27.5 C
Bogor
Friday, October 2, 2026

Buy now

spot_img
Home Blog Page 141

Kabupaten Bogor Berpeluang Miliki Embarkasi Haji

0

jurnalinspirasi.co.id – Wakil Menteri (Wamen) Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak didampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta Jajaran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) mengunjungi Masjid Nurul Wathon, Pakansari, Cibinong, Rabu (10/12/2025).

Masih dalam pembangunan, Masjid Nurul Wathon yang berada di area Stadion Pakansari diapresiasi Kementian Haji dan Umrah RI.

Wamen Haji dan Umrah RI Dahnil mengatakan, bahwa langkah pembangunan masjid di area Stadion Pakansari itu langkah kongkrit untuk kepentingan umat.

“Saya bangga sekali. Terima kasih kepada Pak Bupati Bogor Rudy Susmanto atas inisiasi untuk tahun ini mendirikan masjid kemudian membangun hotel haji pada Tahun 2026 depan, kami akan mempertimbangkan supaya Tahun 2027 Kabupaten Bogor punya embarkasi haji,” ujar Dahnil kepada Wartawan di lokasi pembangunan Masjid Nurul Wathon, kemarin.

Dahnil menambahkan, embarkasi haji yang berpusat di Masjid Nurul Wathon nantinya bisa melayani sejumlah jamaah haji yang ada di kabupaten/kota sekitar Bumi Tegar Beriman.

“Jadi nanti bisa melayani jamaah haji Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Cianjur, Sukabumi dan Depok. Jadi embarkasi itu kalau memang Tahun 2026 hotel nya sudah selesai,” kata Dahnil.

Di tempat yang sama, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan, bahwa kunjungan Wamen Haji dan Umrah jadi suplemen baru pihaknya dalam membangun infrastruktur Masjid Nurul Wathon beserta fasilitas penunjangnya.

“Suatu kehormatan Bapak Wamen Haji dan Umrah berkunjung ke Kabupaten Bogor. Kami membangun infrastruktur sebaik apa pun kalau judulnya pusat layanan haji dan umrah, khususnya untuk hotel haji, embarkasi haji atau asrama haji, tentu butuh penetapan dari Kementrian Haji dan Umrah. Alhamdulillah Pak Wamen hari ini berkunjung, untuk langkah kami kedepan membangun infrastruktur kegiatan haji,” ungkap Rudy.

Lebih lanjut Rudy memaparkan, pihaknya akan semaksimal mungkin lakukan pengawasan dan pembangunan untuk kegiatan keumatan dari Kabupaten Bogor.

“Tentunya kami hanya mempersiapkan untuk tamu-tamu Allah yang akan berangkat ke tanah suci Mekkah dari Kabupaten Bogor. Tentunya Pemkab Bogor, Kementrian Haji dan Umrah dan Pak Presiden ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutup Rudy.

(Noverando H)

NEBBRS, coffee and eatery ,Bukan sekedar Caffe Biasa

0

Jakarta|Jurnalbogor NEBBRS, coffee and eatery terletak di jl kebagusan 2 jakarta selatan ini bukan hanya cafe biasa, tetapi cafe ini memadukan antara sport, view dan makanan. Jika kita melangkah awal masuk ke cafe Nebbrs kita langsung di hadapkan dengan pemandangan mini golf yang indah, sangat estetik sekali untuk foto pemandangan maupun untuk foto prewedding, Mini golf ini bukan hanya di nikmati mata saja, tetapi bisa di nikmati untuk olah raga mini golf yang mempunyai nine hole tersebut. Ujar Ibu Mira Deviane owner dari Nebbrs coffee and eatery kepada jurnalbogor via Whastapp Rabu(10/12/2025)

Nebbrs bukan hanya menawarkan keindahan lapangan dan view golf saja, tetapi sensasi makanan nasi goreng asap nya juga sungguh menggugah selera, perpaduan antara cakalang asap, dan kemangi menjadi salah satu makanan andalan di Nebbrs coffee and eatery, selain itu juga sop buntut pandawa dan beef mediteraniannya patut di coba ungkap vice president Indonesian chef association, chef Lucky permana ( kurator makanan )

Nebbrs juga memiliki 2 ruang VIP dengan kapasitas max 30 orang, dinning indoor 60 orang, dinning out door 60 orang dan free funtion 30 orang, sangat ideal untuk acara intimate wedding ataupun acara lainnya,Kami memastikan memorable event untuk acara anda imbuh Raihan marketing manager Nebbrs coffee and eatery ( Wawan Hermawanto)

Disnaker Sorot Pelanggaran DDI

0

jurnalinspirasi.co.id – Munculnya dugaan berbagai pelanggaran ketenagakerjaan di PT Dae Dong International (DDI) yang berlokasi di Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian serius publik. Kendati demikian, kewenangan pengawasan perusahaan tersebut sepenuhnya berada pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, M.Si, menegaskan bahwa pengawasan ketenagakerjaan untuk PT DDI bukan merupakan ranah Pemkab Bogor.

“Pengawasan terkait gaji, BPJS, dan ketentuan ketenagakerjaan merupakan kewenangan UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor, milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Nana saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (8/12/2025).

Meski begitu, Nana memastikan pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan UPT Pengawasan guna memastikan penanganan dugaan pelanggaran, termasuk menyangkut kematian salah satu pekerja.

“Kami ingin memastikan apakah hak-hak pekerja, termasuk santunan dan hak kematian, sudah dipenuhi pihak perusahaan. Walaupun bukan kewenangan kami, kami tetap akan membantu agar ahli waris memperoleh haknya sesuai ketentuan,” jelasnya.

Nana menjelaskan bahwa Disnaker Kabupaten Bogor memiliki fungsi utama pada aspek pembinaan perusahaan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

“Perselisihan itu terjadi ketika pekerja atau perusahaan mengajukan pengaduan terkait hak-hak tertentu, seperti THR atau kewajiban lain yang tidak dipenuhi. Setelah menerima laporan, kami melakukan mediasi dan mengeluarkan anjuran resmi melalui mediator,” kata Nana.

Dalam proses mediasi, kedua pihak  pekerja dan perusahaan dipanggil hadir. Apabila salah satu pihak tidak menerima anjuran tersebut, penyelesaian dapat dilanjutkan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Bandung.

“Kalau mediasi tidak berhasil, PHI menjadi jalan berikutnya. Kami ini ibaratnya menangani bagian ‘cuci piringnya’, sementara pengawasan murni berada di UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi,” ujarnya.

Nana menegaskan, jika perusahaan tetap tidak memenuhi kewajibannya meski sudah melalui mediasi, maka kasus dapat diteruskan ke PHI. Keputusan PHI nantinya menjadi landasan penegakan hukum berikutnya.

“Untuk sanksi-sanksi ketenagakerjaan, itu sepenuhnya kewenangan UPT Pengawasan. Mereka memiliki otoritas dan kekuatan hukum untuk mengambil tindakan sesuai aturan,” tambahnya.

Disnaker Siap Tampung Aduan Pekerja

Di akhir penjelasannya, Nana menegaskan komitmen Disnaker Kabupaten Bogor dalam membantu masyarakat yang merasa dirugikan.

“Kasus ini akan kami dalami. Kami akan kaji, berkoordinasi dengan UPT Pengawasan, dan membantu masyarakat sesuai kasusnya. Kami juga membuka pintu bagi para pekerja yang ingin mengadu. Silakan datang dan laporkan keluhannya,” tegasnya.

(Dadang Supriatna)

Akhir Tahun, Kecamatan Lakukan Monev ke Tiap Desa

0

jurnalinspirasi.co.id – Menjelang akhir tahun 2025 dimana berbagai program pembangunan di setiap desa selesai dikerjakan, pemerintahan kecamatan kini tengah fokus melakukan monitoring dan mengevaluasi (monev) hasil dari pekerjaan yang dilakukan di setiap desa.

Termasuk di pemerintahan Kecamatan Megamendung, beberapa desa di wilayah itu hasil pembangunannya mulai dari fisik dan administrasinya kini sedang diperiksa tim yang diterjunkan dari kecamatan setempat.

Hasil penelusuran  di beberapa desa,  warga Pakancilan, Desa Kuta kini merasa lega. Hal ini karena di wilayah untuk aktivitasnya mereka sudah terlindungi dengan dibangunnya tembok penahan tebing sepanjang kurang lebih seratus meteran. Sebelumnya warga merasa was-was jika melintas disana karena tebing setinggi 3 meter cukup membahayakan.

“Iya sekarang ini setelah dibangun tembok penahan tebing kita berkendara tidak takut terperosok lagi. Terlebih dulunya cuma lebar satu meter kini diperlebar menjadi 2 meteran hingga warga disaat melintas merasa nyaman, ” ujar Abah.

Ditempat terpisah, di Desa Sukamahi memasuki bulan Desember ini, kegiatan pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana bantuan dari pemerintah mulai dari Bankeu, DD, Banprov dan BPHRD, dikatakan Kepala Desanya Budi Mamat sudah terlaksanakan seratus persen. Jalan jalan lingkungan berupa betonisasi, pengaspalan dan bebeberapa jenis kegiatan lainnya tuntas direalisasikan.

Tim Monev pun melakukan pemeriksaan fisik  secara detail, mulai dari kedalaman dan lebar beton, hingga kualitasnya diperiksa dengan serius.

“Adanya kegiatan pembangunan  yang bersumber dari bantuan pemerintah seperti Bankeu itu sangat dirasakan manfaatnya. Warga merasa menikmati dan bersyukur terhadap sarana umum yang kini sudah tuntas dikerjakan. Beberapa waktu lalu, pihak kecamatan  dan DPMD sudah terjun ke lokasi untuk memeriksa hasil pekerjaan,” ujar Kades Sukamahi Budi Mamat.

Ia menambahkan, untuk tahun 2026 nanti program penataan lingkungan dan penanganan sampah juga pemberdayaan akan menjadi targetnya.

“Untuk pembangunan infrastruktur yang sudah terlaksanakan di tahun  tinggal pemeliharaan yang perlu diperhatikan. Sedangkan langkah kita nantinya akan menata lingkungan, pemberdayaan, dan penanganan sampah, dengan bentuk tempat sampah secara terpadu, ” pungkasnya.

(Dadang Supriatna)

Aceh Diterjang Banjir Bandang dan Longsor, Gelombang Solidaritas Terus Mengalir

0

Jurnal Bogor – Banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak akhir November 2025 terus menyisakan duka mendalam. Ratusan warga dilaporkan meninggal dunia, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka, hilang, atau terpaksa mengungsi akibat rusaknya rumah dan infrastruktur vital.

Hingga 4 Desember, total korban dari berbagai kabupaten, termasuk Pidie dan Pidie Jaya, terus bertambah seiring proses evakuasi dan pendataan yang dilakukan tim gabungan.

Di tengah suasana darurat tersebut, gelombang solidaritas dari berbagai elemen masyarakat semakin kuat. Organisasi kemanusiaan, komunitas lokal, hingga relawan independen bergerak cepat menyalurkan bantuan ke wilayah-wilayah terdampak, termasuk bantuan khusus bagi bayi dan anak-anak.

Salah satu yang aktif di lapangan adalah Relawan Ruang Peduli. Pada Kamis (4/12), tim relawan menyalurkan paket bantuan ke Pidie dan sekitarnya. Bantuan yang didistribusikan mencakup air mineral, makanan ringan, popok/pampers bayi, serta kebutuhan dasar lain untuk menunjang kelayakan hidup para pengungsi. Aksi ini mendapat dukungan sejumlah donatur seperti Koperasi KSBB, Mitra BGN, Double EL, Yayasan Tangan Peduli, serta Bank Mandiri Cicurug Sukabumi.

“Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur. Tapi bantuan tidak boleh berhenti di sini. Situasi di lapangan masih darurat, banyak keluarga yang rumahnya rusak dan banyak anak kecil yang sangat membutuhkan popok, makanan, dan kebersihan dasar,” ujar koordinator Relawan Ruang Peduli, Selasa (9/12/25).

Selain relawan, pemerintah daerah juga turun tangan. Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Dinas Sosial menyalurkan paket sembako, pakaian, serta perlengkapan bayi seperti susu dan popok untuk korban di Pidie dan Pidie Jaya.

Secara keseluruhan, respons kemanusiaan telah menjangkau ribuan korban. Distribusi bantuan dilakukan melalui berbagai saluran logistik, termasuk pelabuhan di Aceh Utara untuk menjangkau daerah-daerah yang sempat terisolasi. Namun, tantangan di lapangan masih besar: kerusakan jalan dan jembatan, terbatasnya bahan bakar, serta cuaca ekstrem membuat akses ke beberapa wilayah terdalam terhambat.

Meski begitu, semangat gotong royong tidak surut. Relawan terus mengajak masyarakat luas untuk membantu, baik melalui donasi maupun penyebaran informasi agar bantuan dapat menjangkau kelompok rentan, terutama bayi dan balita.

Ke depan, diperlukan koordinasi lebih kuat antara relawan, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan agar distribusi bantuan lebih merata dan tepat sasaran. Penanganan khusus wajib diberikan pada wilayah terpencil dan warga dengan kondisi rentan agar setiap korban mendapatkan bantuan yang layak.

Kejari Kota Bogor Setor Rp6 M Lebih ke Kas Negara

0

jurnalinspirasi.co.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, Agung Afirianto melalui Kepala Seksi Barang Bukti Bertha Camelia mengatakan bahwa pihaknya berhasil menambah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada tahun 2025 ke kas negara sebesar Rp5.998.394.783.

Menurut Bertha, PNBP tersebut berasal dari perkara tindak pidana umum seperti narkotika, paikotropika, kesehatan, tindak pidana umum pencucian uang (TPPU), dan lain- lain.

Sementara PNBP dari tindak pidana khusus, sambung Bertha, sebesar Rp146.424.000 yang berasal dari kasus yang ditangani Korp Adhyaksa selama tahun 2025.

“Sehingga total PNBP yang disetorkan Kejari Kota Bogor sebesar Rp6.176.553.783,” ujar Bertha kepada wartawan, belum lama ini.

Selain itu, kata dia, tahun depan kejaksaan melalui KPKNL juga akan melelang barang bukti berupa motor Harley dan mobil hasil sitaan.

Kata dia, berdasarkan amanat Kajari Kota Bogor kejaksaan akan terus berkomitmen untuk memberantas setiap bentuk kejahatan secara tegas, profesional, dan berintegritas, serta memastikan setiap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dieksekusi secara efektif.

“Hal itu sebagai wujud kepastian dan penegakan hukum yang berkeadilan,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak, Mendag ungkap biang keroknya

0

jurnalinspirasi.co.id – Harga rata-rata komoditas bawang merah dan cabai di sejumlah wilayah berada di atas harga acuan pembelian (HAP) pada pekan pertama Desember 2025.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan kenaikan harga cabai dan bawang merah tersebut disebabkan faktor distribusi dan cuaca.

Badan Pusat Statistik melaporkan terjadi kenaikan harga komoditas bawang merah di 76,67 persen wilayah di Indonesia pada pekan pertama Desember 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan secara nasional rata-rata harga bawang merah telah berada di atas harga acuan pembelian.

Pudji menyatakan minggu pertama Desember kenaikan harga bawang merah cukup tinggi, yaitu sekitar 11,12 persen dibanding November 2025.

Harga rata-rata nasional bawang merah pada pekan pertama bulan ini adalah Rp 45.163 per kilogram. Adapun harga rata-rata bawang merah ini melonjak dibanding bulan sebelumnya yang tercatat Rp 40.642 per kilogram.

Adapun batas HAP konsumen adalah Rp 41.500 per kilogram.

Sementara harga komoditas cabai merah di pekan pertama Desember 2025 secara umum melonjak 11,17 persen dibanding November. 

BPS melaporkan rata-rata harga cabai merah nasional di awal Desember adalah Rp 59.898 per kilogram di atas HAP yakni Rp 55.000 per kilogram. ded

Bupati Bogor Sempurnakan Tugu Pancakarsa dengan Ornamen Kujang Raksasa Setinggi 14 Meter

0

jurnalinspirasi.co.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto terus mendorong upaya penataan kota dan mempercantik ruang publik di berbagai titik strategis Kabupaten Bogor.

Senin (8/12/2025), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto resmi melakukan pemasangan ornamen kujang setinggi 14 meter pada Tugu Pancakarsa yang berada di Simpang Sirkuit Sentul, Kecamatan Babakan Madang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kujang berbahan kuningan berwarna emas tersebut mulai diangkat dan dipasang menggunakan alat berat oleh para pekerja. Proses pemasangan berlangsung sejak siang dan diselesaikan pada malam hari. Kini, kujang telah berdiri megah menghiasi puncak Tugu Pancakarsa yang menjadi salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Bogor.

Melansir dari laman resmi Pemkab Bogor, selasa (9/12), Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menjelaskan bahwa pemasangan ornamen kujang ini merupakan penyempurnaan pembangunan Tugu Pancakarsa yang sebelumnya belum rampung.

“Hari ini kita melengkapi pembangunan Tugu Pancakarsa dengan menambahkan ornamen kujang di bagian puncak. Targetnya memang selesai dalam satu hari,” ujar Eko.

Eko menerangkan bahwa total tinggi kujang mencapai 14 meter, terdiri dari 4 meter tatakan/pegangan dan 10 meter badan kujang hingga ke pisau.

Ia menambahkan, arah kujang tersebut diposisikan menghadap Stadion Pakansari dan Tol Jagorawi, sehingga menjadi penanda visual yang strategis serta mudah dikenali masyarakat maupun pengunjung yang melintasi kawasan Sentul.

Terkait dipilihnya ornamen kujang, Eko menegaskan bahwa simbol tersebut merupakan representasi kuat identitas budaya Sunda.

“Kujang adalah senjata Prabu Siliwangi dan menjadi simbol budaya Sunda. Karena itu, sangat tepat ditempatkan pada Tugu Pancakarsa sebagai ikon Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Pemkab Bogor berharap kehadiran ornamen kujang di Tugu Pancakarsa dapat semakin mempercantik kawasan Sentul, memperkuat identitas daerah, serta memberikan kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Bogor. 

Selain itu, ornamen ini juga menjadi penanda kuat dan menegaskan bahwa sentul merupakan pintu gerbang utama menuju pusat kota dan kawasan pemerintahan Kabupaten Bogor. (*)

Menteri UMKM Soroti Longgarnya Pengawasan Ekspedisi hingga RI Kebanjiran Produk Impor

0

jurnalinspirasi.co.id – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menilai masuknya produk impor dalam jumlah besar ke Indonesia disebabkan lemahnya pengawasan terhadap perusahaan ekspedisi dan kargo.

Ia menyebut praktik impor melalui jalur tersebut dilakukan secara terbuka dan tanpa kontrol yang memadai.

 “Selama ini ter-framing di kepala kita bahwa ini ulah mafia impor, tetapi ternyata salah satu penyebabnya adalah tidak ada pengawasan yang ketat dan baik terhadap perusahaan ekspedisi dan kargo. Semua produk masuk melalui perusahaan-perusahaan itu,” ujar Maman, saat ditemui di Raffles Hotel, Jakarta, Senin (8/12).

Menurut Maman, importir dapat bekerja sama dengan perusahaan ekspedisi untuk memasukkan berbagai barang dari China dalam jumlah besar. Ia menyebut prosesnya berlangsung sangat mudah tanpa hambatan berarti.

“Kalau kalian mau beli baju, celana, semua produk itu, tinggal kerja sama dengan perusahaan importir, kargo barang, ekspedisi, sudah selesai. Begitu mudahnya,” katanya.

Maman menegaskan pemerintah akan memperketat pengawasan. Kementeriannya akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan untuk menindak praktik impor yang tidak sesuai aturan.

Ia menilai jumlah produk impor yang masuk ke Indonesia saat ini sudah terlalu banyak.

“Kita tidak anti terhadap barang impor. Maksud saya, kalau barang-barang yang sudah bisa kita produksi dalam negeri, ya itu dibatasi,” ujar Maman. (ded/*)

RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang Sambut Kedatangan Para Dokter Muda

0

jurnalinspirasi.co.id – RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang dengan bangga menyambut kedatangan para dokter muda yang akan menjalani Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI).

Program ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan dokter yang profesional, berkompeten, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Kami berharap para peserta PIDI dapat menambah wawasan dan pengalaman klinis, mengembangkan keterampilan dalam pelayanan kesehatan, menumbuhkan nilai empati, integritas, dan profesionalisme dan berkolaborasi dengan seluruh tenaga kesehatan RSUD,” ucap Direktur RSUD Raden Mohamad Noh Nur Leuwiliang dr. Vitrie Winastri, S.H., M.A.R.S dikutip dari Instagram @rsudrmohnohnur_leuwiliang saat menyambut kedatangan mereka.

dr. Vitrie Winastri berharap perjalanan internsip ini menjadi awal karier yang penuh makna dan keberkahan. “Selamat belajar, mengabdi, dan berkarya di RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang!,” ungkapnya.

(yev*)