23.5 C
Bogor
Tuesday, April 7, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1458

HADITS HARI INI

0

18 Oktober 2020
01 Rabi’ul Awwal 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَعَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ عَنْ أَبِي حَازِمٍ أَنَّهُ سَمِعَ سَهْلًا يَقُولُا سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُشِيرُ بِإِصْبَعِهِ الَّتِي تَلِي الْإِبْهَامَ وَالْوُسْطَى وَهُوَ يَقُولُ بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ هَكَذَا

Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Manshur, telah menceritakan kepada kami Ya’qub bin Abdurrahman dan Abdulaziz bin Abu Hazim dari Abu Hazim dari Sahal bin Sa’id berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda. Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id, teks ini miliknya, telah menceritakan kepada kami Ya’qub dari Abu Hazim bahwa ia mendengar Sahal berkata: Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menunjuk dengan jari telunjuk dan jari tengah, Beliau bersabda:

Aku diutus dan hari kiamat seperti dua (jari) ini.

HR Muslim No. 5244

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

IPW: Penangkapan Aktivis KAMI Terapi Kejut

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Ketua Presidium Indonesia Police watch (IPW) Neta S Pane menyatakan,  penangkapan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) adalah penangkapan aktivis kritis kelima kalinya selama pemerintahan Jokowi. Hal itu dikatakan Neta menanggapi penangkapan terhadap Syahganda Nainggolan dkk.

Neta menuturkan, empat penangkapan terhadap para aktivis dengan tuduhan makar sebelumnya kasusnya tidak dilanjutkan ke pengadilan. “Padahal tuduhannya sangat serius, yakni makar. Tapi kok tidak lanjut ke pengadilan?” kata Neta dikutip dari Sindonews, Sabtu (17/10).

Neta menduga kasus tersebut tak dilanjutkan karena rezim saat ini tidak yakin dengan tuduhan makar tersebut. Karena itu, setelah ditahan beberapa minggu, para aktivis kritis tersebut dibebaskan semuanya.

“Jadi tiga penangkapan terdahulu yang dilakukan rezim Jokowi hanyalah sekadar terapi kejut buat para aktivis kritis dan proses demokrasi. Bagaimana dengan penangkapan Syahganda dkk atau para petinggi KAMI? Semua itu tak lain juga sekadar terapi kejut untuk para pengikut KAMI,” tutur dia.

Neta menilai, sejak semula rezim Jokowi sudah mengincar pergerakan KAMI, yang dianggap cenderung menjengkelkan. Berbagai aksi penolakan di berbagai daerah sudah dilakukan tapi aktivis KAMI tetap saja “bandel” bermanuver. Untuk menangkap mereka, polisi tidak ada alasan kuat.

“”Tiba-tiba melakukan penangkapan pasti akan ramai-ramai dikecam publik. Sehingga pas ada momentum aksi demo menolak UU Cipta Kerja, penangkapan pun dilakukan,” ujar dia.

Penangkapan Syahganda Nainggolan dkk dilakukan ketika aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja marak di berbagai daerah. Menurut Neta, penangkapan para aktivis sebelumnya dilakukan pada momentumyang sama. ”Penangkapan ini sama seperti dilakukan terhadap Hatta Taliwang dkk maupun Eggi Sudjana saat akan terjadinya aksi demonstrasi besar di periode pertama pemerintahan Jokowi,” ujar dia.

Neta mengatakan setidaknya ada tiga tujuan penangkapan Syahganda dkk. Pertama, untuk mengalihkan konsentrasi buruh dalam melakukan aksi demo dan menolak UU Ciptaker. Kedua, memberi terapi kejut bagi KAMI dan jaringannya agar tidak melakukan aksi-aksi yang “menjengkelkan” rejim Jokowi. Ketiga, menguji nyali Gatot Nurmantyo sebagai tokoh KAMI apakah dia akan berjuang keras membebaskan Syahganda dkk atau tidak.

“Jika terus bermanuver bukan mustahil Gatot akan diciduk rezim, sama seperti rezim menciduk sejumlah purnawirawan di awal Jokowi berkuasa di periode kedua kekuasaannya sebagai presiden,” ucapnya.

Lebih lanjut Neta mengatakan, jika melihat tuduhan yang dikenakan kepada Syahganda dkk, tuduhan itu adalah tuduhan ecek-ecek dan sangat lemah serta sangat sulit dibuktikan. Sehingga IPW melihat kasus Syahganda Cs ini lebih kental nuansa politisnya. Sasarannya bukan untuk mencegah aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja tetapi manuver untuk menguji nyali Gatot Nurmantyo.

“Sehingga pada ujungnya nanti Syahganda Cs diperkirakan akan dibebaskan dan kasusnya tidak sampai ke pengadilan seperti empat kasus makar terdahulu, terutama kasus Hatta Taliwang cs,” pungkas dia.

**ass/sindonews

HADITS HARI INI

0


17 Oktober 2020
29 Shafar 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنُونَ ابْنَ جَعْفَرٍ عَنْ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ سِتًّا طُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا أَوْ الدُّخَانَ أَوْ الدَّجَّالَ أَوْ الدَّابَّةَ أَوْ خَاصَّةَ أَحَدِكُمْ أَوْ أَمْرَ الْعَامَّةِ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub, Qutaibah bin Sa’id dan Ibnu Hujr mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Ja’far dari Al Ala dari ayahnya dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Segeralah kalian beramal sebelum munculnya enam perkara yakni: terbitnya matahari dari barat, kabut, Dajjal, binatang, kekhususan salah seorang dari kalian (kematian) atau urusan umum (kiamat).

HR Muslim No. 5240

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Jemput Bola Pembuatan Akta, Pemdes Bantarkaret Gandeng Disdukcapil

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, melakukan pelayanan jemput bola penyerahan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada warga Desa Bantarkaret, baru baru ini.

Penyerahan akta kelahiran dan KIA digelar secara simbolis di aula kantor Desa Bantarkaret. ” Strategi jemput bola ini untuk memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan di masyarakat,” kata Kepala Desa Bantarkaret, H Hotib, kemarin.

Warga desa  yang didatangi petugas Disdukcapil mendapatkan pelayanan pembuatan akta kelahiran, hingga pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Menurut Hotib, program sistem jemput bola itu dinilai cukup efektif dan sangat membantu pelayanan di desa. “Terlebih meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli dengan dokumen administrasi kependudukan,” tukasnya.

Kasi pelayanan Desa Bantarkaret atau yang akrab  disapa Eloy mengatakan, pihaknya hanya mendapatkan 486 kuota dengan jumlah KIA sebanyak 216 dan untuk akta kelahiran 270.

“Belum lama ini, kami mengusulkan ke Disdukcapil untuk akta kelahiran sebanyak 470 kuota cuman diluar dugaan ada berkas bermasalah, salah satunya adanya kesalahan pengisian di formulir, ” terang Eloy.

Jadi kata Eloy, desa melayangkan surat ke Disdukcapil untuk dibuatkan akta massal sama KIA. “Kita melayangkan surat kesana. Kami berharap, untuk proses pembutan akta kelahiran yang kita ajukan sebanyak 470 itu bisa terleasisasikan semua,” harapnya.

Bahkan termasuk KTP pun yang dulunya yang sudah pernah mempunyai surat keterangan (Suket) dan sudah melakukan perekaman sudah direspon. “Alhamdulilah ada respon baik dari Disdukcapil, sasyarakat yang sudah memiliki Suket itu bisa dikirim datanya langsung ke Disdukcapil,” pungkasnya.

** Arip Ekon

AEON Mall dan Pemkab Bogor Tandatangani Kerjasama Revitalisasi Daerah

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Guna mendorong revitalisasi daerah di wilayah Pemerintahan Kabupaten Bogor, PT. AEON MALL Indonesia dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor secara resmi telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan tema “Perjanjian Kerja Sama Revitalisasi Daerah” dan hal tersebut akan dilakukan secara afektif antara kedua belah pihak kedepannya.

Dikatakan President Director of PT. AEON MALL Indonesia Daisuke Isobe perjanjian ini merujuk pada Mall ketiganya di Indonesia “AEON MALL Sentul City”, yang akan secara resmi dibuka pada Rabu, 28 Oktober 2020 mendatang, dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat yang tinggal di Kabupaten Bogor dan berfungsi sebagai tempat penyedia informasi terkait Kabupaten Bogor.

“Mengambil kesepakatan ini sebagai peluang, Pemkab Bogor dan AEON MALL akan bekerja sama lebih dari sebelumnya untuk merevitalisasi kawasan dan menciptakan peluang yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi semua orang, khusunya warga Kabupaten Bogor,” ucap Daisuke Isobe dalam sambutannya di Ruang Serbaguna 1 Setda Pemkab Bogor, Jumat (16/10/2020).

Sejumlah point yang menjadi kesepakatan dalam penandatanganan MoU tersebut yakni, mempertimbangkan untuk membuka Mall Pelayanan Publik di AEON MALL Sentul City, mempersilakan penggunaan media promosi Mall untuk Iklan layanan masyarakat Bogor, mengadakan acara dan pameran menggunakan atrium Mall, mengadakan acara bazar bagi UMKM Kabupaten Bogor, dan Berpartisipasi dalam kegiatan CSR dari keduabelah pihak.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Presiden Direktur PT. Aeon Mall Indonesia Daisuke Isobe yang telah hadir dan mendukung dengan akan adanya fasilitas pelayanan publik di Kabupaten Bogor. Ade Yasin mengemukakan pada point pelayanan publik, karena fasilitas ini merupakan tolok ukur keberhasilan kinerja birokrasi pemerintah.

“Penandatangan kesepakatan bersama ini merupakan bagian dari langkah percepatan peningkatan kualitas khususnya untuk fasilitas pelayanan publik dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi daerah yang kondusif bagi pertumbuhan investasi serta wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam melaksanakan reformasi birokrasi. Ini adalah kolaborasi pemerintah, swasta dan masyarakat,” imbuh Ade Yasin.

Ade Yasin melanjutkan, dirinya meminta komitmen kepada semua pihak untuk dapat bersama mewujudkan cita-cita memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Bumi Tegar Beriman. Nantinya, sambung dia, seluruh pelayanan perizinan, non perizinan akan tersedia di Aeon Mall. Mulai dari pelayanan Disdukcapil seperti e-KTP, KK, Akte Kelahiran hingga Pelayanan Paspor, Samsat, PDAM, Bappenda, BPN, BJB, Polres dan DPMPTSP.

 “Saya meminta komitmen semua pihak, jangan sampai kerjasama sudah disepakati, Aeon Mall sudah menyediakan tempat, masyarakat sudah datang untuk mengurus keperluannya namun instansi tidak siap, petugas tidak ada, tempat yang disediakan kosong. Itu kan sangat kontraproduktif dengan tujuan kita hari ini, yaitu memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat,” tukasnya.

*Segera Hadir di Sentul City*

AEON Co., Ltd. dan AEON MALL Co., Ltd dalam waktu dekat ini akan segera mengumumkan membuka terlebih dulu sebagian daripada “AEON MALL Sentul City” (selanjutnya disebut “Mall ini”-red), yang merupakan pusat perbelanjaan ketiga di Indonesia pada  Rabu, 28 Oktober 2020.

“Kami memahami bahwa kita masih terdampak wabah Covid-19. Akan tetapi, demi memenuhi harapan masyarakat setempat, kami bermaksud mengadakan Pembukaan bersama sebagian tenant kami, termasuk AEON STORE. Grand Opening sendiri direncanakan pada semester pertama tahun depan,” masih kata Daisuke Isobe.

Sebagai informasi, Mall ini terletak di area Kawasan berkembang Sentul City, Bogor, Jawa Barat yang memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan dengan Mobil dari pusat Jakarta. Memiliki luasan sekitar 3000ha, dengan pengembangan berupa perumahan, perkantoran, hotel, sekolah, rumah sakit, lapangan golf, fasilitas olah raga, convention center, dll, diharapkan area ini kedepannya dapat lebih berkembang lagi.

Selain itu, lokasi yang berdekatan dengan persimpangan jalan tol memudahkan akses untuk mobil. Bersamaan dengan itu, telah direncanakannya sistem transportasi generasi berikutnya (LRT) yang akan menghubungkan pusat Jakarta dan Bogor di masa depan, juga rencana pembangunan stasiun baru di dalam area pengembangan Sentul City, dsb, akan menciptakan lingkungan lokasi yang diharapkan dapat menarik pelanggan dari wilayah yang luas.

Handy Mehonk | ***

Peduli Lansia, Kecamatan Leuwiliang Berikan Alat Bantu

0

Leuwiliang l Jurnal Inspirasi

Pemerintah Kecamatan Leuwiliang menyerahkan bantuan langsung tatap muka dengan para lansia berupa kursi roda, tongkat kaki, alat bantu dengar hingga tongkat ketiak. Pemberian alat bantu tersebut diwakili  Sekcam Leuwiliang Iwan Darmawan dan Kasi PKM Hari Prihartono bersama IPSM serta TKSK Kecamatan Leuwiliang berikut pendamping lansia.

Kasi Pemberdayaan dan Kesejahtraan masyarakat (PKM) Hari Prihartono menjelaskan, di tahun 2020 ini Kecamatan Leuwiliang memperoleh bantuan terbanyak, yakni  10  alat bantu lansia diantaranya 2 kursi roda, 4 alat bantu dengar, 3 tongkat kaki dan 1 walker (alat bantu jalan).

Bantuan  tersebut diperoleh berkat sinergitas yang baik antara pendamping lansia yang biasa disapa Mak Rat, pekerja sosial, Pemerintah Desa serta pihak Kecamatan Leuwiliang. ” Bantuan didapat dari Dinsos Kabupaten Bogor,” papar Hari kepada wartawan, Jumat (16/10).

Selain itu, Camat H. Daswara Sulanjana berterimakasih kepada Bupati Bogor  Ade Yasin melalui Dinas Sosial  yang telah mengakomodir permohonan alat bantu bagi para lansia di wilayah Kecamatan Leuwiliang.” Bantuan ini semoga bisa membantu  bagi penyandang lansia, sehingga dapat betul-betul bermanfaat sesuai dengan kondisi mereka masing-masing,”imbuhnya.

Salah satu lansia, penerima bantuan dari warga Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Salamah (76) menerima bantuan kursi roda  menghaturkan terimakasih  atas bantuan yang diberikannya. Bantuan kursi roda itu mempermudah aktivitas sehari-hari di rumah.

** Arip Ekon

Di Era Digital, Widyaiswara Dituntut Sigap Ikuti Perubahan

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Seiring dengan perkembangan teknologi, dunia pelatihan dituntut untuk bertransformasi dari tatap muka ke daring. Sehingga diperlukan kesigapan widyaiswara untuk mengembangkan kompetensi pembelajaran daring.

Demikian dipaparkan Dr.Miko Harjanti SE.,MSE.,MA dan Dr.Triane Widya Anggriani SP.,ME.  Widyaiswara Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, dalam makalah berjudul Pembelajaran Daring Dalam Pandangan Generasi X dan Y.

Makalah  yang disampaikan dalam acara Prosiding Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) 14 – 15 Oktober 2020 ini mengulas kesiapan Widyaiswara dari generasi X maupun Y untuk menghadapi  transformasi ke digital learning.

“Dunia pelatihan dihadapkan pada tantangan perkembangan teknologi.  Pelatihan-pelatihan yang dulu dilakukan dengan tatap muka, kini harus bertransformasi menjadi pelatihan daring.  Hal ini menuntut kesigapan Widyaiswara,“ ujar Miko Harjanti

Namun adanya perbedaan karakteristik antar generasi di lingkungan Widyaiswara menyebabkan kesenjangan kompetensi antar Widyaiswara dalam mempersiapkan pembelajaran daring.

Hal tersebut menurut Miko  dapat diatasi dengan cara berbagi pengetahuan antar Widyaiswara. Kolaborasi antar generasi sangat diperlukan untuk dapat meningkatkan kinerja institusi. Dalam acara yang sama Widyaiswara PPMKP lainnya  Rizky Permana, S.Si,  MM, menampilkan makalah dengan judul “Keterkaitan Self Regulated Learning di Era Digital untuk Optimalisasi Pencapaian Hasil Pelatihan”.

Kegiatan Prosiding merupakan salah satu cara Widyaiswara untuk mempublikasikan karya ilmiah yang telah dihasilkannya.  Kegiatan ini dapat menjadi ajang peningkatan kompetensi Widyaiswara di bidang penulisan.  Prosiding sendiri berarti  kumpulan karya ilmiah yang dipresentasikan dalam seminar atau webinar keilmuan tertentu dan telah memenuhi kriteria untuk dipublikasikan.

Digelar secara virtual prosiding tersebut diikuti 78 orang pemakalah dari seluruh Indonesia. Sebagai pemakalah, Triane merasakan manfaat mengikuti prosiding sebagai sarana memperluas jejaring antar widyaiswara lintas kementerian , lembaga, juga pemerintah daerah.  Manfaat lain adalah meningkatkan kemampuan nya dalam menuangkan ide melalui karya ilmiah. 

Sementara Rizky Permana mengharapkan agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan oleh Lembaga pelatihan lain, agar semakin besar kesempatan widyaiswara  untuk mengikuti prosiding.

** Miko Hrj/Regi/PPMKP

KSBI Bogor Raya Bakal Gelar Demo di Depan Kantor Bupati

0

Kemang | Jurnal Inspirasi

Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Bogor Raya pada Jumat (16/10) hari ini akan melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Bogor Ade Yasin, Cibinong, Kabupaten Bogor. Dari informasi yang dihimpun, estimasi massa buruh yang menggelar aksi demo penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) itu berjumlah 20 ribu buruh atau pekerja.

Aksi tersebut sengaja diarahkan ke Bupati Bogor Ade Yasin karena sampai saat ini Ade Yasin belum merespon aspirasi buruh tentang penolakan UU Ciptaker yang dinilai para buruh merugikan.

“Mendesak Bupati Bogor mengeluarkan surat pembatalan Omnibus Law, menolak pengesahan RUU Ciptakerja menjadi UU Ciptaker, mendesak Presiden Jokowi Dodo untuk tidak menandatangani UU Ciptakerja dan membuat segera membuat Perpu,” kata pengurus KSBI Kecamatan Kemang, Andri Akbar.

Tak hanya itu, selain Bupati, KSBSI Bogor Raya meminta anggota DPRD yang ada di Bogor memberikan dukungan untuk membatalkan UU Ciptaker. “Kami (Buruh) pun meminta agar wakil rakyat yang ada di wilayah Bogor mendukung para buruh menolak UU Ciptaker yang merugikan para buruh,”tegasnya.

Sementara pandangan KSBSI Bogor Raya terhadap UU Cipta Kerja yakni Pasal 1 mengenai pengaturan pengusahan yang ditetapkan atas dasar kesepakatan antara pengusaha dan Serikat Pekerja/buruh serta tidak boleh lebih rendah dari ketentuan pengupahan pengaturan perundang-undangan yang berlaku.

Di dalam UU Cipta Kerja tidak ada satu pun ayat yang mengatur tentang Tripartit, yang ada hanya Gubernur berunding KADIN-APINDO serta tidak ada lagi sanksi pengusaha yang membayar upah dibawah UMP serta tidak ada peran penting Serikat Pekerja/Buruh yang mempunyai fungsi penting dalam banding untuk memperjuangkan hak buruh.

Perubahan pada pasal 151 ayat 1 UU Ketenagakerjaan berbunyi: Pengusaha perja/buruh, Serikat Pekerja/Buruh dan pemerintah, dengan segala upaya harus diupayalan jangan terjadi PHK, Putusan MK No: 012/PUU-1/2003 dan 19/PUU-X/2011, melarang PHK kecuali karena melakukan pelanggaran berat dan perusahaan tutup. Dalam Pasal 151 UU Cipta Kerja seakan mempermudah PHK. Serta masih banyak pemutusan kerja yang ujung-ujungnya diatur dalam peraturan pemerintah atau PP.

** Cepi Kurniawan

Warung Kelontong di Parung Terbakar Dua Orang Terluka

0

Parung | Jurnal Inspirasi

Sebuah warung kelontong dekat pemukiman warga di Kampung Tajur, RT 04 RW 06, Desa Pamagarsari, Kecamatan Parung pada Jumat (16/10) dini hari pukul 02.00 Wib ludes dilalap si jago merah. Selain menghanguskan bangunan warung, kebakaran itu juga mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar ringan.

“Ada yang kena luka bakar dua orang usianya dibawah umur laki laki 11 tahun dan perempuan 14 tahun tapi luka bakar ringan sudah dilarikan ke Puskesmas yang ada di wilayah Parung,” kata petugas Damkar Sektor Parung, Eman.

Eman mengatakan, peyebab kebakaran itu belum diketahui, namun api berhasil dipadamkan oleh 2 unit mobil Damkar Sektor Parung.

“Penyebab kebakaran belum diketahui dan api berhasil dipadamkan 55 menit dengan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

Rilis Video Klip, DWP PPMKP Turut Rayakan Hari Pangan Sedunia

0

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Hari Pangan Sedunia diperingati setiap tahun. Tanggal peringatan ini diambil sesuai dengan hari berdirinya Asosiasi Pangan dan Pertanian (FAO) Organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa pada 16 Oktober 1945.

Dalam rangka menyambut Hari Pangan Sedunia Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor melalui tim Dharma Wanita Persatuan (DWP) PPMKP  merilis video klip. Dalam video klip tersebut, mereka memainkan lagu diiringi alat musik khas Sunda, angklung.

Lagu – lagu yang dimainkan yakni Sahabat Petani, Kolam Susu dan Anging Mamiri. “Dalam rangka memperingati hari pangan sedunia, sebagai bentuk partisipasi ibu-ibu DWP PPMKP dan kepeduliannya kepada masyarakat petani dimana salah satu judul lagunya adalah Sahabat Petani,” ungkap Kepala PPMKP Yusral Tahir, Kamis (15/10).

Dalam video tersebut, anggota DWP PPMKP yang dipimpin Sari Dewi Harahap yang juga tampil sebagai vocalist  tampil kompak dengan balutan kebaya bernuansa biru navy berkain batik. Video tersebut di launching pada saat Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan kuliah umum secara virtual di Agriculture War Room (AWR) di Jakarta.

Pada peringatan Hari Pangan Sedunia tahun 2020, bertema Tumbuhkan, Pelihara, Lestarikan. Bersama, Aksi Kita Masa Depan Kita, dan #PahlawanPangan,  Kementerian Pertanian mengajak seluruh elemen masyarakat  untuk memberikan apresiasi pada pahlawan pangan. Pahlawan pangan mulai dari petani sampai pekerja pabrik, pengantar makanan sampai pekerja toko.

Menteri Pertanian (Mentan) SyahruI Yasin Limpo juga mengajak seluruh jajaran Kementan untuk mengawal kebutuhan pangan rakyat selama beberapa tahun ke depan. Ia berharap sektor pertanian menjadi solusi atas berbagai upaya pemerintah dalam memperbaiki ekonomi nasional.

Kata Mentan inilah saatnya jajaran Kementan menjadi pahlawan makanan bagi rakyat Indonesia mampu berdaulat pangan secara utuh. Lebih dari itu, pertanian ke depan juga harus mampu menguatkan pengelolaan managemen secara modern.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi, menegaskan Petani adalah pejuang pangan. Oleh karena itu, sudah sepantasnya para petani dan penyuluh ditingkatkan kemampuan, keterampilan, dan juga pengetahuannya.

Hari Pangan Sedunia atau World Food Day diperingati setiap 16 Oktober setelah melalui proses yang cukup panjang, Hari Pangan Sedunia atau World Food Day ini disahkan oleh 147 anggota FAO, termasuk juga Indonesia, pada 1981.

Sebelumnya, perwakilan FAO asal Hongaria, Dr. Pal Romany mengusukan tentang penetapan World Food Day, saat terselenggaranya konferensi ke-20 FAO, pada November 1979. Gagasan tersebut diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masalah pangan, bukan hanya di tingkat regional saja, namun juga nasional dan global.

** Regi/PPMKP