31 C
Bogor
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 1435

BPS: Sektor Pertanian Tumbuh Positif 2,15 Persen YonY di Kuartal III

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi triwulan III tahun 2020 berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) berbagai sektor. Dalam rilisnya, BPS mencatat bahwa hanya sektor pertanian yang mengalami pertumbuhan positif, yakni tumbuh sebesar 2,15 persen (y on y).

Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto menyampaikan, pertumbuhan tersebut tak lepas dari kondisi harga komoditas pangan kelapa sawit dan kedelai di pasar internasional pada triwulan ke III yang mengalami peningkatan secara (q to q) maupun (y on y).

“Pertanian, kehutanan dan perikanan mendominasi industri pengolahan lapangan usaha sebesar 14,68 persen. Peranan pertanian dan beberapa industri lainya dalam perekonomian Indonesia mencapai 54,13 persen,” ujar Kecuk Suhariyanto, Kamis (5/11).

Suhariyanto mengatakan, secara keseluruhan ekonomi nasional pada triwulan III-2020 tumbuh membaik sebesar 5,05 persen (q to q). Berdasarkan catatanya, 7 sektor untuk lapangan usaha secara tahunan masih tumbuh positif. Ketujuh sektor itu ialah sektor pertanian, real estat, jasa kesehatan, dan pengadaan air.

“Secara kuartalan, PDB Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif dan cukup tinggi. Artinya terjadi perbaikan ekonomi yang siginifkan untuk melangkah ke triwulan IV,” katanya.

Mengenai hal ini, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan bahwa pertumbuhan ini diprediksi berlanjut hingga tahun 2021. Hal ini terjadi lantaran produksi pertanian di semua provinsi Indonesia terus berjalan.

“Kita harus optimis, sebab pertanian adalah tulang punggung perekonomian Indonesia,” tutupnya.

Sebelumnya, BPS juga mencatat kontribusi sektor pertanian terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) di kuartal II 2020 meningkat sebesar 2,19 persen jika dibandingkan kuartal I yang hanya sebesar 0,02 persen.

Seperti diketahui, Kementan mengembangkan strategi sistem logistik nasional dalam menyederhanakan rantai pasok dan intervensi distribusi. Kementan juga terus berupaya melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan dan distribusi pangan, khususnya pada 11 komoditas bahan pokok.

** PPMKP

Akademisi: Sektor Pertanian Masih Akan Tumbuh di Kuartal Berikutnya

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Sektor pertanian terbukti mampu menjadi penyelamat perekonomian Indonesia di tengah kondisi sulit yang menyebabkan berbagai sektor nyaris lumpuh. Hal ini terlihat dari peningkatan kontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal III yang makin menguat menjadi sebesar 14,58 persen.

Mengenai hal ini, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Sahara menilai sektor pertanian diprediksi masih akan terus tumbuh pada kuartal berikutnya. Selain mengapresiasi kinerja sektor pangan, hal ini bisa dilihat dari kebutuhan masyarakat yang setiap tahun terus bertambah. Apalagi pangan merupakan kebutuhan dasar yang wajib terpenuhi setiap hari.

“Agriculture merupakan sektor basis di Indonesia dari dulu, sekarang dan dimasa yang akan datang. Apalagi saat pandemi seperti sekarang pengeluaran masyarakat terhadap kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier pasti berkurang,” ujar Sahara, Minggu (8/11).

Sahara menyebutkan, pengembangan sektor pertanian dalam arti luas (hulu dan hilir) harus menjadi fokus utama pemerintah ke depan. Namun begitu, lanjut dia, pertanian tetap tidak bisa mengesampingkan sektor-sektor penunjang lainya seperti sektor perindustrian dan perdagangan.

“Di kuartal III ini sudah semakin meyakinkan kita semua bahwa sektor pertanian memang menjadi penyelamat perekonomian Indonesia,” katanya.

Untuk memperkuat kinerja pemerintah di sektor ini, Sahara juga meminta agar pemerintah terus melakukan pembenahan di setiap level value chain sektor pertanian. Salah satunya dengan melakukan pengembangan industri hulu, penerapan smart farming di tingkat onfarm, pengembangan industri hilir, dan perbaikan sistem logistik.

“Kemudian pengembangan pemasaran juga perlu dilakukan sertab penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan sistem pembiayanan pertanian,” tutupnya.

Seperti diketahui bersama, Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rilisnya, Kamis (5/11), menyebutkan bahwa pertumbuhan sektor pertanian pada Kuartal III mencapai sebesar 2,15 persen (y-on-y) atau sebesar 1,01 persen (q-to-q). Pertumbuhan tersebut membuktikan kinerja sektor ini masih baik ditambah kondisi harga komoditas pangan seperti kelapa sawit dan kedelai di pasar internasional pada triwulan ke III meningkat secara (q to q) maupun (y on y).

Masih berdasarkan catatan BPS, 7 sektor untuk lapangan usaha secara tahunan masih tumbuh positif. Ketujuh sektor itu diantaranya sektor pertanian, real estate, jasa kesehatan, dan pengadaan.

**PPMKP

PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA DAN PEMBERIAN VITAMIN A MELALUI BULAN PENIMBANGAN BALITA MASA PANDEMI COVID- 19

0

Di masa Pandemi Covid-19, gizi balita menjadi rentan karena dampak ekonomi dan dampak pelayanan kesehatan yang kurang optimal sehingga sangat diperlukan upaya memantau pertumbuhan balita agar status gizi balita terjaga dan tidak jatuh menjadi gizi buruk maupun stunting. Selama ini pemantauan pertumbuhan balita dilaksanakan di posyandu sedangkan mengacu pada situasi terkini bahwa Kota Bogor dalam posisi Zona Oranye maka pelayanan di posyandu tidak direkomendasikan oleh Gugus Tugas Covid-19. Walaupun demikian, pelayanan kesehatan terhadap bayi dan balita tidak boleh terhenti.

Bulan Agustus merupakan Bulan Penimbangan Balita (BPB) dimana dilaksanakan pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian kapsul Vitamin A dosis tinggi kepada balita usia 6-59 bulan, balita usia 6-11 bulan mendapat 1 (satu) kapsul vitamin A dosis tingggi warna biru dengan dosis 100.000 IU dan balita usia 12-59 bulan mendapat 1 (satu) kapsul vitamin A dengan dosis 200.000 IU.

Berdasarkan pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian Vitamin A di Bulan Februari, data status gizi di Kota Bogor adalah underweight 5.46%, wasting 4.37% dan stunting 9,19%. Sedangkan, capaian pemberian vitamin A bulan Februari cukup tinggi yaitu 98,17%.

Agar kegiatan Pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian Vitamin A bulan Agustus selama pandemi di Kota Bogor dapat terlaksana sesuai dengan tujuan diperlukaan adanya koordinasi berjenjang dari Tingkat Kota hingga ke Tingkat Kelurahan. Kegiatan ini diawali dengan Sosialisasi Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian Vitamin A Bulan Agustus selama Pandemi di Kota Bogor untuk Puskesmas yang dilakukan pada Selasa (28/07) melalui daring. Dr Erna Nuraena mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor memberi arahan bahwa “salah satu kelompok rawan dalam masa pandemi Covid-19 ini adalah balita sehingga diperlukan pemantauan status gizi balita yang dapat dilakukan dengan pengukuran dan penimbangan balita melalui Bulan Penimbangan Balita. Hasil tersebut digunakan untuk dijadikan bahan perencanaan di masa yang akan datang.”

Sosialisasi Petunjuk Pelaksanaan Pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian Vitamin A Bulan Agustus selama Pandemi di Kota Bogor juga dilakukan untuk Lintas Sektor meliputi TP-PKK Kota, TP-PKK Kecamatan, TP-PKK Kelurahan, DPMPPA, Dinas Pendidikan, Himpaudi dan IBI yang dilaksanakan melalui daring pada Kamis (30/07). Yanti Dedi A. Rachim yang mewakili Ketua TP-PKK Kota Bogor selaku Bunda Peduli Stunting menyampaikan ucapan terima kasih dan memotivasi kepada jajaran TP-PKK baik di kecamatan, kelurahan dan posyandu, dalam sambutannya bahwa TP-PKK dan kader berperan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan pemantauan pertumbuhan balita yang dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan membiasakan cuci tangan dengan sabun.

Pemantauan pertumbuhan balita dan pemberian Vitamin A bulan Agustus selama pandemi di Kota Bogor dilaksanakan dengan beberapa alternative pilihan cara / metoda diantaranya :

  1. Kegiatan penimbangan, pengukuran balita dan pemberian vitamin A dilakukan di Posyandu/ Rumah Kader/ titik kumpul hasil kesepakatan, dengan sistem pembagian lokasi disetiap RT dan  jadwal kedatangan balita sesuai protokol kesehatan :

•    Jam 08.00 – 09.00: sasaran umur 0-11 bulan

•    Jam 09.00 – 10.00: sasaran umur 12-24 bulan

•    Jam 10.00 – 11.00: sasaran umur 24-36 bulan

•    Jam 11.00 – 12.00: sasaran umur 36 – 59 bulan

  • Kegiatan penimbangan, pengukuran balita dan pemberian vitamin A dilakukan dengan kunjungan rumah baik oleh kader maupun oleh Petugas sesuai protokol Kesehatan .
  • Kegiatan penimbangan, pengukuran balita dilakukan secara mandiri oleh keluarga balita, kemudian menyetorkan hasilnya melalui daring (lewat whattapp atau SMS) kepada kader atau guru PAUD/TK/RA. Selanjutnya vitamin A diambil atau dibagikan ke masing masing keluarga balita melalui kader atau guru PAUD/TK/RA. Selanjutnya, balita yang memiliki status gizi Bawah Garis Merah (BGM) akan dirujuk ke puskesmas untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) antara lain :

  1. Membiasakan cuci tangan dengan sabun/handsanitizer
  2. Petugas kesehatan, kader, keluarga balita/pengasuh, balita wajib menggunakan masker
  3. Kader yang bertugas dalam kondisi sehat
  4. Menerapkan jaga jarak minimal 1 meter ketika pelaksanaan
  5. Penimbangan dan pemberian vitamin A diupayakan dilakukan tidak lebih dari 5 menit untuk setiap sasaran (segera pulang setelah selesai)

Setelah pelaksanaan selesai akan dilakukan Pencatatan dan Pelaporan dengan cara kader/guru PAUD/TK/RA melaporkan hasil kegiatan ke petugas kesehatan sesuai dan selanjutnya petugas kesehatan melakukan entry hasil pengukuran ke aplikasi Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM). 

Demikian, Kota Bogor tetap mengupayakan Pemantauan Pertumbuhan balita seoptimal mungkin di masa Pandemi Covid -19 ini dengan target tingkat partisipasi balita di timbang mencapai 80 % dan cakupan Pemberian Vitamin A 85 %.

  
  

Sie Gizi Dinkes Kota Bogor

Takbir Sambut Kedatangan Habib Rizieq

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Takbir dan shalawat menggema di Bandara Soekarno-Hatta. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab tiba di Bandara Soetta sekitar pukul 08.38 WIB, Selasa (10/11). Ribuan pendukung Habib Rizieq melakukan penyambutan atas kepulangan Rizieq Shihab.

Rizieq bertolak ke Indonesia menggunakan pesawat Saudi Airlines dengannomor penerbangan SV816 pada Senin (9/11) pukul 19.30 waktu Saudi.

Pantauan disiarkan langsung Front TV, pesawat yang membawa Rizieq dilaporkan sudah mengudara sejak sekitar 9 jam lalu dari Arab Saudi. Pesawat yang membawanya ke Indonesia adalah tipe Boeing-777-368 (ER). Pesawat terpantau sudah berada di perairan Indonesia.

Sedangkan massa terpantau menyemut memutihkan kawasan Bandara Soetta di sejumlah titik, mulai dari Terminal 3 sampai di kediaman Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat sejak pagi tadi.

Sejumlah petinggi FPI, seperti Sekretaris Umum FPI Munarman yang hadir bersama Habib Hanif Alatas, menantu Rizieq Shihab, dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Yusuf Martak juga menyambut di terminal 3. Kepulangan Rizieq ditunggu-tunggu massanya sejak beberapa kali menyatakan ingin pulang dari Arab Saudi.

Kemudian sesuai rencana, usai mendarat, Rizieq akan langsung menuju ke rumahnya di wilayah Petamburan Jakarta Pusat. Di sana, Rizieq dan keluarga akan beristirahat hingga Kamis (12/11).

** ass

HADITS HARI INI

0

10 November 2020
24 Rabi’ul Awwal 1442 H

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى أَبِي مُوسَى وَهُوَ فِي بَيْتِ بِنْتِ الْفَضْلِ بْنِ عَبَّاسٍ فَعَطَسْتُ فَلَمْ يُشَمِّتْنِي وَعَطَسَتْ فَشَمَّتَهَا فَرَجَعْتُ إِلَى أُمِّي فَأَخْبَرْتُهَا فَلَمَّا جَاءَهَا قَالَتْ عَطَسَ عِنْدَكَ ابْنِي فَلَمْ تُشَمِّتْهُ وَعَطَسَتْ فَشَمَّتَّهَا فَقَالَ إِنَّ ابْنَكِ عَطَسَ فَلَمْ يَحْمَدْ اللَّهَ فَلَمْ أُشَمِّتْهُ وَعَطَسَتْ فَحَمِدَتْ اللَّهَ فَشَمَّتُّهَا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَحَمِدَ اللَّهَ فَشَمِّتُوهُ فَإِنْ لَمْ يَحْمَدْ اللَّهَ فَلَا تُشَمِّتُوهُ

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb dan Muhammad bin Abdullah bin Numair, teks ini milik Zuhair, keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami Al Qasim bin Malik dari Ashim bin Kulaib dari Abu Burdah berkata: Aku bertamu ke Abu Musa saat berada di rumah putri Al Fadhl bin Abbas, aku bersin tapi ia tidak mendoakanku, putri Al Fadhl bersin lalu ia mendoakannya. Aku kembali ke ibuku lalu aku memberitahukannya.
Saat mendatanginya, ia berkata: Anakku bersin di dekatmu tapi kau tidak mendoakannya, dan ia (putri Al Fadhl) bersin lalu kau mendoakannya.
Abu Hurairah berkata: Putramu bersin dan tidak membaca hamdalah, karena itu aku tidak mendoakannya, sementara ia (putri Al Fadhl) bersin dan membaca hamdalah, karena itu aku mendoakannya. Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Bila salah seorang dari kalian bersin lalu memuji Allah, doakanlah dia tapi bila tidak memuji Allah, jangan di doakan.

HR Muslim No. 5308

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Habib Rizieq Akhirnya Pulang

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Habib Rizieq Shihab akhirnya pulang ke Tanah Air, Selasa (10/11), setelah menetap selama 3,5 tahun di Arab Saudi. Habib Rizieq meninggalkan Indonesia pada 2017 saat kasus dugaan chat pornografinya bersama Firza Husein menyeruak. Saat itu Habib Rizieq ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya, kemudian dihentikan atau SP3 karena tak ada bukti yang kuat.

Kepastian kepulangan Rizieq dikatakan Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman. Imam Besar FPI itu bertolak dari Arab Saudi pada Senin, 9 November 2020, pukul 19.30 WIB waktu setempat. “Selasa, 10 November 2020 pukul 09.00 WIB (Habib Rizieq) tiba di terminal 3 bandara Soekarno-Hatta dan langsung melanjutkan perjalanan menuju kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat. Ia akan beristirahat di rumahnya,” kata Munarman, Senin (9/11).

Pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro juga menjelaskan bahwa Rizieq sudah dalam perjalanan ke bandara Jeddah untuk memulai perjalanan kembali ke Indonesia. Ini adalah kepulangan pertama Rizieq ke Indonesia, setelah 6 kali dikabarkan pulang, namun tak kunjung terlaksana. Sugito menjelaskan selama ini kliennya selalu ingin pulang ke Indonesia, tapi ada hambatan masalah keimigrasian.

“Saya duga kuat bahwa kenapa dia dicekal oleh Arab Saudi, yang dia sebenarnya adalah bukan warga negara Saudi, saya kira ada informasi yang dikirim dari Jakarta ke Saudi yang memojokkan atau menyudutkan Habib Rizieq, seakan-akan bermasalah hukum jadi tidak bisa pulang ke Indonesia,” jelas Sugito, Senin (9/11).

Akan tetapi, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD membantahnya. Dia menegaskan pemerintah sama sekali tak menghalangi kepulangan Rizieq dari Arab Saudi.

Menurutnya, Rizieq mempunyai hak hukum dan kewajiban hukum yang sama seperti warga negara lainnya, sehingga kepulangannya adalah hak yang harus dilindungi. “Karena dulu juga waktu pergi, kita berikan haknya untuk pergi bukan karena kita minta untuk pergi. Sekarang mau pulang kita berikan haknya untuk pulang, karena dia adalah warga negara yang hak-haknya harus dilindungi,” ujar Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (9/11) menanggapi rencana kepulangan Rizieq.

Dalam pengumuman resmi kepulangannya pekan lalu, Rizieq mengaku sejumlah agenda telah menanti setibanya ia di Indonesia. Antara lain, ia akan menghadiri perayaan Maulid Nabi dan menikahkan putri keempatnya, Najwa Shihab, pada akhir pekan ini. Habib Rizieq juga akan ke Markas Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor. Di sana, Habib Rizieq akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Markaz Syariah dan menyelenggarakan shalat Jumat. 

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyarankan kepada pemerintah untuk tak terlalu berlebihan menyikapi kepulangan Habib Rizieq. Menurut Pangi, meski kehadiran HRS di Tanah Air akan tetap konsisten sebagai oposisi Jokowi, tapi menurutnya, jika pemerintah sudah berbuat adil sesuai kontitusi maka tak perlu khawatir. “Kenapa harus khawatir, pemerintah enggak perlu khawatir dengan kritik keras dan pedas dari tokoh ulama dan masyarakat. Itu hal yang lumrah, kenapa harus khawatir dengan kembalinya Habib Rizieq,” kata Pangi, Senin (9/11). 

Maka itu, para pembantu presiden juga tak perlu membuat narasi yang terkesan menyudutkan Habib Rizieq. Pangi mengaku menyayangkan statmen dari Dubes RI untuk Arab Saudi yang menyebut kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia karena deportasi sehingga Habib Rizieq tak perlu malu mengakui hal tersebut. 

Lebih lanjut Pangi menilai, kritikan pedas dari tokoh agama dan ulama sebenarnya bagus dan bisa menjadi vitamin bagi pemerintah, ketimbang presiden hanya selalu merindukan kabar asal bapak senang. “Ini yang justru membahayakan pemerintahan karena terhentinya aliran kritik segar yang selalu tak bosan dan jenuh untuk mengingatkan dan mengoreksi kiblat jalannya pemerintahan,” pungkas dia.

Sementara massa FPI dari sejumlah daerah akan menyambut kedatangan Habib Rizieq. Warga Ciamis misalnya, yang tergabung dalam beberapa organisasi Islam berangkat ke Jakarta. Mereka berangkat untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq.

Massa berkumpul di Halaman Masjid Agung Ciamis, Senin (9/11) sore. Sebelum keberangkatan dilakukan pembekalan oleh panitia keberangkatan. “Kaum muslimin dan muslimat dari berbagai elemen masyarakat, LPI, MPI, Biker Subuhan dan organisasi lainnya berangkat ke Jakarta untuk menyambut kedatangan Imam besar Habib Rizieq,” ujar Koordinator Keberangkatan Wawan Malik Marwan disela persiapan keberangkatan.

Wawan menyebut, pihaknya menyiapkan 12 Bus dengan penumpang full 50 orang setiap orang. Ditambah 10 mobil kecil dan beberapa yang telah berangkat terlebih dulu ke Jakarta. Begitu juga dengan daerah lainnya. Ribuan FPI Kabupaten Sukabumi bersama anggota ormas lainnya berangkat ke Jakarta untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq. Keberangkatan mereka dilakukan secara bergelombang tanpa adanya mobilisasi.

** ass

Percasi Cup Ajang Pesta Insan Catur Masyarakat Kabupaten Bogor

0

Sukaraja | Jurnal Inspirasi

Pengurus Percasi Kabupaten Bogor menggelar Turnamen Percasi Cup akhir pekan kemarin. Acara yang berlangsung sejak Sabtu, 7 November dan ditutup pada Minggu (8/11) malam di Bumi Perkemahan Cimandala, Sukaraja ini berlangsung meriah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Turnamen yang diikuti oleh 14 kecamatan dengan jumlah 27 regu berlangsung 7 babak dengan system Swiss Manager, dengan kontrol waktu berfikir 25 menit, berlangsung ketat sampai babak akhir. Format beregu 5 papan ini, setiap regu terdiri dari 3 pemain senior dan 2 pemain yunior.

Kecamatan Ciampea keluar sebagai Juara I dalam event beregu ini, disusul oleh kecamatan Gunung Sindur sebagai Juara 2 dan Kecamatan Bojonggede sebagai Juara 3. Sedangkan untuk juara di nomor bergengsi papan 1 terbaik diraih oleh Samsurijal atlet Bojonggede diikuti oleh Erdi Setiajaya atlet Ciampea dan Muhajir juga dari Bojonggede. Dalam even ini regu atlet yunior kabupaten Bogor mampu unjuk kekuatan dengan berhasil masuk 5 besar.

Ketua Umum Percasi Kabupaten Bogor, Asep Ruhiyat dalam sambutan di acara penutupan menyatakan bahwa even ini adalah salah satu wujud dari program kerja tahunan yang fokus pada pembinaan atlet di tiap kecamatan. “Kami ingin kegiatan dan pembinaan atlet catur berpusat di tiap kecamatan, sebab kami meyakini pasti ada bibit unggul yang akan muncul dari desa-desa,” ujarnya dengan penuh semangat dalam keterangan pers via WhatsApp yang diterima Jurnal Bogor, Senin (9/11).

Asep Saepudin Sayyev |*

Jalan Tanah Merah di Desa Cisarua Diubah Jadi Jalan Beton

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Jalan lingkungan salah satu jalur penghubung dari Kampug Cimaja menuju Kampung Pongkor Lebak, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung sudah sejak lama kondisinya masih tanah merah dan belum tersentuh pembangunan. Namun jalan tanah merah itu, kini telah berubah  lantaran telah dibangun dengan betonisasi.

Kepala Desa Cisarua H Ipid Idris menyatakan, pemanfaatan jalan tersebut  bukan hanya jalur penghubung antar kampung saja, akan tetapi salah satu akses vital bagi anak -anak menuju ke sekolah Madrasah Ibtidaiyah di wilayah itu. “Termasuk jalur menuju perkebunan warga sekitar,” kata Kades Cisarua, Ipid Idris kepada Jurnal Bogor, Senin (9/11).

Bahkan jalan ini bisa digunakan warga menuju tempat kegiatan keagamaan, yakni pondok pesantren dan tempat ibadah yakni Masjid Jami. Maka itu, kata dia, bangunan jalan lingkungan menjadi salah satu prioritas yang telah diusulkan warga sebelumnya.

“Karena akses tersebut merupakan jalur perkebunan dan pertanian lainnya warga sekitar. Kondisi ini telah berubah, karena  bangunan jalan tersebut telah rampung dan sudah bisa digunakan,” terangnya.

Bangunan jalan  yang  meliputi  di RW 09 dan RW 10 dengan menggunakan anggaran dari Bantuan Provinsi Jabar sepanjang 549 dan lebar 1 meter. ” Jalan ini yang sebelumnya masih tanah merah dan baru kali ini baru tersentuh pembangunan,” tandasnya.

** Arip Ekon

Camat Babakan Madang Beri Penjelasan Perihal Proyek Pisew

0

Babakan Madang | Jurnal Inspirasi

Mengklarifikasi kabar tentang ketidaktahuan Kasie Ekbang Kecamatan Babakan Madang akan proyek Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew) yang berasal dari Provinsi Jawa Barat, Camat Babakan Madang, Cecep Imam Nagarasid angkat bicara, Senin (9/11).

Menurutnya, proyek sudah hampir rampung. Ada pun pernyataan tidak tahu yang terucap dari Kasie Ekbang adalah human error dimana saat itu memang Kasie Ekbang tidak mengikuti program tersebut.

“Saya mohon maaf atas statement yang dilontarkan oleh staf saya, disini saya jelaskan bahwasanya proyek PISEW sudah hampir rampung namun belum dilakukan pengecekan oleh DPUPR Kabupaten Bogor, kami sedang membuat laporan untuk pekerjaan tersebut,” katanya.

Lanjutnya, Kecamatan Babakan Madang mendapat 4 titik lokasi pembangunan program PISEW diantaranya, pertama peningkatan betonisasi jalan desa Kp. Curug RT 002/009 Desa Bojongkoneng dengan volume 300×2, 5×0, 15 dengan jumlah anggaran Rp.154.659.661 pelaksanaan 18-22 Agustus 2020.

Lalu kedua pembangunan jembatan Kp.Ciburial RW 003 Desa Karang Tengah dengan volume 8x3x4 dengan jumlah anggaran Rp 96.918.508 pelaksanaan 15-20 Agustus 2020. Sedangkan yang ketiga adalah peningkatan betonisasi jalan desa Kp Wangun Depok RW 009 Desa Karang Tengah dengan volume 300x3x0, 15 dengan anggaran Rp 201.114.257 pelaksanaan 13-16 September 2020, serta keempat adalah TPT Desa Sumurbatu dengan volume 200×0, 25×0, 4×1, 1×0, 4 dengan anggaran Rp 131.266.541 dengan pelaksanaan 15 Oktober hingga 6 November.

“Semua pekerjaan sudah hampir selesai dan akan dilakukan pengecekan oleh dinas terkait dan selanjutnya akan dilakukan pelaporan,” jelas Cecep Imam.

** Nay Nur’ain

Gedung MI PUI di Banar yang Nyaris Ambruk Akhirnya Dibangun

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Gedung sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Persatuan Umat Islam (PUI) yang berada di Kampung Banar, RT 02 RW 09 Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung yang sudah lama rusak berat akhirnya dibangun. Sebanyak  lima ruangan berikut kantor seluruhnya sudah rusak, mulai dari plafon, dinding termasuk kayu kayunya terlihat sudah lapuk.

“Semua ruangan ini hampir seluruhnya  sudah mengalami kerusakan, namun yang paling parah ruangan yang biasa digunakan kegiatan belajar kelas lima. Karena anggarannya terbatas maka diutamakan untuk dilakukan pembangunan satu ruangan, yakni ruangan kelas lima,”  kata kepala sekolah MI PUI, Ade Saepudin kepada Jurnal Bogor, Senin (9/11).

Lokasi sedung sekolah itu berada di bibir tebing ditambah sudah lama tidak dilakukan perbaikan. “Maka itu selain pengerjaan ruang kelas, kami kerjakan juga seperti bangunan Tembok Penahan Tanah,”

Berkat dorongan kepala Desa Nanggung, kata dia, alhamdulillah   bantuan  CSR PT Antam Pongkor TBK sudah dialokasikan dan dimanfaatkan untuk membangun sarana pendidikan sekolah madrasah. Dari kelima ruang kelas ini satu ruangan  hari ini telah dilakukan pembangunan. Namun untuk kelanjutan bangunan ruang kelas lainnya belum bisa dipastikan waktunya, lantaran pihaknya belum memiliki dana untuk kelanjutan pembangunan tersebut.

“Sebabnya anggaran pembangunan yang  dibutuhkanya sangat besar sehingga masih membutuhkan bantuan pihak lainnya, termasuk dari pemerintah setempat. Bantuan  pemerintah ini yang kami harapkan untuk kelanjutan pembangunan lantai berikutnya, sehingga empat  ruang kelas berikutnya pembangunannya bisa terwujud,” tutur Ade.

Sebelumnya Ade menyatakan kondisi bangunan yang sudah tua membuat dirinya khawatir sewaktu waktu akan roboh. Pihaknya mengaku MI PUI ini sudah berdiri sejak tahun 1950  dan pernah direhab ringan pada  2009 lalu.

** Arip Ekon