30.4 C
Bogor
Monday, April 6, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1467

Kota Bogor Bakal Ikuti Langkah DKI

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi dan akan mengizinkan bioskop dan sekolah untuk buka dengan menerapkan protokol kesehatan. Rupanya membuat Pemkot Bogor berencana mengikuti langkah tersebut.

Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa hal itu dapat saja dilakukan, bila didukung dengan data perkembangan Covid-19 di Kota Hujan. “Memungkinkan (membuka bioskop dan sekolah tatap muka), selama didukung data perkembangan,” ujar Dedie kepada wartawan, Minggu (11/10).

Dedie mengatakan, penularan yang paling berbahaya di Jabodetabek berasal dari klaster perkatoran bukan dari tempat hiburan maupun area publik lainnya. Kendati demikian, pemkot masih harus melakukan pembahasan lebih lanjut dengan berbagai pihak untuk menyikapi PSBB Transisi Jakarta. “Nanti tanggal 13 baru akan diputuskan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Covid-19 DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) meminta pemkot tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Sebab, bukan soal klaster mana yang paling besar. Tetapi, digunakannya AC sentral di bioskop yang bisa menjadi penyebab penularan Covid-19.

“AC sentral itu menjadi penyebab utama menyebarnya virus. Kenapa bioskop malah diperbolehkan buka,” katanya.

Menurutnya, apabila pemerintah ingin meningkatkan sektor pendapatan dari segi hiburan. Seharusnya tidak mengorbankan kesehatan warga. “Jangan lah korbankan masyarakat demi pendapatan. Banyak sektor lain yang dapat dimaksimalkan,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Algusri Targetkan 11 Medali Emas dari Cabor Atletik

0

Cibiinong | Jurnal Inspirasi

Berdasarkan hasil Musyawarah Cabang Luar Biasa (Mucablub) Pengurus Cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Yayasan Ijtihad, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Secara resmi mempercayakan Kepemimpinan Pengcab PASI ‘Bumi Tegar Beriman’ periode 2020-2024 kepada Algusri.

Dalam Muscablub tersebut, kepemimpinan Algusri kedepan diharapkan bisa mengulang prestasi yang telah diraih Pengcab PASI Kabupaten Bogor ketika Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat 2018, di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022 mendatang yang akan digelar di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Bandung Barat. Bahkan mantan Ketua PASI periode 2016-2020, menginginkan Algusri harus mampu meraih 11 medali emas untuk Kontingen Kabupaten Bogor dipentas olahraga empat tahunan di ‘Tanah Pasundan’ ini.

Seperti dikatakan Algusri, jika dirinya ditarget 11 medali emas oleh Ketua PASI lama. Apalagi mantan ketua lama, sekarang menjabat sebagai Dewan Pembina di Pengcab PASI Kabupaten Bogor periode 2020-2024. Artinya itu akan jadi tantangan, dan pekerjaan rumah bagi jajaran pengurus yang sekarang. Karena ini langsung amanat dari mantan ketua sebelumnya kepada pengurus baru.

“Target 11 medali emas pada Porprov 2022 mendatang, merupakan tantangan, dan pekerjaan rumah bagi kami. Sehingga kami harus ekstar keras untuk bisa mewujudkan target tersebut pada Porprov 2022,” ujar Algusri.

Pria yang menjabat Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Cibinong itu menjelaskan, bahwa dirinya dikepengurusan cabor atletik ini sudah tidak asing. Karena ditahun 2014 lalu dirinya juga menjabat sebagai pengurus PASI Kabupaten Bogor. Jadi untuk cabor atletik ini memang sudah tidak asing lagi. Baik itu dijajaran pengurus ataupun dengan atlet-atlet PASI Kabupaten Bogor.

“Kalau cabor atletik ini, saya sudah tidak asing. Karena dikepengurusan PASI periode 2012-2016 lalu saya juga pengurus PASI. Jadi memang sudah tidak asing lagi bagi saya, ketika sekarang menjadi ketua di cabor atletik periode 2020-2024. Apalagi saya diminta langsung oleh Pak Entis Sutisna, maka saya terima tantangan itu dengan senang hati,” tegasnya.

Kedepan, tambah Algusri, dirinya bersama dengan pengurus PASI Kabupaten Bogor, akan mengadakan pertemuan dengan pelatih dan semua atlet atletik PASI Kabupaten Bogor, sebagai ajang silaturahmi kembali dengan atlet dan pelatih di Pengcab PASI. Karena pertemuan itu sangat penting untuk menyamakan visi-misi dalam menatap 11 medali emas di ajang Porprov 2022 mendatang.

“Kalau tidak ada halangan, pertemuan dengan atlet, pelatih dan jajaran pengurus PASI6 kita lakukan sebelum pelantikan pengurus PASI Kabupaten Bogor periode 2020-2022, setelah itu kita lanjutkan dengan pemantapan program dalam menatap 11 medali emas di ajang Porprov 2022 mendatang,” pungkasnya.

** Asep Syahmid

Algusri Ditetapkan jadi Ketua Umum PASI

0

n Mundur dari Cabang Olahraga Squash

Pamijahan | Jurnal Inspirasi

Kurang lebih dari satu minggu pasca pengunduran jadi Ketua Umum Pengcab Squash Kabupaten Bogor, Algusri  malah terpilih sebagai Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bogor dalam Musyawarah Cabang Luar  Biasa (Muscablub) PASI Kabupaten Bogor.

Posisi Ketua Umum PASI Kabupaten Bogor  periode 2020-2024  saat ini secara sah dinahkodai Algusri, yang juga tercatat sebagai Kepala SMPN 1 Cibinong.  Ia menggantikan Entis Sutisna, mantan Ketua Umum sebelumnya yang mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PASI Kabupaten Bogor karena rutinitas pekerajan yang sangat sibuk setelah menduduki jabatan Kadisdik Kabupaten Bogor      

Hajatan Muscablub PASI Kabupaten Bogor  digelar di Yayasan Ijtihad, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor,  Sabtu (10/10) dan dihadiri sekitar 70 peserta yang terdiri dari pengurus  PASI Kabupaten Bogor sebelumnya .

Dalam penentuan orang nomor satu PASI kabupaten Bogor itu dihadiri Wakil Ketua I KONI Kabupaten Bogor,  EF Joy Pendhita, serta jajaran pengurus KONI Kabupaten Bogor lainnya. Seusai Muscablub PASI kabupaten Bogor itu,  Algusri mengatakan,  ia sangat  siap menjalankan amanah untuk memegang tongkat estafet  di PASI Kabupaten  Bogor.

“ Posisi Ketua Umum PASI yang saya  pegang saat ini,  pada intinya  berkat dukungan Pak Entis Sutisna,  para pengurus, pelatih dan juga atlet atetik Kabupaten Bogor. Insya Allah saya akan bersinergi dengan semua insan atletik di Kabupaten Bogor , terutama dengan pengurus, pelatih dan atlet atlet PASI Kabupaten Bogor,” tutur Algusri

Ia sendiri, punya tugas lumayan berat yakni harus mempertahankan raihan medali emas di Porda Jabar 2018 lalu.  Pasca Muscablub ini, tambah Algusri, ia akan menyusun kepengurusan PASI Kabupaten Bogor dan segera minta rekomendasi dari KONI Kabupaten Bogor untuk dibuatkan SK oleh PASI Jabar .

Wakil Ketua I KONI Kabupaten Bogor,  EF Joy Pendhita meminta Algusri harus bisa meraih torehan emas atletik sama seperti yang diraih pada Porda Jabar 2018 di Kabupaten Bogor.

“Cabor atletik adalah lumbung medali emas Kabupaten Bogor  saat ini.  Makanya kami berharap para atlet atletik Kabupaten Bogor akan kembali Berjaya di ajang Porda Jabar 2022 di Tasuba ,” pungkas EF Joy Pendhita.

** Asep Syahmid

Askab Bogor Suntik Dana Pembinan

0

n Kongres Tahunan Berjalan  Sukses

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Kongres Tahunan  PSSI Askab Bogor, Sabtu ( 10/10) di Grand Orri Hotel, Citeureup, Kabupaten Bogor berjalan dengan sukses dan dihadiri para unsur terkait seperti Bambang Setyawan Kadispora, Junaidi Samsudin (Ketua Umum PSSI Askab Bogor), Wawan Darmawan (Wakil Ketua II/ an  Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor) dan  Ine Nurilah Exco PSSI Asprov Jabar.

Pelaksanaan Kongres Tahunan tersebut diikuti 30 tim anggota PSSI Askab Bogor dan empat asosiasi yang  jadi anggota. Ketua Umum PSSI Askab Bogor, Junaidi Samsudin secara tegas sangat bangga dengan keberhasilan para pengurus  PSSI Askab Bogor yang mampu menggelar pelaksanaan Kongres Tahunan ini dengan lancar .

“Walaupun situasi Pandemi Covid 19 saat ini, namun semangat sepakbola dan kebersamaaan yang terus terbangun di PSSI Askab Bogor tetap terjaga dengan baik.  Hal ini terlihat dari proses kelancaran Kongres Tahunan kali ini,” ujar Junsam dalam sambutannya, Sabtu (10/10).

Junsam menegaskan, tahapan pelaksanaan Kongres tahunan ini sangat mematuhi protocol kesehatan seperti yang disarankan Gugus Tugas Covid 10  Kabupaten Bogor. Kongres kali ini, sambung Junsam, merupakan kongres yang kedua dalam periode kepengurusannya .       

Ada sedikit yang berbeda dalam Kongres tahunan kali ini dengan kongres sebelumnya. Untuk kongres tahun 2020 ini, kata Junsam, PSSI Askab Bogor memberikan suntikan dan pembinaan kepada 54  klub anggota PSSI Askab Bogor.

Disamping memberikan  dana pembinaan kepada 54 klub,  PSSI Askab Bogor  juga memberikan Askab Bogor Award kepada para tokoh ( Legenda) Insan pegiat sepakbola yang ada di Kabupaten Bogor baik yang masih ada maupun yang sudah meninggal dunia.

Beberapa nama yang mendapatkan Askab Bogor Award diantaranya,  Dicky Dompas, Atu Sumirat ,  Kosasih,  Roni Toisuta,  Edison Hutahean dan Asep Syahmid. “Mudah-mudahan terobosan baru yang telah dilakukan kami ini setidaknya akan menjadi warna baru yang positif  untuk terus meningkatkan prestasi sepakbola di Bumi Tegar Beriman,”  tuntas Junsam.

Sementara itu,  Exco PSSI Asprov Jawa Barat,  Ine Nurilah mengaku bangga dengan keberhasilan PSSI Askab Bogor yang mampu menggelar kongres tahunan ditengah situasi Pandemi Covid 19. Namun demikian, sambung Ine,  ia juga sangat mengapresiasi semua pengurus PSSI Askab Bogor terutama jajaran Panitia Kongres yang menerapkan protocol kesehatah dengan baik, hingga pelaksanaan Kongres tahunan PSSI Askab Bogor bisa berlangsung dengan lancar. 

“Spirit kebersamaan yang terus terjaga di PSSI Askab Bogor ini secara tidak langsung menjadi akan jadi modal penting bagi peningkatan prestasi atau pembinaan sepakbola yang akan dilakukan PSSI Askab Bogor,”tegas  Ine Nurilah, seusai membuka Kongres Tahunan PSSI Askab Bogor, Sabtu (10/10).         

Lebih jauh, kata Ine,  PSSI Askab Bogor juga telah memberikan terobosan positif dan perlu menjadi contoh daerah lain  yakni soal pemberian  penghargaan kepada para tokoh atau pegiat sepakbola di Kabupaten Bogor dan juga pemberian dana pembinana kepada 54 klub yang jadi anggota PSSI Askab Bogor.

** Asep Syahmid

Pembalap Ateng B Boy Sabet Posisi Tercepat di Trek New KTH AT Puncak

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Target pebalap asal klub ‘Lets Go Chicken NBR’, Ateng B-Boy untuk menjadi yang tercepat pada event Latbar di trek New KTH AT, akhirnya terwujud. Pria asal Kampung Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor itu melesat, dan menjadi juara pada kelas Men Open dengan catatan waktu 4.41.003. Dia unggul atas Ahmad Nurhidayat (4.48.047), dan Muhammad Kunif (4.52.311).

Meski menjadi juara dengan catatan waktu yang baik, Ateng B-Boy mengaku kurang puas. Menurut dia, catatan waktunya bisa saja lebih cepat jika di trek tak menemui kendala. “Treknya lumayan licin, dan curam. Tapi, itu bukan hambatan berarti. Saya kurang cepat disaat ada pebalap di depan yang mau saya ‘overlap’. Ya, sedikit kehilangan waktu di situ,” kata Ateng B-Boy.

Menurut Ateng B-Boy, trek KTH New AT sangat mumpuni, dan bisa dipakai event-event resmi. Dirinya pun memberikan saran kepada pengelola supaya di bagian-bagian tertentu bisa dibenahi agar lebih maksimal. “Secara keseluruhan saya senang dengan trek di KTH New AT. Kini, saya akan fokus menggeber latihan karena ke depan pasti banyak event-event resmi,” sambungnya.

Pebalap nasional ini pun akan menggeber program latihannya menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang. “Porprov waktunya sebentar lagi, dan saya harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Ya, target saya bisa meraih medali emas di Porprov untuk kelas downhill,” kata pebalap yang pernah memperkuat Kontingen Kota Bogor, dan Bekasi tersebut.

** Asep Syahmid

Alumni Akmil Wiradarma 2005 Berbagi Sembako

0

Babakan Madang  | Jurnal Inspirasi

Alumni  Akmil  Wiradarma  tahun  2005  merayakan  HUT  TNI  dengan  berbagi  sembako  kepada  masyarakat  sekitar  Kecamatan  Citeureup  dan  Kecamatan  Babakan  Madang. Kegiatan  yang  di  gawangi  oleh  Danramil  Citeureup – Babakan  Madang, Mayor Infantri Fiska  Bagus  tersebut  mendapatkan  sambutan  hangat  dari  masyarakat.

“Hari  ini  kita  untuk  alumni  akademi  militer  2005  Wiradarma  mendistribusikan  sembako  untuk  warga  di  2 kecamatan  yakni  kecamatan  Citeureup  dan   Kecamatan  babakan  Madang  dalam  rangka  memperingati  HUT  TNI ke-75, “ kata  Fiska Bagus, Sabtu (10/10).

Dirinya  berharap  dengan  ada nya  kegiatan  ini  semakin  menumbuhkan  rasa  kecintaan   masyarakat  kepada  TNI,  dan   menumbuhkan  rasa  solidaritas  antara  masyarakat  dan   TNI, karena  TNI  selalu  siap  dan  mengayomi  di  tengah-tengah  masyarakat.

“Pembagian  sembako  ini  semoga  bisa  sedikit  membantu  meringankan  beban  masyarakat  terutama  dalam   keadaan  Covid-19  saat  ini,  dimana  banyak  masyarakat  yang  kehilangan  pekerjaannya  karena  harus  dirumahkan,  untuk  masing-masing  kecamatan  kita  bagi  di satu desa  saja  dengan  jumlah  sembako  50  paket  yang  diutamakan  adalah  mereka  yang  belum  tersentuh  bantuan  dari  pemerintah,“ kata  Fiska  biasa  disapa.

Lanjutnya,  saat  ini  kondisi  penyebaran  Covid-19  bisa  dibilang  sudah  memprihatinkan  dengan  bertambahnya  pasien  positif  setiap  harinya,  untuk  Kabupaten  Bogor  sendiri  makin  banyak  wilayah  yang  memasuki  zona  merah. “Oleh   karena  itu  saya  himbau  kepada  masyarakat   untuk  tidak   banyak  melakukan  aktivitas  diluar  rumah  apabila  memang  tidak  terlalu  penting  guna  mencegah  penyebaran  Covid-19.”

“Dan   untuk  masyarakat  yang  berstatus  buruh  saya  harapkan  selalu  patuhi  standar  protokol  kesehatan  dan  hindari  kerusuhan  dalam  menyampaikan  aspirasinya  dalam  penetapan  UU Cipta  Kerja,  sampaikan   aspirasi  namun  tetap  dalam  kolidor  yang  benar  dan  hindari  kerusuhan  guna  menghindari  hal-hal  yang  tidak  diinginkan,  karena  diri  sendiri  yang  akan  merugi,” pungkasnya. 

** Nay  Nur’ain

Akibat Irigasi Jebol Ratusan Kolam Ikan di Ciseeng Terendam

0

Ciseeng  |  Jurnal Inspirasi

Curah hujan yang tinggi di Kabupaten Bogor, khususunya di Kecamatan Ciseeng, berdampak jebolnya saluran irigrasi Sasak dan menenggelamkan ratusan empang di Desa Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Salah satu pemilik kolam ikan, Danil mengatakan, kolam miliknya dan ratusan kolam lainya habis tersapu luapan dari jebolnya saluran irigasi Sasak, dirinya menyayangkan lambatnya dinas terkait dalam perbaikan saluran irigasi tersebut membuat puluhan petani merugi hingga ratusan juta.

“Sudah seminggu tidak ada perbaikan dari dinas terkait, seharusnya ada perbaikan dengan cara membendung jebolan dengan karung berisi pasir. Soalnya kalau tidak dibendung kolam akan semakin tersapu banjir. Dan kami akan merugi. Saya berharap dinas terkait bisa turun ke lapangan untuk melihat kondisi di lapangan saat ini,” ujarnya kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Masih kata Danil, akibat jebolnya saluran irigrasi Sasak membuat mata pencaharian para petani ikan semakin sulit, menurutnya banyak kolam yang baru diisi bibit ikut merugi. Karena kolam atau empang menjadi tempat usaha untuk petani iklan di Kecamatan Ciseeng, bukan hanya kolam yang ikut tergerus.

“Banyak kebun dan sawah yang ikut mendapat dampak dari banjir tersebut, sekitar 5 hektare yang terkena banjir itu. Sekali lagi saya berharap ada perhatian dari dinas terkait. Soalnya dimasa sulit saat ini, hanya kolam atau empang jadi tempat usaha kami,” tukasnya.

** Cepi Kurniawan

Warga DKI Serbu Puncak

0

n Kesehatan Warga Lokal Rawan Terkena Covid

Megamendung | Jurnal Bogor

Meski masih dalam situasi PSBB, warga DKI terpantau pada hari libur, Minggu (11/10) berbondong-bondong memasuki kawasan Puncak. Jalanan anlternatif Cikopo Selatan yang biasanya lenggang kemarin mulai mengalami kemacetan akibat banyaknya kendaraan asal Jakarta memasuki wilayah ini.

Yang lebih memprihatinkan, mereka tidak mematuhi protokol kesehatan, berjalan turun dari mobil tanpa menggunakan masker.

Dengan kondisi seperti itu, menjadi kekhawatiran yang dirasakan oleh masyarakat Puncak. Karena tidak sedikit para penderita korona di wilayah ini bisa tertular karena interaksi dengan warga DKI.

“Pemerintah atau aparat berwenang harus melakukan langkah tegas terhadap pemberlakuan PSBB ini. Minggu ini terlihat longgar, banyak warga DKI memasuki Puncak. Padahal kabar yang terdengar  penderita Covid-19 dari wilayah ini terus mengalami penambahan,” ujar Edi, warga Megamendung.

Hasil penelusuran di wilayah Kecanatan Megamendung, hampir semua desa terdapat warga yang terkena Covid-19. Hingga kecamatan ini berstatus zona merah. “Iya wilayah kita zona merah, warga saya ada 3 orang yang terkena virus Corona. Mereka mengontrak rumah disini,” ujar salah satu Kepala Desa di Kecamatan Megamendung.

Selain warga DKI  yang kembali mendatangi Puncak, kedisiplinan warga sekitar juga sangat lemah. Kerumunan di beberapa tempat terus terjadi. Begitu juga warga kebanyakan enggan menggunakan masker. Dengan demikian, kondisi kesehatan warga lokal sangatlah rawan.

** Dadang S

Hety Sovia Terpilih Menjadi Ketua LPM Kelurahan Bondongan

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Hety Sovia terpilih sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor periode 2020-2025 dengan perolehan 37 suara. Terpilihnya Hety pada pemilihan Ketua LPM Kelurahan Bondongan dengan menyisihkan 4 kandidat lainnya yang berlangsung di SD Negeri Bondongan Kota Bogor, Minggu (11/10/2020).

Sementara, untuk calon dengan nomor 1, Nia Kusniawati memperoleh 34 suara, nomor urut 3, Dedi Mulyana 4 suara, nomor urut 4, Rina Roselina Daniar 25 suara dan nomor urut 5, Teguh Darmawan sebanyak 5 suara.

Dikatakan, Dony Aprianto, Lurah Bondongan, untuk tahapan pemilihan calon LPM Kelurahan Bondongan sudah dimulai sejak 5 September 2020 lalu. “Pemilihan calon Ketua LPM ini diikuti sebanyak lima peserta. Tahapannya sudah dilakukan sejak 5 September 2020 kemarin dan hari ini, 11 Oktober 2020 mulai pemilihannya,” ucap Dony kepada media.

Dalam pemilihan ini, sambung Dony, jumlah hak pemilih (hak suara) sebanyak 109 suara yang terdiri 20 suara dari masing-masing RW, 77 suara dari masing-masing RT.

“Ditambah Tokoh Agama 1 suara, Tokoh Masyarakat 1 suara, Lurah 1 suara, TP PKK Kelurahan 1 suara, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) 1 suara, Karang Taruna 1 suara dan 1 suara lagi dari masing-masing calon Ketua LPM,” kata Dony.

Sementara itu, Hety Sovia Ketua LPM terpilih yang menggantikan posisi Sri Astuti sebagai Ketua LPM sebelumnya, mengaku akan menjalankan program unggulan di samping program utama selama dirinya menjabat sebagai LPM Kelurahan Bondongan masa bhakti 2020-2025.

“Program unggulan saya ada tiga. Pertama pendidikan, kedua ekonomi dan terakhir sosial. Untuk pendidikan, karena saya mempunyai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), pendidikan ini akan saya gratiskan seperti Paud, Paket A, B dan C,” katanya.

Untuk ekonomi, lanjut Hety, dirinya akan membuat beberapa koperasi di wilayah Bondongan dengan memberdayakan para pengurus RT dan RW.

“Sedangkan untuk sosial, sebelum saya terpilih jadi ketua LPM Bondongan dengan masa bhakti 2020-2025, kegiatan sosial seperti bagi-bagi sembako untuk warga Bogor sudah sering saya lakukan. Kegiatan sosial ini biasanya saya kolaborasi dengan Dinsos dan Kemensos,” ungkapnya.

Pihak panitia yang sudah menjalankan kegiatan pemilihan calon Ketua LPM Bondongan juga mendapatkan apresiasi. Hal itu diutarakan oleh Mahfudin Acong, salah satu Ketua Tim Pemenangan dari calon Ketua LPM nomor urut 1, Nia Kusniawati.

“Alhamdulillah kegiatan pemilihan calon Ketua LPM Bondongan berjalan dengan baik dan lancar. Saya apresiasi karena semuanya kondusif. Dalam hal kontestasi, menang kalah itu biasa. Dan saya sebagai Ketua Tim dari Nia Kusniawati sangat menerima kekalahan ini. Kedepan, kami siap membangun sinergitas dengan Ketua LPM terpilih dalam hal pembangunan di Kelurahan Bondongan,” pungkasnya.

Handy Mehonk

Warga Jasinga Ada yang Bernama Rusa

0

Jasinga | Jurnal Inspirasi

Warga di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor di Kartu Tanda Penduduknya atau KTP memiliki nama unik yakni nama hewan yaitu Rusa. “Iya benar nama saya Rusa nama lengkapnya Rusa Wijaya, sambil menunjukkan KTP miliknya,” ujar Rusa sambil menujukan KTP.

Menurut pria berusia 61 tahun itu, nama  tersebut merupakan pemberian orang tuanya dengan maksud dan tujuan yang baik. “Itu pemberian orang tua, kalau nama bayinya dulu Rohman, berhubung sering sakit-sakitan, akhirnya orang tua saya mengganti dengan nama Rusa. Biarin nama hewan juga yang penting selalu sehat, begitu kata orang tua dulu”, cetusnya.

Mempunyai nama dari hewan, banyak pengalaman yang kurang mengenakkan untuk dirinya maupun keluarganya. “Banyak kejadian lucu sampai sedih, seperti ejekan dari orang lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, karena saking seringnya mendapat ejekan dari orang lain, Rusa menambahkan nama belakangnya. “Sesudah menjabat Ketua RT, saya dan keluarga sepakat untuk menambah nama belakang menjadi Rusa Wijaya,” kata lelaki yang berprofesi sebagai petani itu.

** Cepi Kurniawan