih jauh H. Anton yang juga merupakan Anggota DPR RI mengatakan, melalui gerakan itu, DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor memfasilitasi layanan jaringan internet (WiFi) secara cuma-cuma bagi para pelajar. Fasilitas tersebut dipasang di Demokrat Sport Center yang bisa menampung sedikitnya 50 siswa dalam sehari.

“Program WiFi gratis untuk siswa sekolah ini sengaja kami upayakan sebagai respons Partai Demokrat terhadap masalah sosial yang dialami masyarakat selama pandemi. Kami menilai PJJ secara daring masih menyisakan banyak persoalan di tengah masyarakat. Dari banyaknya masalah yang muncul, Demokrat Kabupaten Bogor, menilai kebutuhan kuota internet adalah di antara persoalan yang sering dikeluhkan siswa maupun orangtua,” paparnya.

H. Anton menegaskan, program wifi gratis tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial Partai Demokrat demi menyelamatkan dan mencerdaskan anak bangsa.

“Program WiFi gratis untuk siswa sekolah yang telah mulai dilakukan mendapat apresiasi positif dari siswa dan orangtua siswa karena telah membantu melancarkan sekolah daring yang menuntut kebutuhan akses internet, kedepannya kami akan membuka fasilitas wifi gratis di beberapa lokasi strategis agar siswa yang dapat memanfaatkan fasilitas ini lebih banyak lagi,” pungkasnya seraya tersenyum.

** Gita Purnama

Peduli Kemanusiaan, PPKS Kerjasama dengan Katar Cigudeg Santuni 60 Anak Yatim

0

Cigudeg l Jurnal Inspirasi

Paguyuban Pemuda Pemudi Kampung Setu Nanggung (PPKS) RT 01 RW 06, Desa Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg menggelar  santunan kepada puluhan anak anak yatim piatu dengan tema “Mengetuk pintu langit” berlangsung di Mushola Al- Barokah, Minggu (20/9).

Panitia penyelenggara Budianto mengatakan, kegiatan santunan yatim  hasil kerjasama antara pemuda pemudi warga Kampung Setu Nanggung dengan organisasi kepemudaan Karang Taruna Kecamatan Cigudeg. “Sebanyak 60 anak-anak yatim yang tersebar di 14 RT, 4 RW di dua 2 dusun di wilayah Desa Bangunjaya diberikan bantuan berupa uang saku, paket sembako serta satu buah Al Quran.

Santunan tersebut merupakan hasil swadaya PPKS dan Karang Taruna termasuk bantuan dari para donatur lainnya. “Mudah-mudahan yang telah membantu kegiatan tersebut  dapat  memberikan keberkahan,” ucap Budi kepada wartawan.

Selain itu dia juga berharap santunan ini dapat bermanfaat untuk para anak yatim. Budianto yang juga Wakil Ketua Bidang Program Karang Taruna Cigudeg menyebutkan, kiprah organisasinya  telah memberi warna positif bagi masyarakat.” Momentum ini disyukuri sekaligus konsolidasi  penguatan SDM tim kerja,” sebutnya.

Sementara, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cigudeg, Madropi atau lebih akrab dipanggil Opik menyampaikan apresiasi positif dengan terselenggaranya bakti sosial untuk para anak- anak yatim di wilayah desa setempat.” Berbagi bukan tentang seberapa besar dan seberapa berharganya, namun yang terpenting peduli sebagai rasa syukur kita,” kata dia.

Lanjut Opik mengatakan, organisasi kepemudaan merupakan wadah untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi positif  untuk perubahan. Pada acara itu, alunan marawis dari kelompok Destana menyambut kemeriahaan jalannya santuan anak anak yatim.

Sementara, Ketua PPKS Hermanto atau yang akrab dipanggil Manto mengakui kegiatan  tersebut pertama kali dilaksanakan. “Dengan eksistensi PPKS, kedepan bisa terus berlanjut jangan sampai saat ini saja,” jelasnya.

Maka itu, kata Manto, organisasi  berdiri kuat tentu saja harus ditopang dengan bergabungnya sejumlah  para tokoh dan masyarakat. “Kedepan jiwa sosial bisa lebih ditingkatkan lagi jangan sampai padam. Termasuk kegiatan keagamaan dan kebudayaan semua harus berjalan dengan baik,” pungkas Manto.

** Arip Ekon

LPLHB: Pelanggaran Soal Lingkungan Hidup Masih Marak

0

Cijeruk | Jurnal Inspirasi

Pengawasan terkait kondisi lingkungan hidup di Kabupaten Bogor dengan luas wilayah 2.071,21 km yang mencakup 40 kecamatan, tentunya bukanlah hal yang mudah. Hal itu dikatakan Bagus Hariyanto, Ketua LSM Lembaga Perlindungan Lingkungan Hidup Bogor (LPLHB).

“Masih maraknya bangunan liar dikawasan resapan air, menjamurnya perumahan tanpa izin di lahan basah, belum lagi soal limbah pabrik dan galian pasir ilegal yang kerap menjadi persoalan di masyarakat. Semua itu menjadi persoalan yang harus diisikapi secara serius oleh semua pihak berkepentingan,” ujarnya, Minggu (20/9).

Selain itu, lanjut dia, persoalan lainnya seperti tata ruang, perubahan alih fungsi lahan juga menjadi persoalan penting. “Belum lagi masalah yang utama adalah menyangkut pengelolaan sampah, terutama sampah rumah tangga yang menjadi limbah terbesar di Kabupaten Bogor melebihi limbah hotel, restoran, serta pusat perbelanjaan,” paparnya.

Karena itu, pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak tegas ulah para oknum pengusaha yang diduga telah melakukan kegiatan usaha namun dampaknya merusak lingkungan, salah satunya kegiatan galian C yang masih banyak beroperasi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami LPLHB juga mendesak Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta dinas terkait lainnya di Kabupaten Bogor mengawasi secara ketat keberadaan tempat-tempat seperti villa, kafe dan resto yang berada di kawasan resapan air terutama yang berada di kawasan tebingan. Pengusaha jangan hanya mau mengeruk keuntungan semata, tapi berkewajiban untuk menajga kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Lebih lanjut Bagus mengatakan, salah satu wilayah lainnya yakni wilayah Timur Kabupaten Bogor, selain maraknya perubahan alih fungsi lahan menjadi perkebunan, pihaknya menduga masih ada sejumlah pabrik yang membuang limbah ke aliran sungai. “Sementara untuk kawasan Puncak kami juga menduga ada puluhan kafe, resto, tempat wisata dan hotel belum memilik Izin Pembuangan Air Limbah (IPAL),” terangnya.

Dikatakannya, persoalan IPAL telah diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) LH No 11 Tentang Sanitasi dan Pengelolaan Air Limbah tahun 1974. Pihaknya juga berharap adanya sinergitas antara masyarakat pencinta atau pegiat lingkungan hidup dengan pemerintah desa dan kecamatan.

“Harus terjalin sinergitas agar terjalin juga kerjasama dalam mengawasi aktivitas warga atau pengusaha yang diduga melanggar tata ruang dan lingkungan. Dan dalam dalam hal ini pemerintah atau aparat terkait harus bertindak tegas tanpa pandang bulu atau tebang pilih,” tandasnya.

** Deny

Jalan Cikopo Selatan Akan Segera Diperbaiki

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Kabar gembira bagi masyarakat yang berada di kawasan jalan alternatif Cikopo Selatan, khususnya mereka yang berada di Desa Sukagalih dan Desa Kuta, Kecamatan Megamensung. Hal ini karena pada Senin (21/9) dilakukan pengerjaan oleh pemenang tender. Perbaikan tersebut akan dilakukan mulai dari depan Kantor Polsek Megamendung hingga di Cidokom, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua dengan total kurang lebih 4 kilometer.

Untuk pelaksanaan fisik di lapangan, pihak pemborong dan PUPR Unit Wilayah Ciawi, beberapa waktu lalu sudah menandai titik titik badan jalan dengan cat warna putih. Koordinasi dengan setiap kepala desa oleh Kepapa PUPR Unit Ciawi, Eko Sulistianto sudah dilakukan. “Ya ruas jalan Cikopo Selatan hari Senin ini akan segera dilaksanakan perbaikannya, berbagai tahapan pekerjaan akan dilakukan oleh pihak pemborong. Jalan tersebut akan di aspal hotmix,” ujar Eko Sulistianto.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Sukagalih A. Sudarman mengemukakan, diperbaikinya jalan Cikopo Selatan yang melintas ke wilayahnya akan bermanfaat sekali bagi masyarakat dan para para pengguna jalan. Karena jalan yang ada di wilayah Desa Sukagalih sangat mengganggu kenyamanan para pengendara. Tidak sedikit kendaraan mengalami kerusakan di Kampung Doyong akibat badan jalan yang mirip sungai kering.

“Perbaikan jalan ini sangat diharapkan oleh masyarakat dan para pengguna jalan lainnya. Kita bisa lihat secara langsung di lokasi. Akibat kerusakan badan jalan mengakibatkan kemacetan dan kerusakan terhadap kendaraan. Terlebih, ruas jalan Cikopo Selatan merupakan jalur alternatif paling penting untuk mengurai kemacetan lalulintas di jalan raya Puncak,” pungkas  A. Sudarman.

** Dadang S

UMKM Sulit Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Usaha mikro kecil menengah (UMKM) terdampak paling parah akibat pandemi Covid-19. Bahkan banyak yang hingga harus gulung tikar. Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Profesor Rully Indrawan mengatakan, total UMKM nasional sekitar 99,9 persen dari total usaha yang ada di Indonesia. Hanya saja karena sektor usaha ini terkena dampak paling parah maka pergerakan ekonomi nasional menjadi jatuh. 

Dari sisi lapangan kerja, sektor ini juga menjadi sektor paling banyak penyerapannya. “Dampak pandemi ini memang luar biasa terhadap ekonomi kita, banyak UMKM terdampak secara umum, karena jumlahnya paling banyak dan penyerapan tenaga kerja juga banyak jadi kalau kena dampak kita semua kerepotan,” kata Rully melalui siaran pers dikutip dari RMOL, Minggu (20/9).

Meski begitu, Rully menjelaskan, pandemi tersebut juga sedikit banyak memberikan peluang baik bagi pelaku UMKM agar tumbuh kembang. Salah satunya peluang untuk melakukan transformasi bisnis oleh UMKM seperti lebih mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam bertransaksi baik penjualan atau pembelian. 

Transaksi secara online akhir-akhir ini menjadi suatu hal lazim. Sebab dianggap sebagai solusi untuk meminimalisir kontak langsung agar penularan Covid-19 bisa ditekan. Maka Rully mengapresiasi dukungan dari semua pihak khususnya Bank Indonesia (BI) yang telah mengeluarkan sebuah platform QR Code Indonesian Standard (QRIS). Dengan sistem ini akan semakin memudahkan para pelaku UMKM dalam melakukan transaksi. 

Dari sisi keamanan dijamin dengan QRIS transaksi cepat, mudah, murah, aman, dan handal. Sistem ini tentu saja mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 karena transaksi bersifat cashless. “Dengan inovasi luar biasa QRIS diharapkan bisa membantu masalah dan hambatan yang disebabkan oleh pandemi sehingga transaksi bisa secara digital. QRIS ini jadi program nasional dimana semua daerah kita bersama-sama ingin kenalkan mengenai apa dan bagaimana QRIS itu,” tutur dia.

Lebih lanjut, Rully juga berharap semua pihak dapat memberikan dukungan terhadap UMKM nasional supaya bisa bangkit dari keterpurukan. Dia berharap Organisasi UKM IKM Nusantara yang telah tersebar di 21 provinsi bisa bersama pemerintah melakukan pendampingan dan pembinaan bagi UMKM agar bisa bertahan di tengah kondisi yang sulit. 

Melalui berbagai program yang disusun oleh UKM IKM Nusantara, Prof Rully menegaskan siap mendukungnya dan berjalan bersama-sama. “Ini luar biasa, kita berdoa agar UKM IKM Nusantara bisa terus berperan dalam membantu pendampingan terhadap pelaku UMKM kita. Sebelum Covid-19 kita udah kordinasi dengan berbagai Kementerian dan Lembaga untuk melakukan konsolidasi bersama dalam membantu UMKM,” jelas dia.

Kepala Unit Implementasi Kebijakan SP dan Pengawas SP PUR Bank Indonesia Wilayah Solo Mulyadi menambahkan, tren transaksi digital yang terus meningkat mendorong BI agar terus mengkampanyekan QRIS. Sistem pembayaran nasional yang sudah terhubung dengan mobile payment ini telah didukung oleh 38 penyelenggara bank dan nonbank. 

Menurutnya, pelaku UMKM bisa memanfaatkan QRIS ini untuk segala jenis kategori usaha. Dengan begitu bisa terhubung dan memanfaatkan layanan ini dia menyarankan agar pelaku UMKM dapat mendaftarkan diri untuk menjadi merchent dengan cara menghubungi QRIS berizin (https://bit.ly/PJSQRIS). Kemudian pelaku usaha perlu menyiapkan dokumen pendukung seperti buku rekening, smartphone dan lainnya. 

“Manfaatnya banyak, bagi pedagang QRIS ini dapat membangun credit profile untuk memudahkan mendapatkan pembiayaan. Semua transaksi tercatat dengan rapi dan masuk ke rekening pemilik dan tentunya murah, mudah dan akan terhindar dari risiko seperti pencurian dan uang palsu,” jelas dia.

** asepss

Kesepian Picu Diabetes?

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kesepian tak hanya dapat memberikan dampak emosional yang negatif. Studi terbaru mengungkapkan bahwa kesepian juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik dengan meningkatkan risiko diabetes mellitus (DM) tipe 2.

Sebelumnya, studi telah menemukan adanya hubungan antara kesepian dan penyakit jantung koroner. Studi yang berbeda juga menilai kesepian dapat menjadi ancaman yang lebih besar bagi kesehatan dibandingkan obesitas.

Dikutip dari RMOL, Minggu (20/9), sebuah studi terbaru yang dilakukan Kings College London di Inggris menambah daftar masalah kesehatan yang berkaitan dengan kesepian. Masalah kesehatan tersebut adalah DM tipe 2.

Studi yang dimuat dalam jurnal Diabetologia ini mengatkaan kesepian merupakan prediktor signifikan untuk diabetes. Kesepian dapat menjadi faktor risiko independen untuk DM tipe 2 seperti halnya berat badan, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol.

Studi ini melibatkan lebih dari 4.000 orang berusia 50 tahun ke atas. Rata-rata usia para partisipan adalah 65 tahun. Saat studi dimulai, tak ada partisipan yang menderita DM tipe 2. Seluruh partisipan juga memiliki kadar gula darah yang normal.

Setelah 12 tahun berlalu, sebanyak 264 orang atau sekitar 6 persen partisipan terdiagnosis dengan DM tipe 2. Dari data yang terkumpul, tim peneliti lalu menemukan adanya hubungan signifikan antara kesepian dan kemunculan DM tipe 2.

Tim peneliti juga menegaskan abhwa kesepian berbeda dengan isolasi sosial. Isolasi sosial dan tinggal sendirian tidak dapat memprediksi DM tipe 2. Akan tetapi, kualitas hubungan seseorang dengan orang lain yang memunculkan perasaan kesepian dapat menjadi prediktor untuk DM tipe 2.

“Studi ini juga mendemonstrasikan perbedaan jelas antara kesepian dan isolasi sosial,” ujar ketua tim peneliti Dr Ruth Hackett, seperti dilansir Medical News Today. Temuan ini juga menunjukkan pentingnya kualitas interaksi antarmanusia, dibandingkan kuantitas.

** asepss